"MU Kalah, Anas Berkicau"
Bagi anda penggemar bola tentunya tidak melewatkan laga replay piala FA antara Chelsea (si Biru) dengan Manchester United (si Merah) yang berlansung di kandang Chelsea, Stamford Bridge, akhirnya melalui gol tunggal yang cantik dari Debamba Ba mengakhiri perlawan MU dan terhhenti sudah langkah MU diperempat final (8 besar) perebutan trophi FA yang diklaim sebagai salah satu kejuaraan (piala)sepak bola tertua di dunia.
Bagi MU klub papan atas liga Inggris di awal musim mereka tentu punya peluang atau target ingin meraih 4 trophi yaitu , Piala Liga, Piala FA, Piala Champions (UCL) dan Piala Liga Inggris (EPL), perjalanan mereka musim ini untuk ke 3 piala yang disebutkan diawal kandas sudah yang tersisa musim trophi bagi MU adalah Piala Liga Inggris boleh dikatakan MU yang berada dipuncak klasemen dengan menyisakan 8 laga lagi dengan poin 72 terpaut 15 poin dari pesaing terdekat diposisi ke dua, Manchester City dengan 62 poin, 90 persen hampir dipastikan MU musim ini hanya meraih trophi tunggal sebagai juara Liga Inggris dari 4 trophi yang ditargetkan diawal musim.
Kekalahan tipis MU atas Chelsea (0-1)di Piala FA dalam laga tadi malam dan membuat peluang MU terbesar musim ini hanya meraih Trophi tunggal cukup menggelitik Anas Urbaningrum mantan ketua Umum Partai Demokrat berkicau diakun tweeternya seperti yang saya kutip (kiriman dari teman saya sesama pecandu dan penikmat bola )
Tweet from @anasurbaningrum
@anasurbaningrum: No. MU sehat dan ingin fokus ke EPL saja. Tdk mau rangkap gelar.
Hmmm.. boleh-boleh saja dan syah-syah saja kalau saya (dan atau masyarakat) berpikir atau menterjemahkan kicauan Anas ini bisa jadi bentuk "ngenyek" dan sindirin kepada SBY yang mengambil alih tongkat komando ketua umum Partai Demokrat pasca Anas mengundurkan diri karena terlibat dalam proses hukum di KPK dimana statusnya jadi tersangka korupsi proyek Hambalang yang sama-sama kita tahu SBY sebagai Presiden tentunya sejak terpilih secara aklamasi jadi Ketua Umum Partai Demokrat posisinya mempunyai jabatan rangkap saat ini. Ya sebagai Presiden ..ya sebagai Ketum Partai Demokrat.
Jika dikaitkan dengan kicauan Anas atas kekalahan MU ini apa iya MU tidak mau "Rangkap Gelar", hanya fokus ke juara EPL saja ? Jika pertanyaan itu diajukan kepada saya, tentu tidak demikian adanya, apapun ceritanya kejayaan sebuah klub sepak bola di dunia ini apalagi sekelas klub tersohor seperti MU bagi mereka meraih sebanyak-banyak Trophy dalam suatu musim sebuah target yang dicanangkan diawal kompetisi bergulir setiap musimnya,MU pernah merasakannya dengan meraih gelar lebih dari "rangkap" pada tahun 1999, MU berjaya di Eropa dengan meraih 3 Trophi bergengsi (treble Winner) yaitu Piala Liga Inggris, FA Cup dan Piala Champions.
Saya pikir dalam kicauan Anas dalam konteks "jokes politik" memang sedikit menyindir SBY yang terpilih jadi Ketua umum Partai Demokrat, mungkin harapan Anas, SBY cukup fokus jadi Presiden saja serahkan Ketua Umum PD kepada kader-kader yang lain.
Bagaimana menurut Anda atas kicauan Anas yang memanfaatkan moment kekalahan MU diajang piala FA ?
Salam-Bola
Melak,2/4/13---JP
Powered by Telkomsel BlackBerry®
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
---
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti berlan...@googlegroups.com .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.