Dijamanmodern saat ini kemajuan teknologi khususnya teknologi informasi berkembang dengan pesat. Perkembanganini sejalan dengan kemajuan teknologi komputer dan jaringan komputer yang menghubungkan user ke seluruh dunia yang lebih disingkat internet. Untuk Local Area Network atau sistem jaringan komputer local saat ini sudah menjadi sistem yang wajib dibangun oleh perkantoran modern untuk membantu kelancaran tugas- tugas komputerisasi dan komunikasi. Oleh karena itu maka kualitas sumber daya manusia dalam membangun suatu system jaringan menjadi sangat diperlukan. Jaringan komputer yang ada pada Balai Pelatihan dan Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi ( BPPTIK ) adalah topologi star. Secara umum ketersedian jaringan di Balai Pelatihan dan Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi ( BPPTIK ) sudah cukup baik hanya saja masih bebasnya akses situs media sosial yang tidak ada kaitannya dengan pekerjaan.
Pratama, I Putu Agus Eka.2014. Handbook Jaringan Komputer. Bandung : Informatika
Komputer, Wahana. 2010. Cara Mudah Membangun Jaringan Komputer dan internet. Jakarta: Mediakita.
Madcom. 2010. Pengenalan Sistem Jaringan Untuk Pemula. Yogyakarta: CV. Andi offset
Siahaan, K 2006. Teknologi Komuniksi dan Komunikasi. Jakarta. PT. Piranti Darma Kalokatama.
Sukamaji, Anjik. 2012. Konsep Dasar Pengembangan Jaringan dan Keamanan Jaringan. Jakarta: Kawan Pustaka.
Sofana, Iwan.2013. Membangun Jaringan Komputer Untuk Pengguna Windows dan Linux. Bandung: Informatika
Zulhikan, Ahmad. 2010, Topologi Tree-kelebihan dan kekurangan topologi pohon diambil dari: -kelebihan-dankekurangan-topologipohon/(21 Mei 2014)
Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan Quality of Service yang baik bagi seluruh pengguna internet dalam suatu jaringan dengan cara memanajemen bandwidth dengan metode Peer Connection Queue (PCQ) menggunakan Queue Tree. Latar belakang penelitian ini adalah karena sering terjadi pembagian bandwidth yang tidak merata pada setiap user dalam suatu jaringan yang mengakibatkan satu user dapat mengakses internet dengan lebih cepat dan user lain mengakses internet dengan lebih lambat dibanding user lainnya. Dengan menerapkan metode Peer Connection Queue (PCQ) menggunakan Queue Tree, maka setiap user yang mengakses internet akan mendapatkan alokasi bandwidth yang merata. Pengujian menggunakan Mikrotik RouterBoard dengan beberapa komputer yang disambungkan via wired dan beberapa perangkat yang disambungkan melalui jaringan wireless. Hasil penelitian menunjukan bahwa manajemen bandwidth dengan metode PCQ menggunakan Queue Tree memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan tanpa menggunakan PCQ sebab dengan menggunakan PCQ semua user yang tergabung dalam satu jaringan mendapatkan alokasi bandwidth yang sama rata antara satu dan yang lain sehingga pengguna merasa adil. Yang mana artinya Quality of Service yang diberikan oleh penyedia jaringan sudah sangat baik.
3a8082e126