Jika pertama kali suami mengucapkan talak tanpa disebutkan nombor cth "Aku ceraikan kau" maka jatuh talak satu.
kemudian rujuk
lepas tu suami mengucapkan talak lagi tanpa disebutkan nombor cth "Aku ceraikan kau" maka jatuh talak dua.
kemudian rujuk
lepas tu suami mengucapkan talak lagi tanpa disebutkan nombor cth "Aku ceraikan kau" maka jatuh talak tiga.
Maka habislah ikatan suami isteri tu tadi.
-------------
Jika pertama kali suami mengucapkan talak, terus talak 3, maka sama seperti telah mengucapkan 3 kali talak.
"Aku ceraikan kau talak3"
Hanya boleh nikah semula jika dan hanya jika bekas istri telah nikah dgn lelaki lain dan telah bersama, serta telah diceraikan oleh suami kedua tadi dan telah habis edahnya.
setelah habis edahnya maka bolehlah perempuan tadi bernikah dgn suami pertama. Dan talak yg ada untuk pernikahan kedua ini adalah sama spt mula2 berkawin. 3 talak.
(ini pandangan saya)
Sbb itu utk selamat jika sudah tertalak 2, baik biar edah berlalu. Jgn rujuk. Lepas tu nikah semula.
Jika sudah bernikah, peluang utk talak ialah 3kali(Pernah jadi kat sedara camni)
Kawin cina buta iaitu seseorang lelaki mengawini perempuan yang telah ditalak tiga kali oleh suaminya setelah habis masa iddahnya ia berkawin dengan wanita tersebut kemudian mentalaknya dengan tujuan agar bekas suaminya yang pertama dapat kawin dengan dia kembali. Kawin semacam ini termasuk dosa besar dan mungkar yang diharamkan oleh Allah dan orang yang melakukannya mendapat laknat daripada Allah SWT.
Daripada Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda maksudnya: "Allah melaknat muhallil (yang kawin cina buta) dan muhallalnya (bekas suami yang menyuruh orang menjadi muhalil) (Riwayah Ahmad)
Setelah saya baca hadits Nabi ini saya tercenung. Kalau begitu yg di lakukan orang kampung saya tentang Cino Buto adalah melakukan satu perbuatan yg di laknat oleh Allah
Saya ngeri kalau kampung kita dilaknat oleh Allah, kerna banyak perbuatan-perbuatan maksiat lain juga dengan enteng dilakukan
Kalau Allah melaknat jadilah negeri itu terkutuk dan saya takut akan hal ini
Saya tulis tulisan ini agar kita segera minta ampun dan bertobat, ternyata banyak perbuatan maksiat dan perbuatan yg membuat Allah marah telah kita lakukan baik di sengaja atau karena ke tidak tahuan
Ya Allah ampuni hambamu in dan segenap orang kampung tempat aku di lahirkan dan di besarkan Amin.
Untuk itu saya teringat akan sebuah Firman suciNya dalam Al Qur"an
Patutkah Kami menganggap orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh sama dengan orang-orang yang berbuat kerusakan di muka bumi Patutkah (pula) Kami menganggap orang-orang yang bertaqwa sama dengan orang-orang yang berbuat maksiat (QS. 38:28)
Pekan Baru 15 Juli 2009
Powered by Telkomsel BlackBerry®