Azwar yg kolonel Angkatan Laut itu menjadi komandan upacara pada Pawai Akbar SMA 1
Pekarangan belakang SMA 1 yg luas itu terasa sempit, dipenuhui oleh Alumni seluruh angkatan
Kenapa Azwar yg dipilih? Karena beliau yg pantas untuk itu
Sebagai komandan upara dia menghadap ke timur menentang matahari yg baru terbit, matanya tak berkedip.
"Uda lah tabiaso ditimpo paneh" katanya "Lihatlah kulit uda yg legam ini, uda kan di gelari wan black" katanya datar
Pengalaman uda sudah se gudang" kenangnya lagi
"Uda adalah orang yang paling ditakuti sekaligus dicintai" ulasnya mengenang saat dia masih jadi pelatih AMN dan AKABRI
Ditakuti kerna hampir semua penguasa di negeri ini, "Sebutlah nama petinggi negara ini mereka pasti sudah merasakan tendangan uda di tulang kering kakinya" katanya dengan sedikit bangga
Namun sebagai pelatih uda di cintai kerna uda juga mencintai mereka, melatih sungguh-sungguh dg hati, setiap uda berada di tengah-tengah mereka" sambil memperlihatkan kakinya yg masih kuat menendang.
Saya salut padanya di Usia 70 tahun jalannya masih tegap. Keliling kota B Tinggi di siang hari Sabtu itu tak tampak tanda bahwa dia lelah.
Sampai di Finish dia tetap bugar, sedang saya sudah tengkang tengkuik.
Tak kuasa kaki ini lagi melangkah mengangkat badan yg semakin gemuk saja
Saya sudah ngos-ngosan namun da azwar kayaknya masih seperti pemanasan
Bukan hanya hebat dalam melatih dan bertempur, ternyata dia punya suara emas. Mungkin karena sering ditempa angin laut dan bernafas ditempat yg kaya oksigen nafasnya panjang dan suaranya mengalun merdu.
Dari sulawesi tengah sengaja dia pulang menghadiri Milad ini.
Dia pernah jadi ketua Golkar, ketua DPR. Sekarang dia jadi ketua Pepabri Sulawesi tengah dan ketua LSM liberti.
Wajah memerah lagi dan bersemu setiap kali menceritrakan pengalaman dia tertawa terkekeh-kekeh sambil menceritrakan si A si B penguasa di negeri ini
Lihatlah periksa kakinya ada bekas kakiku disana
Saya ingin banyak belajar dari dia, dia yg banyak mengukir sejarah dan pembentukkan watak dan melatih Fisik pemimpin bangsa ini
Sambil berjalan santai dia berlagu "siapa bilang pelaut mata keranjang"
Seperti malam tadi beberapa lagu dinyanyikannya rrruuaarr biasa merdu suaranya, bagaikan buluh perindu. Saya ingin seperti dia mencontohnya
Maafkanlah saya ini yg saya tak pernah bisa
Ketika Pawai akbar Sabtu 25 Juli 2009
Powered by Telkomsel BlackBerry®
| Ass Pak Suhaeimi dan dunsanak di Palanta, Agak takajuik ambo mambaco carito tentang pak Azwar Syam, Jangan-jangan bukan orang tua kami , sesepuh keluarga MInangkabau Sulawesi Tengah yang diceritakan. Ternyata betul benar bahwa pak Azwar yang dimaksud adalah Bapak Kolonel marinir (Purn) H. Azar Syam yang merupakan orang tua dan telah banyak berkiprah dalam meletakan dasar-dasar pemerintahan di propinsi Sulawesi Tengah. Beliau pernah ketua Golkar, Ketua DPR Sulteng seperti yang pak Suhaemi ceritakan. Semoga panjang umur dan selalu diberi kesehatan dan istiqomah di jalan dan ridho Allah SWT. Wassalam, Ramadanil Pitopang Wk Ketua Pengurus Ikatan Keluarga Minangkabau Sulawesi Tengah Palu- Sulawesi --- Pada Sel, 28/7/09, ksuh...@yahoo.com <ksuh...@yahoo.com> menulis: |
|
Betul sekali
yang kami maksud memang pak Kol Marinir H Azwar Syam
Beliau adalah mutiara yg bersinar diantara alumni yg ada
kekuatan dan kesehatan dan seninya luar biasa
Beliau adalah orang yg di takuti sekalian juga di cintai oleh petinggi_petinggi di
Negeri ini
selamat
Terima Kasih Prof.H.K.Suheimi, SpOG(K) --- Pada Sel, 28/7/09, Ramadhanil pitopang <pitop...@yahoo.com> menulis: |
|