Oct 10, '07 9:55 PM
for everyone
Ahli Fisika dari Mesir bernama DR. Mansour Hassab El Naby berhasil
membuktikan berdasarkan petunjuk Al Qur an (QS As Sajdah:5) kecepatan
cahaya dapat dihitung dengan tepat sama dengan hasil pengukuran secara
ilmu fisika modern (A New Astronomical Quranic Method for The
Determination of The Greatest Speed C,
http://www.islamicity.org/Science/960703A.HTM ).
Berdasarkan QS As Sajdah ayat 5: Dia mengatur urusan dari langit ke
bumi, kemudian (urusan) itu naik kepadaNya dalam satu hari yang
kadarnya adalah seribu tahun menurut perhitunganmu[1190]
Secara jelas ayat tersebut memakai perbandingan bahwa satu hari sama
dengan 1.000 tahun, dihitung dengan cermat ternyata sama dengan
kecepatan cahaya. Pertanyaannya kemudian, petunjuk ayat ini apakah
sebagai penjelas atas petunjuk ayat dalam Al Qur an yang lain? Apakah
kecepatan cahaya merupakan yang paling cepat di jagad raya ini seperti
dugaan manusia sekarang berdasarkan ilmu fisika modern?
Dari beberapa ayat di dalam Al Qur an disebutan bahwa malaikat
mempunyai kecepatan terbang yang sangat cepat. Seperti dalam QS An
NaaziŽaat ayat 3-4
3. dan (malaikat-malaikat) yang turun dari langit dengan cepat
4. dan (malaikat-malaikat) yang mendahului dengan kencang
Juga pada QS Al Mursalat ayat 1-2 dijelaskan bahwa malaikat terbang
dengan kencang atau cepat:
1. Demi malaikat-malaikat yang diutus untuk membawa kebaikan,
2. dan (malaikat-malaikat) yang terbang dengan kencangnya [1537],
Bagaimana malaikat terbang? Malaikat dapat terbang karena memiliki
sayap, ada yang mempunyai 2, 3 atau 4 sayap. Disebutkan pada QS
Faathir ayat 1:
Segala puji bagi Allah Pencipta langit dan bumi, Yang menjadikan
malaikat sebagai utusan-utusan (untuk mengurus berbagai macam urusan)
yang mempunyai sayap, masing-masing (ada yang) dua, tiga dan empat.
Allah menambahkan pada ciptaan-Nya apa yang dikehendaki-Nya.
Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Dari penjelasan tersebut dapat lebih jelas bahwa yang mampu terbang
dengan kecepatan tinggi adalah malaikat. Seberapa cepat terbangnya?
Apakah sama dengan kecepatan cahaya atau berapa kalinya? Dalam QS Al M
aŽaarij ayat 4 secara jelas disebutkan:
Malaikat-malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Tuhan dalam
sehari yang kadarnya limapuluh ribu tahun.[1510]
Petunjuk dalam ayat tersebut sangat jelas bahwa perbandingan kecepatan
terbang malaikat adalah dalam sehari kadarnya 50.000 tahun.
Berdasarkan metode penghitungan yang dilakukan DR. Mansour Hassab El
Naby seperti dalam tulisannya bahwa untuk satu hari yang berkadar
1.000 tahun sama dengan kecepatan cahaya (299.792,4989 km/detik).
Berdasar rumus-rumus dan cara yang sama untuk perbandingan sehari sama
dengan 50.000 tahun dapat diperoleh hasil perhitungan sama dengan 50
kali kecepatan cahaya (14.989.624,9442 km/detik). Kesimpulannya adalah
berdasarkan informasi dari Al Qur an dapat dihitung kecepatan terbang
malaikat dan Jibril yaitu 50 kali kecepatan cahaya! Masya Allah!
Sampai saat ini pengetahuan manusia belum menemukan sesuatu pun yang
mempunyai kecepatan melebihi kecepatan cahaya. Berdasarkan petunjuk Al
Qur an sangat jelas disebutkan bahwa malaikat dan Jibril mempunyai
kemampuan terbang 50 kali kecepatan cahaya. Hal tersebut bisa
dimaklumi karena penciptaan malaikat berasal dari unsur cahaya (nuur).
Suatu saat diharapkan ilmuwan muslim dapat meneliti petunjuk tersebut
dan menjadi penemu yang selangkah lebih maju karena berdasarkan Al
Qur an, kitab suci yang merupakan satu-satunya kitab yang eksak,
berisi kepastian karena merupakan Firman Allah SWT.
Maha benar Allah dengan segala Firman-Nya.
Sragen, 28 Ramadhan 1428 H
L.Farid
Catatan kaki:
[1190]. Maksud urusan itu naik kepadaNya ialah beritanya yang dibawa oleh malaikat. Ayat ini suatu tamsil bagi kebesaran Allah dan keagunganNya.
[1537]. Maksudnya: terbang untuk melaksanakan perintah Tuhannya.
[1510]. Maksudnya: malaikat-malaikat dan Jibril jika menghadap Tuhan memakan waktu satu hari. Apabila dilakukan oleh manusia, memakan waktu limapuluh ribu tahun.
Referensi:
Al Quran Digital,
http://www.alquran-digital.com
Elnaby, M.H., 1990, A New Astronomical Quranic Method for The
Determination of The Greatest Speed C,
http://www.islamicity.org/Science/960703A.HTM
NB: Untuk memahami metode penghitungan DR. Mansour Hassab El Naby,
terlampir file presentasi (ppt) dalam bahasa Indonesia. Silahkan
download dengan klik: Kecepatan Cahaya Menurut Al Qur_an.ppt
http://elfarid.multiply.com/journal/item/276
--
Best regards,
Arnoldison mailto:arn...@spij.co.id
--- On Sat, 8/9/08, defnil <def...@yahoo.com> wrote:
| SELAMAT ULTAH KE 72 PAK SAAF Tak terasa Hari berganti bulan Bulan berganti tahun Hari ini 10 Agustus 2008 Usia bapak genap 72 tahun Selamat Ulang Tahun Bapak Saaf Semoga Panjang Umur Diberi kesehatan lahir dan batin Bertambah bijaksana Bahagia selalu Amin Ya Rabbal Alamin Di rentang waktu setahun ini Kita sering berbeda pendapat Kadang aku berburuk sangka Karena aku curiga Tujuan pribadi ? Tujuan bersama ? Maafkan aku bapak Karena aku manusia biasa Semoga hari esok Lebih baik dari hari ini Bengkulu. 10 Agustus 2008 Hanifah Damanhuri |
"4 Rancak 5 Lamak Bana"
Pak, Saaf, atas nama keluarga besar, saya mengucapkan selamat ulang tahun. Semoga terus melewati hari-hari mendatang dengan penuh optimisme. Wassalam. Indra.
Dari jauah di Subarang Lauik di Baliak Bumi, ambo mangucapkan Happy
Birthday pulo ka Angku Saaf nan semoga sehat dan segar bugar.
Ambo caliak calendar 10 August 1936 tu jatuahnyo Hari Senin samo jo
22 JumadilAwal 1355.
Dietong Hujriyah lah batambah pulo 2 tahun bonus manjadi 74 tahun
kini tu. Sabaleh tahun malabiahi umua Nabi Muhammdad S.A.W. wakatu
baliau maningga (63 tahun).
Salam,
-- Sjamsir Sjarif
Sanra Cruz, CA, USA
--- In Rant...@yahoogroups.com, hanifah daman <iffah62@...> wrote:
>
> SELAMAT ULTAH KE 72 PAK SAAF
>
> Tak terasa
> Hari berganti bulan
> Bulan berganti tahun
> Hari ini 10 Agustus 2008
> Usia bapak genap 72 tahun
> Selamat Ulang Tahun Bapak Saaf
> Semoga Panjang Umur
> Diberi kesehatan lahir dan batin
> Bertambah bijaksana
> Bahagia selalu
> Amin Ya Rabbal Alamin
> ...
Assalamu Alaikum W, W,
Kami (Bundo dan Ayah Rumzy) mengucapkan Selamat Ulang Tahun dan ambo mangamini sagalo do'a2 yang ado tarutamo puisi dari ananda Hanifah Damam. Kalau ambo indak salah iko nan ka 71 yo Pak Saaf, Nampak dek ambo pak Saaf lahia ditahun 1937manjadikan pak Saaf manjadi Sweet Seventy One.
Mohon maaf kalau ambo salah.
Wassalam
|
Bengkulu. 10 Agustus 2008
Hanifah Damanhuri
- Show quoted text -
-----------------------------
Sent by emoze push mail.
| Assalammu alaikum warahmatulLahhi wabarokatuh, Yang Berbahagia dan yang di hormati Pak Doctor Saaf, Saya ucapkan kepada Pak selamat harijadi/ulangtahun ke 72, Semoga Pak Saaf senantiasa sehat wal afiat dan di cucuri rahmat dan rahim Nya. Sumbangan dan kegigihan Pak Saaf yang tidak pernah menurun malah senantiasa segar bugar dalam wacana keMinangkabauan memberi satu tauladan dan i'tibar baik untuk kami generasi muda. Amin. Amin. Ya Rabb ul Alamin. --- On Sun, 8/10/08, hanifah daman <iff...@yahoo.com> wrote: |
From: hanifah daman <iff...@yahoo.com> |
Mencari Pukat si Raja Hutan
HARIMAU Si Raja Hutan keget alang-kepalang. Soalnya koran hari selasa (29/7) terbitan Medan menyuguhkan head line 'PTN Seleksi Mahasiswa Seperti Pukat Harimau, PTS Cemas'.
Entah fitnah dari mana, berani-beraninya bangsa manusia menuduh harimau punya pukat. Padahal Harimau berani sumpah 'biar disambar gledek', ia tak punya pukat.
Masih dalam kebingungannya, Si Raja Hutan bertambah pusing karena yang memakai pukat itu ternyata PTN, Perguruan Tinggi Negeri. Mirisnya, pukat itu dipakai untuk meraup untung, bahasa kerennya fulus. Sebagai Raja Hutan, kewibawaannya telah terinjak-injak.
Lama Harimau merenungkan nasibnya. Sudahlah wilayah kerajaannya banyak yang dijadikan kebun, ada pula yang dibelah jalan aspal, ditambah lagi fitnah karena pukat itu. Seolah-olah hidupnya tidak berarti dan hanya menjadi beban saja. 'Sudah jatuh, tertimpa tangga pula' ratapnya dalam hati.
Di pinggir sungai, tempat biasa ia minum, harimau kembali dalam dunia khayalnya. 'Manusia memang tak berperasaan' katanya bergumam. Sungai itu telah keruh dan airnya pun sudah mengering. Dulu harimau masih bisa berenang disana, sekarang?
Menjelang sore, ia masih di pinggir sungai itu. Namun tak satupun cara yang berhasil ia temukan. Malam, pikirannya semakin ruwet. 'Ah, sepertinya aku harus bertanya pada kancil, binatang itu terkenal cerdas', bisiknya dalam hati.
Tak lama, Si Raja Hutan mengaum. Auman itu auman panggilan. Secepat kilat berkelebat burung Gagak demi mendengar auman itu. 'Ada apa raja?' tanyanya. Si Raja Hutan menjelaskan kerisauan hatinya dan memerintahkan Gagak memanggil Kancil. Segera setelah itu Gagak mengepakkan sayapnya dan berlalu.
Esok harinya, pertemuan antara Harimau dan Kacil berlangsung di kediaman si Raja Hutan, dekat pohon meranti besar yang hampir tumbang termakan usia. Harimau berkeluh kesah panjang lebar kepada Kancil.
'Bagaimana pendapatmu, Ncil?'
'Ya, sebaiknya ada tim pencari fakta terdiri dari binatang-binatang yang loyal pada kerajaan Hutan, Tuanku'
'Lalu?'
Kancil menguraikan strateginya. Gajah akan diperintahkan untuk mengamuk untuk mengalihkan perhatian. Serombongaan semut akan diperintahkan sebagai penyampai pesan, rombongan ini akan dibantu tikus. Sementara, sekeluarga Laba-laba akan membuat sarang dekat PTN. Mereka bekerjasama dalam satu tim dan Kancil akan memimpin sendiri tim itu.
Si Raja hutan hanya mengangguk-angguk mendengarkan penjelasan kancil. Ia lalu bertanya, 'apa yang mesti dilakukan, Ncil?'. Kancil mendekatkan mulutnya pada telinga sang raja, lalu berbisik. Tak ada yang tahu apa yang dibisikkan Kancil, hanya mereka berdua dan Tuhan yang tahu.
***
Berhari-hari masyarakat hutan menanti harap-harap cemas. Kabar berseliweran mengenai tindak-tanduk para gajah yang mengamuk, kota kebanjiran semut dan tikus serta laba-laba yang bergelantungan dekat gedung PTN.
Orang-orang berseragam polisi serta seragam lainnya dikerahkan oleh bangsa manusia untuk mengamankan suasana. Ditengah kebisingan kota masih sempat semut-semut mendengar celetukan 'aman terkendali' atau 'siap, laksanakan'.
Seminggu kejadian itu berlangsung. Di dunia manusia, laporan dan berita dari lapangan berseliweran di koran, majalah, tabloid, tivi dan radio.
Demikian juga dekat pohon meranti besar yang hampir tumbang di dalam hutan. Kancil dan kerabat dekat si Raja Hutan hilir-mudik. Bisik-bisik dalam hutan menyebutkan, kancil berhasil memecahkan teka-teki soal pukat si Raja Hutan.
Pada malam kesebelas di dalam hutan, Harimau memanggil kancil.
'Bagaimana upayamu Ncil?'
'Parah raja, manusia memang licik'
'Maksudmu?'
'Sampai saat ini, laporan semut dan tikus belum memuaskan. Di dunia manusia penuh dengan informasi, tapi informasi mengenai pukat itu susah didapat'
'Lalu?'
'Tenang saja, kami akan terus berupaya'
'Sampai berapa lama lagi? aku sudah tak sabar'
Raja Hutan memperlihatkan taringnya. Kancil menggigil ketakutan.
***
Satu menit, dua menit tiga menit sereterusnya satu jam, dua jam berlalu. Tak ada kabar yang memuaskan si Raja Hutan. Ia terus gelisah mencari jawaban, tapi kepada siapa harus bertanya?
Kancil meringkuk diam di persembunyiannya. Sementara laporan dari lapangan terus-menerus dibawa tikus dan gerombolan semut. Kancil memperhatikan betul laporan dari para petugasnya itu. Sebab, salah-salah info, dirinya bisa jadi santapan si Raja Hutan.
'Ndan Ncil (barangkali maksudnya Komandan Kancil), Gajah sudah kelelahan sementara rombongan laba-laba mulai gerah tinggal di PTN' Semut melaporkan.
Tikus menambahkan kalau ini terus dilanjutkan, takutnya nanti manusia kalap dan menyerang hutan. 'Masyarakat hutan mau tinggal dimana lagi?' tanya tikus kebingungan.
'Baiklah, tarik semua pasukan gajah dan laba-laba kembali ke dalam hutan. Kita buat rapat konsolidasi dengan mereka besok siang. Pasukan semut dan tikus wajib hadir. Kita rapat di tepi air terjun. Ada pertanyaan?' ucap Kancil.
'Baiklah Ndan Ncil. Satu pertanyaan, kenapa rapatnya harus di tepi air terjun? Tak ada binatang yang berani kesana. Kan berbahaya' semut kebingungan.
'Aku tak mau ada yang mendengar hasil rapat kita, hanya kita yang tahu, sebelum laporan pada raja'
Demikianlah, esok siang di tepi air terjun ada segerombolan gajah, laba-laba, tikus dan semut melakukan pertemuan.
Tanpa basa basi, Kancil menyebutkan hasil pertemuan:
1. Bahwa berita di media itu bohong. Berita tersebut hanya permainan politik dunia manusia dan tidak mencampuri kedaulatan masyarakat Hutan, apa lagi menjatuhkan harkat dan martabat Si Raja Hutan.
2. Bahwa tidak ada pukat harimau di PTN. Pukat hanya yang digunakan bangsa manusia untuk menagkap ikan. tidak ada hubunagnnya dengan Harimau.
3. Bahwa Harimau tetap menjadi Raja Hutan dan bebas menentukan politik kebinatangannya.
Gajah, Semut, Tikus dan Laba-laba heran. Mereka kebingungan lantaran mereka belum melaksanakan rapat, tapi hasilnya sudah disebutkan.
'Keputusan rapat tidak dapat diganggu gugat' tegas Kancil
'Tapi Ndan....'
'Tidak ada tapi-tapian. Keputusan ini sudah bulat supaya Raja Hutan senang. Setelah ini tidak ada lagi urusan pukat-memukat, pukat-pukatan, titik! Kalian harus terima keputusan ini untuk menjaga ketentraman masyarakat hutan. Bila ada yang membocorkan rahasia, saya tidak segan-segan mencelakainya. Rapat bubar!'
Kancil berkelebat pergi melaporkan hasil rapat kepada Harimau. Harimau menerima hasil rapat sambil tersenyum-senyum. (Bah, bagaimana pula rupanya kalau Harimau tersenyum?)
***
Urusan tak penting dibuat penting. Kalau bisa dibuat susah, kenapa harus dipermudah. Yang penting laporan beres, urusan proses bisa diatur. Gitu aja kok repot.
Sources: http://syafrizaldi.multiply.com/journal/item/34/Mencari_Pukat_si_Raja_Hutan
Waalaikumsalam w.w. Sanak Jamaluddin Mohyiddin, Sanak Rohad Yulianto, Buya Mas'oed Abidin, Bundo Hayatun, Inyiak Sungut, pak Nofrins, Bung Indra Jaya Piliang, Sanak Madahar, dan Nanda Hanifah,
Agak kaget juga saya -- bercampur senang -- membaca rangkaian postings Sanak, Buya, Bundo, Inyiak, Pak, Bung, dan Nanda yang selain memuat ucapan selamat ulang tahun saya, juga diiringi doa untuk kesehatan saya.
Atas nama seluruh keluarga saya serta atas nama saya pribadi, izinkanlah saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas perhatian kita sekalian terhadap diri saya yang dhoif ini, yang sudah bertambah tua setahun lagi. Walau kadang-kadang sudah mulai terasa akibat bertambahnya umur, namun Alhamdulillah,pada umumnya saya merasa sehat-sehat saja, untuk ikut bersama berkiprah dalam hal-hal yang masih dapat saya kerjakan, untuk Bangsa, Negara, Agama Islam, dan Minangkabau.
Sudah barang tentu dalam kegiatan saya 'berminang-minang' selama ini tidak seluruhnya sikap, perilaku, dan perbuatan saya dapat diterima oleh kita sekalian. Untuk itu menjelang memasuki tahun baru dalam usia saya yang sudah mulai lanjut ini, saya memohonkan diperbanyak maaf, baik lahir maupun bathin.
Semoga Allah s.w.t menganugerahkan Rahmat, Taufik, Hidayah, dan InayahNya bagi kita semua.
Wassalam,
Saafroedin Bahar (L, masuk 72 th, Jakarta)
Alternate e-mail address: saaf...@gmail.com --- On Sun, 8/10/08, jamaludin mohyiddin <jmohy...@yahoo.com> wrote: |
From: jamaludin mohyiddin <jmohy...@yahoo.com> |
|
|
|
Johannesburg,
Zulkarnain Kahar, 49th
| umua pak Paaf pas bana jo tahun lahie ambo, salamai ulang tahun pak. waasalam, |
AslmWrWb
--- In Rant...@yahoogroups.com, "H Masoed Abidin bin Zainal Abidin
Abdul Jabbar" <buyamasoedabidin@...> wrote:
>
> Assalamu'alaikum Wa Rahmatullahi wa Barakatuh,
> Pak Saaf Yth,
>
> Alhamdulillah,
> kalimat terindah,
> yang bisa diucap lidah,
> kini ketika bilangan tahun bertambah,
>
Assalamulaikum wr wb
Selamat Ulang Tahun Pak Saaf
Dalam Usia Kepala 7 Pak Saaf masih terus Aktif dan Berbuat demi orang banyak…
Tak semua orang sanggup melakukan itu
Sementara kami yang muda ini kadang hanya pandai memprotes, mendemo, mencemeeh saja, perbuatan belum seberapa, bicara saja yang banyak.
Mudah-mudah bisa kami tiru yang baik dari Pak Saaf.
Selamat Ulang Tahun Pak, Insya Allah dilancarkan semua yang jadi kehendak.
Wassalm
Dedi Yusmen
| Alaikum salam, Tarimo kasih Nyiek Sunguik, Hari ko buya di Bukiktinggi, maranuang baliek 73 tahun nan lalu, kutiko mandeh bagadang ati, manarimo anugerah anak lah laie, 11 Agustus 1935, di pagi subuah di surau lakuak, di kotogadang namo nagari, ayah pulo nan mambari namo, masoed dari sa'adah aratinyo bahagia salamonyo. Kini...., ayah jo bundo alah tiado, Ya Allah ampuni baliau baduo, Jadikan Jannah tampek tingganyo, ampuni ambo ya Allah, alun tabaleh joso ayah jo bundo.... Alhamdulillah jo tarimo kasih, dari inyiek sunguik, hambo ciek Moga Allah beri kesempatan selalu, berbuat untuk urang banyak, demi mencari redhaNYA semata. Amin, Wassalam BuyaHMA |
--- On Sun, 8/10/08, hambociek <hamb...@yahoo.com> wrote: |
From: hambociek <hamb...@yahoo.com> |
Assalamualaikum w.w. Buya Mas'oed Abidin,
Walau indak pakai puisi, ambo maucapkan selamat ulang tahun ka Buya. Sumago umua panjang, rasaki murah, badan sehat dan taruih dalam baamal ibadah untuak masyarakat banyak, sebagai suluah bendang dalam nagari. |
|
Wassalam,
Saafroedin Bahar (L, masuk 72 th, Jakarta)
Alternate e-mail address: saaf...@gmail.com |
| --- On Mon, 8/11/08, Masoed Abidin <masoed...@yahoo.com> wrote: |
Waalaikumsalam w.w. Cucunda Auliah Azza dan Sanak dedi Yusmen,
Tarimo kasih banyak ateh ucapan selamat. Nan mudo jan ragu mamprotes kalau keadaannyo memang layak diprotes. Kalau alah batambah tuo iriangi protes saketek jo saran nan paralu, naknyo imbang. |
|
Wassalam,
Saafroedin Bahar (L, masuk 72 th, Jakarta)
Alternate e-mail address: saaf...@gmail.com |
| --- On Mon, 8/11/08, auliah azza <aulia...@gmail.com> wrote: |
From: auliah azza <aulia...@gmail.com> |
Assalamualaikum WW
Sakali marangkuah dayuang, ambo ucapkan kapado kaduo urang tuo/ sepuh kito di RN :
“Selamat Ulang Tahun yg ke 72 buat Pak Saaf”
“Selamat Ulang Tahun yg ke 73 buat Buya HMA”
“Semoga tetap sehat selalu, senantiasa terus mengalir ibadah dan amalan kepada Allah & manusia/ masyarakat Minang khususnya.”
“Amin”.
Salam
Nofiardi 41
From: Rant...@googlegroups.com [mailto:Rant...@googlegroups.com] On Behalf Of Masoed Abidin
Sent: Monday, August 11, 2008 8:10
AM
To: Rant...@googlegroups.com
Cc: hamb...@yahoo.com
Subject: [R@ntau-Net] Re: SELAMAT
ULTAH KE 72 PAK SAAF
Waalaikumsalam w.w. Sanak Fitr Tanjuang,
Ambo alah talongsong bajanji manyarahkan seluruh buku ambo tu nanti ka Perpustakaan Nasional di Jakarta. Ado k.l. 5.000-6.000 buku tantang sagalo macam tema. Perpustakaan Nasional ruponyo merencanakan buku-buku ambo tu untuak Perpustakaan Bung Hatta di Bukit Tinggi. Ambo setuju. |
|
Wassalam,
Saafroedin Bahar (L, masuk 72 th, Jakarta)
Alternate e-mail address: saaf...@gmail.com |
| --- On Mon, 8/11/08, Fitr Tanjuang <fitr.t...@gmail.com> wrote: |
From: Fitr Tanjuang <fitr.t...@gmail.com> |
Assalamualaikum w.w. Buya Mas'oed Abidin,Walau indak pakai puisi, ambo maucapkan selamat ulang tahun ka Buya. Sumago umua panjang, rasaki murah, badan sehat dan taruih dalam baamal ibadah untuak masyarakat banyak, sebagai suluah bendang dalam nagari.
Wassalam,
Saafroedin Bahar(L, masuk 72 th, Jakarta)Alternate e-mail address: saaf...@gmail.com
Waalaikumsalam w.w. Sanak Nofiardi,
Tarimo kasih banyak ateh ucapan selamat jo doa Sanak. Mudah-mudahan dikabuakan Allah swt handaknyo. |
|
Wassalam,
Saafroedin Bahar (L, masuk 72 th, Jakarta)
Alternate e-mail address: saaf...@gmail.com |
| --- On Mon, 8/11/08, Nofiardi <Nofi...@pec-tech.com> wrote: |
From: Nofiardi <Nofi...@pec-tech.com> |
| Ambo doakan sumago Nanda juo panjang umua, rasaki murah, badan sehat, dan amal indak abih-abih ka masyarakat. Amin. |
Wassalam,
Saafroedin Bahar (L, masuk 72 th, Jakarta)
Alternate e-mail address: saaf...@gmail.com |
| --- On Mon, 8/11/08, Harman <harman...@yahoo.com> wrote: |
From: Harman <harman...@yahoo.com> |
| Tarimo kasih banyak Nanda Syafril. Ambo juo mandoakan supayo Nanda juo panjang umua, murah rasaki, sehat badan lahia batin, dan maju usaho. |
Wassalam,
Saafroedin Bahar (L, masuk 72 th, Jakarta)
Alternate e-mail address: saaf...@gmail.com |
| --- On Mon, 8/11/08, H.syafril, Amd <nikitag...@telkom.net> wrote: |
From: H.syafril, Amd <nikitag...@telkom.net> |
| Tarimo kasih banyak, Sanak Zulkarnain Kahar. Bukan main jauahnyo rantau Sanak. Ambo tamasuak pangagum Nelson Mandela, Negarawan dan Humanis Teladan, nan paralu ditiru dek para pemimpin dunia, tamasuak para pemimpin kito. |
Wassalam,
Saafroedin Bahar (L, masuk 72 th, Jakarta)
Alternate e-mail address: saaf...@gmail.com |
| --- On Mon, 8/11/08, Zulkarnain Kahar <kahar_zu...@yahoo.com> wrote: |
From: Zulkarnain Kahar <kahar_zu...@yahoo.com> |
Pak, Saaf,
Kami mengucapkan selamat ulang tahun. Semoga terus melewati hari-hari mendatang dengan penuh optimisme.
semoga Allah melimpahkan Berkah dan Karunia Nya Amin
salam beriring do'a
K Suheimi.
| Tarimo kasih banyak Nanda Syafril. Ambo juo mandoakan supayo Nanda juo panjang umua, murah rasaki, sehat badan lahia batin, dan maju usaho. |
Wassalam,
Saafroedin Bahar (L, masuk 72 th, Jakarta)
Alternate e-mail address: saaf...@gmail.com |
| --- On Mon, 8/11/08, H.syafril, Amd <nikitag...@telkom.net> wrote: |
From: H.syafril, Amd <nikitag...@telkom.net> |
Tamales gnalu nuhat ek 17 ay kap Faas nan nikam tangamusab nad nikam anaskajib.
Malas
lurad
| Alaikum salam, Tarimo kasih Nof, Moga singkek ba uleh kurang ba tukuak dek nan mudo di palanta, Sakali lai tarimo kasih, Wassalam, BuyaHMA |
--- On Sun, 8/10/08, Nofiardi <Nofi...@pec-tech.com> wrote: |
From: Nofiardi <Nofi...@pec-tech.com> |
Junaidi 42-8 hari, kandang singo
--- On Mon, 8/11/08, Zulkarnain Kahar <kahar_zu...@yahoo.com> wrote:
> From: Zulkarnain Kahar <kahar_zu...@yahoo.com>
> Subject: [R@ntau-Net] Re: SELAMAT ULTAH KE 72 PAK SAAF
Selamat ulang tahun Pak Saaf[72] jo Buya HMA[73],
Semoga amal ibadah Pak Saaf jo Buya salamo umua hidup ko,
menjadi obat untuk manjago kesehatan disiso umua bapak2 nan tasiso.. Amin
Nanda
cikarang
| Assalamualaikum, Wr. Wb "Tak terkira bahagianya hati ", begitulah mungkin yang tercetus didalam hati disaat kita berulang tahun. Namun sesungguhnya yang membahagiakan itu, bukan lah karena jumlah usia yang kita lalui yang direntang dari o hari hingga usia saat ini.Akan tetapi adalah kebahagiaan, ketika begitu banyak dusanak dipalanta awang-awang ini entah pernah bersua atau tidak, kecuali bersua dalam pemikiran yang berpayungkan RANTAUNET, semuanya mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun kepada Buya HMA dan Pak SAAF saat ini. Dari lubuk hati yang paling dalam, walaupun tak pernah bertatap muka - kecuali bertemu dalam pemikiran, saya dan keluarga turut pula mengucapkan SELAMAT ULANG TAHUN kepada : 1. Buya Mas'oed Abidin, 2. DR. Saafroedin Bahar Semoga Bapak berdua selalu memperoleh nikmat kesehatan dan nikmat panjang umur, serta senantiasa dapat memberi pencerahan kepada kami-kami dan generasi muda minangkabau untuk keberlangsungan adat dan budaya Minang. "Masa tua itu bahagia karena memiliki kapasitas untuk melihat ragam kehidupan. Siapa saja yang mampu melihat keberagaman dan mampu menelaahnya untuk mecari penyelesaian maka ia akan tetap awt muda dalam pemikirannya. " Demikianlah pendapat saya menyertai ucapan selamat Ultah untuk Bapk berdua. Wassalam, |
Happy birthday to Pak Saaf! We need more old soldiers like you, so please don't fade away...
Assalamualaikum wr wb ….
Selamat Ulang Tahun Pak Saf ….
Semoga Panjang Umur …..
Semoga Bapak senantiasa di berikan Nikmat kesehatan dan Lindungan Dari Allah SWT
sehingga senantiasa dapat membimbing kami yang muda- muda ini
Amin Ya rabbal Alamin
Salam
/rinalvi
From:
Rant...@googlegroups.com [mailto:Rant...@googlegroups.com] On Behalf Of hanifah daman
Sent: Sunday, August 10, 2008 3:18
PM
To: Rant...@googlegroups.com
Subject: [R@ntau-Net] SELAMAT
ULTAH KE 72 PAK SAAF
SELAMAT
ULTAH KE 72 PAK SAAF |
Tak terasa |
Assalamualaikum, Wr. Wb
"Tak terkira bahagianya hati ", .......
Dari lubuk hati yang paling dalam, walaupun tak pernah bertatap muka - kecuali bertemu dalam pemikiran, saya dan keluarga turut pula mengucapkan SELAMAT ULANG TAHUN kepada :
1. Buya Mas'oed Abidin,
2. DR. Saafroedin Bahar
-------------------------
"Masa tua itu bahagia karena memiliki kapasitas untuk melihat ragam kehidupan. Siapa saja yang mampu melihat keberagaman dan mampu menelaahnya untuk mecari penyelesaian maka ia akan tetap awt muda dalam pemikirannya. "
Wassalam,
"4 Rancak 5 Lamak Bana"
Roland..
-----------------------------
Sent by emoze push mail.
Manolah Buya HMA janyo ambo,
Katu mangana Hari Laia Angku Saaf cako,
Antah pirasat antah lah apo,
takana pulo andak batanyo,
rasonyo giliran Buya lah dakek tibo.
Iyo baitu malah kironyo,
Sabaleh Agustus mairiang pulo,
Tigo hari malah bedanyo,
dari Salapan Agustus nan kito bincang cako,
Sudah Angku Saaf Buya mairiang pulo.
Nyiak Sunguik kaji-kaji pulo paretongan,
Bukan doh Inyiak Tukang Nujum,
bukan doh pulo silau-silauan,
cuma marancah maya purogaram umum,
tuncik kibor cigok skreen di hadapan.
Sabaleh Agustus Tigopuluah Limo,
Hari Ahad mancogok kironyo,
Jumadil Awal hari sabaleh pulo,
Tigobaleh Limoampek tahun Hijrahnyo.
Jo Tahun Syamsiyah Tujuah Puluah Tigo,
Jo Qamariyah lah Tujuah Limo,
Tiok 36 tahun dapek satahun labo,
Syamsiyah jo Qamariyah iyo mantun bedanyo.
Iyo baitu lah Buya HMA,
Kok Kue Gadang alah kalua,
Sairih surang di Alam Maya,
Nyiak Sunguik iriangi Salam jo Doa
Samo malangkah di Dunia Fana,
Di Bawah Lindungan Allah Mahakuasa.
Salam,
--Nyiak Sunguik
Sjamsir Sjarif
Di Tapi Riak nan Badabua
Di Santa Kuruih Kalipornia
--- In Rant...@yahoogroups.com, Masoed Abidin <masoedabidin@...>
wrote:
> --- On Sun, 8/10/08, hambociek hambociek@... wrote:
> From: hambociek hambociek@...
Selamat Ulang Tahun yang ke 73 juo Buya
Dedi Y
<br
| Selamat ulang tahun ke 72. Semoga Kanda lebih sihat walafiat, lebih bertenaga, lebih sinergi dalam berkarya. Buku hadiah dari kanda - Masih Ada Harapan - masih saya kaji untuk mendalami permasaalahan di dalamnya. Idris Talu Untuk menikmati keindahan alam semulajadi, layari: http://www.west-sumatra.com/ Untuk menambah maklumat alam Minangkabau, layari: http://www.cimbuak.net/ --- On Mon, 11/8/08, jun aidi <malinb...@yahoo.com> wrote: |
Wassalamulaikum WW
Lah batambah lo umua Buya
Bakurang jatah janno Buya
Semoga selalu jadi nan mulya
Selalu berbahagia
Semoga makin hari
Kesehatana makin meninggi
Dalam memberi amal bakti
Buat bangsa ja nagari
Salam
Darul
Perbaikan jalan dan jembatan kareta api (KA) di wilayah kerja stasiun Padangpanjang terus dilakukan dalam menyambut pengoperasian KA wisata Padang-Padangpanjang di penghujung tahun ini. Perbaikan meliputi pergantian bantalan sekitar 80 batang dan tiang telepon sekitar 30 tiang oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre Sumbar. Pembersihan rutin rel KA oleh bagian jalan dan jembatan KA di Padangpanjang juga dilakukan.
“Patut dicatat, perbaikan tersebut baru dari Kayutanam ke stasiun KA di Padangpanjang. Belum termasuk dari stasiun KA Padangpanjang ke Singkarak, yang juga jadi wilayah tugas bidang jalan dan jembatan stasiun KA Padangpanjang,” terang Kepala Stasiun KA Padangpanjang, Kaswar.
Soal kerusakan rel di dekat Air Mancur, Lembah Anai akibat tertimpa bongkahan batu besar saat terjadi gempa Maret 2007, Kaswar mengatakan, sudah lama selesai dibenahi. Batu-batunya juga sudah dibersihkan. “Sejauh ini, kesiapan di stasiun KA Padangpanjang menyambut operasional KA wisata Padang-Padangpanjang sudah oke. Fasilitas lain seperti kantor, termasuk wisma KA, juga selalu dilakukan perawatan,” tuturnya.
Tentang rencana membuat halte (stasiun pemberhentian mini) di tepi rel KA di pinggir Selatan obyek wisata Minangkabau Village, Kaswar menyebutkan, lokasinya sudah disurvei pihak Dirjen Perhubungan Darat, bidang perkeretaapian. “Tetapi, kapan mau dibangun, saya belum tahu,” katanya.
Menurutnya, untuk membangun halte KA di Minangkabau Village perlu kerja sama antara PT KAI dengan instansi terkait dan pihak terkait lain. “Program KA Wisata Padang-Padangpanjang ini semula sesuai program Gubernur Sumbar Gamawan Fauzi, akan beroperasi pada pertengahan 2007 lalu. Tapi karena ada gempa Maret lalu, program tersebut sempat tertunda,” pungkasnya. (jen) Sumber: Padang Ekspres ,
Copyright 2007 MinangKita.com
| SELAMAT ULTAH KE 73 BUYA HMA Kalau tidak ditulis umur Aku tidak akan tau Kalau buya sudah tua Tulisan buya Cara buya bercanda Kadang seperti anak muda Yang berwawasan luas Buya luar biasa Bisa membaur kemana saja Bisa menulis soal apa saja Bidang adat, ok Bidang agama, ok Pengetahuan umum, ok Bijaksana Alhamdulillah Beruntung kami yang muda Bertemu dengan buya Walau di dunia maya Hari ini 11 Ahustus 2008 Usia buya tepat 73 tahun Selamat Ulang Tahun buya Semoga buya tetap diberiNya Kesehatan Kekuatan Kesempatan Sehingga tetap berkiprah dan Menjadi teladan bagi kami semua Amin Ya Rabbal Alamin Bengkulu, 11 Agustus 2008 Hanifah Damanhuri (Maaf buya, lagi nulis, mahasiswa pada mengganggu nih) --- On Mon, 8/11/08, Masoed Abidin <masoed...@yahoo.com> wrote: |
From: Masoed Abidin <masoed...@yahoo.com> |
Ambo dari jauh ikuik juo mengucapkan selamat ultah ka pak Saaf, semoga sehat danb bahagia selalu. Ambo pun mengagumi Mendala.
Salam
Heri Tanjuang(44, sabanta lai 45) Rang Tabiang Paris, Perancis HP : +33627532880 Fax :+33140598958 HP Indo : 0811885627 (hanyo utk SMS) --- En date de : Dim 10.8.08, Yulnofrins Napilus <ynap...@yahoo.com> a écrit : De: Yulnofrins Napilus <ynap...@yahoo.com> |
Assalamualaikum wqarahmatullahi wabarakatuh,
Manolah Buya HMA janyo ambo,
Katu mangana Hari Laia Angku Saaf cako,
Antah pirasat antah lah apo,
takana pulo andak batanyo,
rasonyo giliran Buya lah dakek tibo.
-------------------------------------------------------- bakuduang ---------------------
> --- On Sun, 8/10/08, hambociek hambociek@... wrote:
> From: hambociek hambociek@...
> Subject: [R@ntau-Net] SELAMAT ULTAH KE 72 PAK SAAF
> To: Rant...@googlegroups.com
> Date: Sunday, August 10, 2008, 1:55 PM
>
> Pabilo giliran Buya HMA?
--------------------------- inggang iko se ---Nyiak Sunguik -----------------
Tarimo kasih sanak Heri Tanjuang ateh ucapan selamat jo doa.
Tahun 1994 ambo panah dinas ka Paris, dan sempat malala ka Istana Versailles. |
|
Wassalam,
Saafroedin Bahar (L, masuk 72 th, Jakarta)
Alternate e-mail address: saaf...@gmail.com |
| --- On Mon, 8/11/08, Tanjuang Heri <rangta...@yahoo.fr> wrote: |
Alhamdulillah. Kalau iko iyo ka jadi juo nampaknyo KA Wisata. Sampai ka Padang Panjang dulu indak baa doh. Sudah itu sacaro basiansua disambuang ka Sawah Lunto.
Mungkin ado rancaknyo kalau alah dimuloi pulo barundiang jo para sanak kito nan mambuek rumah di bakeh jalan kereta api nan lamo ka arah Bukik Tinggi. Kalau paralu disadiokan pulo lahan dan anggaran nan cukuik untuak pindah rumah. |
|
Wassalam,
Saafroedin Bahar (L, masuk 72 th, Jakarta)
Alternate e-mail address: saaf...@gmail.com |
| --- On Mon, 8/11/08, Nofiardi <Nofi...@pec-tech.com> wrote: |
From: Nofiardi <Nofi...@pec-tech.com> |
Date: Monday, August 11, 2008, 1:56 PM |
|
|
Terima kasih atas ucapan selamat dan doanya, Dinda Idris Talu.
Kebetulan tahun 2007 yang lalu ada sebuah lagi buku tentang Minangkabau, diterbitkan oleh Mahkamah Konstitusi, berjudul : "Membangun Masa `Depan Minangkabau dari Perspektif Hak Asasi Manusia". Kalau Dinda berminat, nanti saya kirimkan. |
|
Wassalam,
Saafroedin Bahar (L, masuk 72 th, Jakarta)
Alternate e-mail address: saaf...@gmail.com |
| --- On Mon, 8/11/08, Idris Talu <idris...@yahoo.com> wrote: |
| Thanks a lot, Bung Syafrinal. God willing, hopefully I won't fade away. |
Wassalam,
Saafroedin Bahar (L, masuk 72 th, Jakarta)
Alternate e-mail address: saaf...@gmail.com |
| --- On Mon, 8/11/08, Syafrinal Syarien <ssya...@yahoo.com> wrote: |
From: Syafrinal Syarien <ssya...@yahoo.com> |
Waalaikumsalam w.w. Sanak Datuak Arifz di Balikpapan,
Tarimo kasih banyak ateh ucapan selamat jo doa nan Sanak sampaikan. Mudah-mudahan dikabulkan Allah swt. Amien. Tairiang salam kapado kaluarga Sanak. |
|
Wassalam,
Saafroedin Bahar (L, masuk 72 th, Jakarta)
Alternate e-mail address: saaf...@gmail.com |
| --- On Mon, 8/11/08, Datuak Arifz <arif...@yahoo.com> wrote: |
Waalaikumsalam w.w. Bu Hifni,
Ambo aminkan nan alah disampaikan Buya. |
|
Wassalam,
Saafroedin Bahar (L, masuk 72 th, Jakarta)
Alternate e-mail address: saaf...@gmail.com |
| --- On Mon, 8/11/08, H Masoed Abidin bin Zainal Abidin Abdul Jabbar <buyamaso...@gmail.com> wrote: |
| Terima kasih banyak, Prof. Saya juga berdoa semoga Prof terus berkiprah memberikan siraman rohani yang lembut melalui rangkaian tulisan Prof yang demikian manusiawi. |
Wassalam,
Saafroedin Bahar (L, masuk 72 th, Jakarta)
Alternate e-mail address: saaf...@gmail.com |
--- On Mon, 8/11/08, suheimi ksuheimi <ksuh...@yahoo.com> wrote:From: suheimi ksuheimi <ksuh...@yahoo.com> |
|
|
Waalaikumsalam w.w. Nanda,
Tarimo kasih ateh ucapan selamat jo iriangan doa Nanda ka Baekh Buya jo ambo. Sumago diberkati Allah swt. Amin. |
|
Wassalam,
Saafroedin Bahar (L, masuk 72 th, Jakarta)
Alternate e-mail address: saaf...@gmail.com |
| --- On Mon, 8/11/08, ~NaN~ <na...@baralekgadang.com> wrote: |
| Tarimo kasih banyak Sanak Jun Aidi. Salah untuak saluruah para sanak kito di 'kandang singo' ko. |
Wassalam,
Saafroedin Bahar (L, masuk 72 th, Jakarta)
Alternate e-mail address: saaf...@gmail.com |
| --- On Mon, 8/11/08, jun aidi <malinb...@yahoo.com> wrote: |
From: jun aidi <malinb...@yahoo.com> |
Date: Monday, August 11, 2008, 9:55 AM |
Salamaik ulang tahun Pak Sjaaf Junaidi 42-8 hari, kandang singo --- On Mon, 8/11/08, Zulkarnain Kahar <kahar_zu...@yahoo.com> wrote: > From: Zulkarnain Kahar <kahar_zu...@yahoo.com |
> > Subject: [R@ntau-Net] Re: SELAMAT ULTAH KE 72 PAK SAAF > To: Rant...@googlegroups.com |
| omirat hisak kap lurad, oynolum obma orik osahab opa, eh eh. |
Wassalam,
Saafroedin Bahar (L, masuk 72 th, Jakarta)
Alternate e-mail address: saaf...@gmail.com |
| --- On Mon, 8/11/08, Darul M <dar...@gmail.com> wrote: |
From: Darul M <dar...@gmail.com> |
Date: Monday, August 11, 2008, 9:47 AM |
| Tarimo kasih Kanda Saaf, Budi lamo indak babaleh lai, Alamaik dinda nan baru salapeh pensiunan: 52 Persiaran Jati Dua Taman Meru 3C 30020 Ipoh Malaysia Wassalam, |
Idris Talu Untuk menikmati keindahan alam semulajadi, layari: http://www.west-sumatra.com/ Untuk menambah maklumat alam Minangkabau, layari: http://www.cimbuak.net/ |
| --- On Mon, 11/8/08, Dr.Saafroedin BAHAR <saaf...@yahoo.com> wrote: |
From: Dr.Saafroedin BAHAR <saaf...@yahoo.com> |
|
|
|
|
'Old Soldiers Never Die', ungkapan yang sangat tepat.
Selamat Ulang Tahun Pak Saaf, semoga terus menerus diberikan
kesempatan untuk beramal, dilimpahkan usia yang berkah.
Arnoldison (45+)
Monday, August 11, 2008, 9:06:54 PM, you wrote:
DSB> Thanks a lot, Bung Syafrinal. God willing, hopefully I won't fade away.
DSB> Wassalam,
DSB> Saafroedin Bahar
DSB> (L, masuk 72 th, Jakarta)
DSB> Alternate e-mail address: saaf...@gmail.com
Selamat ulang tahun Pak Saaf, semoga sehat selalu.
Salam, Zulfan
|
BK (5) : Tasapik………
Hariko Buyuang Koboy, segeh bajalan tagok mandaki janjang gudang co urang bagak baru kapatang, setelan topi Koboy, tarompa merk ‘Indian’ basimir cokolaik mangkilek, rambuik balakang lujua salayang tagang kanai lampih jo minyak rambuik ‘Tancho’ warna hijau co palangkin. Tibo-tibo Upiak Leba maondoh dari balakang.
Upiak Leba
Kama Tuan, segeh bana, co urang tajin Tuan nampak di Ambo..
Buyuang Koboy (sambia tasidudu)
Oi… Upiak Leba… manga kau ko goh, baendeh men Uaden, tasilapak Uaden bekoh, rusak ‘plui’ sarawa Den lai namuah kau satarikaan baliak..
Upiak Leba
Sori lah Tuan, indak eh, Tuan ka pai kama… baa ko manggaya bana Tuan ko..
Buyuang Koboy
Oi indak tahu kau do yoh, si Ujang Ladiang nan tukang sorok tu kini no maadokan patamuan jo Kapalo Pasa, Pak Wali Nagari, Datuak Kampuang, , Katua Pakumpuan Nan Mudo Pasa wak ko basaratokan jo anak buahnyo, taruih..
Upiak Leba
Manganyo.. (sambia manyalo)
Buyuang Koboy
Itu Kau… bapotong men kicek, Anyo a namonyo tu ‘ah, bapidato.. di muko urang-urang tuh, maumumkan dirinya bahwasonyo baranti manjadi tukang sorak.
Upiak Leba
Manganyo kini, ka baranti manjadi Tukang sorak pakai pengumuman bana, tapi rancak jo tu Da, kan indak ado nan katasirok darah lai doh, dek sorak-annyo.
Buyuang Koboy.
Batua, tapi Anyo baganti baju ingin manjadi wakia pasa, tapi wakia dari urang pasa wakko, wakia dari kalompok Amai panjua Cubadak, Kalompok Uni panjua Karupuak jo Pensi jo Padagang Kalontong.
Upiak Leba..
Tapi Anyo kan indak mangaleh di pasa ko doh Da, kalau hanyo untuak baganti baju tuh, baa ko pakai pangumuman bagai. Si Mak Ciak dulu urang ebaik jo nyu tuh, dari Tukang saluang paliang ebaik sanagari sia nan indak tau jo Anyo, waktu anyo baganti baju jadi Wakia Pasa, aniang mennyo, Ujang Sati, nan Pasilek tu, sia nan indak diampai nyo kalau cubo malawannyo di galanggang, abih. Tapi aniang juo ka baganti baju manjadi Wakia Pasa. Ambo anyo eran kan alun tau ka tapiliah ge anyo tu lai, kalau indak tapiliah tu baa… ka baliak nyo manjadi Tukang Sorak liak, kalau iyo tu co manalan ludah surang Anyo tu Tuan.
Buyuang Koboy.
Baa ko ebaik bana kau kini Upiak, samo bana jo namo kau.. Upiak Leba, yo batambah Leba pangana kau. Bia men lah karajo urang tu, jan dibaok ota pulo, uruih menlah ‘jaga’ kau tu, alah laku lamang batuang Kau ndak. Tau indak Piak urang-urang nan ka manjadi wakia kalompok nyo tu aniang-aniang mennyo, banyak nan indak tau, dan ciek lai.. iko bisiak-bisiak ko’ah, urang-urang tu indak di undang ge doh..
Upiak Leba.
O co itu, baa loh tu…., Tu Tuan lai di undang dek Ujang Ladiang dek rapi co iko..
Buyuang Koboy..
In..Indak..
Upiak Leba
Oiii Alai..
Buyuang Leba
Tu Kau pulo nan mangicekan Oii Alai, harusnya Uaden tu mah..
Dedi Yusmen Ekay
Jakarta-100808
Ondeh lah naik jauh perkembangan ilimu analisa politik piak leba mah yo,
aa lah nyo Ujang Ladiang mandanga komentar piak leba ko goh, secara piak
leba hanyo tukang lamang batuang bisa lo manyorak-i tukang sorak balai..
tapi catatan dan histori pangguang panguruih pasa tu langkok juo di piak
leba ko yeh.. no play piak leba, bukan main piak leba...
nanda
cikarang
*ditunggu komentar ujang ladiang da ded
> BK (5) : Tasapik.........
>
> Hariko Buyuang Koboy, segeh bajalan tagok mandaki janjang gudang co
> urang bagak baru kapatang, setelan topi Koboy, tarompa merk 'Indian'
> basimir cokolaik mangkilek, rambuik balakang lujua salayang tagang kanai
> lampih jo minyak rambuik 'Tancho' warna hijau co palangkin. Tibo-tibo
> Upiak Leba maondoh dari balakang.
>
> Upiak Leba
> Kama Tuan, segeh bana, co urang tajin Tuan nampak di Ambo..
>
> Buyuang Koboy (sambia tasidudu)
> Oi... Upiak Leba... manga kau ko goh, baendeh men Uaden, tasilapak Uaden
> bekoh, rusak 'plui' sarawa Den lai namuah kau satarikaan baliak..
>
> Upiak Leba
> Sori lah Tuan, indak eh, Tuan ka pai kama... baa ko manggaya bana Tuan
> ko..
>
> Buyuang Koboy
> Oi indak tahu kau do yoh, si Ujang Ladiang nan tukang sorok tu kini no
> maadokan patamuan jo Kapalo Pasa, Pak Wali Nagari, Datuak Kampuang, ,
> Katua Pakumpuan Nan Mudo Pasa wak ko basaratokan jo anak buahnyo,
> taruih..
>
> Upiak Leba
> Manganyo.. (sambia manyalo)
>
> Buyuang Koboy
> Itu Kau... bapotong men kicek, Anyo a namonyo tu 'ah, bapidato.. di muko
> urang-urang tuh, maumumkan dirinya bahwasonyo baranti manjadi tukang
> sorak.
>
==============
>
>
> Dedi Yusmen Ekay
> Jakarta-100808
Ass Wr Wb
Pak Syaaf yang saya hormati,
Ambo baru masuak ka Palanta, baru baliak Pak dari kampuang urang rumah Lubuak Jantan-Lintau
Ado baralek..yo banyak nan ambo simak diacara baralek ko sesuai jo Adat awak (masiang2 daerah yo agak babeda nampaknyo)
Lain lubuak lain lo ikannyo, lain padang lain lo belalangnyo..lain urang pasisia baralek..lain lo urang darek..tapi samo2 semarak tantunyo
Tu lah basuo lo ambo jo Anggota Dewan Tanah Datar nan barasa dari kampuang rang rumah ambo
Jadilah maota lo ambo..apo2 nan angek didiskusikan di Palanta awak ko terutama tentang ABS-SBK
Tu..tentang potensi Objek Wisata seperti Simabua dan sekitarnya agar bisa dikembangkan
Yang pengelolaannya berbasis Kenagarian, sarupo postingan kito nan lalu
Mudah2an sebagai masukan dek beliau
Terakhir Selamat Ulang Tahun Pak Syaaf
Semoga selalu sehat-sehat saja dan ma aminkan doa dari Pak Datuak Arif di bawah ko
Wass-Jepe (43, Pku)
-----Original Message-----
From: Rant...@googlegroups.com
[mailto:Rant...@googlegroups.com] On Behalf
Of Dr.Saafroedin BAHAR
Sent: Monday, August 11, 2008 9:11
PM
To: Rant...@googlegroups.com
Subject: [R@ntau-Net] Re: SELAMAT
ULTAH KE 72 PAK SAAF
|
Waalaikumsalam w.w. Sanak Datuak Arifz di Balikpapan, |
|
Tarimo kasih banyak ateh ucapan selamat jo doa nan Sanak sampaikan. Mudah-mudahan dikabulkan Allah swt. Amien. Tairiang salam kapado kaluarga Sanak. Wassalam, |
(L, masuk 72 th, Jakarta) Alternate e-mail address: saaf...@gmail.com
|
|
From: Datuak Arifz
<arif...@yahoo.com> |
To: "RantauNet" <Rant...@googlegroups.com> |
Dari Cimbuak.net
Maaf pakai Attachement (276KB)
Fotonya bagus sekali
Salam
Nofiardi
……………………….
|
Kesenian Padang Panjang |
|
Written by Zainal Piliang |
|
Thursday, 07 August 2008 |
|
Ratusan penonton pengunjung even Kemilau Sumatera yang digelar Departemen Kebudayaan dan Parawisata (Depbudpar) takjub menyaksikan pertunjukan kesenian Tari Piring Rancak dari Padang Panjang, Sumatera Barat di Atrium Palembang Squre (PS) Mall, Jalan Angkatan 45, Palembang, Jumat(17/7). Tari Piring Rancak yang merupakan penampilan terakhir tim kesenian dari Padang Panjang ini berdurasi, sekitar 15 menit dibawakan tujuh penari wanita dan dua penari pria.Tari diawali dengan penampilan tiga penari wanita dengan lilin diatas kepala. Kemudian disusul penari lain, dengan meletakan lilin, mereka menari piring.
Tidak berapa lama mereka pun beraksi sambil meloncat
-loncat diatas pencahan
Rombongan yang berjumlah 20 orang dipimpin kepala rombongan, kepala dinas Parawisata dan Olah Raga Padang Panjang ZulkarnainHarun, Msi da dan Kabid Parawisata Syaiful Bahri Spd. Usai tim kesenian ini dengan mengunakan mobil langsung pulang ke Padang Panjang. (Sriwijaya Post/Zainal Piliang) |
| Salam sanak sadonyo, Menarik sekilas laporan perjalanan pulang kampung add Jepe, yang laporannya itu saya simpulkan menjadi " bagaimana merealisasikan :Pengembangan Wisata Berbasis Ke Nagarian...? Jika sekiranya masalah ini telah pernah dibahas - atau sudah menjadi proposal, ada baiknya masalah ini dianjutkan oleh pihak-pihak yang memiliki kompetensi tentang hal ini. Seingat sayat pernah ada wacana Visit Minangkabau Year 2009, yang sudah diambang pintu. Bagaimana tindak anjutnya...??? Wassaam, Kawasan Puspiptek, Serpong --- On Mon, 8/11/08, Jupardi <jup...@ANUGRAH-MGT.BIZ> wrote: |
Waalaikumsalam w.w. Sanak Jupardi,
Banyak sabananyo nan dapek kito karajokan basamo untuak mamajukan kampuang halaman kito tu. Nan paralu kito karajokan mambangun suasana saliang picayo mampicayoi dan malaksanakan apo nan kito sanggupi. Tarimo kasih ateh ucapan selamat Sanak. |
|
Wassalam,
Saafroedin Bahar (L, masuk 72 th, Jakarta)
Alternate e-mail address: saaf...@gmail.com |
| --- On Tue, 8/12/08, Jupardi <jup...@ANUGRAH-MGT.BIZ> wrote: |
| Tarimo kasih Sanak Arnoldison. Sumago Allah swt mamberkahi sagalo usaho kito. Amin. Wassalam, Saafroedin Bahar |
|
(L, masuk 72 th, Jakarta)
|
Alternate e-mail address: saaf...@gmail.com --- On Tue, 8/12/08, Arnoldison <arn...@spij.co.id> wrote: |
Waalaikumsalam w.w. Bu Hifni, Sanak Jupardi, jo para sanak sa palanta,
Salah satu caro mangambangkan pola pariwisata babasis nagari nan panah dianjurkan dan dipraktekkan dek pak Chaidir Nien Latief [alm] adolah maadokan kagiatan home stay di rumah-rumah panduduak, di bawah pimpinan para tetuo nagari.
Wujudnyo, kito-kito nan datang dari Rantau basamo-samo, salain datang ka nagari kito surang-surang juo mangunjungi nagari-nagari lain, basuo dan bakomunikasi jo anak nagari nan kito datangi. Ambo yakin gagasan iko bisa dilaksanakan, karano rasonyo masih ado di antaro kito nan alun tahu nagari-nagari lain nan indak kalah rancaknyo dari kampuang kito surang-surang. |
|
Wassalam,
Saafroedin Bahar (L, masuk 72 th, Jakarta)
Alternate e-mail address: saaf...@gmail.com |
| --- On Tue, 8/12/08, HIFNI HFD <hy...@yahoo.com> wrote: |
Salamaik ulang tahun untuak Buya nan ka 73 sarato pak Syaf ka 72.
Kehadiran urangtuo kitoko di RN sabana mambarikan ilmu nan sangaik
bararti bagi kito, tarutamo ambo sacaro pribadi. Semoga urang tuo kito
masih di agiah umua nan panajang oleh Allah SWT.
Is Sikumbang 39+
2008/8/12 Dr.Saafroedin BAHAR <saaf...@yahoo.com>:
> Waalaikumsalam w.w. Sanak Jupardi,
--
http://www.cimbuak.net
Kampuang nan jauah dimato dakek dijari
http://urangminang.wordpress.com
http://palantaminang.wordpress.com
| Talambek bana indak baa doh, Sanak Is Sikumbang. tarimo kasih ateh ucapan selamat dan doa. Sumago dikabulkan Allah swt. Amin. |
Wassalam,
Saafroedin Bahar (L, masuk 72 th, Jakarta)
Alternate e-mail address: saaf...@gmail.com |
| --- On Tue, 8/12/08, Dewis Natra <is.sik...@rantaunet.org> wrote: |
From: Dewis Natra <is.sik...@rantaunet.org> |
|
Menjelajah Rumah Kelahiran Bung Hatta, ”Soekarno Hatta 37 Itu Masih Sakral” |
|
Selasa, 12 Agustus 2008 |
|
Dahulu, warga Bukittinggi tempo doeloe menyebutnya Jalan Aua Tajungkang Tangah Sawah. Tapi karena di jalan tersebut dahulu telah lahir seorang putera terbaik bangsa dan dicatat sejarah sebagai Bapak Proklamator, maka pemerintah mengubah nama jalan tersebut menjadi Jalan Soekarno-Hatta. Pada rumah bernomor 37 itulah, seorang anak bangsa dilahirkan sebagai cikal bakal munculnya tokoh perintis kemerdekaan RI. Alhamdulillah, jika telah berkunjung atau pernah meluangkan waktu singgah ke rumah kelahiran Proklamator Bung Hatta di Bukittinggi. Bagi yang belum, setidaknya feature ini bisa menggambarkan seperti apa suasana dan kesakralan yang terasa ketika menapak jengkal per jengkal salah satu bukti sejarah perjalanan hidup seorang anak bangsa yang sangat berjasa, dan telah menanamkan hidup sebagai orang Indonesia. Rumah tadi terletak di Jalan Soekarno Hatta nomor 37. Tapi ingat dan baca aturannya, sebelum menginjakkan kaki ke rumah tersebut, seluruh pengunjung tanpa terkecuali diwajibkan melepas alas kaki. Alasannya sederhana saja, agar tidak kotor dan kebersihan serta keasriannya terjaga. Tapi wajar saja, petugas memang agak kewalahan membersihkan rumah tersebut, terutama saat musim libur yang ramai dikunjungi wisatawan. Pada 1995, Yayasan Wawasan Proklamator yang membawahi Universitas Bung Hatta bersama Pemprov Sumbar telah merenovasi serta mengembalikan keaslian rumah Bung Hatta mendekati aslinya. Termasuk mencari benda-benda yang pernah ada dirumah tersebut dahulunya. Hebatnya, tim renovasi juga berupaya mencari data dan informasi ke ratusan narasumber, untuk membuat replika kondisi sesungguhnya rumah tersebut. Bangunannya terbagi menjadi dua lantai. Lantai satu rumah utama dan bagian belakang terdiri dari beranda, kamar bujangan, kamar Mak Saleh, kamar Saleh Sutan Sinaro, ruang tamu, kamar Mak Idris, ruang makan keluarga, empat ruangan batu dengan pintu, kandang bendi, kandang kuda dan dua lumbung penyimpan padi. Jika memasuki kamar per kamar, sebaiknya dimulai dari kamar bujangan yang terletak paling dekat dengan beranda masuk. Dalam kamar bujangan terdapat koleksi buku-buku Bung Hatta yang sempat dikumpulkan dari sejumlah sumber. Di dalamnya juga terdapat satu replika meja belajar yang dahulu selalu dipergunakan Hatta muda untuk membaca dan menulis. Juga terpajang diatas meja tadi sejumlah koleksi foto Bung Hatta bersama orang tua dan temannya. Bahkan di ruangan tadi juga ditemukan beberapa sisa koleksi perangko dan benda-benda pos, yang tercatat pernah dipergunakan atau dijual untuk pengiriman surat menyurat dari Pasaman. Cukup banyak benda-benda kecil lainnya, yang ditata dan diletakkan untuk mengingatkan bahwa di kamar tersebut Bung Hatta telah menghabiskan masa mudanya. Sebagai rumah yang dibangun dengan pengaruh gaya Belanda, dinding rumah ini terbuat dari kombinasi papan dan anyaman bambu. Bahkan, walau berbentu seni arsitektur Belanda, tapi sebagian sisi bangunan tetap mendapat sentuhan Minangkabau, dengan bagian plafon yang berukir bambu serta rotan. Termasuk lantai yang menggunakan anyaman rotan sebagai lapisan lantai yang terbuat dari papan. Setelah ruang tamu, kamar tidur Mak Saleh dan Mak Idris terletak di sebelahnya. Di dinding ruang tamu terpampang duplikat foto-foto, duplikat teks proklamasi, ranji keluarga dari ayah dan ibu Bung Hatta, bibliografi dan lukisan bung Hatta. Lampu gantung dan jam dinding merupakan koleksi asli yang sempat terselamatkan, termasuk sebuah jam dinding menggunakan gandul yang tidak berfungsi lagi. Bahkan terdapat sebuah mesin jahit kuno dikamar Mak Saleh, diperkirakan produksi akhir abad 18, dengan pemutar mesin di tangan. Di halaman belakang terdapat sebuah sumur tua, yang diperkirakan telah ada sejak 1860, ketika rumah itu sendiri belum dibangun. Hingga sekarang sumur ini masih digunakan, dan sempat diteliti kondisi airnya oleh IPB. Masih di dekat sumur tadi, terdapat empat ruangan berdinding batu yang juga dijadikan kamar bujangan, dapur, kamar mandi dan ruang bendi. Jangan lupa, juga terdapat kerangka sepeda asli buatan 1908, tapi sebagian peralatannya telah diganti. Walaupun bergaya Belanda dengan pintu dan jendela lebar, dikiri bangunan terdapat dua lumbung padi, masing-masing milik Aminah (ibu Bung Hatta) dan milik Saleh (paman). Di depan lumbung terdapat lesung penumbuk padi dari batu, serta kandang kuda di bagian kanan dan kandang bendi yang terbuka tanpa pintu. Tapi sebagai anak Minang, Bung Hatta hanya beraktifitas di rumah tersebut hingga usia enam tahun, selanjutnya ia teruskan menuntut ilmu dan tinggal di Surau. (eka r alka)
© 2008 PADANG EKSPRES - Koran Nasional Dari Sumbar |
|
Mayor Makinuddin HS dan Peristiwa Situjuah |
|
Senin, 11 Agustus 2008 |
|
Jika dapat diibaratkan sebuah film kolosal, Peristiwa Situjuah 15 Januari 1949 yang memiliki kaitan dengan keberadaan Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI), memiliki sederet pemeran utama, pemeran pendukung, pemeran pilihan, penyusun skenario, serta sutradara. Jika tokoh utama diperankan Khatib Sulaiman, Arisun Sutan Alamsyah, Dahlan Ibrahim, Kamaluddin Tambiluak, Syofyan Ibrahim, Munir Latief, dan Kapten Zainuddin Tembak. Untuk aksi pemeran pilihan tentu dimainkan oleh tokoh-tokoh sekelas Mayor A. Thalib, Kapten Syafei, Sidi Abu Bakar, Kapten Thantowi, dan sebagiannya. Sedangkan untuk pemeran pembantu, diperagakan dengan semangat tinggi oleh ratusan anggota BPNK, opsir, rakyat dan tentu saja serdadu dari negeri Kincir Angin Belanda, yang menggempur Lurah Kincia. Kalau sudah begitu, siapakah yang layak disebut sebagai penulis skenario serta sutradara di balik peristiwa Situjuah itu? Jawabannya, kemungkinan besar adalah Gubernur Militer Sumatra Tengah, Mr. Sutan Muhammad Rasyid, dan Wedana Militer Payakumbuh Selatan Mayor Makinuddin HS. Karena Sutan Muhammad Rasyid adalah tokoh yang meminta diadakan rapat penting di Situjuah. Rapat tersebut bertujuan untuk mencari solusi upaya perjuangan bangsa dalam mempertahankan Pemerintahan Darurat Republik Indinesia (PDRI), dari gempuran Belanda. “Setelah ‘skenario’ ditulis Sutan Muhammad Rasyid, tentu saja dengan sepengetahuan sang “produser” bernama Mr. Syafruddin Prawiranegara (Presiden PDRI). Maka, ditunjuklah seorang sutradara untuk mengatur. Sutradara itu bernama Mayor Makinuddin HS. Dialah yang mempersiapkan segala sesuatu untuk kebutuhan rapat di Situjuah,” ujar Fajar Rillah Vesky, wartawan yang tengah menggarap Buku “Tambiluak: Secuil Tentang PDRI dan Peristiwa Situjuah”. Mayor Makinuddin pulalah yang meyakinkan Dahlan Ibrahim, kalau rapat di Lurah Kincia aman, karena di sekeliling ada banyak pembantu sekuriti yang menjadi pengawas. Walau kemudian, mujur tak dapat diraih, malang sekejap mata, Lurah Kincia justru diserang serdadu Belanda dari Padang Panjang dan Bukittingi. Perjuangan Makinuddin Makinuddin melihat perjuangan pergerakan bangsa waktu itu sedang hangat-hangatnya. Sebagai seorang berpendidikan, cinta bangsa, keras, suka tantangan dan berani, hatinya kecilnya ikut terpanggil untuk bergabung dengan pergerakan di Payakumbuh/Limapuluh Kota. Panggilan hati itu kemudian dibuktikan Makinuddin dengan masuk menjadi anggota Gyu Gun di Payakumbuh. Selama di Gyu Gun bentukan Jepang ini, dia mulai ditempa jiwa mileter. Rasa sebangsa dan setanah air, makin bergelora di jiwanya. Makinudin pun makin aktif di berbagai kegiatan perjuangan. Ketika Indonesia telah Merdeka, Makinuddin dipercaya sebagai Komandan Batalyon III/Singa Harau. Dialah Komandan Batalyon pertama di wilayah Payakumbuh/Limapuluh Kota setelah NKRI ada dan menikmati alam merdeka. Dua tahun Indonesia merdeka atau sekitar tahun 1947, Makinuddin mengalami perpindahan tugas. Dia dipercaya memimpin Batalyon Istimewa Galanggang di Payakumbuh. Namun jabatan tersebut tidak bertahan lama di tangannya, karena ibukota RI di Jogyakarta pada tahun 1948 mulai digempur Agresi Militer II Belanda. Gempuran serupa juga dirasakan di Bukittingi dan daerah lainnya dalam wilayah Sumatra Tengah. Karena agresi Belanda semakin mengancam, para pejabat militer dan pemerintah RI ambil ancang-ancang. Mayor Makinuddin yang sedang menjabat sebagai Danyon Istimewa Galanggang, ditujujuk menjadi Komandemen Kepala Perlengkapan Sumatra Tengah pada tahun 1948-1949. Semasa bertugas di sini, Makinuddin pernah dua kali pindah kantor. Pertama, di gedung Gudang Garam kampung Cina Payakumbuh. Kedua, ke lantai dua Toko Tokra Jalan Kampung Cina. Diantara anak buahnya waktu itu adalah Syamsul Bahri, Junahar, Amiruddin KR dan Kamaluddin Tambiluak. Saat Divisi III mengalami perubahan menjadi Divisi IX Banteng, jabatan Kepala P & P diserahterimakan dari Mayor Makinuddin HS kepada Kapten Chatib Salim. Sedangkan Makinuddin diangkat menjadi Wedana Militer Payakumbuh Selatan. Ketika menjadi Wedana Militer inilah, Makinuddin dipercaya untuk mempersiapkan rapat penting pejuang pemerintahan dan militer Sumatra Tengah di Lurah Kincia, Situjuah Batua, 15 Januari 1949. Namun apalah daya, tidak lama setelah rapat tersebut ditutup sekiatr pukul 04.30 dini hari, Belanda datang menyerang. Akibatnya, para pahlawan berguguran satu persatu. Mereka yang meninggal pada hari itu diperkirakan mencapai 69 orang. Namun masih bersyukur, Makinuddin HS dapat selamat. Namun setidaknya, usaha dan kerja keras Makinuddin HS, layak untuk dihargai, diapresiasi, sekaligus dijadikan keteladanan bagi generasi muda sekarang dan masa mendatang. Wedana militer itu telah memperlihatkan kalau seorang ‘anak kampung’ dari lereng Gunung Sago juga mampu memberi sumbangsih besar untuk negeri bernama Indonesia! Tiap tahun Peristiwa Situjuah diperingati. Mayor Makinuddin HS, memiliki peranan penting dalam peristiwa tersebut. Makinuddin HS wafat di Jakarta tahun 1974 dan dimakamkan TPU Karet. oJeffrey Ricardo Magno Copyright © 2007 - 2008 Harian Singgalang |
The above message is for the intended recipient only and may contain confidential information and/or may be subject to legal privilege. If you are not the intended recipient, you are hereby notified that any dissemination, distribution, or copying of this message, or any attachment, is strictly prohibited. If it has reached you in error please inform us immediately by reply e-mail or telephone, reversing the charge if necessary. Please delete the message and the reply (if it contains the original message) thereafter. Thank you.
Tulisan yg bagus dan saya ingin menyimpannya\terima kasih
K Suheimi
From: Rant...@googlegroups.com [mailto:Rant...@googlegroups.com] On
Behalf Of muhammad afdal
Iko tangguang jawek kito basamo, manjago kesinambungan maota2 di Palanta.
Urang dapua sangek batarimo kasih sekali, ado dunsanank lain juo maingek an
hal macam iko.
Kalau kito lah saliang maingek an, barati kito alah manenggang dunsanak nan
lain.
Apolai, ma Reply nan alah dikirim sabalunnyo sarupo iko.
Marilah kito biaso kan mangarek nan ndak paralu ata nan alah dikirim
sabalunnyo
Kan yo baitu mak...
Wassalam
Salah Surang nan Didapua
________________________________
Assalamualaikum, wr.wb, Terima kasih atas sambutan Pak Saaf atas subyek milis saya ini. Biarpun sekedar perbincangan namun mudah-mudah angan angan ini akan menjadi kenyataan. Barangkali ini yang akan menjadi suluh bendang meningkatnya kehidupan masyarakat di Ranah Minang. 1. Home Stay : Kita tahu dipusat - pusat wisata banyak rumah-rumah penduduk yang kurang terpelihara baik, dan pasti bisa dimanfaatkan untuk keperluan ini. Jika rumah itu - rumah pusaka - maka minta izinlah kepada Mamak kepala warisnya, agar membolehkan rumah itu di komersilkan - tujuannya untuk menjadi tempat penampungan bagi wisatawan yang akan menikmati alam sambil belajar adat istiadat minang - ABS - SBK . 2. Peran Tetuo Nagari ; Perlu di berikan pemahaman kepada beliau beliau yang tua dan dituakan di Nagari itu, bahwa wisatawan yang datang adalah tamu - urang rantau - nan kapulang. Selayaknya diterima dengan hati yang bersih dan muka yang jernih. Cukuplah kita tak akan mempersoalkan lagi, jika sekiranya kita pulang kampung, kita pernah diberungutkan oleh orang yang dituakan di kampung kita sendiri : " Ondeh... ongehnyo urang rantau ko lai..." Duh... entah siapa yang ongeh. Nah.. dalam merealisasikan ini, kita ajak tetuo nagari atau yang dituokan itu, untuk membuat aturan main dan tatakrama bagaimana, yang wajib ditaati oleh para wisatawan itu nantinya. 3. Pemda Sumbar : Saya ndak bisa mereka-reka bagaimana program ini, apakah diterima atau tidak. Tentu ada Dinas Pariwisata yang lebih berkompeten menuangkannya dalam suatu program. Seingat saya ketika ada pertanyaan yang hampir mirip dengan apa yang tersebut dalam subyek milis ini, para birokrat itu akan menunjukkan " kampung minang yang terletak di Kota Padang Panjang, s ebagai wahananya. 4. Masyarakata Pariwisata : Silahkan untuk merealisasikan programnya. Bukankah dalam pengembangan wisata, khususnya menyambut Visit Minangkabau Year 2009, rencana dan program sudah tersusun rapi. Apakah perlu disisipkan pula mengenai Wisata Berbasis Nagari ini...??? 5. Calon Wisatawan : adalah para Wisatawan mancanegara, domestik, dan orang minang yang pulang basamo/pulang kampung, pastilah akan menikmati nuansa baru dan alami ini. Nah.. sanak , mari kita berhitung, berapa piti yang masuak ke Kas Nagari, jika program ini bisa diwujudkan. Demikian dan terima kasih atas kesempatan sanak membaca dan menanggapi subyek milis ini. Mohon maaf mungkin agak soktau.com - demikian kata sahabat milis saya. Wassalam |
From: Dr.Saafroedin BAHAR <saaf...@yahoo.com> |
|
Waalaikumsalam w.w. Bu Hifni jo para sanak sa palanta,
Kalau ambo indak salah alah ado home stay nan alah bajalan rancak di nagari kito, yaitu di Maninjau. Mungkin juo di duo tigo tampek nan lain.Jadi bukan hal nan samo sakali baru.
Sudah barang tantu indak sagalo rumah dapek dimasuakkan ka dalam program ko. Syarat umum nan paralu dijamin adolah keamanan. Rancak bana pamandangan dan lamak bana makanan, tapi suasana indak aman -- misalnyo banyak tukang palak -- iyo jaran urang datang. Sudah tu, nan diparalukan dek para wisatawan ko nan partamo sakali adolah kabarasiahan, khususnyo aia barasiah paralu cukuik, untuak manjago kesehatan. Nan kaduo, listrik, karano rasonyo yo sansaro kalau alah malam bakalam-kalam. Nan ka tigo, kalau bisa, jaringan komunikasi internet, karano biasonyo wisatawan tatap ingin kontak jo dunia lua.
Jadi sabananyo indak pulo sarik bana mamajukan pariwisata tu, asa ado kamauan dan sungguah-sungguah. |
|
Wassalam,
Saafroedin Bahar (L, masuk 72 th, Jakarta)
Alternate e-mail address: saaf...@gmail.com |
| --- On Wed, 8/13/08, HIFNI HFD <hy...@yahoo.com> wrote: |
Uni Evy
Kok di klik Soktau.com..sia nan muncul Ni J
Mudah2an lah Ni..Parawisata berbasis Kenagarian ko terwujud hendaknyo
Ndak taragak pulang kampuang Ni…sambia maota2 jo Niniak Mamak, Ulama dan Cadiak Pandai Mande, Bundo Kanduang dikampuang. Pasti beda suasana maota (badiskusi) dikampuang ko
Sambia Uni sato lo mangunyah siriah di carano tu…ndak paralu lai bali gincu
Salam-Jepe
-----Original Message-----
From: Rant...@googlegroups.com [mailto:Rant...@googlegroups.com]
On Behalf Of HIFNI HFD
Sent: 13 Agustus 2008 11:23
To: Rant...@googlegroups.com
Subject: [R@ntau-Net] Re:
Pengembangan Wisata Berbasis Ke Nagarian...? Bagaimana wujudnya....??
|
Assalamualaikum, wr.wb, |