HARI INI, PELETAKAN BATU PERTAMA: Lippo Group Bangun Rumah Sakit Internasional di Padang

306 views
Skip to first unread message

Nofend St. Mudo

unread,
May 9, 2013, 7:52:09 PM5/9/13
to RantauNet2 Milis
PADANG, HALUAN — Pemerintah Kota Padang bekerja sama dengan Lippo Group melalui Lippo Karawaci Tbk (LPKR), akan membangun rumah sakit, mall, hotel, dan sekolah bertaraf internasional di Kota Padang. Rencananya hari ini Jumat (10/5), dilakukan peletakan batu pertama pembangunannya oleh Ketua DPD RI Irman Gurman.

Demikian dikatakan Walikota Padang, Fauzi Bahar didampingi Ketua DPD RI Irman Gusman, Owner Lippo Group James T Riady, Presiden Lippo Group Theo Sambuaga, Mantan Gubernur Sumbar Azwar Anas dan Kepala BNPB Pusat Samsul Maarif, saat konferensi pers di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Kamis (9/5). Lokasi proyek lahan eks Bank Andrico, Simpang Empat Jl. Khatib Sulaiman Padang, tepatnya di depan RM Lamun Ombak, Padang.
“Pembangunan rumah sakit, hotel, sekolah dan mall ini adalah bagian dari percepatan pembangunan Kota Padang sebagai kota terbesar di pesisir pantai Sumatera,” katanya.

Selain itu, pembangunannya bakal memacu peningkatan ekonomi Kota Padang dan menyerap tenaga kerja yang lumayan banyak. Bangunan ini nantinya juga akan digunakan untuk selter demi menjawab ketakutan masyarakat akan gempa dan tsunami.

Sedangkan Presiden Lippo Group Theo Sambuaga mengatakan, pembangunan mall, hotel, rumah sakit dan sekolah bertaraf internasional itu, adalah proyek PT Lippo Group yang terbesar di pulau Sumatera. Gedung ini nantinya akan menyerap tenaga kerja sekitar 3.000 orang.
“Proyek ini adalah komitmen kami sebagai perusahaan swasta untuk pembangunan nasioanal. Kami memilih Padang karena Padang adalah kota yang strategis. Kami menekankan investasi pada bidang kesehatan dan pendidikan untuk peningkatan kualitas SDM karena elemen ini penting untuk kemajuan bangsa,” ungkap Theo Sambuaga.

Soal rumah sakit bertaraf internasional, Theo menjelaskan, walaupun di rumah sakit tersebut tersedia peralatan berteknologi canggih, namun pelayanannya tetap diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Sedangkan pembangunan hotel, bertujuan untuk menunjang pariwisata Kota Padang sebagai tujuan wisata turis internasional dan lokal.

Sementara Irman Gusman menjelaskan, pembangunan tersebut adalah momen sejarah bagi Sumbar, Kota Padang khususnya, untuk meraih kepercayaan diri setelah gempa 2009. Irman Gusman juga mengatakan, rumah sakit bertaraf internasional yang akan dibangun tersebut, bisa menjadi rujukan bagi daerah-daerah di sekitar Sumbar, seperti Kerinci, Tapanuli Selatan, Jambi dan lain-lain.
“Saya mendukung penuh pembangunan ini untuk meningkatkan devisa Kota Padang, juga untuk persiapan menghadapi Zona Ekonomi Asia 2 tahun mendatang. Target kita, Padang bisa meraih 10 besar kota terpenting di Indonesia dari nomor 33 menurut majalah SWA,” kata Irman Gusman.

Informasi yang dihimpun Haluan pembangunan rumah sakit bertaraf internasional ini juga untuk meminimalisir masyarakat Sumatera Barat kelas menengah ke atas yang selama ini cendrung berobat ke luar negeri seperti ke Malaysia dan Singapura. Karena fasilitas rumah sakit group Lippo ini terbilang lengkap. Pengerjaan proyek ini direncanakan selesai dalam satu tahun. (h/cw-wis/cw-dib)

JUMAT, 10 MEI 2013 M

--

Wassalam

Nofend St. Mudo
36Th/Cikarang | Asa Nagari Pauah Duo Nan Batigo - Solok Selatan
Tweet: @nofend | YM: rankmarola 

Dedi Suryadi

unread,
May 9, 2013, 10:25:39 PM5/9/13
to rant...@googlegroups.com
Alhamdulillah..
Sbg urang rantau, tantu kito maraso sanang dgn berita mode ko...
Ado bantuan percepatan pembangunan di kampuang kito...

Namun waspada tetap harus ado, kalau ndak ingin disabuik baburuak sangko...
Mudah-an iko murni sosial dan indak diikuti dek tujuan terselubung dibidang agamo...
Bukankah minang adolah salah satu target kristenisasi utamo...?
Jangan sampai akidah tagadai dek karano hadiah...

Bapak-bapak di Pemko/pemprov, mudah-mudahan tetap jeli untuak hal iko......
jangan sampai sarupo mode bantuan gampo nan lalu, nan manuruik bbrp berita, disusupi penyebaran injil dan pembaptisan rang kampuang...

Salam dan Terima Kasih,
Dedi Suryadi


_____________________________________________________________________________
                       *****    Sukses Seringkali Datang Pada Mereka Yang Berani Bertindak Dan   *****
      *****Jarang Menghampiri Penakut Yang Tidak Berani Mengambil Konsekuensi (Jawaharlal Nehru) *****
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
         "The Best Human Being Among of You is The Most Beneficial for The Others" (Hadith by Bukhari)
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
****...."Kasihilah Yang Di Bumi, Maka Yang Di Langit Akan Mengasihimu...".....*****
                  "Love What On Earth, Then What On Sky Will Love You ..."


--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
---
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti berlan...@googlegroups.com .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
 
 

Darwin Chalidi

unread,
May 9, 2013, 11:02:32 PM5/9/13
to Rantau Net Minang

Sato sneak Sanak Palanta RN.
Kami penggiat musajik di Tangsel io galinggaman bana ka Kelompok "Lagi2 Indonesia Punya Oee" dek karano ka manjadikan Tangsel pusek Murtadin.

Apo indak dipindahkannyo pulo beko pusek Murtadin tu karanah. Paralu karajo kareh Ulama ranah liak.

Darwin Chalidi

fashno...@yahoo.co.id

unread,
May 9, 2013, 11:03:16 PM5/9/13
to Rantaunet, Dedi Suryadi, Fashridjal M. Noor
Sanak Dedi Suryadi dan para sanak di Palanta yth.

Pembangunan Rumah Sakit Internasional di Padang oleh Lippo Group kayaknya sih bukan bantuan pembangunan Sumbar dan mungkin tak terkait dg penyebaran agama Kristen. Kecuali kalau rumah sakit itu diberi nama Kristen, spt St Carolus, St. Borromeus, dll.

Pada masa sekarang ini rumah sakit sudah menjadi suatu industri atau bisnis yang sangat menguntungkan, terkait dg industri farmasi, bisnis asuransi kesehatan, bisnis alat-alat kedokteran yang canggih, berbagai spesialisasi profesi dokter dll. Jadi, tidak hanya berfungsi sosial.

Keberadaan rumah sakit internasional itu nantinya dapat menunjang perkembangan pariwisata di Sumbar, karena turis2 asing akan merasa aman kalau tersedia pelayanan kesehatan yang handal.

Salam,
Fashridjal M. Noor Sidin
L65Bdg
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

From: Dedi Suryadi <dsury...@gmail.com>
Date: Fri, 10 May 2013 09:25:39 +0700
Subject: Re: [R@ntau-Net] HARI INI, PELETAKAN BATU PERTAMA: Lippo Group Bangun Rumah Sakit Internasional di Padang

Akmal Nasery Basral

unread,
May 9, 2013, 11:06:26 PM5/9/13
to rant...@googlegroups.com
Maksud Mak Darwin, kelompok usaha  "Lepublik Ini Punya Papa Owe" ndak? 

Wassalam,

ANB

fashno...@yahoo.co.id

unread,
May 9, 2013, 11:13:44 PM5/9/13
to Rantaunet, Dedi Suryadi, Darwin Chalidi, Akmal Nasery BASRAL, Fashridjal M. Noor
Sanak2 di Palanta yth.

Labiah elok kalau pemda mengembangkan Rumah Sakit Daerah (RSD) ke taraf internasional, sahinggo urang awak nan bapitih indak harus pai ka Singapur atau Malaysia untuk check up atau baubek.

Alternatif lain, memberi kemudahan kepada RS Islam, spt RS Muhammadiyah utk meningkatan fasilitas dan pelayanannya.

Salam

Fashridjal M. Noor Sidin
L65Bdg
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

From: Dedi Suryadi <dsury...@gmail.com>
Date: Fri, 10 May 2013 09:25:39 +0700
Subject: Re: [R@ntau-Net] HARI INI, PELETAKAN BATU PERTAMA: Lippo Group Bangun Rumah Sakit Internasional di Padang

Darwin Chalidi

unread,
May 9, 2013, 11:16:41 PM5/9/13
to Rantau Net Minang

Io salah ambo sangenek

Darwin Chalidi

--

Nofend St. Mudo

unread,
May 10, 2013, 5:25:31 AM5/10/13
to RantauNet2 Milis
Iko ambo raso bukan Sosial/bantuan sanak..
Tapi iko murni Bisnis/Investasi.. samo dakek tampek tingga ambo, ko Lippo Cikarang, nan disitu ado sekolah, perumahan, RS dll. Nan tingga di perumahannyo iyo tatap mayoritas muslim..

Namun mereka juo menyiapkan lahan untuak sekolah kristen (kalau ado perumahan) baitu juo Musajik dan Sekolah Islam (Al Azhar) disiko.

seperti tambahan berita dibawah tentang rumah sakiknyo..

========

LIPPO GROUP, Segera Hadir RS Siloam di Padang

Pascagempa 2009, minat investor untuk membenamkan investasinya di Padang kian tinggi. Bahkan, Lippo Group ingin menanamkan modalnya senilai Rp1,2 triliun untuk pembangunan rumah sakit berskala internasional. 

Bukan itu saja, perusahaan yang merintis usaha dengan mendirikan Lippo Bank (kini bergabung dengan CIMB Niaga) ini mengintegrasikannya dengan sektor pendidikan dan pusat perdagangan moderen untuk kelas menengah yang tumbuh pesat di Padang.

Walikota Padang Fauzi Bahar, mengatakan, masuknya Lippo Group ke Padang merupakan salah satu bentuk kepercayaan investor pada kota ini. Dengan adanya pembangunan rumah sakit berskala international, masyakarat bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih memadai.

Selain itu, juga dapat menciptakan dampak berganda terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat pada umumnya.

Di Padang, bisnis jasa kesehatan termasuk salah satu bidang usaha yang memiliki prospek sangat bagus. Hal itu tercermin dari banyaknya masyarakat Sumbar yang berobat ke luar negeri seperti Malaysia dan Singapura setiap tahunnya. Paling tidak Rp10 miliar setiap bulan uang dari Sumbar mengalir ke Malaka dan Singapura, hanya untuk berobat. Setidaknya 1.200 orang setiap bulan terbang ke negeri jiran itu dari Padang via Jakarta atau Batam, juga untuk berobat. “Apalagi nantinya bangunan yang dibangun Lippo ini juga akan dilengkapi dengan landasan helikopter,” kata Wako pada wartawan di VIP Room BIM ketika menyambut kedatangan CEO Lippo Group, James T. Riady, Padang Pariaman, Kamis (9/5).

Kedatangan James T. Riady adalah untuk meresmikan peletakkan batu pertama pendirian Rumah Sakit Siloam, Jalan Khatib Sulaeman, Padang. Datang bersama Ketua DPD-RI, Irman Gusman, Ketua LKAAM Sumbar, M. Sayuti, Kepala BNPB, Syamsul Ma’arif, mantan gubernur Sumbar, Azwar Anas. Selain itu juga dihadiri istri pengusaha Hasyim Ning, Ratna Maida Hasyim Ning, Ismail Ning dan President Lippo Group, Theo L. Sambuaga.

Masuknya Lippo Group, lanjut Wako bukan saja sekadar meningkatkan perekonomian daerah dan masyarakat sekitar. Lebih dari itu, dapat memulihkan rasa percaya diri kota bingkuang ini sebagai salah satu kota besar yang diperhitungkan dalam kancah perekonomian dan pembangunan nasional. “Ini merupakan bukti, gempa 2007 dan 2009 bukan alasan untuk takut berinvestasi di Padang dan Sumbar pada umumnya,” tutur Wako.

Pada kesempatan itu, Ketua DPD-RI, Irman Gusman, menyampaikan, kesehatan merupakan hal yang seringkali menjadi pokok persoalan di sejumlah daerah. Dengan adanya pembangunan rumah sakit berskala internasional di Padang, persoalan medis yang selama ini menjadi kendala sudah bisa teratasi. Bahkan, sekitar 12 juta jiwa penduduk yang ada di empa provinsi sekitar Sumbar tidak perlu lagi berobat ke luar negeri.

“Jelas nantinya rumah sakit ini dapat menjadi tempat rujukan bagi provinsi tentangga. Pendirian rumah sakit yang berskala internasional ini juga merupakan salah satu peristiwa bersejarah bagi dunia kesehatan di daerah ini,” terang Irman.
Sementara Itu, President Lippo Group, Theo L. Sambuaga, menyebutkan, kehadiran Lippo Group di Padang merupakan undangan dari walikota. Menurutnya, pembangunan sebuah bangsa harus dimulai dari pembangunan sektor kesehatan dan pendidikan. Rumah Sakit Siloam Cabang Padang ini memiliki kualitas yang sama dengan seluruh cabang yang ada, sehingga memberikan rasa nyaman pada pasien.

Canggihnya lagi, dalam proses perawatan, pasien dapat terhubung langsung dengan dokter ahlinya, sehingga dapat mengoptimalkan perawatan. Rumah sakit Siloam Pada bukan saja melayani para kalangan ekonomi menengah ke atas, tapi juga memberikan ruang bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Berdasarkan ketentuan yang berlaku, setiap rumah sakit harus menyediakan ruang sekitar 25 persen bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Namun, di setiap rumah sakit yang dimiliki Lippo Group, mampu menyediakan lebih dari yang ditetapkan pemerintah. “Sebab, kami juga ikut memikirkan kesehatan masyarakat ekonomi menengah ke bawah. Hal itu juga telah kami buktikan di setiap cabang rumah sakit kami yang ada di seluruh Indonesia,” terangnya.

Adapun Gubernur Irwan Prayitno menyambut baik pembangunan ruamh sakit bertaraf internasional yang terintegrasi dengan sektor pendidikan dan perdagangan ini. Menurutnya, setiap investasi yang masuk ke daerah ini harus didukung secara optimal. Sebab, tak hanya memberikan dampak pada pembangunan daerah, tapi juga bagi masyarakat secara umum.

Bahkan, Pemprov Sumbar terus melakukan perbaikan regulasi, guna mendukung masuknya investasi ke Ranah Minang. Salah satu regulasi yang baru saja dibuat adalah Surat Edaran Gubernur tentang pembebasan lahan. “Tak hanya itu, kami juga terus menciptakan keamanan dan kepastian hukum di daerah ini,” tutupnya. (Teddy Setiawan dan Wahyu)


Harian Singgalang | Tanggal 10 May 2013


Pada 10 Mei 2013 09.25, Dedi Suryadi <dsury...@gmail.com> menulis:
Alhamdulillah..
Sbg urang rantau, tantu kito maraso sanang dgn berita mode ko...
Ado bantuan percepatan pembangunan di kampuang kito...

Namun waspada tetap harus ado, kalau ndak ingin disabuik baburuak sangko...
Mudah-an iko murni sosial dan indak diikuti dek tujuan terselubung dibidang agamo...
Bukankah minang adolah salah satu target kristenisasi utamo...?
Jangan sampai akidah tagadai dek karano hadiah...

Bapak-bapak di Pemko/pemprov, mudah-mudahan tetap jeli untuak hal iko......
jangan sampai sarupo mode bantuan gampo nan lalu, nan manuruik bbrp berita, disusupi penyebaran injil dan pembaptisan rang kampuang...

Salam dan Terima Kasih,
Dedi Suryadi


Dedi Suryadi

unread,
May 10, 2013, 6:14:02 AM5/10/13
to rant...@googlegroups.com
Persahabatan kedua ‘gembala’ itu juga merambah dunia bisnis serta berbagai proyek dan agenda misi Kristen global. Keduanya melihat Indonesia bisa menjadi salah satu pusat misi Kristen yang prospektif. Maka, berdirilah WHC di kawasan bisnis Lippo beserta sejumlah sarana penunjangnya. Ada lembaga pendidikan, seminari, rumah sakit, rumah produksi (production house), dan lembaga misi berkedok sosial lainnya.

Note : Mungkinkah kata Indonesia di atas di ubah menjadi Sumatera Barat....?

Membongkar Megaproyek Kristenisasi James Riady

Posted: 18 Juni 2010 in Pemurtadan
Kaitkata:James RiadyMegaproyek KristenisasiMembongkar

Hari-hari ini, ummat Kristiani sedang melaksanakan hajatan besar. Tepatnya tanggal 27 Juli hingga 16 Agustus 2004 lalu. Nama acaranya adalah Summer Mission 2004 (Misi Musim Panas 2004).

Seperti tertulis di situs World Harvest Global (www.worldharvest.cc), hajatan ini sesungguhnya adalah misi kristenisasi yang dikemas dalam konser musik, pesta pantai, dan berbagai program pelatihan misi. Di Indonesia, “para gembala” akan menyerbu sejumlah kota besar di Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, dan Papua.

Rencananya, rombongan misionaris akan berangkat dari Los Angeles (Amerika Serikat), tanggal 25 Juli 2004. Mereka mula-mula singgah di Pekanbaru (Riau) dan beberapa daerah sekitarnya, selama tiga hari. Kemudian menuju Mentawai (Sumatera Barat) selama dua hari, lalu kembali Pekanbaru.

Selanjutnya rombongan bertolak ke Kupang (Nusa Tenggara Timur). Acara di sini direncanakan berlangsung tiga hari. Kota tujuan lainnya adalah Soe, sekitar 11 km arah timur kota Kupang. Setelah itu, balik ke arah barat, tepatnya ke Sumba (Nusa Tenggara Barat). Acaranya cuma 2 hari.

Giliran berikutnya adalah ‘serangan’ ke Jakarta. Salah satu acara yang akan digelar adalah Harvest Festival, yang digelar 10-13 Agustus 2004.

Dalam sebuah brosur yang dicetak “untuk kalangan sendiri”, tertulis tiga kegiatan besar yang akan dilaksanakan.

Tanggal 11-13 Agustus 2004 digelar seminar kepemimpinan. Beberapa pembicaranya adalah publik figur, salah satunya Theo F Toemion (tokoh PDI Perjuangan yang kini menjabat Ketua Badan Koordinasi Penanaman Modal atau BKPM).

Pada tanggal 10 Agustus 2004 diselenggarakan Extravagant Worship. Sebuah acara hiburan yang menampilkan 40-an artis top dan grup musik ternama, seperti Harvey Malaiholo, Ria Warna, Joseph S Djafar, Christopher Abimanyu, Viona Paays, Bobby One Way, Lea Simandjuntak, dan Trinity Singer.

Tak kalah hebohnya adalah pesta Youth Explosion pada 12 Agustus 2004 pukul 19.00. Acara ini melibatkan 1.200 anak muda, bertempat di Lippo Karawaci. Juga menampilkan artis-artis top beragama Nasrani yang biasa tampil di MTV. “Itu semua dipersembahkan kepada Yesus! Berpakaianlah dengan keren dan gaul! Ajak temanmu, datang lebih awal, dan jangan lewatkan Party at the Dome 2: Youth Explosion!!!”

Usai menggarap Jakarta, rombongan bertolak ke Semarang dan Surabaya (13-14 Agustus 2004). Nama acara di dua kota ini cukup menyeramkan: Crusade (Perang Salib).

Terakhir, mereka kembali mengguncang Jakarta dengan konser untuk menggaet kalangan muda. Esoknya, tanggal 16 Agustus, misi mereka berakhir dengan penutupan. Tidak dijelaskan kapan mereka kembali ke AS.

Dalam seruan kepada komunitasnya, mereka mengumbar target akan menawarkan kesegaran baru pada dunia: “Kita ingin mentransformasikan paradigma baru bagaimana kita melihat manusia, dan cara manusia melihat Tuhan!” Di setiap tempat, mereka akan mengguncang warga sekitar dengan doa bersama 100-130 ribu jemaat.

Namanya saja proyek besar, tentu harus di-back up oleh dana dan orang besar pula. Orang besar itu adalah James T Riady, konglomerat yang kini jadi komandan Lippo Group . Apa saja yang dilakukannya? Simak saja tulisan ini sampai tuntas.

Tidak banyak orang yang tahu tentang rencana-rencana besar itu. Ustadz Mansyur Sahid, seorang aktivis dakwah di Kupang (NTT) misalnya, mengaku tak tahu ada rencana itu.

Buya Mas’oed Abidin, Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Sumatera Barat, juga mengatakan hal senada. “Oleh karena itu, mari kita bersama-sama menghadapi kristenisasi, secara cerdas. Kita juga memerlukan semacam pusat informasi kristenisasi, agar kegiatan-kegiatan semacam itu bisa kita monitor,“ kata penulis buku Islam dalam Pelukan Muhtadin Mentawai ini.* (Ahmad Damanik, Dedi Junaedi/Hidayatullah)

Koalisi James Riady-Pat Robertson

Berkoalisi dengan Pat Robertson, pimpinan Koalisi Kristen dan jaringan televisi misionaris terbesar di dunia proyek besar James T Riady akan membuat TV misionaris yang segera mengudara di Indonesia

Proyek Mega-Kristenisasi James T Riady tentu bukan sebuah pekerjaan main-main. Perlu didukung dana dan jaringan yang luar biasa. Urusan dana, tak jadi kendala. Keluarga Riady adalah pengendali bisnis raksasa yang bergerak di bidang perbankan, TV kabel, telepon selular, online shopping, jasa teknologi informasi, perkantoran, dan sederetan bidang lainnya. Konon total asetnya mencapai USD 12 milyar.

CahayaTV —atau apapun namanya— bakal tampil menjadi andalan proyek misionaris dengan target ratusan juta warga berbahasa Indonesia dan Melayu. Ini akan bersinergi dengan proyek-proyek James T Riady sebelumnya, seperti pembangunan sekolah-sekolah Kristen di daerah miskin dan terpencil. Melalui Harvest International Curriculum (HIC), mereka sedang menyiapkan 200 ribu pastor dan pekerja misionaris yang siap bergerilya memurtadkan jutaan Muslim Indonesia.

Namun dana besar saja tidak cukup. Perlu digerakkan oleh ‘mesin’ yang taktis dan berjaringan luas. Karena itulah James T Riady menggandeng World Harvest Global (WHG) dan American Institute for Maghrib Studies (AIMS) untuk menyukseskan proyeknya.

WHG adalah pusat misionaris dunia yang bermarkas di California, AS. Berdiri tahun 1989 sebagai bagian dari program Koalisi Kristen yang dirintis evangelis terkenal, Pat Robertson. Cabangnya sudah bertebaran di banyak negara antara lain Jepang, Malaysia, Indonesia Jerman, dan Belanda.

Di Indonesia, markas WHG ada di Lippo Karawaci. Motor penggeraknya adalah sang boss Lippo Group, James T Riady. Tetapi namanya agak berbeda, yaitu World Harvest Center (WHC). Aktivitas sehari-harinya dikomandani oleh pendeta Dr Jimmy Oentoro.

Sedangkan AIMS adalah lembaga studi pemikiran dan kebudayaan Yahudi di AS. Institusi ini merupakan mitra utama Christian Coalition (Koalisi Kristen).

Hadirnya WHC di Indonesia tak lepas dari eratnya persahabatan spiritual antara James T Riady dan pendeta Pat Robertson. Konon mereka mulai saling kenal tatkala keduanya terlibat dalam “misi khusus” tim sukses Presiden AS. Mula-mula era George Bush Sr, kemudian Bill Clinton, dan akhirnya George W Bush. Selain aktif sebagai tele-evangelis di Christian Broadcasting Network (CBN) dan Christian Coalition, Pat Robertson memang menjadi tim inti kampanye kepresidenan keluarga George Bush.

Keluarga Riady pernah bikin heboh karena terlibat skandal keuangan dalam kampanye presiden Bill Clinton (1992). Saat itu, Pat Robertson tampil sebagai saksi meringankan keluarga Riady. Pada program “The 700 Club” di CBN, dia berkata, “James Riady dan ayahnya (Mokhtar Riady, red) adalah teman karib saya. Keduanya telah lahir kembali dalam Kristen. James telah menyatakan keinginannya menjadi pastor dan misionaris. Orang Asia perlu diberi kesempatan berpartisipasi sebagai pegawai Tuhan.”

Keterlibatan James dalam misi Kristen diakui sebagai bagian dari pertaubatannya. James juga menyebut Pat Robertson sebagai orang yang telah menyadarkannya kembali ke ‘jalan terang’. “Dialah guru spiritual saya,” ucap putra mahkota raja bisnis Lippo Group, Mochtar Riady ini.

Tampaknya hubungan Pat Robertson dengan keluarga Riady memang sangat dekat. Tahun 2002, dalam menyukseskan Proyek Misi 2002, Pat Robertson datang ke WHC di Lippo Karawaci Tangerang.

Persahabatan kedua ‘gembala’ itu juga merambah dunia bisnis serta berbagai proyek dan agenda misi Kristen global. Keduanya melihat Indonesia bisa menjadi salah satu pusat misi Kristen yang prospektif. Maka, berdirilah WHC di kawasan bisnis Lippo beserta sejumlah sarana penunjangnya. Ada lembaga pendidikan, seminari, rumah sakit, rumah produksi (production house), dan lembaga misi berkedok sosial lainnya.

Televisi Misionaris

Sejak tahun 1998, James dan Pat secara khusus berkongsi mengembangkan International Family Entertainment (IFE) dengan investasi USD 10 juta. IFE bersama Lippo Group dan Malayan United Industries Bhd kemudian membeli 80% saham Chinese Entertainment Broadcast Ltd yang mengelola jasa layanan TV satelit 24 jam. Stasiun TV misionaris itu punya target menyergap 1,25 milyar audiens berbahasa Mandarin dan Melayu di kawasan Asia Pasifik.

Saat ini, keduanya sedang merancang sebuah televisi misionaris di Indonesia. Namanya belum pasti. Kabarnya, CahayaTV, Gospel Overseas TV, atau HarvestTV. Kru televisi itu kini tengah belajar dan magang di CBN, jaringan televisi misonaris terbesar di AS (mungkin juga dunia) yang didirikan oleh Pat Robertson.

CahayaTV —atau apapun namanya— bakal tampil menjadi andalan proyek misionaris dengan target ratusan juta warga berbahasa Indonesia dan Melayu. Ini akan bersinergi dengan proyek-proyek James T Riady sebelumnya, seperti pembangunan sekolah-sekolah Kristen di daerah miskin dan terpencil. Melalui Harvest International Curriculum (HIC), mereka sedang menyiapkan 200 ribu pastor dan pekerja misionaris yang siap bergerilya memurtadkan jutaan Muslim Indonesia.

Tentang tekad James Riady untuk tampil all-out dalam gerakan kristenisasi, pernah dipaparkannya dalam wawancara dengan majalah Fortune pada 23 Juli 2001. James akan berkonsentrasi mengembangkan sekolahnya yang mewah di kawasan bisnis Lippo, serta proyek besar industri media. Dia juga akan membuka 1.000 sekolah Kristen di desa-desa miskin di seluruh Indonesia. James juga memaparkan bagaimana dia bersama Pat Robertson terobsesi untuk membuka jaringan Kristen di Indonesia dengan WHC sebagai markas utamanya.* (Hidayatullah, edisi bulan Agustus 2004)

Abu Deedat Syihab, Kristolog: “Kita Harus Berkompetisi”

Kristenisasi makin gencar. Komentar Anda?
Negeri Barat memiliki misi yang disebut neo-imperialisme secara sembunyi-sembunyi. Mereka punya misi triple G, yaitu gold, gospel, dan glory. Tetapi sekarang hanya melakukan gospel (agama) saja. Seperti pernah diberitakan Majalah Time dan dikutip Harian Republika, Barat telah mengirim 27 ribu Evangelis ke Indonesia. Mereka menyebarkan agama dengan kedok bisnis, lembaga donor, dan konsultasi. Di Indonesia, kelompok yang masuk dalam kategori ini adalah Lippo Group pimpinan James T Riady, dan jaringan bisnis Ciputra.

Apa saja bentuk gerakan mereka?
Berupa bantuan kemanusiaan, pendidikan, dan dana amal. Juga membuat proyek media seperti Radio Pelita Kasih dan Televisi CBN (Cahaya Bagi Negeri) yang membangun kerjasama dengan stasiun televisi yang sudah ada. Program atau proyek ini berpusat di Lippo Cikarang di bawah naungan Gospel Overseas (GO). Bidang kesehatan juga digarap, salah satunya mendirikan RS Siloam Gleneagles di kawasan Lippo yang sering menyediakan pelayanan doa bagi pasien, termasuk pasien yang beragama Islam.

Kenapa markas mereka di kawasan pinggiran, bukan di ibukota Jakarta misalnya?

Menurut pengakuan aktivis mereka yang sudah masuk Islam, mereka menggunakan metode rinyuh atau rayap. Maksudnya, menyerupai gerakan rayap yang selalu melahap kayu dari pinggirnya, baru ke tengah. Seperti pepatah makan bubur panas, mulai dari pinggir lalu ke tengah, lama-lama ‘kan habis juga.

Apa yang harus dilakukan kaum Muslimin?

Ini adalah warning (peringatan) bagi ummat Islam. Kristenisasi bukanlah sebuah isu melainkan realitas yang harus dihadapi. Ummat Islam harus waspada dan hati-hati. Yang lebih penting, umat Islam harus siap berkompetisi dengan kaum Kristiani. Jangan malah bersikap reaksioner.

Berkompetisi bagaimana?

Kalau kita ingin menghadang musuh, maka kita harus tahu strategi musuh. Mereka menguasai media massa, baik cetak atau elektronik, maka ummat Islam harus bisa menguasai jalur yang sama. Tentunya ini butuh dukungan semua pihak. Marilah semua elemen ummat ini berkerjasama, bukan cuma sama-sama kerja.

Kita berharap para aghniya (orang kaya) mau bersama-sama membetengi ummat dari pemurtadan. Bila secara formal mereka tak bisa menjadi da’i, cukuplah bila mereka membantu dana. Kita juga harus menggiatkan pembinaan untuk memperkuat aqidah ummat. Dalam waktu yang sama, kita juga harus melakukan perlawanan. Jika selama ini para penginjil sudah berani mendatangi rumah-rumah orang Muslim, maka sekarang kitalah yang mendatangi mereka.* (Ahmad Dani, Ahmad Damanik/Hidayatullah)

LIPPO Kota Ternama Penuh Rahasia

Beberapa lokasi di kawasan bisnis Lippo ditengarai jadi markas kristenisasi. Apa indikasinya?

Dalam kurun waktu 10 tahun terakhir, citra Kota Tangerang (Banten) sebagai kota pinggiran berubah drastis. Bukan lagi sekadar kota tempat menampung limbah pabrik atau masyarakat yang mencari nafkah di Jakarta, Tangerang kini layak mendapat sebutan sentra bisnis baru.

Tangerang berubah terutama sejak tahun 1992, saat Lippo Karawaci membangun kawasan bisnis di sekitar pintu masuk kota, tepatnya berada di pinggir jalan tol Jakarta-Merak, atau di pintu keluar tol Tangerang.

Siapapun yang melewati jalan tol, pasti bisa melihat kawasan ini dengan jelas, gedung-gedung menjulang tinggi, megah, dan mewah. Di kawasan Tangerang, tak ada gedung-gedung bertingkat tinggi kecuali di kawasan ini. Tak heran, masyarakat Tangerang cukup bangga dengan keberadaan Lippo Karawaci.

Kawasan bisnis Lippo bagaikan magnet. Orang-orang dari luar Tangerang, seperti Serang, bahkan Jakarta, berbondong-bondong ke sini. Promosi Lippo Karawaci memang sangat gencar, baik di media cetak maupun elektronik, sehingga mempesona banyak pihak.

Wajar saja, sebab semua fasilitas kesenangan dunia ada di sini. Mulai dari perumahan, hotel, pasar swalayan, tempat hiburan, sekolah, sampai rumah sakit. Juga terdapat gedung-gedung perkantoran, salah satunya menara menjulang bertuliskan Lippo Bank. Semua fasilitas bertaraf internasional.

Ada rumah sakit yang sangat mewah di sini, namanya International Siloam Gleneagles. Juga sekolah prestisius mulai dari tingkat kelompok bermain sampai perguruan tinggi. Sekolah-sekolah itu bernama Sekolah Dian Harapan (SDH), Sekolah Pelita Harapan (SPH), dan Universitas Pelita Harapan (UPH).

Kalau mau belanja, tersedia Mall Lippo Karawaci. Luasnya dua kali lapangan sepak bola. Semua kebutuhan rumah tangga, sandang, dan pangan, tersedia di pertokoan ini.

Pada bulan Mei 1998, ketika kerusuhan melanda Jakarta dan beberapa kota besar di Indonesia, Lippo Karawaci tak luput dari serangan massa. Beberapa lokasi terbakar. Hebat, beberapa saat kemudian, langsung berdiri Markas Komando Resort Militer (Koramil) di dekatnya. Aman.

Tepat di samping markas, ada landasan helikopter. Menurut keterangan salah seorang anggota satuan pengaman (satpam) penjaga landasan, hampir setiap hari James terbang dengan helinya. “Tujuan bos, kalau tidak pulang ke rumah, biasanya ke Cikarang,” kata satpam yang tak bersedia disebut identitasnya itu.

Cikarang yang dimaksud adalah kawasan yang serupa dengan sentra bisnis Lippo Karawaci. Letaknya di kawasan Bekasi (Jawa Barat). Namanya Lippo Cikarang.

Ternyata ada misi lain yang tak disadari banyak orang, di balik megahnya imperium bisnis Lippo di Tangerang dan Bekasi. Hal itu dikatakan Abu Deedat Syihab, kristolog dari Forum Antisipasi Kegiatan Pemurtadan (Fakta). Abu Deedat menyebutnya sebagai misi neo-imperialisme (lihat wawancara dengan Abu Deedat). Lebih spesifiknya, ada misi besar agama Kristen yang diusung di baliknya. Komandannya siapa lagi kalau bukan James T Riady.

Sinyalemen Abu Deedat tampaknya bukan isapan jempol. Kota yang namanya dikenal dimana-mana itu memang menyimpan sejuta rahasia.

Universitas Pelita Harapan (UPH)

Lembaga ini didirikan tahun 1993 melalui Yayasan Universitas Pelita Harapan. Mulai beroperasi pada bulan Mei 1994. Jumlah mahasiswa awalnya 250 orang.

Kampus ini mengalami perkembangan pesat. Menurut penjelasan dalam brosurnya, saat ini jumlah mahasiswa UPH ada 5.000-an orang. Fasilitas kuliahnya juga terus meningkat. Universitas yang menyatakan diri sebagai Digital Campus ini dipimpin seorang rektor bernama Johannes Oentoro, PhD.

Situasi perkuliahan tak banyak berbeda dengan kampus lainnya. Hanya saja, bila diperhatikan secara seksama, jumlah mahasiswa keturunan Tionghoa jauh lebih banyak dibanding pribumi.

Mahasiswa yang beragama Islam ada juga di kampus ini. Beberapa di antaranya lulusan dari SMU Taruna Nusantara Magelang, sebuah sekolah unggulan yang pendidikannya ala militer. Mereka sempat membentuk Kerohanian Islam (Rohis) sendiri. Tetapi kegiatannya tak berjalan dengan baik.

Sebuah harakah pernah mencoba masuk ke UPH. Sayang, sekarang tak menggeliat lagi. Penyebabnya, aktivis yang menggerakkannya sudah banyak yang lulus, atau drop out tak kuat membayar biaya kuliah yang setinggi langit.

Menurut Abdul Ghoni, seorang aktivis harakah yang pernah berjuang mensyiarkan Islam di Lippo Karawaci, saat ini masih banyak mahasiswa Muslim di UPH. Mereka bisa tetap kuliah karena mendapat fasilitas beasiswa. “Bila beasiswa diputus, kuliah pun berhenti,” kata Ghoni.

Kesan bahwa kampus ini membawa misi Kristen langsung terasa di pintu masuk. Ada sebuah tulisan mencolok berbunyi, “If You Told To My Teaching, You Are Really My Diciplines, Then You Will Know The Truth And The Truth Will Set You Free. (Johannes 8: 31-32).”

Di lantai tiga gedung UPH, terdapat Harvest International Theological Seminary (HITS) atau Sekolah Tinggi Teologi Internasional Harvest. Ini adalah sebuah lembaga yang berada di bawah naungan World Harvest Center (WHC).

Seperti tertulis dalam brosurnya, HITS mempunyai misi: Preparing a skillful, Godly character and have high dedication for impacting community and churches in 21st century. Artinya: mempersiapkan sumber daya manusia siap guna, berkarakter ketuhanan, dan punya dedikasi tinggi untuk mempengaruhi masyarakat dan gereja di abad ke-21.

World Harvest Center (WHC)

Lokasinya di ujung perumahan Lippo Karawaci, berbatasan dengan kampung Binong, Legok Tangerang. Gedung berlantai 5 ini sangat mudah dikenali sebagai tempat para ‘gembala’. Ada lonceng besar yang terletak di atas menara, yang arsitekturnya menyerupai gereja. Aktivitas di gedung ini dikomandani oleh seorang pendeta bernama DR Jimmy Oentoro.

WHC memiliki beberapa sub-organisasi, yakni HITS, Harvest Community Development (HCD), Fokus Pada Keluarga (FPK), Harvest Media Center (HCM), dan Harvest Praise Ministry (HPM). Semua berkantor di kompleks gedung ini. Sementara kantor WHC sendiri berada di sebelah kanan bangunan, persis bersebelahan dengan Toko Buku Harvest. Di sini pula HCD bermarkas.

HCD adalah lembaga sosial kemasyarakatan yang mengemban misi meningkatkan taraf hidup masyarakat. Salah satu programnya bernama Education Program (Program Pendidikan), yang bercita-cita mengadopsi satu milyar anak Indonesia untuk menyelamatkan bangsa. Bentuknya bisa berupa pemberian bantuan biaya pendidikan kepada anak-anak kurang mampu, pengajaran nilai-nilai positif, moral, dan meningkatkan kualitas diri melalui program kesehatan yang bernutrisi.

Salah satu program yang telah digulirkan adalah Prosip (Program Siswa Peduli). Pada tahun ajaran 1997/1998 program ini memberikan bantuan beasiswa kepada 33 murid dan 16 guru dari Sekolah Yayasan Sri Urni yang berdiri sejak 1975. Sekolah ini berada di Muara Baru, Cilincing (Jakarta Utara).

Saat itu, sekolah Sri Urni nyaris gulung tikar. Pemiliknya bernama Bawan, berasal dari Tana Toraja (Sulawesi Selatan). Pada saat mendapat guyuran beasiswa dari Prosip, sekolah ini memiliki murid 453 orang. Anehnya, 50 persen muridnya bukanlah anak-anak Kristen, melainkan beragama Islam.

Sebagaimana lembaga pendidikan Kristen pada umumnya, sekolah Sri Urni banyak menyelenggarakan acara ritual keagamaan. Namanya Kelompok Tumbuh Bersama (KTB), yaitu persekutuan khusus murid-murid tiap hari Jumat, dan kebaktian umum setiap hari Minggu.

Program lainnya adalah Health Program (Program Kesehatan). Kegiatannya berupa penyediaan obat-obatan, tenaga medis, air bersih, dan lain-lain, untuk masyarakat di pedesaan.

Ada lagi program penyediaan makanan bergizi kepada rakyat miskin dan masyarakat daerah konflik. Yang ini diberi nama Feeding Program (Program Pemberian Makanan).

Keempat, Job Creation Program (Program Penciptaan Lapangan Kerja), yaitu mengembangkan jiwa kewirausahaan melalui penumbuhan semangat entrepreneurship dan penyelenggaraan pelatihan tenaga kerja.

WHC beralamat di Jl Gunung Rinjani No 6 Taman Himalaya, Lippo Karawaci, 15811. Satu kompleks dengan Sekolah Dian Harapan. Sekolah ini diperuntukkan bagi masyarakat kelas menengah. Sasaran utamanya adalah kampung atau komunitas yang berada di sekitar Lippo Karawaci.

Sekolah Dian Harapan terdiri atas SD hingga SMU. Fasilitas belajarnya lengkap, berstandar internasional. Tak jauh berbeda dengan Sekolah Pelita Harapan, dalam tingkatan yang sama, namun khusus bagi masyarakat kelas atas alias kaya raya.

Institute Haga Indonesia (IHI)

Menurut penyelidikan tim dari Forum Antisipasi Kegiatan Pemurtadan (Fakta), Institute Haga Indonesia (IHI) merupakan tempat pengkaderan para pemimpin gereja tingkat Asia Pasifik. Institusi ini mendapat dukungan dari Group Lippo dan berada di kawasan Lippo Cikarang.

Tidak mudah memastikan keberadaan IHI. Satpam atau pegawai di Lippo Cikarang kalau ditanya tentang lembaga itu, jawabannya hampir senada, “Pernah mendengarnya, hanya saja lupa di mana tempatnya.”

Seorang satpam di Gedung Menara Pasifik, sempat berpikir sejenak ketika ditanya perihal IHI. Dia lantas menunjuk sebuah lokasi di Lippo atas, dekat Perumahan Beverly. Begitu Hidayatullah mendatangi tempat yang dimaksud, satpam yang lain menunjuk sebuah gedung bernama Cahaya Bagi Negeri (CBN). Satpam itu memberi nasihat, “Di sana itu tempat kristenisasi. Kalau Anda nggak mau dibaptis, mendingan jangan ke sana.”

Gedung CBN itu, letaknya agak tersembunyi. Tidak ada angkutan umum yang masuk ke lokasi itu. Bangunan itu terlindung oleh pagar menjulang tinggi. Lokasi pun terletak jauh dari keramaian. Terkesan penuh rahasia.

Lagi-lagi, kalau orang itu ditanya, benarkah itu IHI? Jawabannya sama, “Kayaknya saya pernah mendengar (nama gedung) itu. Tapi lupa lokasinya di mana ya?” Apakah mereka jujur dengan jawabannya, atau menyembunyikan sesuatu? Wallahu a’lam.* (Ahmad Dani, Ramdhan, Ichsan Kamil, Ahmad Damanik/Hidayatullah)

Seorang Ibu dan Sebuah Masjid

“Putri saya sudah lulus kuliah,” seorang ibu warga Cibatu, Cikarang, dekat kawasan Lippo, berkisah.

Untuk kuliah putrinya, ibu tersebut ternyata tak perlu repot-repot mengeluarkan banyak biaya. Seorang pemuda keturunan Cina bersedia menanggung semuanya. Hanya saja, ibu itu terpaksa ‘menjual’ aqidah sang putri. Tadinya ia seorang Muslimah, sekarang menjadi penganut Katolik karena mengikuti suaminya.

Ketika si ibu ditanya tentang agamanya, dengan tanpa ragu menjawab, “Saya seorang Muslimah.”

Kasus di atas hanyalah salah satu cara kristenisasi. Dan tampaknya proyek itu cukup berhasil. Buktinya, begitu susah mencari masjid di kawasan Lippo Cikarang.

Ada satu buah, namanya Masjid At-Taqwa. Itupun tak begitu tampak karena terhalangi kompleks kantor Badan Pertanahan Negara (BPN).

Menurut seorang takmir Masjid At-Taqwa, masjid ini satu-satunya yang terdapat di Lippo Cikarang. Bahkan kabarnya status masjid itu dipermasalahkan oleh pihak Lippo. “Di sini sulit sekali mendapat izin mendirikan masjid,” katanya.

Para takmir pernah menanyakan kepada pihak Lippo, kenapa selalu mempermasalahkan urusan pembangunan masjid. Pihak Lippo mengatakan, tanah yang dipakai untuk masjid itu adalah hibah yang diperuntukkan bagi perkantoran, bukan untuk masjid.* (Ahmad Dani, Ramdhan Muhaimin, Ahmad Damanik/Hidayatullah)


http://tausyah.wordpress.com/2010/06/18/membongkar-megaproyek-kristenisasi-james-riady/

Salam dan Terima Kasih,
Dedi Suryadi


_____________________________________________________________________________
                       *****    Sukses Seringkali Datang Pada Mereka Yang Berani Bertindak Dan   *****
      *****Jarang Menghampiri Penakut Yang Tidak Berani Mengambil Konsekuensi (Jawaharlal Nehru) *****
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
         "The Best Human Being Among of You is The Most Beneficial for The Others" (Hadith by Bukhari)
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
****...."Kasihilah Yang Di Bumi, Maka Yang Di Langit Akan Mengasihimu...".....*****
                  "Love What On Earth, Then What On Sky Will Love You ..."

--

Dedi Suryadi

unread,
May 10, 2013, 6:19:15 AM5/10/13
to rant...@googlegroups.com
Yang jelas, kehadiran Lippo group di Padang akan membangkitkan dan menambah semangat para misionaris kristen di Padang, karena merasa mendapat tempat untuk berkumpul, bersatu, menyusun rencana, dsb....

Kita tunggu saja, apa yang kan terjadi 10 - 20 tahun lagi di Padang, kota kita tercinta... 

Salam dan Terima Kasih,
Dedi Suryadi


_____________________________________________________________________________
                       *****    Sukses Seringkali Datang Pada Mereka Yang Berani Bertindak Dan   *****
      *****Jarang Menghampiri Penakut Yang Tidak Berani Mengambil Konsekuensi (Jawaharlal Nehru) *****
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
         "The Best Human Being Among of You is The Most Beneficial for The Others" (Hadith by Bukhari)
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
****...."Kasihilah Yang Di Bumi, Maka Yang Di Langit Akan Mengasihimu...".....*****
                  "Love What On Earth, Then What On Sky Will Love You ..."


Dedi Suryadi

unread,
May 10, 2013, 6:22:12 AM5/10/13
to rant...@googlegroups.com
Dan satu lagi....
Bantuan Dana yang besar...

Salam dan Terima Kasih,
Dedi Suryadi


_____________________________________________________________________________
                       *****    Sukses Seringkali Datang Pada Mereka Yang Berani Bertindak Dan   *****
      *****Jarang Menghampiri Penakut Yang Tidak Berani Mengambil Konsekuensi (Jawaharlal Nehru) *****
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
         "The Best Human Being Among of You is The Most Beneficial for The Others" (Hadith by Bukhari)
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
****...."Kasihilah Yang Di Bumi, Maka Yang Di Langit Akan Mengasihimu...".....*****
                  "Love What On Earth, Then What On Sky Will Love You ..."


Dedi Suryadi

unread,
May 10, 2013, 6:42:32 AM5/10/13
to rant...@googlegroups.com
Saketek lai...

Pak Andiko, mamak-mamak dan dunsanak palanta RN sadonyo...

Bisnis Lippo ko di Padang, bisa di baco, hanyolah akan mengumpulkan keuntungan (dana) dari masyarakat muslim Padang, yang akan digunokan untuk menghancurkan kelak muslim Padang itu sendiri..
maagiah tampek untuak grup lippo ko, samo sajo manyadiokan kandang untuak misionaris kristen untuak batalua dan baranak pinak di Padang.
kalo ambo pribadi bapandapek, saluruh masyarakat muslim Padang harus menolak kehadiran grup Lippo ko di padang....

Demi kampuang kito tacinto...
 

Salam dan Terima Kasih,
Dedi Suryadi


_____________________________________________________________________________
                       *****    Sukses Seringkali Datang Pada Mereka Yang Berani Bertindak Dan   *****
      *****Jarang Menghampiri Penakut Yang Tidak Berani Mengambil Konsekuensi (Jawaharlal Nehru) *****
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
         "The Best Human Being Among of You is The Most Beneficial for The Others" (Hadith by Bukhari)
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
****...."Kasihilah Yang Di Bumi, Maka Yang Di Langit Akan Mengasihimu...".....*****
                  "Love What On Earth, Then What On Sky Will Love You ..."


Nofend St. Mudo

unread,
May 10, 2013, 7:30:55 AM5/10/13
to RantauNet2 Milis
Saksi Kasus LHI
Tak Penuhi Panggilan KPK, Hilmi Muncul di Padang
Jumat, 10 Mei 2013 14:42 WIB

RANAH BERITA--Ketua Dewan Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hilmi Aminuddin menghadiri acara pemancangan pertama proyek Lippo Group di Padang, Sumatra Barat, Jumat (10/5/2013). 

Padahal, berdasar pemberitaan sejumlah media, ia dijadwalkan KPK untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus korupsi yang menjadikan mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq sebagai tersangka.

Hilmi yang mengenakan baju batik ungu bermotif orange dan kuning, serta mengenakan peci hitam dan dibalut sal merah hati, duduk di barisan terdepan di samping kanan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno. Di samping kiri Irwan Prayitno duduk Menkokesra Agung Laksono.

Dalam acara tersebut, Hilmi diberi kesempatan memberi sambutan sebagai tokoh masyarakat. Ia juga ikut memencet tombol tanda diresmikannya pembangunan proyek tersebut bersama-sama dengan Ketua DPD Irman Gusman, Agung, Irwan, Wali Kota Padang Fauzi Bahar dan Presiden Direktur Lippo Group Theo L Sambuaga.

Menjawab pertanyaan sejumlah wartawan, Hilmi mengakui bahwa telah menerima surat panggilan KPK untuk diperiksa sebagai saksi. 

"Ya, saya sudah menerima panggilan itu. Tapi, undangan menghadiri acara ini lebih dahulu. Lagi pula saya dipanggil bukan dalam kapasitas sebagai tersangka, tapi sebagai saksi," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Hilmi juga terlihat berfoto bersama dengan para pejabat yang hadir. Kehadiran Hilmi dalam acara tersebut, sejak awal sudah jadi perhatian, terutama para wartawan. (Joni Aswira Putra/Ed1)


http://ranahberita.com/news.php?id_news=205/Berita/view/Tak-Panuhi-Panggilan-KPK,-Hilmi-Muncul-di-Padang#.UYyoCEqWwQB

hyv...@yahoo.com

unread,
May 10, 2013, 8:13:54 AM5/10/13
to milis rang minang
Sanak sapalanta nan ambo hormati,

Di Bukittinggi terdapat Rumah Sakit Rujukan Stroke Nasional. Begitu banyak penderitanya hingga berstatus rujukan nasional. Dari sisi bisnis kesehatan mungkin ini yg jadi pilihan Lippo Group untuk mendirikan RS berskala internasional itu.

Di Bali saat ini tengah berkembang pula RS internasional. Termasuk pengobatan cuci darah ala China yg kontroversial itu. Kata para medis (bukan medik) di Bali, saat ini ada kecendrungan orang berobat ke Bali, karena selain berobat jg bisa sekalian rekreari.
Bisakah kito katokan : Lippo group sedang membidik peluang ya serupo iko di Padang.?

Wassalam,

Evy Nizhamul

------Original Message------
From: Dedi Suryadi
Sender: milis rang minang
To: milis rang minang
ReplyTo: milis rang minang
Subject: Re: [R@ntau-Net] HARI INI, PELETAKAN BATU PERTAMA: Lippo Group Bangun Rumah Sakit Internasional di Padang
Sent: May 10, 2013 09:25

Alhamdulillah.. Sbg urang rantau, tantu kito maraso sanang dgn berita mode ko... Ado bantuan percepatan pembangunan di kampuang kito... Namun waspada tetap harus ado, kalau ndak ingin disabuik baburuak sangko... Mudah-an iko murni sosial dan indak diikuti dek tujuan terselubung dibidang agamo... Bukankah minang adolah salah satu target kristenisasi utamo...? Jangan sampai akidah tagadai dek karano hadiah... Bapak-bapak di Pemko/pemprov, mudah-mudahan tetap jeli untuak hal iko...... jangan sampai sarupo mode bantuan gampo nan lalu, nan manuruik bbrp berita, disusupi penyebaran injil dan pembaptisan rang kampuang... Salam dan Terima Kasih, Dedi Suryadi _____________________________________________________________________________                        *****    Sukses Seringkali Datang Pada Mereka Yang Berani Bertindak Dan   *****       *****Jarang Menghampiri Penakut Yang Tidak Berani Mengambil Konsekuensi (Jawaharlal Nehru) ***** ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------          "The Best Human Being Among of You is The Most Beneficial for The Others" (Hadith by Bukhari) --------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- ****...."Kasihilah Yang Di Bumi, Maka Yang Di Langit Akan Mengasihimu...".....*****                   "Love What On Earth, Then What On Sky Will Love You ..." Pada 10 Mei 2013 06.52, Nofend St. Mudo <nof...@rantaunet.org> menulis: PADANG, HALUAN — Pemerintah Kota Padang bekerja sama dengan Lippo Group melalui Lippo Karawaci Tbk (LPKR), akan membangun rumah sakit, mall, hotel, dan sekolah bertaraf internasional di Kota Padang. Rencananya hari ini Jumat (10/5), dilakukan peletakan batu pertama pembangunannya oleh Ketua DPD RI Irman Gurman. Demikian dikatakan Walikota Padang, Fauzi Bahar didampingi Ketua DPD RI Irman Gusman, Owner Lippo Group James T Riady, Presiden Lippo Group T
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

Fashridjal M. Noor

unread,
May 10, 2013, 8:41:42 AM5/10/13
to rant...@googlegroups.com, Evy Djamaludin, Dedi Suryadi, Nofend St. Mudo, Fashridjal M. Noor
Sanak2 sapalanta yth.,

Barangkali memang bisnis rumah sakit bisa menguntungkan di kota Padang dan Sumatra Barat, antara lain karena banyaknya orang Padang yang berobat atau check up ke Singapura dan Malaysia. Mungkin juga karena banyaknya kasus penyakit tekanan darah tinggi (stroke), sakit jantung, sakit saluran pencernaan, dll. akibat pola makan yang kurang berimbang serta pola hidup yang gelisah (stressful).

Nampaknya selain rumah sakit diperlukan lembaga yang mensosialisasikan pola makan dan pola hidup sehat di Sumatra Barat. Memang randang makanan terenak sedunia, tapi terlalu sering makan randang, misalnya, apalagi kalau kurang makan sayur dan buah, berpotensi negatif terhadap kesehatan tubuh.

Salam,
Fashridjal M. Noor Sidin
L65Bdg


Dari: "hyv...@yahoo.com" <hyv...@yahoo.com>
Kepada: milis rang minang <rant...@googlegroups.com>
Dikirim: Jumat, 10 Mei 2013 19:13
Judul: Re: [R@ntau-Net] HARI INI, PELETAKAN BATU PERTAMA: Lippo Group Bangun Rumah Sakit Internasional di Padang

Sanak sapalanta nan ambo hormati,

Di Bukittinggi terdapat Rumah Sakit Rujukan Stroke Nasional. Begitu banyak penderitanya hingga berstatus rujukan nasional. Dari sisi bisnis kesehatan mungkin ini yg jadi pilihan Lippo Group untuk mendirikan RS berskala internasional itu.

Di Bali saat ini tengah berkembang pula RS internasional. Termasuk pengobatan cuci darah ala China yg kontroversial itu. Kata para medis (bukan medik) di Bali,  saat ini ada kecendrungan orang berobat ke Bali, karena selain berobat jg bisa sekalian rekreari.
Bisakah kito katokan : Lippo group sedang membidik peluang ya serupo iko di Padang.?   

Wassalam,

Evy Nizhamul


Afdal

unread,
May 10, 2013, 8:55:28 AM5/10/13
to rant...@googlegroups.com
Assalamuslaikum wr.wb

Ambo setuju sekali dg pandapek Sanak Dedy iko, ambo punyo bukti dan mengalami sendiri dg hal iko, Ambo pernah karajo 5 th di group lippo iko, James riady adolah pendukung missionaris kristen di Indonesia. Kalau karajo di lippo ado diskriminasi antaro kristen dan non kristen. Terutama masalah gaji , walaupun manager, tapi muslim jh harap dapat perlakuan yg adil sesuai dg jobdesk, orang muslim selalu dpt perlakuan tdk adil. Walau ada 1 atau 2 orang hanya untuk menekan sesama muslum sendiri. 
Dan salah satu teman saya sekarang ini juga mengalami hal yg sama, dia orang kedua di bagian research center james riady ini setelah orang dari taiwan, soal pendidikan dan pengalam jauh di atas orang nomor satu dari taiwan ini, tapi karena teman saya ini adolah orang muslim, Minang dan setelah reasearch center ini berjalam dg berbagai cara mulai dpt perlakuan tidak enak terutama bila melakukan shalat, meetting selalu diadakan setiap hari jumat dan bertepatan di waktu shalat, padahal biasanya setiap hari kamis.

Sebenarnya lagi kisah nyata yg saya alami selama 5 th kerja lippo group ini, nanti saya sambung lagi


Afdal
Arlington VA

Sent from my iPhone
"Nan lahir mancari teman, di nan bathin mencari tuhan"

Delfiar

unread,
May 10, 2013, 10:49:41 AM5/10/13
to rant...@googlegroups.com
dan satu lagi ..
apo iyo urang awak nan ka bakarajo di lippo padang tu
lai ado urang awak, tapi < 50%, salainnyo ? rang batak, rang nieh, rang jawa kristen, rang ntt, rang ambon, rang cino .. nan ampia sadonyo dibaok dari jawa
iko bukan kecurigaan tak berdasar, lah banyak contoh

taufiq...@rantaunet.org

unread,
May 10, 2013, 10:50:42 AM5/10/13
to rant...@googlegroups.com

Kalau baitu..tantu rami pulo pemuda nan bapalang tu nanti dan siap2 sajo anak gadih di elo nyo

---TR
Powered by Telkomsel BlackBerry®

From: "Delfiar" <delf...@yahoo.com.sg>
Date: Fri, 10 May 2013 21:49:41 +0700

fashno...@yahoo.co.id

unread,
May 10, 2013, 11:21:25 AM5/10/13
to Rantaunet, Nofend St. Mudo, Evy Djamaludin, Dedi Suryadi, Delfiar, Akmal Nasery BASRAL, Fashridjal M. Noor
Para sanak di Palanta yth.

Nampaknyo Lippo Group telah bertindak sangat strategis, memanfaatkan momentum nan ado kiniko:
1. PKS sedang dilanda musibah akibat perilaku mantan ketuanya yg tersangka korupsi. Kelihatannya ingin sekali (desperate) berbuat sesuatu yg akan memperbaiki citranya.
Meresmikan rumah sakit internasional di propinsi yg gubernurnya PKS, walau investornya Lippo Group adalah salah satu upaya. Bahkan Ketua majelis syura PKS datang dari Jakarta utk menekan tombol.
2. Irman Gusman, Ketua DPD, yg sekarang maju menjadi bakal capres, tentulah sangat ingin berkibar.

Alhasil, acara Lippo Group di Padang itu dihadiri oleh petinggi2 Sumbar dari pusat dan daerah. Ini promosi yang mungkin sama nilainya dengan iklan ratusan juta rupiah kalau tidak miliaran di channel2 TV dan media cetak.

Salam

Fashridjal M. Noor Sidin
L65Bdg
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

From: "Delfiar" <delf...@yahoo.com.sg>
Date: Fri, 10 May 2013 21:49:41 +0700

sjamsir_sjarif

unread,
May 10, 2013, 12:09:49 PM5/10/13
to rant...@googlegroups.com
Jan takajuik Sejarah Singkek. Awal tahun 1960an Misi Baptis Bukittinggi gagal managakkan Rumah Sakik di Kamang. Pak Natsir iduik dengan kekuatan dakwahnyo. Alternatif lahialah RS Yarsi di Bukittinggi dan Padang...

Samantaro tu sajak tahun 1980an Uda Willy Amrul (Adiak Buya Hamka) manggaleh Tuan Alah babelok Jakarta - Padang -- Pekanbaru. Indak banyak urang nan tahu jo cadiaknyo "aka rangik" (lagu Palayaran). Sacaro diam-diam inyo santiang main barosok marogok di bawah kain saruang manggaleh taranak.

Nyit lah lamo guguah Taktontong Kalamai Jaguang, Taggunda-gunda Kacambuang Basi! Ingek-ingek Urang di Kampuang ...! Nyit kenal jo Dr. Owen dan kolega dan anak buawahnyo di RS Baptis di Bukittinggi 1960an. Kenal jo Uda Willy sajak tahun 1966 sampai maningga sabagai pandeta di Los Angeles patang ko. Radio Short Wave Bahaso Minang dipancakan dari Manila, Filipina. Terjemahan Bibel ka Bahaso Minang banyak dilakukan di Bandung. Walaupun indak pandai Caro Minang, Apak salah seorang penterjemah tu adolah anggota Lapau awak pulo pado awal Lapau ko badiri. Anaknyo babini jo urang awak. Inyo dari Oklahoma, taruih monitor Lapau disanduaknyo samba di Lapau dikirim ka anaknyo di Banduang...

-- Nyit Sungut


--- In Rant...@yahoogroups.com, fashnoor2006@... wrote:
>
> Para sanak di Palanta yth.
>
> Nampaknyo Lippo Group telah bertindak sangat strategis, memanfaatkan momentum nan ado kiniko:
> 1. PKS sedang dilanda musibah akibat perilaku mantan ketuanya yg tersangka korupsi. Kelihatannya ingin sekali (desperate) berbuat sesuatu yg akan memperbaiki citranya.
> Meresmikan rumah sakit internasional di propinsi yg gubernurnya PKS, walau investornya Lippo Group adalah salah satu upaya. Bahkan Ketua majelis syura PKS datang dari Jakarta utk menekan tombol.
> 2. Irman Gusman, Ketua DPD, yg sekarang maju menjadi bakal capres, tentulah sangat ingin berkibar.
>
> Alhasil, acara Lippo Group di Padang itu dihadiri oleh petinggi2 Sumbar dari pusat dan daerah. Ini promosi yang mungkin sama nilainya dengan iklan ratusan juta rupiah kalau tidak miliaran di channel2 TV dan media cetak.
>
> Salam
> Fashridjal M. Noor Sidin
> L65Bdg
>
> Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
>
> -----Original Message-----
> From: "Delfiar" <delfiars@...>
> Sender: rant...@googlegroups.com
> Date: Fri, 10 May 2013 21:49:41
> To: <rant...@googlegroups.com>
> Reply-To: rant...@googlegroups.com
> Subject: Re: [R@ntau-Net] HARI INI, PELETAKAN BATU PERTAMA: Lippo Group Bangun
> Rumah Sakit Internasional di Padang
>
> dan satu lagi ..
> apo iyo urang awak nan ka bakarajo di lippo padang tu
> lai ado urang awak, tapi < 50%, salainnyo ? rang batak, rang nieh, rang jawa kristen, rang ntt, rang ambon, rang cino .. nan ampia sadonyo dibaok dari jawa
> iko bukan kecurigaan tak berdasar, lah banyak contoh
>
> ----- Original Message -----
> From: Dedi Suryadi
> To: rant...@googlegroups.com
> Sent: Friday, May 10, 2013 5:22 PM
> Subject: Re: [R@ntau-Net] HARI INI, PELETAKAN BATU PERTAMA: Lippo Group Bangun Rumah Sakit Internasional di Padang
>
>
> Dan satu lagi....
> Bantuan Dana yang besar...
>
>
> Salam dan Terima Kasih,
> Dedi Suryadi
> _____________________________________________________________________________
>
> ***** Sukses Seringkali Datang Pada Mereka Yang Berani Bertindak Dan *****
> *****Jarang Menghampiri Penakut Yang Tidak Berani Mengambil Konsekuensi (Jawaharlal Nehru) *****
> ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
>
> "The Best Human Being Among of You is The Most Beneficial for The Others" (Hadith by Bukhari)
>
> ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
>
> ****...."Kasihilah Yang Di Bumi, Maka Yang Di Langit Akan Mengasihimu...".....*****
> "Love What On Earth, Then What On Sky Will Love You ..."
>
>
>
> Pada 10 Mei 2013 17.19, Dedi Suryadi <dsuryadi.77@...> menulis:
>
> Yang jelas, kehadiran Lippo group di Padang akan membangkitkan dan menambah semangat para misionaris kristen di Padang, karena merasa mendapat tempat untuk berkumpul, bersatu, menyusun rencana, dsb....
>
>
> Kita tunggu saja, apa yang kan terjadi 10 - 20 tahun lagi di Padang, kota kita tercinta...
>
>
> Salam dan Terima Kasih,
> Dedi Suryadi

Delfiar

unread,
May 10, 2013, 12:10:31 PM5/10/13
to rant...@googlegroups.com
contoh kasus tantu sajo nan masih takana di awak basamo : wawah, yos sudarso, non-Minang, perkosa, pemurtadan (CMIIW, pelok-an ambo kalau ambo salah)
 
nan nampak di ambo : awal bencana gadang
baa tu ?
lippo padang ko bisa manjadi markas gadang mereka di ranah
kini sajo tanpa markas gadang nan jaleh, basamo jo malamahnyo iman rang awak jaman kini, lah banyak juo rang awak nan ndak jaleh akidahnyo (agamo masih Islam, tapi ndak jaleh arah kakubehnyo)
 
antahlah, mungkin awak nan taseba ko mamacik surang-surang anak kamanakan jo dunsanak di kampuang, maagiak ingek maagiah ubek, tarutamo ubek paingek untuak nan di kampuang, kalau sasek awak nan maingekkan
paralu pulo mampabanyak rumah ibadah rancak, bukan bantuak/kosmetiknyo tapi kegiatannyo .. aktifkan pengajian-pengajian baliak, pabanyak buku agamo untuak dikirim ka kampuang, saliang maajak
 
ciek lai, jan awak sampai kandua/kendur, harus konsisten maingekkan nan di kampuang .. kalau bisa usahokan manengok kondisi kampuang ..
 
*Reni, baa kaba kawan-kawan mudo wak nan dulu di milis Ranah Minang ? Ko momen rancak untuak mampakuaik tali silaturahmi baliak, diajak kamari (ka R@ntau-Net) rancak juo ..
 
 
Delfiar, Tangerang

fashno...@yahoo.co.id

unread,
May 10, 2013, 12:54:14 PM5/10/13
to Rantaunet, Syamsir Syarif, Evy Djamaludin, Dedi Suryadi, Nofend St. Mudo, Delfiar, Akmal Nasery BASRAL, Fashridjal M. Noor
Nyit Sungut jo sanak2 di Palanta yth.

Tarimo kasih ateh infonya. Sabalun nasi jadi bubua atau jadi karak, eloklah maminteh sabalun anyuik......Marilah kito bantu RS Yarsi di Padang jo Bukittinggi itu agar bisa meningkatkan pelayanannya ke standard internasional.

Paling elok iyo baubek jo check up ka urang nan ahli jo saiman jo awak.

Dulu ado tokoh sosial Minang nan pai check up ka negara tetangga....tanyato pai maanta nyawo ka situ...datang sehat, check up sahari, pulang sbg mayat.

Juo pernah ada kenalan nan check up ka rumah sakik terkenal nan indak saagamo di Jakarta. Masuak sehat, check up, disuruah opname, beberapa hari kemudian meninggal.

Na'udzubillahi mindzalika. Nyawa di tangan Allah SWT, tapi sebaiknya menghindari hal yg tak diharapkan

sjamsir_sjarif

unread,
May 10, 2013, 1:20:13 PM5/10/13
to rant...@googlegroups.com
Nah, itulah salah satu sikap nan positif. Ka mambanduang aia gadang pambangunan modern dari Lippo tu mungkin lah barek maminteh.

Alternatifnyo, baa di awak ka manandiangi aia gadang ko. Iyo sabana paralu dibuek pulo rencana gadang, mandirikan project gadang pulo, sabana gadang. Manggadangkan sagadang-gadangnyo nan alah ado, saroman Yarsi di Bukittinggi dan Padang tu, atau mambangun kompleks nan labiah moderen dan labiah gadang sabagai tandiangan, alah misti dipikiakan serius dan digesitkan. Kalau awak marungun-rungun sajo tagak maampang di aia gadang tu, mungkin awak ka tandeh dilendo, hanyuik sarantau kito jadinyo ...

Taktontong ko misti diguguah labiah kareh...

Salam,

Lies Suryadi

unread,
May 10, 2013, 1:21:43 PM5/10/13
to rant...@googlegroups.com
Sanak Dedi,
Kok dapek rancak ditulih artikel, Sanak. Kirimkan ka koran2 di Padang. Kok iyo baitu, rancak dipinteh sabalun anyuik.
 
Salam,
Suryadi
 

Seperti tertulis di situs World Harvest Global (http://www.worldharvest.cc/), hajatan ini sesungguhnya adalah misi kristenisasi yang dikemas dalam konser musik, pesta pantai, dan berbagai program pelatihan misi. Di Indonesia, “para gembala” akan menyerbu sejumlah kota besar di Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, dan Papua.

Lies Suryadi

unread,
May 10, 2013, 1:23:39 PM5/10/13
to rant...@googlegroups.com
Sanak Dedi,
Kok dapek rancak ditulih artikel, Sanak. Kirimkan ka koran2 di Padang. Kok iyo baitu, rancak dipinteh sabalun anyuik.
 
Salam,
Suryadi
 

Dari: Dedi Suryadi <dsury...@gmail.com>
Kepada: rant...@googlegroups.com
Dikirim: Jumat, 10 Mei 2013 12:42
Judul: Re: [R@ntau-Net] HARI INI, PELETAKAN BATU PERTAMA: Lippo Group Bangun Rumah Sakit Internasional di Padang
Seperti tertulis di situs World Harvest Global (http://www.worldharvest.cc/), hajatan ini sesungguhnya adalah misi kristenisasi yang dikemas dalam konser musik, pesta pantai, dan berbagai program pelatihan misi. Di Indonesia, “para gembala” akan menyerbu sejumlah kota besar di Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, dan Papua.

Delfiar

unread,
May 10, 2013, 1:37:29 PM5/10/13
to rant...@googlegroups.com
Nyit Sungut,

urang nan maambiak samba di lapau untuak anaknyo di banduang tu masih ado di
siko ?
nan ambo tangkok, urang tu lah ndak ado di siko lai .. semoga sarupo tu ..


Delfiar, Tangerang


----- Original Message -----
From: "sjamsir_sjarif" <hamb...@yahoo.com>
To: <rant...@googlegroups.com>
Sent: Friday, May 10, 2013 11:09 PM
Subject: Re: [R@ntau-Net] HARI INI, PELETAKAN BATU PERTAMA: Lippo Group
Bangun Rumah Sakit Internasional di Padang


> Sent from my BlackBerry� smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung
> CahayaTV �atau apapun namanya� bakal tampil menjadi andalan proyek
> CahayaTV �atau apapun namanya� bakal tampil menjadi andalan proyek

sjamsir_sjarif

unread,
May 10, 2013, 1:51:07 PM5/10/13
to rant...@googlegroups.com
Memang, inyo indak ado di Lapau ko lai. Inyo aktif wakatu Lapau ko mulo-mulo didirikan 20 tahun nan lalu. Waktu itu inyo tingga di Norman, Oklahoma. Mungkin aktivitasnyo kiro-kiro satahun. Nyit panah batanyo dan bakorespondensi jo inyo. Dari inyo, tangan pertama Nyit tahu caritonyo.

Salam,
-- Nyit Sungut
[bakuduang, indak bajilbab, panjang amek]


Lies Suryadi

unread,
May 10, 2013, 1:51:37 PM5/10/13
to rant...@googlegroups.com
`Baa lai, diundang rajo2 Arab untuak mananam investasi di nagari awak, inyo ndak namuah. Tapaso rajo banua Kuniang juo nan batarimo lai.
 
Suryadi
 
Dari: sjamsir_sjarif <hamb...@yahoo.com>
Kepada: rant...@googlegroups.com

Lies Suryadi

unread,
May 10, 2013, 1:52:14 PM5/10/13
to rant...@googlegroups.com
`Baa lai, diundang rajo2 Arab untuak mananam investasi di nagari awak, inyo ndak namuah. Tapaso rajo banua Kuniang juo nan batarimo lai.
 
Suryadi
 
Dari: sjamsir_sjarif <hamb...@yahoo.com>
Kepada: rant...@googlegroups.com
Dikirim: Jumat, 10 Mei 2013 19:20

Lies Suryadi

unread,
May 10, 2013, 1:53:51 PM5/10/13
to rant...@googlegroups.com
`Baa lai, diundang rajo2 Arab untuak mananam investasi di nagari awak, inyo ndak namuah. Tapaso rajo banua Kuniang juo nan batarimo lai.
 
Suryadi
 
Dari: sjamsir_sjarif <hamb...@yahoo.com>
Kepada: rant...@googlegroups.com
Dikirim: Jumat, 10 Mei 2013 19:20

Lies Suryadi

unread,
May 10, 2013, 1:55:59 PM5/10/13
to rant...@googlegroups.com
`Baa lai, diundang rajo2 Arab untuak mananam investasi di nagari awak, inyo ndak namuah. Tapaso rajo banua Kuniang juo nan batarimo lai.
 
Suryadi
 
Dari: sjamsir_sjarif <hamb...@yahoo.com>
Kepada: rant...@googlegroups.com
Dikirim: Jumat, 10 Mei 2013 19:20

fashno...@yahoo.co.id

unread,
May 10, 2013, 2:12:17 PM5/10/13
to Rantaunet, Lies Suryadi, Syamsir Syarif, Dedi Suryadi, Evy Djamaludin, Nofend St. Mudo, Delfiar, Fashridjal M. Noor
Sanak Lies Suryadi jo sanak2 di Palanta yth

Mungkin pendekatan ka rajo2/pengusaha Arab itu indak/alun tapek. Baa caronyo mayakinkan mereka bahwa investasi itu akan menguntungkan? Paralu dipelajari.... Jadi, jangan dianggap mudah (take for granted) karano sa-iman/sa-agamo....business is business

Apokah tapaso manarimo manarimo rajo banua Kuniang 'tu? Maliek hadirnya tokoh2 Minang dan PKS dari Jakarta dan Sumatra Barat, jaleh indak tapaso....mereka nampak bagadang ati pada peletakan batu pertama.

Salam
Fashridjal M. Noor Sidin
L65Bdg




Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

From: Lies Suryadi <niad...@yahoo.co.id>
Date: Sat, 11 May 2013 01:53:51 +0800 (SGT)
Subject: Bls: [R@ntau-Net] HARI INI, PELETAKAN BATU PERTAMA: Lippo Group Bangun Rumah Sakit Internasional di Padang

sjamsir_sjarif

unread,
May 10, 2013, 2:19:14 PM5/10/13
to rant...@googlegroups.com
Indak baa doh kan? Toh lah samo tasirek juo, tuntuik lah ilimu tu walaupun ka Banua Kuniang. Kini, Kaaum Muslimin di Banua Kuniang tu labiah banyak dari panduduak Rajo-rajo Arab tu. Mudah-mudahan dengan perkembangan ekonomi nan menakjubkan, ado juo rasaki nan dapek dihibahkan mareka nanti.

Mareka, indak bakaravan malalui Jalan Suto saroman sisuak lai; kini lah banyak bakapatabang salincam-salincam baduyun-duyun pai ka Makah.

http://www.chinadaily.com.cn/china/2012-10/08/content_15799277.htm

-- MakNgah
--- In Rant...@yahoogroups.com, Lies Suryadi <niadilova@...> wrote:
>
> `Baa lai, diundang rajo2 Arab untuak mananam investasi di nagari awak, inyo ndak namuah. Tapaso rajo banua Kuniang juo nan batarimo lai.
>  
> Suryadi
>  
>
> ________________________________
> Dari: sjamsir_sjarif <hambociek@...>
> Kepada: rant...@googlegroups.com
> Dikirim: Jumat, 10 Mei 2013 19:20
> Judul: Re: [R@ntau-Net] HARI INI, PELETAKAN BATU PERTAMA: Lippo Group Bangun Rumah Sakit Internasional di Padang
>
>
> Nah, itulah salah satu sikap nan positif. Ka mambanduang aia gadang pambangunan modern dari Lippo tu mungkin lah barek maminteh.
>
> Alternatifnyo, baa di awak ka manandiangi aia gadang ko. Iyo sabana paralu dibuek pulo rencana gadang, mandirikan project gadang pulo, sabana gadang. Manggadangkan sagadang-gadangnyo nan alah ado, saroman Yarsi di Bukittinggi dan Padang tu, atau mambangun kompleks nan labiah moderen dan labiah gadang sabagai tandiangan, alah misti dipikiakan serius dan digesitkan. Kalau awak marungun-rungun sajo tagak maampang di aia gadang tu, mungkin awak ka tandeh dilendo, hanyuik sarantau kito jadinyo ...
>
> Taktontong ko misti diguguah labiah kareh...
>
> Salam,
> -- Nyit Sungut
>
[[ bakuduang, indak bajilbab, panjang amek]]


fashno...@yahoo.co.id

unread,
May 10, 2013, 2:28:39 PM5/10/13
to Rantaunet, Syamsir Syarif, Lies Suryadi, Dedi Suryadi, Fashridjal M. Noor
Nyit Sungut, Ajo Sur, jo para Sanak yth

Jaan salah.....pilihan bukan antaro Rajo2 Arab nan Muslim atau Rajo2 banua Kuniang nan Komunis (?)......bukan mereka nan bainvestasi.

Investasi dari urang Kuniang nan fanatik Kristennyo......mambahayokan urang awak....itu nan alah di tak tontong oleh Nyit Sungut....di-wanti2 oleh sanak Dedy Suryadi

Jadi tetap fokus

rn.ami...@gmail.com

unread,
May 10, 2013, 6:28:58 PM5/10/13
to R@ntau-net Email Group Rantaunet
Sanak2 di Palanta yth. mungkin paralu dibentuk team kecil yg tugasnya mencari solusi dan antisipasi dlm mengatasi rencana Lippo Group Bangun
Rumah Sakit Internasional di Padang secara Silent operation dan menemui Din Syamsudin (Ketua Muhamadiyah) dan Irman Gusman (Ketua DPD), Tifatul Sembiring utk membicarakan kemungkinan2 kristenisasi dgn membawa fakta2 yg pernah terjadi, dr situ kita bisa mengetahui pandangan2 mereka dan dukungan utk menentukan langkah2 selanjutnya

Powered by Telkomsel BlackBerry®

Muchwardi Muchtar

unread,
May 10, 2013, 8:13:21 PM5/10/13
to rant...@googlegroups.com

REDAKSI YTH

Sabtu, 26 Maret 2011 | 04:42 WIB

Surat untuk Redaksi YTH hendaknya dilengkapi fotokopi KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku. Kompas tidak mengembalikan surat-surat yang diterima.

……………………………………………………………….

Rukun di Sumbar

Kompas (17/2/11) halaman 5 menurunkan berita ”Kehidupan Beragama di NTT: Kerukunan Terpelihara Baik”. Saat aksi anarki marak, berita ini menenangkan yang gundah. Akan lebih lengkap bila Kompas juga menyiapkan tulisan sejenis mengenai Padang.

Toleransi beragama telah dibuktikan urang awak dalam menyikapi kemajemukan masyarakat di Sumatera Barat (Sumbar). Dengan semboyan ”tuah sakato”, 4.549.359 penduduk (Islam 98 persen, Kristen 1,6 persen, lain-lain 0,4 persen) menjalankan agama masing-masing dengan tenang.

Sayang, sesuatu yang baik itu kadang terganggu bila paham politik yang membutakan mata hati dan rasio merasuk beberapa tokoh masyarakat di wilayah itu. Semoga

Kompas sering memberitakan kerukunan umat beragama yang beragam di wilayah NKRI untuk membasuh berita yang belakangan ini marak, seakan tren untuk disebarkan.

Muchwardi Muchtar Jalan Dili Raya A-8 Nomor 1, Bekasi 17112

 

rn.ami...@gmail.com

unread,
May 10, 2013, 8:14:08 PM5/10/13
to R@ntau-net Email Group Rantaunet
Dicaliak pemberitaanyo di Kompas hari ko, akan dibangun lo pusat perdagangan, beko muncul pulo mini market2 yg akan melibas toko PND traditional, tapi mungkin akan lebih baik barangkali yg diundang group Chairul Tanjung
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: fashno...@yahoo.co.id
Sender: rant...@googlegroups.com
Date: Fri, 10 May 2013 16:54:14
To: Rantaunet<rant...@googlegroups.com>; Syamsir Syarif<hamb...@yahoo.com>; Evy Djamaludin<hyv...@yahoo.com>; Dedi Suryadi<dsury...@gmail.com>; Nofend St. Mudo<nof...@rantaunet.org>; Delfiar<delf...@yahoo.com.sg>; Akmal Nasery BASRAL<akmal.n...@gmail.com>
Reply-To: rant...@googlegroups.com
Cc: Fashridjal M. Noor<fashno...@yahoo.co.id>

Nofend St. Mudo

unread,
May 10, 2013, 8:30:50 PM5/10/13
to RantauNet2 Milis
Wahh... kalau Hero/Giant diundang lo, tambah cayia pak :) mini market2 di jabodetabek ko tapaso lari kapelosok kampuang dan perumahan untuak menghindari dakek dari Giant nan lah mulai masuak ka pinggiran juo.

Dibawah terkait "penolakan" untuak pembangunan Mall, bahkan nan inves adolah urang awak sendiri.

============

Pembangunan Mall Simpangharu Ditolak


PADANG – Keberadaan pasar tradisional di Kota Padang, harus terus dijaga dari serbuan beragam mall dan pusat perbelanjaan modern. Ka rena, plasa dan mall, hanya di kuasi segelintir orang, sementara pasar tradisional, mengakomodir hajat hidup orang banyak. Begitu juga saat Pasar Simpangharu akan menjelma menjadi Domestic Commercial Center (DCC).

Tokoh muda perubahan Kota Padang Andre Rosiade menyebutkan, setelah melakukan blusukan (kunjungan) langsung ke pasar yang terletak di Padang Timur tersebut, dia merasakan langsung, bagaimana kecemasan pedagang. Menurutnya, Pemko Padang harus segera membatalkan rencana pembangunan mall tersebut.
“Jangan sampai, mall dibangun, pedagang kehilangan lapangan pekerjaan. Apalagi, konsep yang ditawarkan, pedagang akan dipindahkan ke belakang, sementara mall dibangun di depan. Pedagang juga akan dibebankan biaya yang sangat besar,” kata Andre di Padang, beberapa waktu lalu.
Menurutnya, sebagai kepala daerah yang akan mengakhiri masa jabatannya, Wali Kota Padang Fauzi Bahar dan Mahyeldi tidak perlu lagi meninggalkan bengkalai kota yang akan menjadi ‘bom waktu’ seperti ini. Karena, masa tugas pemimpin hasil Pilkada 2008 itu hanya sampai 18 Februari 2014, atau tidak sampai satu tahun lagi.
“Lebih baik, keduanya (Fauzi-Mahyeldi) fokus untuk menuntaskan visi dan misi mereka saja. Jangan lagi menjadikan Pasar Simpangharu seperti Pasar Raya Padang, Pasar Bandarbuat, dan beberapa titik pasar lainnya. Pedagang sudah cukup sulit, jadi jangan dipersulit lagi,” katanya.
Sementara itu, Ketua Pedagang Simpangharu Alinur, secara lantang menolak pembangunan pasar modern. Ia mengatakan, pembangunan pasar modern itu akan menindas pedagang tradisional di pasar itu. “Apalagi pasar modern yang dibangun itu berada di depan pasar tradisional. Sehingga, pasar tradisional nantinya berada di belakang pasar modern. Dengan kondisi seperti ini, otomatis akan menganggu pedagang dan pembeli yang ingin berbelanja,” jelasnya.
Kepala Dinas Pasar, Tasril Tasar mengatakan, untuk Pasar Simpangharu, sudah sedang dalam tahap proses pelaksanaan pembangunan. Untuk pembangunan selanjutnya telah diserahkan kepada pihak ketiga yakni investor. Dia mengatakan, solusi kepada pedagang adalah dengan tetap terus menfasilitasi pedagang dan investor.
“Ya itu namanya bisnis, dan investor pasti tidak mau rugi. Ketika ingin tokonya baik, tentu saja harganya juga agak meningkat. Kita dari pemko juga tetap memasilitasi agar investor jangan mencekik pedagang kita.Bentuk keber pihakannya kita minta kepada investor tolong kepada peda gang sekarang diberikan fasilitas dan tempat bahkan diskon. Dalam hal ini telah ada kesepakatan untuk itu,” jelasnya. (008)


Harian Singgalang | Tanggal 20 April 2013


============

Mall Simpang Haru Segera Terwujud

PADANG — Perpaduan pasar tradisional dan modern segera terwujud di Simpang Haru, Padang Timur. Walikota Fauzi Bahar melakukan penandatanganan prasasti sekaligus membuka selubung pembangunan Mall Domestic Commercial Centre (DCC) Simpang Haru, menandai dimulainya pembangunan pusat perbelanjaan tersebut. Sementara, puluhan pedagang melakukan aksi demo.

“Kita harap pembangunan pusat perbelanjaan ini akan menggerakkan perekonomian Kota Padang, khususnya Simpang Haru di masa yang akan datang,” kata Fauzi Bahar saat penandatanganan prasasti, Kamis (31/1).
Pembangunan DCC Simpang Haru oleh PT Adiwira Ikaputra ini menelan dana Rp150 miliar. DCC Simpang Haru akan dibangun lima tingkat. Pusat perbelanjaan itu akan dilengkapi game centre, pusat oleh-oleh Minang, elektronik solution, fashion dan bioskop.
Selain itu, mall ini juga akan dilengkapi dengan taman dan perparkiran. Kawasan DCC ini mencakup area eks pabrik karet. Lantai bawah dipersiapkan untuk menampung pedagang Pasar Simpang Haru, sementara lantai selanjutnya untuk pedagang lainnya.
Fauzi Bahar menyebutkan, mall ini cukup potensial akan berkembang pesat. Sebab lokasinya berdekatan dengan stasiun Simpang Haru. “Artinya orang dari luar kota khususnya Pariaman bisa langsung ke pusat perbelanjaan ini, apakah hanya sekadar mendinginkan badan atau berbelanja,” katanya.
Dikatakan, dengan adanya pembangunan ini, artinya akan menyediakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat Pa dang yang memang sangat membutuhkan lapangan kerja.
“Usai gempa 2009 lalu, banyak muncul pengangguran karena banyak pengusaha yang eksodus keluar Sumbar. Namun dengan pembangunan mall ini, akan bisa ditampung ratusan mungkin ribuan tenaga kerja,” katanya.
Sementara Direktur PT Adhiwira Ikaputra H. Dasrul Lamsuddin menyatakan, mall ini akan menjadi tujuan dan solusi belanja keluarga di masa yang akan datang. “Kita berharap mall ini akan menjadi one stop shoping centre, artinya apa saja kebutuhan masyarakat ada di sana,” katanya.
Ia berharap pembangunan mall akan mendapat dukungan dari masyarakat sekitar, karena jelas akan membawa dampak yang cukup baik bagi pergerakan perekonomian masyarakat.

Diwarnai Demo
Sementara itu, menjelang penandatanganan prasasti itu, puluhan pedagang Simpang Haru melakukan aksi demo. Mereka takut akan ter gusur dari pasar itu, saat pem bangunan itu telah selesai.
“Kita khawatir pedagang kecil di Pasar Simpang Haru akan tergusur karena mahalnya harga kios yang ditetapkan investor. Makanya kita minta kebijakan walikota memberi kemudahan bagi kami,” kata Ketua Persatuan Pedagang Pasar Simpang Haru, Alinur.
Aksi demo itu berlangsung tertib. Bahkan saat Walikota Fauzi Bahar sampai di lokasi itu, para pedagang berebut menyalami wako.
Menanggapi kekhawatiran pedagang itu, Fauzi berjanji akan membantu memfasilitasi pedagang dengan investor dalam mendudukkan harga kios. Nantinya ketika mall itu selesai, pedagang Simpang Haru akan diberi kemudahan.
“Kios-kios mereka yang ada sekarang akan kita nilai, dan kita jadikan aset mereka untuk masuk ke pusat perbelanjaan ini. Selain itu juga akan ada diskon khusus,” katanya. (105/103)

Sumber : hariansinggalang.co.id



Pada 11 Mei 2013 07.14, <rn.ami...@gmail.com> menulis:
Dicaliak pemberitaanyo di Kompas hari ko, akan dibangun lo pusat perdagangan, beko muncul pulo mini market2 yg akan melibas toko PND traditional, tapi mungkin akan lebih baik barangkali yg diundang group Chairul Tanjung
Powered by Telkomsel BlackBerry®
-- 

Nofend St. Mudo

unread,
May 10, 2013, 8:49:16 PM5/10/13
to RantauNet2 Milis
GARAP BANDAR MINANGKABAU: LIPPO GROUP AKAN INVESTASI RP10 TRILIUN

PADANG, HALUAN — Salah satu perusahaan properti terbesar di Indonesia, Lippo Group menyatakan ketertarikannya untuk menggarap proyek Bandar Minangkabau. Masyarakat biasa menyebutnya Revitalisasi Pantai Padang.

Proyek ini mulai dari sepanjang Pantai Murao Padang hingga ke Pantai Purus. Tak tanggung-tanggung, Lippo Group akan meng­gelontorkan dana sebesar Rp10 triliun untuk pem­biayaan Proyek Bandar Mi­nan­gkabau tersebut.

Hal itu langsung disam­paikan CEO Lippo Group James T Riady, bersama Presiden Lippo Group Theo Sambuaga, Presiden Direktur Lippo Karawaci Tbk Ketut Budi Wijaya, kepada Wali­kota Padang Fauzi Bahar, saat melakukan peninjauan ke Pantai Padang, Jumat (10/5).

Rombongan ini didampingi Ketua DPD RI Irman Gusman, dan  Menko Kesra Agung Laksano, Menteri Perumahan Rakyat RI Djan Farizh, pe­ngusaha asal Minagkabau Ny Ratna Hasyim Ning, Ismail Ning, Fasli Djalal, mantan Gubernur Sumbar Azwar Anas, Kepala BNPB Pusat Samsul Maarif, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno.

“Proyek Bandar Minang­kabau ini adalaah aset yang sangat petensial untuk dija­dikan sebagai destinasi pari­wisata Sumbar, Kota Padang khususnya. Jadi, kami dari Lippo Group, akan meng­gandeng pengusaha muda asal Minag­kabau, yaitu kel­uarga besar Ismail Ning untuk sama-sama meng­investasikan dana untuk pem­bangunan Proyek Bandar Minang­kabau ini, dengan meng­gelontorkan dana seki­tar Rp5 sampai Rp10 triliun, dengan jangka waktu 5-sampai 10 tahun ke depan,” ujar Presiden Lippo Group Theo Sam­buaga.

Menanggapi hal tersebut, Wali­kota Padang Fauzi Bahar langsung memberikan respon positif atas ketertarikan Lippo Group tersebut. Dia berjanji, bila Lippo Group benar-benar serius untuk menggarap pro­yek maka pihaknya akan mem­berikan nilai plus, seperti mem­berikan izin bangunan dan izin lainnya secara gratis kepada Lippo Group. “Apabila Lippo Group memang serius untuk meng­garap Proyek Bandar Minang­kabau yang telah sering saya presentasikan ke berbagai investor ini, maka kami akan menggertiskan semua urusan yang bersifat pemerintahan,” ungkap Fuazi Bahar.

Menurut Fauzi, apabila Proyek Bandar Minangkabau nantinya sudah digarap oleh Lippo Group, maka akan memberikan dampak positif yang sangat besar kepada masyarakat Kota Padang dan Sumbar umumnya. (h/cw-wis)

Sabtu, 11 May 2013 02:02

rn.ami...@gmail.com

unread,
May 10, 2013, 8:58:34 PM5/10/13
to R@ntau-net Email Group Rantaunet
Memang susah dibendung masuknya Investor besar ke Sumbar, mungkin dgn memberikan persyaratan utk tdk mengembangkan usaha mini market dan mall besar yg akan mengganggung keberlangsungan usaha Menengah Kecil dan persyaratan kepada Lippo utk tdk mencampur adukkan antara bisnis dgn Agama dlm artian dilarang melakukan kegiatan2 yg bertujuan dan menjurus dan mengubah Akidah Warga Minangkabau baik secara terang2an maupun Terselubung dgn Sangsi bila dilanggar akan dicabut Ijin Usahanya yg kemudian dibuat Payung Hukumnya oleh DPRD Sumbar
Powered by Telkomsel BlackBerry®

From: "Nofend St. Mudo" <nof...@rantaunet.org>
Date: Sat, 11 May 2013 07:49:16 +0700
To: RantauNet2 Milis<rant...@googlegroups.com>
Subject: Re: [R@ntau-Net] HARI INI, PELETAKAN BATU PERTAMA: Lippo Group Bangun Rumah Sakit Internasional di Padang

--

ZulTan

unread,
May 10, 2013, 10:15:42 PM5/10/13
to Rant...@googlegroups.com


Jo Sur,

Baa jikok gubernurnyo urang kuffar, baalah kajadinyo nagari ko?
Kamanga awak...

Salam,
ZulTan, L, 52, Bogor

From: Lies Suryadi <niad...@yahoo.co.id>
Date: Sat, 11 May 2013 01:55:59 +0800 (SGT)
Subject: Bls: [R@ntau-Net] HARI INI, PELETAKAN BATU PERTAMA: Lippo Group Bangun Rumah Sakit Internasional di Padang

Zulkarnain Kahar

unread,
May 10, 2013, 10:23:04 PM5/10/13
to rant...@googlegroups.com
Mudahan mudahan terlaksana.  

Jangan pula lah ada investor yang akan berencana menanam modalnya dinegeri awak belum apa apa sudah dicurigai yang macam macam. Malang sungguh nasib si Minang yang dahulu menurut cerita kakek nenek saya adalah egaliter tak pernah membedakan orang satu sama lainnya makanya terkenal berani merantau sampai keujung dunia "A nan dimakanyo? kalau nasi juo adokanlah kamari", tak mudah percaya dengan kata orang bahkan sudah dirasakanya pun harus ada contoh lain lagi untuk menambah sample statistiknya makanya sangat susah untuk meyakinkan orang Minang. Iyokan na diurang lalukan nan diawak begitulah saking cerdiknya si Minang . 

"Kalau nan awaklo ka diatunyo sorry sajolah dulu ndak disiko sajo dapek mancari makan, laweh duniako mah yuang" sebuah ungkapan yang dulu acok tadanga. 

Aneh bin ajaib semakin terbuka halaman dunia ini  semakin penuh kekawatiran kalau tak boleh dibilang  penakut .  

Wassalam 

Zulkarnain Kahar


From: Nofend St. Mudo <nof...@rantaunet.org>
To: RantauNet2 Milis <rant...@googlegroups.com>
Sent: Friday, May 10, 2013 6:49 PM

Subject: Re: [R@ntau-Net] HARI INI, PELETAKAN BATU PERTAMA: Lippo Group Bangun Rumah Sakit Internasional di Padang

Nofend St. Mudo

unread,
May 11, 2013, 12:42:00 AM5/11/13
to RantauNet2 Milis
Dalam acara iko juo ado Hadir Buya kito, Buya Mas’oed Abidin, ba'a pulo pandapek Buya tentang Investasi Lippo ko? semoga buya lai mamantau di palanta RN, dapek lo ma agiah tausiah soal iko :)

Salam

RUMAH SAKIT, PLAZA, HOTEL DAN SEKOLAH: Lippo Group Investasi Rp1,3 Triliun

PADANG — Lama menunggu, Sumbar benar-benar tak dilirik, tapi Jumat (10/5), group raksasa, Lippo mengibarkan benderanya di Padang dengan rencana investasi Rp1,3 triliun. Proyek ini akan menyerap ribuan tenaga kerja buruh dan setelah operasional juga menyerap ribuan tenaga kerja.

Presiden Direktur Lippo Group, Ketut Budi Wijaya, mengatakan, investasi di Padang itu terdiri dari empat sektor bisnis yang berbeda, tapi semuanya berada dalam satu kawasan yang terintegrasi di atas lahan seluas 9.400 meter persegi, yakni Lippo Plaza, Jalan Khatib Sulaeman, Padang. Bangunan ini didisain dengan standar kelas dunia dan dilengkapi fasilitas umum yang memenuhi kebutuhan akan gaya hidup modern masyarakat Sumbar, utamanya Padang. Yang akan dibangun rumah sakit internasional Rp400 miliar, Hotel berbintang lima, Arya Duta Rp300 miliar, pusat perbelanjaan dan sekolah Rp600 miliar.

Untuk tahap awal, Lippo Group menargetkan percepatan pembangunan rumah sakit yang bertaraf internasional seperti Siloam. Pusat kesehatan dengan nilai investasi hingga Rp400 miliar itu ditargetkan pembangunannya rampung dalam dua belas bulan ke depan. Selain memiliki berbagai peralatan medis yang canggih dan modern, rumah sakit ini memiliki kapasitas hingga 300 tempat tidur pasien.

“Tentu kami juga melengkapi rumah sakit tersebut dengan tenaga medis yang telah teruji kemampuannya. Namun hingga kini kami masih belum memberi namanya. Kami juga minta usul nama dari Padang untuk rumah sakit ini,” kata Ketut dalam sambutan tertulisnya saat ground breaking (pemancangan pertama) pembangunan Lippo Plaza di Padang, Jumat (10/5). Tenaga yang akan bekerja di Lippo Plaza ini sekitar 90 persen diambilkan dari Sumbar. Jumlahnya, tak kurang dari 3.000 orang.

Peresmian yang dilakukan Ketua DPD RI, Irman Gusman itu dihadiri CEO Lippo Group, James T. Riady, Presiden Lippo Group, Theo L. Sambuaga Menko Kesra, Agung Laksono, Meneg Perumahan Rakyat, Djan Farid. Selain itu, Kepala BNPB, Syamsul Ma’arif, tokoh masyarakat Sumbar, Azwar Anas, Gubernur Irwan Prayitno, Walikota Padang, Fauzi Bahar.

Acara juga dihadiri, Brigjen Pol Noer Ali, Kolonel Inf. Amrin, Pemimpin Umum Harian Singgalang, H. Basril Djabar, Kepala Cabang Permata Bank Padang, Rukiat Tasib. Kemudian juga dihadiri Anggota DPD RI, Emma Yohanna dan Afrizal, Buya Mas’oed Abidin, tokoh masyarakat, Ratna Hasyim Ning, Ismail Hasyim Ning, Fasli Jalal, Buya Hilmi Aminuddin dan Didik J. Rachbini.

Selain peresmian proyek, di kesempatan itu Lippo Group juga memberikan uang tunai masing-masing senilai Rp50 juta pada empat kelompok. Adapun kelompok yang mendapatkan bantuan, Fakultas Kedokteran Unand, Panti Asuhan Aisyiah. Selain itu, bantuan juga diberikan pada LKAAM Sumbar dan Majelis Taklim Padang.

Kendati menyasar konsumen menengah ke atas, lanjut Ketut, Lippo Group juga menyediakan ruang bagi masyarakat kalangan menengah ke bawah. Hal itu dibuktikan di sejumlah cabangnya di seluruh Indonesia yang menyediakan lebih dari 25 persen ruang bagi pasian masyarakat berpenghasilan rendah. Sementara, kentuan yang disyaratkan pemerintah hanya 25 persen. “Ruangan ini kami beri nama kelas III,” tuturnya.

Selain berdampak positif bagi sektor kesehatan, keberadaan rumah sakit ini juga dapat mengurangi keluarnya devisa negara. Artinya, dengan adanya rumah sakit berstandar internasional, masyarakat Sumbar tidak perlu lagi mengeluarkan biaya ekstra untuk mendapatkan layanan kesehatan berkualitas di luar negeri. Bahkan sebaliknya, justru masyarakat dari negara tetangga datang ke Padang untuk berobat.

Siap garap mega project

Presiden Lippo Group, Theo L. Sambuaga, menambahkan, selain rumah sakit, pihaknya juga akan membangun fasilitas pendidikan. Untuk pendidikan, perseroan akan mendirikan sekolah nasional plus, dengan nama sekolah Padang Harapan. Sekolah yang terdiri dari TK hingga SMA itu mampu menampung 1.680 siswa yang masing-masing kelasnya hanya diisi 25 hingga 30 siswa saja.

Lippo Plaza juga dilengkapi dengan fasilitas pusat perdagangan menengah ke atas yang dibangun di atas lahan seluas 55.500 meter persegi. Pusat perdagangan ini diharapkan menjadi tempat wisata belanja terlengkap di Padang. Sedangka anchor tenant yang siap menghiasainya adalah  Hypermart, Matahari Departement Store, bioskop, fitnes centre dan jasa perbankan.

Kemudian, Lippo Group juga membangun hotel berbintang lima, Hotel Arya Duta. Untuk merealisasikan bangunan dengan 200 kamar tersebut, pihaknya mengucurkan investasi Rp300 miliar. “Dengan terpadu di satu titik, kami harapkan Lippo Plaza ini menjadi icon baru Padang, karena di dalamnya juga akan dibangun four in one, dengan fasilitas publik modern,” ungkapnya.

Bukan itu, proyek besar lainnya yang bakal digarap Lippo Group di Padang adalah pembangunan kota baru, dengan merevitalisasai pantai seluas 700 hektare. Proyek yang nantinya bakal bernama Bandar Padang ini diperkirakan akan menelan biaya di kisaran Rp5 hingga Rp10 triliun. Dalam hal ini, tambah Theo, pihaknya menggandeng anak pengusaha Minang Hasyim Ning, yakni Ismail Ning.

Tawarkan Zero Cost

Pada kesempatan itu, Walikota Padang, Fauzi Bahar, menyampaikan, investasi Lippo Group tak hanya berdampak baik bagi ekonomi, tapi dapat memancing masuknya investasi lain di daerah ini. Bahkan, Pemko Padang bertekad untuk membebaskan segala biaya administrasi pada investasi di atas Rp500 miliar atau investasi yang dapat menyerap tenaga kerja hingga 500 orang.

Ia menilai, Padang merupakan salah satu pilihan yang tepat bagi Lippo Group untuk membenamkan investasinya. “Ini tentunya mengingat posisi Padang yang cukup strategis, yakni di pusat Pulau Sumatra. Selain itu, tingginya peningkatan masyarakat Sumbar yang berobat ke luar negeri setiap tahunnya,” terang Wako.

Sementara, Gubernur Irwan Prayitno, menyebutkan, Pemprov Sumbar sangat mendukung investasi yang dilakukan Lippo Group di daerah ini. Sebab, pemerintah daerah memiliki anggaran yang terbatas dalam pembangunan infrastruktur. Investasi ini juga dinilai dapat mengurangi pengangguran, karena menyerap sedikitnya 3.000 tenaga kerja.
Ia berharap, Lippo Group terus mengembangkan sayap bisnisnya di Sumbar. Untuk mendukung investasi, baru-baru ini Pelindo II Cabang Teluk Bayur meresmikan terminal peti kemas dan pengembangan lainnya, dengan invetasi Rp700 miliar. Investasi tersebut merupakan bagian dari rencana investasi BUMN pelabuhan itu sebesar Rp1,76 triliun hingga 2016. “Kami juga tengah mempersiapkan jalan jalur dua By Pass,” jelas gubernur.

Adapun Ketua DPD RI, Irman Gusman, mengaku sangat bangga dengan Lippo Group. Sebagai salah satu perusahaan multy nasional, Lippo Group telah menetapi komitmennya untuk berinvestasi di daerah ini. Dengan masuknya Lippo Group ke Sumbar, merupakan tonggak sejarah baru bagi pembangunan perekonomian di daerah ini.
“Ini adalah starting point bagi kita. Kita harus bangkit bersama,” tutupnya. (404)

Singgalang | Tanggal 11 May 2013
http://hariansinggalang.co.id/lippo-group-investasi-rp13-triliun/

Bagi nan ingin baca2 kumpulan Investasi Pembangunan seputar kota padang, baik itu diskusi, artikel, berita bahkan gambar perencanaan dan bahkan persentase realisasi berupa foto bisa di ikuti di http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=702126&page=598

yang terbaru adolah gambar daro ka 3 pokok subjek diatas dan kedatangan mobil2 taxi Blue Bird nan dulu rencana akan mulai operasi bulan may ini.

hyv...@yahoo.com

unread,
May 11, 2013, 4:00:01 AM5/11/13
to milis rang minang
Sanak sapalanta nan ambo hormati.

Jadi awak ndak paralu paranoid kan yo.

Kito harus mempertimbangkan kebutuihan sanak kito dikampuang dengan terbangunnya sebuah usaha swasta dibidang kesehatan ko. Banyak lapangan kerja terbuka, yaitu :
Dokter. Paramedis. Apoteker, penata rumah sakit, office boy hingga juru parkir,

Kalau dihadiri tokoh islam dan tokoh nasional, maka tidak ada keraguan lagi bila sanak2 kito akan dibawo hanyuik. Mudahan kito dapek pulo manjago jo mato kito dan jo mato hati kito.

Wassalam,

Evy Nizhamul,
Dari pulau untung jawa.
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

From: "Nofend St. Mudo" <nof...@rantaunet.org>
Date: Sat, 11 May 2013 11:42:00 +0700
To: RantauNet2 Milis<rant...@googlegroups.com>
Subject: Re: [R@ntau-Net] HARI INI, PELETAKAN BATU PERTAMA: Lippo Group Bangun Rumah Sakit Internasional di Padang

amir...@yahoo.com

unread,
May 11, 2013, 8:05:34 AM5/11/13
to rant...@googlegroups.com
Sanak palanta nan ambo hormati,,

Manambahkan uni evy,,
Parubahan adolah sebuah keniscayaan, karano itu menuruik ambo hiduplah awak dalam perubahan itu.

Nan paralu dipertahankan adolah, manjago agamo dan adat istiadat, manjago anak dan kamanakan awak di kampuang, jan sampai barubah iman!

Pasa modern di dunia maju kini paralu, tingga mekanisme pengaturan panempatan pedagang lamo nan harus adil, dan Amdal nan elok, baitu pulo rumah sakik internasional, karano indak ado RS nan refresentatif, akhirnyo rang Minang baubek ka Jakarta atau Malaysia.

Maafkan ambo, jiko indak berkenan,,

Amir Hamzah, 40, Bks

Powered by Telkomsel BlackBerry®

Date: Sat, 11 May 2013 08:00:01 +0000
To: milis rang minang<rant...@googlegroups.com>

muhammad syahreza

unread,
May 12, 2013, 12:01:48 AM5/12/13
to rant...@googlegroups.com
Assalamu'alaikum wr.wb.

Group Lippo masuak ka Padang lah lamo, ingek se katiko saragam karyawati Matahari baganti (dari yang buliah mamakai Jilbab manjadi harus mamakai rok mini). Baa manuver missionaris dari group Lippo ko pun sangaik tersistem, terintegrasi dan susah dilacak. Ibaraik mancari jo manyusun puzzle nan taserak. Untuak manambah referensi manuver missionaris ko di Millenium ka 3 oleh kelompok Council For National Policy (CNP), yang kato nyo "pengembangan ajaran kristen secara besar-besaran". Dimano kini dilakukan oleh Sayap Kanan Amerika nan manyatukan Katolik Konservatif, Evangelis dan Neokonservatif dalam sebuah perang suci basamo kaum teokonservatif. Ado elok nyo dibaco buku "Blackwater karangan Jaremy Scahill terbitan mizan".

Istri kawan ambo dulu salah satu petinggi HRD di group Lippo, inyo aktivis kegiatan islam disitu. Tiok hari inyo dirayu untuak masuak Kristen dan mahantikan aktifitas kegiatan muslim di Group ko. Ujuang-ujuang nyo inyo Resign.

Baa caro mahadang manuver bisnis group ko yang alah manggurita di Indonesia?
Samo jo baa caro manyatukan potensi besar umat pengusaha dan umat muslim lintas mazhab dan kelompok.
Kalau ado nan bisa manyatukan pengusaha muslim lintas mazhab tu, Insya Allah sagalo aktifitas missionaris terselubung ko bisa dibendung.

Kemudian baa supayo petinggi-petinggi sipil & militer muslim di negara ko basatu dan punyo nasionalis tinggi yang ndak tagoda samo "rayuan" neolib non muslim (lai ka mungkin dengan banyak partai tu?). Contoh nyo se.. 10 terbaik Akpol dan Akmil, dari partamo lulus alah didakek i samo pengusaha-pengusaha mato sipik dengan berbagai fasilitas. Karano mereka ko nan akan mamacik peran penting di negara ko sekian dekade lai.

salam
Reza


Dr. Saafroedin Bahar.

unread,
May 12, 2013, 2:54:10 AM5/12/13
to Rantau Net Rantau Net
Reza, rasonyo hampia mustahil manyatukan urang Islam iko. Susah bana mancari pasamoan pandapek.
Wassalam,
SB.

Dedi Suryadi

unread,
May 12, 2013, 4:56:11 AM5/12/13
to rant...@googlegroups.com
Kekuatan terbesar dari misionaris sekarang adalah dana yang besar...
Dana yang besar bisa menyilaukan, itulah yang menciptakan Indonesia sbg salah satu negara terkorup didunia...

Dan, dana yang besar itu terbukti telah banyak memurtadkan banyak muslim...
Saya rasa, bayangan dana yang besar itu jugalah yang membuat lengah pemimpin kita di Padang/Sumbar....

Alhamdulillah,
di Sumsel, forum Umat islam, ormas, DPRD sepakat menolak Grup Lippo.
Bahkan Wakil walikota juga tak mau mengeluarkan ijin....

Kapan Ormas Islam di Padang bergerak...?
Adakah warga Padang di Forum ini...?
Mudah-mudahan pejabat/DPRD di Padang juga belum menerima pelicin dari masuknya Misionaris ini...
Preventive action is much better than corrective action...
Maminteh sabalum hanyuik...

Ba-a kiro kiro pandapek calon pejabat di Sumbar, macam kanda IJP dalam melihat perkara iko...?
Calon pejabat minang haruslah yang bisa menjadi pelindung masyarakat minang dari kehancuran...termasuk akidah...lumayan ko kanda, sbg bahan kampanye positif...


Bawa Misi Pemurtadan, Masyarakat Sumsel Tolak Pembangunan RS Siloam


Foto Oleh: Irwan Wahyudi- sumselterkini.com,
Wednesday, 25 May, 2011

Palembang (SI ONLINE) – Upaya pemurtadan terhadap umat Islam terus dilakukan. Kali ini program Kristenisasi itu dikomandani James T Riyadi melalui grup usahanya, Grup Lippo. Berdalih Corporate Social Responsibility (CSR), mereka menggaet Pemerintah Provinsi Sumetara Selatan kerjasama mendirikan Rumah Sakit Internasional Siloam di Palembang, Sumatera Selatan.


Rumah Sakit Siloam rencananya akan dibangun di atas Lapangan Parkir Bumi Sriwijaya yang diapit Jalan POM IX Palembang dan Jalan Angkatan 45. Tepatnya di pojok kanan depan lapangan parkir undermall di kawasan Kampus POM IX Palembang.

Rumah sakit berstandar internasional ini akan selesai dibangun sebelum pelaksanaan SEA Games XXVI November 2011 mendatang. Rencananya, Rumah Sakit Siloam ini akan digunakan sebagai salah satu rujukan RSMH Palembang untuk peserta SEA Games.


Umat Islam Menolak

Menanggapi rencana pendirian RS ini, umat Islam Sumatera Selatan tegas menolak rencana pembangunan RS oleh Grup Lippo karena tanah tempat RS dibangun itu adalah aset Pemprov Sumsel. Penolakan masyarakat ditunjukkan dalam unjuk rasa menolak pembangunan RS Siloam pada Rabu, 25/5/2011 lalu di depan Kantor DPRD Sumsel. Sejumlah elemen ormas dan umat Islam yang tergabung dalam Forum Umat Islam (FUI) Sumatera Selatan tegas menyatakan sikapnya.


Ketua FUI Sumsel Umar Said mengatakan, rumah sakit tersebut tidak pantas berdiri di Sumsel yang berpenduduk mayoritas Muslim. Pihaknya juga menyesalkan pernyataan yang menyebut RS Siloam hanya sebuah merek dagang, bukan misionaris.


Ibarat memakan bubur panas, kata Umar, gerakan misionaris di Palembang bergerak dari daerah pinggiran. Mereka berhasil mengubah akidah umat. “Kini, mereka mulai masuk ke tengah bubur panas itu dengan membangun RS Siloam di tengah jantung Kota Palembang.”

Koordinator aksi umat Islam, Habib Mahdi Shahab, mengatakan  pembangunan tersebut mengandung misi  pemurtadan  umat Islam karena pemerintahan daerah bekerja sama dengan lembaga Misionaris Kristen terbesar di Indonesia.


”Memang mereka tidak menampakkan gelagat pemurtadan, tapi kami telah mengetahuinya ini merupakan kerja Zionis yang akan merusak akidah umat  Islam karena nantinya penghasilan dari kerjasama tersebut akan digunakan memurtadkan umat Islam di Indonesia.  Kerjasama tersebut kami tolak karena mengandung unsur memurtadkan umat  Islam. Bagaimana kelak umat kita kalau pembangunan tersebut sudah berjalan, apalagi kerja sama  tersebut selama tiga puluh tahun!” terang Habib saat orasi.


DPRD Ikut Menolak

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumsel turut menolak pembangunan RS Siloam di Jalan POM IX, Palembang. Penolakan itu disampaikan oleh anggota DPRD Sumsel melalui fraksi-fraksinya dalam dialog dengan Forum Umat Islam Sumsel, ormas, dan mahasiswa di Gedung DPRD Sumsel, saat berlangsung aksi.


Menurut Wakil Ketua DPRD Sumsel Ahmad Jauhari, penolakan pembangunan itu akan disampaikan langsung oleh fraksi-fraksi dalam rapat paripurna DPRD Sumsel yang akan digelar Kamis (26/5/2011).

Dikatakan Ahmad Jauhari yang juga anggota Fraksi Partai Demokrat, dalam dialog dengan FUI, ormas, dan mahasiswa disimpulkan DPRD Sumsel akan mengirimkan surat kepada Ketua DPR RI dan Presiden, Susilo Bambang Yudhoyono.


“Atas usulan FUI, ormas, dan mahasiswa akan meneruskan kepada pemerintah pusat agar pembangunan RS Siloam ini ditolak,” tuturnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Darmadi Djufri, anggota Komisi IV DPRD Sumsel dari Fraksi PDIP, bahwa PDIP menolak pembangunan RS Siloam serta usut penjualan aset-aset pemerintah provinsi yang dijual kepada pihak swasta.


“Kita tetap menolak pembangunan RS Siloam dan minta diseret pihak yang menjual aset pemerintah provinsi Sumsel,” ujar Darmadi.

Pernyataan senada disampaikan Ketua Fraksi Partai Golkar, Nasrun Madang. “Fraksi Partai Golkar mendengar aspirasi dari umat Islam. Apabila di belakang hari pembangunan RS Siloam menimbulkan mudharat, Fraksi Partai Golkar akan meminta pembangunannya dihentikan,” ujarnya.


Sementara di tempat terpisah, Wakil Wali Kota Palembang Romi Herton menegaskan, tidak akan memberikan izin pembangunan rumah sakit swasta di areal parkir Stadion Bumi Sriwijaya menyusul keberatan warga atas penggunaan nama “Siloam”.

“Pemerintah kota tidak akan menerbitkan izin operasional rumah sakit tersebut kalau tetap menggunakan nama Siloam,” tandas Romi.


Misi Kristenisasi

Menurut Ketua Forum Anti Gerakan Pemurtadan (FAKTA) Bekasi, Abu Deedat Syihab, pembangunan RS Siloam merupakan salah satu program Kristenisasi di Indonesia yang dijalankan Grup Lippo. Kelompok pimpinan James T Riady ini memang disebut-sebut sebagai pembawa misi pemurtadan umat Islam. “Mereka menyebarkan agama dengan kedok bisnis, lembaga donor, dan konsultasi.”, kata Abu Deedat sebelum marak kasus RS Siloam ini kepada Hidayatullah.


Kegiatan mereka bermacam-macam. Diantaranya berupa bantuan kemanusiaan, pendidikan, dan dana amal. Juga membuat proyek media seperti Radio Pelita Kasih dan Televisi CBN (Cahaya Bagi Negeri) yang membangun kerjasama dengan stasiun televisi yang sudah ada.


“Program atau proyek ini berpusat di Lippo Cikarang di bawah naungan Gospel Overseas (GO). Bidang kesehatan juga digarap, salah satunya mendirikan RS Siloam Gleneagles di kawasan Lippo yang sering menyediakan pelayanan doa bagi pasien, termasuk pasien yang beragama Islam.”, ungkapnya.


Pembangunan RS Siloam Palembang juga menjadi bagian dari misi pemurtadan Grup Lippo.


http://nahimunkar.com/bawa-misi-pemurtadan-masyarakat-sumsel-tolak-pembangunan-rs-siloam/

Salam dan Terima Kasih,
Dedi Suryadi


_____________________________________________________________________________
                       *****    Sukses Seringkali Datang Pada Mereka Yang Berani Bertindak Dan   *****
      *****Jarang Menghampiri Penakut Yang Tidak Berani Mengambil Konsekuensi (Jawaharlal Nehru) *****
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
         "The Best Human Being Among of You is The Most Beneficial for The Others" (Hadith by Bukhari)
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
****...."Kasihilah Yang Di Bumi, Maka Yang Di Langit Akan Mengasihimu...".....*****
                  "Love What On Earth, Then What On Sky Will Love You ..."

ibnuk...@gmail.com

unread,
May 12, 2013, 5:08:16 AM5/12/13
to rant...@googlegroups.com

Assalamu'alaikum w.w. Tarimo kasih banyak sanak Dedi. Info yang sangat baguno untuk bahan refernsi bagi pengambil keputusan dinagari awak.
Musibah bagi tokoh tokoh PKS dinagari awak. Apolagi hadir pulo diacara peletakan batu pertama. Ndak mungkin mereka ndak tahu kejadian di Palembang ko.
Semoga Allah buka kan mata mereka. Mari kito galang persatuan dan kekuatan untuak menolak kegiatanko.
Bagi dunsanak nan ndak mangarati dan alun paham, sarancak nyo di inok inok an. Jan ma agiah komentar nan manunjuak an bahwa tanpa disadari posisi tagak kito ruponya alah sabaris jo kaum kuffar. Mohon ampun kito kapado Allha Subhanahu wata'ala. Nan memiliki hari pembalasan.

Salam,

Ibnu Mas'ud

Powered by Telkomsel BlackBerry®

From: Dedi Suryadi <dsury...@gmail.com>
Date: Sun, 12 May 2013 15:56:11 +0700
Subject: Re: [R@ntau-Net] HARI INI, PELETAKAN BATU PERTAMA: Lippo Group Bangun Rumah Sakit Internasional di Padang

Dr. Saafroedin Bahar.

unread,
May 12, 2013, 5:12:20 AM5/12/13
to Rantau Net Rantau Net
Cubo caliak baliak sia sajo nan manarimo pitih Lippo tu wakatu malatakkan batu partamo!

ibnuk...@gmail.com

unread,
May 12, 2013, 5:14:39 AM5/12/13
to rant...@googlegroups.com

Di Palembang ditolak. Tibo di Sumatera Barat batarimo. Yo bana alah santiang bana urang awak.

Salam,

Ibnu Mas'ud
Powered by Telkomsel BlackBerry®

From: "Dr. Saafroedin Bahar." <saafroed...@rantaunet.org>
Date: Sun, 12 May 2013 09:12:20 +0000
To: Rantau Net Rantau Net<rant...@googlegroups.com>
Subject: Re: [R@ntau-Net] HARI INI, PELETAKAN BATU PERTAMA: Lippo Group Bangun Rumah Sakit Internasional di Padang

ibnuk...@gmail.com

unread,
May 12, 2013, 5:18:43 AM5/12/13
to rant...@googlegroups.com

Mungkinkan awak nan ado dilapauko bisa basamo samo manyampaikan keneratan ka Pemrov. Sumatera Barat. Kito kirim surek dan sepakat manulak? Bagi nan setuju manulak mari kito bersatu. Ingek iko bahagian dari jihad mempertahankan aqidah.

Salam,

Ibnu mas'ud
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Date: Sun, 12 May 2013 09:14:39 +0000
Subject: Re: [R@ntau-Net] HARI INI, PELETAKAN BATU PERTAMA: Lippo Group Bangun Rumah Sakit Internasional di Padang


Di Palembang ditolak. Tibo di Sumatera Barat batarimo. Yo bana alah santiang bana urang awak.

Salam,

Ibnu Mas'ud
Powered by Telkomsel BlackBerry®

From: "Dr. Saafroedin Bahar." <saafroed...@rantaunet.org>
Date: Sun, 12 May 2013 09:12:20 +0000
To: Rantau Net Rantau Net<rant...@googlegroups.com>
Subject: Re: [R@ntau-Net] HARI INI, PELETAKAN BATU PERTAMA: Lippo Group Bangun Rumah Sakit Internasional di Padang

Abraham Ilyas

unread,
May 12, 2013, 5:27:55 AM5/12/13
to Rantau Net Groups
Info: Kini RS Siloam telah berdiri/beroperasi dengan megahnya di tengah-tengah pusat perbelanjaaan kota Palembang

Salam

ibnuk...@gmail.com

unread,
May 12, 2013, 5:33:31 AM5/12/13
to rant...@googlegroups.com

Walaupun mereka berhasil di Pelembang, bukan berati dinagari awak ka dipabiakan.

Salam,

Ibnu
Powered by Telkomsel BlackBerry®

From: Abraham Ilyas <abraha...@gmail.com>
Date: Sun, 12 May 2013 16:27:55 +0700
To: Rantau Net Groups<rant...@googlegroups.com>
Subject: Re: [R@ntau-Net] HARI INI, PELETAKAN BATU PERTAMA: Lippo Group Bangun Rumah Sakit Internasional di Padang

Dedi Suryadi

unread,
May 12, 2013, 5:35:15 AM5/12/13
to rant...@googlegroups.com
Babarapo artikel tentang James Riyadi

 

http://www.dudung.net/artikel-bebas/muhammadiyah-galang-ormaspemuda-islam-hadapi-james-riady.html

Artikel Bebas
11 September 2001 - 14:51

Muhammadiyah Galang Ormas/Pemuda Islam Hadapi James Riady       
sumber : EraMuslim
 

Baca nih berita seputar Rencana Kristenisasi Indonesia oleh kolongmerat James T Riady, jadi buat rekan2 yang bekerja di bawah naungan bisnis nya sama saja dengan ngebantu dia ngewujudin niat kafirnya, Masya Allah...Astagfirullah....

eramuslim, Jakarta - Pernyataan bos Lippo Group, James T. Riady, di situs Fortune bakal berbuntut panjang. Pasalnya, Majlis Tabligh dan Dakwah Khusus (MTDK) PP Muhammadiyah akan menggalang ormas, orsospol, serta organisasi kepemudaan Islam untuk menggugat pernyataan blak-blakan bos Lippo itu akan mengkristenkan desa-desa miskin di Indonesia.

Pada 23 Juli lalu Fortune.com, sebuah situs terkemuka di dunia, memuat hasil wawancara ekslusif reporternya dengan James T Riady. Wawancara berlangsung saat kunjungan wartawan Fortune ke kediamannya yang mewah, berkamar 16, di tengah danau, serta dilengkapi lapangan golf dan heliped, di kompleks perumahan mewah Lippo Karawaci, Tangerang, Banten.

Dalam artikel itu diceritakan, sebelum memulai wawancaranya, James mengajak wartawan itu melakukan kebaktian bersamanya. Si penulis artikel juga menggambarkan "kesalehan" seorang James Riady sebagai seorang Kristiani fanatik. Hal itu tergambar misalnya, pada saat si wartawan diajak bersama mencicipi hidangan, James mengajak berdoa bersama.

"Bless this meal. Bless the people who prepared it. Thank you for this life, Jesus!" (Tuhan berkati hidangan ini. Berkati juga orang-orang yang telah menyiapkan hidangan ini. Terima kasih Jesus, atas pemberian hidup ini). Demikian doa James mengawali wawancaranya dengan wartawan Fortune.

Artikel itu selanjutnya memaparkan James sebagai anak milyader Mochtar Riady yang menguasai imperium bisnis, khususnya di bidang jaringan telekomunikasi. Ia, tulis artikel itu, menguasai lebih dari 50 kompani bisnis raksasa (pribadi maupun publik) khususnya dalam bidang TV kabel, telepon selular, online shopping, dan jasa internet. Total aset yang dimiliki keluarga James tak kurang dari 12 milyar US$ (lebih dari Rp 100 triliun).

Pada bagian akhir tulisan itu, Fortune mengutip pernyataan James yang menyatakan bahwa dirinya saat ini tidak begitu peduli lagi dengan bisnisnya yang melimpah. Karena saat ini dia (James), katanya, tidak suka lagi dengan urusan tetek-bengek bisnis. "I don't like the details of running a business," ujar James.

Artikel itu juga menggambarkan, belakangan ini James tengah berkonsentrasi untuk mengembangkan sistem sekolah pribadinya yang mewah di Lippo Village. Di mana para guru-guru Kristennya dilarang merokok di kelas maupun saat-saat jam istirahat. Ia berharap bisa membuka 1000 sekolah Kristen di desa-desa miskin di seluruh Indonesia. Ia mengatakan bahwa upayanya itu dalam rangka untuk mengangkat standar moral dan spiritual rakyat Indonesia. James juga mengaku pernah bertemu rekan aktivis gerejanya Pat Robertson, lalu berdikusi tentang rencananya untuk membuka jaringan Kristen di Indonesia..

Berkaitan tulisan di Fortune itulah, MTDK PP Muhammadiyah akan mengajak seluruh komponen ormas dan kepemudaan Islam, bertemu di Aula PP Muhammadiyah Jl Menteng Raya No 62 Jakarta, Senin (03/09/2001) pukul 09.00 WIB. Agenda pertemuan adalah untuk merumuskan langkah strategi bersama menghadapi gerakan kristenisasi yang dilakukan kalangan Kristen, khususnya yang telah dinyatakan secara demonstratif oleh James T. Riady. 



http://un2kmu.wordpress.com/2010/08/08/inilah-berbagai-cara-kristenisasi-yang-dilakukan-di-indonesia/

Yerikho 2000 dan Doa 2002

Misi Kristen di Indonesia didukung oleh kekuatan dana yang sangat besar, di antaranya melibatkan konglomerat keturunan Cina, James T Riady (bos Grup Lippo). Seperti terungkap di majalah Fortune (16 Juli 2001), James berencana membangun seribu sekolah di desa-desa miskin di Indonesia. James bekerjasama dengan Pat Robinson (misionaris dunia) juga akan mendirikan organisasi jaringan umat Kristiani.  Hebatnya, ummat Islam secara tidak sadar turut mendukung cita-cita besar James T Riady. Antara lain dengan menjadi nasabah Bank Lippo, belanja di Mal Lippo, membeli rumah di Lippo Karawaci dan Cikarang, berobat ke RS Siloam, pelanggan Lippo Shop, Link Net, Lippo Star, Kabel Vision, dan Asuransi Lippo.

Indonesia memang akan dijadikan pusat perkembangan Kristen di Asia Pasifik. Demikian kata Pdt George Anatorae dari The Lord Familly Church Singapore dalam seminar kerjasama Global Mission Singapore dan Galilea Ministry Indonesia, di Hotel Shangrila Jakarta (9-12 Juni 1998). Sejauh mana keberhasilan program itu, perlu diteliti lebih lanjut. Yang pasti, data tahun 1999 menunjukkan jumlah umat Islam di Indonesia anjlok dari 90% menjadi 75% (Siar No 43, 18-24 November 1999).

Keberhasilan itu berkat kerja keras 38 agen kristenisasi, 1573 misionaris pribumi, 62 misionaris asing, dan 421 misionaris lintas kultural (data dari Operation World 2001 yang dihimpun India Missions Association, Japan Evangelical Assocation, dan Korea Research Institute for Missions).

Salah satu lembaga yang gencar melaksanakan kristenisasi adalah Doulos World Mission (DWM). Saat ini DWM sedang melaksanakan Proyek Yerikho 2000, yaitu program pengkristenan wilayah Jawa Barat, dengan sentra kegiatan digerakkan di kawasan pinggiran Jakarta.

Proyek ini bertujuan “mewujudkan Kerajaan Allah di bumi Parahyangan menyongsong abad XXI”. Menurut Hendrik Kraemer, peneliti dan penginjil dari Belanda, Jawa Barat adalah wilayah “paling gelap” di Indonesia dan sangat tertutup bagi Injil. Karena itu aktivis DWM bertekad, “Kita harus merebut tanah Pasundan bagi Kristus.”

Yerikho 2000 juga digerakkan di Sumatera Barat, Riau, Jambi, Bengkulu, Lampung, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Barat. Pusat kegiatan DWM berada di kawasan Rawamangun (Jakarta Timur) dan Tangerang (Banten).

Program lainnya adalah Doa 2002, yang dilaksanakan sejak tanggal 19 Oktober 2001 sampai 6 Desember 2002. Secara khusus program ini menyebut beberapa komunitas Muslim sebagai objek kristenisasi. Di antaranya adalah suku Kaili Ledo (Sulawesi Tengah), Melayu Riau, Betawi, Aceh, Melayu Kalimantan, Tenggarong Kutai, Bima, Maluku, Banda, dan Papua. Rencana program Doa 2002 tertuang dalam buku 40 Hari Doa Bangsa-Bangsa yang telah diterjemahkan ke dalam 35 bahasa di dunia.




Salam dan Terima Kasih,
Dedi Suryadi


_____________________________________________________________________________
                       *****    Sukses Seringkali Datang Pada Mereka Yang Berani Bertindak Dan   *****
      *****Jarang Menghampiri Penakut Yang Tidak Berani Mengambil Konsekuensi (Jawaharlal Nehru) *****
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
         "The Best Human Being Among of You is The Most Beneficial for The Others" (Hadith by Bukhari)
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
****...."Kasihilah Yang Di Bumi, Maka Yang Di Langit Akan Mengasihimu...".....*****
                  "Love What On Earth, Then What On Sky Will Love You ..."


Lies Suryadi

unread,
May 12, 2013, 6:49:35 AM5/12/13
to rant...@googlegroups.com
Setidaknya: kirim surat pembaca ke Haluan, Singgalang, dan Padang Eskpres.
 
Suryadi

Dari: "ibnuk...@gmail.com" <ibnuk...@gmail.com>
Kepada: rant...@googlegroups.com
Dikirim: Minggu, 12 Mei 2013 11:18
Judul: Re: [R@ntau-Net] HARI INI, PELETAKAN BATU PERTAMA: Lippo Group Bangun Rumah Sakit Internasional di Padang

Mungkinkan awak nan ado dilapauko bisa basamo samo manyampaikan keneratan ka Pemrov. Sumatera Barat. Kito kirim surek dan sepakat manulak? Bagi nan setuju manulak mari kito bersatu. Ingek iko bahagian dari jihad mempertahankan aqidah.

Salam,

Ibnu mas'ud
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Date: Sun, 12 May 2013 09:14:39 +0000
Subject: Re: [R@ntau-Net] HARI INI, PELETAKAN BATU PERTAMA: Lippo Group Bangun Rumah Sakit Internasional di Padang


Di Palembang ditolak. Tibo di Sumatera Barat batarimo. Yo bana alah santiang bana urang awak.

Salam,

Ibnu Mas'ud
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Delfiar

unread,
May 12, 2013, 7:40:17 AM5/12/13
to rant...@googlegroups.com
urang awak talampau luruih mancaliak kawan baru, kurang raso jo pareso, urang awak nan di ateh tu

nisma...@gmail.com

unread,
May 12, 2013, 9:15:36 AM5/12/13
to rant...@googlegroups.com, milis rang minang
Betul Evy kita tak harus paranoid. Yang harus kita kerjakan memperkuat kubu Islam. Jadi seperti menyalakan lilin jangan lilin kita lebih redup dan mudah dipadamkan. Tak perlu kita memadamkan lilin orang lain itu. Jangan kita biarkan program Kristenisasi itu bekembang dan hidup dinegeri kita. Janganlah kita menganggap semua yang datang itu merusak kebudayaan dan keyakinan kita. Kasihan orang2 Sumbar selama ini memilih berobat ke Jakarta atau Malaysia atau menunggu mati saja karena pelayanan pembedahan jantung belum ada di Sumbar. Kalau kita ke RS Harapan Kita sebagian besar pasiennya dan dokter2nya dari Sumbar. Coba dibayangkan kalau ada RS yang bertaraf internasional kita menolak jadi kapan kita bisa maju?. Baru2 ini bundo dengar mahasiswa UNRI demo ke perusahaan Chevron. Jadi keberadaan modal asing ditolak sedangkan modal dalam negari tidak selamanya bagus. Mungkin sebelum berdiri kita membuat agreement meberikan kesempatan putra(i)2 Sumbar untuk bekerja dan mendapatkan equal treatment.
Sebab kalau kita tunggu2 juga pengusaha Muslim membuat proyek raksasa ini kita mananti laki pai maliang antah pabilo kabaliaknyo.
Mohon maaf kalau kita tak sependapat.
Wassalam Bundo

@Hayatun Nismah Rumzy#

Afdal

unread,
May 12, 2013, 10:38:27 AM5/12/13
to rant...@googlegroups.com
Assalamualaik wr,wb

Sangenek dari ambo " kok paik jan capek diludahkan, kok manih jan capek di lulua sajo"

Silakan di pajaleh dek mamak nan cadiak pandai di palantako!!!

Wassalam

Afdal
Arlington -VA



Sent from my iPhone
"Nan lahir mancari teman, di nan bathin mencari tuhan"

Akmal Nasery Basral

unread,
May 12, 2013, 9:19:31 PM5/12/13
to rant...@googlegroups.com
Mungkin ada yang masih ingat kejadian menghebohkan di akhir 90-an/awal 2000-an ini?


Wassalam,

ANB
Cibubur

E Dt Marajo nan Tuo

unread,
May 12, 2013, 11:26:44 PM5/12/13
to rant...@googlegroups.com
Mohon maaf pak LS, sarato dunsanak nan duduak di Palanta RN,

 Iko bukan urang investasi atau mambangun nagari awak.
Tapi Urang manumpang manangguak ikan di TABEK awak.

Pemilik modal ko urang manggaleh, inyo mancari pasa nan rami untuak sato
ma nimbo rasaki. Kalau lah amuah  BOSS LIPPO  mambuek Hotel , RS dan MALL,
di nagari awak arati no  lai balabo galeh no kalau inyo mancari makan di nagari awak.

Tiok minggu team Pengembangan Usaha mereka rapek dan presentasi mancari lahan
baru untuk  ka di olah. Jadi masuak mereka ka Sumbar alah maetong labo rugi luar dalam ,
dari segala aspek, termasuk;
a.  pengembangan AGAMA,
b.  pengembangan Kelompok Overses China
c.  pengembangan Politik.

Jadi perlu di simak juo pemaparan sanak Dedi dan kawan lain nan mungkin bagi sebagian urang
dianggap paranoid.

bak kecek mamak saisuak, ingek sabalun kanai, pinteh i sabalun hanyuik.

Dulu banamo CADIAK PANDAI, urang cadiak indak mungkin takicuah
baa mangko baitu, urang Cadiak mamakai raso dengan pareso, garak dengan garik,
tau di ujuang kato sampai , tau di angin nan bakisa, tau di dahan nan ka maimpok,
rantiang nan ka manyau, tau di batu nan ka manaruang,
tau  cewang di langik tando ka paneh, gabak di hulu tando ka ujan.
sungguah pun kawek nan di bantuak urang, ikan di lauik nan dihadang nyo.



 
E Dt Marajo nan Tuo


Dari: Lies Suryadi <niad...@yahoo.co.id>
Kepada: "rant...@googlegroups.com" <rant...@googlegroups.com>
Dikirim: Sabtu, 11 Mei 2013 0:51
Judul: Bls: [R@ntau-Net] HARI INI, PELETAKAN BATU PERTAMA: Lippo Group Bangun Rumah Sakit Internasional di Padang

`Baa lai, diundang rajo2 Arab untuak mananam investasi di nagari awak, inyo ndak namuah. Tapaso rajo banua Kuniang juo nan batarimo lai.
 
Suryadi
 
Dari: sjamsir_sjarif <hamb...@yahoo.com>
Kepada: rant...@googlegroups.com
Dikirim: Jumat, 10 Mei 2013 19:20
Judul: Re: [R@ntau-Net] HARI INI, PELETAKAN BATU PERTAMA: Lippo Group Bangun Rumah Sakit Internasional di Padang

Nah, itulah salah satu sikap nan positif. Ka mambanduang aia gadang pambangunan modern dari Lippo tu mungkin lah barek maminteh.

Alternatifnyo, baa di awak ka manandiangi aia gadang ko. Iyo sabana paralu dibuek pulo rencana gadang, mandirikan project gadang pulo, sabana gadang. Manggadangkan sagadang-gadangnyo nan alah ado, saroman Yarsi di Bukittinggi dan Padang tu, atau mambangun kompleks nan labiah moderen dan labiah gadang sabagai tandiangan, alah misti dipikiakan serius dan digesitkan. Kalau awak marungun-rungun sajo tagak maampang di aia gadang tu, mungkin awak ka tandeh dilendo, hanyuik sarantau kito jadinyo ...

Taktontong ko misti diguguah labiah kareh...

Salam,
-- Nyit Sungut

--- In Rant...@yahoogroups.com, fashnoor2006@... wrote:
>
> Nyit Sungut jo sanak2 di Palanta yth.
>
> Tarimo kasih ateh infonya. Sabalun nasi jadi bubua atau jadi karak, eloklah maminteh sabalun anyuik......Marilah kito bantu RS Yarsi di Padang jo Bukittinggi itu agar bisa meningkatkan pelayanannya ke standard internasional.
>
> Paling elok iyo baubek jo check up ka urang nan ahli jo saiman jo awak.

> Dulu ado tokoh sosial Minang nan pai check up ka negara tetangga....tanyato pai maanta nyawo ka situ...datang sehat, check up sahari, pulang sbg mayat.
>
> Juo pernah ada kenalan nan check up ka rumah sakik terkenal nan indak saagamo di Jakarta. Masuak sehat, check up, disuruah opname, beberapa hari kemudian meninggal.
>
> Na'udzubillahi mindzalika. Nyawa di tangan Allah SWT, tapi sebaiknya menghindari hal yg tak diharapkan
>
> Salam
> Fashridjal M. Noor Sidin
> L65Bdg
> Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
>
> -----Original Message-----
> From: "sjamsir_sjarif" <hambociek@...>
> Sender: rant...@googlegroups.com
> Date: Fri, 10 May 2013 16:09:49
> To: <rant...@googlegroups.com>
> Reply-To: rant...@googlegroups.com
> Subject: Re: [R@ntau-Net] HARI INI, PELETAKAN BATU PERTAMA: Lippo Group Bangun
>  Rumah Sakit Internasional di Padang
>
> Jan takajuik Sejarah Singkek. Awal tahun 1960an Misi Baptis Bukittinggi gagal managakkan Rumah Sakik di Kamang. Pak Natsir iduik dengan kekuatan dakwahnyo. Alternatif lahialah RS Yarsi di Bukittinggi dan Padang...
>
> Samantaro tu sajak tahun 1980an Uda Willy Amrul (Adiak Buya Hamka) manggaleh Tuan Alah babelok Jakarta - Padang -- Pekanbaru. Indak banyak urang nan tahu jo cadiaknyo "aka rangik" (lagu Palayaran). Sacaro diam-diam inyo santiang main barosok marogok di bawah kain saruang manggaleh taranak.
>
> Nyit lah lamo guguah Taktontong Kalamai Jaguang, Taggunda-gunda Kacambuang Basi! Ingek-ingek Urang di Kampuang ...! Nyit kenal jo Dr. Owen dan kolega dan anak buawahnyo di RS Baptis di Bukittinggi 1960an. Kenal jo Uda Willy sajak tahun 1966 sampai maningga sabagai pandeta di Los Angeles patang ko. Radio Short Wave Bahaso Minang dipancakan dari Manila, Filipina. Terjemahan Bibel ka Bahaso Minang banyak dilakukan di Bandung. Walaupun indak pandai Caro Minang, Apak salah seorang penterjemah tu adolah anggota Lapau awak pulo pado awal Lapau ko badiri. Anaknyo babini jo urang awak. Inyo dari Oklahoma, taruih monitor Lapau disanduaknyo samba di Lapau dikirim ka anaknyo di Banduang...
>
> -- Nyit Sungut
>
>
> --- In Rant...@yahoogroups.com, fashnoor2006@ wrote:
> >
> > Para sanak di Palanta yth.
> >
> > Nampaknyo Lippo Group telah bertindak sangat strategis, memanfaatkan momentum nan ado kiniko:
> > 1. PKS sedang dilanda musibah akibat perilaku mantan ketuanya yg tersangka korupsi. Kelihatannya ingin sekali (desperate) berbuat sesuatu yg akan memperbaiki citranya.
> > Meresmikan rumah sakit internasional di propinsi yg gubernurnya PKS, walau investornya Lippo Group adalah salah satu upaya. Bahkan Ketua majelis syura PKS datang dari Jakarta utk  menekan tombol.
> > 2. Irman Gusman, Ketua DPD, yg sekarang maju menjadi bakal capres, tentulah sangat ingin berkibar.
> >
> > Alhasil, acara Lippo Group di Padang itu dihadiri oleh petinggi2 Sumbar dari pusat dan daerah. Ini promosi yang  mungkin sama nilainya dengan iklan ratusan juta rupiah kalau tidak miliaran di channel2 TV dan media cetak.
> >
> > Salam
> > Fashridjal M. Noor Sidin
> > L65Bdg
> >
> > Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
> >
> > -----Original Message-----
> > From: "Delfiar" <delfiars@>
> > Sender: rant...@googlegroups.com
> > Date: Fri, 10 May 2013 21:49:41
> > To: <rant...@googlegroups.com>
> > Reply-To: rant...@googlegroups.com
> > Subject: Re: [R@ntau-Net] HARI INI, PELETAKAN BATU PERTAMA: Lippo Group Bangun
> >  Rumah Sakit Internasional di Padang
> >
> > dan satu lagi ..
> > apo iyo urang awak nan ka bakarajo di lippo padang tu
> > lai ado urang awak, tapi < 50%, salainnyo ? rang batak, rang nieh, rang jawa kristen, rang ntt, rang ambon, rang cino .. nan ampia sadonyo dibaok dari jawa
> > iko bukan kecurigaan tak berdasar, lah banyak contoh
> >
> >  ----- Original Message -----
> >  From: Dedi Suryadi
> >  To: rant...@googlegroups.com
> >  Sent: Friday, May 10, 2013 5:22 PM
> >  Subject: Re: [R@ntau-Net] HARI INI, PELETAKAN BATU PERTAMA: Lippo Group Bangun Rumah Sakit Internasional di Padang
> >
> >
> >  Dan satu lagi....
> >  Bantuan Dana yang besar...
> >
> >
> >  Salam dan Terima Kasih,
> >  Dedi Suryadi
> >  _____________________________________________________________________________
> >
> >                          *****    Sukses Seringkali Datang Pada Mereka Yang Berani Bertindak Dan  *****
> >        *****Jarang Menghampiri Penakut Yang Tidak Berani Mengambil Konsekuensi (Jawaharlal Nehru) *****
> >  ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
> >
> >            "The Best Human Being Among of You is The Most Beneficial for The Others" (Hadith by Bukhari)
> >
> >  ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
> >
> >  ****...."Kasihilah Yang Di Bumi, Maka Yang Di Langit Akan Mengasihimu...".....*****
> >                    "Love What On Earth, Then What On Sky Will Love You ..."
> >
> >
> >
> >  Pada 10 Mei 2013 17.19, Dedi Suryadi <dsuryadi.77@> menulis:
> >
> >    Yang jelas, kehadiran Lippo group di Padang akan membangkitkan dan menambah semangat para misionaris kristen di Padang, karena merasa mendapat tempat untuk berkumpul, bersatu, menyusun rencana, dsb....
> >
> >
> >    Kita tunggu saja, apa yang kan terjadi 10 - 20 tahun lagi di Padang, kota kita tercinta...
> >
> >
> >    Salam dan Terima Kasih,
> >    Dedi Suryadi
> >  _____________________________________________________________________________
> >
> >                            *****    Sukses Seringkali Datang Pada Mereka Yang Berani Bertindak Dan  *****
> >          *****Jarang Menghampiri Penakut Yang Tidak Berani Mengambil Konsekuensi (Jawaharlal Nehru) *****
> >    ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
> >
> >              "The Best Human Being Among of You is The Most Beneficial for The Others" (Hadith by Bukhari)
> >
> >    ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
> >
> >    ****...."Kasihilah Yang Di Bumi, Maka Yang Di Langit Akan Mengasihimu...".....*****
> >                      "Love What On Earth, Then What On Sky Will Love You ..."
> >
> >
> >
> >      Salam dan Terima Kasih,
> >      Dedi Suryadi
> >  _____________________________________________________________________________
> >
> >                              *****    Sukses Seringkali Datang Pada Mereka Yang Berani Bertindak Dan  *****
> >            *****Jarang Menghampiri Penakut Yang Tidak Berani Mengambil Konsekuensi (Jawaharlal Nehru) *****
> >      ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
> >
> >                "The Best Human Being Among of You is The Most Beneficial for The Others" (Hadith by Bukhari)
> >
> >      ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
> >
> >      ****...."Kasihilah Yang Di Bumi, Maka Yang Di Langit Akan Mengasihimu...".....*****
> >                        "Love What On Earth, Then What On Sky Will Love You ..."
> >
> >
> >
> >          Salam dan Terima Kasih,
> >          Dedi Suryadi
> >
>
> >        Wassalam
> >
> >
> >        Nofend St. Mudo
> >        36Th/Cikarang | Asa Nagari Pauah Duo Nan Batigo - Solok Selatan
> >        Tweet: @nofend | YM: rankmarola


Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
 
 


Dasriel Noeha

unread,
May 13, 2013, 12:02:23 AM5/13/13
to rant...@googlegroups.com
Jalan kaluanyo, sistem bisnis ado nan disabuik BOT, build on transfer, misanyo pindah hak kepemilikan setelah 30 tahun. Tapi apo namuah urang cadiak bausaho sarupo Lippo Group dengan BOT iko?

Baa dek mamak-mamak niniak mamak nan barampek?

wass,
dan


Dari: E Dt Marajo nan Tuo <sian...@yahoo.com>
Kepada: "rant...@googlegroups.com" <rant...@googlegroups.com>
Dikirim: Minggu, 12 Mei 2013 20:26

sjamsir_sjarif

unread,
May 13, 2013, 12:09:31 AM5/13/13
to rant...@googlegroups.com
Dari alinea terakhir situs tu:

As for the Riadys, Indonesians wouldn't be surprised if it was a quest for world domination that they were really undertaking. The Lippo logo is everywhere in the troubled Asian powerhouse, with its interests in banks, factories and shops, hospitals and housing developments.

"In Jakarta," wrote the Washington Post, "locals joke that Lippo stands for Lama-Lama Indonesia Pun Punya Oe, meaning: In the long run, even Indonesia will be mine."

-- Nyit Sungut

fashno...@yahoo.co.id

unread,
May 13, 2013, 12:22:53 AM5/13/13
to Rantaunet, Eri Bagindo Rajo, Fashridjal M. Noor
Datuak Marajo nan Tuo jo sanak2 di Palanta yth.

Ada nan paralu ditambahkan saketek tentang kualifikasi Cadiak Pandai:

"Alun takilek alah takalam,.....maloncek ikan di tabek, tau jantan batinonyo"


Salam
Fashridjal M. Noor Sidin
L65Bdg
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

From: E Dt Marajo nan Tuo <sian...@yahoo.com>
Date: Sun, 12 May 2013 20:26:44 -0700 (PDT)
Subject: Bls: [R@ntau-Net] HARI INI, PELETAKAN BATU PERTAMA: Lippo Group Bangun Rumah Sakit Internasional di Padang

Akmal Nasery Basral

unread,
May 13, 2013, 12:59:03 AM5/13/13
to rant...@googlegroups.com
MakNgah n.a.h.

di bagian tangah artikel nan ambo forward tu ado tulisan:

-----------
In 1983, Lippo Group began its own US invasion, choosing to do so in the apparent backwater of Little Rock, Arkansas, where Bill Clinton was Governor.
-------------

Sejarah mancataik om Bill manjadi POTUS sapuluah tahun kudian (1993), di ma salah satu faktor pendukung adolah dukungan dana gadang dari Mr. JR.

Kok iyo bak kecek urang Parancih "l'histoire se répète" (sejarah akan berulang), mungkin ndak gubernur-(gubernur) Sumatra nan tahun kini mengalami "Swarnadwipa invasion" dari Lippo, sapuluah tahun kudian salah surang dari mereka akan manjadi PONKRI (President of NKRI) pulo?

Semoga ado umua awak untuk mancaliak orakel garah-garah ko.

Wassalam,

ANB
45, Cibubur
--

sjamsir_sjarif

unread,
May 13, 2013, 1:21:42 AM5/13/13
to rant...@googlegroups.com
Baa lo kaji ko Bundo?

> > > > > Sebab kalau kita tunggu2 juga pengusaha Muslim membuat proyek raksasa
> > > > ini kita mananti laki pai maliang antah pabilo kabaliaknyo.
> > > > > Mohon maaf kalau kita tak sependapat.
> > > > > Wassalam Bundo
Salam,
-- Nyit

--- In Rant...@yahoogroups.com, Akmal Nasery Basral wrote:
>
> MakNgah n.a.h.
>
> di bagian tangah artikel nan ambo forward tu ado tulisan:
>
> -----------
> In 1983, Lippo Group began its own US invasion, choosing to do so in the
> apparent backwater of Little Rock, Arkansas, where Bill Clinton was
> Governor.
> -------------
>
> Sejarah mancataik om Bill manjadi POTUS sapuluah tahun kudian (1993), di ma
> salah satu faktor pendukung adolah dukungan dana gadang dari Mr. JR.
>
> Kok iyo bak kecek urang Parancih "l'histoire se répète" (sejarah akan
> berulang), mungkin ndak gubernur-(gubernur) Sumatra nan tahun kini
> mengalami "Swarnadwipa invasion" dari Lippo, sapuluah tahun kudian salah
> surang dari mereka akan manjadi PONKRI (President of NKRI) pulo?
>
> Semoga ado umua awak untuk mancaliak orakel garah-garah ko.
>
> Wassalam,
>
> ANB
> 45, Cibubur
>
>
> Pada Senin, 13 Mei 2013, sjamsir_sjarif menulis:
>
> > Dari alinea terakhir situs tu:
> >
> > As for the Riadys, Indonesians wouldn't be surprised if it was a quest for
> > world domination that they were really undertaking. The Lippo logo is
> > everywhere in the troubled Asian powerhouse, with its interests in banks,
> > factories and shops, hospitals and housing developments.
> >
> > "In Jakarta," wrote the *Washington Post*, "locals joke that Lippo stands

> > for Lama-Lama Indonesia Pun Punya Oe, meaning: In the long run, even
> > Indonesia will be mine."
> > -- Nyit Sungut

sjamsir_sjarif

unread,
May 13, 2013, 1:35:36 AM5/13/13
to rant...@googlegroups.com
Samantaro tu, lamolambeknyo, jan takajuik, kok tatagak Gaduang Pucuak Atok Basilang, di Tanjuang Sani atau Sungai Batang, tapiliah tampek kalahiran tadaruih Malik jo Wadud, DuoSudaro Surang Buya Surang Pandeta...

Astaghfirullah ...

-- Nyit

--- In Rant...@yahoogroups.com, Akmal Nasery Basral <akmal@...> wrote:
>
> MakNgah n.a.h.
>
> di bagian tangah artikel nan ambo forward tu ado tulisan:
>
> -----------
> In 1983, Lippo Group began its own US invasion, choosing to do so in the
> apparent backwater of Little Rock, Arkansas, where Bill Clinton was
> Governor.
> -------------
>
> Sejarah mancataik om Bill manjadi POTUS sapuluah tahun kudian (1993), di ma
> salah satu faktor pendukung adolah dukungan dana gadang dari Mr. JR.
>
> Kok iyo bak kecek urang Parancih "l'histoire se répète" (sejarah akan
> berulang), mungkin ndak gubernur-(gubernur) Sumatra nan tahun kini
> mengalami "Swarnadwipa invasion" dari Lippo, sapuluah tahun kudian salah
> surang dari mereka akan manjadi PONKRI (President of NKRI) pulo?
>
> Semoga ado umua awak untuk mancaliak orakel garah-garah ko.
>
> Wassalam,
>
> ANB
> 45, Cibubur
>
>
> Pada Senin, 13 Mei 2013, sjamsir_sjarif menulis:
>
> > Dari alinea terakhir situs tu:
> >
> > As for the Riadys, Indonesians wouldn't be surprised if it was a quest for
> > world domination that they were really undertaking. The Lippo logo is
> > everywhere in the troubled Asian powerhouse, with its interests in banks,
> > factories and shops, hospitals and housing developments.
> >
> > "In Jakarta," wrote the *Washington Post*, "locals joke that Lippo stands
> > for Lama-Lama Indonesia Pun Punya Oe, meaning: In the long run, even
> > Indonesia will be mine."
> > -- Nyit Sungut
> > --- In Rant...@yahoogroups.com <javascript:_e({}, 'cvml',

muhammad zuhrizul

unread,
May 13, 2013, 1:56:31 AM5/13/13
to rant...@googlegroups.com
Ass wr wb Dunsanak sapalanta

ambo yo satuju bana kok di reklamasi pantai padang ko, minimal indak ado tenda ceper ( honda banyak tapi urang nyo ndak nampak ) manga nyo pasangan muda mudi tu di dalam nan nota bene anak kamanakan awak nan pasti 90% muslim ? kini jikok di pikia-pikia apo pun nan awak nikmati kini 60% produk urang nasrani, solusinyo mungkin awak sajo nan mampakuek iman anak kamanakan awak, dan parantau-parantau nan sukses di rantau ko kok dapek bisa ba investasi di kampuang dan mangurangi pangangguran, ambo banyak tau urang awak banyak nan piti nyo balabiah, mungkin itu labiah afdal dari pado awak mangkritik sajo..

sangenek  dari ambo
zuhrizul Chaniago
41 tahun
matua - agam


 



Dari: Nofend St. Mudo <nof...@rantaunet.org>
Kepada: RantauNet2 Milis <Rant...@googlegroups.com>
Dikirim: Jumat, 10 Mei 2013 7:52
Judul: [R@ntau-Net] HARI INI, PELETAKAN BATU PERTAMA: Lippo Group Bangun Rumah Sakit Internasional di Padang

PADANG, HALUAN — Pemerintah Kota Padang bekerja sama dengan Lippo Group melalui Lippo Karawaci Tbk (LPKR), akan membangun rumah sakit, mall, hotel, dan sekolah bertaraf internasional di Kota Padang. Rencananya hari ini Jumat (10/5), dilakukan peletakan batu pertama pembangunannya oleh Ketua DPD RI Irman Gurman.

Demikian dikatakan Walikota Padang, Fauzi Bahar didampingi Ketua DPD RI Irman Gusman, Owner Lippo Group James T Riady, Presiden Lippo Group Theo Sambuaga, Mantan Gubernur Sumbar Azwar Anas dan Kepala BNPB Pusat Samsul Maarif, saat konferensi pers di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Kamis (9/5). Lokasi proyek lahan eks Bank Andrico, Simpang Empat Jl. Khatib Sulaiman Padang, tepatnya di depan RM Lamun Ombak, Padang.
“Pembangunan rumah sakit, hotel, sekolah dan mall ini adalah bagian dari percepatan pembangunan Kota Padang sebagai kota terbesar di pesisir pantai Sumatera,” katanya.

Selain itu, pembangunannya bakal memacu peningkatan ekonomi Kota Padang dan menyerap tenaga kerja yang lumayan banyak. Bangunan ini nantinya juga akan digunakan untuk selter demi menjawab ketakutan masyarakat akan gempa dan tsunami.

Sedangkan Presiden Lippo Group Theo Sambuaga mengatakan, pembangunan mall, hotel, rumah sakit dan sekolah bertaraf internasional itu, adalah proyek PT Lippo Group yang terbesar di pulau Sumatera. Gedung ini nantinya akan menyerap tenaga kerja sekitar 3.000 orang.
“Proyek ini adalah komitmen kami sebagai perusahaan swasta untuk pembangunan nasioanal. Kami memilih Padang karena Padang adalah kota yang strategis. Kami menekankan investasi pada bidang kesehatan dan pendidikan untuk peningkatan kualitas SDM karena elemen ini penting untuk kemajuan bangsa,” ungkap Theo Sambuaga.

Soal rumah sakit bertaraf internasional, Theo menjelaskan, walaupun di rumah sakit tersebut tersedia peralatan berteknologi canggih, namun pelayanannya tetap diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Sedangkan pembangunan hotel, bertujuan untuk menunjang pariwisata Kota Padang sebagai tujuan wisata turis internasional dan lokal.

Sementara Irman Gusman menjelaskan, pembangunan tersebut adalah momen sejarah bagi Sumbar, Kota Padang khususnya, untuk meraih kepercayaan diri setelah gempa 2009. Irman Gusman juga mengatakan, rumah sakit bertaraf internasional yang akan dibangun tersebut, bisa menjadi rujukan bagi daerah-daerah di sekitar Sumbar, seperti Kerinci, Tapanuli Selatan, Jambi dan lain-lain.
“Saya mendukung penuh pembangunan ini untuk meningkatkan devisa Kota Padang, juga untuk persiapan menghadapi Zona Ekonomi Asia 2 tahun mendatang. Target kita, Padang bisa meraih 10 besar kota terpenting di Indonesia dari nomor 33 menurut majalah SWA,” kata Irman Gusman.

Informasi yang dihimpun Haluan pembangunan rumah sakit bertaraf internasional ini juga untuk meminimalisir masyarakat Sumatera Barat kelas menengah ke atas yang selama ini cendrung berobat ke luar negeri seperti ke Malaysia dan Singapura. Karena fasilitas rumah sakit group Lippo ini terbilang lengkap. Pengerjaan proyek ini direncanakan selesai dalam satu tahun. (h/cw-wis/cw-dib)

JUMAT, 10 MEI 2013 M

--

Wassalam

Nofend St. Mudo
36Th/Cikarang | Asa Nagari Pauah Duo Nan Batigo - Solok Selatan
Tweet: @nofend | YM: rankmarola 

Ambiar Lani

unread,
May 13, 2013, 3:55:51 AM5/13/13
to rant...@googlegroups.com
Assalamualaikum wr wb.

Kami mengikuti perkembangan dan perjalanan thread ini -"[R@ntau-Net] HARI INI, PELETAKAN BATU PERTAMA: Lippo Group Bangun Rumah Sakit Internasional di Padang"- walaupun belum keseluruhan postingan kami baca tapi pandangan yang menyatakan keberatan/menolak baik yang dinyatakan secara terbuka ataupun dengan tersirat nampaknya lebih dominan.

Tanpa mengurangi rasa hormat kepada semua Bapak/Ibu dan para dunsanak yang mengambil sikap "wait and see", maka menurut hemat kami dalam rangka menghindari ekses negatif yang tidak diharapkan yang mudharatnya lebih tinggi dari pada manfaatnya maka menurut hemat kami sikap MENOLAK lebih baik untuk dikedepankan.

Kalau misalnya akan dibuat "Surat Penolakan" secara bersama dari forum Ra@ntau Net ini, maka kami akan ikut serta untuk menandatanganinya. Terima Kasih.

Wassalam:
Ambiar Lani
61/L/Jakarta-Bekasi





From: E Dt Marajo nan Tuo <sian...@yahoo.com>
To: "rant...@googlegroups.com" <rant...@googlegroups.com>
Sent: Monday, May 13, 2013 10:26 AM
Subject: Bls: [R@ntau-Net] HARI INI, PELETAKAN BATU PERTAMA: Lippo Group Bangun Rumah Sakit Internasional di Padang

Syafrudin ME

unread,
May 13, 2013, 3:06:13 PM5/13/13
to rant...@googlegroups.com
Kalau labiah rancak nyo yo lah sacapek nyo mulai kito buek surek ka gubernur sumbar ko atau instansi yang terkait,mungkin niniak mamak atau urang tuo kita di rantaunet ko bisa manyampaikan nyo...
Jan sampai anak kamanakan kito nantik kawin jo urang non muslim karano di iming2kan harato jo jabatan,ambo yakin akan ado nan sarupo ko.

ingek sabalun kanai, pinteh i sabalun hanyuik...

wasalam,
syafrudin ben

muka kuning
batam




2013/5/13 Ambiar Lani <rang...@yahoo.com>

CONFIDENTIALITY
This e-mail message and any attachments thereto, is intended only for use by the addressee(s) named herein and may contain legally privileged and/or confidential information. If you are not the intended recipient of this e-mail message, you are hereby notified that any dissemination, distribution or copying of this e-mail message, and any attachments thereto, is strictly prohibited.  If you have received this e-mail message in error, please immediately notify the sender and permanently delete the original and any copies of this email and any prints thereof.
ABSENT AN EXPRESS STATEMENT TO THE CONTRARY HEREINABOVE, THIS E-MAIL IS NOT INTENDED AS A SUBSTITUTE FOR A WRITING.  Notwithstanding the Uniform Electronic Transactions Act or the applicability of any other law of similar substance and effect, absent an express statement to the contrary hereinabove, this e-mail message its contents, and any attachments hereto are not intended to represent an offer or acceptance to enter into a contract and are not otherwise intended to bind the sender, Sanmina Corporation (or any of its subsidiaries), or any other person or entity.

Muchlis Hamid

unread,
May 14, 2013, 1:02:46 AM5/14/13
to rant...@googlegroups.com
Sanak di Palanta,

Dulu Pak Azwar Anas pernah mengeluh "manyasa Apak malapehen Mentawai".

JR memang tokoh 1000 gereja.
Di Lippo Karawaci tak ada masjid, untung Pak Yunan Hilmy Nasution membangun masjid di pinggirnya
dengan Islamic Village.
Lippo Cikarang kabarnya juga tak mempunyai masjid, untung ada bangunan Pemerintah di dalamnya.
Di lantai atas bangunan dibuat masjid.

Kita perkuat sajalah pagar nagari jo ABS-SBK. Tak lagi hanya dipidatokan sampai awak pasai mandanganyo.

Salam,

Muchlis Hamid






From: Syafrudin ME <syafru...@sanmina.com>
To: rant...@googlegroups.com
Sent: Tuesday, May 14, 2013 2:06 AM
Subject: Re: Bls: [R@ntau-Net] HARI INI, PELETAKAN BATU PERTAMA: Lippo Group Bangun Rumah Sakit Internasional di Padang

Dr. Saafroedin Bahar.

unread,
May 14, 2013, 1:09:06 AM5/14/13
to Rantau Net Rantau Net
Pak Muchlis, jan wacana ka wacana juo lai. Matangkan strategi, susun struktur, dan piliah pimpinan. Softwarenyo alah kito bahas matang bulan Desember 2010. Sasa kudian indak baguno.
Wassalam,
SB.

Muchlis Hamid

unread,
May 14, 2013, 3:10:59 AM5/14/13
to rant...@googlegroups.com
Ha ha Pak Saaf. Bupati Solok, Syamsu Rahim, alah manyadiokan anggaran utk 14 nagari nan dipilih. Iko langkah awal.
Besar anggaran Rp 75 jt per nagari.
Mampakuek 4 Jinih (revitalisasi mgt suku), ABS-SBK, menggeliatkan MTTS.
Kito bantu dan kito doakan Pak Saaf.
Salam,
Muchlis Hamid
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

-----Original Message-----
From: "Dr. Saafroedin Bahar." <saafroed...@rantaunet.org>
Sender: rant...@googlegroups.com
Date: Tue, 14 May 2013 05:09:06
To: Rantau Net Rantau Net<rant...@googlegroups.com>
Reply-To: rant...@googlegroups.com
Subject: Re: Bls: [R@ntau-Net] HARI INI, PELETAKAN BATU PERTAMA: Lippo Group
Bangun Rumah Sakit Internasional di Padang

Dr. Saafroedin Bahar.

unread,
May 14, 2013, 3:16:33 AM5/14/13
to Rantau Net Rantau Net
Rancak tumah pak Muchlis. Tapi jan baranti di Solok sajo. Doronglah saluruah tokoh Minangkabau nan sadang takalok gadang tu.

Mochtar Naim

unread,
May 14, 2013, 10:12:14 AM5/14/13
to rant...@googlegroups.com
 
Sdr Zulkarnain Kahar, dkk
 
Masalahnya bukan masalah egaliter atau tidaknya, seperti yang Anda katakan itu. Tapi melalui cara2 yang diperlihatkan oleh konglomerat Lippo Group James T Riyadi dan seluruh konglomerat Cina yang ada di Indonesia dan Asia Tenggara ini mereka telah menguasai seluruh kekuasaan ekonomi, perdagangan dan industri dari negara-negara bersangkutan dengan cara-cara mereka, sementara jumlah mereka hanya secuil kecil saja dari keseluruhan penduduk.
 
Caranya ialah dengan melakukan kerjasama saling menguntungkan dengan para penguasa negara seperti yang tengah kita lihat dan saksikan di mana-mana dan dengan contoh kasus Lippo Group  di kota Padang sekarang ini dengan rencana pembangunan RS Internasional Siloam, Hotel Internasional, Mall internasional, Bandara Internasional, dsb.
 
Menjamurnya praktek korupsi dari pejabat dan penguasa negara adalah juga efek samping dari praktek kerjasama dengan para konglomerat Cina dan multi-nasional itu. Sementara bagian besar rakyat pribumi di sisi lain dibiarkan hidup melarat di bawah garis kemiskinan dengan menjadikan mereka sebagai kuli, buruh dan pekerja kasar di perusahaan-perusahaan konglomerat dan multi-nasional itu.
 
Kendati para konglomerat itu bertahan dengan agama dan kebudayaan mereka (Konghuchu), tetapi secara formal mereka memasuki agama Kristen, Katolik maupun Protestan, dan menjadi pendukung utama secara finansial dan moral dari upaya penyebaran agama Kristen di tengah2 masyarakat muslim. Statistik penganutan agama di Indonesia menunjukkan, kelompok Kristen telah berkembang dari 5 % di awal kemerdekaan menjadi di atas 20 % sekarang ini, yang sebagian terbesarnya didapatkan melalui proses pemurtadan dari kelompok muslim yang berada di bawah garis kemiskinan. Mereka kelompok muslim yang kesrakat itu dibantu dengan berbagai cara, anak2 mereka disekolahkan dan kesehatan mereka diperhatikan.  
 
Jika kita tidak suka diperlakukan seperti itu, maka waktunya adalah sekarang untuk merombak total sistem dan struktur ekonomi kapitalistik pasar bebas yang telah berlaku sejak masa kolonial dulu yang sekarang berganti dengan penguasaan ekonomi, perdagangan dan industri oleh para konglomerat non-pri Cina dan kapitalis multi-nasional lainnya, yakni dengan merombaknya menjadi sistem ekonomi koperasi kerakyatan akar rumput dengan dasar syariah, untuk tujuan sebesar-besar kemakmuran rakyat pribumi yang memiliki negeri dan negara ini -- seperti yang dilakukan oleh Mahathir dll di Malaysia.
 
Mochtar Naim 14/05/13
 
 
 
 
 
From: Zulkarnain Kahar <zxk...@maninjau.net>
To: "rant...@googlegroups.com" <rant...@googlegroups.com>
Sent: Saturday, May 11, 2013 9:23 AM
Subject: Re: [R@ntau-Net] HARI INI, PELETAKAN BATU PERTAMA: Lippo Group Bangun Rumah Sakit Internasional di Padang
Mudahan mudahan terlaksana.  

Jangan pula lah ada investor yang akan berencana menanam modalnya dinegeri awak belum apa apa sudah dicurigai yang macam macam. Malang sungguh nasib si Minang yang dahulu menurut cerita kakek nenek saya adalah egaliter tak pernah membedakan orang satu sama lainnya makanya terkenal berani merantau sampai keujung dunia "A nan dimakanyo? kalau nasi juo adokanlah kamari", tak mudah percaya dengan kata orang bahkan sudah dirasakanya pun harus ada contoh lain lagi untuk menambah sample statistiknya makanya sangat susah untuk meyakinkan orang Minang. Iyokan na diurang lalukan nan diawak begitulah saking cerdiknya si Minang . 

"Kalau nan awaklo ka diatunyo sorry sajolah dulu ndak disiko sajo dapek mancari makan, laweh duniako mah yuang" sebuah ungkapan yang dulu acok tadanga. 

Aneh bin ajaib semakin terbuka halaman dunia ini  semakin penuh kekawatiran kalau tak boleh dibilang  penakut .  

Wassalam 

Zulkarnain Kahar

From: Nofend St. Mudo <nof...@rantaunet.org>
To: RantauNet2 Milis <rant...@googlegroups.com>
Sent: Friday, May 10, 2013 6:49 PM
Subject: Re: [R@ntau-Net] HARI INI, PELETAKAN BATU PERTAMA: Lippo Group Bangun Rumah Sakit Internasional di Padang
GARAP BANDAR MINANGKABAU: LIPPO GROUP AKAN INVESTASI RP10 TRILIUN

PADANG, HALUAN — Salah satu perusahaan properti terbesar di Indonesia, Lippo Group menyatakan ketertarikannya untuk menggarap proyek Bandar Minangkabau. Masyarakat biasa menyebutnya Revitalisasi Pantai Padang.

Proyek ini mulai dari sepanjang Pantai Murao Padang hingga ke Pantai Purus. Tak tanggung-tanggung, Lippo Group akan meng­gelontorkan dana sebesar Rp10 triliun untuk pem­biayaan Proyek Bandar Mi­nan­gkabau tersebut.

Hal itu langsung disam­paikan CEO Lippo Group James T Riady, bersama Presiden Lippo Group Theo Sambuaga, Presiden Direktur Lippo Karawaci Tbk Ketut Budi Wijaya, kepada Wali­kota Padang Fauzi Bahar, saat melakukan peninjauan ke Pantai Padang, Jumat (10/5).

Rombongan ini didampingi Ketua DPD RI Irman Gusman, dan  Menko Kesra Agung Laksano, Menteri Perumahan Rakyat RI Djan Farizh, pe­ngusaha asal Minagkabau Ny Ratna Hasyim Ning, Ismail Ning, Fasli Djalal, mantan Gubernur Sumbar Azwar Anas, Kepala BNPB Pusat Samsul Maarif, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno.

“Proyek Bandar Minang­kabau ini adalaah aset yang sangat petensial untuk dija­dikan sebagai destinasi pari­wisata Sumbar, Kota Padang khususnya. Jadi, kami dari Lippo Group, akan meng­gandeng pengusaha muda asal Minag­kabau, yaitu kel­uarga besar Ismail Ning untuk sama-sama meng­investasikan dana untuk pem­bangunan Proyek Bandar Minang­kabau ini, dengan meng­gelontorkan dana seki­tar Rp5 sampai Rp10 triliun, dengan jangka waktu 5-sampai 10 tahun ke depan,” ujar Presiden Lippo Group Theo Sam­buaga.

Menanggapi hal tersebut, Wali­kota Padang Fauzi Bahar langsung memberikan respon positif atas ketertarikan Lippo Group tersebut. Dia berjanji, bila Lippo Group benar-benar serius untuk menggarap pro­yek maka pihaknya akan mem­berikan nilai plus, seperti mem­berikan izin bangunan dan izin lainnya secara gratis kepada Lippo Group. “Apabila Lippo Group memang serius untuk meng­garap Proyek Bandar Minang­kabau yang telah sering saya presentasikan ke berbagai investor ini, maka kami akan menggertiskan semua urusan yang bersifat pemerintahan,” ungkap Fuazi Bahar.

Menurut Fauzi, apabila Proyek Bandar Minangkabau nantinya sudah digarap oleh Lippo Group, maka akan memberikan dampak positif yang sangat besar kepada masyarakat Kota Padang dan Sumbar umumnya. (h/cw-wis)

Sabtu, 11 May 2013 02:02
-- .* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.===========================================================UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:- DILARANG:1. E-mail besar dari 200KB;2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner.- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya.===========================================================Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/--- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google.Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti berlan...@googlegroups.com .Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.  
-- .* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.===========================================================UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:- DILARANG:1. E-mail besar dari 200KB;2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner.- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya.===========================================================Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/--- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google.Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti berlan...@googlegroups.com .Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.  

ibnuk...@gmail.com

unread,
May 14, 2013, 7:44:52 PM5/14/13
to rant...@googlegroups.com
Dibawahko sms yang dikirim oleh pak Rusdi mantan ketua DDII Sumbar nan kini jadi hakim tripikor di Banda Aceh. Beliau kirim ka pak DR. Zainul Daulai dosen Fak. Hukum Unand: Pasan dari Tn. Rencong: Apokoh urang Minang indak tau, Rumah Sakik Siloam nan kadibangun dek James Riadi tu caro untuak mamurtadkan urang Minang. Kalo dulu ruma sakik Baptis. 9 urang anak2 mudo kito masuak panjaro. Kini ruma sakik Siloam. Samo sajo. Pamurtadan. Kaji baliak. Wass.
Powered by Telkomsel BlackBerry®

From: Mochtar Naim <mocht...@yahoo.com>
Date: Tue, 14 May 2013 22:12:14 +0800 (SGT)
Subject: Re: [R@ntau-Net] TANGGAPAN MOCHTAR NAIM / HARI INI, PELETAKAN BATU PERTAMA: Lippo Group Bangun Rumah Sakit Internasional di Padang

--
.

Ambiar Lani

unread,
May 14, 2013, 9:39:21 PM5/14/13
to rantau net

----- Forwarded Message -----
From: Mochtar Naim <mocht...@yahoo.com>
To: Ambiar Lani <rang...@yahoo.com>; "saaf...@yahoo.com" <saaf...@yahoo.com>
Sent: Tuesday, May 14, 2013 4:43 PM
Subject: Re: Bls: [R@ntau-Net] HARI INI, PELETAKAN BATU PERTAMA: Lippo Group Bangun Rumah Sakit Internasional di Padang

Sdr Ambiar Lani dan Pak Saf,
 
Segera nyatakan penolakan secara bersama terhadap pembangunan RS Internasional Siloam, Hotel dan Mall dari Lippo James T Riyadi di Jl utama Khatib Suleman, Padang, yang sarat dengan upaya pemurtadan dan pengkristenan ummat Islam di Indonesia. Masukkan saya sebagai salah seorang warga Padang/ Sumbar yang ikut menolaknya.
 
Mochtar Naim

From: Ambiar Lani <rang...@yahoo.com>
To: "saaf...@yahoo.com" <saaf...@yahoo.com>; "mocht...@yahoo.com" <mocht...@yahoo.com>
Cc: ambiar lani <rang...@yahoo.com>
Sent: Monday, May 13, 2013 4:55 PM
Subject: Fw: Bls: [R@ntau-Net] HARI INI, PELETAKAN BATU PERTAMA: Lippo Group Bangun Rumah Sakit Internasional di Padang

Assalamualaikum wr wb,

Berhubung surat saya yang ini indak tamasuak nan dilewakan dek R@ntau Net, maka sekedar utk berbagi ambo teruskan ka apak baduo. Terima kasih.

Wassalam,

Ambiar Lani.

----- Forwarded Message -----
From: Ambiar Lani <rang...@yahoo.com>
To: "rant...@googlegroups.com" <rant...@googlegroups.com>
Sent: Monday, May 13, 2013 2:55 PM
Subject: Re: Bls: [R@ntau-Net] HARI INI, PELETAKAN BATU PERTAMA: Lippo Group Bangun Rumah Sakit Internasional di Padang
Assalamualaikum wr wb.

Kami mengikuti perkembangan dan perjalanan thread ini -"[R@ntau-Net] HARI INI, PELETAKAN BATU PERTAMA: Lippo Group Bangun Rumah Sakit Internasional di Padang"- walaupun belum keseluruhan postingan kami baca tapi pandangan yang menyatakan keberatan/menolak baik yang dinyatakan secara terbuka ataupun dengan tersirat nampaknya lebih dominan.

Tanpa mengurangi rasa hormat kepada semua Bapak/Ibu dan para dunsanak yang mengambil sikap "wait and see", maka menurut hemat kami dalam rangka menghindari ekses negatif yang tidak diharapkan yang mudharatnya lebih tinggi dari pada manfaatnya maka menurut hemat kami sikap MENOLAK lebih baik untuk dikedepankan.

Kalau misalnya akan dibuat "Surat Penolakan" secara bersama dari forum Ra@ntau Net ini, maka kami akan ikut serta untuk menandatanganinya. Terima Kasih.

Wassalam:
Ambiar Lani
61/L/Jakarta-Bekasi




Zulkarnain Kahar

unread,
May 14, 2013, 9:41:55 PM5/14/13
to rant...@googlegroups.com
Pak Mochtar Naim, DKK

Kita berbeda pendapat dalam masalah ini.
Saya berpendapat kehidupan tanpa tantangan  adalah mati suri. Kehebatan orang minang yang konon kabarnya bersandikan Islam dan beradat yang kuat tak lapuak dek hujan ndak lakang dek paneh itu akan hilang bila tidak ada tantangan. Orang tidak akan pandai kalau tidak mengulang kaji, Profesor tak akan bertambah ilmunya kalu tidak ada mahasiswa gila yang selalu mencecar dengan pertanyaan aneh. Ninik mamak dan cerdik pandai tak akan bangun dari tidur panjang menjaga pagar nagarinya kalau tidak melihat bahaya didepan mata yang siap menerkam kaumnya. Dunia sudah terbuka lebar kita tak bisa lagi megandalkan palang pintu kita. Tidak cukup bila kita hanya terus melatih diri didalam rumah  tanpa pernah  berani keluar dunia nyata.

Menurut saya peribadi  kalau urusan korupsi dan dan kemiskinan itu persoalan seluruh dunia yang berbeda hanya besar kecilnya. Tak kan hilang korupsi di Indonesia selagi rakyat Indonesia tidak pandai kalau tak boleh dikatakan "bodoh" dalam memilih peminpin dan wakil2nya apalagi diera one man one vote ini. Orang pintar boleh saja bejibun tapi kala memilih mmm poor Indonesian.

Kalau untuk urusan Cina tak perlu  saya dikuliahi, barangkali saya lebih tahu dari pak Mochtar dari kecil saya hidup dilingkungan Cina, berarak arak dari tg. Balai Karimun, Tg Batu, Tg Pinang sampai ke Bagan SiapiApi.  Bahkan istri saya pun orang Cina. Terakhir saya berpendapat semua orang itu sama, yang membedakan adalah seberapa kuat dia berusaha dan seberapa besar resiko yang sanggup dihadapinya mau itu cina, india, arab, eropa atau melayu. 

Kalau saya salah karena saya yang salah, kalau saya miskin bukan karena orang lain yang memiskinkan saya tapi karena saya kurang kuat berusaha dan saya hanya ingin bermain di risk free area atau penakut. Kalau saya kaya juga buka karena orang lain 
Nenek saya pernah bilang "Jangan salahkan lantai bila kau tak pandai menari "
 
Mohon maaf bila tidak berkenan..
Wassalam
Zulkarnain Kahar


From: Mochtar Naim <mocht...@yahoo.com>
To: "rant...@googlegroups.com" <rant...@googlegroups.com>
Sent: Tuesday, May 14, 2013 8:12 AM
Subject: Re: [R@ntau-Net] TANGGAPAN MOCHTAR NAIM / HARI INI, PELETAKAN BATU PERTAMA: Lippo Group Bangun Rumah Sakit Internasional di Padang

 
-- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/ - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti berlan...@googlegroups.com . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.    
-- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/ - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti berlan...@googlegroups.com . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.    
--
.

Nofend St. Mudo

unread,
May 14, 2013, 10:09:52 PM5/14/13
to RantauNet2 Milis
pak Ambiar Lani nan terhormat...

Maksud komentar Japri pak AL nan di Fwd baliak ka RN dibawah ko apo??
"Berhubung surat saya yang ini indak tamasuak nan dilewakan dek R@ntau Net, maka sekedar utk berbagi ambo teruskan ka apak baduo".

Bia indak salah sangko nan akhir no masuak ka "baprasangko buruak" ka rang dapua/admin RN pak, rancak di pareso bana dulu sabalun mangatokan via Japri kadunsanak nan lain perihal komen nan ambo tabakan diateh.

Bia jaleh, caliak di tread iko postingan pak AL tu..
atau caliak screen nan ambo lampirkan iko.

Pada 15 Mei 2013 08.39, Ambiar Lani <rang...@yahoo.com> menulis:

From: Ambiar Lani <rang...@yahoo.com>
To: "saaf...@yahoo.com" <saaf...@yahoo.com>; "mocht...@yahoo.com" <mocht...@yahoo.com>
Cc: ambiar lani <rang...@yahoo.com>
Sent: Monday, May 13, 2013 4:55 PM
Subject: Fw: Bls: [R@ntau-Net] HARI INI, PELETAKAN BATU PERTAMA: Lippo Group Bangun Rumah Sakit Internasional di Padang

Assalamualaikum wr wb,

Berhubung surat saya yang ini indak tamasuak nan dilewakan dek R@ntau Net, maka sekedar utk berbagi ambo teruskan ka apak baduo. Terima kasih.

Wassalam,

Ambiar Lani.

----- Forwarded Message -----
Sent: Monday, May 13, 2013 2:55 PM
Subject: Re: Bls: [R@ntau-Net] HARI INI, PELETAKAN BATU PERTAMA: Lippo Group Bangun Rumah Sakit Internasional di Padang

Assalamualaikum wr wb.

Kami mengikuti perkembangan dan perjalanan thread ini -"[R@ntau-Net] HARI INI, PELETAKAN BATU PERTAMA: Lippo Group Bangun Rumah Sakit Internasional di Padang"- walaupun belum keseluruhan postingan kami baca tapi pandangan yang menyatakan keberatan/menolak baik yang dinyatakan secara terbuka ataupun dengan tersirat nampaknya lebih dominan.

Tanpa mengurangi rasa hormat kepada semua Bapak/Ibu dan para dunsanak yang mengambil sikap "wait and see", maka menurut hemat kami dalam rangka menghindari ekses negatif yang tidak diharapkan yang mudharatnya lebih tinggi dari pada manfaatnya maka menurut hemat kami sikap MENOLAK lebih baik untuk dikedepankan.

Kalau misalnya akan dibuat "Surat Penolakan" secara bersama dari forum Ra@ntau Net ini, maka kami akan ikut serta untuk menandatanganinya. Terima Kasih.

Wassalam:
Ambiar Lani
61/L/Jakarta-Bekasi


--
amb.JPG

ibnuk...@gmail.com

unread,
May 14, 2013, 10:10:32 PM5/14/13
to rant...@googlegroups.com
Pandapek pak Prof. Deliar alah pas. Dan baliau dari dulu konsen masalah iko. Waktu kuliah di jurusan Sosiologi dulu buku buku beliau tentang perubahan sosial masyarakat Minangkabau jadi buku wajib.

Satantantang masalah yang kito bahas kini, wajar ado yang beda pandapek. Tapi jan sampai terlalu tajam.
Bagi dunsanak kito nan terlibat dilapangan dalam perjuangan menghadapi kristenisasi dan pemurtatan jaleh babeda sikap yang ditunjuak an dibanding jo nan hanyo mambaco dan macaliak dari jauah.

Karajo ko samo jo urang main bola. Bola nan di arak pemain dilapangan. Tapi penonton nan sasak angok bahkan mati tagang dek serangan jantuang.

Agiahlah ka dunsanak kito nan alah bakarajo dan bergerak dilapangan untuak manyalasaikan masalahko. Bagi kito nan ado dilapauko kalau ndak kasato bakubang, Mari kito iringi dengan doa. Semoga Allah selamatkan Aqidah nagari awak.

Salam,


Ibnu kamang
Powered by Telkomsel BlackBerry®

From: Zulkarnain Kahar <zxk...@maninjau.net>
Date: Tue, 14 May 2013 18:41:55 -0700 (PDT)

ajo duta

unread,
May 14, 2013, 10:28:53 PM5/14/13
to rant...@googlegroups.com
Soal Cino ko, iyo Piaman Laweh nan istiqomah. Sampai kini iyo indak ado pengusaha
sipik ko nan masuak ka Piaman. Walaupun sekedar toko. Pernah ado doto gigi cubo
buka praktek, Iyo indak surangpun nan singgah. Tapaso liau bakirok dari Piaman.

Dalam rangka NKRI tantu iko indak tepat. Tapi iko alah manjadi "kearifan" lokal nampaknya.
Walaupun indak ado perda sagalo.

Wassalaamu'alaikum
Dutamardin Umar (aka. Ajo Duta),
1947, suku Mandahiliang,
Gasan Gadang, Pariaman.
Virginia-USA
------------------------------------------------------------


2013/5/14 Mochtar Naim <mocht...@yahoo.com>
--
.

Dewis Natra

unread,
May 14, 2013, 10:49:31 PM5/14/13
to RantauNet
Doens Palanta,
Sato lo snek, perobahan menuju era global sabana sulik untuak dibendung, kalau Sumbar menolak investasi ko jadilah awak nan paliang tatingga. (dari tulisan di ateh nampak pulo Lippo di undang bukan datang). 

Kalau kito salalu manolak dan ndak ado aksi lain untuak alternatif, samo pulo awak mambuek kampuang makin tapuruak, 
Antah kok bisa pulo awak mandatangkan investor nan bisa menandingi Lippo.

Pekanbaru jauah maju pesat dek keterbukaan jo investor. kedatangan lippo pasti banyak menyerap tenaga kerja lokal. 
#, kalaupun ado diskriminasi ambo raso masalah profesional awak karajo, awak masuak karajo kan nego gaji, ditarimo pekerjaan manager dengan gaji sakitu kito karajokan, masalah kok nan cino jo kristen gaji labiah gadang, ambo raso ndak di urang ndak diawak, awak, nan awak punyo perusahaan, dan bakarajo anak kamanakan di perusahaan awak, sah2 sajo awak mangaji labiah gadang dari nan lain. lapangan karajo lapisan bawah tantu ndak ka di isi oleh urang nan datang dari luar Sumbar, ambo raso sado perusahaan swasta akan menilai kinerja. 

# kalau misi kristenisasi dari Lippo alah jaleh pulo di awak, tantu upayo awak ba'a maningkekkan akidah, pemahaman adaik. dipaga anak nagari jo akidah, semakin kuaik awak mamaga mako akan gagal misi urangtu. Penolakan nampaknyo karano awak ndak mampu mambuek paga. Serangan akidahko indak dari Lippo sajo media internet, informasi apo ndak indak bisa awak akses kini lewaik mak gugle. 

Pandapek ambo basyukur awak ado investor nan masuak sahinggo kepeangko bisa lo baputa dan kecipratan pulo anak nagari, tingga kini apo gerakan nan bisa mampakuaik akidah, nan paralu kito ingek nan ka malando indak lippo ciek sajo doh, media internet jauah labiah gadang impek nyo dari lippo, atau kito ka manulak pulo kehadiran internet di kampuang awak.

Salam
Is Sikumbang, 44an, Sungai Pua, Tangerang

Evy Nizhamul

unread,
May 16, 2013, 12:46:25 AM5/16/13
to rant...@googlegroups.com
Salam sanak Zuhrizul,

Nah.. iko iyo ambo setuju juo. Galigaman ambo kalau melewati Tapi lawik ko, saat mancaliak tenda tenda pendek dengan motor - motor berjejer dengan kondisi lokasi yang menantang bagi yang ingin berasyik masyuk... Asytagfirullah. Kato mande ambo, raso babulu mato mancaliak anak kamanakan urang. Antah apo nan diangan angankannyo tentang keindahan dunianyo. 

Lalu kenapa pekerjaan yang ado dihadapan mato nan bisa dipabuek dek para ormas Islam atau Paga Nagari  untuk membasmi maksiat malah indak ado gebrakannyo. 


Wassalam,
 
3vy Nizhamul
(Kawasan Puspiptek, Kota Tangerang Selatan)




Dari: muhammad zuhrizul <zuhr...@yahoo.com>
Kepada: "rant...@googlegroups.com" <rant...@googlegroups.com>
Dikirim: Senin, 13 Mei 2013 12:56
Judul: Bls: [R@ntau-Net] HARI INI, PELETAKAN BATU PERTAMA: Lippo Group Bangun Rumah Sakit Internasional di Padang

muhammad syahreza

unread,
May 16, 2013, 1:14:04 AM5/16/13
to rant...@googlegroups.com
Assalamu'alaikum wr.wb.


"Lalu kenapa pekerjaan yang ado dihadapan mato nan bisa dipabuek dek para ormas Islam atau Paga Nagari  untuk membasmi maksiat malah indak ado gebrakannyo."

Jawek nyo karano mereka ado kepentingan pulo disitu... mungkin juo sebagai pelaku pulo.. he he nan mambuek Ormas tu sia? Apo urang kayo?

salam
Reza

syaf...@gmail.com

unread,
May 16, 2013, 3:39:58 AM5/16/13
to rant...@googlegroups.com
Uni Evy,

Ndak ado tenda ceper tu doh lai. Lah nyo abihan dek pemda. Baitu juo "pondok baremoh" di Pasia Jambak. Kecek kadinas pariwisata Padang, alah dibongka.

Salam,

Syaf/Bogor



Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

From: Evy Nizhamul <hyv...@yahoo.com>
Date: Wed, 15 May 2013 21:46:25 -0700 (PDT)
Subject: Bls: [R@ntau-Net] HARI INI, PELETAKAN BATU PERTAMA: Lippo Group Bangun Rumah Sakit Internasional di Padang

Evy Nizhamul

unread,
May 16, 2013, 4:45:37 AM5/16/13
to rant...@googlegroups.com
Sanak Syaf,

Berarti nan Uni caliak bulan kapatang sekedar Cafe sajo lai ?. Lokasinyo hampia dakek jembatan nan baru dibangun ?.
Jiko Sanak lai dakek jo Ka Dinas Pariwisata Kota Padang, sampaikan saran Uni sarancaknyo kadai kadai di Tapi Lawik tuh janlah di latakkan di bibia pantai. Mengganggu keindahan pantai. Awak bisa bayangkan caro kota-kota lain menata pantainyo...kan. Seperti pantai Losari misalnyo. Tapi entah pulo yo dek nan punyo kadai labiah bagak pulo dari petugas/aparat.

Makasih informasinyo

Salam
3vy Nizhamul
(Kawasan Puspiptek, Kota Tangerang Selatan)




Dari: "syaf...@gmail.com" <syaf...@gmail.com>
Kepada: rant...@googlegroups.com
Dikirim: Kamis, 16 Mei 2013 14:39

syaf...@gmail.com

unread,
May 16, 2013, 5:57:49 AM5/16/13
to rant...@googlegroups.com
Iyo Ni.

Soal pantai tatutuik ko yo sabana mada. Tamasuak Pemdanyo.

Salam

Al/Bogor
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

From: Evy Nizhamul <hyv...@yahoo.com>
Date: Thu, 16 May 2013 01:45:37 -0700 (PDT)

Rang Dapua

unread,
May 16, 2013, 9:32:24 PM5/16/13
to RantauNet2 Milis, rang...@yahoo.com
Pak Ambiar Lani Yang terhormat...

Maksud komentar Japri pak AL nan di Fwd baliak ka RN dibawah ko apo??
"Berhubung surat saya yang ini indak tamasuak nan dilewakan dek R@ntau Net, maka sekedar utk berbagi ambo teruskan ka apak baduo".

Bia indak salah sangko nan akhir no masuak ka "baprasangko buruak" ka rang dapua/admin RN pak, rancak di pareso bana dulu sabalun mangatokan via Japri kadunsanak nan lain perihal komen nan ambo tabakan diateh.

Bia jaleh, caliak di tread iko postingan pak AL tu..
atau caliak screen nan ambo lampirkan iko.

Mohon klarifikasinyo, dan mari kito biasokan manyampaikan kekeliruan secara terbuka pulo.


Wassalam
amb.JPG

amir...@yahoo.com

unread,
May 16, 2013, 9:55:24 PM5/16/13
to rant...@googlegroups.com
Rang dapua,,
Pak ambiar lani,,

Ambo lai mambaco kiriman pak ambiar di milis ko bbrp hari nan lalu,,

Kadang ado pulo kiriman RN nan masuak ka spam di email awak, atau alah banyak komentar indak tabaco dek awak. Kadang kok mambaco email di BB ado nan indak masuak doh. Tp sakali lai, ambo lai mancaliak e,,

Mokasih!
Amir Hamzah, 40, Bks



Powered by Telkomsel BlackBerry®

From: Rang Dapua <rang-...@rantaunet.org>
Date: Fri, 17 May 2013 08:32:24 +0700
Subject: Fwd: Fw: Bls: [R@ntau-Net] HARI INI, PELETAKAN BATU PERTAMA: Lippo Group Bangun Rumah Sakit Internasional di Padang

Ambiar Lani

unread,
May 17, 2013, 3:47:06 AM5/17/13
to rant...@googlegroups.com
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Rang Dapua yang terhormat.

[ Maksud komentar Japri pak AL nan di Fwd baliak ka RN dibawah ko apo??
"Berhubung surat saya yang ini indak tamasuak nan dilewakan dek R@ntau Net, maka sekedar utk berbagi ambo teruskan ka apak baduo".

Bia indak salah sangko nan akhir no masuak ka "baprasangko buruak" ka rang dapua/admin RN pak, rancak di pareso bana dulu sabalun mangatokan via Japri kadunsanak nan lain perihal komen nan ambo tabakan diateh.]

Berkenaan dengan pertanyaan Rang Dapua tersebut di atas, kiranya perlu kami berikan penjelasan bahwa dengan memforward thread tsb, tidak lain adalah untuk menginformasikan kembali kepada Rang Dapua bahwa terdapat surat anggota yang mungkin terlewat untuk dipublikasikan. Dan tentu jauh (sekali lagi sangat jauh) dari maksud untuk menimbulkan "prasangko buruak" ka Rang Dapua/admin RN, apalagi dalam penilaian kami selama ini RN adalah forum tempat bertukar informasi dan pemikiran serta berdiskusi yang sangat baik.

Kami sdh memeriksa kembali halaman-halaman (in box) e-mail kami sebelumnya dan memang surat kami yang itu belum muncul di halaman (in box) e-mail kami, karena sebagai mana biasanya setiap surat yang kami kirim ke RN, surat tsb dapat dibaca kembali di halaman e-mail kami (in box), paling lama dalam hitungan waktu beberapa menit.

Pada hari yang sama kami juga mengirim dua surat ke RN, yang satu lagi menanggapi thread Pak Saaf dengan judul "Lai ka baiyo bana kito ko" dan surat yang ini dalam hitungan beberapa menit sudah hadir di halaman (in box) e-mail kami.

Dalam pandangan kami Pak Saaf dan Pak MN adalah orang tua dan orang yang sangat patut dituakan serta memiliki kepakaran yang tinggi dalam bidangnya masing-masing. Dan lebih dari pada itu Pak Saaf dan Pak MN memiliki concern dan perhatian yang sangat tinggi kepada ranah, mungkin melebihi dari yang lain dari yang kami ketahui.

Karenanya ketika kami tidak melihat surat yang kami kirim ke RN tidak muncul di halaman (in box) e-mail kami, maka surat tsb kami kirimkan kepada kedua orang tua dan pakar tsb, dgn maksud beliau berdua mengetahui juga yang menjadi perhatian kami.

Ketika surat tersebut kami fw kembali ke RN ternyata telah mengusik ketenangan dunsanak kami Rang Dapua/admin RN disini. Untuk itu kami mohon maaf, karena memang bukan itu yang menjadi tujuannya. Terima kasih.

Wassalam,

Ambiar Lani.
18/05/2013.




From: Rang Dapua <rang-...@rantaunet.org>
Sent: Friday, May 17, 2013 8:32 AM
Subject: Fwd: Fw: Bls: [R@ntau-Net] HARI INI, PELETAKAN BATU PERTAMA: Lippo Group Bangun Rumah Sakit Internasional di Padang

muhammad afdal

unread,
May 17, 2013, 9:39:30 AM5/17/13
to rant...@googlegroups.com

Assalamualaikum wr.wb

Persoalan pembangunan Rumah Sakit SIloam di padang iko tentu tidak terlepas dari peran WAKO padang juo FAUZI BAHAR. kalau salamoko Fauzi memperlihatkan baraso inyo religus itu hanyo sekedar pencitraan sajo untuak mencapai tujuan yang lebih besar. kalau urusan pitih, agamo dtinggakan sajo dirumah. mengenai baa sabananyo FAUZI iko, ambo cukuik tau bana jo inyoko. samo kuliah FPOK IKIP padang, samo2 pendiri ILUNI FPOK di JKt, samo aktif di DAYUANG DKI wukatu FAUZI dinas di KOPASKA jakarta. FAUZI kalau soal pitih iyo bak cando "Incek cubadak bagomok". bagi ambo dengan kehadiran LIPPO di padang iko paralu diduga ado permain kotor, kenapa tibo2 sajo ado. ambo pikie KPK dapek menyelidiki.

Wassalam

 

Afdal (48th)

Arliongton VA

 

 



2013/5/9 Nofend St. Mudo <nof...@rantaunet.org>
PADANG, HALUAN — Pemerintah Kota Padang bekerja sama dengan Lippo Group melalui Lippo Karawaci Tbk (LPKR), akan membangun rumah sakit, mall, hotel, dan sekolah bertaraf internasional di Kota Padang. Rencananya hari ini Jumat (10/5), dilakukan peletakan batu pertama pembangunannya oleh Ketua DPD RI Irman Gurman.

Demikian dikatakan Walikota Padang, Fauzi Bahar didampingi Ketua DPD RI Irman Gusman, Owner Lippo Group James T Riady, Presiden Lippo Group Theo Sambuaga, Mantan Gubernur Sumbar Azwar Anas dan Kepala BNPB Pusat Samsul Maarif, saat konferensi pers di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Kamis (9/5). Lokasi proyek lahan eks Bank Andrico, Simpang Empat Jl. Khatib Sulaiman Padang, tepatnya di depan RM Lamun Ombak, Padang.
“Pembangunan rumah sakit, hotel, sekolah dan mall ini adalah bagian dari percepatan pembangunan Kota Padang sebagai kota terbesar di pesisir pantai Sumatera,” katanya.

Selain itu, pembangunannya bakal memacu peningkatan ekonomi Kota Padang dan menyerap tenaga kerja yang lumayan banyak. Bangunan ini nantinya juga akan digunakan untuk selter demi menjawab ketakutan masyarakat akan gempa dan tsunami.

Sedangkan Presiden Lippo Group Theo Sambuaga mengatakan, pembangunan mall, hotel, rumah sakit dan sekolah bertaraf internasional itu, adalah proyek PT Lippo Group yang terbesar di pulau Sumatera. Gedung ini nantinya akan menyerap tenaga kerja sekitar 3.000 orang.
“Proyek ini adalah komitmen kami sebagai perusahaan swasta untuk pembangunan nasioanal. Kami memilih Padang karena Padang adalah kota yang strategis. Kami menekankan investasi pada bidang kesehatan dan pendidikan untuk peningkatan kualitas SDM karena elemen ini penting untuk kemajuan bangsa,” ungkap Theo Sambuaga.

Soal rumah sakit bertaraf internasional, Theo menjelaskan, walaupun di rumah sakit tersebut tersedia peralatan berteknologi canggih, namun pelayanannya tetap diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Sedangkan pembangunan hotel, bertujuan untuk menunjang pariwisata Kota Padang sebagai tujuan wisata turis internasional dan lokal.

Sementara Irman Gusman menjelaskan, pembangunan tersebut adalah momen sejarah bagi Sumbar, Kota Padang khususnya, untuk meraih kepercayaan diri setelah gempa 2009. Irman Gusman juga mengatakan, rumah sakit bertaraf internasional yang akan dibangun tersebut, bisa menjadi rujukan bagi daerah-daerah di sekitar Sumbar, seperti Kerinci, Tapanuli Selatan, Jambi dan lain-lain.
“Saya mendukung penuh pembangunan ini untuk meningkatkan devisa Kota Padang, juga untuk persiapan menghadapi Zona Ekonomi Asia 2 tahun mendatang. Target kita, Padang bisa meraih 10 besar kota terpenting di Indonesia dari nomor 33 menurut majalah SWA,” kata Irman Gusman.

Informasi yang dihimpun Haluan pembangunan rumah sakit bertaraf internasional ini juga untuk meminimalisir masyarakat Sumatera Barat kelas menengah ke atas yang selama ini cendrung berobat ke luar negeri seperti ke Malaysia dan Singapura. Karena fasilitas rumah sakit group Lippo ini terbilang lengkap. Pengerjaan proyek ini direncanakan selesai dalam satu tahun. (h/cw-wis/cw-dib)

JUMAT, 10 MEI 2013 M

--

Wassalam

Nofend St. Mudo
36Th/Cikarang | Asa Nagari Pauah Duo Nan Batigo - Solok Selatan
Tweet: @nofend | YM: rankmarola 

--
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages