DasInstitut fr Elektronische Musik und Akustik - IEM, gegrndet 1965, verschrnkt die Erschlieung der Knste mit Forschung und experimenteller Entwicklung und nimmt dabei eine Vorreiterrolle als Schnittstelle zwischen Naturwissenschaft und Kunst, zwischen neuen Technologien und musikalischer Praxis ein.
Die Forschung und Entwicklung umfasst die Bereiche knstlerische Forschung, Signalverarbeitung und Akustik sowie Computermusik.
Die spezielle Infrastruktur am IEM ermglicht resultierende inter- und transdisziplinre Fragestellungen experimentell zu untersuchen. Die Entwicklung und Erschlieung der Knste erfolgt zudem durch Frderung der Entstehung neuer Werke der Elektronischen Musik, Klang- und Medienkunst.
Musik akustik adalah musik yang secara tunggal dan secara utama memakai alat musik yang menghasilkan suara melalui alat musik akustik, berseberangan dengan alat musik elektronik atau alat musik elektrik. Meskipun semua musik sempat merupakan akustik, retronim "musik akustik" muncul setelah kemajuan alat-alat musik elektrik, seperti gitar elektrik, biola eletrik, organ elektrik dan synthesizer.[1]
Musik akustik adalah subgenre musik yang sangat menekankan pada penggunaan alat musik yang tidak membutuhkan listrik untuk menghasilkan suara. Musik akustik menekankan pada suara instrumen yang masih mentah dan belum diolah seperti gitar akustik, piano, biola, atau cajon. Musik akustik menampilkan keindahan suara organik murni tanpa menggunakan listrik atau amplifikasi.
Keunikan Musik Akustik
Suara yang Murni: Tanpa menggunakan listrik atau amplifikasi, musik akustik mempertahankan keindahan nada instrumen. Hal ini memungkinkan pendengar untuk merasakan kehangatan dan ketulusan nada instrumen.
Intim dan Dekat: Tanpa menggunakan listrik atau amplifikasi, musik akustik mempertahankan keindahan nada instrumen. Hal ini memungkinkan pendengar untuk merasakan kehangatan dan ketulusan nada instrumen.
Kreativitas dalam Aransemen: Seniman akustik sering kali memiliki kesempatan untuk mengubah aransemen lagu yang sudah ada atau menulis lagu yang benar-benar baru. Mereka dapat menunjukkan kreativitas mereka dengan cara yang istimewa karena hal ini.
Keindahan Musik Akustik dalam Berbagai Genre
Musik akustik tidak terbatas pada genre tertentu. Banyak genre musik yang mengadopsi elemen musik akustik untuk menciptakan pengalaman mendengarkan yang unik. Beberapa contoh genre musik yang sering menggunakan instrumen akustik adalah:
Folk: Musik folk sering kali menggunakan instrumen akustik seperti gitar akustik, banjo, atau mandolin untuk menciptakan suasana yang hangat dan akrab.
Country: Musik country juga sering menggunakan instrumen akustik seperti gitar akustik, fiddle, atau steel guitar untuk menciptakan suara yang autentik dan khas.
Indie: Genre musik indie sering kali menampilkan suara akustik yang sederhana dan intim, dengan penggunaan gitar akustik dan vokal yang jujur.
Pop: Banyak artis pop menggunakan elemen musik akustik dalam lagu-lagu mereka untuk memberikan sentuhan yang lebih organik dan emosional.
Rock: Beberapa band rock juga mengadopsi instrumen akustik dalam lagu-lagu mereka untuk menciptakan variasi dalam suara mereka dan mengeksplorasi sisi yang lebih lembut.
Ada beberapa karakerisitk yang di hasilkan oleh musik akustik. Pertama, Bunyi yang dihasilkan lebih realistis dan konsisten dengan sifat unik alat musik. Kedua, Alat musik elektrik tidak menghasilkan efek suara karena suara yang dihasilkan tidak dapat diperkuat oleh sinyal listrik. Ketiga, Alih-alih efek suara yang diciptakan oleh alat musik, suara yang dihasilkan justru menonjolkan keindahan melodi dan harmoni. Keempat, Karena kecepatan yang lebih lambat dan dinamika yang lebih halus, suara yang dihasilkan biasanya lebih lembut dan tenang. Kelima, Karena menyoroti suara instrumen yang melekat, suara yang dihasilkan lebih mendekati keadaan asli instrumen.
Dalam kesimpulan, musik akustik menawarkan keindahan suara yang murni dan organik. Dengan fokus pada instrumen musik tanpa bantuan listrik, musik akustik menciptakan pengalaman mendengarkan yang intim dan dekat antara musisi dan pendengar. Berbagai genre musik mengadopsi elemen musik akustik untuk menciptakan suasana yang unik dan memikat. Akustik bisa menjadi bukti bahwa membuat lagu tidak harus mempunyai alat yang bersifat listik. Dengan gitar bisa menciptakan sebuah lagu yang enak dan unik.
Dia mengatakan, diskusi publik ini merupakan pra acara menuju puncak acara yang akan diisi antara lain pameran karya, konser musik akustik, serta diskusi yang akan diselenggarakan pada 17 Mei 2022.
Pemantik pada kegiatan ini adalah Gubernur BEM Fakultas Hukum (FH) USM yaitu Mutiara Apriliani.
Tana Paser - Wakil Bupati Paser,Hj.Syarifah Masitah Assegaf,SH dengan didampingi Staf Ahli Bupati Paser,Bidang Pemerintahan,Hukum dan Politik,Ir.H.Amiruddin Ahmad.M.AP menghadiri Festival Music Akustik yang diikuti oleh para pelajar Se Kabupaten Paser bertempat di Wisata Kuliner Sungai Tuak,Jumat (25/8/2023 ) malam. Festival musik akustik digelar masih dalam suasana peringatan HUT Kemerdekaan RI.
Dari laporan ketua panitia penyelenggara Abdulah Rahman menyampaikan ucapan terimakasih kepada Wabup Masitah yang mau hadir pada kegiatan Festival Musik Akustik. Festival ini baru pertama kali dilaksanakan dengan mengambil tema "Bebaskan,Tantangan,Lakukan Kreasimu"
Dalam sambutannya Wabup Masitah memberikan support dan dukungan kepada panitia penyelenggara, "mudah - mudahan festival musik ini tidak hanya berhenti pada hari ini tapi harus berkesinambungan dilakukan setiap tahunnya, agar anak - anak pelajar yang suka musik bisa bersemangat dan terus berkreasi," kata Wabup.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Paser memberikan apresiasi setinggi - tingginya karena upaya yang dilakukan ini merupakan hal yang bisa menggali potensi - potensi serta menumbuh kembangkan minat,bakat dan prestasi remaja di bidang Seni musik, " tambahnya.
Selain itu Wabup juga mengatakan bahwa ditengah pesatnya ilmu pengetahuan dan teknologi,apalagi sebentar akan berhadapan dengan IKN sebagai mitra strategis,tentunya banyak hal - hal positif dan negatif yang masuk ke Kabupaten Paser.
"Saya berharap anak - anak muda bisa berkreasi ada wadah untuk menyalurkan kreativitasnya,sehingga tidak masuk ke dalam hal - hal negatif seperti pergaulan bebas dan narkoba", jelas Wabup Masitah.
Diterangkan pula dengan kehadiran festival musik akustik di Kabupaten Paser akan selalu mendapat dukungan dari Pemerintah Daerah. Disamping itu ucapan terima kasih juga disampaikan kepada pihak penyelenggara yang sudah bekerja siang dan malam untuk memeriahkan festival ini sehingga dapat berjalan lancar.
"Semoga ini menjadi ajang silaturahmi antar musisi yang ada di Kabupaten Paser yang menampilkan atraksi - atraksi yang bagus dan melahirkan bibit - bibit musisi yang sejalan dengan misi Paser MAS yaitu dengan membentuk sumber daya manusia yang berdaya saing dan berkualitas", tuturnya.
SERANGKAIAN dengan peringatan hari jadi atau dies natalis ke-40 Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI Bali), satu acara menarik digelar Selasa (15/8). Kali pertama, BEM UPMI Bali menyelenggarakan kompetisi music akustik yang diberi nama Mahadewa Acoustic Competition. Acara yang berlangsung di auditorium kampus ini dibuka dan disaksikan langsung oleh Rektor, Prof. Dr. Drs. I Made Suarta, S.H., M.Hum. Turut hadir dan menyaksikan Ketua YPLP PT IKIP PGRI Bali, Drs. IGB Arthanegara, S.H., M.Pd. dan sejumlah pejabat kampus.
Setelah melalui tahap penilaian dan masukan dari dewan juri, akhirnya ditetapkan sebagai juara I adalah Can Band dari SLB Dria Raba, Denpasar. Peringkat II diraih 2DB dari SMA Negeri 1 Kuta, dan peringkat III Teater Bulan dari SMA Negeri 2 Mengwi. Menurut ketua panitia, Dede Putra Wiguna, para juara akan ditampilkan kembali pada malam puncak Dies Natalis ke-40 UPMI Bali, 25 Agustus mendatang. (HUMAS)
Tripliciti nennen sich die drei Fingerstyle-Gromeister Andy McKee, Trevor Gordon Hall und Calum Graham, die Super(-Boy-)Group des Fingerstyle. Das Trio jedenfalls musiziert mit ganz viel Gefhl fr das gemeinsame Klangergebnis. Ebenfalls trafen wir Al Di Meola zum Interview, der mit seinem neuen Album beweist, dass seine Entwicklung als Komponist immer weitergeht. T Bone Burnett hat aus dem Hintergrund die Rock- und Popmusik ordentlich mitgeprgt. Wir sprachen mit dem 76-jhrigen ber sein neues Album.
In unseren Tests finden sich diesmal u.a. solide Mittelklasse-Instrumente aus China genau wie auch Premium-Gitarren von Larrive, Voss Guitars und Tino Battiston.
Kombiniert wurde hier eine italienische Fichtendecke mit Boden und Zargen aus besonders schn gemasertem Koa, einem hervorragendem Tonholz, das auf Hawaii beheimatet ist. Sie spielt sich wie Butter, spricht sehr gut an, hat ein sehr schnes, langes Sustain und eine ordentliche Lautstrke.
Eine nagelneue Lakewood fr nicht einmal 1300 Euro?! Das neue "Eigenart"-Projekt von Lakewood macht es mglich. Nachhaltigkeit ist ein Schlsselwort unserer Zeit - und Lakewood hat sich entschlossen, aus Hlzern und Bauteilen, die aus verschiedenen Grnden nicht fr andere Lakewood-Gitarren in Frage kamen, trotzdem Gitarren zu bauen - und zwar Instrumente, die sich trotzdem berall sehen lassen knnen, aber natrlich nur vorbergehend verfgbar sind.
Wir knnen euch daraus zwei vollmassive Modelle in Grand-Concert-Form anbieten, zwei Modelle, die eigentlich zur M-18 von Lakewood gehren. Ovangkol fr Boden und Zargen, kombiniert mit einer Fichtendecke.
Um auch eure liebste Gitarre in Frhlingsstimmung zu versetzen, bieten wir euch zuverlssige Stimmgerte in allen Preislagen an - manche auch ganz ohne Batterie - mit eurem Handyladegert wiederaufladbar!
Unser DVD-Workshop-Magazin widmet sich in unregelmigen Abstnden ein ganzes Heft lang einem bestimmten, gitarristischen Thema - beispielweise der Musik der 70er, einem ganzen Heft fr einfach zu spielenden Blues oder auch "Acoustic Rock". Diese Hefte sind bei unseren LeserInnen besonders beliebt - wir stellen sie euch deshalb einmal gesammelt HIER vor.
3a8082e126