Ring tone dan Ring Back tone Minangkabau

34 views
Skip to first unread message

Mulyadi

unread,
Feb 26, 2008, 10:23:08 PM2/26/08
to Rant...@googlegroups.com, RGM...@yahoogroups.com, suli...@yahoogroups.com, so...@yahoogroups.com

Assalamu'alaikum,wr,wb.
Dunsanak nan peduli jo Minang.
Minggu lalu atau tapeknyo hari Kamis 21 Februari 2008 bertepatan kami para pengurus Gebu Minang rapek di rumah Ibuk Jamin, bisuaknyo tabaco diambo di koran ibukota tentang apo nan ambo sabuik di Subject email ko.

BA-1 dengan Direktur Telkomsel pado tanggal 21 itu alah manando tangani karajo samo Pemprov Sumbar jo Telkomsel tentang ring tone dan ring back tone tu.

Tapi sampai pagi ko alun tadanga sosialisasi lanjuik nyo di milis2 uarang awak ko. Apo kito tidak peduli dengan hal itu ????

Kalau ado nan tahu, baa kelanjutan berita dan info di surek kaba tu tolonglah dilewakan di siko.
Wacana tentang Ring tone dan Ring Back Tone Minangkabau ko alah mengemuka pado saat SSM2007 di Hotel Pangeran Padang tahun lalu.   

Mungkin Pak Firdaus HB (Sekjen FSSM) bisa memberikan jawabannyo.

Best Regards,
Mulyadi

Tenaga bantuan Engineer dari PT.Pusri pada :

Mechanical Dept.
PT. REKAYASA INDUSTRI - Jakarta
Jl.Kalibata Timur I No.36, Jakarta - 12740
Phone : +62-21-7988700 ext. 2215
Fax     : +62-21-7988701
mobile : 08127834825 atau nomor baru 081932450588
email   : mul...@rekayasa.co.id
atau  : mul...@pusri.co.id


Ronal Chandra

unread,
Feb 26, 2008, 11:15:02 PM2/26/08
to Rant...@googlegroups.com
Assalamu'alaikum Wr...Wb Dunsanak,.

Sejak malam hari ambo menimbang nimbang diposting atau tidak cerita ini, setelah ditimbang timbang dan saya merasa ini informasi yang sangat berharga maka diputuskan untuk diposting.

Hari selasa saya tiba kembali dirumah setelah melayat ke bandung sekitar jam 2 pagi, padahal keesokan harinya saya sudah berjanji dengan beberapa teman anak anak unand yang minta diantar menghadiri career expo di Universitas Binanusantara dan masih berlansung sampai hari ini.

Tadi nya saya berpikir untuk meng-antar saja tapi terpikir juga oleh saya bagaimana mereka pulang, lagi pula saat pelaksanaan SSM 2007 saya merasa sangat terbantu dengan kehadiran mereka mereka ini. Terpaksa saya pun harus turun dari mobil dan ikut mendaftar membeli tiket dan berputar putar 4 lantai di Universitas Bina Nusantara.

Saya bingung dari semua stand perusahaan yang membuka lowongan tidak ada satupun dari anak anak Unand ini yang mendatangi stand lowongan pekerjaan dari Bank Mandiri, padahal lowongan yang ditawarkan adalah ODP "Officer Development Program atau dibank lain dikenal dengan Management Trainee" lowongan ini sangat bergengsi dibank karena dari lowongan ini lah akan lahir pejabat pejabat baru bank tersebut, dulu jaman saya menyebutnya "Pendidikan Calon Pejabat Bank.

Tentu saya bertanya "Kenapa tidak melamar kesana ? dan saya kaget akan jawaban mereka "Bang Univ Andalas tidak diterima atau tidak diperkenankan melamar posisi ODP Bank Mandiri tersebut !!" Mendengar itu karuan saja saya jadi pingin tau, saya datangi standnya bersama anak anak unand ini, saya katakan sama penjaga stand tersebut kami tertarik posisi ini dan ingin melamar dan saya belaga tidak tau apa itu ODP dan bagaimana programnya, ujungnnya saya katakan adik adik saya ini berminat melamar posisi ini dan ini cv kami.

Setelah meneliti dan membuka satu persatu dan begitu mengetahui bahwa mereka ber-ijasah dari Universitas Andalas, Officernya mengatakan pada saya "Maaf Bapak untuk lowongan ODP ini Universitas Andalas tidak termasuk dalam list yang diperbolehkan untuk ikut test !!. Sempat ingin marah juga saya, tapi saya tanyakan dengan santai "Kenapa tidak boleh ? mereka cuma menjawab, kami tidak mengetahui dan ini sudah menjadi kebijakan Bank Mandiri untuk tahun ini.

Tidak mau kalah saya katakan "Anda kenal dengan Pak Sudirman Suin (salah satu pejabat bank mandiri yang dari unand) dan Erman Rahman Vice Presiden Bank Mandiri Wilayah 4 Jakarta ? Mereka semuanya itu Alumni Universitas Andalas! namun dengan sopan mereka berkata "itu DAHULU pak dan sekarang kebijakan untuk Universitas Andalas sudah berubah. Duh sakit rasanya hati saya walaupun saya bukan alumni Unand, Dan saya perhatikan adik adik unand yang saya bawa ini mereka terdiam dan padahal IPK mereka rata rata 3.2 keatas.

Lalu saya tanyakan lagi, Universitas Bina Nusantara diperbolehkan ? dan dijawab dengan iya boleh, Universitas Pelita Harapan diperbolehkan ? dan dijawab dengan iya boleh, Trisakti diperbolehkan ? dan dijawab dengan iya.

Terbayang sama saya mental anak anak Unand tersebut yang saat itu ramai para pelamar lain dari universitas yang diperbolehkan untuk ikut berkompetisi. Saat itu saya katakan pada staff penjaga stand "Baik nya ada tanyakan kedalam dan pastikan tentang kebijakan tersebut". 10 menit kemudian mereka keluar dan mengatakan "Kalau masih ingin melamar juga silakan tinggalkan CV nya di sini dan nanti akan diperiksa lebih lanjut dengan team dari Bank Mandiri".

Sakit rasanya hati ini dan tidak tau mau mengadu kemana ? saya sms pejabat bank mandiri yang orang Minang dan saya telp beberapa dari mereka menanyakan hal tersebut.

Sebelum pulang saya menanyakan Bank Mandiri mana yang bukan stand disini dan dikatakan "Yang membuka stand disini adalah HRD bank mandiri yang membawahi seluruh penerimaan pegawai seluruh Indonesia".

Sambil dijalan pulang saya menghibur mereka dan katakan  "The Show must Go On" sambil mengirim sms tentang info ini, sebagian besar berkata ini harus ditanggulangi dan dan kita memang sudah tertinggal dari Universitas Negri lainnya dan Universitas Swasta di Jakarta. Namun saya mendapat balasan sms dari orang yang berkepentingan akan hal ini dan punya power untuk membantu menyelesaikan masalah ini serta sehari hari berpikir bagaimana Sumatra Barat bisa maju isinya "Gak bener info seperti itu, Jangankan jadi Management Bank Mandiri, Jadi Direktur Bank Indonesia aja ada anak Unand".

Kalau saya ingat kembali tulisan diatas dan perkataan Officer Bank Mandiri tersebut waktu saya katakan si ini dideputi di BI dan si anu vice presiden di bank mandiri, si Itu mantan direktur di BNI dan semua anak UNAND dan dijawab oleh Officer stand tersebut dengan "Itu DAHULU pak.....Sekarang ? ? ?

Haah dari pada sakit hati lagi saya mendingan saya sudahi email ini dan semoga bisa menjadi info yang bagus untuk kemajuan bersama pendidikan Sumatra Barat.

Kalau ingin melakukan cross check akan kebenaran nya, silahkan datang ke Career Expo Binus yang masih berlangsung sampai tanggal 28 Febuari ini.

Mungkin juga sudah waktunya dibentuk "Masyarakat Peduli Pendidikan Sumatra Barat " dan melibatkan stake holder yang berkompeten dibidangnya.

Salam Hormat
Ronal Chandra


Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.

muhammad syahreza

unread,
Feb 26, 2008, 11:37:57 PM2/26/08
to Rant...@googlegroups.com
Assalamu'alaikum wr.wb.

Hasil dari sarasehan Ika Unand kemaren sepakat mendirikan andalas
centre untuk membantu unand bisa mengejar ketertinggalan nya dari
universitas lain yang sudah rangking dunia.
silahkan semua alumni unand masukan datanya ke :
www.andalas-centre.com

Mari bersinergi membangun Sumbar...

salam
Reza
0811193646
http://ohiofreshyoghurt.multiply.com

Dedy Yusmen

unread,
Feb 26, 2008, 11:37:39 PM2/26/08
to Rant...@googlegroups.com

Wass.. Wr. Wb

 

Angku Ronald…

 

Cerita seperti ini..juga kadang terjadi pada Alumni lain…tapi setelah Ikatan Alumni dan Perguruan Tinggi bersangkutan turun tangan dan menjelaskan semua duduk-soal akhirnya berakhir ceria.. (true story)

 

Selidik punya selidik..memang ada ‘story behind the scene’, kenapa hal itu terjadi, ini tugas Alumni dan Perguruan Tinggi (Rektorat) terutama UNAND untuk menyusurinya, apakah berkorelasi dengan kualitas keluaran Perguruan Tinggi bersangkutan, tentu bisa IYA bisa TIDAK, tergantung dari hasil investegasi tersebut.

 

Jadi jangan panik dulutiba-tiba kita bikin Masyarakat Peduli Pendidikan, nanti kalau ada masalah Sosial di Sumbar kita buat pula Masyarakat Peduli Sosialdll lagiLIhatlah nanti isinya orang itu-itu juga nyaLembaga yang sudah ada sebenarnya dapat diepektipkan lagi agar lebih mantap nantinyasemoga

 

Dedi Yusmen

muhammad syahreza

unread,
Feb 27, 2008, 12:00:33 AM2/27/08
to Rant...@googlegroups.com
Assalamu'alaikum wr.wb.

Unand sekarang berada di peringkat 7 dari rangking Universitas negri
yang ada di Indonesia. Lulusan Unand lumayan mampu berkompetisi dengan
tamatan universitas favorit di Indonesia (negri dan swasta), bisa kita
lihat dari Fakultas Ekonomi terutama jurusan Akuntansi sangat diminati
oleh Departemen strategis, misal Depkeu (penerimaan pegawai terakhir
alumni Unand rangking 3 terbanyak). Untuk Deplu tahun 2006 masih 2
orang yang diterima tapi tahun 2007 sudah 4 orang.
Untuk Akuntan Publik, banyak alumni Unand dipercaya memegang level
managerial di Firma Akuntan Public populer seperti PWC, E&Y, dll.
Dari fakultas kedokteran ada Dr. Gwendi..ketua team untuk operasi
wajah wanita yang disiksa suaminya di Jatim. Siapa kira beliau alumni
Unand. Juga di RSI Bintaro, Direkturnya juga alumni Unand.
Yang jadi kendala sekarang adalah alumni Unand itu terkenal dan
populer secara individu tanpa membawa nama almamaternya. Ini
disebabkan karena masih kurangnya publikasi ke masyarakat, misal
mereka menulis di koran nasional dan internasional, yang dia bawa
adalah almamater dimana dia mengambil S2 dan S3. Bukan almamater dia
membangun dasar S1-nya di Unand.
Sebagai alumni Unand (Poltek), saya yakin dalam 10 tahun ke depan
Unand telah bisa sejajar dengan ITB, ITS, UGM dan UI.
Karena Pak Rektor sekarang sangat proaktif meningkatkan kualitas dosen
dan lulusannya. Saat ini baru Unand yang memulai mata kuliah
kewirausahaan bagi mahasiswanya, dimana ini sangat dapat perhatian
dari Ciputra.
Dari pengiriman peningkatan kualitas dosen program dikti, Unand
berhasil mengirim 22 dosennya untuk melanjutkan S2 dan S3 di luar
negri.
Saya percaya sekali, insya Allah dengan Andalas Centre yang lagi
dikembangkan sekarang ini, semua database alumni bisa terkumpul dengan
cepat.


salam
Reza
0811193646

Riri Chaidir

unread,
Feb 27, 2008, 12:17:24 AM2/27/08
to Rant...@googlegroups.com
Waalikumsalam wr.wb.
 
Nal, jan pamberang bana, he he.
 
Berdebat jo urang nan manjago stand tu percuma, kan mereka disitu pameran, bukan mambuek dan marubah kebijakan.
 
Kasus2 bantuak itu mungkin bisa diselesaikan dengan komunikasi yang tepat (oleh orang2 di level yang tepat juga, pasti).
 
Contohnyo, dulu ambo danga dari kawan ambo, akuntan dari STAN ndak bisa maambiak S2 Akuntansi di UI. Kalau dipaturuik-an hati nan angek, respon ambo cuma, UI meragukan kualifikasi lulusan STAN, he he, ga salah tu.
 
Katanya itu karena peraturannya, mereka hanya menerima lulusan S1, sedangkan D IV tidak. Kawan ambo tu ambo paneh2an baliak. Kok ambo dan puluhan kawan lain bisa maambiak master di lua nagari? Apo  UI labiah hebat?
 
Belakangan - ambo baco iklan di koran - persyaratannya adalah S1 atau D IV STAN.
 
Itu kalau bisa dikomunikasikan dengan tepat lho Nal. Cubo kalau ndak dikomunikasikan, kan lucu lo tampaknyo, lulusan STAN ndak buliah kuliah, tapi maaja buliah, he he
 
Riri
L 46 --- 
 
 
 
 


Ronal Chandra <ronal_...@yahoo.com> wrote:

Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.

Ronal Chandra

unread,
Feb 27, 2008, 1:05:27 AM2/27/08
to Rant...@googlegroups.com
Da Riri nan baik,..

Da Riri ko pandai bana manulih mah he he he

Ambo indak lo pemberang bana da, sakit hati kan dihati da diraut wajah masih tetap manis senyumnya da he he he.

Indak lo berdebat da cuma bertanya dek informasi kan paralu data nan sedikit jaleh mulai dari dimaa kejadiannyo, apo alasan no, apo pertimbangan no sampai ambo tanyo univ maa sajo nan bulieh.

Taruih kenapo ambo minta officer no tanyoan ke dalam sabana no indak nio lo ambo ingin pastikan dek alah paham diambo masalah kebijakan internal ko tapi rami wakatu itu da ado nan dari trisaksi, uph, binus dan adik uda ko berpakaian lengkap dek nio pai ke kantua td no cumo dasi lai dilapeh di oto da he he he , nah kalau pai bitu sajo tentu kasihan anak2 unand nan datang tu, anak anak tu fresh da, datang dengan semangat tinggi ke jawa, nan di list dek mereka tu perusahaan top top indonesia sajo tu  wakatu tibo disinan ditolak pulo  tentu paralu jalan babelok stek da bia indak cigin semangat tu :-)

Taruih da sabana no list univ top ten diindonesia versi para perusahaan tu alah paham pulo ambo da, lah tabiaso ambo membaco lowongan diperusahaan iko khusus untuk univ dibawah iko bla bla bla kan lah acok lo wak baco bagi pencari kerja tapi kalau alah mulai distop pulo Unand masuk perbankan nan selamo ko alumni no banyak bercokol jadi pejabat bank, iyo harus siaga satu Unand mengadapi pasar Global dek univ swasta kini saku nyo taba taba da dan didukung fasilitas nan dimiliki no alah standar international.

Nah da kalau masalah mengkomunikasikan dek ambo bukan alumni Unand mako ambo sampaikan informasi iko semoga bisa jadi informasi berharga untuk Unand bisa lebih maju dek disiko banyak alumni Unand dan via sms pun alah ambo sampaikan malah ado nan seperti tidak terima dan bilang tidak mungkin :-)

Ambo mohon maaf sabalun no biaso no "Univ Negeri didaerah itu suka jumawa didaerah no sedang dipusat ibukota Universitas Swasta pun sudah mulai menapak level international" tapi insya allah Unand tidak da :-) Ponakan ambo nio masuk SD indak ka tuju masuk SD negri do, didorong no masuk al-azhar, anak kawan ambo nio masuk SMU indak ka tuju masuk SMU Negri didorong no masuk SMU swasta penghasil emas olimpiade, nah kawan kawan ambo SMU pilihan no (ITB, UI,UGM,ITS) tidak dapat itu dari pada kuliah keluar jawa mending (Univ Pelita Harapan, Binus, Trisakti, Tarumanegara dan univ swasta lain no).

So dek ambo cinto ke kampuang dan dikampung ambo ado Univ negri banamo Unand tentu tabao lalok pulo baa caro no meningkatkan mutu pendidikan dikampuang awak ?"Deh gaya bener ambo ndak" he he he

Nah tugas Da Riri ciek ko hah, Urang dikampung ambo indak tau pendidikan pendidikan milik pemerintah seperti STAN, STIS dan lain lain, nah itu tugas da riri mah di stan. Dulu ambo sampaikan ke ponakan untuk masuk stan via eh dikeceian nyo apo "Ketan" he he he (nan iko bagarah da) tapi lai tembus juo ponakan ambo di Stan tu

Ok da Riri, taruih untuk Da Dedi Yusmen permintaan pembuatan Masyarakat Peduli Pendidikan Sumbar keluar dari ide 'Buya Masoed Abidini' nan juo sangat konsen terhadap pendidikan sumbar terutama untuk jangka panjang. Nah biar urangnya indak Loe Lagi Loe Lagi td ado usul via sms ke ambo untuk cubo me-ajak Bapak Syafei Maarif tentunya dengan lobi lobi (hayah kayak anggota DPR sajo lobi lobi) tapi da iko usulan dari urang nan diranah da nan tau kondisi asli ranah.

Salam Hormat
Ronal Chandra



Riri Chaidir <riric...@yahoo.com> wrote:

Looking for last minute shopping deals? Find them fast with Yahoo! Search.

Mantari Sutan

unread,
Feb 27, 2008, 12:43:55 AM2/27/08
to Rant...@googlegroups.com
Assalamualaikum Wr Wb,

Ambo memang bukan alumni Unand.  Cuma orang nan tadakek jo ambo, adolah alumni unand.  Kami cukuik acok saling ledek alumni almamater masiang-masiang.  Cuma ado babarapo hal nan menarik perhatian ambo dari carito inyo terhadap unand.  Nan partamo culture akademik unand, memang sangaik babeda jo kampus-kampus unggulan di Pulau Jawa.  Kutiko ambo bacarito di 2 tampek kuliah dulu (ambo sempat dl kuliah di 2 kampus, cm akhirnya terpaksa harus memilih ciek, men-DO-kan diri deh), bahaso biaso se mancaliak mahasiswa duduak-duduak di taman kampus mambaco buku jo badiskusi soal materi perkuliahan.  Nah, kalau di Unand iko bisa manjadi cimeeh kawan-kawan nan lain.  Akibatnyo telaahan kritis mahasiswa agak kurang.  Selalu terpaku pado materi nan diagiah dosen.

Kalau soal dosen.  Kecek urang nan tadakek jo ambo ko, dosen di unand memang paralu terus mengembangkan diri dalam situasi mutakhir ko.  Misalnyo kutiko mengutip buku management (stoner kalau ndak salah), hanyo maagiah tau restrukturisasi P&G, Citicorps, dst..  Tanpa pernah menjelaskan P&G jo Citicorps tu perusahaan apo.  Kecek urang dakek ambo ko, bisa jadi dosen sendiri indak tau pulo.  Satalah urang dakek ambo ko bakarajo di sebuah organisasi nirlaba kepunyaan pemerintah USA dan banyak diantaro mitra kerjanyo nan seroang dosen.  Pemegang gelar pasca sarjana luar negeri. Inyo sangaik heran, para dosen ko bisa berkonsultasi dengan mahasiswanyo di rumah, warung kopi dan sebagainyo berdasarkan perjanjian via sms.  Sesuatu di unand yang sangat jarang ditemui.

Tapi walaupun baitu, inyo tatap bangga dengan gelar S1 akuntansi Unandnyo.  Ambo pun juo masih bangga dengan Unand.  Sesuatu yang kita banggakan, masih bisa kita kritik bukan?

Wassalam

Mantari/29


----- Original Message ----
From: Dedy Yusmen <de...@pertamina.com>
To: Rant...@googlegroups.com
Sent: Wednesday, February 27, 2008 11:37:39 AM
Subject: [R@ntau-Net] Re: Unand

Wass.. Wr. Wb

 

Angku Ronald…

 

Cerita seperti ini..juga kadang terjadi pada Alumni lain…tapi setelah Ikatan Alumni dan Perguruan Tinggi bersangkutan turun tangan dan menjelaskan semua duduk-soal akhirnya berakhir ceria.. (true story)

 

Selidik punya selidik..memang ada ‘story behind the scene’, kenapa hal itu terjadi, ini tugas Alumni dan Perguruan Tinggi (Rektorat) terutama UNAND untuk menyusurinya, apakah berkorelasi dengan kualitas keluaran Perguruan Tinggi bersangkutan, tentu bisa IYA bisa TIDAK, tergantung dari hasil investegasi tersebut.

 

Jadi jangan panik dulutiba-tiba kita bikin Masyarakat Peduli Pendidikan, nanti kalau ada masalah Sosial di Sumbar kita buat pula Masyarakat Peduli Sosialdll lagiLIhatlah nanti isinya orang itu-itu juga nyaLembaga yang sudah ada sebenarnya dapat diepektipkan lagi agar lebih mantap nantinyasemoga

 

Dedi Yusmen

 

-----


Zulidamel

unread,
Feb 27, 2008, 1:28:54 AM2/27/08
to Rant...@googlegroups.com
Assalammualaikum w.w.
Ambo yakin iko adolah masalah kebijakan politik, bukan masalah kualitas. Mungkin sajo untuak menjatuahkan reputasi Unand atau bisa juo untuk mamaso supayo alumni Unand ko untuak berkarya di Ranah Minang. Yo ndak dapek pulo diingkari bahasonyo urang cadiak Minang banyak nan manaruko di lua ranah Minang. Mungkin itu salah satu sabab ranah Minang manjadi tapuruak. Adu juo nan manyabuik labiah dari saparo panduduak Jakarta adolah urang Padang.
 
Apopun alasanyo caro iko ndak bisa di tarimo, Iko manyangkuik hak warga negara, nama baik Unand, Nama baik urang Minang, jadi dusanak kito nan berkompetensi haruslah mambao masalah ko ka jalur hukum.
 
wassalam,
Zulidamel. 
 
 
----- Original Message -----

Boby Lukman

unread,
Feb 27, 2008, 1:47:04 AM2/27/08
to Rant...@googlegroups.com
Ass..Wr, Wb..
 
Sanak Ronal
 
Saya turut berduka dengan apa yang dialami oleh adik adik alumni Unand tersebut. namun mau dpakai lagi sanak, tidak karena saya putus asa dan tidak pula karena saya merasa lain. Inilah bukti kegagalan yang terjadi selama ini di Sumbar.
 
Coba sanak berkeliling lebih lama di dunia kerja, lalu sanak buat prosentase berapa jumlah alumni Unand yang diterima bekerja di perusahaan di Jakarta dan berapa yang menganggur atau bekerja di sektor informal.
 
Data ini saja (maaf) saya kira Unand sendiri tidak punya, entah kemana kita akan menyurukkan malu ini sanak, dunia pendidikan kita (sumbar) saat ini memang sudah jauh mundur dan memerlukan perhatian untuk segera dibenahi, Jika ingat saya apa yang dikatakan oleh mendiang Bpk Chaidir Latief, di Sumbar banyak sekali pejabat yang duduk bukan karena kemampuan dan kompetensinya, namun karena balas budi.
 
Di Unand sendiri, ( saya mohon maaf sekali lagi) belum ada sebuah gerakan tuk memberdayakan alumni. Kebanyakan mereka ketika keluar dari Unand cenderung memilih untuk memikirkan nasib sendiri. 
 
Saya bukan alumni Unand namun saya cukup mengenal mulai dari Rektornya sampai ke beberapa dosen dan tenaga pengajar serta aktifisnya.
 
Soal usulan, sanak ROnal tuk membentuk masyarakat peduli,.(Addduah) ndak  usahlah sanak, jan banyak bana organisasi awak ko lai...berikan saja pekerjaan ini kepada organisasi yang sudah ada seperti Ikatan Alumni Unand, GM, atau organisasi lain.
 
Sebanyak ini kita yang udah jadi pejabat ha..mana perantau minang yang sudah sukses, maju dong, jangan diam.
 
Satu lagi, Unand sendiri hendaknya membuka diri, jangan merasa hebat, KITA PERGURUAN TINGGI TERTUA DILUAR JAWA, itu sudah basi, kuno...itu ndak terpakai lagi...
 
Kita jangan terlena oleh kemegahan masa lalu lah...apa itu. nostalgia untuk membuat maju bukan malah meninabobokkan kita...
 
E yayay ye...meha den..
 
 
Wassalam...
 

Dedy Yusmen <de...@pertamina.com> wrote:
Wass.. Wr. Wb
 
Angku Ronald...
 
Cerita seperti ini..juga kadang terjadi pada Alumni lain...tapi setelah Ikatan Alumni dan Perguruan Tinggi bersangkutan turun tangan dan menjelaskan semua duduk-soal akhirnya berakhir ceria.. (true story)
 
Selidik punya selidik..memang ada 'story behind the scene', kenapa hal itu terjadi, ini tugas Alumni dan Perguruan Tinggi (Rektorat) terutama UNAND untuk menyusurinya, apakah berkorelasi dengan kualitas keluaran Perguruan Tinggi bersangkutan, tentu bisa IYA bisa TIDAK, tergantung dari hasil investegasi tersebut.
 
Jadi jangan panik dulu... tiba-tiba kita bikin Masyarakat Peduli Pendidikan, nanti kalau ada masalah Sosial di Sumbar kita buat pula Masyarakat Peduli Sosial...dll lagi... LIhatlah nanti isinya orang itu-itu juga nya...Lembaga yang sudah ada sebenarnya dapat diepektipkan lagi agar lebih mantap nantinya...semoga

Z Chaniago

unread,
Feb 27, 2008, 1:59:51 AM2/27/08
to Rant...@googlegroups.com
Assalamu'alaikum Ww
 
Sanak Ronal...., hal iko lah biaso ma....
 
Dahulu ambo juo pernah maalami nan bantuak iko...
Dalam career days di UI , ado perusahaan instrumentasi nan jaleh-jaleh galeh dan bidangnyo instrumentasi mambuka lowongan untuak bidang tsb , dengan syarat S1 Elektro.
 
Sedangkan di UI ado D3 Instrumentasi , dan ambo wakatu itu di forum lansuang batanyo saat presentasi, " Kami dari D3 Instrument, buliah atau indak nich mamasuakkan CV, ....., presenternyo manjawab akan kami teruskan....
 
Eeeh... babarapo hari berikutnyo malah ambo di telp untuak wawancara dan lansuang lulus dan masuak pado awal bulan barikuik..
Dan ambo tanyo baa kok wakatu career days baitu " Kami indak tau ado Program Studi itu, indak toau pulo kalau Instrumentasi itu bagian dari jurusan fisika (kalau di UI) dan UGM punyo Elins dan bukan bagian dari Elektro.
Dan salanjuiknyo bagadurun lah kami masuak ka sinan.
 
Sekadar sharing....
 
Wassalam

Z Chaniago - Palai Rinuak


 
Pada tanggal 27/02/08, Ronal Chandra <ronal_...@yahoo.com> menulis:
Assalamu'alaikum Wr...Wb Dunsanak,.

Sejak malam hari ambo menimbang nimbang diposting atau tidak cerita ini, setelah ditimbang timbang dan saya merasa ini informasi yang sangat berharga maka diputuskan untuk diposting.

Hari selasa saya tiba kembali dirumah setelah melayat ke bandung sekitar jam 2 pagi, padahal keesokan harinya saya sudah berjanji dengan beberapa teman anak anak unand yang minta diantar menghadiri career expo di Universitas Binanusantara dan masih berlansung sampai hari ini.

--
Z Chaniago - Palai Rinuak

Sukseskan Peringatan Enam Dasawarsa SMPN 1 Maninjau Ikut Membangun Pendidikan di Indonesia (1948 - 2008), 3- 5 Oktober 2008
" Pertama SMPN di Kecamatan di Indonesia "

Zulkarnain Kahar

unread,
Feb 27, 2008, 4:23:33 AM2/27/08
to Rant...@googlegroups.com
Assalamualikum Wr, Wb..

“Itu dahulu sekarang lain”

Pada saat langkah pertama di Universitas. Adik adik
mahasiswas mestinya sudah melihat tiga setengah tahun
kedepan. Apakah akan berbaris bersama rekan rekan yang
lain mengambil formulir sambil memajang IP 3.5. Kalau
untuk ini jadilah masiswa pandai, just do your
homework sambil menikmati kiriman ortu. Tapi kalau
berfikir sebelum saya selesai pada saat semester 6
atau 7 saya sudah dipinang oleh para perusahaan.
Jadilah mahasiwa abad 21 IP 3 POINT.ZERO ZERO tapi ada
satu kata “cadiak” sebelum kata pandai dilemparkan
orang pada anda. Ini ada beberapa saran dari saya yang
sehari hari berkecimpung dengan para fresh graduate
dari berbagai negara.

1.Jadilah mahasiswa kritis. Dosen anda itu tak lebih
pintar dari anda. Dia bisa koar koar karena kebetulan
dia lahir lebih dahulu dari anda.

2. Mulailah gemar bertanya jangan takut bertanya.
Jangan ditunda ketidak tahuan anda besok atau lusa.
Jangan tidur kalau masih ada soal yang tak selesai.
Mulailah berfikir cara abad 21, Karena ada anda dosen
itu berdiri disitu. Jangan biarkan dosen anda makan
gaji buta.
3.Bila anda mahasiswa teknik/ekonomi pelajarilah
bahasa program komputer seperti VB net, C++ atau
Java, pahamilah oracle dan SQL kalau ada bisa lulus
umptn ini adalah hal kecil. Sebetulnya ini adalah
makanan anak anak cina yang tak sekolah di glodok
sana. Ini semua akan sangat membantu anda kelak.
mulailah dengan menulis program kecil tentang
bagaimana menghitung ini dan itu yang berhubungan
dengan mata kuliah anda dan pajanglah di internet

4.Kalau anda mau lebih plus lagi pertajam kemampuan
bahasa anda dan jangan bilang bahasa inggris atau
bahasa jepang itu sulit. Tak ada calculus disitu yang
diperlukan hanya sekedar kemauan. anda mau anda bisa

5.Pada saat semester 6 dan tujuh mulai mengeluarkan
paper atau poster dalam acara bergensi seperti SPE,
IPA, IATMI, IAGI atau berbagai persatuan
profesionalisme lainnya. Kalau tak punya lab karena
universitas kere, paper literaturpun bisa.Karena ini
adalah ajang pertama menjual diri. Jangan takut
diremehkan. Semua orang yang berhasil dulunya juga
diremehkan
6.Terakhir anda harus punya satu ilmu andalan yang
tak pernah dapat b apalagi c cantum ini di CV anda
sebagai ujung tombak.
7.Semua step yang diatas sudah saya terapkan pada anak
sulung saya. Dia gagal masuk ITB Perminyakan cuma
diterima di Fisika UI, kemudian setelah berdikusi
panjang di masuk Trisakti. Pada saat semester enam
paper dan posternya terpajang di forum IPA, beberapa
perusahaan besar berdatangan ke boot dia melihat dan
bertanya, koneksi dan relasipun terjalin dan berhasil
pula ikut program magang yang ujung ujungnya
memamerkan kebolehannya.

“menangis hari ini lebih baik dari pada berbaris
nanti.” satu lagi, ini kata edison sipenemu listrik
genius itu satu persen inspirasi 99 persen berkeringat
Semoga ini jadi wakeup call buat adik adik mahasiswa/i

Wassalam
Zulkarnain Kahar, 49th

Kalau sanak bilang saya mengaada ada, Ini adalah
sebuah cerita nyata yang saya terapkan pada anak saya:

Tahun 2004 anak saya mendaftar di ITB perminyakan pil
1 dan fisika UI pil 2. ITB tidak masuk yang diterima
di Fisika UI.
Kalau niat nya mau masuk minyak lupakan saja UI. Masuk
ke trisakti walaupun swasta tak sekeren ITB dan UI.
kamu berhasil

"Genius is 1% inspiration and 99% perspiration" Thomas Edison


____________________________________________________________________________________


Looking for last minute shopping deals?

Find them fast with Yahoo! Search. http://tools.search.yahoo.com/newsearch/category.php?category=shopping

donasion don

unread,
Feb 27, 2008, 4:32:40 AM2/27/08
to Rant...@googlegroups.com
Assalamu'alaikum Wr,Wb,
 
Sabagai alumni Unand khususnyo atau urang awak umumnyo, yo sabana takajuik, sadiah sarato bangih ambo mambaco peristiwa yang dialami oleh sanak Ronal. Banyak kamungkinan yang manjadi panyabek hal iko, bisa juo politis, atau memang alumni Unand disuruh mangabdi di kampuang. Atau bisa juo sabaliknyo, takuik kalau alumni Unand dibuliah kan ikuik Test pasti lulus.
 
Tapi apopun alasannyo,, tantu hal iko harus dipikiakan oleh para petinggi Unand, karano mancoreng namo Unand di tingkek nasional. Kalau memang prestasi Unand alah manurun, tantu sangaek disayangkan. Atau memang karano predikatnyo sebagai yang paling tuo dilua jawa, jadi alah renta bana.
 
Wassalam
Don- Liberia


 
----- Original Message ----
From: Z Chaniago <z.cha...@gmail.com>
To: Rant...@googlegroups.com
Sent: Wednesday, February 27, 2008 6:59:51 AM
Subject: [R@ntau-Net] Re: Unand

Assalamu'alaikum Ww
 
Sanak Ronal...., hal iko lah biaso ma....
 
Dahulu ambo juo pernah maalami nan bantuak iko...
Dalam career days di UI , ado perusahaan instrumentasi nan jaleh-jaleh galeh dan bidangnyo instrumentasi mambuka lowongan untuak bidang tsb , dengan syarat S1 Elektro.
 
Sedangkan di UI ado D3 Instrumentasi , dan ambo wakatu itu di forum lansuang batanyo saat presentasi, " Kami dari D3 Instrument, buliah atau indak nich mamasuakkan CV, ....., presenternyo manjawab akan kami teruskan....
 
Eeeh... babarapo hari berikutnyo malah ambo di telp untuak wawancara dan lansuang lulus dan masuak pado awal bulan barikuik..
Dan ambo tanyo baa kok wakatu career days baitu " Kami indak tau ado Program Studi itu, indak toau pulo kalau Instrumentasi itu bagian dari jurusan fisika (kalau di UI) dan UGM punyo Elins dan bukan bagian dari Elektro.
Dan salanjuiknyo bagadurun lah kami masuak ka sinan.
 
Sekadar sharing....
 
Wassalam

Z Chaniago - Palai Rinuak


 


Dr.Saafroedin BAHAR

unread,
Feb 27, 2008, 3:27:39 PM2/27/08
to Rant...@googlegroups.com
Wassalamualaikum w.w. Nanda Ronal dan para sanak sa palanta,

Saya dapat merasakan betapa pedihnya perasaan para alumni Unand sewaktu mendapat keterangan bahwa Unand -- sebuah universitas negeri yang termasuk berusia tua -- secara a priori dinyatakan oleh sebuah bank, yang nota bene adalah juga milik negara, tidak termasuk dalam daftar universitas yang alumninya boleh melamar.

Apa yang salah ? Bagaimana me-respond diskriminasi  dan penghinaan ini ? Apakah penolakan itu hanya terhadap lulusan Fakultas Ekonomi Unand saja atau terhadap seluruh alumni Unand? Apakah kualitas Unand telah sedemikian merosotnya, sehingga bahkan dalam proses melamar saja para alumni Unand sudah di-exclude ? Fakta ini harus di-respond, karena menyangkut nama baik serta harga diri.

Menurut penglihatan saya, sekurang-kurangnya ada tiga atau empat langkah yang dapat diambil, sebagai berikut.

Pertama, Dekan Fakultas Ekonomi Unand -- sepengetahuan  Rektor tentunya -- melakukan lobi atau mengirim surat resmi kepada pimpinan Bank Mandiri dengan tembusan kepada Menteri BUMN Syfyan Djalil , Patrialis Akbar SH dari Komisi III DPR RI, dan Dr Mochtar Naim dari DPD RI,  meminta klarifikasi apa memang ada kebijakan diskriminatif seperti itu, dan jika ada meminta keterangan apa alasan dari kebijakan diskriminatif tersebut. 

Kedua, tanpa perlu menunggu hasil klarifikasi tersebut, Rektor bersama para Dekan Unand membentuk tim kecil untuk mengadakan kajian menyeluruh terhadap posisi Unand di 'belantara' akademik Indonesia, dimana titik kuat yang harus dipelihara dan dimana titik lemah yang harus dikoreksi. Sasaran yang harus dituju adalah mengubah Unand dari universitas yang alumninya ditolak menjadi universitas yang alumninya justru dicari.

Ketiga, berdasar kajian tersebut di atas, Rektor mengembangkan suatu 'strategic plan' untuk meningkatkan kualitas akademik proses belajar mengajar di Unand, dengan mendayagunakan demikian banyak potensi alumni Unand yang sudah tersebar dalam berbagai lembaga di Indonesia dan mungkin juga di luar negeri.

Keempat, walau saya sendiri kurang yakin akan efektifitas dan manfaatnya dalam pasar lapangan kerja yang sangat kompetitif sekarang ini dan jika tidak hati-hati bisa malah merugikan nama baik Unand sendiri, mengajukan protes resmi kepada pimpinan Bank Mandiri -- dan jika dipandang perlu kepada Komisi Nasional Hak Asasi Manusia -- terhadap kebijakan diskriminatif terhadap para alumni Unand dalam hak atas pekerjaan, salah satu dari hak asasi manusia.

Saya ikut berdoa semoga Unand bukan saja dapat memulihkan nama baiknya, tetapi juga dapat menjadi salah satu dari centers of excellence di Indonesia.

Wassalam,
Saafroedin Bahar
(L, 70+6+18, Jakarta)
'Ya Allah, tunjukilah selalu aku jalan yang lurus dan Engkau ridhoi'
'Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia lainnya'
'Taqdir di tangan Allah swt, Nasib di tangan Manusia'
'Puji syukur aku sampaikan pada-Mu ya Allah, atas segala rahmat dan nikmat yang telah Engkau anugerahkan kepada aku dan keluargaku'.
'Mari berlomba berbuat kebaikan'
'Setiap manusia adalah baik, sampai terbukti sebaliknya'
'Jangan pernah berhutang dan jangan mudah berpiutang'


--- On Wed, 2/27/08, Ronal Chandra <ronal_...@yahoo.com> wrote:

hambociek

unread,
Feb 27, 2008, 5:04:08 PM2/27/08
to Rant...@googlegroups.com
Assalamaualaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Apa yang salah? Saya kira masalah itu akan merupakan tekateki
berjuta dollar! Mungkin bukan hanya "sebuah bank, yang nota bene
adalah juga milik negara" saja, tetapi secara diam-diam praktek ini
barangkali telah lama menjalar ke berbagai instansi penting.
Renungkan kembali misalnya "birutok" Nyit Sungut mengenai khayalan
ke Balai Pustaka beberapa hari yang lalu. Dahulu, yah dahulu, memang
banyak Orang Awak di Sana. Tapi sekarang?

Lain mengkudu lain embacang;
Lain dahulu, lain sekarang ...

Yah, Why don't we "connect the dots", kait-kaitkan lah sejarah
nasional dengan perjuangan daerah, jatuh berlinang air mata.
Dendangkan lagu Palayaran,

"Alang cadiaknyo aka rangik Maaaak ...
Manyasok darah dalam dagiang,
Luko nan indak kalihatan,
Lah padiah sajoo Maaaaak, mangko tahu ...

Lah padiah sajo Mak, mangko tau ..."

Nah, karena sekarang sudah terbangun, kena "papeh garam", baik
diusap-usap kepala dingin, langkahkan kaki dengan sabar, kuatkan
hati benar-benar, dengan tawakkal menuju sinar.

Lakukanlah filsafat "Elo-maelo" nan MakNgah katangahkan di Lapau ko
maso dahulu. Hilangkanlah sikap individualistik awak nan paranoia
takuik urang ka dulu kayo dari awak. Kok ado nan diateh, tolong lah
elo nan di bawah, tunjuakkan jalan mancari arah ...

Fastabiqul khairaat!

Salam,
--MakNgah


[R@ntau-Net] Re: Unand BAGAIMANA ME RESPOND MASALAH INI ?


Wassalamualaikum w.w. Nanda Ronal dan para sanak sa palanta,

Saya dapat merasakan betapa pedihnya perasaan para alumni Unand
sewaktu mendapat keterangan bahwa Unand -- sebuah universitas negeri
yang termasuk berusia tua -- secara a priori dinyatakan oleh sebuah
bank, yang nota bene adalah juga milik negara, tidak termasuk dalam
daftar universitas yang alumninya boleh melamar.

Apa yang salah ? Bagaimana me-respond diskriminasi dan penghinaan
ini ? Apakah penolakan itu hanya terhadap lulusan Fakultas Ekonomi
Unand saja atau terhadap seluruh alumni Unand? Apakah kualitas Unand
telah sedemikian merosotnya, sehingga bahkan dalam proses melamar
saja para alumni Unand sudah di-exclude ? Fakta ini harus di-
respond, karena menyangkut nama baik serta harga diri.

....

Wassalam,
Saafroedin Bahar

Dr.Saafroedin BAHAR

unread,
Feb 27, 2008, 8:35:51 PM2/27/08
to Rant...@googlegroups.com
Waalaikumsalam w.w. Inyiak Sunguik dan para sanak sa palanta,

Ka sia kito tujukan himbauan kito ko, supayo jan bak batu jatuah ka lubuak sajo ? Sia konkritnyo 'tungku tigo sajarangan' nan acok kito sabuik-sabuik sabagai pamimpin Minangkabau tu ? Baa kok diimbau indak ado nan manyauik?  Takalok ? Paralu 'dipapeh garam'?

Wassalam,
Saafroedin Bahar
(L, 70+6+18, Jakarta)
'Ya Allah, tunjukilah selalu aku jalan yang lurus dan Engkau ridhoi'
'Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia lainnya'
'Taqdir di tangan Allah swt, Nasib di tangan Manusia'
'Puji syukur aku sampaikan pada-Mu ya Allah, atas segala rahmat dan nikmat yang telah Engkau anugerahkan kepada aku dan keluargaku'.
'Mari berlomba berbuat kebaikan'
'Setiap manusia adalah baik, sampai terbukti sebaliknya'
'Jangan pernah berhutang dan jangan mudah berpiutang'


--- On Thu, 2/28/08, hambociek <hamb...@yahoo.com> wrote:

boes

unread,
Feb 27, 2008, 8:47:00 PM2/27/08
to Rant...@googlegroups.com
wa alaykum salam Ronal.

pertama, ambo ingin mengomentari ketidak profesionalnya
bank mandiri dgn meletakkan yg katanya "Officer" didepan
utk pendaftaran dgn menjawab: TIDAK TAHU DAN SUDAH MENJADI
KEBIJAKAN BANK MANDIRI TAHUN INI.

sebab orang yg ditaruh didepan itu adalah suatu pertaruhan
nama perusahaan. buruk citra didepan akan berimbas ke perusahaan
tsb dan memang itulah kenyataanya, profesional mereka dimata
saya rontok.

kedua, ajak sekalian dek Ronal anak2 muda unand tsb menerobos
sekalian itu "universitas citibank" dimana edp (edp mudah2an
masih ada disana) dan tunjukkan anak2 muda dari unand jangan
gampang2 disepelekan.

ketiga, semoga berhasil

wassalam
boes

benni_inayatullah

unread,
Feb 27, 2008, 8:51:05 PM2/27/08
to rant...@googlegroups.com
Assalamualikum Pa Saaf,

walaupun ambo bukan Alumni Unand, tapi ambo cukup miris mandanga kaba
ko. baa pun juo kalau ado sesuatu nan bahubungan jo sumatra barat
(minangkabau khusunyo) apokah itu nan menggembirakan, ambo ikuik
sanang baitu pulo kok ado nan manyadiahkan sarupo iko ambo ikuik
sadiah. Kini bukan saatnyo mancari siapo nan salah tapi cukuik
manjadi ajang koreksi diri untuak civitas akademisi Unand khususnyo.

ambopun marasokan kalau banyak hal nan harus diubah dek Unand. bulan
lalu ambo bakesempatan mangunjungi Fisiol Unand dan ambo cukuik
taparangah tanyato jauah babeda sekali antaro kampus ambo nan swasta
di jogja jo kampus negeri di Unand. jauh bedanyo dalam artian
ketinggalan..mohon maaf.

jadi prioritas partamo yo kito adukan masalah ko ka jajaran eksekutif
Unand sajalan jo diknas Sumbar. kok katigo tungku sajarangan ambo
raso wewenangnyo hanyo maagiah saran sajo sarupo nan pak Saaf
lakukan. Pak Saf kan tigo tungku sajarangan (cadiak dan Pandai).

salam

Ben

benni_inayatullah

unread,
Feb 27, 2008, 9:00:08 PM2/27/08
to rant...@googlegroups.com
Assalamualikum Mak Boes,

ambo raso kejadian nan dialami Ronal iko sangaik elok untuak
perbaikan internal Unand sendiri. Dunia kerja di Indonesia ko lah
samo jo "free market" produk mano nan labiah unggul mangko itu nan
kalaku.

kalaupun masalahnyo bukan di kualitas produk berarti kualitas
pemasaran atau kemasan nan kurang menarik. jadi ambo raso iko harus
manjadi peer bagi jajaran eksekutif Unand untuak maevaluasi karajo
babarapo tahun ko. apokah relasi jo network masih tajalin atau indak.
dan baa pulo ikatan alumni Unand alah tafungsi sacaro optimal atau
alun.

preseden nan bagus sabananyo iko, kalau disikapi sacaro bijak. ambo
dan kawan-kawan mandapek tawaran untuak maagiah kuliah umum atau
paliang indak badiskusi jo adiak2 di Fisipol Unand dan ambo raso
ajang-ajang sarupo iko bisa kito manfaatkan untuak mambukak mato,
mamasang talingo untuak mencermati perkembangan nan ado.

jadi ndak usah baketek hati adiak-adiak Unand, nan sarupo iko cukuik
di sudahi jo "loby-loby" sajo, ndak usah emosi apolai baibo hati.

salam

Ben

boes

unread,
Feb 27, 2008, 9:22:00 PM2/27/08
to Rant...@googlegroups.com
wa alaykum salam Benni:

kalau masalah perbaikan internal, bukan sajo
unand, tapi kasado pt di indonesia paralu.
awak kan tahu, nomor bara pt di indoneisia tu
utk ranking asia? :)
Budi Rahardjo dari ITB pernah memuat tulisannya
bahwa majalah Time memuat 200 ranking universitas
dunia. ITB pun nggak nempil sedangkan Malaysia
dan Singapura ada.

ambo ko memang alergi jo kato MELARANG saroman
nan dilakukan bank mandiri MELARANG jebolan
unand sato melamar.

memberi kesempatan melamar kepado setiap calon adolah kebijakan
nan harus dijalankan. soal lulus dalam ujian/interview yg
dipersyaratkan adolah soal lain pulo kan.

buntutnya, pendiskriminasian dalam hal apapun amat sangat
tidak bisa di tolerir.

wassalam
boes

benni_inayatullah

unread,
Feb 27, 2008, 9:33:38 PM2/27/08
to rant...@googlegroups.com
Suai Mak,

dalam segi pendidikan kito sabana kalah, mangko dalam diskusi kito
babarapo wakatu silam ambo labiah cenderung untuk menempatkan segi
ketertinggalan pendidikan dan ekonomi nan jadi prioritas utamo untuak
mamajukan ranah katimbang segi lainnyo sarupo harato pusako
dll...sabab duo hal ikolah nan akan manantukan kemajuan atau
ketertingalan anak ranah dibandiang daerah lainnyo...

ambo mamahami ketersinggungan mak Boes taradok adonyo larang-
malarang ko, ambo pun marasokan hal nan samo. Mudah-mudahan untuak
tahun kamuko kebijakan iko ndak ado lai.

Salam

Ben

--- In Rant...@yahoogroups.com, boes <boes@...> wrote:
>
>

Ronal Chandra

unread,
Feb 27, 2008, 10:23:35 PM2/27/08
to Rant...@googlegroups.com
Mak Boes Dan Dunsanak Beni,.

Ambo seratus persen sangat sangat se ide dengan masukan masukan nan berharga iko. Ambo pun tipikal nan alergi dengan larang melarang atau batas membatasi dalam hal nan sifatnya kompetensi atau kompetisi. Wakatu adik adik dari Unand itu sangat takut mendekati stand Bank Mandiri saya justru penasaran untuk menguak itu semua karena menurut saya jaman sekarang adalah era keterbukaan, karena bagi saya tidak satupun manusia didunia ini yang bisa melarang atau membatasi seseorang untuk maju.

Saya melihat dengan jelas bahwa sudah tidak benar mekanisme penerimaan pegawai yang terjadi. Bayangkan Ijasah yang masuk ke setiap stand perusahaan dipisah langsung mana yang pantas ikut test langsung dan mana yang tidak pantas didepan para pelamar. Edan!!, anehnya ini dilakukan oleh Bank Bank lokal sedang bank bank asing seperti ABN Amro, Citibank, Standart Charted sangat sangat profesional menangani para pelamar ini dan  mereka  mempersilahkan semuanya untuk ikut test .

Kembali kemasalah Unand, saya sudah melakukan komunikasi secara langsung dengan Rektor Unand (Pak Musliar Kasim) dan beliau katakan akan melakukan investigasi terhadap kasus ini, namun demikian saya pun menyampaikan sama Pak Rektor bahwa kita sama sama melakukan koreksi terhadap mutu pendidikan Unand dan Sumatra Barat secara menyeluruh tentunya dengan tidak bermaksud menggurui beliau, karena saya tau dengan pasti bahwa beliau salah satu Kader terbaik yang pernah dimiliki oleh Unand.

Saya juga berterima kasih dan kagum dengan Pak Fasli Djalal, karena ditengah kesibukan, beliau justru dengan tastis merespon sms saya dan melakukan langkah langkah terukur.

Saya ingin mengutip sms dari Buya Mas'oed Abidin melihat kasus ini, beliau mengatakan "Sudah saatnya unand melakukan pengayaan materi kuliah dengan lebih mendekatkan ke dunia industri dan tidak lagi hanya membuat program jangka 5th kedepan karena menurut beliau masa depan unand harus dilihat 25 th kedepan".



Salam Hormat
Ronal Chandra



boes <bo...@rogers.com> wrote:

dutamardin umar

unread,
Feb 27, 2008, 10:27:16 PM2/27/08
to Rant...@googlegroups.com
Alaikumsalam Uda Saaf dan sanaks,
 
Diambiak sajo hikmah dari diskriminasiko dengan tekad dari
alumnus Unand, yaitu dari pada mencari pekerjaan, jadilah
pencipta lapangan pekerjaan. Dengan kata lain, alumnus
Unand lebih memfokuskan diri jadi pengusaha. Kalau sudah
jadi pengusaha, beko bank Mandiri pasti akan melamar
agar menjadi nasabahnyo. Ayo...kan jadi tabaliak.
 
Wassalam
ajoduta/60/usa

"Dr.Saafroedin BAHAR" <saaf...@yahoo.com> wrote:

dutamardin umar

unread,
Feb 27, 2008, 10:27:29 PM2/27/08
to Rant...@googlegroups.com
Alaikumsalam Uda Saaf dan sanaks,
 
Diambiak sajo hikmah dari diskriminasiko dengan tekad dari
alumnus Unand, yaitu dari pada mencari pekerjaan, jadilah
pencipta lapangan pekerjaan. Dengan kata lain, alumnus
Unand lebih memfokuskan diri jadi pengusaha. Kalau sudah
jadi pengusaha, beko bank Mandiri pasti akan melamar
agar menjadi nasabahnyo. Ayo...kan jadi tabaliak.
 
Wassalam
ajoduta/60/usa

"Dr.Saafroedin BAHAR" <saaf...@yahoo.com> wrote:

ardian hamdani

unread,
Feb 27, 2008, 10:44:29 PM2/27/08
to Rant...@googlegroups.com
Untuak solusi pembenahan pendidikan di Sumbar dan di mana saja, kito sadolahe..harus bacamin juo..alah serius dan profesional kah untuak mengelola institusi pendidikan itu...
 
Iko kutipan tulisan ..mudah2 an baguno untuak angku guru, angku dosen dan para pamarati pendidikan..dan untuak kito saluruhnyo..tamasuak politisi yang parenah jadi dosen pajuangkanlah dalam mambuek kabijakan strategis untuak pendidikan, dan angku dosen di Sumbar mudah2 a jadi dosen yg profesional bukan manjadi dosen yg ka ba politik praktis...bisa mundur , dunia pendidikan kito beko di Minang tuhhh...buklah survey..bara urang dosen2 di Sumbar itu nan alah acok manulih buku..co cubo..pratian..
 
 
Januari 6, 2007...3:19 pm

Mencari Model Lembaga Pendidikan Modern

Jump to Comments
Oleh  : Asep Setiawan
I. Pengantar           
Pakar manajemen Peter Drucker (1993) memberikan ilustrasi menarik tentang pendidikan modern. Ia menulis, sebelum 1550, Cina dan Kekaisaran Ottoman – lembaga politik Islam – telah menjadi “adidaya” tingkat dunia di berbagai bidang, mulai dari politik, militer, ekonomi, sains dan budaya.           
Sampai 1550, keduanya berkuasa. Mulai 1550 sampai selanjutnya, keduanya stagnan. Keduanya juga menjadi sangat melihat kedalam (inward looking) dan defensif.             Sementara itu di Barat, tulis Drucker, sekolah dipandang menjadi semacam lembaga “progresif” dan mesin dari kemajuan di segala bidang seperti budaya, seni, literatur dan sains, di bidang ekonomi, politik dan militer. Tak mengherankan saat ini dikenal dunia pendidikan disebut sebagai agen perubahan.    
       
Di dunia Islam dan Cina, sebaliknya, sekolah dipandang sebagai penghambat utama terhadap kemajuan (progress), pemberontakan melawan sekolah merupakan awal dari semua gerakan reformasi di dua peradaban ini.           
Ulasan Drucker itu memperlihatkan bahwa dunia Islam umumnya, dan universitas Islam khususnya telah tertinggal di segala bidang. Dengan kata lain, sekolah atau perguruan tinggi tidak melahirkan kemajuan dalam berpikir malahan seperti disebutkan tadi terkungkung alam pemikirannya dan mandek.   
        
 Artikel ini akan berusaha menyentuh beberapa satu aspek dari dari penelitian tentang dinamika universitas. Pertama, akan dilihat karakter peradaban yang dominan saat ini  yang akan  berpengaruh pada model pendidikan tinggi. Kedua, artikel ini akan secara eksploratif melihat ciri-ciri universitas kontemporer yang berhasil baik dari segi kualitas dan kuantitas.   
 
II. Knowledge worker (pekerja pengetahuan)           
 Istilah knowledge worker saat ini termasuk populer untuk menggantikan technical worker yang banyak mengandalkan kemampuan teknis seseorang untuk dikatakan “berpendidikan” atau punya akses dalam dunia karir.           
Atau dapat pula disebut sebagai perubahan dunia yang menekankan pada comparative advantage (keuntungan komparatif) menjadi competitive advantage (keuntungan kompetitif). Keunggulan komparatif sangat menekankan pada keuntungan geostrategis terutama kaitannya dengan sumber daya alam. Sedangkan keuntungan kompetitif bersandar pada penguasaan ilmu dan informasi.       
    
Situasi ini memunculkan istilah knowledge society. Dalam buku The Age of Discontinuity (1969) melukiskan perubahan itu dengan pekerjaan tukang ketik dan pekerja yang menghadapi komputer. Menurut dia, seorang tukang ketik tinggal menekan tuts mesin ketika maka yang ditekan akan keluar sesuai dengan huruf yang diinginkan. Semuanya serba mekanis dan tidak memerlukan pemikiran yang mendalam tentang cara mengoperasikan mesin ketika.          
          
Namun ini berbeda dengan komputer. Apa yang ditekan memerlukan ilmu yang padat di belakangnya. Demikian pula apa yang ditekan tidak selalu mengeluarkan huruf yang dikehendaki. Bahkan untuk masuk dalam program menulis, misalnya, seseorang perlu belajar bagaimana mengoperasikan komputer dan bagaimana pula mengoperasikan perangkat lunak pemroses kata. Ini menunjukkan bahwa tuntutan terhadap seseorang meningkat mulai dari hal sederhana kini menjadi rumit, menjadi padat ilmu. Bahkan kalau kita lihat dalam kehidupan, setiap pekerjaan saat ini – terutama yang nilai tambahnya tinggi – memerlukan pendidikan dan pelatihan mendalam. Bahkan perlu bertahun-tahun untuk menguasai “ilmu” yang dikehendaki. Namun demikian hasilnya pun akan terasa lebih daripada mereka yang studi hanya masalah teknis.      
     
Lingkungan pun ternyata membutuhkan perguruan yang bisa menghasilkan mereka yang jadi pekerja otak, manusia yang mampu menggunakan akalnya. Tentu dalam format Islam, pekerja otak ini dilengkapi dengan iman dan taqwa. Namun demikian untuk menggabungkan dua kekuatan itu yakni menyerap kemajuan peradaban Barat dan memanfaatkannya dengan peradaban Islam, diperlukan sebuah eksplorasi yang inovatif.   
        
Berdasarkan lingkungan yang berubah inilah kita melihat dalam alam pendidikan Barat dan Timur terjadi interaksi. Drucker memberikan ciri-ciri bagaimana perguruan yang diperlukan dalam alam sekarang:           
 - sekolah perlu menyediakan literacy universal dalam tingkat tinggi   melebihi arti literacy sekarang ini.
-         lembaga pendidikan harus mendorong mahasiswa di semua      tingkat dan semua usia dengan motivasi untuk belajar dan disiplin pendidikan berkelanjutan.
-          Perguruan harus menjadi sistem terbuka, mampu diakses untuk orang-orang terdidik dan mereka yang karena alasan apapun tak memiliki akses untuk belajar lebih tinggi pada tahun-tahun sebelumnya.
-          Perguruan itu harus mampu menanamkan pengetahuan baik sebagai substansi maupun proses.
-          Akhirnya sekolah bukan lagi monopoli lembaga pendidikan. Pendidikan masa sekarang harus bermitra dengan para pekerja dan organisasi lainnya.Pengetahuan pada zaman sekarang telah menjadi sumber kemajuan masyarakat. Posisi sosial perguruan adalah menjadi “produser” dan “saluran distributif” pengetahuan.  Bahkan ada yang berani melukiskan bahwa sesungguhnya modal pun sekarang bersifat intelektual bukan hanya material. Ini berarti bahwa perguruan tinggi ditantang untuk memenuhi tuntutan masyarakat modern akan lahirnya modal intelektual sebagai sumber kemajuan masyarakat. 
 
III. Ciri Universitas           
Seperti halnya nama yang disandang manusia ataupun benda-benda lainnya yang diciptakan Allah SWT, pasti memiliki kekhasan yang membedakan satu sama lain. Bahkan perbedaan itu jadi memperkaya khasanah peradaban. Keanekaragaman adalah bagian dari Keagungan Maha Pencipta.           
 Hal ini kita lihat pula dalam lembaga pendidikan modern di mancanegara. Universitas tingkat dunia seperti Harvard, Oxford, Cambridge, Al Azhar, London School of Economics atau MIT, memiliki kekhasan dan keunggulan masing-masing.    
       
 Di Inggris, Universitas Edinburg dan Birmingham terkenal akan penelitian eksakta. Oleh karena itu anggaran untuk penelitian menunjukkan ranking tinggi dibandingkan Oxford dan Cambridge. Dua universitas tua ini juga memiliki ciri tersendiri akan tradisi intelektual yang melahirkan para pemimpin dunia seperti Thatcher atau Benazir Bhutto. Sedangkan London School banyak melahirkan tokoh-tokoh teoritisi yang berpengaruh di tingkat internasional. Sementara universitas tak terkenal seperti Warwick ternyata paling unggul di bidang manajemen sehingga dengan satu fakultas saja namanya harum di manca negara. Bristol terkenal dengan teknologi ruang angkasa sedangkan Edinburg University sangat handal dalam kajian agama Islam.        
   
Di Amerika Serikat, MIT terkenal dengan kajian teknologi terapan sehingga banyak menyedot para ilmuwan dari mancanegara. John Hopkins University terkenal dengan analisis internasional dan fakultas hukumnya.  Berkeley University dikenal di Indonesia karena banyak melahirkan teknokrat ekonomi yang membawa Indonesia.        
    
Demikian pula di Perancis, Jerman yang terkenal dengan teknologi, Cina, Jepang dan negara-negara lainnya. Semua universitas unggul memiliki identitas kelas dunia yang bisa diandalkan untuk mengangkat tidak hanya fakultas atau jurusannya tetapi juga seluruh nama universitas.  
         
Di Mesir, Universitas Al Azhar terkenal dengan kajian agamanya meskipun masih cukup ortodoks untuk zaman sekarang. Namun demikian kebesaran namanya tak menghalangi berbagai macam mahasiswa untuk mengikuti pendidikan di sana.   
        
Dari ciri-ciri universitas yang muncul di manca negara, tampaknya ciri-ciri dan kekhasan dalam keunggulan sebuah bidang dan jurusan digunakan sebagai bahan promosi yang handal. Maka saat seorang calon mahasiswa bertanya pada dirinya dimana ia masuk kedokteran, manajemen, teknik sipil, agama, politik atau hukum, maka nama-nama tertentu akan jadi pilihan karena dikenal “kebesarannya” yang melahirkan tokoh-tokoh unggulan dalam masyarakat, atau setidaknya alumninya tidak tercemar dengan perbuatan tercela. 
 
IV. Kesimpulan           
 Berdasarkan perkembangan masyarakat dimana pekerja otak dan inovatif lebih dibutuhkan dalam masyarakat sekarang maka perguruan tinggi harus memacu para mahasiswanya untuk kreatif, inovatif dan progresif sehingga bisa langsung beradaptasi dengan lingkungan masyarakat.     
      
Sebuah universitas yang sehat dari segi finansial mapun pengembangan intelektual, tentunya memiliki daya tarik sehingga mahasiswa berbondong-bondong mendaftarkan diri, bukan karena perhitungan terjangkau tetapi juga karena kualitas yang dibutuhkan masyarakat. Daya tarik itu penting karena terlihat seperti dari perkembangan universitas di manca negara bisa mendorong calon mahasiswa mengayunkan langkah ke perguruan bersangkutan. Namun biasanya untuk mengangkat daya tarik itu pada awalnya dibutuhkan energi besar dari segenap civitas academic. 
 
Daftar PustakaDrucker, Peter F., The Age of Discontinuity. New York,  Harper and Row Publishers, 1969.___________, Post-Capitalist Society. New York, Harper Business, 1993.The Economist, March 29th 1997 
0 Comments
Filed under Arsip


Ronal Chandra <ronal_...@yahoo.com> wrote:
Mak Boes Dan Dunsanak Beni,.

Ambo seratus persen sangat sangat se ide dengan masukan masukan nan berharga iko. Ambo pun tipikal nan alergi dengan larang melarang atau batas membatasi dalam hal nan sifatnya kompetensi atau kompetisi. Wakatu adik adik dari Unand itu sangat takut mendekati stand Bank Mandiri saya justru penasaran untuk menguak itu semua karena menurut saya jaman sekarang adalah era keterbukaan, karena bagi saya tidak satupun manusia didunia ini yang bisa melarang atau membatasi seseorang untuk maju.

Saya melihat dengan jelas bahwa sudah tidak benar mekanisme penerimaan pegawai yang terjadi. Bayangkan Ijasah yang masuk ke setiap stand perusahaan dipisah langsung mana yang pantas ikut test langsung dan mana yang tidak pantas didepan para pelamar. Edan!!, anehnya ini dilakukan oleh Bank Bank lokal sedang bank bank asing seperti ABN Amro, Citibank, Standart Charted sangat sangat profesional menangani para pelamar ini dan  mereka  mempersilahkan semuanya untuk ikut test .


Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! Answers

Riri Chaidir

unread,
Feb 27, 2008, 10:47:18 PM2/27/08
to Rant...@googlegroups.com


Ronal Chandra <ronal_...@yahoo.com> wrote:
 
>>> Kembali kemasalah Unand, saya sudah melakukan komunikasi secara
>>> langsung dengan Rektor Unand (Pak Musliar Kasim) dan beliau katakan akan
>>> melakukan investigasi terhadap kasus ini ...
 
 
Iya, setuju tu pak Rektor (walaupun nampaknya pak Rektor talambek, masak duluan Ronal nan tau kalau alumni Unand "di banned"), di investigasi dulu lah.
 
Dugaan ambo, iko masalahnyo bukan karena mutu pendidikan (saja). Apakah Bank Mandiri yakin hanya alumni perguruan tinggi yang mereka list saja yang bermutu. Dan pegawai bank itu kan multi disiplin (seingat saya, sebagian direksi BRI yll, contohnya, justru dari kehutanan).
 
Mungkin ado faktor lain.
 
Untuak investigasi tu, mungkin pak Rektor bisa minta bantuan ka bankers hebat nan Ronal sabuik an kapatang.
 
Atau tanyo Reza. (Za, kok diam2 se, Za???)
 
Riri
L 46  - - - 

muhammad syahreza

unread,
Feb 27, 2008, 11:14:49 PM2/27/08
to Rant...@googlegroups.com
Yang ambo tahu hanyo lulusan IPB yang banyak karajo di Bank pemerintah
bukan fokus ka jalurnyo di pertanian.
Masalah pelarangan manarimo lamaran dari Universitas tertentu oleh
suatu perusahaan ambo raso itu hal biaso, di koran se bisa dicaliak...
kalau ado perusahaan lokal tanamo yang buka lowongan, yang ditarimo
hanyo lulusan dari UI, ITB, UGM, ITS dan Unair. Jadi indak usah
diribuikan bana.
Ambo mandukung usulan Mka Duta, labiah rancak Unand fokus ka
Universitas yang meluluskan kader Entrepreneur yang kaya kreatifitas
dan inovasi untuk membuka lapangan kerja. Minimal bisa mandiri indak
manyusahkan urang tuo dan indak jadi orang yang bermental gajian.
Kalau sudah jadi pengusaha, insya Allah karyawan Bank itu gajinya yang
bayar nasabah lo (kreditur dan debitur).
Cubolah lulusan Universitas di Sumbar tu..maangkek masakan tradisional
minang bisa sejajar dengan KFC, Mc Donald, Hoka-hoka Bento, dll. Kalau
paralu dijadikan franchaise.


NB : Kawan ambo yang punyo resto di Melawai butuh disuplai ayam jo
talua rutin dengan hargo flat. Karano suplier yang kini hargonyo
fluktuasi tiok pengiriman. Kalau ado dunsanak di rantau net punyo
peternakan ayam pedaging dan ayam patalua lokasi sekitar Jabodetabek
buliah dihubungi ambo. Ma tahu kito bisa sinergikan..

Dr.Saafroedin BAHAR

unread,
Feb 27, 2008, 11:20:16 PM2/27/08
to Rant...@googlegroups.com
Waalaikumsalam w.w. Dinda Ajoduta dan para sanak sa palanta,

Satuju saratuih persen. Kabanyo pak Rektor Unand alah mulai maadokan kurusuih kewiraswastaan untuak para mahasiswa Unand. Jan sampai awak tangan di bawah taruih. Jan pulo lupo, taqdir nan di tangan Allah, nasib di tangan awak surang. Usahokan jan awak mancari karajo, tapi karajo tu nan mancari awak. Kuasoi satu atau babarapo bidang baitu rupo, sahinggo dalam bidang nan awak kuasoi itu, salain urang takana jo awak juo awak nan kadicarinyo.

Wassalam,
Saafroedin Bahar
(L, 70+6+18, Jakarta)
'Taqdir di tangan Allah, Nasib di tangan Manusia'
'Ya Allah, tunjukilah selalu aku jalan yang lurus dan Engkau ridhoi'
''Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia lainnya'
'Mari berlomba berbuat kebaikan'
'Puji syukur aku sampaikan pada-Mu ya Allah, atas segala rahmat dan nikmat yang telah Engkau anugerahkan kepada aku dan keluargaku'.
'Setiap manusia adalah baik, sampai terbukti sebaliknya'
'Jangan pernah berhutang dan jangan mudah berpiutang'


--- On Thu, 2/28/08, dutamardin umar <doe...@yahoo.com> wrote:
From: dutamardin umar <doe...@yahoo.com>
Subject: [R@ntau-Net] Re: Unand BAGAIMANA ME RESPOND MASALAH INI ?
To: Rant...@googlegroups.com

Zulidamel

unread,
Feb 27, 2008, 11:08:30 PM2/27/08
to Rant...@googlegroups.com
Assalammualaikum w.w.
 
Ba'a kalau dibuek pulo perlawanan malalui kebijakan. Pasti heboh!.
Melalui GM, FSSM jo IKM lainnyo memerintahkan kapado seluruh warga Minang untuk memindahkan account dari Bank Mandiri ke Bank lain.
 
Wassalam,
Zulidamel  
----- Original Message -----
Sent: Thursday, February 28, 2008 10:27 AM
Subject: [R@ntau-Net] Re: Unand BAGAIMANA ME RESPOND MASALAH INI ?

Alaikumsalam Uda Saaf dan sanaks,
 
Diambiak sajo hikmah dari diskriminasiko dengan tekad dari
alumnus Unand, yaitu dari pada mencari pekerjaan, jadilah
pencipta lapangan pekerjaan. Dengan kata lain, alumnus
Unand lebih memfokuskan diri jadi pengusaha. Kalau sudah
jadi pengusaha, beko bank Mandiri pasti akan melamar
agar menjadi nasabahnyo. Ayo...kan jadi tabaliak.
 
Wassalam
ajoduta/60/usa
"Dr.Saafroedin BAHAR" <saaf...@yahoo.com> wrote:
Wassalamualakum w.w. Nanda Ronal dan para sanak sa palanta,

Riri Chaidir

unread,
Feb 27, 2008, 11:41:33 PM2/27/08
to Rant...@googlegroups.com
Waalaikumsalam wr.wb.
 
Iya bisa bikin heboh. Hebohnyo bukan dalam bantuak rush karano urang mamindahkan account. Tapi heboh batanyo. apo hak GM dst tu memerintahkan, dan heboh batanyo, sia nan punyo ide tu, he he
 
 
 
Riri
L 46 - - - 

Zulidamel <zuli...@yahoo.co.id> wrote:

Z Chaniago

unread,
Feb 28, 2008, 12:52:10 AM2/28/08
to Rant...@googlegroups.com
Assalamu'alaikum Ww
 
Di trigger dari email Ronal...., iseng ambo tanyo salah surang kawan ambo nan bakarajo di salah satu konsultan seleksi pegawai,
dengan pertanyaan " Apo sabab alumni Unand kiro-kiro ditolak di Bank Mandiri wakatu career day di binus"
 
Jawaban kawan itu :
a." Ado babarapo stigma dan stereotype dari  PT nan negatif , misalnyo ado lulusan PT nan suko cenderung ala kutu loncat , dan opportunis "
 
b. " Ado juo beberapa perusahaan nan iklim nyo terdorong karena alumni PT tertentu dominan disinan..."
 Misalnyo di sawah ambo .... memang alun ado ambo nan basuo di ambo alumni Unand lai... padahal karyawannyo total labiah 13000 urang. karano memang kecenderungan nyo untuak penerimaan tahun 1990-an ka ITB, ITS......UI sendiri minoritas :-))... , belakangan baru mulai banyak dari Binus, UG, dll ,kenapa ?
 
c. Bisa juo dek nan maadokan Binus..., tantu nan dari Binus didaulukan....., dan sacaro indak lansuang nan dari daerah nan dakek di daulukan.
 
Banyak kemungkinan, tetapi nan labiah rancak tantu Unand nan harus mambuek alumninyo dapek labiah dianggap didunia kerja.
 
Wassalam

Z Chaniago - Palai Rinuak
 
 
 
 
 


 
Pada tanggal 28/02/08, Ronal Chandra <ronal_...@yahoo.com> menulis:

azizul mendra

unread,
Feb 28, 2008, 1:17:32 AM2/28/08
to Rant...@googlegroups.com
menarik sekali diskusi yang ado kiniko. banyak respon dari member atau sanak sadonyo.. itu mungkin cukuik membuktikan bahwa masih ado kepedulian dan perhatian.. syukur bana kalau ado nan bisa memberikan solusi, dan tarimo kasih pulo ka nan sakedar mambaco atau dasn sebagainya...
ambo sedikit heran.. mengapa diskrimanasi seperti itu bisa terjadi.
padahal bank mandiri pada setiap wisuda memberikan selebaran atau brosur untuk fresh graduates dari unand untuk mengabdi di bank mandiri. yakni mulai dari s1 ataupun s2. juga program ODP namonyo..
dan setahu ambo program khusus seperti iko cuma beberapa kampus di indonsia yang mendapatkan kesempatan.
apakah karena program seperti iko yang membuat almuni unand sedikit mengalami kendala pada job fair di binus? karena bank mandiri telah punya pintu masuk khusus buat alumni unand???? cubo kito cari tahu basamo-samo.
ambo kebetulan masih mahasiswa unand semester 7 dan sedikit taparangah mambaco iko. tapi, ambo tidak terlalu kecewa karena bank mandiri bukan satu-satunya perusahaan bergenggsi kalaupun benar mereka "menolak" alumni unand.

oiyo, sekedar menambahkan padahal pada tahun 2007 lalu bank mandiri memberikan hibah untuk unand lebih dari 5 milyar untuk pembangunan laboratorium biota sumatera. yang paling lengkap dan termordern di luar jawa  mungkin juga untuk indonesia yang digunakan untuk penelitian civitas akademica biologi, farmasi, kimia, dll
laboratorium itu bisa digunakan pulo selain dari pihak unand kabanyo....
tentang kiprah alumni, mungkin samo sajo jo alumni kampus lainnyo ado pulo nan jobless ado pulo nan dapek karajo mantap.
mungkin itu nan bisa ambo sampaikan. salah dan janggalnyo mohon di maklumi dan mohon arahannyo...
saketek lai catatan dari ambo :
menurut ambo yang akan membesarkan unand indak dari alumni sajo, tapi juga urang minang sadonyo dan pihak-pihak lainnyo.. mari berbuat yang terbaik saja untuk itu.thanks

muhammad syahreza <muhammad...@gmail.com> wrote:

Assalamu'alaikum wr.wb.

Unand sekarang berada di peringkat 7 dari rangking Universitas negri
yang ada di Indonesia. Lulusan Unand lumayan mampu berkompetisi dengan
tamatan universitas favorit di Indonesia (negri dan swasta), bisa kita
lihat dari Fakultas Ekonomi terutama jurusan Akuntansi sangat diminati
oleh Departemen strategis, misal Depkeu (penerimaan pegawai terakhir
alumni Unand rangking 3 terbanyak). Untuk Deplu tahun 2006 masih 2
orang yang diterima tapi tahun 2007 sudah 4 orang.
Untuk Akuntan Publik, banyak alumni Unand dipercaya memegang level
managerial di Firma Akuntan Public populer seperti PWC, E&Y, dll.
Dari fakultas kedokteran ada Dr. Gwendi..ketua team untuk operasi
wajah wanita yang disiksa suaminya di Jatim. Siapa kira beliau alumni
Unand. Juga di RSI Bintaro, Direkturnya juga alumni Unand.
Yang jadi kendala sekarang adalah alumni Unand itu terkenal dan
populer secara individu tanpa membawa nama almamaternya. Ini
disebabkan karena masih kurangnya publikasi ke masyarakat, misal
mereka menulis di koran nasional dan internasional, yang dia bawa
adalah almamater dimana dia mengambil S2 dan S3. Bukan almamater dia
membangun dasar S1-nya di Unand.
Sebagai alumni Unand (Poltek), saya yakin dalam 10 tahun ke depan
Unand telah bisa sejajar dengan ITB, ITS, UGM dan UI.
Karena Pak Rektor sekarang sangat proaktif meningkatkan kualitas dosen
dan lulusannya. Saat ini baru Unand yang memulai mata kuliah
kewirausahaan bagi mahasiswanya, dimana ini sangat dapat perhatian
dari Ciputra.
Dari pengiriman peningkatan kualitas dosen program dikti, Unand
berhasil mengirim 22 dosennya untuk melanjutkan S2 dan S3 di luar
negri.
Saya percaya sekali, insya Allah dengan Andalas Centre yang lagi
dikembangkan sekarang ini, semua database alumni bisa terkumpul dengan
cepat.


salam
Reza
0811193646

Syafruddin Ujang

unread,
Feb 28, 2008, 2:12:58 AM2/28/08
to Rant...@googlegroups.com
Assww,
Pak Saaf dan sanak di palanta,

Ambo raso iko baleh dandam. Mungkin pimpinan Unand tidak merespons Bank Mandiri barado di lingkungan Unand. Tapi, lepas dari itu, ambo akan lacak kebenaran ini ke Bank Mandiri. Diskriminatif atau bukan?

Soal perhatian alumni, nampaknyo lah mulai tumbuah. Tigo hari belakangan, Jumat, Sabtu, Minggu (22-23-24/2) ado sarasehan IKA Unand di Jakarta sekaligus peluncuran Andalas Center. Andalas Center adalah semacam lembaga kajian, seperti CSIS. Diharapkan melalui lembaga ini para pakar dan dosen Unand bisa berkicau sampai ke pusat. Kalau salamoko ado alasannyo ndak punyo panggung, kini disadiokan panggung oleh Desri Ayunda dan kawan-kawan di Jakarta. Ndak tahulah awak, kalau memang mereka, para ahli Unand itu pamalu atau panakuik. Bila mereka bisa tampil lebih garang di lembaga ini untuk memberikan berbagai tanggapan dan solusi tentang persoalan bangsa: ekonomi, politik, dll, diharapkan akan membawa dampak makin dikenalnya Unand di tingkat nasional.

Pada diskusi perdana Sabtu (23/2) tentang Kebijakan Pertanian Menuju Swasembada Pangan, rektor Unand Musliar Kasim yang ikut jadi panelis, juga tampil garang dan mengkritik pemerintah karena negara agraris ini masih tetap mengimpor sebagain besar kebutuhan pokoknya. Deptan masih berkutat menanam bibit padi hibrida yang diimpor dari china dengan hasil 4-5 ton/ha, dan tidak pernah mau melaunching bibir padi SRI temuan Unand yang bisa menghasilkan 9-10 ton.

Kritikan rektor ini hanya di jawab oleh Maman Nainggolan (Kepala Ketahanan Pangan Deptan) bahwa orang Sumbar ternyata 5 besar pemakan beras di Indonesia. Ini, katanya, harus diturunkan.

Sayangnya, Humas Panitia sarasehan tidak mampu memenej media massa sehingga diskusi ini tak mengapung di tingkat nasional.

Pada waktu peresmian  pembukaan Sarasehan, Jumat malam (22/2), Pak Gubernur Sumbar selaku Ketua DPP IKA Unand meminta seluruh alumni, civitas akademika dan masyarakat Sumbar untuk tidak lagi membangga-banggakan slogan UNAN SEBAGAI UNIVERSITAS TERTUA DI LUAR JAWA. Sudah tak ada gunanya. Beliau meminta bagaimaan Unand menjadi Universitas Terkemuka di luar Jawa. Berbagai upaya terus dilakukan untuk mewujudkan cita-cita tersebut. Katanya, Pak Gamawan sudah membuat kesepakatan degnan para gubernur se Sumatra untuk menjadikan salah satu PT di Sumatra setara dengan PT yang ada di Jawa. Tentunya yang dimaksudkan adalah Unand. Mereka, para gubernur itu, dalam waktu dekat akan meminta pemerintah pusat mendukung penuhupaya itu.

Demikian,
Wassalam
Syafruddin AL St. Mudo

----- Original Message ----
From: Dr.Saafroedin BAHAR <saaf...@yahoo.com>
To: Rant...@googlegroups.com
Sent: Thursday, February 28, 2008 11:20:16
Subject: [R@ntau-Net] Re: Unand BAGAIMANA ME RESPOND MASALAH INI ?

Waalaikumsalam w.w. Dinda Ajoduta dan para sanak sa palanta,

Satuju saratuih persen. Kabanyo pak Rektor Unand alah mulai maadokan kurusuih kewiraswastaan untuak para mahasiswa Unand. Jan sampai awak tangan di bawah taruih. Jan pulo lupo, taqdir nan di tangan Allah, nasib di tangan awak surang. Usahokan jan awak mancari karajo, tapi karajo tu nan mancari awak. Kuasoi satu atau babarapo bidang baitu rupo, sahinggo dalam bidang nan awak kuasoi itu, salain urang takana jo awak juo awak nan kadicarinyo.

Wassalam,
Saafroedin Bahar
(L, 70+6+18, Jakarta)
'Taqdir di tangan Allah, Nasib di tangan Manusia'
'Ya Allah, tunjukilah selalu aku jalan yang lurus dan Engkau ridhoi'
''Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia lainnya'
'Mari berlomba berbuat kebaikan'
'Puji syukur aku sampaikan pada-Mu ya Allah, atas segala rahmat dan nikmat yang telah Engkau anugerahkan kepada aku dan keluargaku'.
'Setiap manusia adalah baik, sampai terbukti sebaliknya'
'Jangan pernah berhutang dan jangan mudah berpiutang'


--- On Thu, 2/28/08, dutamardin umar <doe...@yahoo.com> wrote:
From: dutamardin umar <doe...@yahoo.com>
Subject: [R@ntau-Net] Re: Unand BAGAIMANA ME RESPOND MASALAH INI ?
To: Rant...@googlegroups.com
Date: Thursday, February 28, 2008, 10:27 AM

Alaikumsalam Uda Saaf dan sanaks,
 
Diambiak sajo hikmah dari diskriminasiko dengan tekad dari
alumnus Unand, yaitu dari pada mencari pekerjaan, jadilah
pencipta lapangan pekerjaan. Dengan kata lain, alumnus
Unand lebih memfokuskan diri jadi pengusaha. Kalau sudah
jadi pengusaha, beko bank Mandiri pasti akan melamar
agar menjadi nasabahnyo. Ayo...kan jadi tabaliak.
 
Wassalam
ajoduta/60/usa

"Dr.Saafroedin BAHAR" <saaf...@yahoo.com> wrote:
Wassalamualaikum w.w. Nanda Ronal dan para sanak sa palanta,


Saya dapat merasakan betapa pedihnya perasaan para alumni Unand sewaktu mendapat keterangan bahwa Unand -- sebuah universitas negeri yang termasuk berusia tua -- secara a priori dinyatakan oleh sebuah bank, yang nota bene adalah juga milik negara, tidak termasuk dalam daftar universitas yang alumninya boleh melamar.

Apa yang salah ? Bagaimana me-respond diskriminasi  dan penghinaan ini ? Apakah penolakan itu hanya terhadap lulusan Fakultas Ekonomi Unand saja atau terhadap seluruh alumni Unand? Apakah kualitas Unand telah sedemikian merosotnya, sehingga bahkan dalam proses melamar saja para alumni Unand sudah di-exclude ? Fakta ini harus di-respond, karena menyangkut nama baik serta harga diri.

Menurut penglihatan saya, sekurang-kurangnya ada tiga atau empat langkah yang dapat diambil, sebagai berikut.

Pertama, Dekan Fakultas Ekonomi Unand -- sepengetahuan  Rektor tentunya -- melakukan lobi atau mengirim surat resmi kepada pimpinan Bank Mandiri dengan tembusan kepada Menteri BUMN Syfyan Djalil , Patrialis Akbar SH dari Komisi III DPR RI, dan Dr Mochtar Naim dari DPD RI,  meminta klarifikasi apa memang ada kebijakan diskriminatif seperti itu, dan jika ada meminta keterangan apa alasan dari kebijakan diskriminatif tersebut. 

Kedua, tanpa perlu menunggu hasil klarifikasi tersebut, Rektor bersama para Dekan Unand membentuk tim kecil untuk mengadakan kajian menyeluruh terhadap posisi Unand di 'belantara' akademik Indonesia, dimana titik kuat yang harus dipelihara dan dimana titik lemah yang harus dikoreksi. Sasaran yang harus dituju adalah mengubah Unand dari universitas yang alumninya ditolak menjadi universitas yang alumninya justru dicari.

Ketiga, berdasar kajian tersebut di atas, Rektor mengembangkan suatu 'strategic plan' untuk meningkatkan kualitas akademik proses belajar mengajar di Unand, dengan mendayagunakan demikian banyak potensi alumni Unand yang sudah tersebar dalam berbagai lembaga di Indonesia dan mungkin juga di luar negeri.

Keempat, walau saya sendiri kurang yakin akan efektifitas dan manfaatnya dalam pasar lapangan kerja yang sangat kompetitif sekarang ini dan jika tidak hati-hati bisa malah merugikan nama baik Unand sendiri, mengajukan protes resmi kepada pimpinan Bank Mandiri -- dan jika dipandang perlu kepada Komisi Nasional Hak Asasi Manusia -- terhadap kebijakan diskriminatif terhadap para alumni Unand dalam hak atas pekerjaan, salah satu dari hak asasi manusia.

Saya ikut berdoa semoga Unand bukan saja dapat memulihkan nama baiknya, tetapi juga dapat menjadi salah satu dari centers of excellence di Indonesia.

Wassalam,
Saafroedin Bahar
(L, 70+6+18, Jakarta)
'Ya Allah, tunjukilah selalu aku jalan yang lurus dan Engkau ridhoi'
'Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia lainnya'
'Taqdir di tangan Allah swt, Nasib di tangan Manusia'
'Puji syukur aku sampaikan pada-Mu ya Allah, atas segala rahmat dan nikmat yang telah Engkau anugerahkan kepada aku dan keluargaku'.
'Mari berlomba berbuat kebaikan'
'Setiap manusia adalah baik, sampai terbukti sebaliknya'
'Jangan pernah berhutang dan jangan mudah berpiutang'


--- On Wed, 2/27/08, Ronal Chandra <ronal_...@yahoo.com> wrote:
From: Ronal Chandra <ronal_...@yahoo.com>
Subject: [R@ntau-Net] Unand
To: Rant...@googlegroups.com
Date: Wednesday, February 27, 2008, 11:15 AM

Assalamu'alaikum Wr...Wb Dunsanak,.

Sejak malam hari ambo menimbang nimbang diposting atau tidak cerita ini, setelah ditimbang timbang dan saya merasa ini informasi yang sangat berharga maka diputuskan untuk diposting.

Hari selasa saya tiba kembali dirumah setelah melayat ke bandung sekitar jam 2 pagi, padahal keesokan harinya saya sudah berjanji dengan beberapa teman anak anak unand yang minta diantar menghadiri career expo di Universitas Binanusantara dan masih berlansung sampai hari ini.

Tadi nya saya berpikir untuk meng-antar saja tapi terpikir juga oleh saya bagaimana mereka pulang, lagi pula saat pelaksanaan SSM 2007 saya merasa sangat terbantu dengan kehadiran mereka mereka ini. Terpaksa saya pun harus turun dari mobil dan ikut mendaftar membeli tiket dan berputar putar 4 lantai di Universitas Bina Nusantara.

Saya bingung dari semua stand perusahaan yang membuka lowongan tidak ada satupun dari anak anak Unand ini yang mendatangi stand lowongan pekerjaan dari Bank Mandiri, padahal lowongan yang ditawarkan adalah ODP "Officer Development Program atau dibank lain dikenal dengan Management Trainee" lowongan ini sangat bergengsi dibank karena dari lowongan ini lah akan lahir pejabat pejabat baru bank tersebut, dulu jaman saya menyebutnya "Pendidikan Calon Pejabat Bank.

Tentu saya bertanya "Kenapa tidak melamar kesana ? dan saya kaget akan jawaban mereka "Bang Univ Andalas tidak diterima atau tidak diperkenankan melamar posisi ODP Bank Mandiri tersebut !!" Mendengar itu karuan saja saya jadi pingin tau, saya datangi standnya bersama anak anak unand ini, saya katakan sama penjaga stand tersebut kami tertarik posisi ini dan ingin melamar dan saya belaga tidak tau apa itu ODP dan bagaimana programnya, ujungnnya saya katakan adik adik saya ini berminat melamar posisi ini dan ini cv kami.

Setelah meneliti dan membuka satu persatu dan begitu mengetahui bahwa mereka ber-ijasah dari Universitas Andalas, Officernya mengatakan pada saya "Maaf Bapak untuk lowongan ODP ini Universitas Andalas tidak termasuk dalam list yang diperbolehkan untuk ikut test !!. Sempat ingin marah juga saya, tapi saya tanyakan dengan santai "Kenapa tidak boleh ? mereka cuma menjawab, kami tidak mengetahui dan ini sudah menjadi kebijakan Bank Mandiri untuk tahun ini.

Tidak mau kalah saya katakan "Anda kenal dengan Pak Sudirman Suin (salah satu pejabat bank mandiri yang dari unand) dan Erman Rahman Vice Presiden Bank Mandiri Wilayah 4 Jakarta ? Mereka semuanya itu Alumni Universitas Andalas! namun dengan sopan mereka berkata "itu DAHULU pak dan sekarang kebijakan untuk Universitas Andalas sudah berubah. Duh sakit rasanya hati saya walaupun saya bukan alumni Unand, Dan saya perhatikan adik adik unand yang saya bawa ini mereka terdiam dan padahal IPK mereka rata rata 3.2 keatas.

Lalu saya tanyakan lagi, Universitas Bina Nusantara diperbolehkan ? dan dijawab dengan iya boleh, Universitas Pelita Harapan diperbolehkan ? dan dijawab dengan iya boleh, Trisakti diperbolehkan ? dan dijawab dengan iya.

Terbayang sama saya mental anak anak Unand tersebut yang saat itu ramai para pelamar lain dari universitas yang diperbolehkan untuk ikut berkompetisi. Saat itu saya katakan pada staff penjaga stand "Baik nya ada tanyakan kedalam dan pastikan tentang kebijakan tersebut". 10 menit kemudian mereka keluar dan mengatakan "Kalau masih ingin melamar juga silakan tinggalkan CV nya di sini dan nanti akan diperiksa lebih lanjut dengan team dari Bank Mandiri".

Sakit rasanya hati ini dan tidak tau mau mengadu kemana ? saya sms pejabat bank mandiri yang orang Minang dan saya telp beberapa dari mereka menanyakan hal tersebut.

Sebelum pulang saya menanyakan Bank Mandiri mana yang bukan stand disini dan dikatakan "Yang membuka stand disini adalah HRD bank mandiri yang membawahi seluruh penerimaan pegawai seluruh Indonesia".

Sambil dijalan pulang saya menghibur mereka dan katakan  "The Show must Go On" sambil mengirim sms tentang info ini, sebagian besar berkata ini harus ditanggulangi dan dan kita memang sudah tertinggal dari Universitas Negri lainnya dan Universitas Swasta di Jakarta. Namun saya mendapat balasan sms dari orang yang berkepentingan akan hal ini dan punya power untuk membantu menyelesaikan masalah ini serta sehari hari berpikir bagaimana Sumatra Barat bisa maju isinya "Gak bener info seperti itu, Jangankan jadi Management Bank Mandiri, Jadi Direktur Bank Indonesia aja ada anak Unand".

Kalau saya ingat kembali tulisan diatas dan perkataan Officer Bank Mandiri tersebut waktu saya katakan si ini dideputi di BI dan si anu vice presiden di bank mandiri, si Itu mantan direktur di BNI dan semua anak UNAND dan dijawab oleh Officer stand tersebut dengan "Itu DAHULU pak.....Sekarang ? ? ?

Haah dari pada sakit hati lagi saya mendingan saya sudahi email ini dan semoga bisa menjadi info yang bagus untuk kemajuan bersama pendidikan Sumatra Barat.

Kalau ingin melakukan cross check akan kebenaran nya, silahkan datang ke Career Expo Binus yang masih berlangsung sampai tanggal 28 Febuari ini.

Mungkin juga sudah waktunya dibentuk "Masyarakat Peduli Pendidikan Sumatra Barat " dan melibatkan stake holder yang berkompeten dibidangnya.

Salam Hormat
Ronal Chandra


Looking for last minute shopping deals? Find them fast with Yahoo! Search.




Looking for last minute shopping deals? Find them fast with Yahoo! Search.



Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com

Boby Lukman

unread,
Feb 28, 2008, 2:28:59 AM2/28/08
to Rant...@googlegroups.com
Assalamualaikum....

Pak Syaf, Uda Riri, Uda Zulidamel dan Mak Uncu  di nagari urang nan ambo hormati sarato dunsanak lainnya...
 
Ambo agak tacangang katiko mambaco tulisan Uda Zulidamel yang manyabuikkan agar awak (orang Minang) membuat perlawanan agar terhadap Bank Mandiri dengan menarik account kita disana dan memidahkan ke bank lain.
 
Saya kurang setuju dengan itu, terlalu emosional hal itu kita lakukan. Saya justru setuju dengan usulan Pak Syaf, agar para petinggi kita seperti kakanda Patrialis Akbar, Irwan Prayitno dan anggota DPD Pak Mochtar Naim melakukan lobi kepada Bank mandiri untuk kembali memasukkan Unand dalam daftar universitas yang alumninya diizinkan mendaftar dalam tes penerimaan karyawan di bank tersebut.
 
Meski saya tidak yakin hal itu akan dilakukan, karena pada saat ini urusan/kepentingan sendiri jauh lebih berat daripada urusan kampung (maaf untuk Uda Patrialis, Uda Irwan dan pak Mochtar) tapi tidak salah rasanya kita berharap pada mereka mereka ini.
 
Unand seperti yang saya sampaikan sebelumnya, ketika postingan ini dituliskan oleh sanak Ronal, memang tidak ada apa apanya. Kita hanya dinina bobokkan oleh sejarah bahwa Unand adalah univedrsitas tertua, saya termasuk orang yang tidak setuju sejarah selalu dijadikan sebagai alasan untuk menatap masa depan, sejarah biarlah untuk kta ketahui dan kita jadikan pelajaran. Apalagi hanya soal sebagai sebuah prestise sebagai universitas tertua.
 
Kenyataan banyak kok anak anak Unand saat ini kalah bersaing dengan anak anak lain. Jangankan dalam soal kualitas lulusan, dalam daftar pilihan Universitas yang akan dimasuki selepas SMA saja Unand tidak masuk dalam daftar prioritas lulusan SMA kita...
Mereka lebih suka kuliah di Trisakti Jakarta, Atmajaya, Binus atau parahyangan dan UII di Jogja daripada kuliah di Unand. pilihan pertama mereka bukan Unand. mari kita lihat. saya rasa Di Diknas ada data itu.
 
Artinya apa..? memang sebuah kenyataan pahit saat ini bahwa Unand sudah tidak lagi jadi favorit bahkan oleh anak dalam Sumbar sendiri.
 
Di Padang saja misalnya kawan kawan saya mengatakan bahwa Unand saat ini bersaing dengan UPI. Bahkan Bung Hatta saja sudah tertinggal jauh.
 
Saya rasa kita perlu duduk bersama antara semua komponen masyarakat, Unand selaku tuan rumah, Gubernur, kepala dians pendidikan, masyarakat minang di perantauan dan lainnya untuk bersama sama mencari solusi untuk memikirkan ini.
 
Saya kira Uda Zulidamel setuju dengan usul saya daripada menarik account di Bank Mandiri dan membuat bank itu bangrut karena penarikan dana dalam jumlah yang besar dari warga Minang. he he he..
 
Sekian dan banyak maaf........

Boby Lukman Piliang
(sadang ngidam lapek pisang bagulo saka)

Darul M

unread,
Feb 28, 2008, 2:50:32 AM2/28/08
to Rant...@googlegroups.com
Assalamulaalaikum WW.

Mudahan ambo salah, sabab manuruik pandapek mbo, indak mungkin bapak awak tu indak tau. Tapi banyak diawakko nan indak namuah tau. Alah ado nan mambisiakan, kadang dianggap indak baa doh, iyo saruntun baruh nan talok diaawak.

Sabok banyak diawakko go eh, cuma bakomitmen babuek nan terbaik nan dapek dilakukan. Sahinggo keterukuran terbaik tu nan sarik jadino.

Seharusno, adolah mambuek nan diawak tu tamasuak 5 terbaik atau 10 terbaik atau 100 terbaik, jadi jaleh dima sasaranno dan jaleh capaian nan didapek.

Nan sarik bana, banyak juo diawak go eh, manganggap nan diawak itu alah paliang santiang, dek alah diperjuangkan sapuluah jo kapalo gai. Sahinggo banyak nan maleh mandanga pandapek urang lain (lua).

Kenapa ya, kita tersadar setelah ada kasus? Apa tidak berdiri membumi, karena membentuk menara gading dilingkungannya?

Mohon maaf dek sato bapandapek. Kok baguno inokan kok indak

2008/2/28 Riri Chaidir <riric...@yahoo.com>:



--
Thanks & Best Regards
Darul M

Dedi.N...@arunlng.co.id

unread,
Feb 28, 2008, 3:18:39 AM2/28/08
to Rant...@googlegroups.com

Assalamu'alaikum wr.wb.

Sebagai salah surang alumni unand iyo takajuik ambo mambaco posting sanak Ronald. Dan ambo mintak maaf, postiangan sanak ambo forwardkan ka kanti ambo di Bank Mandiri untuak mintak klrarifikasi dari nyo.

Pandapek, komentar, dan baa sikap Unand nan disampaikan di lapauko, ambo pribadi satuju-satuju sajo. Sababnyo, masalah ko iyo Unand lah nan sapatuiknyo cepat tanggap dengan kepala dingin dan professional manjalehan duduak persoalannyo, kalau nio Unand tatap ka hiduik, kalau ndak bisa-bisa bantuak Universitas Eka Sakti nan lah ba ansua-ansua ditinggakan dek mahasiswanyo.

Masalah pendidikan manuruik ambo nan bukan urang pandidikan (kompetensi pendapek amboko sangaik randah) kabanyakan kito mancaliak "dima alumninyo banyak bakarajo" atau dari segi nasionalnyo .. "bara urang dari alumninyotu nan manjadi Mentri (bukan mantari)". Manuruik ambo caro pandang kito tu bisa dikatokan salah, sabab sasudah tamaik kito kuliah dan masuak dunia karajo indak utak sajo nan harus diadu tapi NEPOTISMEnyo nan barek. Sabagian dari postingan lah manjawek baraso dunia karajo di BUMN dan Departemen (pusat) salamoko hanyo di kuasai dek alumni universitas top di jawa sajo. Dan ikolah nan bambuek rusak bangsa ko, aratinyo sistem rekrutmen kito nan indak fair. Dalam career didalam sasudah didalampun, Nepotisme Almamatertu indak hilang-hilang.

Jadi kasimpulannyo, kajadian nan dialami dek adiak-adiak alumni unand tu dugaan ambo bukan karano mutu unand nan manurun atau jeblok, tapi dikaranoan pesaingan image Universitas di masyarakat. Kalau kito mancaliak slogan Binus, baraso indak ado tamatan Binus nan manganggur labiah dari 6 bulan. Jadi disinan mungkin pangka balanyo, dimano Binus mamanfaatkan eventu untuak mambuek paga sabalun urang masuak.

Mudah-mudahan Allah tetap menepati janjiNya, yaitu: Siap makhluk sudah ada rezekinya... silahkan bakureh..bukan bakaruah.

Wassalam,


DEDI NOFERSI

Nusantara Building 11th Floor
Jl. M.H.Thamrin No 59
JAKARTA - 10350, INDONESIA
Phone: +62 21 3143107 Ext. 523
Fax: +62 21 330351








"The information contained in this communication is intended solely for the use of the individual or entity to whom it is addressed and others authorized to received it. It may contain confidential or legally privileged information. If you are not the intended recipient you are hereby notified that any disclosure, copying, distribution or taking any action in reliance on the contents of this information is strictly prohibited and may be unlawful. Opinions, conclusions and other information in this e-mail that do not relate to the official business of PT. ARUN NGL shall be understood as not given or endorsed by PT. ARUN NGL."





Mantari Sutan

unread,
Feb 28, 2008, 3:09:13 AM2/28/08
to Rant...@googlegroups.com
Hehehe..

Mari kito lihat pendekatan sistem sederhana untuak Unand ko, input-proses-output.  Beko lah
Bisa disurvei kok, hal-hal bantuak iko.  Dilist para 20 besar lulusan SMA-SMA di sumbar.  Bara nan nan masuak ka unand. Kalau pun ado, ka jurusan-jurusan mano mereka banyak masuaknyo.
Lalu kito caliak perekrutan dosen-dosen di Unand.  Iyo lai sabana mantap prosesnyo.  Lai indak KKN atau profesi turunan se manajdi dosen ko.

Satalah itu mari kito tengok baa proses pendidikan itu sendiri.  Lai indak asa tapanuhi se jumlah tatap muko dosen jo mahasiswa. Atau malah dosen sibuk baproyek-proyek sen.  Nan mahasiswa bak kecek mahasiswa se.

Baru kudian outputnyo kito caliak basamo-samo.  Iyo lai bisa basaiang jo perguruan tinggi laen.

Kecek salah seorang alumni unand ka ambo, jurusan nan lai bisa basaiang di lua adolah kedokteran, akuntansi, farmasi.  Ambo 2 tahun lalu sempat maambiak anak unand management.  Untuak hardskill lai agak mantap kawan ko, cuma soft skill paralu ditingkatkan tarutamo bahaso inggirih jo caro berkomunikasi.  Ambo sedih juo, kini ado gelombang promosi, inyo ndak masuak.  Ambo alah cubo mengajukan ka boss ambo.  Samantaro yo tapaso basaba bantuaknyo.

Wassalam

Mantari/29



----- Original Message ----
From: Boby Lukman <belal...@yahoo.com>
To: Rant...@googlegroups.com

Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.

Tasril Moeis

unread,
Feb 28, 2008, 3:54:25 AM2/28/08
to Rant...@googlegroups.com
Kalau bisa di tambah kan ado ciek lai Mantari, untuak soft skill cako. Anak SMP dan SMA di Jkt, Banduang dll mereka lah santiang mambuek makalah, presentasi dan tambahan bahasa asing liwat kursus2. Mereka juo alah tabiaso ma adokan acara2 musik jo mancari dana surang dan proporsal no rancak.
Kalau SLTA awak baa ko lah.
 
Wassalam
Tan Ameh

benni_inayatullah

unread,
Feb 28, 2008, 4:06:15 AM2/28/08
to rant...@googlegroups.com
Mak Tan Ameh,

mooh ambo sela stek...ambo dulu di SMA selalu di lokal unggul jurusan
IPA meskipun sabananyo labiah tertarik jo jurusan IPS. Kalau soal
pengetahuan umum jo badiskusi ambo indak kalah doh. namun katiko payi
kuliah ka Jogja, kota ketek di pulau Jawa, ambo mangalami semacam
"shock" karano tanyato kawan-kawan ambo di bangku kuliah jauah labiah
jago dari ambo. pengetahuan luas karano akses komunikasi nan tantu
labiah unggul dari di kampuang awak, pemnguasaan bahasa asing
tamasuak bahaso Indonesia nan fasih, retorika nan padek dan
semacamnyo. akhianyo hampia duo tahun ambo barado dibawah tekanan baa
caronyo untuak manyamokan "frekuensi" jo mereka-mereka tuh. akhianyo
lah 2 tahun kuliah baru IPK diateh tigo.

salam

Ben
Tambahan ciek lai, ambo partamo kali maiduikkan komputer baru di
semester I kuliah. samantaro kawan-kawan alah fasiah manuncik
keyboard. akhianyo ambo mintak balian komputer dan ambo explore
sadonyo hinggo bisa menguasai hardware jo software dengan baik. ma lo
ado kursus komputer di Sungai RImbang tu..hahaha

--- In Rant...@yahoogroups.com, "Tasril Moeis" <tasrilmoeis@...>
wrote:

------------------------------------------------------------------------------


> Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.
>
>
>
>
>
>
>
>

------------------------------------------------------------------------------

Z Chaniago

unread,
Feb 28, 2008, 4:08:05 AM2/28/08
to Rant...@googlegroups.com
Assalamu'alaikum Ww
 
Maoh sabalunnnyo kok agak maleba saketek....
 
Misalnyo kito cubo batanyo sacaro bukak kulik tampak isi....ka almamater kito masiang-masiang...
anggaplah ka SMA / SMP awak di ranah...(ka kapalo sikolanyo)
 
Aa nan bisa kami bantu ?
 
Sapangalaman ambo  labiah banyak nan minta bantuan untuak nan non kurikuler, eg minta Drumband set, minta paga sikola, minta dana untuak mangirim utusan ka porseni dll. ( 12 dari 14 proposal nan masuak ka kami salah satu LSM minta untuak non kurikuler)
Sadang nan untuak kurikuler sarupo materi pengayaan, biaya untuak pengayaan pra UAN, dll hanyo 2 dari ampek baleh proposal.
 
Aratinyo apo ?
 
Untuak Sekolah Menengah, nan notabene masih bermasalah dalam hal kurikuler malah bukannyo meningkatkan namun justru melebar ke hal-hal yang sekunder...
 
Antahlah untuak Perguruan Tinggi ?
 
Wassalam
 
Z Chaniago - Palai Rinuak
 
Pada tanggal 28/02/08, Tasril Moeis <tasri...@banuacitra.com> menulis:
Kalau bisa di tambah kan ado ciek lai Mantari, untuak soft skill cako. Anak SMP dan SMA di Jkt, Banduang dll mereka lah santiang mambuek makalah, presentasi dan tambahan bahasa asing liwat kursus2. Mereka juo alah tabiaso ma adokan acara2 musik jo mancari dana surang dan proporsal no rancak.
Kalau SLTA awak baa ko lah.
 
Wassalam
Tan Ameh
--
Z Chaniago - Palai Rinuak

Sukseskan Peringatan Enam Dasawarsa SMPN 1 Maninjau Ikut Membangun Pendidikan di Indonesia (1948 - 2008), 3- 5 Oktober 2008

sawir pribadi

unread,
Feb 28, 2008, 3:53:07 AM2/28/08
to Rant...@googlegroups.com
Walau saya bukan alumni Unand, tapi sebagai salah
seorang anak Minang merasa sangat prihatin dengan
kenyataan ini.

Terlepas dari rasa dendam sebagaimana disinyalir
Sdr.Syafruddin Ujang St.Mudo, masalah ini perlu
dicarikan jalan keluarnya. Kita tidak bisa menyalahkan
siapa-siapa. Barangkali selama ini kita semua lengah,
terutama pihak Unand tentu perlu mengevaluasi dan
introspeksi diri. Seterusnya kepada kalangan cadiak
pandai di ranah dan di rantau barangkali perlu
membentuk semacam forum peduli pendidikan, atau apalah
namanya demi kemajuan SDM Minangkabau dan Sumatera
Barat secara keseluruhan. Kapan lagi, kalau bukan
sekarang

Sawir Pribadi St.Soeleman

=== message truncated ===

____________________________________________________________________________________


Be a better friend, newshound, and

know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now. http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ

Tasril Moeis

unread,
Feb 28, 2008, 4:31:41 AM2/28/08
to Rant...@googlegroups.com
Itu lah Ben, nampak no masalah ko indak di PT sajo doh, tapi bak kecek
Mantari tadi. Input, proses dan baru output.
Ambo pernah mandanga hasil test IQ anak2 SLTA Sumbar, 30% persen diateh 130.
Luar biasa. Jadi mungkin awak punyo kudo pacu nan rancak tapi galanggang no
nan babancah tantu indak bisa no balari.

Dapek kaba alumni SLTA Sumbar juo akan membahas masalah ko jo kapalo SLTA se
Sumbar di Padang tanggal 8 Maret bisuak ko. Pembicara no antaro lain Pak
Fasi Djalal, Pak Irwan Syarkawi, Kep Sek SMA 8 Jkt. Tujuan no untuak mancari
akar masalah dan solusi untuak pengembangan SLTA di Sumbar untuak bisa
bersaing masuak perguruan tinggi nan rancak di Indonesia ko. Insya'llah ambo
akan ikuik hadir nak baraja pulo awak disinan.
Mudah2 an bisa berkelanjutan setelah tau apo nan jadi masalah sabana no.

Zulidamel

unread,
Feb 28, 2008, 6:37:49 AM2/28/08
to Rant...@googlegroups.com
Assalamualaikum w.w.
 
Mengenai posting ambo dan kaduo tantang Unandko hanyo manyulo sajo, supayo manjadi paratian urang awak. Tantunyo urang Minang ndak sabodoh itu. Masalah pokoknyo, bahasanyo kajadianko jan sampai didiamkan karano ambo yakin adolah bagian dari unsur politik. Ambo pertegas ambo indak yakin manyangkuik soal kualitas. Dalam usulan ambo nan partamo tolonglah dunsanak nan berkompeten dibidang hukum untuak mambao ke jalur hukum karano jaleh tindakanko marugikan Unand Khususnyo dan Urang Minang Umumnyo. Sabalunnyo ado pulo pernyataan Bpk. Yusuf Kala bahasonyo UNHAS jauh lebih baik dari Unand buktinyo banyak Alumni UNHAS nan manjadi penjabat tinggi bahkan jadi wakil presiden. Ambo manangkok pernyataanko adolah pernyataan politik, karano itu harus ado perlawanan. Caronyo tantu banyak pilihan.
 
Dalam posting ambo nan partamo ambo singguang, mungkin juo iko batuajuan elok untuak orang Minang, namun caronyo ndak bisa di tarimo karano jaleh merusak reputasi Unand jo harga diri urang Minang. Kalau dilakukan untuak kebijakan strategi Bank Mandiri mungkin karano urang Minang lah talalu banyak dalam Bank Mandiri, itukan bisa dilakukan dalam tahap seleksi sacaro tertutup.
 
Ambo nan ndak basangkuik pauik juo Unand maraso terhina apolagi adiak kito nan baru macari karajo. Kito memang harus mangakui kabanyakan alumni Unandko bahamburan kalua Ranah namun ndak bisa dijadikan suatu alasan untuk membenarkan tindakan diskriminatif saroman ko. Cukuiklah diskriminatif dilakukan dibidang Militer karano urang gaek kito terlibat pemberontakan.
 
Dampak yang mungkin ditimbulkan, tidak kecil. termasuk mempersempit peluang urang Minang untuk kembali mendominasi kancah politik nasional dan itu harus dilawan. Dunsanak harus memahami bahasonyo kito alah manarimo diskriminasi dari pemerintah pusat semenjak kembali ke pangkuan ibu pertiwi. Dan itu harus selalu jadi pertimbangan. Kito memang indak paralu maangkek sanjato namun urang Minang harus menunjukan bahasonyo urang Minang punyo kemampuan dan punyo harago diri..
 
Kemungkinan lain yo indak dilupokan. Mungkin para pendidik di Unand terlena. Sahinggo kurang basuaro untuk menerobos pasa. Bak kecek Urang, ba'a bana hebat nyo awak, kalau awak diam sajo ndak ado urang nan tau. Sia pulo urang nan ka picayo jo awak. Mukasuiknyo pihak terkait harus melakukan terobosan di semua line.
 
Dalam bidang pendidikan, Unand jan jadi ruang pendidikan tertutup. Kalau ambo caliak Universinas lain baik negeri maupun swasta ma adoan karajo samo jo Universitas terkemuka aliannyo tamasuk kalua nagari. Ba'a apo Unand lai malakukannyo. Mohon ma'af ambo ndak tau. Apo Unan melakukan koloborasi dengan dunia usaha.  Bak kecek urang juo kebanyakan urang gadang di duniako bukan karano superior utaknyo tapi karano suaronyo di nan rami.
 
Wassalam,
Zulidamel.
 
----- Original Message -----
Sent: Thursday, February 28, 2008 2:28 PM
Subject: [R@ntau-Net] Unand; BAGAIMANA ME RESPOND MASALAH INI ? (Bubarkan saja Unand)

Ronal Chandra

unread,
Feb 28, 2008, 7:30:42 AM2/28/08
to Rant...@googlegroups.com
Assalamu'alaikum Dunsanak Sado No,.

Patamo ambo nio angkat jempol dulu untuk Urang Dapua dek diskusi 1 bulan iko iyo bana boneh karena semua diskusi diawasi dengan ketat tampaknyo oleh Urang Dapua., mulai dari ABSBK sampai masalah Pendidikan Sumbar mampu  menampilkan serta mengeluarkan banyak data. Kalau ABSSBK sudah dibuatkan DIM ditiap masalah, ambo cubo membuat DIM ditiap masalah pendidikan di Sumatra Barat Yang sudah dikeluarkan oleh Dunsanak Semuanya. Hal ini menjadi penting agar diskusi kita bisa menghasilkan sebuah kongklusi dan solusi terbaik baik bagi Pendidikan Sumatra Barat Kedepannya.

Kelemahan

Dim (1)
Sudah menjadi kenyataan umum bahwa kurang lebih 20 besar pelajar terbaik Sumatra Barat dimasing masing SMU memilih universitas diluar Sumatra Barat sebagai tujuan selanjutnya untuk kuliah. Hal ini bisa menggambarkan bahwa Perguruan Tinggi di Sumatra Barat sudah tidak lagi menjadi pilihan utama bagi pelajar terbaik Sumbar.

Dim (2)
Sistem Pendidikan Di Sumatra Barat belum berjalan dengan baik. Alur proses pendidikan mulai dari Input Proses Dan Output tidak berjalan sebagaimana mestinya (Sanak Mantari Sutan)

Dim (3)
Kemajuan Teknologi dan Informasi di Sumatra Barat jauh tertinggal dengan daerah daerah lain di Indonesia. Hal ini menyebabkan kemampuan umum dan dasar tentang teknologi informasi pelajar di Sumatra Barat tertinggal dengan daerah lain (Sanak Beni. Ben tolong lengkapi kekurangannya)

Dim (4)
Kita memiliki dasar Sumber Daya Manusia yang unggul namun kita tidak memiliki sistem pendidikan yang baik secara holistik di Sumatra Barat (Uda Tasril Moeis)

Dim (5)
Perlu dikaji lebih jauh dan mendalam, apakah fasilitas dan infrastruktur pendidikan Di Sumatra Barat sudah sesuai dengan kebutuhan Pendidikan Modern secara Umum (Tambahan dari Ronal)

Dim (6)
Perlu dikaji lebih jauh apakah mutu Guru dan Dosen di Sumatra Barat sudah susuai dengan standar nasional minimal dan international maksimal. Sehingga mampu menghapus dogma bahwa menjadi dosen dan guru adalah pekerjaan turunan (Sanak Mantari Sutan. Tolong juo lengkapi sanak Mantari)

Dim (7)
Apo Lai, tolong tambahkan, iko akan ambo rangkum dan semoga bisa jadi masukan berarti untuk Pendidikan Sumatra Barat.

Keunggulan


Dim (1)

Hasil sebuah survey, Hasil tes IQ anak SLTA se Sumatra Barat rata mempunyai nilai 130 atau bisa dikatakan diatas rata rata secara nasional. Sudah barang tentu ini adalah sebuah potensi yang besar yang harus dibina dan diarahkan dengan baik (Uda Tasril Moeis)


Dim (2)
Ado nan lain ? atau ciek iko sei ?

Masukan

Dim (1)
Sudah saatnya Universitas Unand melakukan pengayaan materi perkuliahan dengan Materi Materi yang lebih dengan Industri dan keterampilan tambahan yang dipakai oleh dunia Global (Buya Mas'oed Abidin)

Dim (2)
Sudah Saatnya Sumatra Barat memiliki Master Plan pendidikan jangka panjang dan tidak lagi hanya berskala 5th saja. (Oleh Buya Mas'oed Abidin)

Dim (3)
Ado Nan Lain ?

Seperti disampaikan dalam email sebelum no oleh Dunsanak Beni sabalun no bahwa masalah pendidikan adalah masalah crusial yang terjadi saat ini disumatra barat. Untuk itu perlu dukungan semua pihak baik di Ranah dan Rantau untuk ikut berperan aktif membantu Sumatra Barat keluar dari masalah pendidikan ini.

Masalah Pendidikan Sumatra Barat selalu menjadi isu sentral di Milis Rantaunet dan Masalah ini sering kali dibahas namun demikian tidak pernah tuntas dalam tiap kali pembahasannya.

Ambo indak ahli pendidikan tapi mungkin ambo bisa merangkum dari masukan dunsanak sado no untuk kemudian kita olah bersama sehingga diskusi ini bisa menjadi masukan masukan berarti bagi pendidikan Sumatra Barat.

Lalu apa peran Perantau yang bisa dilakukan untuk mengatasi m DIM Masalah diatas ?

Program apa yang bisa dibuat oleh Perantau untuk bisa men Speed Up Sumbar bisa keluar dari masalah Pendidikan ini ?

Rantau dan Ranah adalah satu bagian utuh yang harus disinergikan untuk bisa mengatasi berbagai masalah yang terjadi. Sakit Ranah maka Sakit pula Rantau, Susah Rantau maka Susah Pula Ranah.

Salam Hormat
Ronal Chandra







Tasril Moeis

unread,
Feb 28, 2008, 9:03:47 AM2/28/08
to Rant...@googlegroups.com
Nal,
 
Kalau manuruik ambo ado no anak2 Sumbar nan bisa lolos masuak PT terbaik di Indonesia ko indak masuak kelemahan. Kudo pacu awak harus masuak ka galanggang nan rancak. Nan harus dilakukan adolah menciptakan kudo2 pacu nan labiah banyak jo meningkat kan mutu pendidikan pra PT.
 
Mungkin bisa jadi tambahan.
- Kurang nya informasi, kalu bisa ado no career day bantuak di sakola Labs school, SMA 8 dll.
- Kurang nya kegiatan nan mambantuak soft skill (istilah no Mantari)
- Mutu guru berkaitan jo fasilitas dan kesejahteraan guru.
- Perhatian pemerintah, (ini penting sabaok pemerintah lah nan paliang punyo tanggung jawab dalam masalah iko.) untuak infrastructure dan peningkatan mutu guru melalui pelatihan2 dan peningkatan taraf hidup guru.
 
Satau ambo ado 2 urang awak nan santiang ma manage sekolah unggulan ko. Assyifa Pakan Baru sdr Novizar Zen (angku pernah basuo di rumah ambo) jo dan Iskandar Umar di Balikpapan dan pasti banyak nan lain.
Kalau di ambo sumangaik sen nan lai, ilimu no indak sampai.
 
Wassalam
Tan Ameh (49+)
----- Original Message -----

Bot S Piliang

unread,
Feb 28, 2008, 7:49:39 PM2/28/08
to Rant...@googlegroups.com
Assalamualaikum

Kalau boleh memberikan komentar...walaupun bukan alumni Unand, tapi UNAND adlah kebanggan saya dimanapun berada. Kampus cantik di kakibukit barisan itu selalu jadi daftar kunjungan jalan-jalan kalau pulang ke padang.
Kalau secara fasilitas, saya rasa tidak terlalu jauh perbedaan antara UNAND dengan universitas lain di Jawa, jangan bandingan dengan UI, ITB, ITS atau UGM yang memnag sudah menjadi BHMN. Saya bandngakan dengan almamater saya, UNPAD, bisa dikatkan tidak jauh berbeda.
Perbedaan yang mencolok adalah budaya/metoda belajar mahasiswa UNAND (sebagaian besar, saya ytakin tidak semuanya begitu) yang berbeda. Dari beberapa temen-temen sayayangkuliah di Andalas, dan adik kandung saya sendiri yang kuliahdi fakultas HUKUM yang gradenya sudah A, ternyata hanya mengandalakan bahan kuliah dari dosen saja.
BUdaya baca yang kurang, padahal perpustakaan dan iklim yang kondusif di Padang harusnya menjadi penunjang mahasiswa menjadi "Book minded" dalam keseharian.
Apakah ini karena nuansa kompetisi yang kurang atau terlalu terdoktirn dengan kmimpi habis kuliah, dapat nilai bagus, tes PNS dan luls sebagai hasil utama yang diincar sebagian ebsar rangtua di smatera barat untuk anaknya.
Semangat dan budaya kompetisi yang menurut saya agak mereup di kalangan pelajar kita, tidak hanay di ranah, di rantau pun begitu.
Kalau saya boleh usul, agaknya keberedaan UNAND yang dipromosikan, sehingga banyak diminati oleh mahasiswa terbaik di luar sumbar, sehingga dengan demikian pelajar di SUmabr pun ikut merasa harus bersaing ketat, tidak jadi "rajo" di kandang surang. Kalau pelajar Sumbar banyak menghincar pulau Jawa, kenapa kita tidak mengincar pelajar di Jakarta dan Bandung memilih UNAND sebgaai altenatif terbaik di luar jawa bahkan diluar 5 Universitas BHMN tadi.
Say melihat dampak positifnya begini:
1. Banyak mahasiswa dari luar, banyak kos-kosan akan tumbuh dan banyakperputaran uang akan mengalir di PAdangd anSumbar
2. Mereka yang menuntut ilmu di suatu kota biasanya akan tumbuh rasa romatntisme dengan kota tersebut, sehingga ini bisa dijadikan wisatawan potensial yang bagi SUMBAR
3. Bagi pelajar asal SUMBAR sendiri, ini akanmenjadi pemacu untuk berkomptesii dengan masahsiswa luar.

Sekedar masukan saja, mohon maaf kalau ada kat ayang tidakpada tempatnya.

Salam
Bot SP

boes

unread,
Feb 28, 2008, 8:59:45 PM2/28/08
to Rant...@googlegroups.com
memang di tanah ayie kebanyakan perusahaan
memasang iklan sampai kini masih 'berbau' diskriminasi.
mis: menyebutkan jenis kelamin; umur; unipersitas tertentu.
padahal utk suatu ketrampilan, jenis kelamin dan umur; lulusan nggak
ada urusannya.
spt, nyupir truk, perempuan bisa.
(contoh: di toronto perempuan ngebor jalanan ketika membongkar
aspal jalanan; nyupir subway dll)
kalau menghendaki calon yg cocok, dipersayaratannya musti
lebih rinci, mis. tugas: mengangkat barang antara 10-15kg.
nah kakek2 umur 60 , mikir2 kalau mau ngelamar juga.
ya kira2 begitulah kalau mau menyaring calon atau mencari calon
yg sesuai.

cuma kalau memang ada minat juga menjadi pengusaha, menjadi pegawai
bank dulu lebih banyak keuntungannya nanti2nya bila mengendalikan
perusahaan sendiri. di bank itu bisnisnya meliputi internasional dan
sangat luas.

jangan spt ada yg mengenalkan kepada ambo, kelompok anak2 ITB urang
awak, buka usaha rekanan perminyakan. order ke canada barang2nya,
ketemu penjual di canada orang muslim, pakai salam mula2, akhirnya
dibodohi, duit hilang; di black list di perusahaan minyak jakarta
gara2 spek barang beda...menuntut dak mangarati lo..citandeh.

jadi perbankan itu perlu lah diketahui paling kurang cara
buka rekening dan transfer.

wassalam
boes

boes

unread,
Feb 28, 2008, 9:09:23 PM2/28/08
to Rant...@googlegroups.com
loby ini apa maksudnya? buat apa kita 'mengapik kapalo
harimau' segalo?

minta rektor unand beraudiensi dgn dirut bank mandiri.
konfrontir dgn "officer" dimuka itu.

habis, jelas dan murah urusannya.

cari caro simple sajo.

wassalam
boes

muhammad syahreza

unread,
Feb 28, 2008, 10:35:11 PM2/28/08
to Rant...@googlegroups.com
Assalamu'alaikum wr.wb.

Dari yang ambo alami sorang se..

1. Unand khususnyo dan Perguruan Tinggi di Sumbar umumnyo salalu
talambek mandapek informasi terkini di dunia industri. Ketinggalannyo
sangaik jauah. Sahinggo lulusan perguruan tinggi di Sumbar jadi kurang
daya saingnyo dengan top 5 Indonesia yang punya kekerabatan yang
sangat dekat dengan industri dan jadi mitra industri-industri besar di
Indonesia. Ambo alami sorang...misal.dalam mancari beasiswa, mancari
bahan jo judul untuak Tugas Akhir, dll
2. Mahasiswa diajarkan hanya menerima ilmu yang diajarkan oleh dosen
saja. Jadi mahasiswa dibentuk untuk tidak kritis dan tidak proaktif
mencari wawasan lebih di luar yang diajarkan dosen...sakironyo
mahasiswa labiah luas wawasannyo dari
dosen, samo dosen dianggap potensi untuak manjatuahkannyo. Karano yang
namonyo dosen tidak boleh dikritik, kalau dikritik siap-siap se di
Ijazah nilai jatuah.
Kan di Indonesia murid diaja untuak mancari nilai tinggi, bukan untuak
menguasai sampai trampil suatu disiplin ilmu. Malu kan doseeen..masa
bisa dikalahkan mahasiswa yang kritis...Kato Bob Sadino yang diajarkan
di Universitas adolah ilmu yang sudah "basi" (gasan bahaso awak nyo).
3. Mahasiswa pun indak tamotivasi untuak datang kuliah manambah
wawasan pado suatu bidang, karano dosen acok indak datang dek sibuk
mangarajokan proyek di lua. Mahasiswa cukuik ditinggakan tugas se..
4. Nan alun barubah budaya dari dulu di Sumbar adolah pola mancari
tampek untuak magang jo PKL bagi mahasiswa.
Kabiasoan maajukan proposal magang atau PKL ka suatu industri atau
instansi salalu 1 bulan manjalang PKL. Kalau iyo ado mahasiswa ka
magang atau PKL... tolong diajukan jauah-jauah hari kalau paralu 6
bulan sabalum PKL diadokan, karano yang namonyo industri bisnis plan
dirancang untuak 1 tahun, 3 tahun, 5 tahun dan 10 tahun yang akan
datang. Industri berbudaya sesuatu itu harus terencana dan terprogram.
5. Mahasiswa kurang dianjurkan untuk membaca. Jadi budaya mambaco
untuak manambah wawasan tu sangajo dihilangkan, soalnyo dosen takuik
dikritik kalau mahasiswa labiah tahu banyak daripado dosen..

salam
Reza
0811193646

Madahar (madahar)

unread,
Feb 29, 2008, 12:01:48 AM2/29/08
to Rant...@googlegroups.com
wa'alaikum salam ww,
sanak Z, untuak informasi bahaso kini STM N Bukittinggi thn ajaran 2008/2009 iko akan mambukak jurusan Geodesi dan Geomatika jurusan Keahlian Survey dan Pemetaan. untuak kebutuhan tersebut STM sadang mancari donatur baik untuak barang baru maupun bakeh alaik-alaik survey dan Pemetaan nan bisa  dipakai untuak pelaksanaan proses pendidikan dan praktek lapangan.
kalo ado diantaro kito nan tau kiro-kiro kama kadiarahan Proposalnyo tolong kami dibari tau kalo dapek sakalian jo prosedurnyo supayo mak ringan pulo pak Guru kito untuak masalah proposal iko.
 
sakitu malah dulu dan kami tunggu informasi salanjuiknyo baiak dari si Z maupun dunsanak nan lain.
 
tarimo kasi
Alumni 88


From: Rant...@googlegroups.com [mailto:Rant...@googlegroups.com] On Behalf Of Z Chaniago
Sent: Thursday, February 28, 2008 4:08 PM
To: Rant...@googlegroups.com

Subject: [R@ntau-Net] Re: Unand; BAGAIMANA ME RESPOND MASALAH INI ? (Bubarkan saja Unand)

Mulyadi

unread,
Feb 29, 2008, 4:59:12 AM2/29/08
to Rant...@googlegroups.com
Dunsanak pencinta olahraga tenis.
Baa rencana main tenis awak minggu bisuak ko, apo ado nan indak bisa hadir ???.
Konfirmasinyo........
 
Best Regards,
Mulyadi

Tenaga bantuan Engineer dari PT.Pusri pada :

Mechanical Dept.
PT. REKAYASA INDUSTRI - Jakarta
Jl.Kalibata Timur I No.36, Jakarta - 12740

Phone : +62-21-7988700 ext. 2215
Fax     : +62-21-7988701
email   : mul...@rekayasa.co.id
atau  : mul...@pusri.co.id

 


From: Rant...@googlegroups.com [mailto:Rant...@googlegroups.com] On Behalf Of Dedi.N...@arunlng.co.id
Sent: Thursday, February 28, 2008 3:19 PM
To: Rant...@googlegroups.com
Subject: [R@ntau-Net] Re: Unand VS Dunia Pendidikan

rahyussalim

unread,
Feb 29, 2008, 6:31:57 AM2/29/08
to Rant...@googlegroups.com

Insya Allah ambo datang agak pagi bia indak kanai paneh matoari mak…..

Maklum adoh karajo manjalang siang

 

rahyussalim

 



 


 

boes

unread,
Feb 29, 2008, 9:23:54 AM2/29/08
to rant...@googlegroups.com

Datuak Marah Bangsa,

lai elok cuaca ari minggu tu?
alah bacaliek prakiraan cuaca?
ambo ciliang di bmg, banyak patuih ari tu.

kok masih ketek² kami dulu manancapkan
lado jo bawang di lidi panahan ujan tu hehehe
picayo bana ukatu tu apo lai kok tabukti
awan nan kalam tu ndak jadi ujan...

salamaik bamain.

wassalam
boes

--- In Rant...@yahoogroups.com, "Mulyadi" <mulyadi@...> wrote:

Darul M

unread,
Feb 29, 2008, 6:56:01 PM2/29/08
to Rant...@googlegroups.com
Wa'alaikumussalam WW
 
Reza, kalau buliah batanyo ambo ciek dih, dima latak Unand nan dikecekan dek Rezako? Dek Reza mengecek ateh namo alumni ko mah.
 
Tambuahlo tanyo ciek lai, apokoh Unandko sikola TK atau sikola apokoh?
 
Bari maaf ambo yo, dek ambo labiah andia dari guru nan ado disinan, sabok kecek Reza, indak buliah labiah santiang apo lai labiah kritis. Jadi ambo iyo maajukan tanyo nan sederhana sajolah. Bia nak jalan diskusi awakko.
 
Salam jo maaf.
DM St. Parapatiah 

 

hanifah daman

unread,
Feb 29, 2008, 7:39:04 PM2/29/08
to dar...@gmail.com, Rant...@googlegroups.com
Astaghfirullah. Apo diskusi urang kirono? Jadi takana wakatu kuliah di IKIP dulu. Kato salah surang dosen, kalau panguasaan guru saratuh persen, anak2 bisa 80 persen itu guru tamasuak berhasil. Kato prof ansyar di ITB kami mau mhs lbh pintar dari dosen, kalau tdk bgt bgm ilmu bisa berkembang. Jadi untuk itu kami tidak memberikan ikan ke mahasiswa tapi kami memberikan pancing. Kalau mau dpt ikan yang banyak berusahalah sekuat kuatnya. Terasa sekali bedanya. Di UI jg tdk jauh beda. Makanya anak itb dan UI dilepas dimanapun selalu siap. Salah satu kesalahan lagi adanya sistim rayon yang membuat lemahnya kompetisi pd anak2. Trus nilai UAN yg dibantu dll. Untuk itu sebaiknya semua pihak mengoreksi diri sendiri. Apa yang salah? Dosen2 itb maupun ui hampir semuanya sibuk di proyek. Tp tanggungjawab ke mhs tdk dikurangi. Paling tidak komunikasi tetap jalan apalagi sdh ada internet. Salam. Hanifah


____________________________________________________________________________________


Looking for last minute shopping deals?

Find them fast with Yahoo! Search. http://tools.search.yahoo.com/newsearch/category.php?category=shopping

Wita Abdin

unread,
Feb 29, 2008, 8:04:11 PM2/29/08
to Rant...@googlegroups.com
Ambo malahan bagga kalau ado murik ambo nan labiah santiang dari ambo jo banyak mangkritik ataupun batanyo karano itu baarti murik ambo paham jo mangarati nan ambo ajakan, dan barati juo ado paratiannyo ka topik nan ambo ajakan dan barati Insha Allah pahalo juo dek ambo karano ilimu nan ambo sampaikan dipahami dek anak2 murik ambo dan juo baarti metode ajar mangar ambo sukses. Apolagi kalau ambo dikritik, sapanjang kritik sehat, ambo tarimo karano barati anakko batua2 panuah paratian thd apo nan ambo ajakan. kalau ado guru-guru ataupun dosen2, professor2 nan indak suko murik atau mahasiswanyo pandai, iyo malu awak jadi guru atau jadi dosen karano itu baarti awak ndak barhasil mambawok urang barhasil, dan barati pulo karajo jo tangguang jawab awak sabagai guru atau tugeh awak sbg guru dianggap gagal. Ciek lai, tangguang jawab awak sabagai pendidik ko yo cukuik gadang, indak hanyo manarimo gaji satiok bulan tapi juo mandidik  anak didik manjadi urang elok disampiang nan bailmu.

satiok salasai ambo maagiah test, ambo acok  cameh, karano ambo ka mancaliak sacaro nyato hasil dari subjek nan ambo ajakan. Kalau banyak nan dapek 80 kaateh, ambo maucapkan alhamdulillah, kalau banyak nan dapek 80 kabawah, ambo bapikia, apo nan salah ko? anak2 atau ambo sabagai gurunyokah? Iko marupokan cerminan berhasil atau indaknyo ambo dalam mandidik anak2 binaan ambo disakola.

Ibda' binafsih, "mulailah dari kita sendiri" untuak marubah citra nan agak miriang ko. Mohon maaf kalau ado nan talonsong.

Wassalam

Aswita (P- 43, Long Island)

hanifah daman

unread,
Feb 29, 2008, 8:53:32 PM2/29/08
to hikm...@gmail.com, Rant...@googlegroups.com
Sy setuju dg bu wita. Nah berarti bu wita mengikuti saran dosen di IKIP. dalam hal ini bu wita lah yang jadi pusat perhatian anak2. Agak beda dg di ITB dosen mahasiswa yg jd pusat perhatian. Caranza sang dosen akan memberikan suatu topik lalu mhs maju menjelaskan ke depan. Kalau ktm mhs pintar n banyak baca buku atau bukunya lebih baru dari dosen maka yg akan tergadi dosen belajar dr mhs. Di UI apalagi di fasilkom hal ini menjadi wajar. Kesempatan guru membaca lbh sdkt dr mhs. Tinggal dibutuhkan strategi oleh dosen bgm menyikapi agar wibawa tetap terjaga. Salam. Hanifah

Ronal Chandra

unread,
Feb 29, 2008, 8:54:04 PM2/29/08
to Rant...@googlegroups.com
Wa'alaikum Salam Reza,

Za kalau iyo batua apo nan Reza tulieh iyo tamanuang ambo dan bingung menjawab no. Kalau institusi pendidikan tertinggi sudah tidak lagi menghasilkan kader terbaik tentu nan balaku beko di Sumatra Barat kaji manurun baik itu terhadap ekonomi, industri sampai moral.

Kalau sudah seperti itu maka hal yang mendesak dan utama adalah melakukan peningkatan mutu guru disemua jenjang pendidikan, baik itu tk, sd, smp, smu sampai perguruan tinggi.

Sekali waktu saya pernah mengikuti dialog di TVRI dengan pembicara tokoh kita yang sekarang jadi Dirjen Dikti pak Fasli Djalal, beliau katakan bahwa saat ini DIKTI menganggarkan besar besaran dana untuk meningkatkan mutu dosen diseluruh dindonesia  dan DIKTI membuka serta mendorong para expertise, dan pengusaha untuk bisa masuk ke kampus dan dan diberi kesempatan menjadi dosen. Kalau hal ini bisa dilakukan maka insya allah 5th kedepan menjadi dosen itu bukan pilihan terakhir dan bukan kerjaan turunan.

Kalau sinergi antara industri dan dunia pendidian sudah terjalin maka yang terjadi adalah mutu pendidikan akan terdongkrak secara tidak langsung dan industri akan berkembang dengan baik, karena di luar negri sana yang saya lihat dunia pendidikan itu selalu bermitra baik dengan dunia industri. Coba perhatikan hampir semua industri besar didunia ini lahir dari kampus. Google yang sudah sebesar ini pun lahir dari stanford university.

Menjadi dosen itu harus sebuah pilihan bukan keputusan terakhir setelah tertolak masuk industri. Khusus dibidang saya Informatika, ITB dan UI itu sanggup menjadi magnet bagi lulusan terbaik almamaternya untuk menjadi dosen disana. Saya punya cerita, teman saya Ade Azurat namanya, asli padang saat kita kita berlomba lomba masuk industri "beliau" katakan ingin jadi dosen di Ilmu Komputer UI, saya beneran tidak habis pikir akan keputusannya karena buat kita diadalah BEST OF THE BEST tapi mau jadi dosen ? dan sekarang terbukti, datanglah ke ILMU KOMPUTER UI tu dan tanyakan nama beliau, atau tanyakan ke mahasiswanya serta temui dia dan rasakan kualitasnya.

Makanya tidak aneh website Ilmu Komputer UI berani menampilkan data berapa lama tamatan Ilmu Komputer UI nganggur setelah tamat, silahkan cek websitenya. Hal ini bisa terjadi karena yang menjadi dosen Best Of The Best.

Nah kembali kemasalah Unand, kalau Unand ingin jadi Universitas yang disegani bajak mereka mereka itu atau minimal jadikan dosen terbang. Sekali waktu saya bertemu dengan mantan dosen yang juga teman bisnis he he he DR.Much Romzy, beliau ini tamatan dari Jepang, masih sangat muda, pejabat fungsional di BPS, saya dulu mereferensikan beliau untuk jadi Dosen Terbang di UPI Padang, silahkan di cek ke UPI. Nah beliau cerita kepada saya Univ Esa Unggul akan membuka kelas Master untuk untuk para lulusan S1 terbaik dan ingin melanjutkan ke S2, ceritanya beliau adalah salah satu dosen yang dibajak, baru tahap pertemuan awalan, sudah disodorkan kedepan beliau Rincian detail fasilitas dan fee yang didapatkan kalau mau jadi dosen disana, saya aja ketika membaca itu ingin menjadi dosen he he he.

Begitulah swasta dijakarta berlomba lomba meningkatkan mutu pendidikannya dan mencari dosen dosen terbaik dari seluruh negri ini. Universitas Multimedia Indonesia yang disupport penuh oleh group kompas, tidak tanggung tanggung"Yohanes Surya (figur yang sangat lekat dengan emas oliampiade pendidikan ini)" Yang dibajak.

Jadi tidak ada pilihan lain, mutu dosen harus ditingkatkan, unand harus berani mengatakan bahwa Best Of The Best lah yang bisa menjadi dosen di Unand.

Salam Hormat
Ronal Chandra

muhammad syahreza <muhammad...@gmail.com> wrote:

hanifah daman

unread,
Feb 29, 2008, 8:54:44 PM2/29/08
to hikm...@gmail.com, Rant...@googlegroups.com
Sy setuju dg bu wita. Nah berarti bu wita mengikuti saran dosen di IKIP. dalam hal ini bu wita lah yang jadi pusat perhatian anak2. Agak beda dg di ITB dosen mahasiswa yg jd pusat perhatian. Caranza sang dosen akan memberikan suatu topik lalu mhs maju menjelaskan ke depan. Kalau ktm mhs pintar n banyak baca buku atau bukunya lebih baru dari dosen maka yg akan tergadi dosen belajar dr mhs. Di UI apalagi di fasilkom hal ini menjadi wajar. Kesempatan guru membaca lbh sdkt dr mhs. Tinggal dibutuhkan strategi oleh dosen bgm menyikapi agar wibawa tetap terjaga. Salam. Hanifah


____________________________________________________________________________________


Never miss a thing. Make Yahoo your home page.

http://www.yahoo.com/r/hs

muhammad syahreza

unread,
Feb 29, 2008, 11:10:23 PM2/29/08
to Rant...@googlegroups.com
Assalamu'alaikum wr.wb. Mak Darul

Ambo maalami sebagai salah satu alumni dari Fakultas di Unand, Politeknik.
Dan ambo acok pulo diskusi mambandiang-bandiang kan parangai dosen jo
kawan-kawan SMA ambo di Fakultas lain.
Nilai ambo pernah
Untuak masalah dosen yang dikatokan mantari Sutan, urang gaek
laki-laki ambo pernah labiah 11 tahun takatuang-katuang manunggu
pengangkatan jadi dosen dari asisten dosen di IKIP Padang, alasannyo
yang diangkek jadi dosen diutamokan anak jo kamanakan dekan. Salamo
anak jo kamanakan dekan masih ado, nasib asisten dosen yang lain
digantuang ndak batali dulu. Baitu juo untuak malanjuikan sakola S2
nan didahulukan anak jo kamanakan dekan tu.
Tapi yang jadi masalah utamo kini indak di Sumbar se....tapi di
Indonesia adolah Kini yang malamar jadi mahasiswa IKIP yang
batua-batua ingin jadi guru dari hati paliang dalam itu jauah labiah
ketek persentase nyo dibandiang mahasiswa masuak IKIP karano
palarian/indak ditarimo di Fakultas dan Universitas pilihannyo. Jadi
bayangkan se lah...baa kualitas guru yang akan mendidik
generasi-generasi
selanjutnyo, kalau nan maaja adolah guru-guru yang maaja bukan dari hatinyo.

Anzori

unread,
Mar 1, 2008, 4:48:49 AM3/1/08
to Rant...@googlegroups.com
Assa.wr.wb.

Urang awak kalau mangecek acok indak maliek datam atau asal bunyi sajo. Bank Mandiri tahu lalu alah marekrut khusus karyawan dari alumni Unand nan diadokan di Padang. Tapi apo nan tajadi, dan didapek sampai wawancara akhir hanyo babarapo urang sajo, dek karana kualitas tamatan nan indak lolos tes.
Waktu tes pengetahuan umum sajo hanyo tasiso
60 an urang dari ratusan, alun psiko test, wawancara. Jadi kualitas alumni Unand memang payah. Dibandingkan ambo dulu tahun 1982, dari Padang sebagai alumni ekonomi Unand , test di babarapo Bank di Jakarta, 2 bank manarimo ambo, tapi tapaso ciek ambo tulak.

Jadi jan menyebarkan isu. Kalau utak memang tak mampu labiah elok manggaleh sajo, sia tahu bisa jadi Khairul Tanjung 20 tahun lai.

Bank Mandiri ala manyumbang sekian miliar untuak Laboratorium kedokteran Unand dan diresmikan Desember nan lalu. Apo ala ado Bank lain nan pernah manyumbang samacam tu.

Jadi jan mamburuakan Bank Mandiri. Dana Unand di Mandiri indak sabarapo dibandiang Universitas Negeri lain. Jadi pihak Unand pun indak ado reciprocal services.

Ambo pernah bulan puaso maagiah ceramah pasar modal tahun lalu untuak mahasiswa komunitas POJOK BEJ. Indak satupun dosen nan datang, indak apresiasi samo sakali. Padohal ambo dibiayai dek perusahaan untuak datang, hotel pesawat, uang makan.

Jadi memang payah lah Unand kini. Tarutamo para dosennyo. Walaupun itu almamater ambo juo. Kualitas moral paralu diperbaiki.




Boby Lukman <belal...@yahoo.com> wrote:
Assalamualaikum....

Pak Syaf, Uda Riri, Uda Zulidamel dan Mak Uncu  di nagari urang nan ambo hormati sarato dunsanak lainnya...
 
Ambo agak tacangang katiko mambaco tulisan Uda Zulidamel yang manyabuikkan agar awak (orang Minang) membuat perlawanan agar terhadap Bank Mandiri dengan menarik account kita disana dan memidahkan ke bank lain.
 
Saya kurang setuju dengan itu, terlalu emosional hal itu kita lakukan. Saya justru setuju dengan usulan Pak Syaf, agar para petinggi kita seperti kakanda Patrialis Akbar, Irwan Prayitno dan anggota DPD Pak Mochtar Naim melakukan lobi kepada Bank mandiri untuk kembali memasukkan Unand dalam daftar universitas yang alumninya diizinkan mendaftar dalam tes penerimaan karyawan di bank tersebut.
 
Meski saya tidak yakin hal itu akan dilakukan, karena pada saat ini urusan/kepentingan sendiri jauh lebih berat daripada urusan kampung (maaf untuk Uda Patrialis, Uda Irwan dan pak Mochtar) tapi tidak salah rasanya kita berharap pada mereka mereka ini.
 
Unand seperti yang saya sampaikan sebelumnya, ketika postingan ini dituliskan oleh sanak Ronal, memang tidak ada apa apanya. Kita hanya dinina bobokkan oleh sejarah bahwa Unand adalah univedrsitas tertua, saya termasuk orang yang tidak setuju sejarah selalu dijadikan sebagai alasan untuk menatap masa depan, sejarah biarlah untuk kta ketahui dan kita jadikan pelajaran. Apalagi hanya soal sebagai sebuah prestise sebagai universitas tertua.
 
Kenyataan banyak kok anak anak Unand saat ini kalah bersaing dengan anak anak lain. Jangankan dalam soal kualitas lulusan, dalam daftar pilihan Universitas yang akan dimasuki selepas SMA saja Unand tidak masuk dalam daftar prioritas lulusan SMA kita...
Mereka lebih suka kuliah di Trisakti Jakarta, Atmajaya, Binus atau parahyangan dan UII di Jogja daripada kuliah di Unand. pilihan pertama mereka bukan Unand. mari kita lihat. saya rasa Di Diknas ada data itu.
 
Artinya apa..? memang sebuah kenyataan pahit saat ini bahwa Unand sudah tidak lagi jadi favorit bahkan oleh anak dalam Sumbar sendiri.
 
Di Padang saja misalnya kawan kawan saya mengatakan bahwa Unand saat ini bersaing dengan UPI. Bahkan Bung Hatta saja sudah tertinggal jauh.
 
Saya rasa kita perlu duduk bersama antara semua komponen masyarakat, Unand selaku tuan rumah, Gubernur, kepala dians pendidikan, masyarakat minang di perantauan dan lainnya untuk bersama sama mencari solusi untuk memikirkan ini.
 
Saya kira Uda Zulidamel setuju dengan usul saya daripada menarik account di Bank Mandiri dan membuat bank itu bangrut karena penarikan dana dalam jumlah yang besar dari warga Minang. he he he..
 
Sekian dan banyak maaf........

Boby Lukman Piliang
(sadang ngidam lapek pisang bagulo saka)

Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.

asmun sjueib

unread,
Mar 1, 2008, 5:51:12 AM3/1/08
to Rant...@googlegroups.com
aaa) Batua bana tu Dunsanak Ronal harus ado suatu perencanaan dan pelaksanaan yang ril dilapangan. Supayo induk samang Diknas turun tanganlah di Sumatera Barat dan tantunyo Tungku tigo sajarangan paralu membenahi nilai-nilai budaya minang tu mah.
bbb) Masalah SDM adalah pokoknya nan ado antara lain di Unand dan Perguruan Tinggi lainnya di Sumatera barat. Kito kan alah tahu Minangkabau dahulu kala sumbernya urang cerdik pandai Indonesia sabuik sajo H.A.Agus Salim, Bung Hatta, Bung Syahrir, Natsir, Mr. Mohammad Yamin, Buya Hamka dan Banyak lagi Bung lainnya nan alah manjadikan Minangkabau.
ccc) Jadi program 25 tahun kamuko iko paralu dipikiekan dek urang Diknas basamo jo Tungku Tigo Sajarangan itu. Balun laie masalah Baliak ka nagari nantun baa duduk pakaronyo. Banyak nan pesimis jo SDM Kapalo Nagari kiniko, sadangkan kito balik ka nilai lamo.
Wassalam,
Aspermato, MA tingga di Bukiek
 

Ronal Chandra <ronal_...@yahoo.com> wrote:

Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!

PC Structure - Ivan

unread,
Feb 29, 2008, 9:16:16 PM2/29/08
to Rant...@googlegroups.com

Assalamualikum WW,..

 

Nan lalu bia berlalu,.. hari ini berakhir hari ini,.hari bisuak nan kito jalang,..

Konfirmasi ka pihak terkait rector, direktur mandiri; dari apak2 yang memungkinkan untuk melakukannyo itu alah sangat membantu.

 

Kok kenangan lamo nan kadibukak,. Yoo hati sadiah dan mgkn dandam juo nan tibo,.

Sebagai alumni UNAND (Teknik Mesin) kok kadisabuik cukuik marasai pulo awak salamo itu rasonyo,. (kawan2 saparasaian mgkn banyak juo tuh,.salam untuk alumni mesin UNAND).

 

 

Tapi satalah bakarajo iyo satu nan pasti sia nan bakarajo kareh dan lebih giat,..iyo itu juo nan mandapek,..Insya Allah indak paduli anak ITB, ITS, UI, UNSRI, UGM dll. Semua tinggal kenangan,..lets just be more determine, vigilant and durable towards global competitions.

 

Tarimo Kasih dan teriring doa untuk guru2 dan dosen kami dari TK sampai ka UNAND di Ranah Tacinto,.

 

Barakallahu Fikum,.

Salam

 

IVANOVSKY

"Nothing great was ever achieved without enthusiasm"


From: Rant...@googlegroups.com [mailto:Rant...@googlegroups.com] On Behalf Of Ronal Chandra


Sent: Saturday, March 01, 2008 8:54 AM
To: Rant...@googlegroups.com

Subject: [R@ntau-Net] Re: Unand dan Masalah Pendidikan Sumatra Barat

boes

unread,
Mar 1, 2008, 9:11:44 AM3/1/08
to Rant...@googlegroups.com
itu juo ambo menyayangkan kesempatan nan ado di-sio2kan
oleh sebgn mhs/dosen unand.

tapi kan sanak Anzori tahu, katiko bursa kerja dibuka
itu kan untuak umum selamo memenuhi persyaratan yg diminta
siapo sajo bisa ikut, ndak baitu?

kurang batarimo kasihnyo civitas academika
unand atas dana2 nan lah disalurkan dimaso lalu, bisa sajo ditiadakan
lagi dimaso mendatang. itu masalah nan indak bakaiktan manuruik ambo.
kalau itu dikaitkan oleh bank artinyo 'balas dendam' tu mah :)

wassalam
boes

> ______________________________________________________________


> Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.
>

> ______________________________________________________________

Anzori

unread,
Mar 1, 2008, 9:47:12 PM3/1/08
to Rant...@googlegroups.com
Namun awak indak usah baketek hati. Banyak sarjana Unand nan manjadi dosen di perguruan tinggi terkemuka, taka Universitas Trisakti. Siapa bilang tamatan Unand malempem. Yang disesali cuma IP tamatan Unand labiah banyak dibawah 3 daripado di ateh 3. Sadang untuk penerimaan pegawai kiniko labiah dipiliah di ateh 3, kecuali swasta yang indak mensyaratkan IP.
Ambo labiah mandorong tamatan Unand bakarajo di sektor swasta, karano daya juangnyo akan labiah tinggi daripado di BUMN.
Sudah seharusnyo urang Minang tampil sebagai pengusaha-pengusaha muda yang sukses. Kiniko nan jadi pengusaha malah banyak urang Jawa, nan labiah dikenal birokratis, konsevatif. Aneh memang jaman alah tabaliak.
Begitu banyak sektor nan berkembang, seperti tambang dan agro industri, pasar modal. Harus nyo alumni Unand mengincar sektor-sektor tersebut, bukan sektor nan alah declining seperti perbankan. Apolagi kalau urang Minang nan sholeh tantu inyo akan menghindari bakarajo di sektor nan mengandalkan "bungo". Kalau tetap mau di Bank, tantu inyo akan mamiliah sektor finansial syariah.
Labiah elok bagi tamatan Unand untuk  mamacik prinsip : fail to plan, plan to fail.
Selamat berjuang buat generasi mudo Unand, jangan takut dalam berjuang untuk hidup.
 


boes <bo...@rogers.com> wrote:

hanifah daman

unread,
Mar 1, 2008, 10:26:49 PM3/1/08
to anz...@yahoo.com, Rant...@googlegroups.com
Di UNIB bengkulu jg banyak alumni UNAND mulai nan alah mulai gaek sampai nan baru masuak. Rato2 studi lanjut ka PT terkenal baik luar maupun dalam. Si dedi suryadi alumni teknik mesin unand ktk s2 di ITB di semerter 1 IP no ampek dari skala ampek. Baliau dipicayo jd assisten di itb dun. Satalah salasai rancanano taruih ka s3, tp di tunda dulu sacah, ngabdi dulu di unib, baru pai liak. Memang alun bara nan pai s3 li. Disinan kalah dari jawa nan alah banyak s3. Lai pulo sasudah s3 tabang ambua dr unib. Jadi kayakno untuak ilmu eksakta unand tdk kalah dari yang lain dan masih disegani. Mungkin krn dosennya banyak dari PT terkemuka nan alah tabiaso maagiah panciang ka mahasiswa. Salam. Hanifah

> penarikan dana dalam jumlah yang besar dari warga > Minang. he he he.. > > Sekian dan banyak maaf........ > > Boby Lukman Piliang > (sadang ngidam lapek pisang bagulo saka) > > > > ______________________________________________________________ > Never miss a thing. Make Yahoo your homepage. > > ______________________________________________________________ > Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! > Mobile. Try it now. > > > > Looking for last minute shopping deals?

> Find them fast with Yahoo! Search.
>


____________________________________________________________________________________


Never miss a thing. Make Yahoo your home page.

http://www.yahoo.com/r/hs

Dr.Saafroedin BAHAR

unread,
Mar 1, 2008, 10:41:05 PM3/1/08
to Rant...@googlegroups.com

Assalamualaikum w.w. Sanak Anzori jo para sanak sa palanta,

 

Dalam babarapo kali kunjuangan ambo ka Unand -- khususnyo ka Fakultas Hukum jo Fakultas Sastra -- ambo mancaliak Unand indak katinggalan bana.Banyak buku-buku baru  nan ditabikkan nan salamo ko indak ambo katahui.

 

Hanyo manuruik pancaliakan ambo ado nan paralu disamparonokan, yaitu fasilitas internet nan alah ado, sabagai 'jandela mancaliak kalua' dari para sanak kito di Ranah. Di Unand alah ado internet ko, tapi 'speed'-nyo taraso agak lambek. Walaupun ambo indak mangarati teknik, tapi rasonyo bisa diatur baitu rupo supayo bisa dimanfaatkan sacaro maksimal untuak mandorong batambahnyo masukan informasi bagi para mahasiswa kito nan sadang baraja.

 

Salain tu, sapangatahuan ambo saluruah SMU di Sumbar alah dihubuangkan jo fasilitas internet ko, malalui program Depdikbud. Hanyo dari 'nguping' di internet, nampaknyo fasilitas iko juo alun dimanfaatkan sacaro optimal.

 

Ambo sabana yakin, kalau saluruah asset internet di Ranah ko dikelola sacaro labiah baiak, indak katinggalan bana awak doh. Japang kan tapancia juo, baitu juo New Zealand, Finlandia, atau Norwegia, tapi kan sadonyo indak katinggalan doh. Dunia kini alah sabana ketek, dan awak kan diaja tantang 'alam takambang jadi guru'. Sarana baguru ka alam tu antaro lain yo internet. Ado profesornyo nan sabanta santiang, namonyo :'profesor Google' nan bisa 'ditanyo' tantang apo sajo, bilo sajo, dima sajo.

Wassalam,
Saafroedin Bahar
(L, 70+6+22, Jakarta)
'Taqdir di tangan Allah, Nasib di tangan Manusia'
'Ya Allah, tunjukilah selalu aku jalan yang lurus dan Engkau ridhoi'
''Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia lainnya'
'Mari berlomba berbuat kebaikan'
'Puji syukur aku sampaikan pada-Mu ya Allah, atas segala rahmat dan nikmat yang telah Engkau anugerahkan kepada aku dan keluargaku'.
'Setiap manusia adalah baik, sampai terbukti sebaliknya'
'Jangan pernah berhutang dan jangan mudah berpiutang'


--- On Sun, 3/2/08, Anzori <anz...@yahoo.com> wrote:
From: Anzori <anz...@yahoo.com>
Subject: [R@ntau-Net] Re: Unand; BAGAIMANA ME RESPOND MASALAH INI ? (Bubarkan saja Unand)
>--- ambo kuduang di siko -- 
>

Rahima

unread,
Mar 2, 2008, 12:58:27 AM3/2/08
to Rant...@googlegroups.com
Wa'alaikumsalam Warahmatullahi wabarakaatuh.

Benar dik IVAN. Yang berlalu, biarkanlah ia berlalu.
Yang berlalu, tidak akan mungkin kembali lagi, membuka
lembaran yang baru, ke arah yang lebih baik, itu jauh
lebih baik, jadikanlah yang berlalu itu hanya sebagai
'i'tibar saja. Dan bukankah Allah berfirman:" Mereka
yang sudah meninggal tidak akan mungkin kembali lagi
kepada mereka(kedunia) ini?". Makanya, ngak ada hantu
atau Ruh, apalagi Kuntilanak yang bergentayangan.

Dik Ivan, mungkin bisa kontak dengan Da Sutan
Sinaro(Dr. Khairi Yusuf), yang kini di Unand, kalau
uni ngak salah dari sms beliau, beliau di bagian Mesin
juga. Dan benar, menurut teman-teman Uni yang ada di
Unand, akses internet di Unand sangat lambat. Terlihat
saat di chatting. Dan Unipun sudah beberapa kali di
Unand, memakai fasilitas internet itu, wah, lambatnya
minta ampun.

Wassalamu'alaikum. Rahima

--- PC Structure - Ivan <iv...@nsbatam.com> wrote:

> Assalamualikum WW,..
>
>
>
> Nan lalu bia berlalu,.. hari ini berakhir hari
> ini,.hari bisuak nan kito
> jalang,..
>
> Konfirmasi ka pihak terkait rector, direktur
> mandiri; dari apak2 yang
> memungkinkan untuk melakukannyo itu alah sangat
> membantu.

____________________________________________________________________________________


Looking for last minute shopping deals?

Find them fast with Yahoo! Search. http://tools.search.yahoo.com/newsearch/category.php?category=shopping

R. Y. Perry Burhan

unread,
Mar 2, 2008, 8:43:20 AM3/2/08
to Rant...@googlegroups.com
Dinda Ronal dan dunsanak lainnyo,
Baa nyo kok diundang apak Rektor Unand badiskusi di lapau ko, sahinggo masukan-masukan dari palanta ko bisa langsuang sampai ka nan mamacik tampuaknyo.

wasalam,
perry imam sati

On 28/02/2008, Ronal Chandra <ronal_...@yahoo.com> wrote:
Assalamu'alaikum Dunsanak Sado No,.

Patamo ambo nio angkat jempol dulu untuk Urang Dapua dek diskusi 1 bulan iko iyo bana boneh karena semua diskusi diawasi dengan ketat tampaknyo oleh Urang Dapua., mulai dari ABSBK sampai masalah Pendidikan Sumbar mampu  menampilkan serta mengeluarkan banyak data. Kalau ABSSBK sudah dibuatkan DIM ditiap masalah, ambo cubo membuat DIM ditiap masalah pendidikan di Sumatra Barat Yang sudah dikeluarkan oleh Dunsanak Semuanya. Hal ini menjadi penting agar diskusi kita bisa menghasilkan sebuah kongklusi dan solusi terbaik baik bagi Pendidikan Sumatra Barat Kedepannya.

Kelemahan
--bakuduang---

 

Saam Hormat
Ronal Chandra



--
R. Y. Perry Burhan
Laboratorium Geokimia Organik
Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya
Kampus ITS Keputih
Surabaya 60111
Tel. +62 31 594 33 53
Faks. + 62 31 592 83 14
Tel. portatif +62 816 54 12 100

muhammad syahreza

unread,
Mar 2, 2008, 8:25:30 PM3/2/08
to Rant...@googlegroups.com
Assalamu'alaikum wr.wb.

Di Trisakti untuak Fakultas Ekonomi yang jadi decision makernyo alumni Unand.
Kalau masalah IP di bawah 3 yang jadi penyebab standar penilaian yang
tidak sama diantara semua dosen, karano faktor pendekatan pribadi ka
dosen punyo nilai plus juo. Kalau kurang elok hubungan jo dosen,
akibatnyo nilai kurang jatuah karano faktor tadi.
Kalau nio karajo carilah ka Kalimantan Timur, banyak disitu lowongan
dari perusahaan swasta ma.
Kalau ambo lebih cendrung marekomendasikan untuak manggarap sawah jo
ladang nan tabangkalai di kampuang daripado ikut-ikutan manjua tanah
pusako untuak pitih manyogok masuak jadi PNS atau BUMN.

salam
Reza

Z Chaniago

unread,
Mar 2, 2008, 8:44:35 PM3/2/08
to Rant...@googlegroups.com
Assalamu'alaikum Ww
 
Untuak Unand pandapek ambo indak muluk-muluk bana ....
 
Cukuik untuak mambuek SUMBAR jadi labiah maju tok....dah cukuik ...
 
Pernah ambo maliek di salah satu kota ketek di India, nan maju ekonomi-nyo.....hanyo karano disinan ado Akademi/Politeknik ...
dan warga kota tsb cukuk bangga dengan adonyo Akademi/Politeknik tsb atas pengabdian masyarakat yang dilakukan.
 
Dibandiang di Indonesia sacaro umum ; Apokoh IPB bisa mambuek pertanian sekitar Bogor lebih maju ? ITB bisa membuat teknologi sekitar Bandung lebih mumpuni? Apokoh Unand bisa mambuek Limau Manih lebih "MANIH" ? Faktanyo belum....
 
Untuak Unand.. punyo Jurusan/Departemen Teknik Mesin , ayo dijadikan center of excelence bidang teknik mesin di Sumbar
Unand punyo Fakultas Fisipol , mari kito jadikan Unand sebagai pusat pemecahan masalah sosial di Sumbar....
Unand punyo Fakultas Pertanian, mari kito jadikan sebagai sumber pengembangan pertanian di Sumbar..
 
Gitu aja kok reepot..
 
Wassalam
 
Z Chaniago - Palai Rinuak : punyo Induak bareh juo alumi Unand.... :-))
 


 
Pada tanggal 03/03/08, muhammad syahreza <muhammad...@gmail.com> menulis:
--
Z Chaniago - Palai Rinuak

Sukseskan Peringatan Enam Dasawarsa SMPN 1 Maninjau Ikut Membangun Pendidikan di Indonesia (1948 - 2008), 3- 5 Oktober 2008
" Pertama SMPN di Kecamatan di Indonesia "

Nofend St. Mudo

unread,
Mar 3, 2008, 12:40:09 AM3/3/08
to Rant...@googlegroups.com
Ba'a pi, kok suaronyo ndak pernah nampak mengenai topik UNAND ko??
Epi adolah salah seorang dosen di unand, khusus di IT/Poltek?

Salam


-----Original Message-----
From: Rant...@googlegroups.com [mailto:Rant...@googlegroups.com] On

Behalf Of Rahima

Dan benar, menurut teman-teman Uni yang ada di
Unand, akses internet di Unand sangat lambat. Terlihat
saat di chatting. Dan Unipun sudah beberapa kali di
Unand, memakai fasilitas internet itu, wah, lambatnya
minta ampun.

Wassalamu'alaikum. Rahima


No virus found in this outgoing message.
Checked by AVG Free Edition.
Version: 7.5.516 / Virus Database: 269.21.3/1307 - Release Date: 02/03/2008
15:59

Abraham Ilyas

unread,
Mar 3, 2008, 1:15:51 AM3/3/08
to Rant...@googlegroups.com
Pak Sjaaf yth,
 
Sampai saat ini, surek dari Gubernur untuk Rektor di bawah ini telah diketahui oleh 1738 orang.
Ambo indak tahu apakah di antara jumlah tersebut ada dosen Unand yang memgklik dan memeruskan/membacakan maksud surat tersebut kepada rektor mereka (UNAND) tentang ajakan gubernur ini.
Nyatanya ambo alun pernah mandapek respon tentang kegiatan melek internet sarupo ajakan gubernur tsb. entah untuk KKN mahasiswa atau untuk latihan pembuatan pemograman website (PHP, Mysql) 
 
Untuk lebih jelasnya silakan klik di
 
 
Abraham Ilyas (lk.63)

Andrinof Chaniago

unread,
Mar 3, 2008, 1:38:14 AM3/3/08
to Rant...@googlegroups.com
Alhamdulillah, ambo akhirnya terdaftar dan mulai
kemarin sudah bergabung dengan dunsanak-dunsanak di
milis RantauNet,ko. Suatu forum yang berharga dan
menyenangkan untuk bertukar pikiran dan informasi.

Salam.

Andrinof A Chaniago (lk, 45)
Karajo tatap di FISIP UI, Depok.
Karajo indak tatap, tagantuang musim.
Alamat domisili di Depok, Jawa Barat.
Di Padang, Mato Aia, Jl. Sutan Syahrir.

Nofend St. Mudo

unread,
Mar 3, 2008, 2:06:35 AM3/3/08
to andr...@yahoo.com, Rant...@googlegroups.com
Salamaik Bagabuang Pak Andri

Semoga betah disiko, dan banyak mambari mamfaat untuak kampuang kito
Khususnyo kami nan mudo2, dengan banyaknyo kehadiran pemikir2 minang nan lah
punyo namo bagabung di Rantaunet ko.

Salam

Salam.

No virus found in this outgoing message.

Mardefi Andri

unread,
Mar 3, 2008, 3:27:15 AM3/3/08
to Rant...@googlegroups.com
Wa alaikum salam wr. wb.
Da Andri, selamat bagabuang di milis Rantau, dima da Andri di Depok nyo? Ambo pun domisili di Depok 2 tangah

2008/3/3 Andrinof Chaniago <andr...@yahoo.com>:

Lies Suryadi

unread,
Mar 3, 2008, 3:36:06 AM3/3/08
to Rant...@googlegroups.com
Alaikum salam, Da An.
Sanak di Lapau, kito sambuik bagabuangnyo Uda
Andrinof. Mudah2an Kakanda Andrinof bisa maagiah
masukan2 kapado kami di lapau ko. Bagilah pengalaman
Kakanda yang banyak tu ka kami, tarutamo soal ekonomi.


Salam,
Suryadi



> Alhamdulillah, ambo akhirnya terdaftar dan mulai
> kemarin sudah bergabung dengan dunsanak-dunsanak di
> milis RantauNet,ko. Suatu forum yang berharga dan
> menyenangkan untuk bertukar pikiran dan informasi.
>
> Salam.
>
> Andrinof A Chaniago (lk, 45)
> Karajo tatap di FISIP UI, Depok.
> Karajo indak tatap, tagantuang musim.
> Alamat domisili di Depok, Jawa Barat.
> Di Padang, Mato Aia, Jl. Sutan Syahrir.
>
>


________________________________________________________
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di di bidang Anda! Kunjungi Yahoo! Answers saat ini juga di http://id.answers.yahoo.com/

ardian hamdani

unread,
Mar 3, 2008, 5:12:43 AM3/3/08
to Rant...@googlegroups.com
Salamt bagabung juo Uda Andrinof..
Semoga pikiran2 Uda dapek maagiah pencerahan juo dalam milis kito basamo iko...
Alah masomyo kito basamo, sairiang langkah, saayun tangan..saiyo sakato untuak mambangun minang dan keminangan kito...
 
Salam
 
Ardian Hamdani - JKT

Andrinof Chaniago <andr...@yahoo.com> wrote:

Dhano - Santana Express

unread,
Mar 4, 2008, 12:46:33 AM3/4/08
to Rant...@googlegroups.com
Assalamualaikum, Pak Mul
 
Klo buliah ambo bagabuang main tenis, bisa ndak.
Dima lapangannyo..
 
Wassalam
Dhano
----- Original Message -----
From: Mulyadi
Sent: Friday, February 29, 2008 4:59 PM
Subject: [R@ntau-Net] Tenis hari minggu

Dunsanak pencinta olahraga tenis.
Baa rencana main tenis awak minggu bisuak ko, apo ado nan indak bisa hadir ???.
Konfirmasinyo........
 
Best Regards,
Mulyadi

Tenaga bantuan Engineer dari PT.Pusri pada :

Mechanical Dept.
PT. REKAYASA INDUSTRI - Jakarta
Jl.Kalibata Timur I No.36, Jakarta - 12740

Phone : +62-21-7988700 ext. 2215
Fax     : +62-21-7988701
email   : mul...@rekayasa.co.id
atau  : mul...@pusri.co.id

 


From: Rant...@googlegroups.com [mailto:Rant...@googlegroups.com] On Behalf Of Dedi.N...@arunlng.co.id
Sent: Thursday, February 28, 2008 3:19 PM
To: Rant...@googlegroups.com
Subject: [R@ntau-Net] Re: Unand VS Dunia Pendidikan


Assalamu'alaikum wr.wb.

Sebagai salah surang alumni unand iyo takajuik ambo mambaco posting sanak Ronald. Dan ambo mintak maaf, postiangan sanak ambo forwardkan ka kanti ambo di Bank Mandiri untuak mintak klrarifikasi dari nyo.

Pandapek, komentar, dan baa sikap Unand nan disampaikan di lapauko, ambo pribadi satuju-satuju sajo. Sababnyo, masalah ko iyo Unand lah nan sapatuiknyo cepat tanggap dengan kepala dingin dan professional manjalehan duduak persoalannyo, kalau nio Unand tatap ka hiduik, kalau ndak bisa-bisa bantuak Universitas Eka Sakti nan lah ba ansua-ansua ditinggakan dek mahasiswanyo.

Masalah pendidikan manuruik ambo nan bukan urang pandidikan (kompetensi pendapek amboko sangaik randah) kabanyakan kito mancaliak "dima alumninyo banyak bakarajo" atau dari segi nasionalnyo .. "bara urang dari alumninyotu nan manjadi Mentri (bukan mantari)". Manuruik ambo caro pandang kito tu bisa dikatokan salah, sabab sasudah tamaik kito kuliah dan masuak dunia karajo indak utak sajo nan harus diadu tapi NEPOTISMEnyo nan barek. Sabagian dari postingan lah manjawek baraso dunia karajo di BUMN dan Departemen (pusat) salamoko hanyo di kuasai dek alumni universitas top di jawa sajo. Dan ikolah nan bambuek rusak bangsa ko, aratinyo sistem rekrutmen kito nan indak fair. Dalam career didalam sasudah didalampun, Nepotisme Almamatertu indak hilang-hilang.

Jadi kasimpulannyo, kajadian nan dialami dek adiak-adiak alumni unand tu dugaan ambo bukan karano mutu unand nan manurun atau jeblok, tapi dikaranoan pesaingan image Universitas di masyarakat. Kalau kito mancaliak slogan Binus, baraso indak ado tamatan Binus nan manganggur labiah dari 6 bulan. Jadi disinan mungkin pangka balanyo, dimano Binus mamanfaatkan eventu untuak mambuek paga sabalun urang masuak.

Mudah-mudahan Allah tetap menepati janjiNya, yaitu: Siap makhluk sudah ada rezekinya... silahkan bakureh..bukan bakaruah.

Wassalam,


DEDI NOFERSI

Nusantara Building 11th Floor
Jl. M.H.Thamrin No 59
JAKARTA - 10350, INDONESIA
Phone: +62 21 3143107 Ext. 523
Fax: +62 21 330351



 


Mulyadi

unread,
Mar 4, 2008, 1:34:43 AM3/4/08
to Rant...@googlegroups.com
Waalaikum salam,wr,wb
 
Dunsanak Dhano, komandan tenis tu adolah Kapiten Miko nan marupokan urang dapua juo di milis RN ko dan nan acok main kasinan adolah dunsanak Dedi Noversi dan angku doto Rahyus.
 
Sadangkan ambo adolah urang rantau nan hanyuik dari sungai musi ka tanah betawi ko sampai bulan limo nantik (tugas samantaro di PT.Rekayasa).
 
Tampek main tenis tu adolah di Lapten RSPAU Halim satiok hari minggu pagi.
 
Silahkan datang, kalaupun indak main tenis, mahota lamak pun jadi. 
 

Best Regards,
Mulyadi (51 tahun - 25 hari)

Tenaga bantuan Engineer dari PT.Pusri pada :

Mechanical Dept.
PT. REKAYASA INDUSTRI - Jakarta
Jl.Kalibata Timur I No.36, Jakarta - 12740

Phone : +62-21-7988700 ext. 2215
Fax     : +62-21-7988701
email   : mul...@rekayasa.co.id
atau  : mul...@pusri.co.id

 


From: Rant...@googlegroups.com [mailto:Rant...@googlegroups.com] On Behalf Of Dhano - Santana Express
Sent: 04 Maret 2008 12:47
To: Rant...@googlegroups.com
Subject: [R@ntau-Net] Re: Tenis hari minggu

Rang Dapua

unread,
Mar 4, 2008, 8:26:18 PM3/4/08
to Rant...@googlegroups.com, Rafaini, dhano-...@cbn.net.id, muhamma...@ericsson.com, Junedi Darwis, nofr...@pgn.co.id, bambang....@gmail.com, Gun Awan, dja.msa...@cma-cgm.com
Kito tunggu sanak Dhano tiok Minggu ... kalau ka bagabuang.
Nan lain jiko ba minat ka latihan tenis, buliah (ado pelatihnyo) atau ka
maota-ota sajo kongkow-kongkow ... ndak dilarang juo! Hehehe ... makonyo
main tenis ndak pandai-pandai, dek ma ota se nan banyak ... :-)

Tampek: Lapangan Tenis Ernawan Sastranegara, Rumah Sakit Pusat Angkatan
Udara (RUSPAU - bagian belakang)
Lanuma Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur
Waktu: Satiok Minggu pagi jam 06.30 sampai bara talok
Parkir luas dan gratis.

Tapi minggu ini ... absen dulu, ka manggaleh ba belok, berangkat sore ini.
Uda Dedi jo Angku Doto Rahyussalim ... atau yang lain di cc email, mungkin
bisa menyambut kedatangan sanak Dhano minggu ini.

Ciek lai ... Iraf di tunggu dek abang Rahyussalim tuh di Halim! Mak Datuak
Mulyadi, minggu ko ka palembang family visit yo!

MIKO
Rang Dapua

> -----Original Message-----
> From: Rant...@googlegroups.com
> [mailto:Rant...@googlegroups.com] On Behalf Of Dhano -
> Santana Express
> Sent: 04 Maret 2008 12:47

Mulyadi

unread,
Mar 4, 2008, 9:13:59 PM3/4/08
to Rant...@googlegroups.com, Rafaini, dhano-...@cbn.net.id, RGM...@yahoogroups.com, muhamma...@ericsson.com, Junedi Darwis, nofr...@pgn.co.id, bambang....@gmail.com, Gun Awan, dja.msa...@cma-cgm.com
Miko, salamaik pai babelok semoga tatangguak juo handaknyo lauak gambolo
(ikan apo pulo ko he... satalah kito mambicarokan ikan Puyu) atau ikan
baledang nan panjang.

Ambo mungkin indak family visit minggu ko, tapi rang rumah nan datang sebab
pado sabtu malam tgl 8 Maret ambo di undang dek Ketua Umum Gebu Minang angku
Mayjen (Purn) H. Asril Hamzah Tanjung nan baminantu dan pesta nyo di TMII.

Kalau minggu pagi lai indak panek bana, diusahokan datang ka lapangan tenis.


Mari kito jadikan Lapangan Tenis RUSPAU Halim ko sebagai tampek kito copy
darek atau basuo muko, kok ado nan ka mambao panganan spesifik kito atau kue
jajan pasar akan sangaik sanang di tarimo. Nan bisao mambao ko adolah rang
rumah Miko. Tarimo kasih untuak rang rumah Miko.

Best Regards,
Mulyadi

Tenaga bantuan Engineer dari PT.Pusri pada :

Mechanical Dept.
PT. REKAYASA INDUSTRI - Jakarta
Jl.Kalibata Timur I No.36, Jakarta - 12740
Phone : +62-21-7988700 ext. 2215
Fax : +62-21-7988701
email : mul...@rekayasa.co.id

atau : mul...@pusri.co.id

Andrinof Chaniago

unread,
Mar 4, 2008, 6:00:02 PM3/4/08
to Rant...@googlegroups.com
Ass., Wr. Wb.,
Trimo kasi, Mardefi. Kito masih satu wilayah. Cuma
ambo di Depok Utara, Beji, sabalah Depok 1. Nanti
kalau ada waktu, sakali-sakali kito copy daratlah di
Margonda. Tamasuak jo dunsanak-dunsanak anggota milis
RantauNet yang tinggal di Depok dan sekitarnyo.
Biasonyo, kalau indak sadang takabek jo urusan
masiang-masiang, atau sadang indak babagi tugas ka
daerah, ambo jo babarapo kawan-kawan mudo, minum teh
talua di lantai dua rumah makan Kubang Hayuda
Margonda. Kadang-kadang ado Edri (ES Ito), nan kini
novelnyo, Rahasia Meede, tamasuak diperbincangkan
urang. Ado juo Miftah N Sabri, Hasan Nasbi, dll.
Salam,

Andrinof

Mulyadi

unread,
Mar 5, 2008, 2:40:59 AM3/5/08
to Rant...@googlegroups.com
Assalamu'alaikum,wr,wb.

Dunsanak Andrinof, ambo daftar ciek bilo2 copy darek di Margonda tu. Sabab
tampek nan disabuikkan tu adolah sa-lurusan jo tampek ambo kos kini di
bulakang Kalibata, sakali naiak oto PPD nyo ka Depok, apolagi di muko RM
Kubang tu adolah tampek kos kamanakan ambo nan kuliah di Universitas
Pancasila.

Kalau indak, kito basuo di Lapangan Tenis RUSPAU Halim sajo satiok minggu
pagi. Mumpuang ambo masih batugeh di Jakarta ko sampai bulan 5 nantik.
Untuak Mardefi, salam kenal.

Sampai basuo.

Best Regards,
Mulyadi Dt.Marah Bangso (51 th - 24 hari)

Tenaga bantuan Engineer dari PT.Pusri pada :

Mechanical Dept.
PT. REKAYASA INDUSTRI - Jakarta
Jl.Kalibata Timur I No.36, Jakarta - 12740
Phone : +62-21-7988700 ext. 2215
Fax : +62-21-7988701
email : mul...@rekayasa.co.id
atau : mul...@pusri.co.id


-----Original Message-----
From: Rant...@googlegroups.com [mailto:Rant...@googlegroups.com] On
Behalf Of Andrinof Chaniago
Sent: 05 Maret 2008 6:00
To: Rant...@googlegroups.com

Andrinof Chaniago

unread,
Mar 5, 2008, 3:07:32 AM3/5/08
to Rant...@googlegroups.com
Ass, Uda Mulyadi Dt Marah Bangso;
Rancak bana, kalau bisa kito copy darat di Restoran
Kubang Margonda tu. Nanti ambo cubo arrange waktu atau
cari pilihan wakatu nan cocok.
Untuk ka Halim, tiok Minggu pagi tu memang agak sulit,
walau tabayang rancak bana kalau bisa basuo jo
dunsanak-dunsanak nan lain. Insya Allah, bisa juo
suatu saat.
Nanti ambo kabakan salanjuiknyo untuk rancana di
Margonda. Kabatulan, babarapo adiak-adiak nanbiaso
bakumpua ko sadang turun lapangan ka beberapa daerah.
Salam,

Andrinof A Chaniago (45+)

--- Mulyadi <mul...@rekayasa.co.id> wrote:

____________________________________________________________________________________

Z Chaniago

unread,
Mar 5, 2008, 4:31:28 AM3/5/08
to Rant...@googlegroups.com
Assalamu'alaikum Ww
 
Oo...Kanda Andri... salam perkenalan pulo dari ambo si Z Palai Rinuak, lai badakek-an awak ma...
ambo tingga di balakang Politeknik UI (Agung Shop).... dan ado juo di dakek dangau ambo Da Ronald Putra..
 
Buliah juo tuch ,kalau copy darat gak sakali-saaji...
 
Wassalam
 
Andi Z R Chaniago - Palai Rinuak

 
Pada tanggal 05/03/08, Andrinof Chaniago <andr...@yahoo.com> menulis:

Sri Yansen

unread,
Mar 5, 2008, 8:45:05 PM3/5/08
to Rant...@googlegroups.com
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuhu....

.salam kenal untuak kanda kasadonyo..ambo ko anggota
nan pasif...kabatulan ambo tingga di daerah depok juo
tapi agak ka tapi yaitu taman serua di sawangan,
bakarajo jo kontraktor di daerah Kemang...mungkin
suato kutiko kito bisa basilaturahim

wassalam
Sri Yansen (36+3+4)
suku tanjung

> --
> Z Chaniago - Palai Rinuak
>
> Sukseskan Peringatan Enam Dasawarsa SMPN 1 Maninjau
> Ikut Membangun
> Pendidikan di Indonesia (1948 - 2008), 3- 5 Oktober
> 2008

> " Pertama SMPN di Kecamatan di Indonesia "
>
>
>
>

________________________________________________________

Mardefi Andri

unread,
Mar 5, 2008, 10:20:44 PM3/5/08
to Rant...@googlegroups.com
Da Andrinof,
Ambo tunggu informasinyo kalau ado acara kopi darat di Hayuda, ambo
lai acok juo singgah disitu kalau pulang karajo.

untuk Mak Datuak,
Ambo, pada tahun 2004 yl, ambo alah acok duduak di suduik lapau
Rantaunet iko, tapi karano dapek tugas babelok pulo dari tampek karajo
ambo alah mahilang dari lapau.
baru di awal tahun iko mulai duduk disuduik lapau baliak.
Ambo pernah lamo di Rekind Mak, dari tahun 1997 sampai 2004. sasudah
itu ambo pindah ka anak perusahaannyo yaitu PT Tracon, yang kini Dir
Keuangannyo Uda Feri Lasman, labiah kurang 4 bulan ambo kalua dari
Tracon baru uda Feri manjabat Dir Keu nyo.
kalau mak datuak di lantai 2 gedung baru Rekind, lai banyak juo ambo
kenal tu urang-urang awak disitu.

Salam

Mardefi Andri
(34 tahun kurang 12 hari)

> --
> Z Chaniago - Palai Rinuak
>
> Sukseskan Peringatan Enam Dasawarsa SMPN 1 Maninjau Ikut Membangun
> Pendidikan di Indonesia (1948 - 2008), 3- 5 Oktober 2008

Andrinof Chaniago

unread,
Mar 6, 2008, 2:36:05 AM3/6/08
to Rant...@googlegroups.com
Sanak Mardefi;
Nampaknyo rancak juo kito ancar-ancar ka palanta
lantai ateh Lapau Kubang Margonda tu antaro tanggal 18
atau 19 Maret ko, yo. Sasudah ambo hituang-hituang,
kiro-kiro tanggal itulah Mardefi baulang tahun, ndak?
Hehe..he..
Kalau sanak-sanak kito nan lain, (Sri Yansen, Si Z
Palai Rinuak, Ronald Putra, Da Mulyadi, dll) maiyokan,
tantu Mardefi indak bisa manulak do, kan?

Untuk dunsanak-dunsanak nan lain, tarimo kasih atas
balasan salam perkenalan dari ambo. Khuusus Prof Perry
(di Surabaya) dan Pak Muzirman (di Michigan, USA),
tarimo kasih atas email-emailan kito di Japri. Maaf,
kalau ado nan lain nan talupo.
Semoga silaturrahim kito tambah arek ka sadonyo.
Wass,

Andrinof A Chaniago (45+)

____________________________________________________________________________________


Be a better friend, newshound, and

know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now. http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ

Z Chaniago

unread,
Mar 6, 2008, 3:03:46 AM3/6/08
to Rant...@googlegroups.com
Kanda Andrinof..
 
Kok tanggal tsb ambo yo angkek tangan....
ambo ka babelok sampai tanggal 22 Maret InsyaAllah
 
Wassalam
 
Z Chaniago - Palai Rinuak

 
2008/3/6, Andrinof Chaniago <andr...@yahoo.com>:

Sanak Mardefi;
Nampaknyo rancak juo kito ancar-ancar ka palanta
lantai ateh Lapau Kubang Margonda tu antaro tanggal 18
atau 19 Maret ko, yo. Sasudah ambo hituang-hituang,
kiro-kiro tanggal itulah Mardefi baulang tahun, ndak?
Hehe..he..
Kalau sanak-sanak kito nan lain, (Sri Yansen, Si Z
Palai Rinuak, Ronald Putra, Da Mulyadi, dll) maiyokan,
tantu Mardefi indak bisa manulak do, kan?

Untuk dunsanak-dunsanak nan lain, tarimo kasih atas
balasan salam perkenalan dari ambo. Khuusus Prof Perry
(di Surabaya) dan Pak Muzirman (di Michigan, USA),
tarimo kasih atas email-emailan kito di Japri. Maaf,
kalau ado nan lain nan talupo.
Semoga silaturrahim kito tambah arek ka sadonyo.
Wass,

Andrinof A Chaniago (45+)

Mardefi Andri

unread,
Mar 6, 2008, 3:06:42 AM3/6/08
to Rant...@googlegroups.com
Insya Allah lai ambo iyo kan ma Da. mengenai tanggal nyo tapek yang partamo Da.
kalau iyo tingga kito tunggu konfirmasi dari mak Datuak dan dunsanak-dunsanak nan lainnyo.

Salam,

Mardefi Andri
(34 tahun kurang 12 hari)

Sri Yansen

unread,
Mar 6, 2008, 3:54:33 AM3/6/08
to Rant...@googlegroups.com
..untuak saat kini ambo cuma bisa mandanga dari lua
sajo sambie mambayangkan lamaknyo "teh talua" di lapau
kubang tuh...semoga sukses jo batambah arek
silaturahim kito kasado hendaknyo...

salam,
sri yansen (36+)

________________________________________________________

Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages