|
SURABAYA, SO-- Warga Jawa Timur asal
Minangkabau (Sumatera Barat), tumplek blek di Rumah Gadang Minangkabau,
Jalan Gayung Kebonsari No. 64 Surabaya. Acara yang dihelat oleh Pengurus
Gebu Minang Wilayah Jawa Timur ini, Minggu (2/10), dimulai pukul 09.00
WIB. Acara bertajuk Halal Bi Halal Keluarga Besar Gebu Minang Jawa Timur
itu, dihadiri secara khusus oleh Ketua DPRD Kota Surabaya, Drs H Wisnu
Wardhana, MM dan Walikota Surabaya diwakili oleh Kepala Kebersihan dan
Pertamanan Kota Surabaya, Ir Hidayat Syah, MM. Kemeriahan Rumah Gadang
Minangkabau ini disemarakkan acara Musik KIM (Kesenian Irama Minang)
yang khusus didatangkan dari Kota Padang.
Acara ini diisi pula dengan panggung
hiburan musik dan tari-tarian khas Minang dari para pemuda pemudi yang
tergabung dalam Ikatan Pemuda Pemudi Gebu Minang Jawa Timur. Selain itu,
Bazaar Khas Minang baik berupa makanan seperti Sate, Soto, Martabak
Kubang, Lamang Tapai dari para pengusaha makanan Minang di Jawa Timur
dan sejumlah sponsor acara.
Hadir juga dalam acara itu, sejumlah
tokoh Minang di Jawa Timur, mereka tersebut diantaranya adalah Ketua
Umum Gebu Minang Jawa Timur pertama, Dr H Syaferial Sabirin, Prof DR
Taslim Ersam, H Azwir Thamin, Ketua IKM Sehati Malang, DR dr H Achdiat
Agoes, dan sejumlah tokoh tua. Dalam acara Halal Bi Halal di Rumah
Gadang Minangkabau ini, hadir sejumlah organisasi atau ikatan keluarga
Minang yang tergabung dalam Gebu Minang Jawa Timur, Yan hadir
menyemarakkan acara tahunan ini. Diantaranya dari Kota Malang, Madiun,
Caruban, Jember, Banyuwangi, Bojonegoro, Tuban, Sidoarjo dan Surabaya.
Ketua Panitia Pelaksana Halal Bi
Halal Keluarga Besar Gebu Minang Jawa Timur, DR. Ir H Sumarzen Marzuki,
MMT mengungkapkan pada www.sumbaronline.com, hari ini, Jumat (7/10),
bahwa tradisi tahunan ini sudah merupakan agenda rutin setiap selesai
Ramadhan atau Hari Raya Idul Fitri, dimanfaatkan untuk bisa
bersilaturrahim antar sesama warga Jawa Timur asal Minangkabau, Sumatera
Barat.
Diungkapkannya, bahwa acara ini
terbuka untuk umum dan gratis alias tidak dipungut biaya bagi siapa saja
yang ingin hadir. Baik mereka yang asli dari Sumatera Barat, maupun
yang tidak ada asal usulnya dari Minangkabau, namun peduli dan suka
dengan Gebu Minang Jawa Timur.
Ketua Umum Gebu Minang Wilayah Jawa
Timur, Ir Firdaus HB mengungkapkan bahwa momentum acara Halal Bi Halal
ini selain untuk mempererat rasa Ukhuwah Islamiyah sesama warga Jawa
Timur asal Sumatera Barat, juga ingin dimanfaatkan untuk
mensosialisasikan rencana akan digelarnya Musyawarah Wilayah (Muswil)
Gebu Minang Wilayah Jawa Timur yang menurut rencana bakal digelar pada
bulan Desember 2012 di Surabaya. "Karena itu adalah akhir masa periode
kepengurusan kami," ujar Firdaus yang juga Ketua Umum Forum Pembauran
Kebangsaan Jawa Timur.
Disamping itu nantinya seluruh
perantau Minang di Jawa Timur untuk ikut memikirkan bagaimana
menyelesaikan pembangunan Rumah Gadang ini. Dan yang jelas Gebu Minang
Jawa Timur ingin mengembangkan semua potensi yang ada diantara kita,
guna menyelesaikan segala seuatu yang belum terselesaikan. Barek samo
dipikua ringan samo dijinjiang. Selain itu, menata kembali kinerja
lembaga Gebu Minang Jawa Timur yang belum dapat memenuhi keinginan semua
warga Jawa Timur asal Minangkabau ini.
Sementara Ketua DPRD Kota Surabaya,
Drs H Wisnu Wardhana , MM dalam sambutannnya menyampaikan terima kasih
atas undangannya dan mengapreasiasikan selamatnya kepada warga Surabaya
yang juga berasal dari Minangkabau - Sumatera Barat atas kepeduliannya
terhadap Kota yang juga telah resmi menjadi Kota Kembar (sister city)
dengan Kota Padang.
Perkenalannya dengan orang
Minangkabau di Surabaya diawali dengan pertemuannnya dengan Ir Firdaus
HB, yang telah banyak berkontribusi dengan pembangunan di Kota Surabaya.
Atas keterlibatan Ir Firdaus HB bersama PT Kumala Wandira yang telah
berkarya nyata dengan sejumlah proyek, disamping itu telah
memberangkatkan 3 siswa berprestasi dari keluarga tidak mampu untuk
disekolahkan ke luar negeri untuk tingkat perguruan tinggi.
Sedangkan dengan DR Ir H Sumarzen
Marzuki, MMT, dirinya adalah warga satu RW. Sehingga saling mengenal
salah seorang petinggi di PT Terminal Peti Kemas Surabaya ini. "Ini
adalah kali pertama saya bisa bersilaturrahim langsung dengan warga Kota
Surabaya dan Warga Jawa Timur asal Minang di Rumah Gadang ini," ujar
Manager Persebaya ini.
Keterlibatan warga kota Surabaya
asal Minangkabau, sangat diharapkan untuk dapat menumbuhkembangkan Kota
Surabaya untuk jadi lebih baik. Kata nasehat yang sering didengungkan
orang Minang di rantau, "Dima Bumi Dipijak, Disinan Langik
Dijunjuang...". Merupakan salah satu bentuk "kepedulian" orang rantau
dimana tempat mereka berdomisili. Sehingga umumnya orang Minang di
rantau, dipastikan dapat bergaul dan bersosialisasi dengan warga
setempat.
Dalam acara Halal Bi Halal Keluarga
Besar Gebu Minang Jawa Timur ini, diisi dengan sejumlah tarian, seperti
tari Pasambahan dan Tari Indang (Badindin). Sejumlah lagu Minang juga
menambah ramai suasana. Setelah acara seremonial, dilanjutkan dengan
Hiburan Musik KIM dari YUMA Entertainment. Pemain KIM khusus didatangkan
dari Kota Padang. Sebanyak 15 buah hadiah, habis dibagikan kepada
pemenang permainan yang butuh ketelitian dan kecepatan ini.
Pemenang hadiah sepeda motor
sumbangan Gubernur Jawa Timur ini jatuh ketangan Eddy Djaharuddin, salah
seorang pengurus di Gebu Minang Jawa Timur juga.
Untuk meramaikan acara ini, panitia
menggelar hiburan Musik KIM dan semua hadiah disiapkan oleh panitia.
Panitia beruntung mendapatkan satu unit sepeda motor Yamaha Vega ZR yang
merupakan sumbangan dari Gubernur Jawa Timur DR H Soekarwo yang akrab
dipanggil Pakde Karwo.
Dijelaskan lebih lanjut, door prize
untuk acara satu hari penuh itu, terdiri dari satu unit Sepeda Motor,
Lemari Es 2 Pintu, HP, VCD, Magig Jar, Pemanggang roti, Kipas Angin,
Uang tunai dari Bank Mega Syariah.
"Setidaknya setiap ada acara Musik
KIM di Rumah Gadang, keramaiannya tidak berkurang, meski sampai malam
hari," kata Ketua Panitia Pelaksana Halal Bi Halal 1432 H, DR Ir H
Sumarzen Marzuki, MMT.
Hingga kini, Gebu Minang Jawa Timur
telah 3 kali menggelar acara hiburan Musik KIM ini. Dan selalu sukses
dalam menghimpun dan mempertahankan keramaian Rumah Gadang Minangkabau
Surabaya, hingga akhir acara. Dimana mulai pagi hingga pukul 21.30 WIB.
Dan, keluarga besar Gebu Minang Jawa Timur pun puas dengan hiburan khas
ini. Dilaporkan : Delfri
|