Lagu Lawas Indonesia Torrent

1 view
Skip to first unread message
Message has been deleted

Marciano Deschamps

unread,
Jul 15, 2024, 6:38:37 AM7/15/24
to riyraesoter

Lagu pop lawas populer Indonesia pertama yang masih sering terdengar hingga sekarang adalah Kemesraan by Iwan Fals. Rilis pada tahun 80an awalnya dinyanyikan oleh Franky Sahilatua dan Jane Sahilatua. Hingga kemudian dinyanyikan kembali Iwan Fals bersama penyanyi lain dan populer hingga saat ini.

lagu lawas indonesia torrent


DOWNLOAD https://gohhs.com/2yMxFR



Bahkan di tahun 2015 lalu, lagu Kemesraan diaransemen ulang oleh beberapa penyanyi terkenal lainnya, seperti Noah, Nidji, Geisha, dan d'Masiv. Lirik dan alunan musiknya tak pernah pudar dalam ingatan para pendengar.

Banyak penyanyi terkenal yang akhirnya menyanyikan ulang lagu ini, seperti Ruth Sahanaya, dan Noah. Bahkan belum lama lagu ini dinyanyikan ulang oleh Andmesh Kamaleng dan menjadi soundtrack dalam film Miracle in Cell No. 7.

Lagu pop lawas populer satu ini mungkin sangat tidak asing lagi di telinga seluruh kalangan. Dipopulerkan almarhum Chrisye dan ditulis oleh Obbie Messakh tahun 1987, lagu ini sering menjadi soundtrack di beberapa film dan sinetron jadul Indonesia.

Seringkali menjadi soundtrack serial FTV dan sinetron Indonesia, lagu ciptaan Melly Goeslaw ini dipopulerkan oleh penyanyi kondang Rossa. Meski dirilis tahun 1999 silam, sangat banyak kalangan anak muda hari ini yang hafal dengan liriknya.

Lagu pop lawas yang dinyanyikan Titi Dj ini dirilis pertama kali tahun 1999 dan merupakan soundtrack untuk sinetron Cinta (1999). Lagu ini kemudian berulang kali diaransemen oleh Andi Rianto dengan versi terbaru yaitu versi orkestra.

Menjadi album kedua dari grup musik Kahitna, lagu Cantik ini diciptakan oleh Yovie Widianto yangd dirilis pertama kali tahun 1996. Lagu-lagu Kahitna memang sangat populer, selain Cantik ada juga Andai Dia Tahu dan Tak Sebebas Merpati.

Bahkan lagu Yogyakarta telah meraih penghargaan BASF Award dalam kategori Lagu Techno terbaik di tahun 1991. Lagu ini juga masuk dalam daftar 150 lagu Indonesia Terbaik Sepanjang Masa versi majalah Rolling Stone Indonesia.

Lagu Rumah Kita yang dipopulerkan God Bless kerap dijadikan soundtrack beberapa acara televisi di Indonesia. Makna sebuah "rumah" dalam lagu ini sangat populer di telinga rakyat Indonesia bahkan hingga saat ini.

Siapa sih yang tidak tahu nama Desy Ratnasari. Meski kini menjadi seorang politikus, namun dulunya ia merupakan salah satu penyanyi terkenal di Indonesia. Salah satu lagu yang melejitkan namanya adalah Tenda Biru yang dirilis tahun 1996 dan penuh dengan lirik nostalgia dan haru sebuah kenangan.

Lagu Bagaikan Langit rasanya tidak akan pernah asing di telinga kalangan pendengar musik Indonesia. Rilis di tahun 1998 oleh grup musik Potret, lagu ini menjadi salah satu lagu yang sangat fenomenal, bahkan dianggap hits sepanjang masa.

Rasanya tidak mungkin jika ada yang tidak mengenal grup musik Sheila On 7. Hampir semua lagu-lagunya hits di Indonesia terutama kalangan anak sekolahan. Sheila On 7 masih eksis hingga saat ini dan seringkali menjadi bintang tamu di beberapa event besar.

Lagu pop lawas berikutnya adalah Mungkinkah yang dipopulerkan oleh grup musik Stinky. Band ini terkenal di era 90an yang salah seorang personilnya adalah Andre Taulany. Lagu yang dirilis tahun 1997 ini masih sering terdengar hingga sekarang.

Lagu ini mulai diperdengarkan ke publik pada 1989 dan sukses meraih simpati. Bintang Kehidupan sukses hingga pasar Asia Tenggara, hingga diganjar BASF Awards 1990 sebagai The Best Selling Rock Album. Lagu ini terasa ikonik bahkan jika dinyanyikan generasi sekarang.

Dengan lirik yang romantis dan tepat menggambarkan perasaan sepasang kekasih, lagu ini sukses menjadi yang terpopuler. Lagu ini dirilis tahun 1980an dan masih sering dinyanyikan kembali hingga sekarang.

Grameds pasti sudah menyadari dong akan majunya teknologi saat ini? Yap, salah satu teknologi yang membantu kita semua dalam bidang hiburan adalah adanya aplikasi Spotify atau Youtube yang mana memiliki beragam playlist lagu-lagu nostalgia, tak terkecuali yang booming di tahun 80-90an. Apakah Grameds masih sering mendengarkan lagu-lagu nostalgia tersebut ketika bekerja atau beraktivitas di rumah? Lantas, apa saja sih lagu-lagu nostalgia era 80-90an yang masih populer dan enak untuk didengarkan? Yuk, simak ulasan berikut ini!

Sedikit trivia saja nih, dalam lagu lawas ini, terdapat 3 nama bunga yang disebutkan yakni bunga anyelir, melati, dan bakung. Ketiga bunga itu secara tersirat menggambarkan kehidupan orang-orang kampung yang berjuang di kota besar.

Pasti Grameds sudah tidak asing dong lagu lawas yang penuh dengan memori nostalgia ini? Yap, lagu Andaikan Kau Datang Kembali pertama kalinya diciptakan oleh Tonny Koeswoyo yang kemudian dinyanyikan oleh grup musik legendaris Koes Plus pada tahun 1970. Saking populernya, lagu ini kerap kali dicover kembali oleh beberapa penyanyi terkenal, sebut saja ada Ruth Sahanaya, Noah, hingga Andmesh Kamaleng yang kemudian menjadi soundtrack dalam film terbaru Miracle in Cell No.7. Hayo, apakah Grameds yang pernah menonton film tersebut menyadari adanya lagu ini?

Katakan Sejujurnya adalah salah satu lagu yang terdapat di dalam album musik karya Christine Panjaitan. Lagu ini dirilis pada tahun 1987 dan menjadi hits single miliknya. Saat ini, Christine Panjaitan yang merupakan penyanyi asli berdarah Batak ini sudah menjadi seorang politikus di partai Golkar sejak tahun 2015.

Apabila tengah menonton FTV atau sinetron jadul yang ditayangkan kembali, pasti soundtrack Kisah Kasih di Sekolah akan diputar dalam adegan kisah cinta muda-mudi di sekolah. Yap, lagu nostalgia ini dipopulerkan oleh almarhum Chrisye yang diciptakan oleh Obbie Messakh, rilis pada tahun 1987.

Lagu andalan Terlambat Sudah yang dinyanyikan oleh penyanyi rock Poppy Mercury ini menjadi single hits untuk album dengan judul yang sama. Dirilis pada tahun 1993, album ini masuk dalam jajaran album tersukses dengan penjualan lebih dari 1 juta kaset! Bahkan album ini juga mendapatkan sebuah penghargaan HDX 1993 untuk kategori Penjualan Kaset Terlaris.

Lagu Sepanjang Jalan Kenangan ini pertama kalinya diciptakan oleh Aloysius Riyanto, yang kemudian dinyanyikan oleh penyanyi Tetty Kadi. Bahkan saking populernya, lagu ini dinyanyikan kembali oleh Yuni Shara dan lagi-lagi mendapatkan kepopulerannya kembali.

Makna lagu ini sebenarnya cukup mendalam lho, yakni tentang rasa rindu seseorang terhadap kekasihnya yang tengah menjalani hubungan jarak jauh alias LDR. Jika ingin menonton kembali Music Video dari lagu Sepanjang Jalan Kenangan, dapat melalui link ini.

Sebelum menjadi seorang politikus, Desy Ratnasari dulunya adalah seorang penyanyi hits yang sempat melejitkan lagu berjudul Tenda Biru. Lagu ini dirilis pada tahun 1996 yang bahkan saat ini masih dianggap sebagai lagu nostalgia yang penuh dengan kenangan.

Selanjutnya adalah lagu Aku Tak Akan Bersuara yang dinyanyikan oleh almarhumah Nike Ardilla. Lagu ini diciptakan oleh Saari Amri yang kemudian dirilis pada tahun 1994. Meskipun penyanyi aslinya, Nike Ardilla, telah meninggal dunia akibat kecelakaan pada tahun 1995, tetapi lagu ini masih kerap dicover oleh penyanyi muda lainnya.

Pada tahun 2016 lalu, Fariz R.M melangsungkan pertunjukannya dalam membawakan kembali lagu Sakura ini dalam sebuah acara di Kompas TV. Jika ingin menonton penampilan dari Fariz R.M untuk lagu Sakura, dapat melalui link ini.

Lagu Tegar seringkali diputar di layar kaca sebagai soundtrack beberapa sinetron dan FTV, salah satunya adalah Suami, Istri, dan Dia yang tayang di channel RCTI. Lagu ini diciptakan oleh Melly Goeslaw yang kemudian dinyanyikan oleh penyanyi Rossa yang rilis pada tahun 1999.

Hayo, siapa yang baru tahu jika pembawa acara sekaligus pelawak Andre Taulany ini dulunya pernah tergabung dalam sebuah grup band Stinky? Yap, Stinky merupakan grup band terkenal di era 90-an. Salah satu lagu hits mereka adalah Mungkinkah yang dirilis pada tahun 1997.

Pada tahun 2020 lalu, acara Tonight Show di channel NET TV juga pernah mendatangkan Andre Taulany sebagai guest star dan mengajaknya menyanyikan kembali lagu ini. Jika ingin menonton kembali Music Video lagu Mungkinkah, dapat melalui link ini.

Apabila membicarakan tentang lagu-lagu nostalgia era 90-an, rasanya tidak pas jika tidak mengikutsertakan grup musik rock Dewa 19. Lagu Kamulah Satu-Satunya ini masuk dalam album keempat dari band rock tersebut yang bertajuk Pandawa Lima. Dirilis pada tahun 1997, album ini dianggap sukses setelah berhasil menjual lebih dari 800 ribu keping dan bahkan mendapatkan sertifikat platinum selama lima kali!

Lagu Begitu Indah ini masuk dalam album pertama Padi yang bertajuk Lain Dunia. Dirilis pada tahun 1999 dan albumnya sempat terjual hingga 800 ribu kopi. Bahkan lagu ini juga sempat diaransemen kembali oleh grup band Radja dalam program Padi Reborn: Sang Penghibur di tahun 2020.

Lagu Tak Akan Ada Cinta yang Lain masuk dalam album studio kedelapan milik penyanyi Titi DJ yang bertajuk Bahasa Kalbu. Dirilis pada tahun 1999 dan sukses menjadi lagu paling populer. Bahkan dijadikan pula sebagai soundtrack sinetron Cinta (1999) dan Saat Hati Telah memilih (2018). Berulang kali lagu ini diaransemen kembali oleh beberapa penyanyi, salah satunya adalah komposer Andi Rianto yang menggandeng penyanyi Raisa untuk versi orkestra.

Single berjudul Kita ini rilis pada tahun 1999 yang mana dalam Music Video-nya terdapat beberapa aktris dan aktor para pemain sinetron Lupus Milenia. Secara tersirat, lagu ini menceritakan tentang seseorang yang merasa ragu atas hubungan yang tengah dijalaninya. Hingga saat ini, grup band Sheila On 7 masih eksis di belantara musik tanah air dan kerap menjadi guest star untuk acara pensi sekolah. Apakah sekolahmu pernah mengundang grup band ini untuk acara pensi?

Lagu berjudul Terbang ini masuk dalam album kelima grup band Gigi yang bertajuk Kilas Balik dan rilis pada tahun 1998. Pada tahun tersebut juga sekaligus menjadi pembuktian dari grup band ini kepada publik yang mana sempat mengalami perubahan personilnya. Jika ingin menonton kembali Music Video lagu Terbang, dapat melalui link ini.

b1e95dc632
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages