Download Peta Jenis Tanah Shp !!LINK!!

0 views
Skip to first unread message

Kirsten Looby

unread,
Jan 25, 2024, 12:17:07 AM1/25/24
to razzfipebo

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan informasi menyeluruh kepada masyarakat di Kecamatan Cendana mengenai potensi lahan setempat untuk perkebunan kelapa sawit. Masyarakat diharapkan mampu mengidentifikasi wilayah-wilayah mana yang cocok dijadikan perkebunan sawit. Wilayah-wilayah mana yang cocok dijadikan perkebunan sawit berdasarkan interpretasi peta jenis tanah. Langkah yang ditempuh dalam memecahkan masalah pada kegiatan ini adalah sebagai berikut: a) melakukan kerjasama dengan Instansi terkait di Kecamatan Cendana Kabupaten Enrekang, yakni Kepala Kecamatan serta tokoh masyarakat dan para warga setempat dalam pengenalan penggunaan lahan yang ada di Kecamatan Cendana, b) melakukan kegiatan pendataan dan pengenalan dalam mengidentifikasi beberapa permasalahan penggunaan lahan yang terdapat di sekitar wilayah penelitian, agar mampu disinergiskan dengan tujuan atau sasaran dari pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat, c) melakukan praktik aplikasi peta tematik, dalam hal ini peta jenis tanah, untuk keperluan identifikasi wilayah berpotensi untuk perkebunan kelapa sawit. Hasil yang diperoleh dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa ada sebagian besar lahan berpotensi cocok untuk budidaya kelapa sawit di Kecamatan Cendana Kabupaten Enrekang. Lanjut pada beberapa data yang menunjukkan bahwa pengetahuan masyarakat masih sangat kurang mengenai potensi lahan terhadap perkebunan kelapa sawit. Hal tersebut ditunjukkan dengan jumlah dan luasan lahan perkebunan kelapa sawit yang sedikit terdapat di Kecamatan Cendana, kondisi lahan yang tidak terawat baik meskipun sudah ditanami kelapa sawit. Masyarakat melalui pemerintah setempat, diberikan pengetahuan melalui aplikasi peta tematik jenis tanah dalam mengidentifikasi lahan berpotensi untuk perkebunan kelapa sawit. Meskipun kegiatan ini hanya sebatas pada identifikasi sebagai tahap awal, diharapkan selanjutnya dilakukan penelitian melalui parameter fisik, kimia, dan biologinya secara mendalam.

download peta jenis tanah shp


Downloadhttps://t.co/guFgnGlk9g



Penggunaannya silahkan buka di software SIG, query dulu ke COUNTRY = INDONESIA. Khusus untuk Indonesia, jumlah row atau barisnya ada 1.166, yang jika disederhanakan di Indonesia terdapat 101 unit tanah versi FAO, dan untuk jumlah sub group tanahnya ada 44 jenis. Dari 1.166 row ada 22 di antaranya yang null yaitu tubuh air/water (WR) dan no data (ND).

Selain kode group dan sub group tanah, di unduhan tersebut ada tabel BasicFilesSC.xls, di dalamnya berisi karakteristik dari masing-masing unit tanah (FAOSOIL). Sama seperti readme.doc, save as file tersebut sebagai file .csv, hilangkan baris dan kolom pertama yang kosong atau anda bisa mendownloadnya di sini.

Lalu join lagi dengan DSMW.shp, yaitu antara field FAOSOIL dengan field Mapping Unit Name pada file BasicFilesSC.csv. Field-field di dalam BasicFilesSC.xls itu berisi 9 field antara lain Mapping Unit Name, tekstur tanah, dominant soil, dan topografinya. Hasil join bisa terlihat seperti gambar di bawah ini ketika di klik. Bagi member Lintasbumi anda bisa mendownload DMSW yang sudah lengkap tersebut dengan request per provinsi sesuai kuota keanggotaan yang tersedia.

Kabupaten Bantul mempunyai tujuh jenis tanah yaitu tanah Rendzina, Alluvial, Grumosol, Latosol, Mediteran, Regosol, dan Litosol. Jenis tanah Regosol merupakan jenis tanah yang dominan di wilayah Kabupaten Bantul. Jenis tanah ini tersebar pada Kecamatan Kasihan, Sewon, Banguntapan, Jetis, Bantul, dan Bambanglipuro. Tanah Regosol adalah tanah yang berasal dari material gunung berapi, bertekstur (mempunyai butiran) kasar bercampur dengan pasir, dengan solum tebal dan memiliki tingkat kesuburan rendah. Tanah Litosol berasal dari batuan induk batugamping, batupasir, dan breksi/konglomerat tersebar di Kecamatan Pajangan, Kasihan, dan Pandak. Tanah Mediteran berasal dari batugamping karang, batugamping berlapis, dan batupasir tersebar di Kecamatan Dlingo dan sedikit di Sedayu. Tanah Latosol berasal dari batuan induk breksi tersebar di Kecamatan Dlingo, Imogiri, Pundong, Kretek, Piyungan, dan Pleret. Tanah Grumosol berasal dari batuan induk batugamping berlapis, napal, dan tuff terdapat di Kecamatan Sedayu, Pajangan, Kasihan, Pandak, Sanden, Bambanglipuro, dan Srandakan.

Dilansir dari buku Pendalaman dan Pemantapan Materi Ilmu Pengetahuan Sosial (2022) oleh Fritz Hotman, peta yang menggambarkan kenampakan tertentu di permukaan Bumi disebut peta tematik atau peta khusus.

Peta tanah adalah sebuah peta yang menggambarkan variasi dan persebaran berbagai jenis tanah atau sifat-sifat tanah (seperti pH, tekstur, kadar organik, kedalaman, dan sebagainya) di suatu area.[1] Peta tanah merupakan hasil dari survey tanah dan digunakan untuk evaluasi sumber daya lahan, pemetaan ruang, perluasan lahan pertanian, konservasi, dan sebagainya.[2] Dalam peta tanah, terdapat data primer yang merupakan hasil dari pengukuran langsung di lapangan dan data sekunder merupakan hasil dari perhitungan dan/atau perkiraan berdasarkan data yang didapatkan di lapangan. Contoh data sekunder yaitu kapasitas produksi tanah, laju degradasi, dan sebagainya.

ffe2fad269
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages