Administratorjaringan bertanggung jawab untuk menjaga jaringan komputer organisasi tetap mutakhir dan beroperasi sebagaimana yang dimaksudkan. Setiap perusahaan atau organisasi yang menggunakan beberapa komputer atau platform perangkat lunak memerlukan admin jaringan untuk mengoordinasikan dan menghubungkan sistem yang berbeda. Dalam lingkungan di mana administrator memainkan peran yang lebih khusus, administrator jaringan cenderung lebih fokus pada bagaimana komputer berinteraksi satu sama lain. Ini sering kali mencakup konfigurasi jaringan area lokal (LAN) organisasi, jaringan area luas (WAN), dan elemen lain dari sistem jaringan. Dibutuhkan perpaduan keterampilan untuk memenuhi deskripsi pekerjaan administrator jaringan, adapun keterampilan teknis nya yaitu :
1. Managemen Jaringan (Perencanaan, Pemeliharaan, Pembaharuan)
2. Managemen Sistem Operasi (Linux/Windows)
3. Managemen Server
4. Monitoring
5. HelpDesk
6. Inventory Jaringan dan Komputer
7. Pengelolaan Perangkat Jaringan (Cisco/Mikrotik/etc)
Remote server adalah server yang bisa diakses dari jarak jauh. Jadi, meskipun pengguna tidak berada di jaringan LAN yang sama, bisa tetap masuk ke sistem server tersebut. Server ini bisa saja Anda letakkan di tempat yang tersembunyi agar tak sembarang diketahui orang. Jadi, lebih menjamin keamanannya. Namun, Anda tetap bisa mengaksesnya tanpa tanpa perlu ke lokasi tersebut.
DHCP server adalah sebuah perangkat yang bertugas untuk mengatur dan memberikan alamat IP secara otomatis kepada komputer client yang ada. Sementara itu, komputer /perangkat lain seperti handphone yang menerima alamat IP dari DHCP server disebut DHCP client.
DNS Server adalah sebuah komputer server yang menjalankan layanan kerja DNS. DNS sendiri adalah suatu sistem database terdistribusi untuk mencari suatu nama komputer/situs yang terhubung dengan jaringan, menggunakan TCP/IP.
Database Server adalah program komputer yang menyediakan layanan manajemen basis data dan menggunakan model klien / server untuk melayani komputer atau program aplikasi basis data. Istilah ini juga mengacu pada komputer (biasanya server) yang menjalankan program yang bersangkutan. Sistem manajemen basis data (SMBD) biasanya menyediakan fungsionalitas server basis data, dan beberapa SMBD (seperti MySQL dan Microsoft SQL Server) sangat bergantung pada model server-klien untuk akses basis data.
Control panel hosting adalah alat yang digunakan untuk mengelola semua fitur hosting. Mulai dari domain, file, email, hingga database. Semua itu ditampilkan pada satu halaman yang umumnya disebut halaman control panel hosting.
Shared hosting adalah layanan hosting dimana sebuah account hosting diletakan bersama-sama beberapa account hosting lain dalam satu server yang sama, dan memakai services bersama-sama. Keuntungan shared hosting adalah harganya yang murah, namun kerugiannya adalah tingkat privasi dan performa yang tidak sebaik Dedicated Hosting.
Dedicated hosting adalah jenis layanan hosting yang berbentuk seperti virtualisasi server, dimana memungkinkan pelanggan untuk menyewa bagian server lebih banyak bahkan seluruh server penuh bisa ditempati oleh website pelanggan tersebut. Sehingga, resource yang didapat tentu akan lebih banyak daripada jika hanya menggunakan shared hosting.
VPS adalah kependekan dari (Virtual Private Server), yaitu sebuah server fisik yang dibagi menjadi beberapa server virtual. VPS digunakan secara pribadi dan keseluruhan resource-nya hanya digunakan oleh satu pengguna saja. Dikatakan sebagai virtual server karena memang server ini bersifat maya dan virtual, Jadi servernya tidak memiliki fisik. Dalam virtualisasi server menggunakan Teknologi virtualisasi hardware server fisik yang nantinya akan dibagi menjadi beberapa resource berbeda.
Virtual Private Network atau biasa disebut VPN adalah Sebuah cara aman untuk mengakses local area network yang berada pada jangkauan tertentu, dengan menggunakan internet atau jaringan umum lainnya untuk melakukan transmisi data paket secara pribadi.
Sistem monitoring adalah layanan yang melakukan proses pengumpulan data dan melakukan analisis terhadap data-data tersebut dengan tujuan untuk memaksimalkan seluruh sumber daya yang dimiliki.
Peran sangat diperlukan dalam sebuah perusahaan, sebagai penanggung jawab terhadap jaringan serta perangkat keras atau pun perangkat lunak yang digunakan. Termasuk juga dalam menjaga sistem keamanan jaringan perusahaan.
Digitalisasi merupakan kunci bagi perusahaan untuk tetap bisa kompetitif di tengah persaingan pasar. Keberadaan jaringan komputer serta internet telah menjadi komponen penting dalam sebuah perusahaan saat ini, karena akan membantu pekerjaan berjalan lebih efektif dan efisien.
Network Administration yaitu profesional yang bertanggung jawab atas jaringan komputer sebuah sistem di sebuah perusahaan atau organisasi. Administrasi jaringan bertugas untuk konfigurasi, pemeliharaan, dan pemantauan jaringan.
Salah satu tugas pertama Network Administration yaitu menerapkan seluruh sistem dan jaringan yang dibutuhkan perusahaan atau organisasi. Kemudian mengkonfigurasi jaringan dan aplikasi software yang dibutuhkan.
Tugas Network Administrator selanjutnya yaitu di bidang manajemen, di mana network administrator bertanggung jawab dalam pemeliharaan, pembaharuan jaringan dan aplikasi. Sehingga sesuai dengan perkembangan teknologi yang terbaru.
Penting bagi Network Administrator untuk mengikuti perkembangan teknologi yang terbaru, agar bisa diterapkan pada perusahaan.Hal ini juga harus diiringi dengan pemahaman dan keahlian Network Administrator terhadap teknologi yang terus berkembang tersebut.
Seorang Network Administrator harus memiliki hard skill dan soft skill yang dibutuhkan dalam menunjang pekerjaanya.Selain kemampuan dibidang IT dan jaringan, Network Administrator juga harus memiliki soft skill seperti berikut;
Berpikir kritis merupakan soft skill yang dibutuhkan di seluruh pekerjaan, termasuk bagi Network Administrator. Sebab, profesi ini harus mampu membangun atau mengembangkan jaringan yang sesuai dan membutuhkan perusahaan dalam meningkatkan kinerjanya.
Soft skill berpikir kritis ini juga akan sangat membantu seorang Network Administrator dalam mengambil keputusan yang tepat. Misalnya dalam melakukan pembaharuan jaringan agar lebih efisien dan produktif
Soft skill selanjutnya yang harus dimiliki oleh Network Administrator yaituproblem solvingkarena akan membantu dan memudahkan seorang Network Administrator dalam mengidentifikasi dan mengatasi masalah dalam jaringan komputer perusahaan.
Network Administrator juga harus memiliki kemampuan komunikasi yang baik. Sehingga tugas-tugas dan tanggung jawab Network Administrator dapat disampaikan kepada karyawan lain dengan tepat dan efektif. Misalnya dalam memberikan informasi terkait perkembangan jaringan komputer di perusahaan atau menyosialisasikan pembaharuan jaringan yang dilakukan.
Network Administrator memiliki peran yang cukup besar dalam sebuah perusahaan. Khususnya dalam fase transformasi digital yang berjalan cepat pasca pandemi Covid-19 ini. Sehingga profesi sebagai Network Administrator cukup dibutuhkan banyak perusahaan kedepannya.
Administrasi Sistem Jaringan adalah pekerjaan yang bertanggung jawab dalam mengelola dan memelihara jaringan komputer perusahaan. Seorang administrator jaringan harus memiliki pengetahuan tentang jaringan dan dapat memasang peralatan perusahaan. Tugasnya meliputi instalasi, manajemen, pemecahan masalah, dan pemantauan jaringan.
Jika Anda ingin meningkatkan efisiensi kerja perusahaan Anda melalui pengelolaan jaringan yang efektif, ikuti terus artikel ini. Kami akan memberikan wawasan yang berguna dan informasi praktis untuk membantu Anda memahami dan menerapkan administrasi sistem jaringan yang tepat.
Administrasi sistem jaringan merujuk pada tindakan pengelolaan dan pemeliharaan jaringan komputer perusahaan. Hal ini melibatkan instalasi peralatan, manajemen, pemecahan masalah, dan pemantauan yang berkaitan dengan jaringan. Seorang administrator sistem jaringan memiliki tugas penting untuk memastikan jaringan berjalan dengan lancar dan aman.
Sebagai administrator sistem jaringan, tugas utama Anda meliputi instalasi perangkat keras dan perangkat lunak yang diperlukan untuk jaringan. Anda juga akan bertanggung jawab dalam mengatur dan mengelola pengguna, menjaga keamanan jaringan, dan mengembangkan sistem baru sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
Penting untuk diketahui bahwa administrasi sistem jaringan juga melibatkan pemecahan masalah. Sebagai administrator, Anda harus bisa mengidentifikasi dan memperbaiki masalah yang mungkin terjadi dalam jaringan, seperti koneksi lambat atau kesalahan sistem. Pemantauan jaringan juga menjadi tanggung jawab Anda untuk memastikan kinerja optimal dan mencegah gangguan yang dapat mempengaruhi produktivitas perusahaan.
Keahlian yang diperlukan untuk menjadi seorang administrator sistem jaringan termasuk pemahaman yang mendalam tentang konsep jaringan, pengetahuan tentang perangkat keras dan perangkat lunak jaringan, serta kemampuan untuk mengatasi masalah dengan cepat dan efektif. Terlebih lagi, keterampilan komunikasi yang baik sangat penting untuk berinteraksi dengan pengguna dan menjelaskan solusi masalah dengan jelas.
Jadi, jika Anda tertarik untuk menjadi seorang administrator sistem jaringan, pastikan Anda memiliki pengetahuan dan keahlian yang diperlukan untuk menjalankan tugas-tugas tersebut. Selain itu, teruslah memperbarui pengetahuan Anda tentang teknologi jaringan terkini untuk menjaga efisiensi dan keamanan jaringan perusahaan.
Administrasi sistem jaringan memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung kegiatan bisnis. Dengan adanya sistem jaringan yang baik dikelola, perusahaan dapat mencapai efisiensi kerja yang lebih tinggi dan lebih efektif.
3a8082e126