TAWURAN MAKIN MENGKHAWATIRKAN : Satu Pelajar Tewas Tiga Kena Tusuk

106 views
Skip to first unread message

Nofendri T. Lare

unread,
Jan 26, 2011, 8:47:08 PM1/26/11
to rant...@googlegroups.com
Guswandi

PADANG - SINGGALANG Tawuran antar pelajar di Padang kian mengkhawatirkan.
Tak lagi pakai batu, tapi pakai senjata tajam. Lawan ditikam secara
beringas. Bahkan, Fadilah Aifat, 19, tewas setelah tabrakan hebat di
Seberang Padang. Ia mencoba lari dengan motor karena terus dikejar pelajar
dari sekolah lain. Menurut teman-temannya, ia takut dianiaya.

Sementara itu, tiga pelajar lainnya dilarikan ke rumah sakit karena ditusuk
saat tawuran.
Tawuran antar pelajar di Padang, menunjukan, pengelola pendidikan, aparat
pemerintah, polisi, masyarakat luas, tidak peduli dengan anak-anaknya.
Sedikit lagi, Padang akan seperti Makassar, bacakak tiok ari.

Fadilah adalah contoh nestapanya anak sekolah berbaju seragam. Dibunuh, atau
terbunuh karena lari.
Pelajar SMK Kartika I-1 Padang ini, sebelumnya terlibat tawuran di kawasan
Imam Bonjol, sekitar pukul 12.30 WIB, Rabu (26/1).
Diduga Fadilah dikejar pelajar lain yang ingin menganiayanya, karena dari
penuturan saksi mata, sebelum terjadi kecelakaan, korban terlihat dikejar
beberapa pelajar dengan motor yang melaju dalam kecepatan tinggi.

Selain Fadilah, tiga pelajar lain juga ikut menjadi korban, yaitu Riko, Joni
dan Fuad. Mereka diserang pelajar lain dengan pisau. Sehingga tangan dan
dada mereka mengeluarkan darah.
Riko ditikam di halte depan gedung Bagindo Aziz Chan, sedangkan Joni ditikam
di Jalan Dobi. Sementara Fuad ditusuk di depan Matahari. Ketiganya kini
masih di rumah sakit.

Menurut penuturan korban, mereka tidak tahu apa-apa mengenai tawuran.
Tiba-tiba datang beberapa orang tak dikenal menanyakan asal sekolah. Begitu
mereka menyebutkan asal sekolah, pisau langsung menancap di tubuh korban.

Menurut keterangan pelajar SMK 1 yang tidak mau disebutkan namanya, sebelum
korban tewas, ia sempat melihat tawuran di Imam Bonjol. Selain pelajar, ia
juga melihat ada preman yang ikut menyerang.
"Mendengar polisi datang tawuran terhenti, beberapa pelajar yang menggunakan
sepeda motor terlihat kejar-kejaran, tapi kemana arah mereka saya tidak
tahu, saya tahu ada korban, setelah ada teman yang mengatakan pelajar SMK
Kartika tewas di rumah sakit Reksowidiryo," ujarnya.
Selain ketiga korban, masih ada pelajar yang menjadi korban, namanya Edo,
17. Ia tergeletak kritis karena terjatuh saat berboncengan saat kecelakaan
terjadi. Sementara Fadilah yang tewas langsung dibawa keluarganya ke rumah
duka, di kawasan Ampalu, Kecamatan Lubeg.

Akibat ulah pelajar itu, Tedi, 45, warga Padang Selatan juga ikut menjadi
korban. Tedi tewas karena tertabrak saat menyeberang jalan di depan
rumahnya. Ia tertabrak oleh Fadilah.

Tedi meninggal dunia di RS M Djamil Padang, saat akan ditolong oleh petugas
medis.
Ka Spk A Polresta Ipda Hendri mengatakan, kejadian itu sedang diselidiki
jajaran kepolisian. Diakui Hendri, saat ini polisi masih menunggu laporan
dari kelurga korban.
"Kami telah mencatat keterangan dari korban di RS Resowidiryo. Kemungkinan,
selanjutnya kasus itu akan diserahkan ke bagian Reskrim, untuk
ditindaklanjuti," ujar Hendri kemarin (26/1).
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah SMA Kartika 1-2 Zulhan Rangkuti,
mengatakan, sorotan miring mengenai adanya pelajar SMA Kartika yang ikut
tawuran tidak benar.
"Kami sudah cek nama-nama yang katanya berasal dari SMA Kartika, tapi tidak
ada yang sesuai dengan nama pelajar yang tertangkap polisi," ungkapnya.
Zul menjamin jika ada pelajar dari SMA Kartika yang terlibat, pihak sekolah
akan mengembalikannya kepada orangtua.
Sering

Tawuran di RTH Imam Bonjol sudah sering terjadi. Untuk diketahui RTH itu
letaknya diapit oleh Balaikota, Polresta Padang, kantor Satpol PP bahkan
Balaikota. Tapi di tempat hebat itulah sering pelajar tawuran.
Dinas Pendidikan Padang diminta lebih keras dalam memberikan sanksi terhadap
pelajar yang terlibat tawuran. Karena selama ini, sanksi yang diberikan
belum memberikan efek jera, sehingga tawuran terus terjadi malahan makin
beringas.
"Dinas Pendidikan seharusnya mampu mendidik dan memberikan sanksi tegas,
agar pelajar takut untuk tawuran," ungkap Erianto, salah seorang pedagang di
Ruang Taman Hijau (RTH) Imam Bonjol, Padang kepada Singgalang, usai pelajar
tawuran 14 Januari lalu. Belum lagi, Dinas Pendidikan bergerak, kini sudah
terjadi lagi.

Dinas pendidikan pernah mengatakan akan memberikan sanksi kepada kepala
sekolah yang tidak mampu membina pelajar.
Selama ini, pelajar yang berhasil ditangkap telah didata polisi dan diberi
pembinaan. Namun tetap terlibat tawuran.
Menurut sejumlah pengamat, tawuran antar pelajar dipicu oleh kurangnya
interaksi antara pelajar satu sekolah ke sekolah lain.
Energi positif mereka tidak disalurkan sebagaimana mestinya, misalnya dalam
ekstrakurikuler. Yang terjadi saat ini banyak yang terlibat hura-hura.
Penyebab lain, akibat dari krisis kepemimpinan, anak-anak muda itu
kehilangan panutan dan kebangaan kolektif. Tidak ada lagi yang bisa
dicontoh.
Sistem pendidikan di Indonesia hanya berorientasi kepada nilai dan tidak
pada pedagogik.
(*)

http://www.hariansinggalang.co.id/sgl.php?module=detailberita&id=3491

Reza

unread,
Jan 27, 2011, 12:02:18 AM1/27/11
to rant...@googlegroups.com
Kalo jagoan turun ke gelanggang resmi, banyak kejuaraan beladiri malah ada yang full body contact, 1 lawan 1. Kalah menang ada wasit nya. Ada nilai nya. Ada hadiah nya.

Guswandi

http://www.hariansinggalang.co.id/sgl.php?module=detailberita&id=3491

--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/

Armen Zulkarnain

unread,
Jan 27, 2011, 6:02:40 AM1/27/11
to rant...@googlegroups.com
Assallammualaikum wr wb 

Sanak Nofend Sutan Mudo sarato angku, mamak, bundo jo adi dunsanak sapalanta RN nan ambo muliakan,

Ambo hanyo mengucapkan, "welcome to the jungle" & selamat datang di ranah ABS SBK. Harian Singgalang iko pulo nan kareh bana sato manolak KKM 2010 kapatang, saluang sajo nan kamanyampaian.

wasalam 

AZ - 32 th
Padang 

adaik inyo salingka nagari, membangun minangkabau indak bisa hanyo salingka nagari sajo      


Dari: Nofendri T. Lare <nof...@rantaunet.org>
Kepada: rant...@googlegroups.com
Terkirim: Kam, 27 Januari, 2011 08:47:08
Judul: [R@ntau-Net] TAWURAN MAKIN MENGKHAWATIRKAN : Satu Pelajar Tewas Tiga Kena Tusuk

andi ko

unread,
Jan 27, 2011, 6:12:07 AM1/27/11
to rant...@googlegroups.com
Reza

Zaman ambo sikola dulu, ado curito bahwa salah sorang kapalo tukang tawuran di bao ka kantua tentara. Disinan disuruah baliau untuak mengikuti latihan fisik mode tentara itu untuak menyalurkan energinyo. Terakhir disuruah anak iko mancaliak tentara maninju dindiang tembok sampai jari tentara iko ado nan badarah, tapi tentara itu tetap semangat maninju tembok itu. Lalu tentara itu ngecek ka anak ko, lai sakareh iko tinju angku ?. Baru disinan ngeper anak ko dan ba janji indak ka tawuran lai....he..he..

Salam

andiko

Reza

unread,
Jan 27, 2011, 6:52:47 AM1/27/11
to rant...@googlegroups.com
Andiko, dulu kami pernah pulo tawuran di Gunung Marapi malam minggu, tapi antar daerah antaro Padang Jo Bukik, bukan kami dari Padang yang mamulai tapi karean-karean pareman aua kuniang karano efek minuman. Malam tu kami kalah jumlah dan peralatan. Ado kawan kami malam-malam tapaso dilarikan ka Padang dek kapalonyo cabiak dek sanjato anak aua. Minggu muko nyo kami naiak baliak, ka mambaleh kasam minggu lalu dengan persiapan yang labiah langkok. Tapi lawannyo ndak ado. Kalau ado tabayia utang minggu lalu.


From: andi ko <andi....@gmail.com>
Sent: Thursday, 27 January 2011 6:12 PM
To: rant...@googlegroups.com
Subject: Re: [R@ntau-Net] TAWURAN MAKIN MENGKHAWATIRKAN : Satu Pelajar Tewas Tiga Kena Tusuk
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:

[The entire original message is not included]

andi ko

unread,
Jan 27, 2011, 7:43:43 AM1/27/11
to rant...@googlegroups.com
Soal bacakak banyak iko indak hanyo tajadi di kalangan anak sikola, beberapa waktu lalu ado postingan cakak banyak di solok selatan. Tapi cakak iko indak hanyo terjadi di Minangkabau, tajadi dari ujuang ka ujuang Indonesia ko. Tapi ambo ingin batanyo, baa kok nio bacakak tampa alasan substansi itu yo ?

Salam

andiko

ajo duta

unread,
Jan 27, 2011, 9:47:37 AM1/27/11
to rant...@googlegroups.com
Iko sadonyo sebagai pencerminan hukum tak tegak, krisis kepemimpinan
dari bawah sampai kaateh, termasuk pimpinan informal, pemangku adat,
ninik mamak dll.

Kalau pakai istilah Adnan Buyung Nasution, negara ini sudah sampai
ketitik nadir kedalam berbagai krisis.

Selamo shalat cuma rutinitas tunggiang baliak nan indak meninggalkan
bekas kepada akhlak, mako jan diharap hidayah Allah akan datang untuak
perbaikan kehidupan awak.

On 1/27/11, Nofendri T. Lare <nof...@rantaunet.org> wrote:
> Ado pak saaf, ado banyak berita di gugel tentang tawuran anak sekolah di
> daerah2 nan pak saaf tanyokan dibawah...
>
> Nampaknyo iko alah marato di daerah2, bisa jadi iko dari pengaruah berita
> nasional berupa tv nan acok memberitakan tentang tawuran alias cakak banyak
> antar sekolah ko.
>
> Kalau soal lain, hehehe... Adalah kewajiaban ortu dan guru untauk agar iko
> indak tajadi dengan banyak kegiatan lain atau apalah.
>
> Tapi memang ikolah nan tajadi kini di hampir seluruh kota2 di NKRI ko.
>
>
> -------Original Email-------
> Subject :FW :RE: [R@ntau-Net]
> From :mailto:saafroed...@rantaunet.org
>
> Sebuah pertanyaan: mengapa di Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Jambi, Bengkulu,
> Palembang, dan Lampung tak ada berita tawuran pelajar ini? Memang tidak ada,
> atau hanya karena tak diberitakan ? Apa yg salah di Padang kok terjadi
> tawuran, bahkan berulang ?
> Wassalam,
> Wassalam
> Nofend/34+ CKRS
>
> Sent from Bus AKAP®


>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet
> http://groups.google.com/group/RantauNet/~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
> - DILARANG:
> 1. E-mail besar dari 200KB;
> 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. One Liner.
> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:

> http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
> - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
>

--
Sent from my mobile device

Wassalaamu'alaikum
Dutamardin Umar (aka. Ajo Duta),
gelar Bagindo, suku Mandahiliang,
lahir 17 Agustus 1947.
Nagari Gasan Gadang, Kab. Pariaman. rantau: Deli, Jakarta,
sekarang Sterling, Virginia-USA
------------------------------------------------------------
"menjadi bagian dari sapu lidi, akan lebih bermanfaat dari pada
menjadi sebatang lidi"

Reza

unread,
Jan 27, 2011, 11:47:50 AM1/27/11
to rant...@googlegroups.com
Biasonyo yang nio bacakak kalau hargo diri nyo tagaduah, sayang nyo inyo mam bao kawan..mako nyo jad cakak banyak. Idealnyo disalasaikan sorang. Ado yang tapaso bacakak dek tibo-tibo disarang urang yg indak jaleh aka masalahnyo.



From: andi ko <andi....@gmail.com>
Sent: Thursday, 27 January 2011 7:43 PM

To: rant...@googlegroups.com
Subject: Re: [R@ntau-Net] TAWURAN MAKIN MENGKHAWATIRKAN : Satu Pelajar Tewas Tiga Kena Tusuk

--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar

Madahar (madahar)

unread,
Jan 28, 2011, 3:02:35 AM1/28/11
to rant...@googlegroups.com

Wa’alaikum salam ww,

Dunsanak Armen, sarancak nyo ijan acok-acok bana maangek an saluang du biko baibo-ibo bunyinyo laruik pulo urang nan mandanga ratoknyo.

Iko kaji nan alah usai jadi rancak indak diulang-ulang juo karano inyo memang lah tacewang ka langik baso kaji ko alah usai. Mungkin pasan ko sakalian sajolah

ka pak Saaf untuak indak maulang-ulang manyabuik an urang atau kalompok atau sia sajo lah nan basubarangan jo panitia KKM supayo indak timbua gisia manggisia dikudian ari.

Saindaknyo kito mangurangi dampak atau gunjiangan bagi anggota baru Palanta awak ko karano dunsanak tu tantu indak tau duduak pakaronyo, nan nyo tau adolah ado urang atau kalompok atau sia sajolah nan disabuik sabagai urang nan basubaranga jo panitia untuak mamajuan Ranah Minang.

 

Mungkin sakitu sajo untuak sakiro pandinginan saluang dunsanak Armen tarutamo karano awak manjawek dari surek dunsanak.

 

Tarimo kasi, sarato jo disusun jari nan sapuluah ditakua kapalo nan satu mamintak lah awak ka bakeh dunsanak atau nan lain supayo indak lai manyabuik namo atau kalompok nan basubarangan jo panitia KKM 2010.

 

Wassalam

 

Batuduang Ameh (44)

Armen Zulkarnain

unread,
Jan 28, 2011, 10:58:39 AM1/28/11
to rant...@googlegroups.com
pak Madahar sarato angku, mamak, bundo jo adi dunsanak sapalanta nan ambo hormati, 

ambo kiro pengalaman nan lalu memberi pemahaman bahwa janganlah terlalu fokus pada berita yang ada di media, baik media cetak ataupun elektronik. Hal ini disebabkan adanya kepentingan bisnis dari media itu sendiri serta kepentingan politis.

ambo kiro, pengalaman yang sudah-sudah memberikan pemahaman kepada kita bahwa sejak 65 tahun republik ini berdiri, kepentingan politis & dukungan media cetak/elektronik lebih banyak berpihak pada kepentingan bisnis dan politis daripada kepentingan masyarakat umum.    

Lagi pula, budaya musyawarah & mufakat sebagai essensi dasar kebudayaan minangkabau, memang sudah sejak lama tidak terbiasa dilakukan lagi oleh masyarakatnya sendiri. 

Hal ini tidak bisa kita pungkiri sejak terhapusnya pemerintahan nagari tahun 1979 dan melemahnya struktur sosial masyarakat minang itu sendiri yang tergabung dalam kerapatan adat nagari di 500 lebih nagari adat (jumlahnya rillnya saya belum tahu pasti) itu melemahkan kebersamaan orang minang.

Celakanya, kita sering menafikan masalah ini & terlalu cepat tersinggung apabila dikritisi oleh dunsanak yang lain. Sebagai generasi muda minang, saya menilai ini adalah warisan masalah yang akan kami hadapi sebagai generasi penerus.

Sebab bagi saya pribadi, sependapat atau tidak sependapat, sebagai orang minang kita harus manukuak jo mambilainyo. Saya sendiri selama terlibat di dalam tidak selalu sependapat dengan pak Saaf atau pak Mochtar Naim atau dengan yang lain-lain. Namun toh saya tidak pernah basikareh mempertahankan pendapat sendiri. Mungkin bisa ditanyakan langsung kepada pak Saaf, bahwa saya pernah mengomeli beliau habis-habisan tengah malam buta via telpon atau berbeda pendapat & saling berargumen sarato saling lontar cimeeh via email dengan pak Mochtar Naim ataupun berdebat keras dengan panitia yang lain, tetapi tetap dalam koridor saling menghormati nan tuo & menyayangi nan mudo.     

Harapan saya, semoga generasi mendatang lebih bisa membuka diri terhadap segala perbedaan pendapat dibanding generasi saat ini, banyak maaf.    

wasalam

AZ - 32 th 
Padang

pengalaman mengajarkan, cara terlalu fokus terhadap media


Dari: Madahar (madahar) <mad...@chevron.com>
Kepada: rant...@googlegroups.com
Terkirim: Jum, 28 Januari, 2011 15:02:35
Judul: RE: [R@ntau-Net] TAWURAN MAKIN MENGKHAWATIRKAN : Satu Pelajar Tewas Tiga Kena Tusuk

taufiq...@rantaunet.org

unread,
Jan 28, 2011, 11:16:23 AM1/28/11
to rant...@googlegroups.com

Masalahnya sudah ada kesepakatan kita kalau hal yang berbau KKM itu tidak usah dibincang lagi disini.

Karena akan menghabiskan energi kita untuk basiarak

Jadi jan dicukia juo, apo nan ado dianggap tukang tungkai atau ado nan berlaku ka mangganti adat nan lah ado salamo iko

Sebab pasti akan menimbulkan pro- kontra diantara kita semua, biarlah sang waktu akan membuktikan, yang mana yang akan diikuti masyarakat nanti

Mudah2an kita dapat menjaga dan memberlakukan kesepakatan itu terus-menerus

---TR

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT


From: Armen Zulkarnain <emenes...@yahoo.co.id>
Date: Fri, 28 Jan 2011 23:58:39 +0800 (SGT)
Subject: Bls: [R@ntau-Net] TAWURAN MAKIN MENGKHAWATIRKAN : Satu Pelajar Tewas Tiga Kena Tusuk

--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:

Armen Zulkarnain

unread,
Jan 28, 2011, 1:11:49 PM1/28/11
to rant...@googlegroups.com
Assallamualaikum wr wb

pak TR nan ambo hormati, ambo masih takana katiko pak TR manyabuik ambo "spesialist OC" pado thread nan lampau. Sebagai seorang penghulu ambo inyo alah tabiaso pulo kanai garejoh sabab sajak 6 tahun terakhir acok menyalasaikan silang sangketo di kampuang. Sabab itu pulo alah dipasankan oleh pituo-pituo ambo dikampuang daulu untuak acok-acok manahan saba, sabab itu nan kajadi amanah sebagai pangulu kaum.

Nan ambo herankan, kito alun pernah batamu muko namun taraso agak tadanga sentimen nan agak kurang elok salamo ko dan ambo paratikan setiap postingan dari pak Saaf nampaknyo kurang berkenan ka bakeh pak TR nan ambo hormati. Mungkin kok ado nan kurang berkenan dihati pak TR, bisa pulo kami dibarikan maaf.

Dek karano bako ambo lai di Canduang Koto Laweh, buliah ambo batanyo ka bakeh pak TR apo namo sasako gala pangulu kaum pak TR di Ampek Angkek, mano tahu ambo lai ado rasaki manjanguak niniak mamak pangulu kaum pak TR di kampuang halaman sahinggo bisa pulo kami basilaturahim, banyak maaf.

wasalam

AZ - 32 th
Padang      

di minangkabau dianjurkan mempererat silaturahim, 
kok ado masalah elok diparundiangan,
kusuik-kusuik bulu ayam alah biaso,
paruah juo nan ka manyalasaikan,
tando baradaik luhak nan tigo 


Dari: "taufiq...@rantaunet.org" <taufiq...@rantaunet.org>
Kepada: rant...@googlegroups.com
Terkirim: Jum, 28 Januari, 2011 23:16:23
Judul: Re: Bls: [R@ntau-Net] TAWURAN MAKIN MENGKHAWATIRKAN : Satu Pelajar TewasTiga Kena Tusuk

taufiq...@rantaunet.org

unread,
Jan 28, 2011, 5:13:22 PM1/28/11
to rant...@googlegroups.com

Usaha anda utk silaturrahmi dgn keluarga saya cukup bagus
Tapi tidak relevan dengan yg tengah didiskusikan, memangnya ada apa dengan keluarga saya

Telah menjadi kesepakatan di Palanta ini yaitu utk tidak menyebut lagi masalah KKM apakah tukang tungkai atau sadang manjojokan galeh

Soal dgn pak Saaf kita harus bedakan beberapa hal.
Silakan lihat kembali tulisan2 saya sebelumnya, jadi jangan anda membuka front yang lain pula

Sejak pertama hal ini dilontarkan dan dikaji disini, saya sudah menyatakan keberatan untuk beberapa point terutama Majelis Adat dan Syarak sebagai Lembaga Super Body dll.

Tapi saya menyetujui Program yang langsung menyentuh hajat hidup orang banyak seperti Penanggulangan Bencana serta masalah Maritim

Saya akan menyetujui dan mensupport KKM dilaksanakan,kalau sudah dapat kesepakatan dengan semua Stake Holder di Ranah Minang

Harapan saya supaya anda focus untuk item-peritem dalam suatu diskusi

Jangan membuka thread baru atau merembet kemasaalah lain
Selesaikan dulu kapling per kapling

Disini tidak ada masalah sentimen, cuma kapalo samo babulu , pikiran balain-lain

Diharapkan ada perobahan pola pikir anda bahwa yang tidak setuju dengan anda jangan langsung dianggap sentimen.

Mungkin saja ide mereka lebih diperlukan untuk kebersamaan dan kemaslahatan masyarakat, bukan untuk memecah belah

Mudah2an dapat dimaklumi


---TR

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

From: Armen Zulkarnain <emenes...@yahoo.co.id>
Date: Sat, 29 Jan 2011 02:11:49 +0800 (SGT)
Subject: Bls: Bls: [R@ntau-Net] TAWURAN MAKIN MENGKHAWATIRKAN : Satu Pelajar TewasTiga Kena Tusuk

Madahar (madahar)

unread,
Jan 28, 2011, 8:10:08 PM1/28/11
to rant...@googlegroups.com

Dunsanak Armen,

Mungkin Aikyu awak nan talalu randah atau Aikyu dunsanak nan talalu tinggi sabagai anak mudo nan basikola tinggi( a… kolah aratinyo Aikyu ko go, karano awak acok mandanga sajo kalo urang mangecek baduo jo batigo acok tadanga diawak kawan-kawan du manyabuik Aikyu go kalo kato nan ciek jo nan lain kurang manyambuang).

Saroman nan awak sabuik dibawah sarancaknyo ndak diulang manyabuik namo atau kalompok atau sia sajolah nan basubarangan jo panitia KKM ko karano bagi anggota baru kamuko bisa manjadi tando tanyo pulo, kalo nyo aktif untuak mancari tau mungkin dapek kato bajaweh tapi kok nyo batanyo ka nan barek sabalah tantu ka batambah pulo fitnah jadinyo atau nyo takok-takok sajo dek ndak namuah mancari tau, antahlah……. a nan ka timbua dipangananyo.

 

Sakitu sajo panukuaknyo, untuak masalah dusanak jo pak Saaf, jo pak Mochtar atau jo panitia nan lain bialah awak indak sato karano memang awak indak sato jadi bialah awak indak sato bapandapek tantang iko.

 

Wassalam

Batuduang Ameh (44)

 

 

From: rant...@googlegroups.com [mailto:rant...@googlegroups.com] On Behalf Of Armen Zulkarnain


Sent: Friday, January 28, 2011 10:59 PM
To: rant...@googlegroups.com

--

Asmardi Arbi

unread,
Feb 7, 2011, 10:04:21 AM2/7/11
to rant...@googlegroups.com
Assalamu'alaikum wr.wb.
 
And. Armen nan ambo banggakan, jo sanak sapalanta nan ambo hormati.
jalan pemikiran and  Armen  ambo raso rancak bana dan ambo sapandapek. Semoga banyak anak mudo saroman and. muncul di ranah maupun dirantau.
Ambo bangga karano jalan pikiran jo tulisan and sudah manunjuakkan ke matangan, demikian pulo sikap jo tindakan/kegiatan  and. nan ambo ikuti dipalanta ko baru  dalam usia 32 tahun  tapi  alah cukup banyak mambari sumbangan jo manfaat  nan positif  sarato  banilai strategis untuak perkembangan jo kemajuan  Sumbar ( Minangkabau ). Teruslah bekreasi ,ambo   ikuik mandukuang.  
 
 Apo  and Armen alah mambaco Protokol Zionis Yahudi nan alah pernah dipostingkan di Palantako.  Ambo raso paralu dibaco sabagai  referensi untuak mamahami  peristiwa2/masalah 2 nan tajadi  baik global,regional maupun nasional,  tautamo daerah awak Sumbar. Dari ulasan2 and rasonyo and alah mambaconyo.. 
 
Oh iyo,  apo Monografi Adat  Nagari Kambang alah dapek dari Miko.  Kalau alun ambo alah manyiapkan foto kopinyo, baa caro nan rancak supayo sampai katangan and lansuang?. Monografi Adat Nagari Kambang ko isinyo cukuik langkok, mulai dari Asa Usue panduduak jo sejarah tabantuaknyo Nagari, Tatacara pemerintahan Nagari jo Adat Istiadat dst sampai ka Pakuburan Nagari.   Ambo tunggu kaba dari and.
 
Wassalam,
 
Asmardi Arbi ( 69+, Kampai, Tangsel )
 

Sent: Friday, January 28, 2011 10:58 PM
Subject: Bls: [R@ntau-Net] TAWURAN MAKIN MENGKHAWATIRKAN : Satu Pelajar Tewas Tiga Kena Tusuk
:
 
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages