Sebagian besar orang menganggap Matematika hanya sebatas berhitung menggunakan rumus. Padahal, Matematika adalah suatu bahasa yang lahir melalui hasil beragam penelitian dan disepakati masyarakat dunia. Matematika ada untuk menyelesaikan berbagai persoalan, tidak heran jika kemudian ada di setiap lini kehidupan manusia.
Kehadiran Matematika dalam kehidupan sehari-hari seringkali tidak disadari, karena banyak di antaranya yang tidak tampak seperti Matematika. Faktanya, Matematika memang tidak selalu hadir dalam bentuk lembar kerja dan rumus-rumus, melainkan tentang ketiga hal ini:
Mengenalkan Matematika pada anak usia dini dapat dilakukan dengan beragam kegiatan practical life. Kegiatan seperti ini memberikan kesempatan pada anak untuk menggunakan material yang sesungguhnya. Stimulasi multisensori penting untuk membangun daya imajinasi, yang kemudian akan melatih anak untuk membuat abstraksi. Berikut ini adalah beberapa kegiatan practical life untuk melatih kemampuan Matematika.
Kegiatan ini membutuhkan bunga dari berbagai jenis, warna, dan ukuran, serta vas bunga atau stoples dengan berbagai ukuran. Kita bisa mengajak anak untuk membantu menyusun bunga. Berikan ia kebebasan untuk memilih bunga, biarkan ia menyusun bunga sesuai warna atau jenis yang ia inginkan.
Lakukan repetisi dengan vas atau stoples yang berbeda ukuran. Dengan ini anak akan berlatih mengenal sekuens, selain itu anak juga belajar mengestimasi susunan bunga yang sesuai untuk beragam ukuran vas atau stoples.
Bermain baki permainan bebas terlihat seperti bermain kotor-kotoran bagi orang dewasa. Meski begitu, manfaatnya tidak main-main, lho. Dalam kegiatan ini, anak akan mendapat pemahaman bahwa setiap material memiliki ukuran dan berat yang berbeda-beda serta dapat dikelompokkan sesuai ciri yang dimilikinya.
Kegiatan ini akan melatih kemampuan estimasi anak, contohnya, anak akan mengira-ngira apakah menyendokkan kacang membutuhkan kekuatan yang lebih besar atau lebih kecil dibandingkan menyendokkan beras.
Permainan ini memiliki tingkat kesulitan yang lebih tinggi dibandingkan baki permainan bebas. Di sini, anak mengembangkan kemampuan koordinasi mata dan tangan, daya presisi, dan akurasi sekaligus. Untuk kegiatan ini, kita membutuhkan baki, wadah dengan pegangan, material tuang (beras atau biji-bijian), material transfer (kelereng atau bola-bola kecil), penjepit, spons, lap, sapu, dan pengki kecil.
Biarkan anak menuangkan material tuang secara mandiri, atau memindahkan material pindah menggunakan penjepit tanpa dibantu. Tidak apa-apa jika ia gagal, itulah kesempatannya untuk mengenal kegagalan dan meregulasi emosi. Setelah selesai bermain, kita bisa mengajak anak untuk membersihkan bahan-bahan yang tidak sengaja ditumpahkan. Hal ini bisa melatih kedisiplinan diri yang tentunya baik bagi anak.
Itu dia pentingnya Matematika untuk kehidupan sehari-hari dan beberapa kegiatan practical life untuk melatih kemampuannya. Saat anak sudah memiliki kemampuan-kemampuan tadi, artinya dia sudah memiliki logika berpikir Matematika. Satu hal yang tidak kalah penting juga adalah jangan lupa untuk menjelaskan peranan Matematika untuk kehidupan sehari-hari pada anak.
Sepanjang sejarah, manusia telah mengamati langit untuk mengarungi samudra luas, menentukan waktu tanam, dan menjawab pertanyaan tentang asal muasal kita, umat manusia, dan bagaimana kita hadir di Bumi ini. Astronomi adalah disiplin ilmu yang membuka mata kita, memberikan gambaran akan tempat kita di alam semesta, dan merombak cara pandang kita akan dunia. Dahulu, ucapan Copernicus bahwa Bumi bukan pusat alam semesta memicu revolusi. Revolusi yang memaksa agama, sains, dan masyarakat untuk beradaptasi terhadap cara pandang baru tersebut.
Astronomi selalu memberikan pengaruh penting pada sudut pandang kita akan dunia. Setiap kebudayaan mengidentifikasi benda-benda langit dengan dewa-dewa, juga menafsirkan pergerakan benda langit mengarungi angkasa sebagai ramalan kejadian di masa depan. Kini, kita mengenalnya sebagai astrologi, sesuatu yang demikian jauh tercerabut dari fakta-fakta ilmiah dan segala kecanggihan instrumen astronomi terkini. Meskipun demikian, astrologi masih menyisakan sebagian jejaknya dalam astronomi modern. Contohnya adalah nama-nama rasi: Andromeda, sang putri yang dirantai dalam mitologi Yunani, atau Perseus, manusia-setengahdewa yang menyelamatkan Andromeda.
Kini, seiring meluasnya pemahaman kita akan dunia, kita justru mendapati diri dan dunia kita makin terpaut dengan bintang-bintang. Penemuan bahwa unsur-unsur mendasar yang kita temukan pada bintang, dan juga pada gas dan debu yang menyelubunginya, ternyata sama dengan unsur-unsur penyusun sel-sel tubuh kita semakin memperkuat hubungan kita dengan alam semesta. Hubungan ini menyentuh kehidupan kita, dan mungkin rasa takjub yang timbul karenanya merupakan alasan bahwa gambar-gambar indah yang kita dapatkan dari astronomi sangat digandrungi dalam kebudayaan masa kini.
Mencari jawaban pertanyaan-pertanyaan semacam ini adalah bagian mendasar sebagai manusia. Tetapi, di dunia masa kini, bisa memberikan alasan kuat untuk mencari jawabanjawaban tersebut semakin dianggap penting. Sulitnya memaparkan pentingnya astronomi, atau penelitian ilmiah secara umum, disarikan dengan amat baik melalui kutipan berikut:
Dampak positif pengembangan ilmiah dan teknologi dalam astronomi, terutama dalam ranah optik dan elektronik, telah menjadi hal mendasar bagi kehidupan kita sehari-hari, seperti komputer (PC), satelit komunikasi, telepon seluler (ponsel), Global Positioning Systems (GPS), panel surya dan pemindai Magnetic Resonance Imaging (MRI).
Meskipun studi astronomi telah memberikan sumbangsih besar dan nyata terkait moneter maupun teknologi, agaknya aspek terpenting astronomi tidak terukur secara ekonomis. Astronomi telah dan senantiasa merombak pemikiran kita dalam skala global. Umat manusia terdahulu telah menggunakan astronomi untuk menghitung waktu, menandai musim, dan mengarungi samudra luas. Sebagai salah satu ilmu pengetahuan tertua, astronomi adalah bagian sejarah dan akar setiap kebudayaan. Astronomi menggugah manusia melalui gambargambar ciamik dan menjanjikan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan besar manusia. Astronomi menjadi jendela bagi umat manusia untuk menyelami keluasan dan kerumitan alam semesta, mengingatkan manusia akan tempatnya di alam semesta dan membantu memunculkan rasa memiliki dan rasa bangga atas planet yang kita tempati bersama.
Beragam publikasi di AS (National Research Council, 2010) dan Eropa (Bode et al., 2008) mengindikasikan bahwa kontribusi utama astronomi tidak terbatas pada lingkup penerapan teknologi dan medis (transfer teknologi, lihat di bawah). Astronomi juga memberikan suatu sudut pandang unik yang memperluas cakrawala kita dan membantu membuka mata kita akan kebesaran alam semesta, dengan kita semua di dalamnya. Dalam tingkatan yang lebih tinggi, astronomi juga dapat membantu kita mempelajari langkah-langkah yang diperlukan untuk memperpanjang keberlangsungan spesies kita, umat manusia. Sebagai contoh, kita perlu mempelajari pengaruh aktivitas Matahari atas iklim Bumi dalam jangka panjang, dan bagaimana perubahannya akan memengaruhi cuaca, muka air laut, dll. Hanya studi tentang Matahari dan bintang secara umum yang akan membantu kita memahami proses tersebut secara menyeluruh. Selain itu, pemetaan pergerakan seluruh objek di Tata Surya memungkinkan kita memprediksi peluang datangnya ancaman dari angkasa luar ke Bumi kita. Kejadian semacam itu dapat menyebabkan perubahan besar bagi seluruh dunia, yang ditunjukkan secara jelas ketika sebuah meteor meledak di atas kota Chelyabinsk, Rusia pada tahun 2013.
Dalam tataran pribadi, mengajarkan astronomi kepada generasi muda juga memberikan nilai yang luar biasa. Murid-murid yang terlibat dalam aktivitas edukatif terkait astronomi telah terbukti lebih berminat untuk melanjutkan karier di bidang IPTEK, dan mereka akan senantiasa menyimak penemuan ilmiah terbaru (National Research Council, 1991). Hal ini tidak hanya menguntungkan bagi bidang astronomi, tetapi juga bagi berbagai bidang lain.
Astronomi adalah salah satu bidang ilmu pengetahuan yang terkait langsung dengan masyarakat. Tidak hanya menembus sekat negara, tetapi astronomi juga aktif mempromosikan kerjasama internasional. Dalam tulisan di bawah ini, kami menjabarkan bagaimana astronomi telah memberi dampak nyata bagi beragam bidang lain.
Pada tahun 2009, Willard S. Boyle dan George E. Smith dianugerahi Hadiah Nobel Fisika atas pengembangan suatu peranti yang selanjutnya digunakan secara luas dalam industri. Sensor untuk pengambilan citra yang dikembangkan untuk mengambil citra astronomis, dikenal sebagai Peranti Muatan-berpasangan atau Charge Coupled Devices (CCD), pertama kali digunakan dalam astronomi pada tahun 1976. Dalam beberapa tahun, peranti baru ini bukan saja menggantikan penggunaan film pada teleskop, tetapi juga pada kamera saku, kamera ramatraya (webcam), dan telepon seluler. Perkembangan dan popularitas CCD ini tak lepas dari upaya NASA untuk menggunakan teknologi CCD supersensitif pada Teleskop Ruang Angkasa Hubble (Kiger & English, 2011).
Dalam bidang komunikasi, perkembangan astronomi radio telah memunculkan banyak alat, gawai, dan metode pengolahan data. Banyak perusahaan komunikasi sukses pada awalnya dirintis oleh astronom radio. Bahasa pemrograman FORTH pada awalnya dibuat untuk mengoperasikan teleskop radio 11-meter milik Observatorium Kitt Peak, kemudian menjadi cikal-bakal sebuah perusahaan dengan keuntungan besar (Forth Inc.). Bahasa tersebut kini digunakan oleh FedEx untuk layanan pelacakan barang kiriman di seluruh dunia.
Sejak dikembangkannya teleskop berbasis luar angkasa, perolehan informasi untuk pertahanan telah bergeser dari teknik-teknik berbasis tanah ke teknik berbasis udara maupun luar angkasa. Satelit pertahanan pada dasarnya adalah teleskop yang diarahkan ke Bumi serta menggunakan teknologi dan peranti keras yang sama dengan satelit astronomis.
Selain itu, pengolahan citra satelit menggunakan peranti lunak dan metode pengolahan data yang juga digunakan pada citra astronomis. Beberapa contoh spesifik pengembangan dalam bidang astronomi yang digunakan dalam bidang pertahanan dapat dilihat dalam daftar di bawah ini (National Research Council, 2010):
c80f0f1006