Re: [RumahSakit] Pengalaman pribadi di RSCM

286 views
Skip to first unread message

Hifni H.Nizhamul

unread,
Mar 23, 2009, 4:46:28 AM3/23/09
to Rant...@googlegroups.com
Terima kasih Pak Rahyussalim,

Diantara cerita yang ambo postingkan dalam artikel Trauma dengan Dokter, ini adalah diagnosa yang tidak tuntas ketika saya mengalami OSTEO ARTRITIS. Hal ini bisa saja terjadi bahwa di RSCM kala itu ( 19 tahun yang lalu - sejak saya mengalami penyakit), pasien dilayani oleh dokter Residen sementara ketika dokter residen ingin bertanya pada dokter  konsulen - tentu dokter konsulen meminta agar dokter residen menelaah sendiri inidkasi penyakit yang saya alami...
Ketika saya membawa ke RS Setia Mitra - dimana saya ingin ditangani oleh PROFF X ( Kabag. Bedah RS CM) dialog yang tidak komunikatif itulah yang terjadi.

Ketika saya direkomendasi oleh Proff Remi Siregar - dari sub bag Remathology - berbekal secarik kertas beliau - akhirnya saya mendapat pelayanan yang sangat baik dari Dr. Bambang dan kemudian saya dioperasi oleh Dokter Irfan di RSCM. Biaya murah....Walau saya mengalami cacat seumur hidup...

Memang benar sekali bahwa pelayanan di RSCM sangat baik sekali. Kita selalu disarankan menggunakan ASKES, Apalagi dengan adanya pelayanan swasta RSCM.

Malahan saya menganjurkan agar pada peyakit tertentu berobat ke RSCM yang jelas dokter - dokter ahli.

artikel Trauma dengan dokter adalah kisah seumumnya yang tidak semata RSCM sebagai rumah sakit pendidikan.


Wassalam,

  3vy Nizhamul




 




--- On Mon, 3/23/09, rahyussalim <rahyuss...@yahoo.co.id> wrote:

From: rahyussalim <rahyuss...@yahoo.co.id>
Subject: [R@ntau-Net] FW: [RumahSakit] Pengalaman pribadi di RSCM
To: Rant...@googlegroups.com
Date: Monday, March 23, 2009, 3:46 AM

Sangajo ambo forward carito dari milist subalah untuk membuka wawasan RSCM jo paradigma barunyo…

 

Mohon maaf kalau indak berkenan.

 

rahyussalim

 

From: Rumah...@yahoogroups.com [mailto:Rumah...@yahoogroups.com] On Behalf Of Farah Azis
Sent: Sunday, March 22, 2009 9:19 PM
To: Rumah...@yahoogroups.com
Subject: Re: [RumahSakit] Pengalaman pribadi di RSCM

 

Dari cerita yang di sampaikan Dr Rahayu Salim, cuman sbagian kecil cerita baiknya layan
kesehatan di RSCM. Masih banyak lagi kok cerita-cerita baik lainnya....................
RSCM juga bisa melayanin dengan baik........Coba mungkin teman-teman yang lain
ada cerita-cerita baik akan layanan kesehatan di RSCM.....mari bersharing ria......
Jangan yang jelek2nya aja yg disampaikan..........

Mari kita beri educasi masyarakat Umum bahwa RSCM tidak seruit, sesusah, dan seseram apa yg diisukan.........

RSCM merupakan pusat rujukan nasional......jadi memang jadi pusat perhatian full masyarakat
indonesia bahkan dunia.......RSCM sekarang akan melangkah lebih baik.....itu yang saya liat.
Baik dari segi layana, operationalnya, SDMnya, bahkan sekarang bangunan fisiknya selalu dibenahi.
Masuk RSCM tidak seseram dulu..........Gedung-gedungnya sekarang mulai di perbaiki dan sudah terlihat
indah menawan serta rapih.........dari sini aja kita bisa lihat betapa RSCM mau menjadi yang lebih baik....
Mari kita dukung kemajuan itu..................untuk Indonesia sehat....

...................

Sekolah bahasa Jepang http://PandanCollege.com/ 0255-225/

...................



2009/3/21 rahyussalim <rahyuss...@yahoo.co.id>

Pagi di Senin hari itu suhu udara memang agak panas. Suasana membuatku gerah. Tapi pagi ini pula debaran jantung ku sedikit tidak teratur, lebih cepat dari biasanya dan kadang terasa seperti mau copot.
"Dokter... aku tidak mau lumpuh....!!!" teriakan itu masih saja terdengar jelas di kuping ku. Teriakan yang keluar dari seorang ibu muda yang terkapar diatas meja periksa di IGD RSCM 3 hari lalu. Ibu muda itu terjatuh dari ketinggian 5 meter di rumahnya hanya karena mengusir seekor tikus yang membuat onar. Dia terjatuh dalam posisi pantat duluan kemudian terguling kearah depan, untungnya kepalanya terbentur dilantai yang beralaskan kasur. Kejadian ini mengakibatkan kedua tungkainya sulit digerakkan.
"Aku tidak bisa menggerakkan kedua kakiku. Pinggangku terasa sangat sakit seperti ada yang lepas" demikian ibu muda itu menggambarkan apa yang dia rasakan begitu dia sampai 6 jam setelah kejadian di ruang gawat darurat RSCM. Berdasarkan plain xray dan CT scan yang ada ditambah dengan keterangan mekanisme cedera yang menimpa Ibu muda ini saya dan tim jaga orthopaedi malam itu sepakata bahwa ibu muda ini mengalami suatu cedera Unstable Burst Fracture dengan deficit neurolgis (Frankel C). Kami memutuskan untuk dalam tempo yang sesingkat-singkatnya melakukan dekompressi dan stabilisasi tulang belakang yang patah.
"Begini Pak, Bu dan Saudara sekalian.... Juju mengalami patah tulang belakang yang mengakibatkan tulang belakang nya menjadi tidak stabil dan penjepitan saraf yang mengakibatkan kelumpuhan..." Demikian saya menjelaskan pada sekelompok keluarga besar Juju yang kebetulan hadir pada saat itu. "Dan apabila penderita dan keluarga setuju maka operasi stabilisasi dan membebaskan saraf yang terjepit akan saya lakukan malam ini juga.... Silakan Anda putuskan secepatnya karena periode emas menyelamatkan kakinya dari kelumpuhan hanya sekitar 8 jam..."
Barangkali Anda sudah dapat menebak apa yang menjadi keputusan keluarganya. Ya seperti biasa pemikiran ke tukang urut atau pengobatan alternatif selalu saja menjadi topik hangat dan mencuat pada diskusi keluarga Juju. Selama kurang lebih satu jam menunggu keputusan, akhirnya Juju diputuskan untuk dilakukan operasi malam itu juga.
Buat saya keputusan keluarga Juju bersedia dilakukan operasi adalah suatu tantangan sekaligus adalah "kemenangan akal sehat" setelah sekian lama akal sehat selalu kalah dengan kemenangan dukun urut menjerumuskan penderita patah tulang ke lembah kecacatan dan kematian.
Kini saatnya saya ingin mengatakan dan membuktikan bahwa kemenangan akal sehat adalah menghindarkan seseorangan dari kecacatan dan kematian.
Debaran jantungku semakin cepat... begitu aku semakin dekat mengevaluasi hasil operasi 72 jam sebelumnya.
"Alhamdulillah dok... sakit dipinggangku sudah jauh berkurang. Rasa lemah di kedua tungkai ku sudah pula pulih." Juju sambil tersenyum menjawab semua pertanyaan ku. Jawaban ini menormalkan seluruh detak jantungku dan melegakan seluruh rongga dadaku.
"Syukur deh.... Allah yang maha Kuasa masih memberimu kekuatan lewat operasi tim orthopaedi malam itu" balasku sambil menarik nafas panjang yang melegakan seluruh rongga dadaku.
Satu tahap harapan sudah kami berikan kepada Juju sebagai langkah awal memperbaiki citra pelayanan kedokteran yang dinilai banyak masyarakat "acakkadul". Saya masih berharap ada tahapan berikutnya yang lebih baik yang memporak porandaka acakkadulnya persepsi masyarakat akan pelanyanan kesehatan di Indonesia khususnya di Rumah Sakit Pemerintah seperti RSCM. Berubahlah ke yang lebih baikkkk.......kawan......
Disalin dari: http://rahyussalim.multiply.com/journal/item/68/Dokter........_aku_tidak_mau_lumpuh.....




--
Farrah Azis
PT Pacific Biotekindo Intralab
Jl Raya Bekasi Km 24 Ruko Perkantoran
Taman Pulo Gebang Blk A3 No 17 - 20
Cakung Jakarta Timur
08197876254 / 02191748087

__._,_.___

Messages in this topic (2) Reply (via web post) | Start a new topic

---------
Sekolah Bahasa Jepang http://PandanCollege.com/ 0361-255-225/

Recent Activity

·          2

Visit Your Group

Give Back

Yahoo! for Good

Get inspired

by a good cause.

Y! Toolbar

Get it Free!

easy 1-click access

to your groups.

Yahoo! Groups

Start a group

in 3 easy steps.

Connect with others.

.

__,_._,___




rahyussalim

unread,
Mar 24, 2009, 7:04:23 PM3/24/09
to Rant...@googlegroups.com

Tarimo kasih baliak Bundo Hifni,

Katiko ambo mambaco artikel uni pertamo kali, iyo agak angek talingo ambo. Tapi sasudah mambaco panjalasan Bundo nan kaduo alah dingin talingo nan hangek tu. Kiniko jadi angek dingin e mah… he3.

Mungkin nan dimakasuik dr Irfan tu adolah dr Ifran Saleh. Baliau ko Datuak dari Gurun (Tanah Data). Dr Ifran ko badagok tenggih indak banyak kecek. Kalau mangecek sayuik sayuik sampai. Babeda bana jo karakter Professor X tuh.

Nan Cacat tu baa Bundo Hifni??? Apo dek karano salah karek pulo?? (mudah2 an indak)

Doa ambo semoga Bundo Hifni sehat dan tatap bisa baaktifitas..

 

rahyussalim

 

From: Rant...@googlegroups.com [mailto:Rant...@googlegroups.com] On Behalf Of Hifni H.Nizhamul
Sent: Monday, March 23, 2009 3:46 PM
To: Rant...@googlegroups.com
Subject: [R@ntau-Net] Re: [RumahSakit] Pengalaman pribadi di RSCM

 



hy...@yahoo.com

unread,
Mar 24, 2009, 10:28:14 PM3/24/09
to Rant...@googlegroups.com
Tarimo kasih dokter Rahyussalim ....atas perhatiannya.

Waduh.. tidak manyangko awak kalo dokter Irfan Saleh nan sarupo Ari Wibowo iko adolah urang awak...
Sabananyo malu ambo bacarito soal pengalaman pribadi ini namun setelah dipikir-pikir ada baiknya juga kita menceritakan agar jangan sampai terulang pada sanak sudaro kito nan lain.

1. Riwayat Penyakit :

Mengenai riwayat penyakit bermula dari kejadian sederhana saja. Sebagai akibat dari permaianan tarik tambang dikalang ibu-ibu (waktu itu masih 30 th ..sih). 3 bulan kemudian timbul rasa nyeri serasa mendapat penyakit rheumatic pada lutut kiri.. Saya melakukan pemeriksanaan darah dan ternyata asam urat, kolesterol, dan kimia darah lainnya normal.
Kata dokter kantor  tidak mungkin rheumatic karena usia masih muda. Jadi kemungkinan kecetit.. (maaf saya ndak tau istilah minangnya). Jadi karena itulah dibawa ke dukun urut. Diurut hingga 3 kali.
Karena 6 bulan tidak ada perubahan, maka Saya memeriksakan diri pada bagian penyakit dalam RSCM - Sub Bag rematologi. ..?? karena lutut kiri itu bila diketekuk semisal duduk antara dua sujud tidak bisa.
Kesembuhan tidak juga diperoleh - padahal sudah diberi obat dan vitamin-vitamin. Disinilah perjalan panjang untuk mencari kesembuhan. Ada 12 kali saya disedot kakinya karena menurut dokter di RSCM - saya kena osteoartritis. Ada cairan bening yang keluar dari lutut itu dan ketika cairan itu diperiksa selalu normal. AKhirnya saya melakukan fisioterapi sebanyak 9 X.

Selama memeriksakana diri di RSCM - dokter yang memeriksa berganti-ganti. Dan terakhir ada seorang dokter yang berkata : " Bu.. sepertinya dengan sedotan ini menjadikan mata air... Bagi saya ini wajar saja - karena beliau-beliau adalah dokter Residen. Bahkan ada yang harus mengulang diagnosa penyakit saya karena mungkin kurang data - menurut anggapannya...

Nah... kemudian saya coba mencari versi lain nih. yaitu memerisakan diri pada dokter ortopedi. Kata sang dokter : " wah lutut ibu harus di bongkar.. nih.. (Haaah.. memangnya dokter ini tukang bengkel, bathin saya berkata). Dan Semenjak itu lah saya tidak pernah memeriksakan diri lagi ke RSCM.
Orang-orang pada bilang - bawa ke pengobatan alternatif. Saya pergi juga dan alhamdulillah yang saya peroleh adalah pendalaman rohani bukan kesembuhan. Ya .. tidak apa-apa.

Tahukan dokter Rahyussalim yang saya hormati :
Selama 6 tahun menderita penyakit yang tidak jelas ini - saya masih menjalani kodrat saya sebagai seorang Ibu yaitu hamil dan melahirkan sebanyak 2 kali.

Mungkin karena disedot-sedot kelihatannya cairan pada lutut itu menjadi kering (
(bursitis). Dan terakhir sudah tidak bisa dibawa jalan lagi setelah melahirkan anak yang terakhir ..

Kondisi penyakit yang saya alami : lutut panas - bursitis - kering. Bahkan saking sakitnya ada gerakan otot kaki saya bisa membuat mata ini menangis. Jika makan yang mengandung..... (pantangan asam urat)... duh sakitnya luar biasa.
Waktu belum mengetahui jenis apa - yang paling menakutkan bagi saya adalah apabila saya menderita CA. Apalagi sewaktu di biopsi ahli patologi anatomi menyatakan keragu-raguannya dengan kalimat : terdapat indikasi..... bla... bla....

Trauma dengan penyedotan kaki yang akhirnya berlangsung sebanyak  12 kali selama 6 tahun - itu, maka saya memeriksakan diri pada Prof X (dari RS Setia Mitra). Bukan dimata kita beliau adalah seorang guru besar. Ketika kalimat yang kasar yang saya peroleh dan tidak komunikasi itu, akhirnya saya melarikan MRnya milik RS Setia Mitra itu, untuk mencari second opinion lagi...
Dalam kesedihan saya itulah - kebetulan ada presentasi seorang dokter dari Yayasan Rheumatologi Indonesia di AN TV. Saya mendatangi Yayasan itu. Saya menjalani pemeriksaan secara benar sesuai arahan Proff Remi di Yayasan itu, meliputi :
- Rongent pada lutut - Bonscane - biopsi - kemudian dioperasi.

Bahkan ketika diketemukan bahwa saya penderita TBC tulang ( hanya di lutut itu thok....) - seorang Dokter Irfan yang menangani saya di RSCM itu,  berkata pada saya :
" Ibu.... apakah Ibu mau diobati secara oral....??? atau kaki ibu kita bersihkan kemudian kita pasang Pen... Terserah Ibu.
Dokter Irfan ini membuka wawasan berpikir dan menyerahkan pilihan kepada saya.
Kemudian beliau menjelaskan sebagai berikut :
" Jika ibu diobati secara oral - TENDON yang sudah rusak pada kaki ibu - akibatnya selamanya Ibu akan menggunakan tongkat. ( ya.... karena tendon kaki sudah rusak bagaikan tiang dimakan rayap saya saat itu terpaksa menggunakan tongkat penyanggah).
" Tetapi bila kaki Ibu di operasi - maka kuman-kuman kita bersihkan dan dikaki Ibu kita pasang Pen. Nanti dua tahun kedepan - Jika Ibu ingin kembali sempurna maka Ibu bisa memasang Protese tulang tulang. Ibu akan bisa menari-nari seperti sedia kala.".
Dengan lembut si dokter itu berkata dan akhirnya saya bersedia di operasi....
Bagi saya inilah takdir yang harus saya jalani. Kaki saya menjadi cacat seumur hidup.

2. Kesimpulan :
- Sebagai hamba yang beriman,  penyakit yang saya derita selama 6 tahun itu adalah takdir. Namun janji Allah pada manusia ada pada surah albaqarah ayat terkahir....

- Saya selalu proaktif untuk memperoleh kesembuhan - dengan mendatangi dokter-dokter ahli mulai dari RSCM - RS Harapan Kita - RS setia MItra - Yayasan Rematologi dan kembali ke RSCM untuk dioperasi

- Saya memahami status RSCM itu - sebagai rumah sakit pendidikan - tentu masih ada dokter yang belum qualified untuk menangnai kasus-kasus tertentu seperti yang saya alami, karena dokter-dokter disini masih menempuh pendidikan spesialis.Sementara ratusan pasien yang harus dilayani oleh para dokter setiap hari..

- Yang saya sayangkan adalah sikap dokter yang berpraktek swasta diluar seperti yang saya alami itu. Tanpa ada penjelasan medis langsung melakukan tindakan medis...??

- Mengapa saya kena TBC - tulang lutut ? inilah yang tidak terjawab hingga sekarang.
Padahal saya selaku pegawai Badan Tenaga Nuklir Nasional - setiap tahun rutin mendapat medical chek-up . Hasil pemeriksaan darah dan rongent selalu dalam keadaan normal.

- Dokter Bambang dari sub bag Rematologi menyatakan bahwa ketika pada tubuh ada yang lemah - maka ketika itulah kuman TBC itu masuk. 

- Sungguhpun lutut kiri kaku - alhamdulilah saya masih bisa beraktivitas secara sempurna - masih bisa senam dan berlari-lari kecil. Hanya saja saya harus menjadi orang yang istimewa jika duduk pada mobil harus duduk didepan...

Demikianlah pengalaman pribadi ini semoga bermanfaat buat yang lain....

Mohon maaf kepada para dokter - yang sering diharapkan berbuat lebih kepada para pasien - sementara para dokter adalah manusia biasa juga.




Wassalam,
 



 




--- On Tue, 3/24/09, rahyussalim <rahyuss...@yahoo.co.id> wrote:

mulyadi

unread,
Mar 24, 2009, 10:49:55 PM3/24/09
to Rant...@googlegroups.com
Wah ...wah ... wah ... rajin sangaik angku Doto Rahyusalim marespon dan manjawek postingan2 di RN ko setentangan dengan masalah RSCM.....
 
Takana diambo....., apo lai rajin juo angku doto main tenis jo Miko dan ajo Dedi Nofersi di lapangan Halim ???
Sayang ambo alah agak jarang dinas ka Jakarta.... bilo2 ambo dinas... akan ambo konfirmasikan ...
 
Salamaik batugeh angku doto ...
 
Wassalam,
HM Dt.MB (hampia 52 th)
ditapian sungai musi

rahyussalim

unread,
Mar 25, 2009, 2:06:44 AM3/25/09
to Rant...@googlegroups.com

Assalamualaikum wr wb Mak Datuak,

Dek puncak kada tu bana nan talantuang iyo basorak pulo ambo saketek mak, sekedar paimbang curito nan babega.

Alah lamo pulo ambo indak ka Ruspau Mak. Dek karano Ketua Miko alah baganti coki pulo. Jadi iyo makin sagan se mbo maen tennis ka ruspau.

Kalau lai lapang ari biasonyo ambo lai pulo sato main tennis sambi maota.

 

Lai sehat se Mak Datuak di Tapian Musi tuh.

Mokasih ateh doanyo Mak.

 

rahyussalim

 

From: Rant...@googlegroups.com [mailto:Rant...@googlegroups.com] On Behalf Of mulyadi
Sent: Wednesday, March 25, 2009 9:50 AM
To: Rant...@googlegroups.com
Subject: [R@ntau-Net] Re: [RumahSakit] Pengalaman pribadi di RSCM

 

Wah ...wah ... wah ... rajin sangaik angku Doto Rahyusalim marespon dan manjawek postingan2 di RN ko setentangan dengan masalah RSCM.....

 

~------~--~---

Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages