bidan Bali menjadi pahlawan dunia

17 views
Skip to first unread message

purnawan junadi

unread,
Nov 13, 2011, 9:46:16 AM11/13/11
to PDBK, KARS Fatmawati_2011, SLST KARS DEPOK 2011, SLST KARS 2010, the_bl...@yahoogroups.com
Seorang bidan asal Bali menjadi pahlawan dunia. Ia masuk dalam Top 10 CNN Heroes, sebuah penghargaan yang diberikan kepada orang yang berkontribusi bagi komunitas terdekatnya.

Bidan bernama Robin Lim itu menjadi nomine dalam penghargaan tersebut karena perannya membantu ibu-ibu di Bali dalam melahirkan anak sehat dengan selamat. Ibu Lim, demikian Robin Lim biasa disapa di Bali, mendirikan Yayasan Bumi Sehat pada tahun 2003.

Yayasan tersebut menawarkan perawatan prakelahiran dan bantuan melahirkan secara gratis dan sehat. Tujuannya adalah mengurangi angka kematian anak dan ibu pada proses kelahiran, yang masih termasuk tinggi di kawasan Asia. Ibu Lim menuturkan, motivasi mendirikan Yayasan Bumi Sehat berasal dari pengalaman pribadi.

"Saya kehilangan sahabat dan bidan yang membantu kelahiran anak saya. Saya juga kehilangan saudara perempuan dan bayinya yang meninggal karena komplikasi saat kehamilan ketiga. Saya sangat terpukul," kata Lim kepada CNN, Maret 2011 lalu.

Dari pengalaman tersebut, Lim memutuskan untuk tidak marah. Ia berupaya menjadi pihak yang mampu memberi solusi. Ia kemudian menjual rumahnya di Hawaii dan bersama suaminya memutuskan untuk pindah ke Bali.

Asia, lalu Bali, bukan tempat yang asing bagi Lim sebab ia dibesarkan di Filipina. Ada satu prinsip dalam pelayanan Lim di Yayasan Bumi Sehat.

"Bintang rock ataupun pelacur, semua diperlakukan seperti pasien VIP di Bumi Sehat, dengan kebaikan dan penuh hormat. Tak ada yang jadi kaya dengan menjadi bidan. Kekayaan yang Anda semua alami adalah nilai terbesar yang kami dapatkan," cerita Lim.

Seiring berkembangnya Yayasan Bumi Sehat, banyak kalangan pun mulai meminati tempat tersebut. Ada juga ekspatriat dan selebriti yang memilih melahirkan di klinik ini dan memberikan donasi setelahnya. Masyarakat Bali pun banyak yang memilih melahirkan di Bumi Sehat.

Sebanyak 80 persen dari mereka mendapatkan layanan secara gratis. Saat tsunami terjadi di Aceh pada tahun 2006, Bumi Sehat membuka klinik di sana untuk melayani kalangan yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

Dengan dua klinik yang ada di Bali dan Aceh, Bumi Sehat kini telah melayani kelahiran 5.000 bayi. Salah satu selebriti yang melahirkan di sini adalah Oppie Andaresta. Misi Bumi Sehat tentu akan terus berlanjut.

Sebagai bagian dalam Top Ten CNN Heroes, Lim akan menerima 50.000 dollar AS untuk melanjutkan misinya. Lim pun mendapat kehormatan untuk hadir di "CNN Heroes: An All Star Tribute" yang akan disiarkan secara global pada 11 Desember 2011 pukul 20.00 waktu Amerika dan Kanada atau 12 Desember 2011 pagi waktu Indonesia.

Lim juga berpeluang menjadi pemenang CNN Heroes of the Year dan mendapatkan penghargaan sebesar 250.000 dollar AS. Untuk menjadi pemenang, Lim perlu pungutan suara, termasuk dari Anda semua.

Pungutan suara masih bisa dilakukan hingga 7 Desember 2011 mendatang lewat situs CNNHeroes.com. Memilih Lim berarti mendukung kesejahteraan ibu di Indonesia. Penyelenggaraan CNN Heroes tahun ini merupakan yang kelima.

Kampanye ini telah memprofilkan 160 orang di CNN dan CNN.com. Sebanyak 400.000 dari 100 negara juga telah terdaftar sebagai calon CNN Heroes dalam lima tahun.

Jim Walton, Kepala CNN Worldwide, mengatakan bahwa penghargaan ini bertujuan mendukung misi tiap individu yang tekun dan tulus memberikan pelayanan berarti bagi komunitasnya.



--
purnawan junadi

everyday is a learning day
peace, GBU

Muslimah Hussein

unread,
Nov 13, 2011, 10:53:37 AM11/13/11
to slst-ka...@googlegroups.com
Terima kasih prof. Pur atas artikelnya. Sepertinya bidan ini sudah berhasil menjadi agent of change.Dengan visi yang sederhana "mencoba menyelamatkan ibu2 hamil dari kehamilan dan kelahiran yang beresiko, mendirikan yayasan sosial dengan pengobatan gratis, dan melayani semua strata dengan fasilitas VIP.
Mewujudkan misi ini tentu saja melalui pendekatan sistem, pencatatan dan manajemen yang baik.Hal ini bisa dilihat dari rintisan selama 8 tahun, dan terus membuka cabang. Ekspatriat dan artis pun bersedia untuk melahirkan disana. Tentu saja tempat ini punya keunikan tersendiri bukan hanya sekedar alat canggih, dokter spesialis ternama dan ruangan steril yang nyaman.
Pengobatan gratis juga sering dilakukan oleh Beberapa dokter, bidan dan perawat yang bertugas di daerah sangat terpencil dengan kategori miskin. Bahkan melakukan home visit door to door gratis atau kalo beruntung bisa dibayar barter dengan hasil bumi(Seperti cerita suster terapung). Hanya mungkin keterbatasan sarana dan keadaan (sistem di pemda)membuat mereka tidak bisa berbuat lebih banyak (seperti membuat yayasan dan mencari donasi). Mereka2 ini sebenarnya dalam proses menjadi personal mastery. Ikhlas melakukan tugasnya. Bukan semata-mata uang.
Sebenarnya melakukan pengobatan gratis di indonesia bukan hal yang baru. Namun jarang orang yang puas dengan program pengobatan gratis yang diberikan oleh negara. Karena kualitas pelayanan dan pengobatannya dirasakan sangat berbeda dari yang membayar tunai atau jaminan asuransi swasta. Belum lagi prosesnya yg berbelitibelit dan banyak hal dirasakan tidak transparant. Sehingga menggunakan pengobatan gratis dr negara terkadang hanya menambah satu jenis penyakit lagi " penyakit korban perasaan "
Jika yayasan sosial saja bisa sukses melakukan manajemen pengobatan gtaris untuk menolong menurunkan angka kematian ibu dan bayi. Seharusnya negara ini bisa melakukan benchmarking. Dan tidak perlu jauh2 ke luar negeRi apalagi ke yunani.toh kita masih punya orang2 yang berjiwa ikhlas (menjadi personal mastery), masih punya falsafah hidup tolong- menolong. Sudah waktunya menuangkan itu semua dalam bentuk frame work yang sistematis dilandasi itikad baik,kerja keras, tekun. Another home work guys......waktunya untuk berubah menjadi lebih baik.


Salam
Muslimah hussein
Sent from Blackberry

From: purnawan junadi <pij...@gmail.com>
Date: Sun, 13 Nov 2011 21:46:16 +0700
Subject: bidan Bali menjadi pahlawan dunia
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages