Video Mesum Ibu Dan Anak Dibawah Umur

0 views
Skip to first unread message

Mozell Gentges

unread,
Jul 4, 2024, 11:56:09 AM7/4/24
to roifesderin

Liputan6.com, Jakarta Seorang anak di bawah umur di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, melapor ke KPAI Daerah Tasikmalaya, karena mengaku dipaksa kekasihnya untuk berbuat mesum. Korban mengaku diancam, jika tidak mengikuti keinginan sang kekasih.

Sempat dikejutkan oleh kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur yang terjadi di suatu sekolah swasta di Jakarta, Indonesia kembali dikejutkan dengan kasus yang sama yang muncul di beberapa daerah lainnya, salah satunya Sukabumi. Dalam kasus di Sukabumi ini, pelaku utamanya adalah seorang pria berusia 24 tahun yang diduga seorang penderita pedofilia. Pelaku mengaku telah melakukan pelecehan terhadap 55 orang dan saat ini sekitar tiga puluhan korbannya dalam kondisi mengkhawatirkan. Kedua kasus ini, saat ini masih dalam proses penyidikkan. Oleh karena itu, pelaku, jumlah korban, dan fakta-fakta lainnya masih sangat memungkinkan untuk bertambah.

Maraknya kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur sangat meresahkan masyarakat. Bagaimana tidak, anak yang merupakan generasi penerus bangsa ini dirusak dimasa-masa pertumbuhannya. Selain itu, masyarakat juga menjadi resah dan khawatir akan keamanan yang ada di lingkungan sekitar anak-anak mereka. Hal ini menunjukan bahwa anak-anak belum mendapat perlindungan atas keamanan dalam kehidupannya sehari-hari.

Berkaitan dengan kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur, dalam hal tindakan pencabulan sesama jenis kelamin yang terjadi seperti kasus di atas, diatur dalam Pasal 292 KUHP yang berbunyi:

Lima belas tahun pidana penjara menurut saya tidaklah sebanding dengan apa yang dialami oleh korban. Mengingat kejadian ini dapat membawa pengaruh yang sangat besar bagi si korban, dimulai dari gangguan fisik hingga gangguan psikologis yang akan dideritanya seumur hidup. Pendapat dokter didukung dengan hasil penelitian menyebutkan bahwa pelecehan seksual terhadap anak akan mengganggu proses tumbuh dan berkembangnya anak tersebut. Dampak buruk psikologis yang dapat dideritanya antara lain depresi, trauma pasca kejadian, paranoid akan hal-hal tertentu seperti pergi ke kamar mandi atau bertemu orang-orang. Selebihnya, hal ini bisa menurunkan performa belajar, depresi, dan rendah diri. Apabila trauma psikis ini tidak ditangani dengan baik maka dapat menyebabkan tiga kemungkinan efek jangka panjang. Pertama, korban bisa saja memandang hal ini sebagai sebuah keterlanjuran yang akhirnya mendorongnya terjun ke dalam pergaulan bebas. Kedua, mendorong korban melakukan suatu pembalasan dendam dan menumbuhkan perilaku menyimpang didalam dirinya. Dan di masa mendatang ia bisa saja menjadi seorang homoseksual. Ketiga, hal yang lebih parah adalah pembalasan dendam yang dilakukan di masa mendatang yang dilakukan oleh korban dengan melakukan hal yang sama kepada orang lain atau singkatnya kelak ia menjadi seorang pedofil. Namun, menurut penelitian beberapa pelaku pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur ternyata pernah mengalami hal serupa ketika masih kanak-kanak.

Pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur ini akan berdampak besar bagi kehidupan para korban dikemudian hari, pun terhadap nasib bangsa ini. Pada dasarnya, anak-anak yang merupakan korban ini adalah generasi penerus bangsa. Mereka adalah generasi baru yang disiapkan untuk membangun dan menjadi pemegang masa depan bangsa ini. Perlindungan terhadap anak dan haknya harus dipahami secara serius karena berkaitan dengan kesejahteraan anak. Pelaku telah merampas hak anak untuk tumbuh dan berkembang dalam lingkungan yang aman.

KOLAKA UTARA, iNewskaranganyar.id - Polisi mengamankan seorang pria berinisial S setelah video mesum dengan dua orang gadis berinisial S (24) dan seorang anak dibawah umur berinisial F (16) beredar luas di Media Sosial.

Kasus video porno yang melibatkan anak di bawah umur akhirnya terungkap. Rekaman threesome yang mengegerkan jagat maya itu ternyata dilakukan di Bandung, Jawa Barat. Hal ini setelah pihak kepolisian melakukan penyelidikan.

Dia menambahkan bahwa terkait dengan pornografi, apalagi yang sampai melibatkan anak bawah umur, Kemenkominfo akan berusaha lebih keras lagi. Apalagi kementerian tersebut sudah memiliki mesin sensor internet yang beroperasi sejak 3 Januari lalu.

SAMPIT - Suwartawan alias Hata, kakek 54 tahun ini terancam hukuman selama 1,5 tahun dan denda Rp 70 juta subsider 1 bulan penjara. Hal ini setelah dia menyediakan tempat bagi pria hidung belang dilayani oleh anak gadis di bawah umur

REPUBLIKA.CO.ID, STOCKHOLM -- Politikus Swedia-Denmark Rasmus Paludan dilaporkan melakukan percakapan seksual eksplisit dengan anak di bawah umur di internet. Ia dituduh tetap melakukan hal ini meskipun mengetahui mereka masih di bawah umur.

Narapidana kasus rasialis, terkenal karena ekstremisme anti-Muslim dan melakukan tur pembakaran Alquran tersebut ramai disebut terlibat obrolan tidak pantas dan eksplisit secara seksual dengan anak laki-laki di bawah umur di platform media sosial Discord.

Rekaman audio yang diambil dari percakapan daring politisi fanatik ini mengungkapkan dia berbicara kepada anak laki-laki di bawah umur tentang skenario seksual yang mengganggu dan gamblang. Salah satunya seperti seorang guru yang melakukan pelecehan seksual terhadap seorang anak laki-laki di depan teman sekelasnya.

Hal ini dilakukan antara dia dan pengguna Discord lainnya, termasuk anak di bawah umur (sebut saja dia Pengguna #1 untuk menjaga anonimitasnya). Paludan kembali melakukan percakapan mesum, menjelaskan kepada lawan bicaranya bahwa Pengguna #1 melakukan aktivitas seksual dengan seorang anak laki-laki di belakang toko kelontong Netto.

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Saldi Isra, Mahkamah mengatakan korban tindak pidana dalam perbuatan asusila termasuk dalam tindak pidana pencabulan yang korbannya tidak saja orang dewasa tetapi sangat dimungkinkan dialami oleh anak di bawah umur. Oleh karena itu, berkaitan dengan syarat untuk dapat diprosesnya tindak pidana tersebut diperlukan adanya laporan berkenaan dengan telah terjadinya peristiwa pidana yang hal tersebut dapat dilakukan oleh masyarakat maupun korban secara langsung.

Saat ini, lanjut kasat reskrim, tersangka SR beserta barang bukti berupa pakaian korban serta bukti visum, berada di Mapolres Tanggamus guna proses penyidikan lebih lanjut. Atas dugaan perbuatan pencabulan terhadap anak di bawah umur, tersangka SR terancam dijerat dengan Pasal 76D dan atau 76E UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak.

Pada status terbarunya, pemilik akun membagikan sebuah video yang menyinggung video viral tersebut sebagai pembenaran bahwa anak bawah umur yang diduga melakukan perbuatan asusila itu memang pantas menerima perlakuan seperti itu.

Jakarta, Jurnas.com- Kasus pemerkosaan seorang anak dibawah umur yang dilakukan ayah kandungnya di Pesanggrahan, Jakarta Selatan terungkap. Diketahui, pelaku sudah melakukan aksi bejat tersebut selama empat tahun sejak cerai dengan sang istri.

"Sedang didalami, karena kondisi anak trauma. Tentunya ini ada iming-iming atau ancaman, yang jelas tak usah seperti itu ya. Disini anak kecil dibawah umur itu pasti dibawah tekanan, anak yang rentan terhadap tekanan. Jadi mau ada ancaman atau tidak, dia pasti rentan kondisinya, perempuan dan ana kecil pasti rentan," imbuhnya.

Hal ini diketahui setelah sebuah rekaman audio dari percakapan online yang diduga dilakukan politisi rasis tersebut di media sosial Discord pada Agustus 2021 bocor. Dalam rekaman itu, terdengar bahwa dia bercerita kepada beberapa anak di bawah umur tentang skenario seorang guru yang melakukan pelecehan seksual terhadap seorang anak laki-laki di depan kelasnya.

Contoh lain dari percakapan yang menunjukkan perilakunya terjadi pada 11 Agustus 2021, antara orang yang diduga Paludan dan pengguna Discord lainnya, termasuk anak di bawah umur. Ketika itu, dia dan pengguna Discord lain, termasuk anak di bawah umur yang sebut saja Pengguna 1, terlibat percakapan seksual.

aa06259810
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages