Bls: Re: Fwd: Hiduplah 1 jam dengan ........

16 views
Skip to first unread message

Emilda Narcis

unread,
Nov 27, 2011, 11:33:06 PM11/27/11
to slst-ka...@googlegroups.com
Terima kasih prof..jadi teringat nasihat seorang teman: "Waktu adalah sesuatu yang tak akan pernah kembali.Dia akan berjalan terus, walaupun ada yang menangis bersujud memintanya berhenti.Orang yang beruntung adalah orang yang istiqomah mengisi waktunya dengan amal sholih dan berbuat baik."

Pada Sen, 28 Nov 2011 10.10 ICT rinay...@yahoo.com menulis:

>Terima kasih Prof, renungan paginya.......
>Sent from my BlackBerry®
>powered by Sinyal Kuat INDOSAT
>
>-----Original Message-----
>From: purnawan junadi <pij...@gmail.com>
>Sender: slst-ka...@googlegroups.com
>Date: Mon, 28 Nov 2011 09:41:20
>To: KARS Fatmawati_2011<kars-fatm...@googlegroups.com>; SLST KARS DEPOK 2011<slstka...@googlegroups.com>; SLST KARS 2010<slst-ka...@googlegroups.com>
>Reply-To: slst-ka...@googlegroups.com
>Subject: Fwd: Hiduplah 1 jam dengan ........
>
>---------- Forwarded message ----------
>From:
>Date: Saturday, November 26, 2011
>Subject: Hiduplah 1 jam dengan ........
>To: riset...@googlegroups.com
>
>
>‎Seorg anak bertanya pd ibunya
>"Apakah kita bs hidup tanpa salah slm hidup kita?
>Ibunya menjwb"Tak bs,nak"
>
>Putri ini bertanya lg
>"Apa kita bs hidup tanpa salah dlm setahun?"
>Sambil tersenyum ibunya menggelengkan kepala
>
>"Apa kita bs hidup 1 bln tanpa melakukan kesalahan?"
>
>Ibunya tertawa,"tak bisa jg,nak"
>
>"ini yg terakhir, ibu,apa kita bs hidup tanpa salah dlm 1 jam?"
>
>Akhirnya ibunya mengangguk!
>"Kemungkinan,bisa nak!"
>
>"Jk begitu,aku akan hidup benar dari jam ke jam"
>
>Dari Latihan yg kecil & sederhana,akan jd terbiasa,
>Apa yg sdh terbiasa, akan jd sifat,
>Sifat akan jd karakter,
>Karakter akan jd destiny!
>
>Hiduplah 1 Jam TANPA:
>marah,
>hati Jahat,
>pikiran negatif,
>menjelekkan org,
>serakah,
>benci,
>sombong,
>egois
>
>Hiduplah 1 Jam DENGAN:
>kasih,
>sukacita,
>damai,
>Sabar,
>lemah lembut,
>murah hati,
>rendah hati,
>pengendalian diri.
>
>Ulangilah utk 1jam berikutnya n 1 jam seterusnya.
>Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung
>Teruuusss...!
>________________________________
>From: sawidjan gunadi <trikus...@yahoo.com>
>Sender: riset...@googlegroups.com
>Date: Thu, 24 Nov 2011 10:44:24 +0800 (SGT)
>To: riset-pdbk<riset...@googlegroups.com>; ivo syayadi<
>ivo.s...@gmail.com>
>ReplyTo: riset...@googlegroups.com
>Subject: Re: Aceh Utara Punya Cerita
>
>Elaborasi atas catatan Ivo-kita:
>1) Semua daerah : kalau miskin, sakit, ada Jamkesmas; kalau mau melahirkan,
>ada Jampersal; pusk mau melayani ke luar gedung, ada BOK; bahkan Aceh punya
>JKA.
>Semua itu belum menjamin kesehatan masyarakat, masyarakat sendiri harus
>berusaha agar tetap sehat.
>2) 8 kali penimbangan balita. Prinsipnya setiap bulan Balita ditimbang.
>3) 3=? 4=? MAKSUDNYA, dari 7 Fokus, 3 hrs menjadi 0%, 4 hrs menjadi 100%.
>4) 1-5 pada laporan terakhir, adalah suara2 yg terekam dalam dialog,
>kumpulan keluanlah, dan itu MASAAAA LALUUUI, mulai hari ini TIDAK LAGI
>
>Sent from Yahoo! Mail on Android
>
>________________________________
>From: ivo syayadi <ivo.s...@gmail.com>;
>To: <riset...@googlegroups.com>;
>Subject: Aceh Utara Punya Cerita
>Sent: Thu, Nov 24, 2011 1:39:30 AM
>
>Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Utara
>
>Aula Setdakab, 23 November 2011
>
>Peserta sekitar 180an orang.
>
>
>
>Susunan acara:
>
>1. Pembukaan oleh MC
>
>2. Pembacaan ayat suci Al Qur’an
>
>3. Laporan Kadis Kes Aceh Utara
>
>4. Laporan Ketua Tim oleh Pak Sawijan
>
>5. Sambutan sekaligus membuka acara oleh Bupati Aceh Utara :
>
>
>
>Semua kapus, bidan senior, pejabat lingkup kesehatan Aceh Utara pernah
>dikumpulkan oleh bupati untuk menampung keluhan terkait permasalahan pasca
>konflik. Yang paling terasa adalah dari segi kesehatan dan pendidikan. Saat
>konflik petugas kesehatan sering menghadapi dilema di lapangan. Misalnya
>saat ada korban....di satu pihak mereka harus menolong tapi dipihak lain
>ada “suara-suara” yang melarang petugas untuk menolong korban tersebut.
>Sekolah-sekolah dibakar.....miris.....
>
>
>
>Bupati (yg saat ini PJS) sering datang ke RS Cut Meutia untuk menyaksikan
>langsung aktifitas RS tersebut. Sarana prasarana sangat minim. Tenaga juga
>hanya total sekitar 500 orang. Pernah juga masuk ke salah satu puskesmas di
>kota Lhokseumawe. Puskesmas yang begitu sempit yang semestinya untuk
>memberikan pelayanan kesehatan, jangankan untuk bekerja, tempat duduk saja
>tidak ada. Perhari pasien 150an orang.
>
>
>
>Anggaran Aceh Utara habis untuk belanja pegawai. Untuk itu, menurut bupati
>sarana pelayanan kesehatan (mulai puskesmas sampai seterusnya) wajib
>hukumnya di bantu oleh pemerintah pusat.
>
>
>
>Penduduk Aceh Utara 530rb orang, 13% dari total penduduk Aceh. Untuk MDGs
>Aceh Utara target di tahun 2020, bukan 2015.
>
>
>
>Distribusi dan kapasitas SDM tidak merata, karena fasilitas tempat tinggal
>juga umumnya tidak tersedia.
>
>
>
>Tahun 2012 akan dilakukan reward dan punishment. Untuk teman-teman
>kesehatan yang mengabdi untuk daerahnya, sebagai penyemangat juga buat
>mereka. 2012 di Aceh Utara akan diaktifkan lagi Posyandu Desa. 1 kecamatan
>ada 75 desa. Bupati “mengklaim” ini merupakan kecamatan yang desanya paling
>banyak di dunia (?).
>
>
>
>Kemudian ada statement menarik dari Bupati :
>
>Kami tidak perlu uang, yang penting diberi kesempatan untuk meningkatkan
>kapasitas kami. Misalnya diundang ke pusat untuk pelatihan ataupun tim yang
>datang ke Aceh untuk memberikan pelatihan bagi para tenaga kesehatan kami.
>
>
>
>Pak Camat harus tinggal di kecamatan, agar kepala puskesmas tinggal di
>kecamatan, dan perawatnya juga tinggal di kecamatan, begitu juga bidan.
>Kalau ada yang tidak ingin begitu, silahkan saja, nanti akan dibuatkan
>ruangan khusus di kantor bupati, semua pejabat kecamatan yang tidak mau
>tinggal di kecamatan tempat dia bertugas akan dipindahkan ke situ, biar ada
>waktu rame-rame baca koran dan minum kopi (heheheh).....
>
>
>
>Bupati ibaratnya membakar kemenyan, agar asapnya bisa memanggil para
>‘tenaga kesehatan”.
>
>
>
>Keinginan Bupati agar Aceh Utara tidak menjadi DBK lagi.
>
>
>
>Tahun 97,98,96, APBD Aceh Utara 1 Trilyun. Ini mampu membayar dan
>membiayai daerah. Tapi setelah desentralisasi, semua diserahkan daerah yang
>atur. Menurut bupati : Aceh Utara sudah “bangkrut” ??
>
>
>
>6. Pembacaan do’a
>
>7. Pak Sawi kembali beraksi
>
>
>
>Ini adalah Aceh ke 2 kalakarya, tapi situasinya beda. Suasananya sangat
>religi. Waktu di Aceh Barat, perjalanannya lancar. Sempat ngintip APBD Aceh
>Utara 1 T. Tapi hari ini kita tidak bicara uang, kita bicara hati. Bukan
>jumlah tenaga kesehatan, tetapi ‘jiwa” yang mesti dibangun. Hari ini kita
>semua setara. Kita dialog untuk mau “:dibawa ke mana Aceh Utaraaa?”
>
>
>
>Sebarnya penduduk Aceh Utara ini boleh dibilang terjamin kesehatannya.
>Orang miskin sakit, aman karena ada jamkesmas. Orang mau melahirkan aman,
>karena sekarang ada jampersal. Namun orang yang pernah sakit tahu apa arti
>sehat.
>
>
>
>Kemudian pak Sawi bertanya pada 2 org kader (menarik, karena salah satunya
>adalah laki-laki) apa impian mereka?
>
>Impian kader Sofyan : meningkatnya derajat kesehatan dan fasitlitas
>kesehatan di kampung sehingga menurunkan AKB dan AKI.
>
>
>
>Kader Yanti hampir sama dengan di atas...mimpi koq masih niru orang lain?
>(kata pak Sawi)
>
>
>
>Dari total penduduka Aceh Utara yang sakit, hanya 6% penduduk dirawat, 2%
>ke swasta. 94% yang diurus di luar. Hari ini kita berpikir sehat. JKA
>(Jaminan Kesehatan Aceh) belum tentu bisa menjamin sehatnya masyarakat Aceh
>Utara.
>
>
>
>Dapat lagi kata-kata bijak dari uztad Sawi:
>
>Kalau kau mendengar dengan telinga, kau hanya akan menjadi pencerita saja.
>Kalau kau mendengar dengan hatimu, maka kau akan menjadi org yang faqih
>(ahli).
>
>Siapa yang berhenti belajar, mestinya sudah berhenti hidup.
>
>
>
>Doa rasul: sertakan kami ke dalam kelompok orang-orang miskin. Sekarang
>alhamdulillah kita ditakdirkan menjadi dokter, menjadi lurah, camat, kades,
>dll.
>
>
>
>Orang Norwegia disebut orang yang paling berbahagia di dunia karena IPKMnya
>no.urut 1. Indonesia meski IPKMnya naik, tetapi rangkingnya menurun karena
>negara lain juga banyak yang meningkat IPKMnya.
>
>
>
>Pak kecik Gire tidak tahu apa yang dimaksud KN1....................?
>
>Kemudian dijawab oleh bidan desanya kunjungan bayi baru lahir sampai
>berumur 7 hari.
>
>Kemudian dijawab lagi oleh staf dinkes Aceh KN1 adalah kunjungan pertama
>sekali oleh petugas kesehatan pada bayi 2 jam pertama hingga 48 jam
>kelahiran......ini adalah tugas dari pak Kadiskes kab Aceh Utara untuk
>menyamakan persepsi apa itu KN1 ? (ini hanya contoh kecil saja perbedaan
>persepsi) disambut dengan senyum dikulum oleh pak Kadis.
>
>
>
>Berapa kali seorang balita ditimbang selama menjadi balita? Ini pertanyaan
>bagi pak Kader. Pak kader menjawab 8. Nnah..........artinya siapa yang
>patut di salahkan akan jawaban ini? Padahal yang menimbang balita adalah
>kader, yang mengajari kader adalah bidan. Artinya.....tanggungjawab siapa
>nih? Sontak semua peserta tertawa...
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>--
>purnawan junadi
>
>everyday is a learning day
>peace, GBU
>

Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages