KOMPAS.com - Pengguna kiranya butuh untuk mengetahui cara membuka situs yang diblokir di Google Chrome HP (handphone). Cara tersebut berguna ketika pengguna memakai browser Google Chrome di HP dan ingin membuka situs yang diblokir atau dibatas.
Sebagaimana cukup umum diketahui, ada banyak situs yang diblokir atau dibatasi, sehingga pengguna tidak bisa langsung membukanya di Google Chrome HP. Pemblokiran pada situs biasanya berlangsung karena situs itu dinilai mengandung aktivitas berbahaya.
Akan tetapi, tak sedikit pula situs yang diblokir justru memuat konten-konten informatif seperti situs forum online Reddit. Dalam kondisi tertentu, pengguna mungkin ingin membuka situs dengan konten informatif seperti itu, tetapi kesulitan karena diblokir aksesnya.
Jika hendak membuka situs yang telah mengalami pemblokir akses di Google Chrome HP, tetapi belum tahu caranya, tak usah khawatir. Artikel ini bakal menjelaskan secara lengkap mengenai cara membuka situs yang diblokir di Google Chrome HP.
Cara membuka situs yang diblokir di Google Chrome HP itu cukup mudah. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan pengguna, seperti memakai aplikasi VPN tambahan, menggunakan situs proxy, dan memakai layanan Short URL.
Dengan VPN, identitas dalam akses internet seperti alamat IP (Internet Protocol) dan lokasi dari pengguna akan disamarkan. Saat VPN diaktifkan, pengguna bisa mengakses situs di Chrome HP secara anonim dengan alamat IP dan lokasi yang bukan asli miliknya.
Pengguna dapat memanfaatkan situs proxy tersebut sebagai perantara untuk membuka situs yang diblokir. Pada situs proxy, pengguna bisa memilih server yang dipakai untuk mengakses sebuah situs, sehingga dapat menyembunyikan lokasi sebenarnya.
Cara yang satu ini mungkin tidak dapat menampilkan halaman dari situs terblokir secara sempurna, tetapi cukup jika hanya ingin melihat konten secara sekilas. Adapun penjelasan mengenai cara membuka situs yang diblokir menggunakan Google Translate adalah sebagai berikut:
Mengganti server DNS (Domain Name System) yang digunakan di perangkat memungkinkan pengguna untuk mengakses situs yang diblokir. Dengan mengganti server DNS, pengguna bisa mengelabui seolah berada di lokasi lain.
Cukup mudah bukan cara membuka web yang diblokir di Google Chrome HP? Dengan cara di atas, pengguna bisa mengakses situs atau website yang diblokir secara mudah. Akan tetapi, penting diingat, cara tersebut sebaiknya digunakan secara bijak.
Pemblokiran akses pada sebuah situs biasanya dapat dilakukan oleh berbagai pihak, seperti penyedia layanan internet, browser, dan otoritas setempat. Situs yang diblokir umumnya dinilai mengandung aktivitas-aktivitas berbahaya bagi pengguna.
Misalnya, situs memfasilitasi aktivitas perjudian, situs berpotensi mencuri data pribadi, situs mengandung informasi yang berbahaya, situs memuat konten pornografi, situs memuat konten kekerasan, dan masih banyak lagi.
Belakangan ini, muncul keresahan terkait web crypto mining, atau website miner, di mana web yang dibuka melalui Internet bisa memanfaatkan PC kita untuk mining. Hal ini tentu saja menjengkelkan, terutama bila hal itu dilakukan tanpa pemberitahuan dan persetujuan kita, di mana PC yang kita gunakan bisa jadi sebagian besar resource CPU-nya akan terpakai untuk mining, yang membuat respon PC menjadi lambat. Selain itu, bicara mengenai efek lebih lanjut, suhu operasi PC akan meningkat dan juga konsumsi dayanya.
Saat berselancar di dunia maya, terkadang pengguna terkendala karena situs yang hendak dibuka ternyata diblokir di Google Chrome. Berikut cara membuka situs yang diblokir di Google Chrome Hp.
VPN dapat digunakan untuk mengakses situs yang terblokir. Hal ini disebabkan karena VPN memungkinkan pengguna untuk memalsukan alamat IP sehingga lokasi pengguna yang sebenarnya tidak dapat diketahui.
Ada kemungkinan administrator jaringan yang memblokir situs hanya menyimpan URL, bukan IP. Sehingga ini memungkinkan pengguna untuk dapat menggunakan alamat IP situs web untuk membuka halaman web yang diblokir di browser Chrome.
Pengguna hanya perlu mengetikkan URL atau situs web yang ingin dibuka blokirnya ke kotak teks yang perlu diterjemahkan. Kemudian klik tautan di bagian terjemahan maka pengguna bisa mengakses halaman tersebut dalam versi alih bahasa.
Ketika mengaktifkan AdBlock, maka perangkat tidak akan terganggu dengan kehadiran iklan dengan tiba-tiba. Uniknya, AdBlock dapat Grameds manfaatkan dengan gratis. Dengan demikian, AdBlock sangat menarik untuk Grameds manfaatkan dengan sebaik mungkin.
Cara pertama yang penting untuk Grameds perhatikan kali ini, yaitu cara memasang AdBlock di Google Chrome dalam smartphone Android. Untuk melakukan cara ini, Grameds tidak perlu repot-repot mendownload aplikasi pihak ketiga ataupun Google Chrome.
Manfaat berikutnya, Brave Browser sudah menyediakan sistem anti pelacakan. Sistem tersebut dapat membantu Grameds untuk mencegah pelacakan kegiatan yang dilakukan pada perangkat. Grameds menjadi dapat lebih leluasa dalam mengoperasikan ponsel Android.
Ketika menggunakan Brave Browser, Grameds pasti akan merasakan berbagai keuntungan. Salah satu keuntungannya, yakni memungkinkan kunjungan web dapat dilakukan dengan akses yang lebih cepat. Grameds pun tidak perlu menghabiskan banyak waktu hanya untuk browsing.
Memasang Adblock di Google Chrome Komputer dapat dilakukan dengan menambahkan ekstensi khusus pemblokir pesan pada aplikasi peramban tersebut. Grameds dapat mengunduh terlebih dulu ekstensi pemblokir pesan melalui Google Chrome Web Store.
Ada berbagai ekstensi yang dapat diinstal, salah satu yang cukup direkomendasikan ialah Adblock Plus. Grameds dapat mengunduhnya melalui Chrome Web Store dengan gratis melalui cara menekan tombol ADD TO CHROME. Bila muncul konfismasi, pilih opsi Add extension. Akan muncul ikon ABP di dekat tombol menu bila telah berhasil.
Salah satu cara yang dipakai oleh pemilik sebuah situs untuk memperoleh pemasukan ialah dengan memasang iklan. Meski demikian, bukan rahasia umum lagi bila sebagian besar iklan yang ditampilkan banyak yang sangat menganggu baik karena muncul terus menerus walau telah ditutup, maupun malah menutupi konten dari laman yang tengah dikunjungi.
AdBlock Plus merupakan salah satu adblocker paling populer yang tersedia di hampir seluruh peramban seperti Chrome, Firefox, Edge, Safari dan Opera. Adblocker yang satu ini cukup mudah untuk dikonfigurasikan saat awal digunakan serta menyediakan berbagai fitur tambahan seperti peringatan cookie, dukungan untuk memblokir tracker,dan notifikasi.
Selain itu, dengan menggunakan AdBlock Plus, Grameds juga dapat memberi pengecualian terhadap sejumlah situs tidak ingin diblokir iklannya. Untuk versi mobile terutama Android, AdBlock Plus juga memiliki peramban sendiri dengan nama AdBlock Browser yang memiliki fitur dan fungsi pemblokiran iklan yang cukup sama.
Walau memiliki nama yang hampir sama, AdBlock sejatinya tak memiliki hubungan dengan adblocker sebelumnya, AdBlock Plus. Keduanya sama-sama merupakan adblocker paling terkenal yang dapat digunakan pada berbagai macam peramban mulai dari Chrome, Edge, Safari,dan Firefox. Adblocker yang satu ini bahkan berhasil menjadi ekstensi paling banyak diunduh di Safari dan Chrome.
Tidak menjadi adblocker yang memblokir berbagai jenis iklan, Poper Blocker justru dibuat dengan tujuan untuk melengkapi adblocker lainnya. Dalam kasus ini, Poper Blocker hanya berfokus pada pop-up serta hal lain serupa yang masih lolos dari adblocker yang lain. Saat digunakan, Grameds akan memperoleh notifikasi kecil jika ada pop-up yang diblokir.
Untuk memaksimalkan penggunaan, Grameds juga dapat menggunakan Poper Blocker bersamaan dengan adblocker lainnya seperti AdBlock Plus dan AdBlock, terlebih Poper Blocker juga dapat dikatakan sangat ringan. Sayangnya, adblocker yang satu ini sekarang hanya tersedia di Chrome.
Berikutnya ialah Stands Fair AdBlocker yang memiliki fungsi sama seperti Poper Blocker dan hanya tersedia di Chrome. Adblocker ini sama seperti yang lain, bisa memblokir iklan dan pop-up yang sering kali muncul pada situs-situs tertentu, sembari mencegah tracker yang melacak apa yang sedang Grameds lakukan.
Sama seperti seluruh adblocker di daftar ini, Ghostery bisa menghilangkan iklan dari berbagai situs, sehingga Grameds bisa lebih berfokus pada konten dari situs terkait dan memperoleh pengalaman browsing yang lebih nyaman. Ghostery cukup menarik karena selain memblokir iklan, Ghostery juga memiliki fitur privasi yang berguna untuk memblokir tracker serta memungkinkan Grameds untuk melihat siapa saja yang berusaha untuk mengumpulkan data.
Ghostery dapat digunakan dengan gratis di Chrome, Opera, Firefoxdan Edge, tetapi untuk proteksi lebih baik (termasuk VPN), Grameds harus berlangganan mulai dari US$4,99 atau sekitar Rp71 ribu untuk 1 bulan.
YouTube pada saat ini making agresif dengan menyematkan iklan dan itu lah alasan mengapa Adblocker for YouTube ini diciptakan. Sesuai dengan namanya, adblocker berbentuk ekstensi ini bisa secara otomatis memblokir seluruh iklan di YouTube, baik yang muncul sebelum, ditengah-tengah, bahkan di akhir video dan iklan yang sekedar menggunakna format teks.
Adblocker for YouTube tersedia di Firefox dan Chrome. Untuk Firefox namanya sama, tetapi dikembangkan oleh developer yang berbeda. Walau demikian, fungsi keseluruhannya sama dengan yang terdapat di Chrome. Selain itu, Adblocker for YouTube juga dapat digunakan untuk Firefox versi Android.
Memiliki latar belakang yang berhubungan dengan dunia teknologi, tentunya menulis mengenai kemajuan teknologi selalu menjadi salah satu hal yang digemarinya. Mulai dari review HP, laptop hingga perangkat teknologi lainnya.
Seperti yang kita tahu, ada banyak sekali website dengan beragam jenis konten. Beberapa di antaranya terkadang kurang pantas, atau malah berbahaya. Contohnya seperti website berisi konten eksplisit, penipuan, atau malware yang bisa merusak sistem perangkat Anda.
Menggunakan ekstensi bisa dibilang merupakan cara blokir situs di Chrome yang paling mudah. Sebab, semua tugas akan dikelola oleh ekstensi ini. Tool ini juga bisa digunakan oleh user Windows, Linux, dan macOS.
d3342ee215