[R@ntau-Net] URANG PADANG ASLI

114 views
Skip to first unread message

iqbal rahman

unread,
May 6, 2010, 10:03:35 AM5/6/10
to rantau groups, aslimn...@gmail.com

Assalammualaikum  Wr  Wb.

Yth Pak Aslim Nurhasan dan dunsanak di Palanta

Ambo tapaso  mengkomentari  email ke Pak Aslim Nurhasan mengenai Posting dengan kalimat  :

" Orang Padang sebagai orisinalitas asal-usul adalah warga kota Padang asli, yang berasal dari Nias (Urang Nieh)"


Orang Padang Asli  adalah orang Minangkabau yang turun dari luhak nan tigo , keberadaan nyo tercatat  alah ado sajak abad ka  XV dan di Padang pada tahun 1662 alah ado Kerapatan adat  rantau Minangkabau  dibawah daulat yang diperuan rajo Alam Minangkabau.(sumpah satie)
Samantaro urang Nieh datang ke pulau Sumatera labiah kurang 200 tahun kemudian diawali sejak akhir abad XVII sebagai pekerja yang menjual tenaganya karena berhutang .
untuk bahan bagi pak Aslim ambo kirim  cuplikan tulisan salah satu thesis yang sampi kini satau ambo alun ado nan mangkaounter nyo do .  :

Freek colombijn,Pathces of Padang ,1961, thesis.hal. 54.

 

Pada Abad XIX Orang Nias ( Niasans) terbentuk sebagai  kelompok kedua orang Indonesia Asli ( Autochthonous ) selain Orang Jawa , sebagai suku pendatang  di Padang , mereka  menjadi etnik minoritas paling besar pada abad ke XIX, Orang  Nias   mula – mula  dibawa ke Pulau Sumatera Mainland sebagai pekerja   oleh VOC mulai pada   akhir abad ke XVIII. Ke Padang .

Semenjak pertengahan abad ke XIX  suku Nias With Irredeemable ( yang masih berhutang )    dibawa ke Sumatera mainland ( Padang ) sebagai Credit Bondsmen ( Tenaga Kerja Kontrak)  karena berhutang dan menyelesaikan hutangnya dengan diri sendiri dengan bekerja ( Pandelingen) , orang yang menghutangkan menyewakan  mereka menjadi pekerja kepada majikan ( Orang Eropa , China, orang Minangkabau )  untuk membayar hutangnya  untuk beberapa tahun.kerja.

Setelah  tempo batas waktu  hutang  selesai  mereka dibebaskan  dan biasanya tetap menetap di Padang,  catatan  dari credit Bonsdmen  di mulai di Padang pada Tahun 1826,  dalam mengontrol / mengawasi penyalagunaan   di  Sumatera Barat ini dan pada tahun 1837 – 1864   adalah pengadilan di padang ., pada tahun 1854 hakim/Pengadilan  di  Padang  menyatakan bahwa  memelihara credit bonsmen  adalah suatu  yang tidak dibolehkan (  no legal ) dan sistim ini  pelan-pelan mulai  berakhir  ,   mungkin inilah sebabnya  mereka di tempatkan di Kampung nias, tetapi banyak yang tinggal  di Gunung Padang sampi abad  XIX  , mulai saat itu kedatangan orang nias ke  Sumatera Padang bisa sebagai  perorangan ( Voluntarily.) . Menyusutnya   populasi orang Nias  dapat disebabkan oleh dua proses.

Pertama :          Banyak yang mengadobsi adat Minangkabau dan  dan menolak  kebudayaan  warisan  mereka , Pada saat itu  banyak  orang Nias  merasa sedikit malu terhadap keaslian mereka dan rendah diri  dibandingkan  pada masa kolonial  dimana ketika  di grup dansa  dipertunjukan  tarian asli mereka di pentas.

Kedua :            Bangsa Nias  telah membaur ( Dilute )  dengan perkawinan campur dengan bangsa tiongkok atau eropah . Wanita-Wanita  Nias saat itu  populer oleh bangsa eropah dan cina  yang ketika itu surplus Laki-Laki,  What is more, wanita-wanita Nias terkenal dengan  kecantikannya dan banyak   mempunyai suara yang bagus kalau bernyanyi.,  Keturunan ( Offsprings)  karena perkawinan campuran ini   menganut sistim patrelinial mengikuti Eropah dan Cina, Jika Laki-Laki Bangsa Nias kawin dengan Wanita Minangkabau , Keturunan nya mengikuti  sistim  kebiasaan  wanita minangkabau yang mengikuti garis  ibu., percampuran   yang terakhir ( dengan bangsa Minangkabau)  sangat Jarang  ( Rare )  disebabkan  bangsa Nias  mempunyai agama yang  berbeda    dan  begitupun  perbedaan karena memakan babi , dimana tidak dizinkan ( Terlarang ) bagi   muslim Minangkabau.

Salam .

Iqbal Rahman

--
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

ASLIM NURHASAN

unread,
May 6, 2010, 10:09:02 AM5/6/10
to Iqbal Rahman, Milis M-RantauNet G

Tks banyak Bapak Iqbal; sarupo nan ambo tulis dalam kuruang sabalun tulisan tantang "Urang Padang Asli"; alhamdulillah tadi siang qto alah dapek pencerahaan dari Sanak .... (Mohon maaf lupo pulo namo Baliau);

InsyaALLAH, batambah pengetahuan Ambo jo tambahan tulisan Bapak Iqbalko;

Sakali lai tarimokasih banyak Pak Iqbal;

Salam ta'zim;


ASLIM NURHASAN
|+62811918886 |+62811103234 |
|asli...@ymail.com |aslimn...@gmail.com |
|Berbuat Nyata |Positif |Produktif |Konstruktif |Sinergis |®


From: iqbal rahman <yesb...@yahoo.com>
Date: Thu, 6 May 2010 07:03:35 -0700 (PDT)
To: rantau groups<rant...@googlegroups.com>
Subject: URANG PADANG ASLI
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages