Tak Kenal Maka Tak Sayang
Tinggal
menghitung hari
Sudah ada dua Capres yang pasti
Mari diteliti
Supaya tidak salah pilih nanti
Tak kenal maka tak sayang
Bagaimana mengenal kalau info kurang
Info yang beredar kadang dari pecundang
Benci tumbuh, simpati hilang
Tak mampu mencerna sendiri
Kuikuti kemana partai pilihanku berkoalisi
Sepak terjang partai pilihanku selama ini
Tak gentar menantang bila tak sesuai nurani
Aku sudah mulai tenang sekarang
Aku sudah punya Capres
Semoga Capresku
Capresmu juga sobat
Padang, 17 Mei 2014
Hanifah Damanhuri
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
---
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+...@googlegroups.com.
Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
Bu Ifah, Nakan ANB dan sanak dipalanta n. a.h
Baa kalau dibaokan saketek masalah piliah mamiliah ko dalam kutbah Jumat (”saketek dalam kutbah Jumat”).
Dalam syarat rukun kutbah nan parnah diajakan ka ambo dari ustad, tamasuak lah dalam kutbah bisa disingguang kejadian factual dari jumat ke jumat yang menyangkut kebaikan untuk kemajuan islam dan umat islam kedepan atau sebaliknya, proses pemilihan caleg dan presiden adalah kejadian factual dari jumat ke jumat.
Pemilihan caleg dan Presiden, siapa yang terpilih sangat menentukan arah kehidupan umat islam kedepan.
Di kutbah Jumat seharusnya disinggung oleh katib agar umat islam menetukan pilihannya kepada siapa yang akan menyelamatkan islam dan dirinya kedepan.
Bukan tak mungkin tata cara yang bersangkut paut dengan kegiatan di mesjid itu nantinya akan diatur dari Senayan dan Merdeka Utara, seperti di era orba, dimana para ustad dalam pengawasan LITSUS.
Kalau begini, apa umat islam tidak berhak menentukan pilihannya dan para khatib menyinggungnya dalam kutbah jumat demi kemaslahatan islam dan umatnya.
Kita batasi ini hanya dalam “kutbah jumat”, yang tata cara dan waktunya terbatas.
Ini saya sampaikan, nampaknya soal actual dari jumat ke jumat ini mungkin tidak banyak katib mebawakannya atau karena sesuatu alasan tak berani dsb, seperti menyinggung masalah narkoba, penipuan termasuk umat islam harus memilih yang akan menyelamatkan mereka.
Mungkin ANB banyak referensi mengenai kutbah Jumat ko.
Tolong lewakan ka palanta ko,
Wass,
Maturidi (L/75) Talang, Solok, Kutianyia, Duri Riau
Nakan ANB, Elthaf, bu Ifah dan sanak dipalanta n.a.h
Sampai 9 Juli kita doakan mudah-mudahan semua lancar/ berjalan baik.
Karano topik awak berhubungan jo Kutbah Jumat mako ambo fokus ka topic sajo.
Sesuai penjelasan ANB sabannyo Mesjid bisa difungsikan sesuai waktu dan aturan main dalam melaksanakan ibadah di mesjid termasuk pada shalat jumat.
Untuk jumat, undangannya hanya azan saja, begitu azan terdengar maka umat islam akan berbonduong ke mesjid, semua laki-laki dari segala lapisan ada.
Kalau diwaktu lain masih banyak umat islam sulit menghindari penghalang, sehingga tak bisa hadir di mesjid.
Pada kutbah jumat inilah media yang baik bagi para khatib untuk mealokasikan waktu agak 2 menit menyampaikan pesan kepada jamaah agar islam ini tegak di Indonesia ini sehingga paling tidak, kusus bagi umat islam berlaku hukum islam.
Tarimo kasih atas penjelasannyo nakan ANB.
Wass,
Maturidi (L/75) Talang, Solok, Ktuianyia, Duri Riau