



--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
Aww. Dunsanak di Palanta. aaa) Mohon dapeik semuanya ditampuang dan di"listing" dalam "Pilot Project" pembangunan regional economic development dengan sektor Peternakan "Sapi" nan manuruik kami semakin nampak jaleih "program2 nan seyogyanya kito karajokan basamo. bbb) Kontak person terlampir kironya dapeik pulo disinergikan sedemikian rupo dan dimana perlu dikoordinasikan dalam "Action Plan" mendatang tamasuak mekanisme karajo, sistem karajo, pengumpulan dana untuk pembiayaannya, danlain sebagaianya.. Wass., Asmun (Lk/66/Depok) Bls: [R@ntau-Net] Kito tampuang usulan untuak Program YPRNKamis, 10 Maret, 2011 06:38
Dari:
"asmun sjueib" <kinn...@yahoo.co.id>
Melihat detail kontak
Cc:
"M.C. Baridjambek" <bes...@rad.net.id>, "zulhasril nasir" <zule...@yahoo.com> aaa) Sakironyo memang ado komitmen untuk mensukseskan program2 YPRN kamuko, kami dengan senanghati untuk memberikan masukan dan catatan kecil tentang Proposal Pelaksanaan Peternakan Nagari (Kemda. Adi ASlan/Kab.Agam-0813-6343-2902 ), Pertanian Rakyat Organik - Kelompok Tani (Kemda.Rafaie/Salimpaung-Tanah Datar-0813-6303-5073 atau 0813-7492-4422); bbb) Karajo gadang YPRN tasabuik harus dimulai dari sekarang dan marilah kito mempersatukan lidi-lidi Bung Hatta dalam Koperasi Anak Nagari sasuai jo bunyi UUD RI 1945 khususnyo pasal 33 dan manyusun program2 "Nagari" nan kato urang kini "mambumi" dan harapan kami "stake holder" Minangkabau dimanopun barado kiniko "turun gunuang" ccc) Harap dimangarati pulo bahwasanyo "Action Plan" tasabuik indak manggantuangkan jo pitieh Pemda/Pemkot tapi mari kito usaokan mandiri, karano nampak jaleih dan satarang-tarangnyo baliau sibuk jo urusan masing2 nan tiok sabanta kito danga basitangka BUKAN untuk RAHAYAT NAGARI. Wassalam, Asmun (LK/66/Depok) --- Pada Kam, 10/3/11, asmun sjueib <kinn...@yahoo.co.id> menulis: Dari: asmun sjueib <kinn...@yahoo.co.id> Judul: Bls: [R@ntau-Net] Kito tampuang usulan untuak Program YPRN Kepada: emenes...@yahoo.co.id, rant...@googlegroups.com Cc: "M.C. Baridjambek" <bes...@rad.net.id>, "zulhasril nasir" <zule...@yahoo.com> Tanggal: Kamis, 10 Maret, 2011, 6:03 AM Aww. AZ jo Pengurus YPRN yang kami banggakan. aaa) Alhamdulillah step by step masukan jo perkembangan dinamis YPRN tarutamo Program Karajo dan Kegiatan yad. bagi kepentingan Anak Nagari. bbb) Alhamdulillah kesanggupan AZ sarato "pengabdian" nan kami telusuri tamasuak kunjungan keseantero Nagari tarutamo Nagari "Tertinggal" , kironyo a.s.a.p. YPRN dapeik menerbitkan SKEP pengangkatan AZ sebagai "Liason Officer" nan mengkoordinasikan karajo gadang YPRN nan manuruik kami dilengkapi dengan "SOHO = Small Office Home Office) basarato kelengkapan Hardware seperti Almari, Computer set, Mejatulis/kursi, dlsbnya. dengan tambahan biaya2 nyata seperti ATK, perangko, materai, transportasi lokal dan hal2 lainnyo nan manuruik pendapat pribadi ambo indak akan susah bana sakironyo kito pasamokan manjadi bareik samo dipikue, ringan samo dijinjiang, baa tu. ccc) Appresiasi untuk anak Nagari mudo seperti AZ segera paralu ditindaklanjuti dan kami sangaeik mengharapkan supayo Dunsanak nan laie "badaging" dapeik turun gunuang.Sebagai pensiunan PNS kami akan manyisihkan "pensiun limopuluh ribu rupiah satiok bulan sebagai komitmen kami untuk itu dan mudah2an ado Dunsanak Anak Nagari lainnyo turungunuang pulo andaknyo.Tantunyo iko salah satu tugas Sekretariat YPRN mengkoordinasikannyo ddd) Untuk bidang2 nan alah ado kironyo dapeik ditukuakkan BIdang-bidang Seni Budaya, Politik, Hubungan Kerjasama Internasional, Perpustakaan Anak Nagari, IPTEKOM (Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Komunikasi/IT), Pertanian Rakyat ORGANIK dan Peternakan, Kelautan dan Perikanan. Last but not least : Moral Budaya Islam dan Al Quran. Mungkin lainnyo dapeik dipikiekan sasuai jo Dinamika kehidupan dilapangan. Wass., Asmun (LK/66/Depok) Catatan : Matriks bidang-bidang dengan program aksi nan AZ alah karajokan dapeik kironyo disempurnakan. --- Pada Rab, 9/3/11, Armen Zulkarnain <emenes...@yahoo.co.id> menulis: Dari: Armen Zulkarnain <emenes...@yahoo.co.id> Judul: Bls: [R@ntau-Net] Kito tampuang usulan untuak Program YPRN Kepada: rant...@googlegroups.com Tanggal: Rabu, 9 Maret, 2011, 6:47 PM Assalamualaikum wr wb Angku, mamak, bundo, sarato adi dunsanak sapalanta RN nan ambo muliakan, ambo suprise bana mambaco thread nan ko : Beberapa usulan global yang telah masuk antara lain : 1.
Bidang Pendidikan - Program Beasiswa dan anak asuh 2. Bidang Ekonomi - Program inkubator bisnis berbasis nagari 3. Bidang Pariwisata - Ekonomi : Pengelenggaraan Minangkabau Camp. pabilo
tanago ambo diparalukan, silahkan hubungi kapan sajo, insya Allah ambo akan bantu sakuek tanago. |
wasalam AZ / lk / 32th Padang |
--- Pada Jum, 11/3/11, Armen Zulkarnain <emenes...@yahoo.co.id> menulis: |
Baa nakan Armen, siap jadi guide?
>> 1. Apo nan apak tulihkan memang batua, sabab Indonesia masih kakurangan
>>dagiang, saroman jo kakurangan kedelai, gulo, bareh sipuluik, dan lain
>>sebagainyo.
>> 2. Di beberapa daerah Sumbar memang sangat baik untuk penggemukan sapi,
>>terutama sapi simmental, limousin sebab Sumbar memiliki daerah dataran
>> tinggi
>>yang sangat cocok untuk budidaya ini.
>> 3. Dari sekian banyak daerah dataran tinggi yang ada, sebaiknya dipilih
>>nagari-nagari yang masih memiliki lahan yang cukup luas, dengan kepadatan
>>penduduk yang masih rendah. Olh sebab itu untuk wilayah sekitar kaki gunung
>>
>>Singgalang, Marapi & Solok agak sulit dilakukan, sebab wilayah ini terkenal
>>
>>dengan kepadatan penduduknya.
>> 4. Mengapa kepadatan penduduk mempengaruhi budidaya penggemukan sapi?
>> Sebab
>>apabila kita ingin membudidayakan penggemukan sapi, harus memiliki lahan
>> khusus
>>untuk menanam rumput gajah yang digunakan sebagai pakan ternak.
>> 5. Apabila kita memberikan 1-2 ekor sapi untuk dibudidayakan oleh petani,
>> ini
>>sama artinya mencari kerugian. Mengapa? Sebab waktu sehari-hari petani ini
>> akan
>>tersita penuh untuk mengurus sapi, muali dari membersihkan kandang, mencari
>>
>>rumput, memandikan ternak yang dilakukan setiap hari (sapi simental
>>karakteristiknya selalu memamahbiak, hampir setiap saat membutuhkan pakan),
>>
>>berbeda dengan sapi bali yang konsumsi pakannya yang jauh lebih rendah.
>> Usaha
>>penggemukan Sapi simental akan menguntungkan apabila 1 orang petani
>> mengelola
>>5-10 ekor sapi, sebab waktu yang dihabiskan sebanding dengan keuntungan
>> yang
>>diperoleh.
>> 6. Akan lebih baik lagi apabila dilakukan penyantuan kandang (kandang
>> bersama).
>>Sebab selain lebih mudah dalam mengelola ternak, waktu petani akan lebih
>> efesien
>>sebab bisa dibagi jadwal per kelompok dalam mengurus kandang, pakan ternak,
>>
>>budidaya rumput gajah & pengumpulan kotoran sapi serta air seni sapi.
>> 7. Perlu diketahui, 1 ekor sapi simental umumnya menghasilkan kotoran
>> 1. Sebagai investor (pemilik kandang & pemilik sapi), tentunya angku,
>> mamak,
>>bundo sarato adi dunsanak akan mendapat keuntungan dari selisih harga beli
>> &
>>harga jual sapi simental. Sebagai tambahan informasi, untuk anakan sapi
>> simental
>>betina umur 6 bulan saat ini harganya berkisar 6-7 juta, untuk anakan sapi
>>simental jantan umur 10 bulan saat ini harganya berkisar 9-10 juta. Setelah
>>
>>dilakukan pengemukan selama 3.5 tahun, untuk sapi betina akan diperoleh
>> anakan
>>sapi baru & induknya bisa dijual dengam harga kisaran 13-16 juta. Sedangkan
>>
>>untuk sapi jantan bisa dijual dengan kisaran harga 16-20 jt.
>> 2. Pemerintahan nagari yang memiliki lahan kandang bersama & lahan
>>pembudidayaan rumput gajah juga akan mendapat keuntungan yang nantinya bisa
>>
>>dimasukan pada kas nagari sebagai salah satu usaha milik nagari.
>> 3. Masyarakat nagari yang terlibat dalam pengelolaan penggemukan sapi akan
>>
>>mendapat pekerjaan dengan hasil bagi yang pantas sesuai syariah.
>> 4. Masyarakat nagari yang bersandar disektor pertanian, akan mendapatkan
>> stok
>>pupuk organik yang cukup & harga yang pantas. Perlu diketahui, saat ini
>> harga
>>pupuk an organik cukup tinggi & ketersediaan barang sangat terbatas
>> (subsidi) &
>>permainan agen-agen pupuk.
>>Yang perlu dirumuskan adalah berapa bagi hasil antara petani, pemerintahan
>>nagari & investor. Kalau kalkulasi saya secara sederhana adalah :
>> 1. Investor sebagai pemilik sapi & pemilik kandang mendapatkan 60%.
>> 2. Pemerintahan nagari sebagai otoritas nagari yang menentukan lokasi
>> kandang &
>>lahan budidaya rumput mendapatkan 15 %
>> 3. Masyarakat nagari yang terlibat dalam pengelolaan penggemukan sapi
>>mendapatkan 25 %
>> 4. Pendapatan dari kotoran & air seni sapi digunakan untuk biaya
>> perawatan
>>budidaya rumput gajah, sisanya dibagi bersama antara pemerintahan nagari &
>>
>>petani pengelola.
>>Selain itu saya coba memberi gambaran biaya-biaya yang diperlukan untuk
>> membuat
>>usaha penggemukan sapi ini, yaitu :
>> 1. Biaya pembelian anakan sapi.
>> 2. Biaya transportasi pemindahan sapi dari tempat pembelian menuju kandang
>>
>>bersama
>> 3. Biaya pembuatan kandang bersama (apabila dalam 1 periode - sekitar 3.5
>> - 4
>>tahun seorang investor tidak ingin melanjutkan usahanya & ada yang ingin
>>menggantikan, biaya pembuatan kandang harus diganti oleh pihak investor
>> yang
>>menggantikan/meneruskan). Biaya perawatan kandang, apabila ada yang perlu
>> tukar
>>seperti atap, lantai, pagar ditanggung bersama oleh seluruh pemilik
>> kandang.
>>Sedangkan pekerja perbaikan kandang adalah petani yang mengelola sapi-sapi
>>tersebut & tidak dikenakan upah kerja (hanya pembelian bahan saja).
>> 4. Biaya awal penanaman rumput gajah.
>> 5. dll (bisa ditambahkan apabila dirasakan perlu).
>>Saya kira, karena saat ini sudah adalah legalitas dari YPRN, sehingga
>> kegiatan
>>ini bisa dimasukan dalam salah satu rencana kegiatan YPRN. Dengan begitu
>> seluruh
>>kegiatan bisa dilakukan secara resmi termasuk surat menyurat perjanjian
>>kerjasama antara investor dengan pemerintahan nagari.
>>
>>
>>Untuk lokasi saya sarankan :
>> 1. nagari-nagari disekitar Alahan Panjang (kab. Solok),
>> 2. nagari-nagari di sekitar Talu Sinuruik (kab. Pasaman Barat),
>> 3. nagari-nagari di sekitar Matur (kab. Agam),
>> 4. nagari-nagari di sekitar Alam Pauah Duo (kab. Solok Selatan). Hal ini
>>disebabkan nagari-nagari disekitar wilayah ini memiliki lahan tidur yang
>> cukup
>>luas yang merupakan ulayat nagari, terletak didataran tinggi & merupakan
>> sentra
>>pertanian yang sangat memerlukan pupuk organik. Demikian yang bisa saya
>>sampaikan, semoga berkenan & ditindaklanjuti. Apabila diperlukan saya
>> bersedia
>>membantu menghubungi pemerintahan nagari, termasuk mengkoordinasikan
>> pembuatan
>>kandang, pembelian anakan sapi (pedet) sampai mengantarkan ke kandang
>> bersama.
>>Ada baiknya, setiap pemilik sapi memiliki kontak rutin dengan pemerintahan
>>nagari & petani pengelola sapi sehingga terjalin hubungan kekerabatan yang
>> lebih
>>baik antar rantau & ranah minang. Apabila ada tulisan yang kurang berkenan,
>>
>>mohon dimaafkan.
>>
>>
>>Alahan Panjang (kab. Solok)
>>
>>
>>Talu Sinuruik (kab. Pasaman Barat)
>>
>>
>>Matur (kab. Agam)
--
Sent from my mobile device