Ekonomimakro menjadi salah satu subjek kajian dalam ekonomi Islam. Ekonomi makro adalah studi tentang ekonomi yang menjelaskan perubahan ekonomi yang mempengaruhi banyak rumah tangga, perusahaan, dan pasar. Ilmu ekonomi makro mempelajari variabel ekonomi secara agregat. Yang menjadi tujuan dan sasaran analisis ekonomi makro antara lain adalah membahas masalah sisi permintaan agregat dalam menentukan tingkat kegiatan ekonomi dan pentingnya kebijakan dan campur tangan pemerintah untuk mewujudkan prestasi kegiatan ekonomi yang diinginkan. Dalam konteks Islam, kajian Ekonomi makro dimaksudkan untuk menjelaskan tema-tema tersebur di atas dengan pendekatan dan perspektif Islam.
Buku ini akan menjelaskan secara lebih komprehensif apa yang menjadi ruang lingkup dan perbedaan kajian ekonomi makro Islam dan ekonomi makro konvensional. Walaupun demikian, buku ini akan tetap disajikan dengan pendekatan ekonomi pada umumnya. Buku yang terdiri dari 16 (enam belas) bab ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi dunia akademis untuk mempelajari dan mengetahui lebih jauh tentang ekonomi makro Islami.
Dekan FEBI UIN SU Medan; Prof Dr. H. M. Syukri Albani Nasution, M.A dalam sambutannya mengatakan mahasiswa harus memanfaatkan kuliah umum ini untuk menambah wawasan mengenai official statistic and data.
Buku berjudul Memformulasikan Model Makroekonomi Islam Suatu Pengantar yang ditulis Prof. Dr. Muhammad, M.Ag dapat menjadi komplemen atau pelengkap tidak hanya bagi mahasiswa yang concern pada makroekonomi saja, namun juga lainnya. Demikian disampaikan Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec sebagai pembahas dalam acara bedah buku pada Kamis (14/5/2020) melalui aplikasi Zoom.
Dalam pembahasannya, Prof Edy mengutarakan, sistematika yang digunakan juga konvensional sehingga menjadi nilai tambah buku tersebut. Analisis family tree of economics yang bersumber dari Samuelson juga diperlukan dalam buku tersebut.
Sementara, penulis sendiri mengatakan bahwa buku yang dibedah merupakan suatu pengantar karena penulis telah menyiapkan buku yang selanjutnya. Prof Muhammad menjelaskan bahwa buku itu membahas ilmu tentang aspek makro ekonomi berdasarkan ketentuan Islam.
Buku yang diterbitkan Unit Penerbit dan Percetakan (UPP) Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen (STIM) YKPN Yogyakarta itu masih bersifat Islamisasi atau penyesuaian makro ekonomi konvensional dengan nilai-nilai Islam. Penulis sendiri telah menulis sebanyak 109 buku yang sebagian besar berbicara mengenai ekonomi Islam.
This study was undertaken to analyze the effects of macroeconomic indicators (SBI interest rate, exchange rate, inflation, Indonesia Composite Index and GDP) to deposits liabilities of Islamic Banking in Indonesia. Analysis unit of this study is the Islamic Banking in Indonesia during the period 1998-2008. For the empirical analysis in this study it is used the data on aggregate time series of the monthly period from January 2003 to December 2010. Source data taken from publication of Bank Indonesia, in the form of Annual Report Bank Indonesia, Indonesia Bank Monetary Statement Of Policy, Statistics Economic and Financial Indonesia, Islamic Banking Statistics (Statistik Perbankan Syariah/SPS) and publication report from Badan Pusat Statistik (BPS). This study uses Linear Regression analysis with Ordinary Least Square (OLS) method. The result show that macroeconomic indicators have impact on Funding (deposit liabilities) of Bank Syariah Mandiri, the SBI interest rate have negative impact, while exchange rate, inflation, Indonesia Composite Index and GDP have positive impact. Based on the same method, it shows that GDP has positive on Funding of Islamic Banking in Indonesia.
Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis dampak indikator makro ekonomi (suku bunga SBI, nilai tukar, inflasi, Indeks Harga Saham Gabungan Indonesia dan PDB) terhadap deposito (Dana Pihak Ketiga) Perbankan Syariah di Indonesia. Unit analisis penelitian ini adalah Perbankan Syariah di Indonesia selama periode 1998-2008. Analisis empiris dalam penelitian ini menggunakan data kumpulan waktu agregat periode bulanan dari Januari 2003 sampai Desember 2010. Sumber data diambil dari publikasi Bank Indonesia, berupa Laporan Tahunan Bank Indonesia, Laporan Kebijakan Moneter, Statistik Ekonomi dan Keuangan Indonesia/SEKI), Statistik Perbankan Syariah (SPS) dan laporan publikasi Badan Pusat Statistik (BPS). Penelitian ini menggunakan analisis Regresi Linier dengan metode Ordinary Least Square (OLS). Hasil menunjukkan bahwa indikator makro ekonomi berdampak pada pendanaan (deposito) Bank Syariah Mandiri, suku bunga SBI memiliki dampak negatif, sedangkan nilai tukar, inflasi, Indeks Harga Saham Gabungan Indonesia dan PDB berdampak positif. Berdasarkan metode yang sama, PDB positif terhadap Pendanaan Perbankan Syariah di Indonesia.
Mata kuliah Ekonomi Makro menekankan pada pemahaman tentang teori, konsep, teknik, dan asumsi terkait dengan ekonomi makro. Tekanan lain dalam mata kuliah ini adalah pengetahuan dan pemahaman dan analisis tentang bagaimana metodologi pemahaman ilmu ekonomi makro. Setelah mempelajari mata kuliah Ekonomi Makro, mahasiswa diharapkan mampu menguasai konsep dasar, teknik, metode, dan asumsi, serta dapat memahami realitas ekonomi terkait dengan ekonomi makro. Materi pokok yang akan dibahas dalam mata kuliah ekonomi makro dibagi dalam tiga (3) kelompok bahasan, yaitu: Konsep ekonomi makro, realitas ekonomi makro, dan asumsi-asumsi ilmu ekonomi makro. Mata kuliah Ekonomi Makro diajarkan dalam 14 kali pertemuan, dengan kombinasiantara tatap muka, diskusi, studi literatur, dan latihan atau simulasi kasus kasus terkait dengan ekonomi makro.
Mata kuliah ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa tentang teori dan praktik opersional perbankan syariah di indonesia. Materi yang disampaikan secara garis besar mulai dari konsep islam tentang lembaga keuangan, konsep bunga/riba dan bagi hasil, prinsip prinsip dasar operasional perbankan syariah, sistem operasional perbankan syariah, serta aspek aspek pendukung perbankan syariah
Mata kuliah ini adalah mata kuliah yang mempelajai dasar dan landasan hukum zakat, kemudian memberikan aplikasi penghitungan zakat harta dan pengembangannya. Kemudian memberikan gambaran kerangka dasar penyunan laporan keuangan lembaga zakat dan penjurnalannya. Adapun tujuan akhir dari mata kuliah ini diharapkan mahsiswa dapat mengaplikasikannya dalam kehidupannya terutama dalam menghitung zakat baik zakat pribadi, masyarakat maupun perusahaan temapat bekerja.
Mata kuliah ini menyajikan materi-materi mengenai teori manajemen investasi syariah serta pengertian dan implementasi dalam dunia praktis maupun akademisi, bagaimana dunia keuangan bekerja secara real dan bagaimana penerepan teori investasi syariah di pasar modal.
Hubungan imbal hasil indeks syariah dengan variabel makroekonomi merupakan topik riset yang cukup banyak menarik perhatian para peneliti. Comovement antara indeks syariah dengan indeks pasar saham konvensional mengindikasikan adanya hubungan kointegrasi antara kedua pasar tersebut. Comovement antara indeks syariah dan indeks pasar konvensional jauh lebih kuat pada saat volatilitas rendah dibandingkan pada regime volatilitas yang tinggi. Signifikannya hubungan antara imbal hasil indeks syariah di Bursa Efek Indonesia dengan perubahan suku bunga memunculkan pertanyaan apakah saham-saham perusahaan yang termasuk di dalam Jakarta Islamic Index telah disaring secara ketat sehingga komponen biaya bunga sudah minimal atau karena mikro struktur pasar saham Indonesia yang didominasi investor asing. Model regresi Markov regime-Switching mengungkapkan adanya perbedaan signfikan pengaruh perubahan nilai tukar terhadap imbal hasil indeks syariah antara regime volatilitas yang tinggi dengan regime volatilitas yang rendah. Pengaruh nilai tukar hanya signifikan pada saat regime volatilitas yang rendah. Hal ini tidak dapat diungkap jika kita hanya menggunakan model regresi linier OLS biasa.
Matakuliah ini menjelaskan tentang teori makro ekonomi dalam perspektif Islam. Melihatpentingnya teori makroekonomi, maka perlu dilakukan pembahasan lebih mendalamagar perkembangan ekonomi Islam dapat lebih komprehensif. Adapun mata kuliahini berisi mengenai konsep-konsep yang meliputi: Konsep Dasar Ekonomi Islam, Makroekonomi, Uang dalam Perspektif Ekonomi Islam, Dinar dan Dirham, Inflasi, Nilai Tukar Uang, Pendapatan Nasional Dalam Perspektif Ekonomi Islam,Analisis Pendapatan Nasional, Kebijakan Moneter Dalam Ekonomi Islam, KebijakanFiskal Dalam Ekonomi Islam, Sejarah dan Perkembangan Zakat, Kemiskinan dalamPerspektif Islam, Keseimbangan Kurva IS-LM.
Sama halnya dengan program studi Ekonomi, di prodi Ekonomi Islam atau juga dikenal dengan nama Ekonomi Syariah, kamu juga akan mempelajari ilmu dan teori ekonomi mikro dan ekonomi makro, cara mengelola sumber daya (alam, manusia, modal, dan waktu) yang terbatas untuk memenuhi kebutuhan manusia yang tidak terbatas, dan mencapai kesejahteraan. Namun, di prodi ini, kamu akan mempelajarinya dari perspektif Islam/Syariah. Dalam hal ini, segala aspek dalam kegiatan perekonomian seperti jual-beli, sewa-menyewa, hutang-piutang, simpan-pinjam, dan bagi hasil, telah diatur dalam ajaran Islam. Kamu akan mempelajari kebijakan ekonomi, keuangan, dan bisnis dalam Islam, serta bagaimana pengelolaan lembaga keuangan syariah.
Sistem Ekonomi Islam atau Ekonomi Syariah di Indonesia sedang mengalami kenaikan tren. Banyak bermunculan lembaga keuangan yang berbasis Syariah. Mengingat Indonesia merupakan negara yang mayoritas penduduknya adalah muslim. Semakin banyak pula masyarakat yang sadar dan mulai beralih ke perbankan syariah untuk menghindari sistem riba dan berbagai aktivitas ekonomi yang tidak sesuai dengan syariat Islam. Karena itu pengetahuan Ekonomi Islam atau Ekonomi Syariah menjadi salah satu kebutuhan di masa sekarang ini.
Lulusan Ekonomi Islam atau Ekonomi Syariah dapat berkarir di berbagai lembaga keuangan, baik lembaga keuangan bank, maupun lembaga keuangan bukan bank, baik berbasis syariah maupun non-syariah. Lulusan prodi ini juga dipersiapkan untuk menjadi seorang ahli ekonomi atau ekonom yang memiliki ilmu ekonomi syariah.
3a8082e126