"Baa pandapek bung Jepe ?"
Quote Pak Saaf :
"nan punyo restoran Padang jan sampai maabaikan kesadaran masyarakat taradok kesehatan ko"
Manuruik ambo Pak ado duo hal yang berbeda manyangkuik hal iko nan pertamo resto menyangkut "kesehatan" itu adolah kebersihan, sanitasi, mck, dll di resto/RM iko memang kesadarannyo barado di Pemilik Resto/RM untuk lebih peduli.
Nan kaduo kesadaran terhadap menu (mengandung kolestrol) baa lai Pak urang awak secara tradisi yang panjang yo santiang mengolah bahan dagiang dari hewan nan kolestrol cukuik tinggi (Jawi, kabau dan kambiang), iibaratnyo Pak..sapatagak jawi tu dimasak dek urang kito manjadi masakan nan lezat menggugah selera makan, tanduak jawi tu sajo nan indakk dimasak itupun karano kareh :-) sempat lunak..antah jadi apo pulo kok dimasak.
jadi manuruik ambo nan kaduo ko palapeh sajolah dima tibonyo aneka menu resto/RM urang awak tu, kesadaran lebih pada konsumen artinya ya kalo konsumennya bermasalah dengan jantung, kolestrol, minyak dll yang berhubungan dengan menu RMP yo jaan dimakan samo sakali
Ooo kok kuek bana hasrat salero dek lamaknyo cita rasa masakan RMP jo kanduangan kolestronyo nan tinggi samisal aneka menu "sapatagak jawi" nan tahidang dibandiangan hasrat bapantangan, kabaa lai Pak kalo istilah ambo
"Indak Panyakik nan ka Mambunuah , tapi SALERO"
Tapi ado suatu hal Pak Saaf, dulu ado subject atau sebuah topik sehubungan penelitian urang awak maambiak gelar Doktor (S3) di Unand ? Nan meneliti segala bumbu2 dan bahan2 alami masakan urang awak terutama nan bumbu2 masak "sapatagak jawi" tu, diduga bisa meruduksi kandungan kolestrol ?
Baa lah kabanyo hasil penelitian tsb, pengen bana lo ambo dan kito sadonyo tahu, secara nalar/logika ambo pribadi bisa saketek meyakini kalo lado, bawang, kunyik, jahe, langkueh, daun salam, daun jeruk puruik, sarai, ruku2 dan lain2 rempah2 (kulik manih, cengkeh, kardamunggu dll) tu bisa menetralisi kanduang kolestrol berbahaya daging yang berasal di hewani.
Mudah2an kito dapek hasil penelitian S3 tu
Lalu baa Pak Saaf nan lah baumua dan punya masalah jantung dan kolestrol baitu juo ambo alah ka gaek juo tantu yo itu tadi baliak ka pernyataan ambo nan kaduo "kesadaran ado pado kito" jalannya kok taragak jo masakan minang..ya jaan disentuh/dimakan nan sakiro kolestrol tinggi dan baminyak2 tu...kan lai ado nan sakiro pas samisal asam padeh ikan nan Pak Saaf sabuikan atau samba-samba buruak lainnyo sarupo palai/pepes ikan.
Tapi kalau indak tatahan pantangan dek ulah masakan bercita rasa enak dan lezat, mengundang dan menggugah selera makan ka baa lai Pak
"Memang Salero tu bana nan mambunuah awak bukan panyakik nan awak alami nan kamambunuah". Hehehehe
Wass-Jepe
Powered by Telkomsel BlackBerry®
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
---
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti berlan...@googlegroups.com .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
Bahaya Kolesterol dan Dampaknya Terhadap Kesehatan
Di kehidupan sehari-hari kita sudah tidak asing lagi dengan istilah kolesterol. Kalau kita disuguhi makanan gorengan atau masakan yang berasal dari daging sapi atau kambing, maka pikiran kita pasti akan mengarah pada kolesterol. Bagi yang tengah menjalani diet, makanan tadi sudah pasti ditampiknya karena sumber kolesterol. Apakah kolesterol itu? Samakah kolesterol dengan lemak?
Lemak, disebut juga lipid, adalah suatu zat yang kaya akan energi. Lemak berfungsi sebagai sumber energi yang utama untuk proses metabolisme tubuh. Dari segi ilmu gizi, lemak dapat diklasifikasikan menjadi lemak sederhana, lemak majemuk, dan turunan lemak. Masing-masing jenis lemak memiliki stuktur kimia berbeda. Contoh lemak sederhana adalah monogliserida, digliserida, dan trigliserida. Lemak majemuk contohnya fosfolipid dan lipoprotein. Sedangkan yang termasuk dalam turunan lemak salah satu contohnya adalah kolesterol.
Meski masuk dalam golongan lemak atau lipid, tetapi kolesterol dan lemak merupakan substansi yang berbeda. Satu makanan bisa saja tinggi lemak, tetapi bebas kolesterol, misalnya minyak zaitun. Atau sebaliknya makanan lain bisa rendah lemak tetapi tinggi kolesterol.
Apa itu kolesterol?
Dilihat dari struktur kimianya, kolesterol merupakan senyawa lemak yang kompleks. Sebagian besar kolesterol yang beredar dalam tubuh manusia dihasilkan dari dalam tubuh (di hati), mencapai 80% dari total kolesterol. Sisanya (20%) diperoleh dari makanan. Meski tampak "jahat" sebenarnya kolesterol memiliki banyak kegunaan dalam tubuh, di antaranya membuat hormon seks, membentuk dinding sel dan lain-lain.
Kolesterol tidak larut dalam cairan darah. Untuk itu agar dapat dikirim ke seluruh tubuh perlu dikemas bersama protein menjadi partikel yang disebut lipoprotein. Lipoprotein dapat dianggap sebagai 'pembawa' (carier) kolesterol dalam darah
Jumlah kolesterol yang ada di tubuh kita harus seimbang dengan kebutuhan. Dengan begitu tubuh kita akan tetap sehat. Tetapi bila jumlahnya berlebihan, salah satunya akibat terlau sering makan makanan mengandung kolesterol, maka kadar kolesterol dalam darah akan meningkat.
Jenis-jenis Kolesterol
Ada beberapa jenis kolesterol yang penting untuk diketahui.
1. Kolesterol LDL (low density lipoprotein)
Kolesterol LDL ini adalah kolesterol yang mengangkut paling banyak kolesterol di dalam darah. LDL sering disebut sebagai kolesterol jahat, karena kadar LDL yang tinggi akan menyebabkan mengendapnya kolesterol dalam arteri. Kolesterol LDL merupakan faktor risiko utama penyakit jantung koroner dan merupakan target utama dalam pengobatan.
2. Kolesterol HDL (high density lipoprotein)
Kolesterol HDL mengangkut kolesterol lebih sedikit. HDL sering disebut kolesterol baik, karena dapat membuang kelebihan kolesterol jahat di pembuluh darah arteri kembali ke hati untuk diproses dan dibuang. Jadi HDL mampu mencegah kolesterol mengendap di arteri dan melindungi (proteksi) dari aterosklerosis (terbentuknya plak pada dinding pembuluh darah).
Selain LDL dan HLD ada lagi satu jenis lemak yang berbahaya, yakni trigliserida. Trigliserida adalah salah satu jenis lemak yang terdapat dalam darah dan berbagai organ dalam tubuh. Meningkatnya kadar trigliserida dalam darah dapat meningkatkan kadar kolesterol. Sejumlah faktor dapat mempengaruhi kadar trigliserida dalam darah seperti kegemukan, minum alkohol, makan gula, makan lemak. Kadar trigliserida yang tinggi banyak dikaitkan dengan pankreatitis atau radang pankreas.
Kolesterol : Faktor Risiko Penyakit jantung dan stroke
Jika kadar kolesterol di dalam darah melebihi dari nilai normal, maka risiko terjadinya penyakit jantung koroner dan stroke akan lebih besar. Kelebihan kolesterol dapat menyebabkan mengendapnya kolesterol pada dinding pembuluh darah yang menyebabkan penyempitan dan pengerasan pembuluh darah yang dikenal sebagai aterosklerosis (proses pembentukan plak pada pembuluh darah).
Jika penyempitan dan pengerasan ini cukup berat, sehingga menyebabkan suplai darah ke otot jantung tidak memadai, maka timbul sakit atau nyeri dada yang disebut sebagai angina. Dan bila berlanjut akan menyebabkan matinya jaringan otot jantung yang disebut infark miokard. Jika infark miokard meluas, maka akan timbullah gagal jantung.
Selain kolesterol LDL, faktor risiko lain yang memperbesar terjadinya penyakit jantung adalah kebiasaan merokok, nilai HDL rendah (< 40 mg/dl), memiliki penyakit tekanan darah tinggi atau hipertensi (140/90 atau sedang dalam pengobatan). Selain itu penyakit jantung berisiko lebih tinggi pada usia ³ 45 tahun (pria) dan ³ 65 tahun (wanita), yang diketahui memiliki riwayat keluarga yang menderita penyakit jantung.
Adapun gejala penyakit jantung adalah:
Jika sumbatan ini menyerang pembuluh darah otak maka akan terjadi stroke. Gejala serangan stroke tergantung dari derajat serangan, mulai dari yang ringan sampai berat.
Gejala-gejala stroke memerlukan tindakan yang cepat agar jangan sampai jatuh pada derajat yang lebih berat.
Hubungan kolesterol dan penyakit lain Diabetes Melitus (Kencing Manis)
Diabetes merupakan suatu keadaan dimana kadar gula darah melebihi batas normal. Diabetes ini juga merupakan faktor risiko terhadap PJK. Bila kadar gula darah naik dan berlangsung lama, maka akan memicu terjadinya aterosklerosis pada arteri koroner. Pasien dengan diabetes cenderung mengalami gangguan jantung pada usia yang masih muda. Diabetes yang tidak terkonrol dengan kadar glukosa yang tinggi cenderung meningkatkan kadar kolesterol dan trigliserida. Bentuk kolesterol LDL pada penderita diabetes lebih padat dengan ukuran yang lebih kecil yang sering disebut Small Dense LDL, sehingga mudah sekali masuk kedalam lapisan pembuluh darah yang lebih dalam. Bentuk kolesterol LDL ini lebih jahat lagi karena lebih bersifat aterogenik (lebih mudah menempel pada pembuluh darah dan lebih mudah membentuk plak).
Disfungsi Ereksi (Gangguan Ereksi)
Disfungsi ereksi adalah ketidakmampuan mencapai atau mempertahankan ereksi penis yang memadai untuk melakukan hubungan seksual yang memuaskan.
Proses aterosklerosis (pembentukan plak) akibat kolesterol tinggi juga dapat terjadi pada pembuluh darah penis (arteri dorsalis penis). Plak yang menyumbat pembuluh darah penis ini menyebabkan penis tidak mendapatka aliran darah sehingga terjadi gangguan ereksi.
Kolesterol Harus Dikontrol!
Karena dampak kolesterol yang amat membahayakan kesehatan, maka kadar kolesterol perlu dikontrol. Untuk mengetahui kadar kolesterol dalam darah, dapat dilakukan dengan melakukan tes di laboratorium setelah puasa lebih kurang 10 jam. Adapun nilai normal laboratorium untuk kolesterol adalah sebagai berikut:
Gaya hidup sehat
Selain rutin melakukan pemeriksaan laboratorium, kolesterol juga bisa dikendalikan dengan menerapkan gaya hidup yang sehat. Di antaranya menjaga berat badan yang seimbang. Kegemukan juga salah satu faktor risiko lain diabetes, hipertensi, yang pada taraf selanjutya meningkatkan risiko PJK. Berat badan dikatakan ideal bila berat badan untuk tinggi badan tertentu secara statistik dianggap paling baik untuk menjamin kesehatan.
Indeks Massa Tubuh (IMT) atau Body Mass Index (BMI) merupakan alat atau cara yang sederhana untuk memantau status gizi orang dewasa, khususnya yang berkaitan dengan kekurangan dan kelebihan berat badan. Penggunaan IMT hanya untuk orang dewasa berumur > 18 tahun dan tidak dapat diterapkan pada bayi, anak, remaja, ibu hamil, dan olahragawan. Untuk mengetahui nilai IMT ini, dapat dihitung dengan rumus berikut:
(Dikopi mantah-mantah dari : http://club-melilea.com)
Salam....................,
mm***
NB : Kalimaik nan distabilo jo warna kuniang, hijau dan jambu aia, sangajo ambo buek baitu. Bahaso urang nan tabiaso mamakan ubek kolesterol satiok ka lalok malam, dampak nyatonyo iyo samakin turun "sumangaik ka batarak tacin". Mako dari itu, ubek kolesterol nan mangkuih, dan indak baakibaik u-n-a-h-n-y-o kaum laki-laki, iyolah sacaro rutin maminum ai karambia mudo bacampua jo aia limau puirik.
Lk-2; >58; Bks
NB :
Kalimaik nan distabilo jo warna kuniang, hijau dan jambu aia, sangajo
ambo buek baitu. Bahaso urang nan tabiaso mamakan ubek kolesterol satiok
ka lalok malam, dampak nyatonyo iyo samakin turun "sumangaik ka batarak
tacin". Mako dari itu, ubek kolesterol nan mangkuih, dan indak
baakibaik u-n-a-h-n-y-o kaum laki-laki, iyolah sacaro rutin maminum ai karambia mudo bacampua jo aia limau puirik.