Kisah anak durhaka dr Singapura

45 views
Skip to first unread message

elth...@gmail.com

unread,
Aug 22, 2011, 1:43:56 AM8/22/11
to sma...@yahoogroups.com, Rantau
Dari biliak sabalah, sungayang

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT


From: "Rinaldy" <al...@dosniroha.com>
Date: Mon, 22 Aug 2011 10:47:22 +0700
Subject: [Sungayang] FW: [ikatanalumnimedifarma] Fw: Kisah anak durhaka dr Singapura

 

Kisah nyata,


Berikut ini ada kisah yang sangat mengharukan dari Singapura.
Patut menjadi bahan renungan kita semua.

Rinaldy

 

Kiriman Dari Pak Ryanto Susilo... tks P Ryanto

*Kisah Nyata dari Singapura tentang Penghormatan kepada Orangtua*

Terlampir di bawah ini adalah Kisah Nyata dari Negeri tetangga beberapa
dekade lalu yang cukup menghebohkan hingga Perdana Menteri saat itu, Lee
Kwan Yew senior turun tangan dan mengeluarkan dekrit tentang orang
lansia di Singapura.

Dikisahkan ada orang kaya raya di sana mantan Pengusaha sukses yang
mengundurkan diri dari dunia bisnis ketika istrinya meninggal dunia.
Jadilah ia single parent yang berusaha membesarkan dan mendidik dengan
baik anak laki-laki satu-satunya hingga mampu mandiri dan menjadi
seorang Sarjana.

Kemudian setelah anak semata wayangnya tersebut menikah, ia minta ijin
kepada ayahnya untuk tinggal bersama di Apartemen Ayahnya yang mewah dan
besar. Dan ayahnya pun dengan senang hati mengijinkan anak menantunya
tinggal ber-sama2 dengannya. Terbayang dibenak orangtua tersebut bahwa
apartment nya yang luas dan mewah tersebut tidak akan sepi, terlebih
jika ia mempunya cucu. Betapa bahagianya hati bapak tersebut bisa
berkumpul dan membagi kebahagiaan dengan anak dan menantunya.

Pada mulanya terjadi komunikasi yang sangat baik antara
Ayah-Anak-Menantu yang membuat Ayahnya yang sangat mencintai anak tunggalnya itu tersebut tanpa sedikitpun ragu-ragu menghibahkan seluruh
harta kekayaan termasuk apartment yang mereka tinggali, dibaliknamakan
ke anaknya itu melalui Notaris terkenal di sana.

Tahun-tahun berlalu, seperti biasa, masalah klasik dalam rumah tangga,
jika anak menantu tinggal seatap dengan orang tua, entah sebab mengapa,
suatu hari mereka bertengkar hebat, yang pada akhirnya, anaknya tega mengusir sang Ayah keluar dari apartment mereka yang ia warisi dari Ayahnya.

Karena seluruh hartanya, Apartemen, Saham, Deposito, Emas dan uang tunai sudah diberikan kepada anaknya, mulai hari itu dia menjadi pengemis di Orchard Rd.

Bayangkan, orang kaya mantan pebisnis yang cukup terkenal di
Singapura tersebut, tiba-tiba menjadi pengemis!

Suatu hari, tanpa disengaja melintas mantan teman bisnisnya dulu dan
memberikan sedekah, dia langsung mengenali si ayah ini dan menanyakan kepadanya, apakah ia teman bisnisnya dulu. Tentu saja, si ayah malu dan menjawab bukan, mungkin Anda salah orang, katanya.

Akan tetapi temannya curiga dan yakin, bahwa orang tua yang mengemis di Orchad Road itu adalah temannya yang sudah beberapa lama tidak ada kabar beritanya. Kemudian, temannya ini mengabarkan hal ini kepada teman2-nya
yang lain, dan mereka akhirnya bersama-sama mendatangi si Ayah.

Semua mantan sahabat karibnya tersebut langsung yakin bahwa pengemis tua itu adalah mantan pebisnis kaya yang dulu mereka kenal. Dan dihadapan
para sahabatnya, si ayah dengan menangis ter-sedu2, dia menceritakan
semua kejadian yang sudah dialaminya. Maka, terjadilah kegemparan di
sana, karena semua orangtua di sana merasa sangat marah terhadap anak
yang sangat tidak bermoral itu.

Kegemparan berita tersebut akhirnya terdengar sampai ke telinga PM Lee Kwan Yew Senior.

PM Lee sangat marah dan langsung memanggil anak dan menantu durhaka
tersebut. Mereka dimaki-maki dan dimarahi habis-habisan oleh PM Lee, dan PM Lee mengatakan "Sungguh sangat memalukan bahwa di Singapura ada
anak durhaka seperti mereka" .

Lalu PM Lee memanggil sang Notaris dan saat itu juga surat hibah itu
dibatalkan demi hukum! Dan surat hibah yang sudah baliknama ke atas nama anaknya tersebut disobek-sobek oleh PM Lee. Sehingga semua harta milik yang sudah dihibahkan tersebut kembali ke atas nama Ayahnya, bahkan anak
menantu itu sejak saat itu dilarang masuk ke Apartment ayahnya.

Mr Lee Kwan Yew ini ternyata terkenal sebagai orang yang sangat berbakti
kepada orangtuanya dan menghargai para lanjut usia (lansia). Sehingga, agar kejadian serupa tidak terulang lagi, Mr Lee mengeluarkan
Kebijakan/Dekrit yaitu "Larangan kepada para orangtua untuk tidak
menghibahkan harta bendanya kepada siapapun sebelum mereka meninggal.

Kemudian, agar para lansia itu tetap dihormati dan dihargai hingga akhir hayatnya, maka dia buat Kebijakan berupa Dekrit lagi, yaitu agar semua Perusahaan Negara dan swasta di Singapura memberi pekerjaan kepada para
lansia. Agar para lansia ini tidak tergantung kepada anak menantunya dan
mempunyai penghasilan sendiri dan mereka sangat bangga bisa memberi
angpao kepada cucu-cucunya dari hasil keringat mereka sendiri selama 1 th bekerja.

Anda tidak perlu heran jika Anda pergi ke Toilet di Changi Airport,
Mall, Restaurant, Petugas cleaning service adalah para lansia. Jadi selain para lansia itu juga bahagia karena di usia tua mereka masih bisa
bekerja, juga mereka bisa bersosialisasi dan sehat karena banyak bergerak.

Satu lagi sebagaimana di negeri maju lainnya, PM Lee juga memberikan pendidikan sosial yang sangat bagus buat anak2 dan remaja di sana, bahwa pekerjaan membersihkan toilet, meja makan diresto dsbnya itu bukan
pekerjaan hina, sehingga anak2 tsb dari kecil diajarkan untuk tahu menghargai orang yang lebih tua, siapapun mereka dan apapun profesinya.

Sebaliknya, Anak di sana dididik menjadi bijak dan terus memelihara rasa
hormat dan sayang kepada orangtuanya, apapun kondisi orangtuanya.
Meskipun orangtua mereka sudah tidak sanggup duduk atau berdiri,atau mungkin sudah selamanya terbaring diatas tempat tidur, mereka harus
tetap menghormatinya dengan cara merawatnya.

Mereka, warganegara Singapura seolah diingatkan oleh PM Lee agar selalu mengenang saat mereka masih balita, orangtua mereka-lah yang
membersihkan tubuh mereka dari semua bentuk kotoran, memberi pula yang
memberi makan dan kadang menyuapinya dengan tangan mereka sendiri, dan
menggendongnya kala mereka menangis meski dini hari dan merawatnya
ketika mereka sakit

Go Green for best investment.

 

__._,_.___
Recent Activity:
BIJAK BERPIKIR, SANTUN BERKOMUNIKASI, INFORMASI WAJAR DAN LAYAK DIPERCAYA
.

__,_._,___
image001.gif
image002.gif

Julnardi Gadang

unread,
Aug 22, 2011, 2:04:13 AM8/22/11
to rant...@googlegroups.com, sma...@yahoogroups.com
terima kasih uda Elthaf alah malewakan postingan ko, bahan introspeksi bagi kami nan masih sarumah jo urang gaek surang.

salam,
Julnardi
34th, tingga di Jakarta
asa: Solok


2011/8/22 <elth...@gmail.com>
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/

Junaidi Zen

unread,
Aug 22, 2011, 3:06:12 AM8/22/11
to rant...@googlegroups.com, rant...@googlegroups.com, sma...@yahoogroups.com
Walaupun curito ko rancak tapi ado beberapo fakta yang agak sulit diterima:
1. di orchard road indak ado/bisa mamintak sudakah doh, kalau ado nan mancubo2 bisa kanai tangkok dek upeh, kecuali pengamen nan dapek izin. Urang mintak sudakah biasono dipinggiran.
2. kalau pengusaha kayono indak mungkin no tingga di apartment, kacuali di penthouse di daerah orchard dan sekitarno. Mungkin itu rumah ka sakian bagino.
3. memang disiko ado undang2 bhw kalau anak indak amuah mambantu rang gaekno, anak bisa di baok ka pengadilan.
4. Urang gaek lah bungkuak2 karajo disiko bukan karano kesempatan tapi memang untuak bertahan iduik, ingek iko bukan welfare state. Itulo antah ka di urus LKY, memang ndak do karajono nan lain, nan mauruih tu biasono CC/CDC
5. Siapa bilang anak2 siko dididk utk menghargai pekerjaan kasar sraoman mambrasiahan toilet atau manyapu jalan. Urang siko indak amuah karajo di tampek nan dark, dirty, dangerous mako banyak pekerja kasar diimpor dari india, bangladesh, cino dll.

Salam

Junaidi, 45, kandang singo
Sent from my iPad

muchwardi muchtar

unread,
Aug 22, 2011, 2:31:12 AM8/22/11
to rant...@googlegroups.com
Cerita yang bagus. Antah iyo antah indak (?).

Ada satu paragrap yang benar-benar salah ketik. Sebaiknya diperbaiki supaya orang yang membaca tidak bingung :

"Larangan kepada para orangtua untuk tidak menghibahkan harta bendanya kepada siapapun sebelum mereka meninggal".

Dalam pemahaman yang baik dan benar : larangan untuk tidak berarti dibolehkan menghibahkan harta bendanya....!!!. Atau urang Singapura tu kini alah barubah manjadi IYO BARATI INDAK, dan INDAK BARATI IYO?

Antahlah.....

Salam...................,
mm***



syaf...@gmail.com

unread,
Aug 22, 2011, 6:18:12 AM8/22/11
to rant...@googlegroups.com
Sadakah Jo, bukan sudakah atau sudakoh.

Salam

Syaf AL

Powered by Telkomsel BlackBerry®


From: Junaidi Zen <malinb...@yahoo.com>
Date: Mon, 22 Aug 2011 15:06:12 +0800
Subject: Re: [R@ntau-Net] Kisah anak durhaka dr Singapura
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages