Lika-liku Upaya Pewaris Kerajaan Pagaruyung Mencairkan Harta Warisan

180 views
Skip to first unread message

ZulTan

unread,
May 3, 2011, 1:15:35 AM5/3/11
to Rant...@googlegroups.com


KONTAN Edisi 2 - 8 Mei 2011
Lika-liku Upaya Pewaris Kerajaan Pagaruyung Mencairkan Harta Warisan


1955

Bank Sentral Malaysia (BSM) meminjam emas milik Kerajaan Pagaruyung (KP) dengan imbalan bunga.

1955 - 1959

BSM membayar bunga atas pemakaian emas KP, dan terkumpul dana RM 125 miliar.

5 Juli 2007

Menurut dokumen, Sekretaris Militer Bambang Sutedjo mengirim surat ke Gubernur BSM dan PM Malaysia yang mereferensikan E. Suharto sebagai pemegang kuasa, mandat, dan ahli waris Dewi Siti Yusiati untuk mengurus penukaran ringgit lama menjadi ringgit baru yang berlaku sebagai alat tukar.  Surat ini baru diterima Pejabat Menteri Keuangan Malaysia pada 18 September 2007.  Bambang juga mengirim surat permohonan bantuan kepada duta besar dan atase pertahanan untuk memberikan bantuan dan perlindungan kepada E. Suharto.

3 September 2007

E. Suharto menyerahkan contoh mata uang ringgit Bank Negara Malaysia kepada Mohd Supi bin Ayub.

5 Mei 2008
E. Suharto mengirim surat ke PM Malaysia mengajukan penukaran ringgit lama dengan ringgit baru.

16 Mei 2008

Dato Mohamed Thajudeen bin Abdul Wahab, Sekpri PM Malaysia, merespons surat tersebut dan mempersilakan E. Suharto ke Malaysia untuk mendapat bantuan.

23 Mei 2008

E. Suharto kembali mengirim surat ke PM Malaysia yang menangani repatriasi dan penukaran ringgit lama ke ringgit baru.

30 Mei 2008
Dato Mohamed Thajudeen bin Abdul Wahab membalas surat E. Suharto dan menyebut Bank Negara Malaysia akan mengurus repatrasi ini pada 18 Juni 2008.  Thajudeen juga mengirim surat ke Wakil Gubernur Bank Negara Malaysia dan menyebut pengiriman uang dari Indonesia pada 18 Juni 2008.

4 Juni 2008

E. Suharto membuat perjanjian penukaran ringgit lama dan baru dengan Dato Mohd Shariff bin Ibrahim dan Mohammad Azmi bin Daud.  Keduanya menunjuk Intra Alliance Consult Sdn Bhd sebagai mitra E. Suharto untuk mengurus penukaran ini di Malaysia.  Salah satu perjanjian, E. Suharto sepakat membayar fee repatriasi ringgit sebesar 15% dari nilai uang yang dikirimkan ke Malaysia.

6 Juni 2008

E. Suharto mengirim surat ke PM Malaysia Abdullah Badawi ihwal repatriasi tahap pertama sebesar RM 2 miliar dan mentransfer uang ke rekening Intra Alliance di Malayan Banking Sdn Bhd (Maybank).  E. Suharto juga meminta otoritas keuangan Malaysia mengijinkan adanya pengiriman uang dari rekening tersebut ke rekening E. Suharto di Affin Bank Berhad, Maybank, RHB Bank Berhad, dan HSBC Bank Malaysia.  Permintaan lainnya, uang di rekening tersebut adalah uang legal dan bias ditransfer ke luar Malaysia atau diambil secara tunai.  E. Suharto juga melampirkan rencana pengiriman uang RM 2 miliar, sebagai bagian dari total RM 125 miliar.  Uang akan dikirim dari Bandara Halim Perdana Kusuma pesawat TNI Angkatan Udara pada 18 Juni 2008 ke Terminal 3 Bandara Subang, Malaysia.

18 Juni 2008

Bambang, atas saran Mulia P. Nasution selaku wakil dari Kementerian Keuangan, meminta ringgit tetap  di Jakarta dan baru akan dikirim setelah mendapat Surat Jawaban Resmi dari PM Malaysia.  Bambang juga mengajukan proposal teknis repatriasi pasca adanya Surat Jawaban Resmi.  Pertama, menunggu utusan resmi dari Kerajaan Malaysia untuk memeriksa ringgit di Jakarta.  Kedua, setelah utusan itu memastikan keaslian uang, akan dibuat Surat Resmi Serah Terima dari Wakil Pemerintah Republik Indonesia kepada Utusan Resmi.  Ketiga, pada waktu yang disepakati, terjadi pengiriman uang dari Jakarta ke Kuala Lumpur dengan penerbangan khusus.  Keempat, otoritas Kerjaan memeriksa kembali keaslian dan jumlah uang lalu mentransfer ke E. Suharto untuk diserahkan kepada Pemerintah Republik Indonesia.  Kelima,  proses repatriasi terus berlanjut hingga tuntas.

7 Juli 2008

Thajudeen membalas surat ini dan telah menyampaikan ke Bank Negara Malaysia.

 


Kalau pun berhasil, jangan-jangan untuk Pemerintah RI bukan ahli waris.

Salam,
ZulTan L, 50, Bogor
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages