Ribuan Umat Ziarahi Makam Syekh Burhanuddin

67 views
Skip to first unread message

Nofend St. Mudo

unread,
Feb 22, 2012, 5:19:48 PM2/22/12
to RN - Palanta RantauNet
Kamis, 23 Februari 2012 04:21 WIB

PADANGPARIAMAN--MICOM: Sedikitnya 400 ribu peziarah berasal dari berbagai daerah mengunjungi Makam Syekh Burhanuddin di Ulakan, Kabupaten Padangpariaman, Sumatra Barat setiap tahun dalam kegiatan Basyafa dan wisata religius.

"Apabila penyelenggaraannya ditingkatkan menjadi event nasional, akan mendatangkan efek ganda terhadap peningkatan pendapatan
masyarakat," kata Bupati Padangpariaman Ali Mukhni di Padangpariaman, Rabu (22/2).

Tradisi Basyafa salah satu kegiatan daerah yang telah mengglobal dan tidak dimiliki oleh kabupaten atau kota lain di Sumatra Barat.

Ia menjelaskan, pengembangan wisata religius di kawasan makam itu sangat potensial antara lain karena tata ruang dan posisinya yang sangat strategis.

Lokasi makam, katanya, mudah dijangkau karena dekat dengan Bandara Internasional Minangkabau sehingga memudahkan wisatawan untuk ikut serta meramaikan setiap event yang diselenggarakan. (Ant/OL-11)

http://m.mediaindonesia.com/index.php/read/2012/02/23/300470/293/14/_Ribuan_Umat_Ziarahi_Makam_Syekh_Burhanuddin_

Wassalam
Nofend | 35-L | Cikasel

Sent from Pinggiran JABODETABEK®

dedi yusmen

unread,
Feb 23, 2012, 3:56:39 AM2/23/12
to rant...@googlegroups.com
Tradisi Basyafa
 
Basyafa atau Basapa adalah sebuah ritual dalam bentuk ziarah secara serentak ke  makam Shaikh Burhanudin di Padang Sigundi Ulakan - Pariaman. (Fathurahman, 2008).  Shaikh Burhanudin adalah tokoh ulama tarekat Syattariyah di Sumatera Barat yang berjasa menyebarkan tarekat ini khususnya dan Islam pada umumnya.
 
Dalam setiap tahunnya, ziarah bersama ini dilakukan pada hari Rabu setelah tanggal 10 Safar, karena jatuh pada bulan Safar maka dinamakan lah kegiatna itu Basapa (Bersafar). Penentuan Basapa ini terkait dengan hari yang diyakini sebagai tanggal wafatnya Shaikh Burhanudin Ulakan, yaitu 10 Safar 1111 H/1691 M.
 
Tradisi ziarah pada hari meninggalnya Shaikh tarekat atau ulama setempat ini kalau di Jawa terkadang dinamakan 'Haul', namun yang mengkhususkan waktu dan sudah menjadi tradisi seperti kegiatan Basapa ini memang tidak banyak.
 
Menilik Tahun meninggalnya Sheikh Burhanudin, yang merupakan bukti perkembangan Tarekat dan sekaligus Islam di Sumatera Barat pada awalnya dikembangkan oleh ulama-ulama Tarekat, Dari Sejarah perkembangannya diceritakan (Faturrahman, 2008) melalui tarekat ini Islam dikembangkan secara damai menggunakan seni dan budaya setempat, salah satu hasil seni dalam pengembangan Islam melalui Tarekat ini adalah Salawat Dulang, yang masih 'eksis' sampai sekarang, serupa  pengembangan Islam oleh Wali Songo  di Jawa  melalui seni rakyat setempat dengan 'wayang' nya.
 
Ziarah ke Makam Shaikh Burhanudin Ulakan, mirip dengan Ziarah ke Makam Wali Songo di Jawa. Alm. Gus Dur sewaktu ke Padang semasa menjabat sebagi Presiden menyempatkan diri berziarah ke makam Shaikh Burhanudin ini. Pada satu kesempatan diskusi dengan salah seorang 'anak muda' yang berdarah NU berasal dari Jombang, dimana beliau juga berkesempatan berziarah ke makam Shaikh tsb,  menurut teman ini  Shaikh Burhanudin memmpunyai kaitan dengan guru-guru tarekat Syattariyah di Jawa terutama di pesantren2 yang berbasis NU. Dari disertasi Faturrahman diketahui minimal Shaikh Burhanudin terhubung dengan Pesantren Buntet Cirebon dan Giriloyo di Jogjakarta, melalui Guru utama Shaikh Burhanudin Shaikh Abdurrauf Al-Jawi (Singkil) di Aceh. 
 
Awal abad 19  terjadi perubahan alur pemikiran dan pergerakan Islam ditandai dengan pulangnya tiga Haji terkemuka Minangkabau Haji Miskin, Haji Piyobang dan Haji Sumanik dari Mekah, pemikiran pembaharuan ini  menjadi cikal bakal selanjutnya  gerakan Paderi yang nantinya dikenal dengan Harimau Nan Salapan sebagai Tokoh Utama pergerakan.  Gerakan Pembaharuan Ulama Paderi yang pada dekade berikutnya dilanjutkan oleh Shaikh-Ulama M. Djamil Djambek, Haji Abdullah Ahmad, dan Haji Abdul Karim Amrullah (Ayahanda Buya Hamka, sebagai Salah Satu Tokoh Utama Muhammadiyah).
 
Menariknya, Salah satu Ulama Harimau Nan Salapan, Tuanku Nan Renceh pada awalnya juga merupakan penganut Tarekat Syattariyah dari Jalur Tuanku Nan Tuo Cangkiang - Tuanku Nan Tuo Mansiangan-Shaikh Burhanudin.
 
Dilihat dari Demografi,  Ulama Tradisional (Golongan Tuo)  sebagai salah Titik awal masuknya Islam melalui Pesisir  menyebarkan Islam dari Rantau Tuo (Pesisir) ke Darek,  "Ulama pembaharuan" (Golongan Mudo istilahnya waktu itu)  berpusat di "Darek" yang kemudian menyebarkannya ke Pesisir MInangkabau (Rantau Tuo). Beberapa Ulama waktu itu bersinggungan di kedua golongan ini seperti Tuanko Nan Renceh dan Tuanku Nan Tuo yang sama-sama berasal dari Tilatang Kamang.
 
Kekhawatiran kegiatan Basapa ini cuma satu "jangan menjadi kegiatan syirik"  yaitu dengan mengagungkan kuburan " dengan meminta sesuatu dikuburan". Namun terkadang demi Pendapatan Daerah dengan Bungkus Pariwisata terkadang akidah dikorbankan, yang banyak terjadi dengan ziarah pada makam ulama ini termasuk ziarah makam walisongo di Jawa, dimana dapat  kita saksikan langsung bagaimana umat melakukannya dan masyarakat setempat memanfaatkannya  demi motif  'ekonomi' dalam bingkai ' penghormatan pada ulama'
 
Salam
DY Dt RPNT
 

--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/


Andre Suchitra

unread,
Feb 23, 2012, 5:01:51 AM2/23/12
to rant...@googlegroups.com
Tarimo kasih banyak sharing infonyo Pak.

Andre penasaran juo, baa pulo lah fakta di lapangan, apokah masyarakat kita mengkultuskan dan me-spesial-kan makam tu untuk tempat yg maqbul untuk berdoa. Dan apokah benar masyarakat ndak ado yang syirik berziarah ko.

Mungkin ado dunsanak  sapalanta nan lebih tau?

Andre


2012/2/23 dedi yusmen <dyu...@yahoo.co.uk>

hyv...@yahoo.com

unread,
Feb 24, 2012, 5:55:29 AM2/24/12
to milis rang minang
Salam sanak sadonyo,

Ambo lai berkunjung ke lokasi makam Syeh Burhanudin. Nan tapikia saat itu ialah :
A. Sebagai destinasi wisata rohani sangat memprihatinkan.
Kotor dan tidak terawat. Sampah bertebaran tampa ada gerak hati warga yang mengais rezeki ditempat itu membersihkan lokasi.
B. Tidak ada info yang memadai dari sisi sejarahnya.
C. Tempat kita untuk menumpang shalat juga sangat minim.
D. Jika kita kaitkan dengan tradisi basapa di tempat itu, maka kita tidak bisa menghalangi.

Wassalam,

Evy Nizhamul,
Pomalaa, kolaka
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

From: Andre Suchitra <89.a...@gmail.com>
Date: Thu, 23 Feb 2012 18:01:51 +0800
Subject: Re: [R@ntau-Net] Ribuan Umat Ziarahi Makam Syekh Burhanuddin

ASLIM NURHASAN

unread,
Feb 24, 2012, 6:31:02 AM2/24/12
to Milis M-RantauNet G

Bisuak, Sabtu 25 Februari 2012, Ambo jo Tim basarato Wisatawan dari Kementerian Pembelajaran Malaysia ka bawisata k Makam Baliau;

Ado nan k sato...!?
Salam Ta'zim;
Aslim Nurhasan ST SATI | aslimn...@gmail.com
22BC124D | +62811918886 | www.haragreen.co.id

Date: Fri, 24 Feb 2012 10:55:29 +0000
To: milis rang minang<rant...@googlegroups.com>

marwan_...@yahoo.com

unread,
Feb 24, 2012, 8:39:40 PM2/24/12
to rant...@googlegroups.com
Ass Ww,St Sati hari ko kabawisata ka Pdg ? Selamat manikmati St Sati,Wass. (Marwan Paris,Lk 68th,rang Salayoi Slk,tingga di Jaktim)
Powered by Telkomsel BlackBerry®

From: "ASLIM NURHASAN" <aslimn...@gmail.com>
Date: Fri, 24 Feb 2012 11:31:02 +0000
To: Milis M-RantauNet G<Rant...@googlegroups.com>

ASLIM NURHASAN

unread,
Feb 24, 2012, 8:55:40 PM2/24/12
to Milis M-RantauNet G

www Bapak DT Maruhun Saripado

Sarupo nan patang Ambo lewakan di Palantako, dari patang hariko sampai siang hari Salasa 28 Feb 2012, Ambo ka mangawani 6 (anam) Pejabat Kementerian Pembelajaran Malaysia u/ Survey Program Pertukaran Pelajar berbasis Wisata Nagari Minangkabau nan pernah Ambo sampaikan 5 (limo) taun lalu;

Jalur survey:
(250212 17'30) BIM - Lawang - Bukik - Sangka - Solok - SawahLunto - SungaiPagu - Padang - BIM (280212 14'00)

Mudah2an Salasa patang hari, Ambo bisa langsuang bagabuang jo Bapak Datuak di Padang/Solok ....?; heu9x!
------

Ass Ww,St Sati hari ko kabawisata ka Pdg ? Selamat manikmati St Sati,Wass. (Marwan Paris,Lk 68th,rang Salayoi Slk,tingga di Jaktim) Powered by Telkomsel BlackBerry®

Muchlis Hamid

unread,
Feb 24, 2012, 9:43:30 PM2/24/12
to rant...@googlegroups.com
St Sati,
Jaan lupo maajak makan samba jariang. Rasonyo salero awak jo rang Malayu indak jauh-jauh bana doh.....
Salam,
Muchlis Hamid
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

-----Original Message-----
From: "ASLIM NURHASAN" <aslimn...@gmail.com>
Sender: rant...@googlegroups.com
Date: Sat, 25 Feb 2012 01:55:40
To: Milis M-RantauNet G<Rant...@googlegroups.com>
Reply-To: rant...@googlegroups.com
Subject: Re: [R@ntau-Net] Ribuan Umat Ziarahi Makam Syekh Burhanuddin


ASLIM NURHASAN

unread,
Feb 24, 2012, 9:46:43 PM2/24/12
to Milis M-RantauNet G

InsyaALLAH Pak Muchlis;
Mdh2an lai ndak kalupo, wisata kuliner sarupo nan acok dicariton Sanak Jepe jo Sanak Afrijon Ponggok;

Tapi nan pasti, walau melayu darahnyo Minangkabau juo Pak;

"Naluri Darah/Genetika ndak bisa dipadutoi ......"

Salam Ta'zim;
Aslim Nurhasan ST SATI | aslimn...@gmail.com
22BC124D | +62811918886 | www.haragreen.co.id

Muchlis Hamid

unread,
Feb 24, 2012, 10:06:42 PM2/24/12
to rant...@googlegroups.com
Selamat pesta jariaaang


From: ASLIM NURHASAN <aslimn...@gmail.com>
To: Milis M-RantauNet G <Rant...@googlegroups.com>
Sent: Saturday, February 25, 2012 9:46 AM

ASLIM NURHASAN

unread,
Feb 24, 2012, 10:17:12 PM2/24/12
to Milis M-RantauNet G

Santako ado pasan via BBM dari Bapak DT Maruhun Saripdo:

"St Sati,kok laii talakik,silau pulolah di Salayo (Munggu Tanah) ado makam Dt Parpatiah Nan Sabatang."

Tagalenjek pangana,
"koq siriak lo ndak Pak Datuak....!?"
(dalam hati, sambia galak-galak sengeang sorang bantuak rang sedeang, dalam perjalanan manuju soetta)


Salam Ta'zim;
Aslim Nurhasan ST SATI | aslimn...@gmail.com
22BC124D | +62811918886 | www.haragreen.co.id

-----Original Message-----
From: "ASLIM NURHASAN" <aslimn...@gmail.com>
Date: Sat, 25 Feb 2012 02:46:43
To: Milis M-RantauNet G<Rant...@googlegroups.com>
Reply-To: aslimn...@gmail.com
Subject: Re: [R@ntau-Net] Ribuan Umat Ziarahi Makam Syekh Burhanuddin


InsyaALLAH Pak Muchlis;
Mdh2an lai ndak kalupo, wisata kuliner sarupo nan acok dicariton Sanak Jepe jo Sanak Afrijon Ponggok;

Tapi nan pasti, walau melayu darahnyo Minangkabau juo Pak;

"Naluri Darah/Genetika ndak bisa dipadutoi ......"

Salam Ta'zim;
Aslim Nurhasan ST SATI | aslimn...@gmail.com
22BC124D | +62811918886 | www.haragreen.co.id

-----Original Message-----
From: "Muchlis Hamid" <hamid_...@yahoo.com>
Sender: rant...@googlegroups.com
Date: Sat, 25 Feb 2012 02:43:30
To: <rant...@googlegroups.com>
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages