5 Harimau Muda <== Cerita Silat beseri karya SIEKLI [00]

804 views
Skip to first unread message

Nofend St. Mudo

unread,
Feb 12, 2008, 8:47:56 AM2/12/08
to Rant...@googlegroups.com, solok-...@yahoogroups.com

Bagian Pertama : Masa Lalu

 

Prakata

Cerita ini menceritakan tentang petualangan lima orang pemuda yang mewarisi sebuah ilmu silat yang sangat terkenal di kalangan masyarakat Sumatera sampai saat ini yaitu ilmu harimau jadi-jadian, ilmu ini memang memiliki unsur mistiknya. Di jaman pemerintahan raja Adityawarman pada abad 14, beberapa tokoh terkemuka di pemerintahannya mewarisi ilmu ini, di dalam sejarah hal ini memang tidak diungkapkan karena ilmu ini sangat dirahasiakan oleh para pewarisnya.

Yang mewarisi ilmu ini memiliki ciri khas tersendiri, jika ilmu ini di dapat dari pengajaran seseorang maka di dalam kegelapan kadang-kadang yang mewarisinya memiliki mata yang mengeluarkan sinar kehijau-hijauan seperti mata kucing, dan jika ilmu ini didapat dari keturunan maka pewaris tersebut akan bisa dilihat cirinya dengan jelas yaitu tidak mempunyai belahan di bawah hidung/bibir atas.

 

Konon katanya sampai sekarang ilmu ini dan pewarisnya masih ada dan hidup di dalam masyarakat kita, bahkan ada yang bilang mereka hidup dalam sebuah komunitas di hutan yang terletak di kaki gunung Kerinci, tapi benar tidaknya belum ada yang terungkap. Semuanya tetap merupakan misteri dalam kehidupan masyarakat Sumatera dan binatang Harimau tetap di hormati sebagai lambang ilmu silat sakti dari Sumatera.

 

Jilid I : Nagari Batang Kapeh

Kisah ini bermula di daerah Ranah Minang, yang sekarang dinamakan Sumatera Barat, di masa pemerintahan Rajo Adityawarman yang pusat kerajaannya berada di Pagaruyuang. Lebih tepatnya di daerah Painan, Pesisir Selatan, nagari Batang Kapeh ( desa Batang Kapas). Nagari Batang Kapeh ini luas dan dekat dengan laut sehingga kebanyakan dari penduduk di daerah ini mempunyai mata pencaharian sebagai nelayan. Setiap nagari yang ada di wilayah Minangkabau ini diatur oleh seorang wali nagari (lurah) yang membawahi beberapa kepala jorong (ketua RT jaman sekarang) dan mempunyai penasehat yang dinamakan Tungku Tigo Sajarangan yang terdiri dari tokoh agama nagari, cadiak pandai (kaum intelek) dan ninik mamak, mereka inilah yang disebut dengan Karapatan Nagari, keputusan-keputusan nagari selalu merupakan hasil musyawarah dari Karapatan Nagari.

 

Setiap senja menjelang terasa sekali daerah ini sangat indah dengan disirami cahaya matahari yang akan kembali peraduannya di balik laut yang begitu tenang. Suasana damai dan penuh keindahan ini tiba-tiba pecah dengan teriakan-teriakan para nelayan tersebut. Segera saja wali nagari dari nagari (desa) nelayan ini memburu datang ke tempat teriakan-teriakan itu. Ternyata sesampai di sana terlihat banyak orang mengerumuni 2 orang pria yang sedang bergumul di pantai saling tinju meninju dan gigit mengigit, terlihat para pemuda yang lain saling memberi semangat kepada temannya sehingga perkelahian ini menjadi lebih seru.

 

Melihat hal ini sang wali nagari langsung menjadi naik pitam dan berteriak untuk menghentikan kehebohan yang sedang berlangsung tersebut. Teriakan sang wali nagari ini membahana di setiap telinga orang yang ada di sekitar perkelahian tersebut, terlihat secepatnya orang-orang tersebut mengangkat tangan untuk melindungi telinganya dari bentakan sang wali nagari. Dan kedua pemuda yang sedang berkelahi juga otomatis menghentikan perkelahiannya serta buru-buru menutup telinga mereka.

 

Beberapa orang yang ada di sekitar perkelahian tersebut cepat-cepat berusaha menyingkir dan menjauhi arena, walau tetap tidak meninggalkannya. Mereka tahu sebentar lagi mereka akan menjadi saksi kemarahan dari sang wali nagari yang terkenal dengan kegalakannya dan keanehannya dalam menyelesaikan setiap persoalan yang terjadi serta ilmu silatnya yang tinggi.

 

Sedangkan yang masih berani tetap tinggal di luar arena tidak berapa jauh dari kedua pemuda yang berkelahi tadi dan sekarang sedang berusaha berdiri dengan susah payah akibat di sekujur badan terdapat luka dan lembam. Begitu kedua pemuda itu melihat sang wali nagari yang sedang berdiri berkacak pinggang dengan pandangan mata yang dingin memiriskan hati langsung mereka tundukkan kepala dan mata mereka memandang pasir pantai. Sang wali nagari yang terus memandang mereka berdua dengan gemas dan jengkel sekali di dalam hati, karena kejadian perkelahian kedua pemuda ini sudah merupakan yang ke lima kalinya terjadi dalam minggu ini.

 

Persoalan mereka sebenarnya dibilang sepele memang sepele bagi orang lain, tapi bagi pihak terkait merupakan persoalan yang rumit dan menuntut harus ada penyelesaiannya segera. Sambil memandang mereka dengan bengis, sang wali nagari yang bernama Sutan Manenggang Bumi ini atau biasa dipanggil oleh warganya Wali nagari Bumi, memikirkan bagaimana cara yang terbaik menyelesaikannya dan membuat kedua pemuda ini jadi kapok berkelahi lagi. Suasana di sekitar arena menjadi hening tidak ada yang berani membuka suara dan sepertinya semua orang sedang menunggu hukuman mati dari sang wali nagari tersebut. Kedua pemuda itu semakin lama semakin tambah payah kondisinya karena seluruh tubuh terasa sakit dan lutut terasa seperti tahu akibat kelelahan tapi tetap mereka tidak berani beranjak dari posisi mereka karena mereka takut hukuman mereka akan semakin parah jika mereka berani bergerak.

 

Keadaan di tepi pantai tersebut semakin gelap seiring dengan masuknya sang surya ke dalam peraduannya dan buru-buru beberapa nelayan yang ada di sekitar situ membawa lampu-lampu minyak tanah untuk menerangi tempat perkelahian tersebut. Tiba-tiba terdengar sang wali nagari berkata dengan tegasnya ” Kalian sekarang ikut aku ke rumah.” hanya satu kalimat tersebut yang dikeluarkan oleh sang wali nagari lalu dia berbalik pulang menuju ke rumahnya. Tapi bagi kedua pemuda itu akan terasa seperti siksaan kesakitan yang berkepanjangan karena perjalanan dari tepi pantai ke rumah wali nagari mereka itu cukup jauh jika ditempuh dengan jalan kaki dalam kondisi seperti ini.

 

Bersambung…….


No virus found in this outgoing message.
Checked by AVG Free Edition.
Version: 7.5.516 / Virus Database: 269.20.2/1272 - Release Date: 11/02/2008 17:28

Mulyadi

unread,
Feb 12, 2008, 8:14:41 PM2/12/08
to Rant...@googlegroups.com
Tan Mudo, tolong seri nyo dikalua kan tiok hari. Akan ambo copy paste dan file kan untuak dibaco diwakatu senggang.
Samantaro kini ambo simpan sajo dulu.
Bara seri kasadonyo Tan Mudo ???

Best Regards,
Mulyadi

Tenaga bantuan Engineer dari PT.Pusri pada :

Mechanical Dept.
PT. REKAYASA INDUSTRI - Jakarta
Jl.Kalibata Timur I No.36, Jakarta - 12740

Phone : +62-21-7988700 ext. 2215
Fax     : +62-21-7988701
mobile : 08127834825 atau nomor baru 081932450588
email   : mul...@rekayasa.co.id
atau  : mul...@pusri.co.id

 


From: Rant...@googlegroups.com [mailto:Rant...@googlegroups.com] On Behalf Of Nofend St. Mudo
Sent: Tuesday, February 12, 2008 8:48 PM
To: Rant...@googlegroups.com
Cc: solok-...@yahoogroups.com
Subject: [R@ntau-Net] 5 Harimau Muda <== Cerita Silat beseri karya SIEKLI [00]

Sudirman Yan

unread,
Feb 12, 2008, 10:08:32 PM2/12/08
to Rant...@googlegroups.com
Komunitas Silat Indonesia http://silatindonesia.com/ menyelenggarakan diskusi Silat Harimau (Minangkabau) pada tanggal 26 Januari  2008 yang lalu .
Pembicara : Bapak Edwel Yusri Datuk Rajo Gampo Alam
Tempat : Anjungan Sumatera Barat - TMII

Seperti biasa, ditampilkan sejarah, filosofi dan demo jurus/aplikasi silat ini. Acara diarahkan oleh sahabat kita Kisawung selaku Moderator diskusi.

Sedikit latar belakang tentang pembicara, Edwel Yusri Datuk Rajo Gampo Alam, beliau belajar silat sejak usia dini dari kakeknya di kampungnya negeri Balingka, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Kecintaannya terhadap Silek Minang terlihat dari kemauannya mempelajari baik Silek Harimau yang merupakan mainan keluarganya maupun Silek-silek Minang lain dari beberapa Tuo Silek di Ranah Minang.

Adapun aliran-aliran Silek Minang lain yang pernah dipelajari beliau antara lain Silek Silek Sunua, Silek Kumango, Silek Sitaralak, Silek Pakiah Rabun dan Silek Kuciang.
 
Hasil diskusi tersebut beliau menyatakan bahwa belajar silat sesudah selesai mengaji dan
banyak unsur unsur pelajaran yang mengandung nilai-nilai agama dan budaya.
 
Misalnya ada langkah pertama yang berarti ada serangan yang seolah olah dilakukan
oleh seorang ibu kepada anaknya, sehingga serangan tersebut dilakukan dengan menghindar saja dan tidak perlu menangkis apalagi membalas.
Dan jika seseorang mau latihan silat, dia harus mencari guru serta tidak ada istilah
Guru mencari murid.
Saat peragaan terlihat gerakan yang sangat menajubkan dan sangat langka.
Para pesilat yang tampil ternyata tidak ada satupun yang berasal dari Ranah Minang dan mereka sudah pernah tampil di Inggris, Belanda, Jerman, Spanyol dan Perancis.
Ketika ditanya kenapa tidak ada Putra Minang yang latihan, dijawabnya saat beliau
membuka pertama latihan di Tanah Abang banyak Putra Minang yang ikut, tapi
lama kelamaan makin surut dan hanya tinggal pesilat yang non Minang.
Beliau sangat sedih karena putra Indonesia umumnya dan putra Minang khususnya
kurang kemauan untuk mengembangkan satu-satu olahraga dan budaya yang berasal
dari Indonesia (Minang) dan umumnya lebih suka dengan beladiri yang berasal dari
negara asing. Tapi warga negara Asing misalnya  Eropah, Amerika dan Australia sangat
antusias  mempelajarinya, sampai mereka datang ke Jakarta dan juga ada yang langsung
ke Ranah Minang hanya khusus untuk ingin latihan langsung dari sumbernya.
Seperti kita ketahui pemerintah kurang peduli atas pelestarian Pencak Silat ini dan
yang perlu diketahui pemerintah Malaysia sudah mewajibkan sebagai olahraga kebangsaannya serta Pencak Silat diwajibkan untuk dipelajari dari tingkat sekolah dasar
sampai perguruan tinggi.
Kalau kita biarkan, nantinya bisa kita akan belajar silat keluar negeri atau Malaysia
meclaim bahwa Pencak Silat adalah milik mereka.
Bagaimana dengan PEMDA SUMBAR khususnya dan Pemerintah Indonesia untuknya untuk menyikapi ini?
 
Wassalam
Sudirman Yan
Maintenance Dept
PT.EDS MANUFACTURING INDONESIA
Jalan Raya Serang KM.24, Balaraja-Tangerang
Banten
Telepon 021 5951535


Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.

Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages