MembacaAl-Qur'an adalah satu bentuk implementasi dari rukun iman yakni mengimani Al-Qur'an. Ketika usai membacanya, Rasulullah SAW menganjurkan kaum muslim untuk membaca doa setelah baca Al-Qur'an.
Mengutip buku Puasanya Orang-Orang Pilihan karya M Alcaff, ada beberapa adab yang harus diperhatikan muslim saat membaca Al-Qur'an. Adab tersebut adalah mulai dari membaca basmalah sebelum membaca, membaca dengan suara keras/pelan, hingga membaca doa setelah baca Al-Qur'an.
Dikutip dari buku Kumpulan Doa & Dzikir Ramadhan terbitan Yufid, bahwa Aisyah ra mengatakan, "Tidaklah Rasulullah duduk di suatu tempat atau membaca Al-Qur'an ataupun melaksanakan sholat kecuali beliau akhiri dengan membaca beberapa kalimat."
Lalu beliau menjawab, "Betul, barang siapa yang mengucapkan kebaikan maka dengan kalimat tersebut amal tadi akan dipatri dengan kebaikan. Barang siapa yang mengucapkan kejelekan maka kalimat tersebut berfungsi untuk menghapus dosa. Itulah ucapan:
Mengutip buku 37 Masalah Populer yang ditulis oleh H Abdul Somad, dikatakan bahwa terdapat riwayat dari Anas bin Malik bahwasannya beliau berdoa setelah khatam Al Quran. Anas mengumpulkan istri dan anak-anaknya, lalu berdoa.
Membaca doa khatam Al-Qur'an dalam sholat tidak ada dasarnya dan bukan merupakan sunnah. Perihal ini, beberapa ulama menyebutkan bahwa tidak selayaknya seorang muslim bersikeras keluar dari masjid kemudian memisahkan dirinya dari jamaah hanya untuk membaca doa khatam Al-Qur'an.
Adapun anjuran untuk membaca doa setelah khatam Al-Qur'an adalah disampaikan oleh Imam Ahmad yang merupakan keterangan dari ulama Hambali. Hal tersebut juga diakui oleh tiga mazhab lainnya dalam Islam.
اللَّهُمَّ ارْحَمْنِي بِالْقُرْآنِ وَاجْعَلْهُ لِي إِمَامًا وَنُورًا وَهُدًى وَرَحْمَةً اللَّهُمَّ ذَكِّرْنِي مِنْهُ مَا نُسِّيتُ وَعَلِّمْنِي مِنْهُ مَا جَهِلْتُ وَارْزُقْنِي تِلَاوَتَهُ آنَاءَ اللَّيْلِ وَأَطْرَافَ النَّهَارِ وَاجْعَلْهُ لِي حُجَّةً يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ
Arab latin: Allhummarhamni bilquran. Waj'alhu lii imaman wa nuran wa hudan wa rohmah. Allhumma dzakkirni minhu maa nasiitu wa 'allimnii minhu maa jahiltu warzuqnii tilawatahu aana-allaili wa'atrofannahaar waj'alhu li hujatan ya rabbal 'alamin.
Artinya: "Ya Allah, belas kasihanilah aku karena Al Quran. Jadikanlah Al Quran sebagai imamku, petunjuk dan rahmat. Ya Allah, ingatkan aku dengannya bila aku lupa dan ajarilah aku apa yang tidak mengerti dari padanya. Berilah aku bisa membaca waktu malam dan siang. Jadikanlah dia hujjah bagiku wahai Tuhan seru sekalian alam."
Kata Khotmil Quran berasal dari bahasa Arab yaitu Khatm yang memiliki arti "membaca hingga akhir". Sehingga Khotmil Quran atau khatam Al-Quran merupakan sebuah istilah untuk kegiatan pembacaan ayat Al-Quran dari awal surah hingga akhir surah di Al-Quran yang sesuai dengan urutan dalam mushaf Al-Quran. Penjelasan tersebut dipaparkan dalam buku Sejarah Sosial Pendidikan Islam oleh Tim Penyusun.
Mengutip pada buku Kumpulan Doa Dzikir Ramadhan yang ditulis oleh Ammi Nur Baits, terkait dengan membaca doa setelah selesai membaca Al-Quran, terdapat kemungkinan dilakukan ketika salat atau di luar salat.
Membaca doa setelah khatam Al-Quran ketika salat, sama sekali tidak ada dasarnya. Sementara itu, diriwayatkan dari Anas bin Malik bahwa beliau membaca doa setelah mengkhatamkan Al-Quran di luar salat. Hanya aja, doanya tidak sebagaimana doa khatam Al-Quran yang umumnya dikenal masyarakat.
Doa khatam Al-Quran tidak memiliki doa khusus. Anjuran untuk membaca doa setelah khatam merupakan salah satu pendapat yang diriwayatkan dari Imam Ahmad, sebagaimana keterangan dari beberapa ulama Hanbali.
اللَّهُمَّ ارْحَمْنِي بِالْقُرْآنِ وَاجْعَلْهُ لِي إِمَامًا وَنُورًا وَهُدًى وَرَحْمَةً اللَّهُمَّ ذَكِّرْنِي مِنْهُ مَا نُسِّيتُ وَعَلِّمْنِي مِنْهُ مَا جَهِلْتُ وَارْزُقْنِي تِلَاوَتَهُ آنَاءَ اللَّيْلِ وَأَطْرَافَ النَّهَارِ وَاجْعَلْهُ لِي حُجَّةً يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ
Bacaan latin: Allhummarhamni bilquran. Waj'alhu lii imaman wa nuran wa hudan wa rohmah. Allhumma dzakkirni minhu maa nasiitu wa 'allimnii minhu maa jahiltu warzuqnii tilawatahu aana-allaili wa'atrofannahaar waj'alhu li hujatan ya rabbal 'alamin.
Artinya: "Ya Allah, rahmatilah aku dengan Al-quran. Jadikanlah ia sebagai pemimpin, cahaya, petunjuk, dan rahmat bagiku. Ya Allah, ingatkanlah aku atas apa yang terlupakan darinya. Ajarilah aku atas apa yang belum tahu darinya. Berikanlah aku kemampuan membacanya sepanjang malam dan ujung siang. Jadikanlah ia sebagai pembelaku, wahai tuhan semesta alam."
عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ : قَالَ رَجُلٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيُّ الْعَمَلِ أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ قَالَ : الْحَالُّ الْمُرْتَحِلُ - قَالَ : وَمَا الْحَالُّ الْمُرْتَحِلُ قَالَ الَّذِي يَضْرِبُ مِنْ أَوَّلِ الْقُرْآنِ إِلَى آخِرِهِ كُلَّمَا حَلَّ ارْتَحَلَ
Artinya: Dari Ibnu Abbas RA, beliau mengatakan ada seseorang yang bertanya kepada Rasulullah SAW, "Wahai Rasulullah SAW, amalan apakah yang paling dicintai Allah SWT?" Beliau menjawab, "Al-hal wal murtahal." Orang ini bertanya lagi, "Apa itu al-hal wal murtahal, wahai Rasulullah SAW?" Beliau menjawab, "Yaitu yang membaca Al Quran dari awal hingga akhir. Setiap kali selesai ia mengulanginya lagi dari awal." (HR Tirmidzi).
Dilansir dari NU Online, seseorang yang berhasil mengkhatamkan Al Quran terutama di bulan suci Ramadhan, dianjurkan untuk mengumpulkan keluarga, kerabat, tetangga, hingga teman-temannya untuk berdoa bersama mengharap limpahan karunia Allah.
Allhummarhamni bilquran, waj'alhu lii imaman wa nuran wa hudan wa hudan wa rohmah. Allahumma dzakkirni minhu maa nasiitu wa'allimnii minhu maa jahiltu warzuqnii tilawatahu aana-allaili wa'atrofannahaar waj'alhu li hujatan ya rabbal'alamin.
Shadaqallaahul 'aliyyul 'azhiim. Wa shadaqa rasuuluhun nabiyyul kariim. Wa nahnu 'alaa dzaalika minasy syaahidin wasy syaakirin. Walhamdulillahi rabbil 'aalamiin. Rabbanaa taqabbal minnaa innaka antas samii'ul 'aliim. Allaahummar zuqnaa bi-kulli harfin minal qur'aani halaawatan. Wa bikulli juz-in minal qur'aani jazaa-an. Allahummar zuqnaa bil alifi ulfatan. Wa bil baa-i barakatan. Wa bit taa-i taubatan. Wa bits tsaa-i tsawaaban wa bil jiimi jamaalan. Wa bil haa-i hikmatan wa bil khaa-i khairan wa bid daali daliilan. Wa bidz dzaali dzakaa-an. Wa bir raa-i rahmatan wa biz zaayi zakaatan wa bis siini sa'aadatan. Wa bisy syiini syifaa-an wa bish shaadi shidqan wa bidh dhaa-i dhiyaa-an wa bith thaa-i tharaawatan. Wa bizh zhaa-i zhafaran wa bil 'aini ilman wa bil ghaini ghinan wa bil faa-i falaahan wa bil qaafi qurbatan wa bil kaafi karaamatan wa bil laami luthfan wa bil miimi mau'izhatan. Wa bin nuuni nuuran wa bil waawi wushlatan wa bil haa-i hidaayatan wa bil yaa-I yaqiinan. Allahumman fa'na bil qur'aanil 'azhiimi war fa'naa bil aayaati wadz dzikril hakiimi wa taqabbal qiraa-atana.
Artinya: "Maha Benar Allah yang Mahatinggi dan Maha Agung. Dan Maha Benar utusan Allah. Nabi yang mulia. Kami termasuk orang-orang yang bersaksi dan bersyukur atas kemahabesaran Allah dan utusan-Nya. Segala puji milik Allah, Penguasa semesta alam.
Wahai Tuhan kami, terimalah (bacaan Al Quran) dari kami. Karena sesungguhnya Engkau Maha Mendengar dan Maha Mengetahui. Berilah kami rezeki berupa manisnya hidup dengan setiap huruf dari Al Quran. Dan balasan yang indah dari setiap juz Al Quran. Ya Allah berilah kami rezeki berupa kelembutan dengan huruf alif. Berkah hidup dengan huruf ba'. Taubat dengan huruf ta'. Pahala dengan huruf tsa'. Keindahan dengan huruf jim.
Kebijaksanaan dengan huruf ha', kebaikan dengan huruf kha'. Petunjuk dengan huruf dal. Kecerdasan dengan huruf dzal. Kasih sayang dengan huruf ra'. Kesucian jiwa dengan huruf zay. Kebahagiaan dengan huruf sin. Kesembuhan dengan huruf syin. Kejujuran dengan huruf shad. Cahaya hidup dengan huruf dhad. Kesantunan dengan huruf tha'. Prestasi dengan huruf zha'. Ilmu pengetahuan dengan huruf 'ain. Kekayaan dengan huruf ghain.
Kemakmuran dengan huruf fa'. Kedekatan dengan Allah dengan huruf qaf. Kemuliaan dengan huruf kaf. Keramahan dengan huruf lam. Peringatan dengan huruf mim. Bias cahaya dengan huruf nun. Koneksi/hubungan baik dengan huruf wawu.
Petunjuk dengan huruf ha'. Dan keyakinan dengan huruf ya'. Ya Allah, berikan kami manfaat Al Quran yang agung. Angkat setinggi-tingginya reputasi dan prestasi kami dengan ayat-ayat dan zikir yang kokoh. Dan terimalah bacaan kami."
"Siapa yang membaca satu huruf dari Al Quran maka baginya satu kebaikan dengan bacaan tersebut, satu kebaikan dilipatkan menjadi 10 kebaikan semisalnya dan aku tidak mengatakan alid laa mii satu huruf, akan tetapi alif satu huruf, laa satu huruf dan miim satu huruf." (HR Tirmidzi dan dishahihkan di dalam kitab Shahih Al Jami, no.6469)
Al-Quran atau Quran (Arab: القرآن diterjemahkan. al-Qurʾān) adalah kitab suci umat Islam yang diyakini umat Islam diturunkan oleh Allah yang diturunkan kepada nabi Muslim Muhammad. Kitab ini dibagi menjadi beberapa surah (bab) dari 114 surah, dan setiap surah dibagi menjadi beberapa ayat.
Menurut sejarawan adalah tugas beberapa sahabat Nabi untuk menulis ulang wahyu Allah berdasarkan apa yang dihafalkan oleh para sahabat lainnya. Setelah wafatnya nabi Muhammad, para sahabat mengumpulkan dan menulis ulang wahyu yang mereka hafalkan.
3a8082e126