Catatan Rosihan Anwar mengenai akhir Dahlan Djambek

625 views
Skip to first unread message

andi ko

unread,
Mar 1, 2011, 7:39:52 AM3/1/11
to RantauNet

Catatan Rosihan Anwar mengenai akhir Dahlan Djambek


Mengenai matinya Dahlan Djambek, di jakarta di kalangan politisi Islam tersiar fersi banhwa Dahlan Djambek pada tanggal 10 September  lalu mengirim surat kepada Kolonel Suryosumpeno.  Disitu ia menerangkan pendiriannya ia tidak  hendak menyerah. Ia berkeberatan sekali mengangkat sumpah menyatakan setia kepada UUD 1945, kepada Manipol Usdek dan terutama kepada Pemimpin Besar Revolusi  Bung Karno. Sebagai seorang Islam ia memegang pendirian ia hanya dapat bersumpah menyatakan setia hanya kepada Tuhan dan tidak kepada manusia karena perbuatan itu “syirik”. Oleh karena itu, tulis Dahlan Djambek, biarlah ia ditangkap saja oleh APRI lalu di bawa ke depan Mahkamah Pengadilan kemudian kalau didapati bersalah kemudian dihukum setimpal.


Pendirian Dahlan Djambek yang telah diberitahukannya kepada pihak penguasa setempat tidak disukai oleh alat negara yang bertugas di Sumatera Barat, maka guna tidak memperpanjang-panjang lagi persoalan, maka dikirimlah satu peleton ketempat persembunyian Dahlan Djambek dan ditempat itu dia ditembak mati.


Satu versi lain mengatakan dia ditembak oleh OPR dan OPR ini telah di ilfiltrasi oleh orang-orang kumunis. Sampai dimana tingkat kebenaran ini, saya tidak dapat memastikannya. Toh saya mencatatnya siapa tahu ada gunanya sebagai referensi  bagi penyelidikan sejarah dimasa datang.

 

Rosihan Anwar, Sukarno, Tentara, PKI, Segitiga Kekuasaan Sebelum Prahara Politik 1961-1965, Pengantar Salim Said, Yayasan Obor Indonesia, Jakarta, 2006, Halaman 68-69


(http://books.google.co.id/books?id=-X4wccKiXLAC&pg=PA69&lpg=PA69&dq=Dahlan+Djambek&source=bl&ots=T8RXYnRBsP&sig=imSymOsmOEstgYjkk3ak67blE4g&hl=id&ei=X-NsTc1ti-qtB9j7kfsG&sa=X&oi=book_result&ct=result&resnum=3&ved=0CCIQ6AEwAjgK#v=onepage&q=Dahlan%20Djambek&f=false)

sjamsir_sjarif

unread,
Mar 1, 2011, 10:01:59 AM3/1/11
to rant...@googlegroups.com
Ironiknya, walaupun setengqah abad telah berlalu,
pembunuhan brutal tidak berperi kemanusiaan itu,
tidak pernah diusik-usik para Petinggi HAM yang seru ...
--Nyit Sungut

wannofri samry

unread,
Mar 1, 2011, 9:15:32 PM3/1/11
to rant...@googlegroups.com
Ribuan rakyat mungkin juga mati ditembaki atau kena tempak saat peristiwa PRRI, ini ada faktanya, cuma kita tidak bia mendapatkan jumlahnya. banyak buku tidak pernah menyinggung kebritalan di pihak PRRI. Kalau ada embuat buku bagus juga dimasukkan satu kisah kekerasan oleh tentara PRRI di Sumatra Barat terhdap rakyat sipil. hanya untuk melihat keseimbangan sejarah saja. Sebab saya mendapat satu sumber, dan jg dapat cerita. 

WNS

--- On Tue, 3/1/11, andi ko <andi....@gmail.com> wrote:
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/

andiko

unread,
Mar 1, 2011, 11:47:58 PM3/1/11
to rant...@googlegroups.com
Silahkan ditulis mamak, dan kami tunggu tulisan dimaksud untuak segera dimasuakkan ka draft buku yang sadang di komandani dek mamak AI ko

Salam

andiko

asmun sjueib

unread,
Mar 2, 2011, 1:24:55 AM3/2/11
to rant...@googlegroups.com, M.C. Baridjambek
FYI udk.
Asmun

--- Pada Sel, 1/3/11, andi ko <andi....@gmail.com> menulis:
--
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages