Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
Bahan ciek lai ado di buku M. Radjab "Perang Paderi".
Sabananyo ado mukasuik ilmiah dan politis dari perjalanan Raffles, nan sampai ka Pagaruyuang. Nan partamo, baa mangko ado satu kerajaan nan luluah di Minangkabau. Nan kaduo, mananam budi untuak mambantuak koalisi Inggris di Minangkabau.
Sakitar tahun 1817(?) alah dibuek kesepakatan Inggris-Balando nan manyarahkan Bengkulu (Sumatera) ka Balando, dan Tumasik ka Inggris. Raffles waktu itu indak nio manuka bantuak itu, lalu mambangun koalisi ka padalaman Sumatera.
Karono itu satalah itu ado komunikasi langsuang Pagaruyuang ka Karajaan Inggris, tarutamo mamintak dukungan untuak mamuliahkan baliak kedaulatan Pagaruyuang. Di antaranyo ado korespondensi antaro Tuanku Saruaso ka Commander Inggris di Gujarat.
Perjalanan darat dari Padang ka Pagaruyuang harus maminteh jo perahu di Singkarak, dan balabuah di sekitar Ombilin kini. Karono itu di Simawang dibuek 'pos Inggris', dan Raffles menempatkan babarapo pasukannyo di tampek itu. Posisi pos itu adolah di sabalah suok Batang Ombilin, nan manghadok jalan manyimpang ka Batusangka, Sulit Air, Solok, dan Padang Panjang.
Hinggo tahun 1820 pos iko indak digaduah oleh pasukan Paderi. Baru pado tahun itu dilakukan realisasi pergantian kekuasaan dari Inggris ka Balando. Antaro lain ado pergantian pasukan Inggris ka Balando di pos Simawang.
Pagaruyuang maaliahkan hubungannyo ka Kerajaan Balando. Pado April 1821 dilakukan serangan partamo Balando ka kekuatan Paderi di Sulit Air.
Wassalam,
-datuk endang |
Pak AI yth, lokasi tapeknyo ambo kurang paham, mungkin urang dari Ombilin jo Simawang dapek manjalehkan. Namun lokasinyo dapek diagak-agak di bunker itu, atau labiah ka ateh lai.
Kalau di buku M. Radjab memang bantuak itu perjalanannyo. Ambo yakin iko satu dari '4 jalan dagang' maso itu nan pernah diteliti Gusti Asnan.
Wassalam,
-datuk endang |
. LOWONGAN : Fauna & Flora International
Sumber : Mailist
Fauna & Flora International - Indonesia Programme (FFI-IP) saat ini sedang melakukan beberapa kegiatan di Sumatera Barat yaitu Konservasi Bilou di kepulauan Mentawai, Konservasi harimau Sumatera di Sumatera Barat dan kegiatan kerjasama FFI dan DICE University of Kent pada kegiatan Islam dan Konservasi di Sumatera Barat.
Dalam rangka membantu kelancaran dan kesuksesan program tersebut, kami sedang mencari tenaga professional untuk posisi: satu orang Tenaga Administrasi dan Keuangan yang akan bekerja secara penuh (full time) terhadap FFI-IP. Posisi ini akan bertanggung jawab secara langsung dan di bawah supervisi Manajer Program - Sumatera Barat yang berkedudukan di Padang, Sumatera Barat.
Posisi : Tenaga Administrasi dan Keuangan
Lokasi : Padang, Sumatera Barat
Durasi : 1 (satu) tahun dengan kemungkinan perpanjangan
Line Manager : Manager Program Sumatera Barat
Dalam kegiatan sehari-hari, Tenaga Adminitrasi dan Keuangan akan memiliki tanggung jawab untuk:
1. Penyimpanan buku rinci dan neraca menurut panduan FFI dan manajemen keuangan
donor untuk semua pengeluaran project yang terjadi di lapangan, termasuk:
a. Pengisian secara harian tanda bukti pembayaran;
b. Pendokumentasian semua pembayaran utama seperti panjar untuk pekerjaan
lapangan;
c. Pemeliharaan neraca bulanan dan menjamin bahwa pengeluaran dilaporkan secara
tepat waktu kepada tim finansial FFI Jakarta;
d. Pengadaan barang dan jasa untuk kantor proyek dilakukan menurut pedoman FFI
Indonesia Programme;
e. Pengeloaan petty cash dan buku bank di kantor proyek;.
f. Peninjauan dan penyusunan komponen anggaran kegiatan yang dikonsultasikan
bersama manager proyek; dan
g. Memonitor, meninjau dan menganalisa laporan keuangan para mitra penerima dan
memberikan umpan balik bila diperlukan.
Memiliki pendidikan minimal Sarjana Ekonomi (diutamakan);
Pernah bekerja minimal 2 tahun di bidang pengelolaan keuangan;
Memiliki jiwa kreatif dan inovatif, berkepribadian yang baik dan menguasai
bahasa lokal secara penuh serta bahasa Inggris minimal pasif;
Dapat bekerja dibawah tekanan maupun bekerja secara tim;
Mampu mengoperasikan Komputer minimal mempergunakan spreadsheet, word processor
dan power point.
Surat lamaran yang menyatakan mampu bekerja
di posisi diatas, disertai dengan daftar riwayat hidup (Curriculum Vitae)
secara detail ditujukan kepada :
Yoan Dinata (Manager Program Sumatera Barat)
Komplek Perumahan Taruko 1 Blok X No 8
Kelurahan Korong Gadang, Kecamatan Kuranji
Padang, Sumatera Barat 25156
Lamaran bisa juga dikirim melalui alamat email: yoan7...@gmail.com dengan tembusan pada in...@ffi.or.id paling lambat tanggal 11 Januari 2011. Hanya pelamar yang memenuhi kualifikasi diatas yang akan dihubungi untuk proses perekrutan lebih lanjut.
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
Pak AI,
Iyo lai basuo buku tu: "Kamus Sejarah Minangkabau" (2003), Gusti Asnan. Ambo tulih ulang dari hal 106-107 sbb:
JALAN DAGANG adalah jalan setapak yang biasa dipergunakan oleh para saudagar Minangkabau dari daerah pedalaman ke daerah pantai (barat dan timur) atau sebaliknya. Beberapa jalan dagang yang terkenal ke arah pantai barat a.l.; pertama, Jalan Jawi, yang keluar dari Tanah Datar melalui Batipuh dan lereng selatan Gunung Merapi, kemudian ke Tambangan dan melewati Bukit Ambacang; kedua, Jalan Bukit Tujuh yang menembus Lembah Anai (kedua ruas jalan ini sama-sama muncul di Kayutanam dan dari sana perjalanan dilanjutkan hingga Pariaman atau Ulakan); ketiga, Jalan Danau yakni ruas jalan yang dimulai dari Tanah Datar, menyeberangi Danau Singkarak hingga Saningbakar, kemudian dilanjutkan dengan perjalanan darat menempuh bukit-bukit hingga turun di Koto Tangah atau di Padang.
Ke arah pantai timur jalan dagang hanya ada hingga nagari-nagari tempat pengumpulan barang atau Pangkalan (q.v.) yang terdapat di hulu beberapa sungai besar seperti Kampar dan Indragiri. Jalan dagang yang terkenal ke kawasan timur ini a.l.: Jalan dagang ke Lembah Kampar yang dimulai dari Agam, Payakumbuh, terus ke Sarilamak dan dilanjutkan hingga Pangkalan Koto Baru; dan kedua jalan dagang ke lembah Indragiri yang dimulai dari Tanah Datar, sekitar Buo dan Sumpur menuju tempat pengumpulan barang Siluka dan Durian Gadang. Dari daerah-daerah pengumpulan (pangkalan) ini perjalanan dilanjutkan dengan menggunakan perahu.
Wassalam.
-datuk endang |
Malangkok'i info2 nan alah masuak daulu, mbo tambah lo info berikut:
"Thomas Stamford Raffles dan rombongan memulai perjalanan mereka dari Padang tanggal 16 Juli 1818 melalui rute Kampung Baru--> Limau Manih --> Toll Port I (di atas Limau Manih; kiro2 di mudiak Kampus Unand kini)--> Gunung Dingin --> Bukik Batu--> Solok Salayo--> Simawang--> Saningbakar--> (menyeberang Danau Singkarak)--> Muara Batang Antokan--> Saruaso--> Pagaruyung (pusat Kerajaan Minangkabau (tgl. 23 Juli)-->. Kemudian Raffles dan rombongan kembali ke Padang melalui jalur: Papan --> Toll Port II--> Sambung--> Pinang--> Koto Tangah--> (penyisir pantai)--> sampai di Padang (tgl. 30 Juli).
Rekonstruksi ini berdasarkan catatan detil dalam Lay Sofia Raffles, 1991, Memoirs of the life and public service of Sir Thomas Stamford Raffles (with introduction by John Bastin). Singapore: Oxford University Press (reprinted edition).
Selama dalam perjalanan itu barang2 Raffles diangkut oleh orang2 pribumi. Dua stafnya, ahli Botani dan geologi ndak henti2nya memungut batu dan daun tumbuh2an... sahinggo acok duo urang ko tatingga di balakang.
Salam,
|
|
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
Sanak di Palanta, Iko website HALUAN wajah baru dio bawah nakhoda Basril Koto.
Salam,
Suryadi
|

Salam,
Lah ado epaper nyo!
Mantap bana... bisa baco koran dari kampuang walaupun di rantau.
---
Wempi
--
Saafroedin Bahar. Taqdir di tangan Allah swt, nasib di tangan kita.
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone