Download Film Petualangan Sherina Full 462

0 views
Skip to first unread message

Gertrud Inabinet

unread,
Jan 25, 2024, 5:42:20 AM1/25/24
to skyddecontters

Petualangan Sherina (English: Sherina's Adventure) is an Indonesian musical adventure comedy film released in 2000. It was directed by Riri Riza and stars Sherina Munaf, Derby Romero, Didi Petet, Mathias Muchus, Ratna Riantiarno, and Butet Kertaradjasa. The screenplay was written by Jujur Prananto, with music arranged by Elfa Secioria.

Sherina was directed by Riri Riza and Mira Lesmana and was produced by Miles Production.[2] The film was planned to cost Rp 1.3 billion (US$180,000),[3] but went over budget and eventually cost Rp 2 billion (US$250,000).[2] The filming was conducted from November to December 1999.[3] In this film, Elfa Secioria composed the film's soundtrack Lihatlah Lebih Dekat (Take a Closer Look), which is also Sherina's second album,[2] while Lesmana wrote the lyrics for eight songs.[4] Lesmana said that ideas and inspirations came from The Sound of Music and Grease.[2]

download film petualangan sherina full 462


Downloadhttps://t.co/qcaZCAAOYX



Sherina deals with themes of friendship, children, environment and family relationships, as well as coping with the entertainment business.[2] According to a review by The Jakarta Post the storyline is easily understood by all, including children from all levels of society. The review states that the film boasts fine graphic quality, smooth camerawork, neatly constructed scenes and attractive cinematography, especially shots of mountains, forests and landscapes. This was reminiscent of several Indonesian films from the 1950s to 1970s, including Si Pintjang (The Lame; 1951), Jenderal Kancil (General Deer-mouse; 1958), Bintang Kecil (Little Star; 1963), and Rio Anakku (Rio, My Son; 1973).[4]

Sherina premiered on 7 June 2000,[4] and received wide release on 14 June 2000.[2] Yan Wijaya, writing in The Jakarta Post, said that the film was like a breath of fresh air wafting through the stale Indonesian movie world.[5] Leila S. Chudori, in a review for Tempo Magazine, wrote that the music for the film was interesting and easy to listen to, with brilliant visualization, but the editing is rather chaotic, and the children's choreography is weak.[6]

Petualangan Sherina received a special jury prize at the 2000 Asia Pacific Film Festival. The following year it won Best Children's Film at the Bandung Film Festival. At the 2004 Indonesian Film Festival, the first in over a decade, the film received three nominations for a Citra Award but saw no wins.[14]

For a generation of Indonesian kids, Petualangan Sherina (Sherina's Adventure) was everything. Not only was the film one of Riri Riza's most well-received movies, it was also one of the first Indonesian musicals with children in the leading roles.

Sherina was the first female character in a film I felt like I could relate to. Before Sherina, I only had Lex, from Jurassic Park, and Kiara, from The Lion King, and she isn't even human. Sherina is smart and brave. She can sing and play the piano, but she can also kick ass. Her character shows that there are more to young girls than the stereotypical docile feminine shit. It made me feel like there was a place out there for young girls who acted differently.

Salah satu persiapan promosi adalah pencantuman nama Sherina dalam judul. Awalnya film ini berjudul Petualangan Vera dan Elmo. Penggantian dengan nama Sherina karena popularitas artis cilik Sherina Munaf memang sedang memuncak pada saat itu berkat album Andai Aku Besar Nanti.[butuh rujukan]

Petualangan Sherina: Lihatlah Lebih Dekat ialah album musik karya Sherina Munaf. Album ini dirilis pada tahun 2000 yang juga Album lagu tema film Petualangan Sherina. Hampir semua lagu ini dinyanyikan oleh Sherina sendiri, kecuali lagu Jagoan yang dinyanyikan Sherina bersama Rado Purba dan lagu Kertarejasa yang dinyanyikan oleh Djaduk Ferianto.

Pada tahun 2017, film ini diadaptasi ke dalam drama musikal Musikal Petualangan Sherina. Derby Romero sebagai pemeran Sadam pada versi film tahun 2000, turut andil menjadi mentor dalam musikal ini.

Sadam dan Sherina bermusuhan selama liburannya, hingga suatu ketika Sadam menantang Sherina untuk berpetualang dari rumahnya menuju Museum Boscha dengan berjalan kaki dan melalui perkebunan serta hutan-hutan yang dikelilingi pinus. Tenyata di tengah perjalanan, mereka berhadapan dengan komplotan penjahat pimpinan Pak Raden (Butet Kertaredjasa) yang merupakan orang suruhan seorang pengusaha licik bernama Kertarajasa (Djaduk Ferianto). Sherina dan Sadam pun terlibat sebuah petualangan seru yang betul-betul menguji kecerdikan dan keberanian mereka serta juga mengajari mereka nilai-nilai kerja sama dan persahabatan.

Produser film Mira Lesmana mengonfirmasi bahwa film Petualangan Sherina 2 akan tayang pada 2023. Kendati demikian, Mira belum memiliki tanggal rilis pasti film sekuel itu.

"Kami berharap bisa merilis film Petualangan Sherina 2 tahun depan, antara Mei atau Juni. Doakan saja semoga bisa tayang saat liburan, jadi bisa dinikmati oleh penggemar Petualangan Sherina," kata Mira Lesmana kepada CNNIndonesia.com, Selasa (14/6).

Mira menjelaskan bahwa film Petualangan Sherina 2 kini memasuki proses syuting yang berlokasi di salah satu hutan hujan tropis di Indonesia. Kendati demikian, ia enggan memberikan keterangan lebih lanjut lokasi syutingnya.

Poster itu kembali menampilkan Sherina Munaf dan Derby Romero sebagai pemeran utama. Sherina (Sherina Munaf) dan Sadam (Derby Romero) yang berdiri berdampingan. Mereka berdiri saling membelakangi, persis seperti pose ikonis Sherina-Sadam di film pertama.

Sementara itu, film Petualangan Sherina 2 akan menjadi ajang reuni bagi Sherina Munaf dan Derby Romero setelah sang duo membintangi film pertama pada 2000 silam. Petualangan Sherina 2 juga mempertemukan kembali dua aktor tersebut dengan Riri Riza, sutradara film pertama.

JAKARTA - At the age of 33, Derby Romero feels lucky because he was reunited with his first role in the film Petualangan Sherina, Sadam. Not all actors can bring to life characters they may have played as children, such as Sherina Munaf or Derby.

Since receiving this offer, Derby Romero admitted that he had experienced a challenge, namely that he had to design what Sadam was doing in the current era. His latest film after two years also required him to practice choreography, action and singing again.

Petualangan Sherina 2, which aired on September 28, received a positive response from the audience. This week, Miles Films announced that this film has been watched by more than 2 million viewers to date. This number is likely to continue to increase considering that the film is still being shown in cinemas.

Derby revealed that he actually learned a lot through the production of Petualangan Sherina 2. He met many old friends, including Sherina, who still led him to learn something new from this film directed by Riri Riza.

Derby Romero also feels he learned about directing through this film. It is known that he made his debut as a director through the film Mati Anak in 2019. He and several colleagues also founded a production house as a manifestation of his desire to explore behind the scenes.

Just like working as a child in 2000, Derby also learned what he experienced when directing his first film. The horror film is dominated by the presence of children and he treats each child actor differently.

He continued, when he returned to Petualangan Sherina 2, he felt he was also returning as a singer. Derby is believed to have sung three original songs for this film through songs composed by his co-star and music director, Sherina Munaf.

I said I could learn because from watching and I could chat. Just seeing from other director friends, senior directors, more and more Indonesian films are becoming more advanced and seeing that there are more and more senior directors who are actually motivated to quickly direct again," said Derby, who admitted that he returned to Indonesia to focus on Petualangan Sherina 2.

Kapanlagi.com - Bagi kalian anak generasi 90-an, pasti tahu banget dengan film anak-anak berjudul PETUALANGAN SHERINA. Ya, film yang tayang pada tahun 2000 ini bukan hanya memberikan hiburan saja, namun juga banyak pesan moral.

Selain itu karena suksesnya film ini, PETUALANGAN SHERINA akan dibuat sekuel keduanya yang saat ini sedang masuk tahap produksi. Ya, tentu ini menjadi sebuah kabar baik bagi kalian yang dulu suka banget dengan film ini.

Pemeran utama di PETUALANGAN SHERINA yaitu Sherina Munaf. Ya, akting Sherina dalam film tersebut membuatnya banyak disukai. Sudah puluhan tahun berselang, dirinya masih aktif di dunia hiburan. Kabar terbarunya, ia baru saja menikah pada 3 November 2020 lalu bersama Baskara Mahendra.

Potret kedua yaitu ada sosok Derby Romero yang berperan sebagai Sadam dalam film PETUALANGAN SHERINA. Derby Romero memiliki peran sebagai anak yang jahil terhadap Sherina.Saat ini dirinya juga masih aktif bermain film dan segudang aktivitas lainnya di dunia hiburan. Kini Derby Romero sudah menikah dengan Claudia Adinda dan dikaruniai satu orang putri.

Kalian pasti tahu banget dengan sosok ayah Sherina di film PETUALANGAN SHERINA. Ya, Mathias Muchus berperan sebagai ayah dari Sherina. Saat ini Mathias Muchus masih aktif dalam berbagai film layar lebar dan namanya tetap eksis di dunia hiburan Tanah Air.

Menjadi sosok senior di dunia peran, Ratna Riantiarno juga berperan dalam film PETUALANGAN SHERINA. Ya, Ratna Riantiarno berperan sebagai ibu Sadam. Saat ini Ratna Riantiarno masih aktif dalam dunia peran dan kegiatannya sering dibagikan di akun Instagram pribadi miliknya.

Dalam film PETUALANGAN SHERINA ini, ada sosok penjahat yang menculik Sadam serta Sherina. Ya, sosok ini adalah Butet Kartaredjasa. Dalam Film PETUALANGAN SHERINA ini sosok Butet Kartaredjasa memang cukup mengesalkan ya KLovers.Saat ini, sosok Butet Kartaredjasa masih aktif dalam project film layar lebar. Ia juga aktif dalam kegiatan yang menyangkut seni. Bahkan, sosoknya masih begitu dikenal oleh generasi muda.

dd2b598166
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages