Dunsank di Palanta
Iko saketek info kito dapek di Wikipedia ttg penyebaran suku Minangkabau di luar Sumatera Barat:
- Riau : 11.26% (Jawa 25.05, Melayu 37.74)
- Kepulauan Riau : 9.3% (Jawa 22.2, Melayu 35.6))
- Jambi : 5.47 (Jawa 27.64, Melayu 37.87, kerinci 10.56)
- Bengkulu : 4.28% (Jawa 22.31%, Melayu bengku 7.93%)
- Sumatera Utara : 2.66% (Jawa 32.62, Melayu 4.92, Batak 41.95)
- Aceh : 1.09% (Jawa 15.87, Batak 2.26)
- Sumatera Selatan (tidak disebutkan secara khusus)
- Lampung (tidak disebutkan secara khusus)
Mgkn ado gunonyo sebagai referensi kito
Wassalam
mm
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
Salam, Ambo maragukan data penduk Minang di Riau 11.26 persen. NBerdasarkan penelitian T Kato(peneliti Minangkabau yang sangat senior dari Jepang) Penduduk Miang tu sanpai ke Teluk Kuantan , dan seluruh Kapupaten Kampar adalah urang Minang, tetapi gejala politik etnik dan otonomi daerah, maka urang Kampar ingin menggeser identitinyo, mereka nggak ngaku Miangkabau, walaupun berbahasa Minangkabau, beradat Mianngkabau dan matrilinial. Mereka mengaku Melayu Riau, pada hal Melayu Riau sebenarnya ada di kepulauan. jadi kalau mengambil persentasenya dengan menanya, datanya pasti banyak yang salah, meneliti kebudayaan mesti masuk dan lihat ke dalamnya dan datanya dijawab sendiri. tarimo kasih, sebagai sumabangan pandangan sajo. WNS, 43
th, --- On Mon, 10/4/10, Firson Maryutenli <firson.m...@gmail.com> wrote: |
| Sepakat samo Mamak WNS.... Yang di wikipedia mungkin hitungan orang Minang yang dimaksud disini adalah orang Minang yang berKTP SUMBAR yang hidup disana. Saba se Mak, masih ado dunsanak kito urang kerinci nan masih sanang di panggia urang Minang ketimbang urang Jambi. Mungkin hubungan dengan urang Kincai tu harus di tingkatkan. baitu pulo dunsanak kita nan di Muko-muko Bengkulu. Bot Sosani Piliang Just an Ordinary Man with Extra Ordinary Dream www.botsosani.wordpress.com Hp. 08123885300 --- On Mon, 10/4/10, wannofri samry <wann...@yahoo.com> wrote: |
Tambahan stek lai:
Di DKI Jkt (berdasarkan Wikipedia) jumlah orang Minang adalah 3.18% (Jawa 35.16, Melayu 1.62, Batak 3.61)
Di Sumbar sendiri orang Minang ternyata 88.35% (yg lain Jawa 4.15, Batak 4.42, Mentawai 1.28)
- Riau : 11.26% (Jawa 25.05, Melayu 37.74)
- Kepulauan Riau : 9.3% (Jawa 22.2, Melayu 35.6))
- Jambi : 5.47 (Jawa 27.64, Melayu 37.87, kerinci 10.56)
- Bengkulu : 4.28% (Jawa 22.31%, Melayu bengku 7.93%)
- Sumatera Utara : 2.66% (Jawa 32.62, Melayu 4.92, Batak 41.95)
- Aceh : 1.09% (Jawa 15.87, Batak 2.26)
- Sumatera Selatan (tidak disebutkan secara khusus)
- Lampung (tidak disebutkan secara khusus)
Orang Melayu (kalau mau dibilang kerabat Minang) di luar Sumatera:
- Kalbar : 13% (Jawa 9%)
- Kaltim, Kalteng dan Kalsel tidak menyebut Melayu secara spesifik selain Banjar
- Malaysia 50.4%
wassalam
mm
.
Tambahan info menurut Sang Wiki
Kutipan 1:
pendatang Melayu dan Minangkabau yang merantau ke Sulawesi sejak abad ke-15 sebagai tenaga administrasi dan pedagang di Kerajaan Gowa dan telah terakulturasi, juga dikategorikan sebagai orang Bugis
Kutipan 2:
Melayu-Bugis merupakan orang-orang Melayu (Johor, Minangkabau, dan Pattani) yang melakukan migrasi ke Sulawesi Selatan sejak tahun 1490. Perantau-perantau ini akhirnya melahirkan keturunan yang berperan di kerajaan-kerajaan Sulawesi Selatan, Riau, dan Semenanjung Malaysia.
http://id.wikipedia.org/wiki/Melayu-Bugis
Suku Bugis
|
Suku Bugis |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Raja Ali Haji, Jusuf Kalla, B.J. Habibie, Najib Tun Razak, Andi Mallarangeng, Sophan Sophiaan. |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Jumlah populasi |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
6,0 juta (sensus 2000) |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Kawasan dengan jumlah penduduk yang signifikan |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Bahasa |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Agama |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Kelompok etnis terdekat |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Bugis merupakan kelompok etnik dengan wilayah asal Sulawesi Selatan. Penciri utama kelompok etnik ini adalah bahasa dan adat-istiadat, sehingga pendatang Melayu dan Minangkabau yang merantau ke Sulawesi sejak abad ke-15 sebagai tenaga administrasi dan pedagang di Kerajaan Gowa dan telah terakulturasi, juga dikategorikan sebagai orang Bugis.[2] Berdasarkan sensus penduduk Indonesia tahun 2000, populasi orang Bugis sebanyak sekitar enam juta jiwa. Kini orang-orang Bugis menyebar pula di berbagai provinsi Indonesia, seperti Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Papua, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Selatan. Orang Bugis juga banyak yang merantau ke mancanegara.
Tambahan info menurut Sang Wiki
Kutipan:
pendatang Melayu dan Minangkabau yang merantau ke Sulawesi sejak abad ke-15 sebagai tenaga administrasi dan pedagang di Kerajaan Gowa dan telah terakulturasi, juga dikategorikan sebagai orang Bugis
Suku Bugis