200 Perempuan Hamil di Luar Nikah, Ada Pelajar Arisan Seks di Limapuluh Kota

516 views
Skip to first unread message

Nofend St. Mudo

unread,
May 2, 2014, 3:48:54 AM5/2/14
to RN - Palanta RantauNet
Limapuluh Kota, Padek—Ka­bar tak sedap muncul sehari jelang Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Belum hilang di inga­tan publik pada kasus pe­mer­­kosaan siswa MTS Mu­ham­madiyah Kubang dan SMAN 1 Guguak, kini muncul pula kabar memprihatinkan, yakni arisan seks di kalangan pelajar SMA.

Kabar itu awalnya diperoleh Padang Ekspres dari aktivis Se­rikat Petani Indonesia (SPI) Eka Kurniawan Sago Indra, semasa ia ber­kampanye sebagai ca­leg Par­tai NasDem un­tuk DPRD Sum­bar, beberapa waktu lalu.

Namun, kabar itu kini se­makin menyebar luas, se­telah pe­ngurus MUI, or­mas Islam, dan LKAAM Limapuluh Kota, meng­gelar pertemuan di kawa­san Medan Nan Bapaneh, Ta­ran­­tang, Harau, Kamis (1/5).

Dalam pertemuan yang di­ha­diri Ketua MUI Buya Safri­zon Azwar, Ketua BAZDA Haji Jayus­man, Wakil Ketua NU Su­dir­man Sair, Sekretaris IKADI Hen­dra Bakti, pengurus Mu­ham­ma­diyah Hamdi Samah, Ketua PERTI Zulkifli Dt Rajo Mang­kuto, pengurus LDS Nurak­mal, dan 7 pengurus LKAAM dipim­pin Abdul Aziz Dt Gindo Malano itu terungkap, ada 3 pelajar yang baru-baru ini tidak ikut ujian nasional (UN), karena hamil di luar nikah.

Setelah ditelusuri, ketiga pe­lajar di wilayah selatan Kabu­paten Limapuluh Kota itu ter­nyata hamil di luar nikah akibat ikut arisan seks. “Seperti layak­nya sebuah arisan, dalam arisan seks ini, mereka awalnya mem­buat komunitas sendiri. Lalu, meng­gelar pertemuan, me­nga­dakan undian dan mencabut loting,” kata Ketua Bazda Haji Jayusman, dalam pertemuan itu.

Selain kasus arisan seks, MUI Li­mapuluh Kota juga men­dapat in­­formasi sahih dari Dinas Ke­se­­ha­tan, terkait adanya 200 pe­rem­­puan yang hamil di luar ni­kah, da­lam beberapa waktu ter­ak­hir.
”Kasus arisan seks ini awal­nya terungkap dari data Dinkes soal 200 perempuan yang hamil di luar nikah,” ujar Ketua MUI Safrizon Azwar.

Dalam pertemuan tersebut, pe­­ngurus ormas Islam dan LKAAM juga membahas sejum­lah fenomena lain terkait pe­nyakit masyarakat. Termasuk, du­gaaan maraknya judi dan adanya tempat produksi tuak.

Untuk itu pula, para pe­ngu­rus Islam dan LKAAM, menge­luarkan pernyataan sikap yang ditebar lewat media massa.

Dalam pernyataan sikapnya, para pengurus ormas Islam dan LKAAM melihat, maraknya ka­sus seks bebas, kejahatan seks ter­hadap anak dan berbagai ma­cam pekat, tidak hanya meng­­aki­bat­kan rusaknya sosial mas­yarakat dan dapat mengancam kehidu­pan masyarakat. Tapi le­bih fatal, dapat menyebabkan mur­ka Allah SWT, seperti di­ungkapkan dalam Al-Quran, Surat Al-Anfal Ayat 25. “Kami, sangat prihatin terhadap kasus maksiat dan pekat di Lima­puluh Kota. Kami minta, peme­rintah daerah dan muspida atau ForumKomunikasi Pim­pinan Dae­­­rah (FKPD), mem­berikan per­hatian yang serius terhadap ber­bagai masalah maksiat dan pekat ini,” harap Buya Safrizon Azwar dan Abdul Aziz Dt Gindo Malano.

Untuk meminimalisir kasus-kasus maksiat dan amoral di Limapuluh Kota, Buya Safrizon dan Abdul Aziz Dt Gindo Mala­no, ormas Islam bersama LKAAM, mendorong  tegaknya kembali hukum moral (sanksi adat) di berbagai nagari.
”Kami juga mengimbau niniak mamak, alim ulama, c­a­diak pandai, bundo kan­duang, untuk memagari diri dan anak kemanakan kita, dari segala ma­cam bentuk maksiat atau pe­kat. Kita selamatkan kam­pung kita ini dari krisis moral yang terjadi,” ingat Buya Safrizon Azwar dan Abdul Aziz Dt Gindo Malano. (*)

Padang Ekspres • Jumat, 02/05/2014 09:54 WIB • Fajar Rillah Vesky • 2984 klik
http://padangekspres.co.id/?news=berita&id=50817
--

Wassalam

Nofend St. Mudo
37th/Cikarang | Asa: Nagari Pauah Duo Nan Batigo - Solok Selatan
Tweet: @nofend | YM: rankmarola 

Ephi Lintau

unread,
May 2, 2014, 4:57:27 AM5/2/14
to rant...@googlegroups.com
sungguh sangat menyedihkan jika memang yg diberitakan itu benar, mau dibawa kemana lagi filosofi adat basyandi syara' kito. nan kemungkinan besar kejadian ini tentu bukan di lima puluh kota sajo, sewaktu ambo mangawas pelaksanaan ujian nasional di solsel beberapa waktu yang lalu, ternyata juga ada 1 siswi yg tidak ikut ujian, krn hamil....

semoga ini menjadi langkah awal untuk terus memperbaiki moral masyarakat kita....

salam
ephi

Zubir Amin

unread,
May 2, 2014, 5:15:51 AM5/2/14
to RantauNet Group
Mokasih Nofend St Mudo informasinyo.
Sabagai urang nn nenek moyangnyo baasa dari Pikumbuah cq Sarilamak,io sangat mauruik dado JB komah.
Ndak tabayang ado arisan seks(julo2 seks) dikalangan siswa/i SMA di daerah Pikumbuah tu.Alun tanang deburan jantuang JB akibat perkosaan jahannam berjamaah nn menimpa siswi Mts Kubang n siswi SMAN Gu guak,kini adolo barito bhw ado 200 orang perempuan hamil diluar nikah.La haula wala quu wata billah.
Lah kakaram dunia komah nampak 'e. Namun walau coman tun bana keadaannyo, sabalun azab Allah swt datang manimpa kito, marilah kito paara ortu khususnyo nan ado di Pikumbuah,n pemuka masyarakat,para guru n aparat terkait lainnyo secara basamo bahu membahu mengawasi pergaulan anak2 mudo ini.
Jaan tasingguang surang ayah or Ibu kalau anaknyo dite gur oleh salah seorang pemuka masyarakat diateh kalau anaknyo berbuat a- susila or kurang sopan.
Himbauan ini berlaku juga kpd ortu disaantero Sumbar krn JB yakin 'pekat' ini nn baru ketahuan di Pikumbuah itu, tidak tertutup kemungkinan pekat tu ada pula didaerah lain di Sumbar dlm skala n kwantitas nn babedo n alun ketahuan.
JB,DtRJ,75thn labiah,kini lah di Bonjer,Jakbar.
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

From: "Nofend St. Mudo" <nof...@rantaunet.org>
Date: Fri, 2 May 2014 14:48:54 +0700
To: RN - Palanta RantauNet<rant...@googlegroups.com>
Subject: [R@ntau-Net] 200 Perempuan Hamil di Luar Nikah, Ada Pelajar Arisan Seks di Limapuluh Kota
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
---
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+...@googlegroups.com.
Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Maturidi Donsan

unread,
May 2, 2014, 5:55:07 AM5/2/14
to rant...@googlegroups.com

HAMILNYA 200 ORANG REMAJA DAN ARISAN SEK  DILUAR NIKAH DI KAB 50 KOTA

 

Peristiwa yang terjadi di KAB Lima Puluh Kota itu tidak berdiri sendiri, kejadian ini mungkin juga disebabkan beberapa hal:

1.  Pernikahan yang tertunda.

2.  Beredarnya obat perangsang birahi secara vulgar di face book yang menjadi media remaja bacibong-cibong sekarang ini.

3.  Kelalian orang tua, bisa jadi, kalau bagi petani yang kedua orang tua kesawah, pulangnya kalau sudah hampir magrib, sulit untuk dibebankan spenuhnya kepada orang tua. Namun yang punya anak adalah orang tua.

4.  Kelalalaian lingkungan bisa jadi, karena masing-masing sudah sibuk dngan urusan perus sendiri-sendiri.

 

Pernikahan saisuak laki-laki umua 15 dan padusi umua 12 alah bakaluarga mereka, memproduksi ana-anak normal sabagaimano biaso.

 

Carito urang tuo dikampuang:

Nenek, mande, mande tuo,mande ketek/tante nikah pado umua 12-13 tahun.

 

 

Mereka  hidup normal beranak pinak  selama L/k 65-70 th.

Jadi pernikahan sesudah balig itu tak ada masalah.

 

Hanya kemudian datanglah bule  dengan segalo pesanannyo.

Perkawinan umur balig yang dikenal dengan perkawinan dini tu sebaiknyo ditunda dengan segala dalih ilmiah yang dijual ke si Melayu pribumi.

 

Akhirnya banyak nan maiyokan ajakan bule ko.

 

Kemudian datang kristenisasi ditambah dengan program KB bertambahlah tahun penundaan perkawinan bagi remaja.

 

Bagi yang bisa mengendalikan diri bisa menahan gejolak semangat mudanya  sampai ke jenjang perkawinan, bagi yang tidak, inilah yang melaksanakan kawin bebas.

 

Dalam keadaan remaja dengan umur perkawinan tertunda itu, disuguhi pula dengan iklan dan berbagai obat perangsang dari Dr Boyke, jelas iklan obat ini tambah mendorong kawin bebas.

 

Apakah dalam pertemuan para pemuka masyarakat Ninik mamak , Ormas Islam termasuk Alim Ulama di Pikumbuah tanggal 1 Mei 2014 tu, disinggung mengnenai peredaran obat perangsang nan tapampang tiok hari di face book.

 

Begitu face book dibuka maka maka dibagian tengah  langsung pemirsa dikenalkan dengan gadis-gadis peraga obat perangsang dengan menggunakan Dr Boyke di iklannya. 

 

Saya sangat khawatir, jiak tidak dibendung atau kita tidak bersorak menolak bersama kehadiran iklan  dan yang mefasilitasi iklan tersebut masuk ke ranah publik secara telanjang, pesta sek akan terjadi terus menerus dimana saja di Indonesia ini.

 

Pesta sek yang telah menghamili 200 orang di  Kab.Lima Puluh Kota itu hanya mungkin gunung es  menunggu  kecairannya diseluruh Kabupaten Sumatera Barat.

 

Sebentar lagi oknum para ahli mungkin akan menciptakan obat perangsang bagi wanita.  Beberapa Oknum para ahli banyak mencari jalan pintas untuk cari kaya tanpa perlu mengindahkan keselamatan generasi kedepan.

 

Kalau obat ini tercipta, diiklankan dan dipasarkan bebas, tak tahulah apa yang akan terjadi dengan remaja-remaja  kita.

 

Bahayanya kepada remaja,  karena semangat keingin tahuannya otomatis mereka mau akan mencoba-coba seperti halnya dengan Narkoba, bila ini terjadi, ibarat senapan sudah siap  tembak, bagi yang tak bisa mengendalikan diri tentu akan membabi buta mencari sasarannya. Akhirnya terjadilah pesta sek itu.

 

Untuk mencegah ini semua kembalilah ke jalan Allah dan cara yang baik dari nenek moyang kita.

 

Apa yang dilakukan yang dianjurkan Nabi dan apa pula yang telah dilakukan nenek moyang kita adalah jalan yang benar adanya.

 

Namun demikian penentangannya juga cukup kuat, mungkin karena pesanan atau memang pemikiran sehat dan itu masih bisa diperdebatkan.

 

Yang jelas penentangannya tersalur melalui Negara dengan keluarnya UU melarang perkawinan dini, dan menetapkan umur perkawinan jauh melebihi umur balig seseorang  pada hal umur balig sekitar 12 tahun

 

 

Untuk jadi renungan kita semua apakah UU perkawinan itu cocok dengan umat islam, apalagi dengan pelarangan pernikahan dini dengan  ancaman penjara

 

Wass,

 

Maturidi (L/75) Talang, Solok, Kutianyia, Duri Riau

Maturidi Donsan

unread,
May 2, 2014, 6:02:06 AM5/2/14
to rant...@googlegroups.com
Ralat :

 

HAMILNYA 200 ORANG REMAJA DAN ARISAN SEK  DILUAR NIKAH DI KAB 50 KOTA


mestinyo:    HAMILNYA 200 ORANG REMAJA  DILUAR NIKAH DAN ARISAN SEK DI KAB 50 KOTA

Bunda Nismah

unread,
May 2, 2014, 5:30:26 PM5/2/14
to rant...@googlegroups.com
Assalamu Alaikum W. W.
Lah 2 kali berita buruak masuak dari kampuang tacinto ambo nan banamo Luhak 50 Koto. Iyo mamalukan bona rasonyo barito iko. Ambo ingin bona hak jawab dari putra putri 50 Koto terhadap berita ko. Iyo bona atau fitnah? Nan mangecekkan 200 hamil ko dari mano sumbernyo. Mudah2an awak indak fitnah nan balobiah2kan. Sarupo nan lalu ko sampai bagai urang gaek nan mangaku diperkosa barami2 hanyo poi ba in de hoi jo pacarnyo tu poi ka Jakarta di TV. Barita tu harus dikoreksi.
Tolong indak ado urang Payokumbuh 50 Koto nan batalingo tipih?
Sakian mohon maaf nan sagadang2nyo
Wassalam
Bundo Nismah (75++)

@Hayatun Nismah Rumzy#

Zubir Amin

unread,
May 2, 2014, 7:32:55 PM5/2/14
to RantauNet Group, nismah@rumzy
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

From: "Nofend St. Mudo" <nof...@rantaunet.org>
Date: Fri, 2 May 2014 14:48:54 +0700
To: RN - Palanta RantauNet<rant...@googlegroups.com>
Subject: [R@ntau-Net] 200 Perempuan Hamil di Luar Nikah, Ada Pelajar Arisan Seks di Limapuluh Kota

andri...@gmail.com

unread,
May 2, 2014, 8:55:48 PM5/2/14
to Rantaunet
Mamak, Bundo, Palanta n.a.h,

Sato ma agiah komentar terhadap masalah ko.

Sabalunnyo andri minta maaf nan sagadang2nyo ka Mamak, Bundo, Apak jo Ibu2 ambo nan ba asa dari Luhak 50 Kota kalau nan andri sampaikan iko indak berkenan.

Andri ndak bisa ma analisa apo nan tajadi, apokah berita ko batuah atau salah. Kalau batuah, andri pun ndak bisa ma analisa ba a kok bisa tajadi.
Andri cuma bisa ma agiah pendapat pribadi terkait pancaliak an andri salamo 2 bulan kurang ber KKN di Lembah Harau, kampuang paliang suduik nan ndak ado jalan taruihnyo (kalau nio kalua, babaliak baliak) wakatu tu tahun 1996.

Salamo 2 bulan KKN di sinan, ndak ado sesuatu yg luar biasa. Yg ado suasana langang di siang hari apo lai malam hari. Pencaharian urang batani sawah dan batanam gambia. Istilah manggampo adolah istilah keseharian urang Lembah Harau. Manggampo adolah memeras getah gambia utk dijadikan gambia cetakan.

Hal yg luar biaso yg andri liek di Lembah Harau adolah satiok malam minggu, anak bujang gadih kalua dari rumah masiang2 dg mamakai pakaian terbaiknyo. Kalau buliah andri kecek an, caro bapakaian mereka ndak kalah jo bujang gadih perkotaan.

Dek iko kampuang, mereka suko bakumpua di persimpangan kampuang yg ado sekitar 3 persimpangan. Kalau alah agak tangah malam mereka mancari tampek2 sepi, suduik2 samak. Ndak tau apo nan dipabuek jo mereka.
Pagi2 awak caliak tampek2 yg dipakai tadi malam alah baserak kartu2 koa, remi dan puntung2 rokok.

Dari danga2 carito2 urang kampuang, bujang gadih di siko banyak nan MBA (Married by Accident). Sacaro statistik memang alun ado data nan sahih. Namun, dari carito urang kampuang, iyo agak miris awak danga. Cubo bayangkan, guru mudo gadih nan ditempatkan di situ alah ado nan menikah samo bujang di situ dek MBA tadi.

Andri ndak bisa menyimpulkan apo nan sedang berkembang di nagari tadi. Namun yg mambuek andri semakin kaget adolah kutika diadokan Malam Perpisahan dengan Mahasiswa KKN yg diadokan di sebuah gedung SD satu2nyo di situ.

Kami suprise krn acara yg ditampilkan bukan acara dadakan dan ecek2. Mereka menampilkan drama teater, band lengkap, nyanyi dan pagelaran seni lainnyo. Kualitas tampilan mereka ndak kalah jo kawan2nyo dari kota Payakumbuah. Pemuda pemudi yg bersekolah di luar Lembah Harau badatangan ka kampuang. Malam tu rami bagaikan pasar malam.

Saat acara perpisahan itu pun, iklim pergaulan bebas juga terlihat nyata. Ndak tabayang apo nan tajadi di luar gedung sekolah pada malam hari itu.

Andri hanyo punyo perkiraan thdp kondisi yg terjadi. Apokah krn kondisi iklimnyo, budayanyo atau dek terpengaruh mamangan adat bahwa Luhak 50 Kota ko terkenal dg istilah: Ikannyo jinak, aianyo janiah, tanahnyo dingin?

Kalau di Pariaman memang yg namonyo orgen tunggal dg pakaian artisnyo yg super seronok, namun iklim pergaulan sarupo di Luhak 50 Kota indak begitu kentara terlihat.

Sakali lai andri mohon maaf kalau postingan ko indak berkenan. Mungkin dari carito andri ko awak bisa mancaliak sisi lain dari Luhak 50 Kota.

Andri
L/42/Padang Pariaman


Powered by Telkomsel BlackBerry®

Hanifah Damanhuri

unread,
May 2, 2014, 9:33:10 PM5/2/14
to rantaunet
Astaghfirullah

Bergidik membacanya
Baa pulolah mukasuikno Arisan Seks iko go ha?
Baa pulo nasib janin?
Lailah jaleh sia apak paja nanti?
Hiiiiiiiiiiiiiii

Lahaula wala quwwata illa billah

Jadi takana pulo KKN di Situjuah th 1984
Di salah satu Jorong, musajik hanyo baisi di hari Jumat ...
Katiko ado pesta di malam hari, salauruah panduduak kalua.

Nan tapikia.... kama sen para pemuka agama atau pemuka  adat salamo iko???

Mudah2an musibah iko manjadi pamikiran para ahli, baa caro manyalamiakkan nagari nan alah hancua dun sabalun datang kutukan Allah.

Jan sampai pulo iko dijadikan alasan dek para pemuka agama lain untuak maubah kiblat anak mudo-mudo
Lahaula wala quwwata illa billah

Salam

Hanifah


--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
---
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup.

Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+...@googlegroups.com.
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Nofend St. Mudo

unread,
May 2, 2014, 9:33:27 PM5/2/14
to RN - Palanta RantauNet
Waalaikumsalam WrWb

Bundo, sabalunyo mohon maaf dek karano ambo partamo mamfwd berita ko ka Palanta
tantu bagi ambo, indak ado niak saketek pun kito ingin manjelekan suatu daerah/wilayah dg mangirim kaba iko ka palanta. Tapi memang seperti itulah kurang labiahnyo nan tajadi dikampuang awak bundo, dan memang pado dasarnyo ado (prilaku) macam iko ditiok2 daerah dikampuang awak.

Sebagai tambahan, iko laporan nan ditulis haruan hari ko tentang kasus diateh, semoga dg banyak awak tau, semakin banyak awak nan prihatin, dan selalu maingekan dunsanak awak dikampuang tentang bahanyanyo kebebasanan anak mudo kini.

Wassalam.


KASUS ARISAN SEKS PELAJAR DISELIDIKI PDF Cetak Surel

DINAS PENDIDIKAN SUMBAR TURUNKAN TIM KE LIMAPULUH KOTA

Kasus arisan seks pelajar yang dilaporkan terjadi di Kabupaten Limapuluh Kota membuat gusar kalangan pendidik. Karena itu, Dinas Pendidikan Sumbar akan menurunkan tim untuk menyelidiki kasus tersebut.

PADANG, HALUAN — Dinas Pendidikan Suma­tera Barat akan menu­runkan tim untuk menel­usuri kasus arisan seks yang dilakukan pelajar di Kabupaten Limapuluh Kota. Permasalahan ini dinilai sudah melukai hati rakyat Sumatera Barat.

“Kita akan cek, data itu benar apa tidak. Karena informasi yang didapat dari Kepala Dinas Pendidikan Limapuluh Kota bahwa informasi terjadinya arisan seks ini baru didapat dari Dinas Kesehatan,” terang Kepala Dinas Pendidikan Sumbar Syamsulrizal dite­mui usai me­ngikuti kegia­tan ziarah kubur pe­ringa­tan Hari Pen­­didikan Na­sio­­nal, Jumat (2/5).

Melihat kon­disi ini, Syam­sulrizal mene­kankan agar ke­pala daerah bisa menekan orang tua untuk me­mastikan anak­nya sudah bera­da di rumah pa­da pukul 18.00 WIB. Tidak lagi berkeliaran di malam hari. Termasuk orang tua juga mesti punya ilmu dan waktu untuk mengurus anak.

“Terkait tindakan apa yang akan kita lakukan di lapangan, kita akan koordinasi dengan Bupati dan Kepala Dinas, namun untuk sanksi itu menjadi kewenangan daerah,” te­rang Syamsulrizal.

Sebelumnya, dalam rapat koordinasi yang digelar MUI, LKAAM dan lembaga kemasyarakatan lainnya di Limapuluh Kota terungkap terjadinya arisan seks yang dila­kukan oleh pela­jar SMA. Hal ini diketahui ketika ada siswi yang tidak me­ngi­kuti UN ka­re­na hamil di luar nikah.  Ti­dak sampai di sana, siswi yang hamil ini terlibat dalam arisan seks yang dilaksanakan oleh komunitasnya. Tidak hanya itu, data Dinas Kesehatan Limapuluh Kota didapat bahwa sekitar 200 orang perempuan hamil di luar nikah di daerah tersebut.

Pol PP Padang Waspada

Terjadinya arisan seks yang dilakukan oleh siswa di Kabupaten Lima Puluh Kota membuat Satuan

Polisi Kota Padang waspada. Satpol PP Kota Padang akan melakukan razia intensif untuk para siswa di Kota Padang. Selain itu Satpol PP Kota Padang meminta masyarakat untuk memberikan informasi jika ada menemukan keadaan tersebut.

“Sejauh ini belum ada kejadian tersebut di Kota Padang. Mudah-mudahan tidak sampai terjadi di Kota Padang ini,”ujar Kasatpol PP Kota Padang Andre Algamar, Jumat (2/5).

Dijelaskan oleh Andre bahwa kelakuan nakal para remaja di Kota Padang hanya baru sebatas kumpul-kumpul sampai larut malam. “Dari hasil razia yang kita lakukan, kebanyakan mereka terjaring saat berkumpul atau duduk-duduk sampai larut malam,” ujar Andre lagi.

Untuk menghindari terjadinya arisan seks seperti yang terjadi di Kabupaten Lima Puluh Kota,  Satpol PP Padang rutin mela­kukan razia bagi para pelajar, baik pagi, siang, maupun malam hari.

Selain itu Andre juga meminta kepada masyarakat untuk selalu memberikan informasi kepada  Satpol PP. “Satpol PP selalu terbuka untuk menerima infor­masi dari masyarakat. Jika masyarakat mengetahui kejadian arisan seks tersebut, segera laporkan ke Satpol PP,” ujarnya.

Setiap siswa yang terkena razia selalu diberikan pembinaan oleh Satpol PP dan dipanggil orang tuanya. “Orang tua siswa supaya menjaga anaknya supaya tidak sampai terjerat dalam pergaulan yang salah,” kata dia.

Untuk mengatasi siswa me­nonton video porno di warnet maka Satpol PP selalu melaku­kan razia ke warnet-warnet. “Satpol PP akan menertibkan warnet-warnet yang membiarkan siswa menonton video porno,” ujar Andre.

Kontrol Lemah

Psikolog Yuni yang ditemui di ruangannya Selasa (29/4) mengatakan, kasus pelecehan seksual atau perbuatan asusila kepada anak saat ini, terutama yang melibatkan anak dibawah umur sebagai korban maupun sebagai pelaku, merupakan gambaran lemahnya fungsi kontrol sosial dan keluarga terhadap anak. Faktor penitipan atau pengasuhan anak, maupun gangguan psikologis merupakan faktor yang dapat memicu tindakan penyimpangan seksual oleh anak-anak di bawah umur.

Pengalaman mendapatkan kekerasan seksual secara fisik maupun non fisik pada anak juga bisa pemicu utama anak untuk berperilaku seksual yang belum sepantasnya dilakukan oleh golongan usianya.

Terpisah, Kepala Dinas Pen­d­idikan Padang Indang Dewata mengatakan, terkait perbuatan asusila terhadap anak atau sesama anak di bawah umur harus menjadi perhatian bagi seluruh pihak.

“Untuk itu, orang tua tidah boleh menyerahkan sepenuhnya anak-anak kepada pihak sekolah, karena kontrol dari orang tua juga sangat diperlukan, pengaruh itu bisa saja datang dari ling­kungan sekitarnya seperti teman-temannya,” ujarnya di Padang kemarin.

Sementara LSM Nurani Perempuan Padang menyebutkan, kejadian-kejadian kekerasan seksual terhadap anak di Sumbar sebagai bencana. LSM yang bergerak pada perlindungan hak-hak perempuan ini mencatat sepanjang tahun 2013 lalu, telah menerima laporan pengaduan kekerasan seksual pada anak mayoritas dilakukan oleh orang terdekat korban atau orang disekitar lingkungan terdekat korban.

Lebih lanjut tahun 2014 Nurani Perempuan mencatat ada tujuh pengaduan atau laporan yang sama yakni kekerasan seksual pada anak dan remaja. (h/mg-san/h/eni/mg-rin)


http://harianhaluan.com/index.php/berita/haluan-padang/31364-kasus-arisan-seks-pelajar-diselidiki

Sabtu, 03 May 2014 02:26

asfari...@yahoo.com

unread,
May 2, 2014, 10:09:25 PM5/2/14
to RN - Palanta RantauNet
nofend, berita ko membukakan mato awak basamo. problem apo nan salamo ko nan tak nampak akhirnyo membukakan mato nan salamo ko jauh dari pantauan radar kiti basamo. 
nofend, gejala ko kan fenomena gunuang es nan ado di Ranah. saatnyo awak ndak saliang mayalahan dan maraso awak nan paliang bana.

nofend, ambo maliek iko karano kurangnyo aktifitas positif dan tingginyo tingkek pengangguran nan tajadi. sebahagian besar lulusan sakolah ingin manjadi pegawai negeri, sahinggo lah mangunci sisi kreatif dari anak nagari.

nagari rancak nan dikarunia tuhan tertegun maliek tingkah anak nagari. energi kreatifitas tagususr jo mimpi maleh nan basadio manunggu pengharapan. disiko perlunyo interfensi pemerintah. beri pendampingan dan modal bagi mereka yg mau berkreatifitas didunia kreatif. 

ambo pernah suatu rayo pai ka Harau, rasonyo anak mudonyo labiah sanang duduak di pos jago sam ia manunggu recehan sesaatutk masuak saku. indak ado kreatifitas ditampeh nan indah tsb. padohal banyak nan bisa diolah. ado penangkaran kupy2 dg karya yg masih monoton, ado jual bungo paku dll nan jauh dari sentuhan kreatifitas.

rummah tingga nan lah lapuak, semestinyo bisa diolah oleh pemuda kampuang manjdi home stay dg dilatih oleh tenaga perhotelan. banyak hal sabanyo. 

tapi yg paliang bahayo adolah fenomeda murahnyo harga motor atau honda nan biaso disabuikan dek urang awak. uru2 kian ka engken, bak istilah bia miskin yg penting raun. 

banyak PR nan sabanyo ndak rumik, cuma komitment basamo nan penting. adokan pendampingan dan gerakan ekonomi kreatif bagi anak mudo. salamo ko yo ndak do tadanga. dulu ado karang taruna, dan banyak gerakan pemuda. 

nanang dan sadang di Medan

Sent from my BlackBerry 10 smartphone on the Indosat network.
From: Nofend St. Mudo
Sent: Saturday, 3 May 2014 08:33
To: RN - Palanta RantauNet
Subject: Re: [R@ntau-Net] 200 Perempuan Hamil di Luar Nikah, Ada Pelajar Arisan Seks di Limapuluh Kota

Nofend St. Mudo

unread,
May 3, 2014, 1:01:23 AM5/3/14
to RN - Palanta RantauNet
MUI Serukan Umat Bertaubat, Arisan Seks, Seluruh Kepsek Dikumpulkan

Limapuluh Kota, Padek— Mun­­culnya kabar arisan seks yang dilakukan sejumlah pelajar di Kabupaten Limapuluh Kota, membuat geger Sumatera Barat.

Semua pihak diminta tidak per­lu saling menyalahkan. Na­mun, harus bersama-sama me­magar anak-kemanakan, agar kasus serupa tak terulang lagi.
”Astaghfirullah al-adzim, saya benar-benar kaget men­de­ngar kabar ini. Generasi muda kita tampaknya mulai kehila­ngan nilai-nilai keteladanan dan pa­nutan. Ke depan, menjadi tu­gas kita bersama mencari so­lusi atas persoalan ini,” kata Haji Des­ra, intelektual muda Luak Li­mopuluah, Jumat (2/5) siang.

Komentar serupa disam­pai­kan Ferizal Ridwan, Ketua PKB Limapuluh Kota. Menu­rutnya, ka­bar seks bebas di kalangan pe­lajar, semestinya dijadikan ba­han reflesi bagi semua pihak. Ter­kait pentingnya pengawasan ter­hadap anak-anak usia se­kolah. “Jangan sampai, ada pula yang menyudutkan pengurus MUI, ormas Islam, LKAAM yang su­dah menyampaikan infor­masi ini sebagai bahan evaluasi ba­gi kita bersama, agar kasus se­rupa tidak terulang di masa men­datang,” kata Ferizal Rid­wan, kemarin siang.

Sementara itu, tokoh muda Luak Limopuluah lainnya, Teddy Rahmat,  mengaku tidak ter­lalu kaget dengan kabar ari­san seks di kalangan pelajar. “Se­tahu saya, kabar tersebut sudah be­r­hembus sejak Januari silam. Se­karang, tugas kita bersama, untuk mencarikan solusi ter­baik,” ujarnya.

Terpisah, tokoh muda Sum­bar yang juga Sekretaris Gon­jong Limo Padang, Nur­khalis, mengaku prihatin dengan kasus ini. “Saya sudah kroscek juga ke Pak Jayusman. Beliau mem­be­narkan jika ada kasus arisan seks. Sangat menyedihkan,” ka­ta­­nya kepada wartawan.

Walau demikian, Nurkhalis tidak mau menyalahkan pelajar se­mata. “Jangan hanya pelajar yang disalahkan,” sambung dia. Se­­baliknya, semua pihak juga ha­­rus memikirkan, apa pe­nye­bab maraknya kasus kejahatan ter­hadap anak dan perempuan serta maraknya seks bebas akhir-akhir ini.
“Belajar dari kasus pemer­ko­saan terhadap siswi MTS Ku­bang “NPD” dan kasus arisan seks ini, sudah saatnya semua pi­hak duduk bersama. Duduk se­meja. Kita ajak seluruh pelajar bicara kasus ini, sehingga me­reka merasa dilibatkan,” ulas Nur­khalis yang baru-baru ini menjadi caleg DPRD Sumbar dari Gerindra.

Di sisi lain, Kepala Dinas Pen­didikan Limapuluh Kota Des­ri yang dihubungi anggota Ba­lai Wartawan Luak Limo­pu­luah, mengaku kaget atas in­for­ma­si pergaulan bebas di k­a­la­ngan pelajar. Untuk me­mastikan ke­benaran informasi ini, Desri akan mengumpulkan seluruh ke­pala SMP dan SMA.

Di tempat terpisah, Ketua Ma­jelis Ulama Indonesia (MUI) Li­mapuluh Kota Buya Haji Safri­jon Azwar, menyerukan kepada umat Islam di Luak Limopuluah untuk segera bertaubat.
”Ibarat pepatah, jika buruk rupa, kaca jangan dibelah. Seba­lik­nya, mari kita belajar dengan ka­sus itu. Instropeksi diri. Ber­tau­batlah,” ujarnya.

Buya Safrizon Azwar juga me­minta semua pihak meres­pons persoalan arisan seks di ka­la­­ngan pelajar yang terungkap ber­­­kat penelitian Dinas Ke­se­ha­tan Li­mapuluh Kota ini, de­ngan bi­jaksana. “Kita jadikan  sebagai ba­­han evaluasi bersama, untuk me­ngambil langkah terbaik,” ujarnya.

Buya Safrizon  memastikan, du­gaan kasus arisan seks ini be­nar-benar terjadi di Kabu­paten Li­mapuluh Kota. “Di mana lo­kasi persisnya, tidak elok kami sam­paikan. Karena ini akan me­lukai perasaan keluarga kor­ban mau­pun peserta arisan itu sen­diri,” tuturnya. Hal yang sama di­katakan Ketua Badan Amil ZakatNasional Jayusman.

Safrijon memastikan, atas ma­raknya kasus seks bebas ak­hir-akhir ini di Limapuluh Kota. Ditambah lagi dengan kasus du­gaan pemerkosaan di Ku­bang, Ke­camatan Guguak yang di­ala­mi siswi MTS berinisial “NPD”, ma­ka pihaknya dalam waktu de­kat akan menemui bupati dan wa­kil bupati Limapuluh Kota.

Setelah itu, akan digelar pula au­diensi dengan DPRD Lima­pu­luh Kota, Kajari Payakumbuh Has­bih, Kapolres Payakumbuh AKBP Rubintoro Suhada, Kapol­res Limapuluh Kota AKBP Cu­cuk Trihono, Dandim 0306 50 Kota Letkol Inf Trisno Widodo, serta unsur Muspida lainnya di wila­yah administrasi dan wila­yah hukum Kabupaten Lima­puluh Kota.

Seperti diberitakan sebe­lum­nya, awalnya informasi ari­san seks diperoleh Padang Eks­pres dari aktivis Serikat Petani In­donesia (SPI) Eka Kurniawan Sa­go Indra, semasa ia berkam­pa­nye sebagai caleg Partai NasDem untuk DPRD Sumbar, be­berapa waktu lalu. Kabar itu kini semakin menyebar luas, setelah pengurus MUI, ormas Islam, dan LKAAM Limapuluh Kota, menggelar pertemuan di ka­wasan Medan Nan Bapaneh, Tarantang, Harau, Kamis (1/5).

Dalam pertemuan yang di­ha­diri Ketua MUI Buya Safrizon Azwar, Ketua BAZDA Haji Jayus­man, Wakil Ketua NU Sudirman Sair, Sekretaris IKADI Hendra Bakti, pengurus Muham­madi­yah ­Hamdi Samah, Ketua PERTI Zul­kifli Dt Rajo Mangkuto, pe­ngu­rus LDS Nurakmal, dan 7 pe­ngurus LKAAM dipimpin Abdul Aziz Dt Gindo Malano itu ter­ung­kap, ada 3 pelajar yang baru-baru ini tidak ikut ujian nasional (UN), karena hamil di luar nikah.  Setelah ditelu­suri, ketiga pelajar di wilayah selatan Kabupaten Limapuluh Kota itu ternyata hamil di luar nikah akibat ikut arisan seks.

Selain kasus arisan seks, MUI Limapuluh Kota juga men­da­pat informasi sahih dari Dinas Ke­sehatan, terkait adanya 200 pe­rempuan yang hamil di luar nikah, dalam beberapa waktu terakhir.  (frv)

[ Red/Administrator ]  Padang Ekspres • Sabtu, 03/05/2014 11:00 WIB • Redaksi • 
http://padangekspres.co.id/?news=berita&id=50826

asfari...@yahoo.com

unread,
May 3, 2014, 2:21:01 AM5/3/14
to RN - Palanta RantauNet
kalau di Korea wak danga PM nyo lansuang manyarahkan mandat ka Presiden, malunyo gagal dlm manjalankan roda pemerintahan. padohal iko satu ksus Feri nan kalabihan muatan. baitu bana raso malu ko begitu gadang. 

kini cubo wak danga lah, ba a respon Bupati e sebagai pamegang mandat roda pemerintahan. dari media baru kelas kapalo dinas dan pemuka masyarakat. 

payakumbuah ko terkenal penghasil manusia2 hebat, kini tacoreng dek ksus iko, nan pak Bupatinyo ndak ma agiah statement.


.anang

Sent from my BlackBerry 10 smartphone on the Indosat network.
From: Nofend St. Mudo
Sent: Saturday, 3 May 2014 12:01
To: RN - Palanta RantauNet
Subject: Re: [R@ntau-Net] 200 Perempuan Hamil di Luar Nikah, Ada Pelajar Arisan Seks di Limapuluh Kota

penulis cemen

unread,
May 3, 2014, 8:30:18 AM5/3/14
to rant...@googlegroups.com
Assalamu'aikum Mamak jo Bundo Ambo.

Izinkan Ananda, maagiah pandapek satalah sakian lamo jadi pambaco.

Kok di data dalam duo bulan tarakhir cukuik banyak kasus asusila di Sumbar ko. Dari data dari Ananda kini ko:

1. Kasus Pemerkosaan Siswi MTs di 50 Kota. Pelaku diduga 10 urang. Nan tatangkok baru surang
2. Kasus Pemerkosaan baru-baru ko di 50 Kota juo. Korban Karyawan Swasta, pelaku urang nan alah baistri.
3. Arisan Seks di 50 Kota. Dari data Dinkes 50 Kota alah ado sekitar 200 anak gadih hamil di lua nikah
4. Kasus Sodomi di Alang Laweh. Korban 3 anak SMK. Pelaku ditangkok dek warga.
5. Kasus pemerkosaan di Agam. Korban 2 urang siswi kaleh 5 SD. Pelaku buron.
6. Kasus pemerkosaan
7. Dalam 2 bulan terakhir Satpol PP Kota Padang alah 3 kali razia, 2 kali di taplau 1 kali di Bukik lampu. 2 kali di Taplau tatangkok 25 pasang pasangan ilegal (rato-rato mahasiswa), 11 pasang di Bukik lampu.

Kalau di taplau Padang, tampaik-tampaik untuak babuek demikian disadiokan malah barupo tenda-tenda biru. Tenda-tenda ko barupo tarpal bawarna biru, kalau siang diguluang, kalau maghrib baru dibukak dek nan punyo. Di tenda ko urang-urang nan ka babuek ndak elok tadi cukuik mangode jo senter hape nan digoyang-goyangan sabagai kode. Beko nan punyo tenda ko tibo. Dan cukuik dengan mambayia Rp. 30.000 dapek lo teh botol duo, plus onda nyo suruak an ka dalam tenda. Tenda ko ma adok ka lauik, bagian ma adok ka jalan di tutuik. Dalamnyo ado kursi kayu panjang untuak duduak. Lokasinyo di taplau di sapanjang lokasi urang manggaleh lauak kalau siang. Iko lah pernah Ananda investigasi langsuang jo babarapo urang kawan.

Karano pelakunyo rato-rato rang mudo-mudo, dari pengamatan Ananda jo kawan samo gadang jo lingkungan sapamainan, kasus-kasus kok bisa jadi diakibaikkan oleh lamahnyo kontrol urang tuo tahadok konten-konten yang diakses anak di dunia maya maupun televisi.

Rato-rato anak mudo kini alah mamacik smartphone yang tasambuang ka dunia maya. Akses tanpa filter. sementara anak-anak ko tarutamo yang masih pelajar masih kurang edukasi dalam pamanfaatan internet untuak yang labiah bamanfaat.

Ananda yang kini bergerak di Organisasi Relawan TIK pun maraso kesulitan untuak masuak ka sakola-sakola ka maagiah edukasi, jan kan ka urang tuo, untuak edukasi ka siswa pun masih susah kini ko.

Sakian dari Ananda, mudah-mudahan bisa jadi tambahan bahan evaluasi.
Wassalam,

Muhammad Irfan
23 TH, Padang | Asa: Pauah Kamba, Pd. Pariaman
tweet: @penuliscemen
--
Salam,

===========================================
===========================================

Muchwardi Muchtar

unread,
May 3, 2014, 9:03:43 AM5/3/14
to rant...@googlegroups.com, hariansi...@yahoo.co.id, Helmidjas Hendra, Prof. Dr Azyumardi AZRA, Madahar Batuduang Ameh, abud...@yahoo.com, Taufik Abdullah, Zulharbi Salim, azmi_libr...@yahoo.co.id, zul...@yahoo.com
Kamudian.....?
What next?

LKAAM..........................?
Tungku Tigo Sajarangan.....?
MUI SumBar...................?
Mamak Rumah, Mamak Sako.....?

Salam.......................................,
mm***
Lk-2; 59; Bks


---------- Pesan terusan ----------
Dari: penulis cemen <m9i...@gmail.com>
Tanggal: 3 Mei 2014 19.30
Subjek: Re: [R@ntau-Net] 200 Perempuan Hamil di Luar Nikah, Ada Pelajar Arisan Seks di Limapuluh Kota
Kepada: rant...@googlegroups.com



Assalamu'aikum Mamak jo Bundo Ambo.

Izinkan Ananda, maagiah pandapek satalah sakian lamo jadi pambaco.

Kok di data dalam duo bulan tarakhir cukuik banyak kasus asusila di Sumbar ko. Dari data dari Ananda kini ko:

1. Kasus Pemerkosaan Siswi MTs di 50 Kota. Pelaku diduga 10 urang. Nan tatangkok baru surang
2. Kasus Pemerkosaan baru-baru ko di 50 Kota juo. Korban Karyawan Swasta, pelaku urang nan alah baistri.
3. Arisan Seks di 50 Kota. Dari data Dinkes 50 Kota alah ado sekitar 200 anak gadih hamil di lua nikah
4. Kasus Sodomi di Alang Laweh. Korban 3 anak SMK. Pelaku ditangkok dek warga.
5. Kasus pemerkosaan di Agam. Korban 2 urang siswi kaleh 5 SD. Pelaku buron.
6. Kasus pemerkosaan
7. Dalam 2 bulan terakhir Satpol PP Kota Padang alah 3 kali razia, 2 kali di taplau 1 kali di Bukik lampu. 2 kali di Taplau tatangkok 25 pasang pasangan ilegal (rato-rato mahasiswa), 11 pasang di Bukik lampu.

Kalau di taplau Padang, tampaik-tampaik untuak babuek demikian disadiokan malah barupo tenda-tenda biru. Tenda-tenda ko barupo tarpal bawarna biru, kalau siang diguluang, kalau maghrib baru dibukak dek nan punyo. Di tenda ko urang-urang nan ka babuek ndak elok tadi cukuik mangode jo senter hape nan digoyang-goyangan sabagai kode. Beko nan punyo tenda ko tibo. Dan cukuik dengan mambayia Rp. 30.000 dapek lo teh botol duo, plus onda nyo suruak an ka dalam tenda. Tenda ko ma adok ka lauik, bagian ma adok ka jalan di tutuik. Dalamnyo ado kursi kayu panjang untuak duduak. Lokasinyo di taplau di sapanjang lokasi urang manggaleh lauak kalau siang. Iko lah pernah Ananda investigasi langsuang jo babarapo urang kawan.

Karano pelakunyo rato-rato rang mudo-mudo, dari pengamatan Ananda jo kawan samo gadang jo lingkungan sapamainan, kasus-kasus kok bisa jadi diakibaikkan oleh lamahnyo kontrol urang tuo tahadok konten-konten yang diakses anak di dunia maya maupun televisi.

Rato-rato anak mudo kini alah mamacik smartphone yang tasambuang ka dunia maya. Akses tanpa filter. sementara anak-anak ko tarutamo yang masih pelajar masih kurang edukasi dalam pamanfaatan internet untuak yang labiah bamanfaat.

Ananda yang kini bergerak di Organisasi Relawan TIK pun maraso kesulitan untuak masuak ka sakola-sakola ka maagiah edukasi, jan kan ka urang tuo, untuak edukasi ka siswa pun masih susah kini ko.

Sakian dari Ananda, mudah-mudahan bisa jadi tambahan bahan evaluasi.
Wassalam,

Muhammad Irfan
23 TH, Padang | Asa: Pauah Kamba, Pd. Pariaman
tweet: @penuliscemen

asfari...@yahoo.com

unread,
May 3, 2014, 10:26:53 AM5/3/14
to rant...@googlegroups.com
tarimo kasih infonyo. dari data kito nampaknyo kalau nio ba peran palanta ko bisa dimulai dg mambuek forum diskusi atau seminar gadang di Ranah.

bia masiang2 profesi ma agiah sumbang saran dari pado mahujat dan mampasalahan nan lah tajadi.

ba a katua. untk rapek awal ambo bisa manyadiokan ruang utk mambahas teknis acara.

Nanang dari nagari "ini medan bung"

Sent from my BlackBerry 10 smartphone on the Indosat network.
From: penulis cemen
Sent: Saturday, 3 May 2014 19:47

Akmal Nasery Basral

unread,
May 3, 2014, 11:58:34 AM5/3/14
to rant...@googlegroups.com
Wa'alaikumussalam nakan Muhammad Irfan, 

iko bukan komentar terhadap data nan dikumpuakan nakan, tapi saketek saran terhadap namo pena "penulis cemen".
Cemen dalam slang bahasa Indonesia berarti "tidak bermutu". "murahan", "kurang gigih" dan arti-arti negatif sejenisnya spt dalam kalimat, "Cemen ah, baru ketemu masalah segitu aja udah nyerah."

Dalam ilmu sosial ado teori yang disebut Self-Fulfilling Prophecy, ramalan yang mewujudkan dirinya sendiri. 
Kalau predikat-predikat kurang positif, kurang bagus yang sering dipakai, meski hanya untuk main-main, maka nanti akan menjadi penulis cemen betulan.
Karena itu dalam Islam pun Nabi Saw mengajarkan agar orang tua memberi nama-nama yang baik bagi anak-anak mereka (dan Nabi mengubah beberapa nama sahabat yang kurang bagus dengan nama yang lebih indah, inspiratif, optimistik).

Wassalam,

ANB
46, Cibubur
tweet: @akmal_n_basral



penulis cemen

unread,
May 3, 2014, 12:18:39 PM5/3/14
to rant...@googlegroups.com
Tarimo Kasih saran dan masukannyo, Mamanda. Mudah-mudahan ndak manjadi cemen betulan :)


Wassalam,

Muhammad Irfan
23 TH, Padang | Asa: Pauah Kamba, Pd. Pariaman
tweet: @penuliscemen

Renny Sy

unread,
May 4, 2014, 11:23:19 AM5/4/14
to Rantau Net Groups

Jaan Baketek hati..

Penulis Cemen =Penulis CErita MENarik

Penulis Cemen = Penulis CErita MENdunia

Lanjuik...

Renny.Bintara

Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages