Ma'af ambo indak paranah mambaco thread "logo visit malaysia"
apo hubungannyo jo Rantaunet jo Minangkabau atau Sumbar ??
Lah indak ado lai topic nan pantiang nan bahubungan jo
Minangkabau / Sumbar
Wasss
mak Ban (57thn)
~~~~~~~~
>
>
> Batasan wilayah negara yang ada sekarang ini tidak
> berdasarkan etnis, tetapi berdasar kekuasaan
> politik.
>
> Jadi bisa saja satu etnis terdiri dari dua negara
> atau lebih, seperti seperti masyarakat sumatra
> dengan malaysia yang satu rumpun etnis.
>
> Atau bisa satu negara yang terdiri beberapa etnis,
> seperti nusantara ini, ada suku jawa, sumatra, papua
> ,dll.
>
> Korea utara dan korea selatan yang secara etnis
> sama, bahasa sama, kulit dan bentuk tubuh juga sama,
> tapi terpisah menjadi dua negara yang berbeda akibat
> perbedaan ideologi yang
> menyebabkan pemisahan wilayah menjadi dua negara.
>
> Oleh karena itu klaim-klaim nilai budaya berdasarkan
> wilayah negara sekarang ini tidak tepat, karena
> memang yang diklaim adalah milik etnis kelompok
> manusia yang dulu adalah satu, namun terpisah karena
> kekuasaan politik.
>
>
> Arnoldison
>
> Wednesday, October 31, 2007, 11:17:22 PM, you wrote:
>
___________________________________________________________
indomail - Your everyday mail - http://indomail.indo.net.id
Saya mencoba merumuskan apakah masalah keminangan ini(versi saya)
Dimulai pertanyann apakah urang minang itu manusia ? Jawabannya
tentu saja ya. Maka saya menarik kesimpulan bahwa masalah manusia
dan kemanusiaanya adalah merupakan masalah keminangan.
Manusia dalam segalam macam kebutuhannya, rohani, ekonomi, existensi
dengan permasalahan-permasalahan yang dihadapinya.
Rantaunet yang suatu milis -- dalam istilah dunia maya -- yang
merupakan bentuk kemajuan teknologi komunikasi adalah salah satu
sarana yang memungkinkan bagi orang-orang minang diseluruh dunia
berkomunikasi lewat jaringan internet.
Dengan kemampuannya yang bisa menjangkau seluruh dunia itu bisa
diambil manfaatnya untuk menghubungkan dan mengundang partisipasi
orang minang perantauan dalam pembangunan sumatra barat khususnya
dan masyarakat minang diseluruh dunia umumnya.
Dari anggota-anggota yang berlatar belakang beragam, memiliki
profesi bermacam-macam diharapkan bisa menghasilkan berbagai
macam kontribusi positif.
Bahwa pembangunan sumbar merupakan masalah yang kompleks dan
multi dimensional, maka diperlukan sinergi kemampuan dari para
perantau , urang ranah dan pemerintah daerah dari berbagai
disiplin ilmu dan keahlian.
Sekarang ini masih perlu dibutuhkan bentuk kontribusi dari seluruh urang
minang dalam membangun sumatra barat ini sesuai dengan kemampuan
dibidangnya.
Alhamdulillah, dari milis ini telah lahir organisasi berbentuk
kongkrit seperti MPKAS dan MAPPAS, saya sendiri sebagai pribadi
merasa salut atas terbentuknya organisasi ini, karena jarang dari
suatu komunitas milis yang maya ini lahir realitas organisasi.
Namun untuk pembangunan sumatra barat masih dibutuhkan banyak
lagi orang-orang berprofesi seperti para dokter minang, insinyur
minang, ahli hukum minang, guru, budayawan minang, politisi minang, dll.
Mereka-mereka tersebut harus digugah untuk ikut membantu
pembangunan masyarakat minang.
Peran dalam milis ini adalah bagaimana mereka ikut merasa
terlibat dengan pengetahuan yang mereka miliki mengemukakan
pendapat dengan cara mengirim tulisan berupa informasi, usulan, kritik atau
saran.
Tentu saja karena latar belakang keahlian yang dimiliki,
dalam milis rantau net ini akan banyak tulisan-tulisan
dalam macam-macam disiplin ilmu yang merupakan bentuk sumbangsih mereka
terhadap pembangunan masyarakat minang.
Semakin terbuka milis ini maka akan semakin beroleh kesempatan
urang-urang minang rantau untuk berpartisipasi.
Bagi yang memahami keahlian dibidang kedokteran bisa menulis
masalah kesehatan disini, yang bidang pertanian, hukum dll,
semua boleh mengirim tulisan disini tanpa takut dibatasi dalam
definisi keminangan yang sempit.
Seandainya ada orang-orang atau sekelompok orang yang ingin
memfokuskan suatu masalah dan mempelajarinya dengan orang-orang
yang seprofesi bisa membuat milis khusus sendiri, dan alangkah baiknya
juga apabila ada suatu kesimpulan yang didapat bisa dipostingkan
di rantaunet ini sebagai induk yang melahirkannnya.
Masih banyak dibutuhkan orang-orang untuk pembangunan masyarakat
minang (sumatra barat) dan bagaimana usaha kita untuk melibatkan
mereka.
Demikian pendapat saya,
Wassalamu'alaykum wr.wb
Arnoldison
Thursday, November 1, 2007, 3:26:42 AM, you wrote:
mB> Ma'af ambo indak paranah mambaco thread "logo visit malaysia"
mB> apo hubungannyo jo Rantaunet jo Minangkabau atau Sumbar ??
mB> Lah indak ado lai topic nan pantiang nan bahubungan jo
mB> Minangkabau / Sumbar
mB> Wasss
mB> mak Ban (57thn)
mB> ~~~~~~~~
yo apolah nan kaditanggapi ko..nan ambo surang alun mambaco nan RPJP
tu lai..kok satantang Sumbar MAS..Nan Maju tu apo ? kalau Agamis
berarti ndak Islam se tu doh...tamasuak sakalian agama nan lain
buliah bakambang di sumbar dan iko batantangan jo mancap Al QIyadah
atau AHmadiyah tempo hari kafir. Kok sejahtera yo lai suai tuh..tapi
nan sejahtera jan pijabaik se tamasuak ndak nyo ambo nan lah pensiun
ko..apolai sanak kito nan labiah kurang baruntuang di jalanan.
baitu se nakan..kok buliah postinglah masalah nan krusial di RPJP
tuh..kok slogan-slogan tu samo lo jo logo maling sia tu
bekoh..bagadele ujuangnyo antah sia nan maling antah maling nan sia.
--- In Rant...@yahoogroups.com, syahrion teridel <ryon_sy@...>
wrote:
Manuruik ambo, kok memang draft dokumen tu bulieh dibaco untuk umum,
dan alah ado softcopynyo, rancaklah di upload file itu ka rantaunet
(mungkin miko bisa mambantu), nanti kok ado nan baminaik tingga
mendowload sajo.
Tarimo kasih
Arnoldison
Thursday, November 1, 2007, 7:41:13 PM, you wrote:
st> Assalamualaikum Wr.Wb.
st> Berdasarkan UU No.17 Tahun 2004 setipa Pemerintah Daerah
Provinsi/Kabupaten/Kota diwajibkan untuok membuat Rencana Pembangunan
Jangka Panjang (RPJP) Daerah 2005-2025. Berdasarkan informasi yang st>
saya dapat, saat ini Bappeda Provinsi Sumbar sedang merumuskan draf
awalnya tentang RPJP Daerah 2005-2025 tersebut. Dokumen cukup tebal,
banyak hal yang dibahas disana, namun semuanya turunan st> dari Visi
dan Misi RPJP Daerah 2005-2025 tersebut. Pertanyaan ambo, baa pandapek
dunsanak-dunsanak tantang Visi Sumbar 2005-2025 " SUMBAR MAS (MAJU,
AGAMIS DAN SEJAHTERA) 2025".? st> Sagitu ajo dahulu st> Rion
On Nov 1, 6:36 am, noviadie <noviadi.ed...@lgphilips-displays.com>
wrote:
> indomail - Your everyday mail -http://indomail.indo.net.id- Hide quoted text -
>
> - Show quoted text -
Maaf, pakiriman Arnoldison ko alah batanggal 3 November 2007, padohal di
Palembang kini masih tanggal 2 November 2007 pukua 14.52.
Mohon di maklumi, apo nan salah ??? sasuai penjelasan ambo terdahulu.
Wassalam,
HM Dt.MB (50+)
Subject: [R@ntau-Net] Re: ma'af apo hubungan jo Minang ?? Re:
[R@ntau-Net] Re: Logo Visit Malaysia
From: "Arnoldison" <arn...@spij.co.id>
Date: Sat, November 3, 2007 1:59 am
To: "syahrion teridel" <Rant...@googlegroups.com>
Priority: Normal
Options: View Full Header | View Printable Version
Pak Mul iko mungkin namonyo 'one step ahead' tu kali Pak :-)
Jo ari-ari ge ta 'one step -an' pulo deknyo..he he he..
Happy week end...lah ciat dulu...Apak jo Ibuk.....rangahkan angap agak
senginyit lah, agis waktu untuak nan dirumah, bacanda-bagurau jo
anggota rumah...peobat penat yang sudah
Dedi Yusmen Ekay
| Wady Afriadi <wadya...@yahoo.co.id>
Sent by: Rant...@googlegroups.com 02/11/2007 13:38
|
|
Den memang sudah lamo meminati pelajari usul dan sejarah minang, Rajo
Melewar dari pagaruyung dan kerabatnyo bermigrasi ke negeri sembilan
pada abad ke 17. bermulo eh betapak di sri menanti, dimano Rajo
Melawar tolah dinaikkan menjadi Yam di pertuan bosa nogori. Selamo
lebih 300 tahun, adat2 perpatih minang masih kuat dikekal an, di sri
menanti terutamo eh, pado pendapek Den, lagi di "preserve" selagi
tulin tidak banyak di ganjak dari mulo e Minagkabau bertapak di sinun.
jadi bilo lagu2 seperti "didin badindin" dan "ayan den lapeh" memang
sering di nyanyi-an di sekolah2 dan majlis2 perjumpaan dii negeri
sembilan. Di Malaysia, mungkin kerana kekurangan pengetahuan am atau
kurang di pelajari di sekolah2, mereka menyamakan minang sebagai
mereka2 yang asalnya dari negeri sembilan. Sayo masih ingat maso
disekolah dulu, menyanyi dan menari lagu "lapun ke indragiri".
Terpulang lah kepada kito semua untuk mengedukasikan semuo dan supaya
mengingati asal usul mereka dan memperjuangkan kegemilangan
minangkabau walau di mano juo. Ini ado video/lagu yang sayo ingin
share (Original malaysian minang) bersama rakan2 dirantaNet. Lagu ini
mencorakkan gaya pertuturan typical orang di negeri sembilan.
Kemungkinan bahasa minang kami sudak banyak dipertukarkan kerano minang
+johor riau, ataupun dielek kami adalah dielek original semenjak datuk
nenek moyang kami bertapak si sini lagi :-)
http://www.youtube.com/watch?v=LkJcBsI0Saw
Apo pendapek kamu?
On Nov 2, 9:05 am, "auliah azza" <auliaha...@gmail.com> wrote:
> Bapak bisa melihatnya di
>
> http://antara.co.id/arc/2007/10/25/malaysia-kembali-bajak-lagu-daerah...
>
> Untuk lagu bisa dilihat dan diharapkan kontribusinya di ...
>
> http://laguminanglamo.wordpress.com/index-lagu/download-mp3/
>
> Kalau mau dengarin dindin badindin ada dirumah saya berbentuk kaset. Tapi ga
> tahu apakah masih jalan apa tidak, maklum udah lama usianya ;)
>
> On 11/1/07, loyang <h...@ntrs.com> wrote:
>
>
>
>
>
> > Kalau boleh diterangkan bagaimana lagu "DINDIN BADINDIN" dan "Kampung
> > jauh dimata" dibajak oleh orang Malaysia? Sayo sangat berminat untuk
> > mengetahui asal original lagu ini kalau ada mp3 dimana2 bisa didengar.
> > Untuk pengetahuan anda, sayo adalah anak minangkabau dari sri menanti,
> > malaysia.- Hide quoted text -
On Nov 2, 9:05 am, "auliah azza" wrote:
> Bapak bisa melihatnya di
>
> http://antara.co.id/arc/2007/10/25/malaysia-kembali-bajak-lagu-daerah...
>
> Untuk lagu bisa dilihat dan diharapkan kontribusinya di ...
>
> http://laguminanglamo.wordpress.com/index-lagu/download-mp3/
>
> Kalau mau dengarin dindin badindin ada dirumah saya berbentuk kaset. Tapi ga
> tahu apakah masih jalan apa tidak, maklum udah lama usianya ;)
>
> On 11/1/07, loyang wrote:
>
>
>
Terima kasih Auliah,
Den memang sudah lamo meminati pelajari usul dan sejarah minang, Rajo
Melewar dari pagaruyung dan kerabatnyo bermigrasi ke negeri sembilan
pada abad ke 17. bermulo eh betapak di sri menanti, dimano Rajo
Melawar tolah dinaikkan menjadi Yam di pertuan bosa nogori. Selamo
lebih 300 tahun, adat2 perpatih minang masih kuat dikekal an, di sri
menanti terutamo eh, pado pendapek Den, lagi di "preserve" selagi
tulin tidak banyak di ganjak dari mulo e Minagkabau bertapak di sinun.
jadi bilo lagu2 seperti "didin badindin" dan "ayan den lapeh" memang
sering di nyanyi-an di sekolah2 dan majlis2 perjumpaan dii negeri
sembilan. Di Malaysia, mungkin kerana kekurangan pengetahuan am atau
kurang di pelajari di sekolah2, mereka menyamakan minang sebagai
mereka2 yang asalnya dari negeri sembilan. Sayo masih ingat maso
disekolah dulu, menyanyi dan menari lagu "lapun ke indragiri".
Terpulang lah kepada kito semua untuk mengedukasikan semuo dan supaya
mengingati asal usul mereka dan memperjuangkan kegemilangan
minangkabau walau di mano juo. Ini ado video/lagu yang sayo ingin
share (Original malaysian minang) bersama rakan2 dirantaNet. Lagu ini
mencorakkan gaya pertuturan typical orang di negeri sembilan.
Kemungkinan bahasa minang kami sudak banyak dipertukarkan kerano minang
+johor riau, ataupun dielek kami adalah dielek original semenjak datuk
nenek moyang kami bertapak si sini lagi :-)
(Melok dalam bahasa Palembang = ikut), Esey artinya apo dalam bahasa
Mlesia tu cik ??? apa sama dengan ambo atau saya.
Seronok sangat tawaran cik Kani tersebut untuk cik Loyang. Langgam bahasa
Mlesia nyo sangatlah kental sekali. Apa ini yang disebut langgam bahasa
Mlesia tu cik?
Sering2 saja tulisan seperti ini muncul untuk melatih kita bisa berbahasa
melayu dari semenanjung ini, sebab mau tak mau ambo harus baraja pulo
tentang bahasa melayu ini dek karano anak ambo masih kuliah di UUM.
Salam tahniah untik encik Kani berserta kaluarga dan Ajo Arshad di KL
Malaysia juga untuk Uda Idris Talu dan encik Loyang sarato dunsanak
lainnyo di Semenanjung Malaysia. Selamat lebaran, maaf lahir batin.
Wassalam,
HM Dt.MB (50 talampau)
Di Bumi Sriwijaya
Waalaikum salam,wr,wb.
Esey nak melok pulo sakaki ......
(Melok dalam bahasa Palembang = ikut), Esey artinya apo dalam bahasa
Mlesia tu cik ??? apa sama dengan ambo atau saya.
Seronok sangat tawaran cik Kani tersebut untuk cik Loyang. Langgam bahasa
Mlesia nyo sangatlah kental sekali. Apa ini yang disebut langgam bahasa
Mlesia tu cik?
Sering2 saja tulisan seperti ini muncul untuk melatih kita bisa berbahasa
melayu dari semenanjung ini, sebab mau tak mau ambo harus baraja pulo
tentang bahasa melayu ini dek karano anak ambo masih kuliah di UUM.
Salam tahniah untik encik Kani berserta kaluarga dan Ajo Arshad di KL
Malaysia juga untuk Uda Idris Talu dan encik Loyang sarato dunsanak
lainnyo di Semenanjung Malaysia. Selamat lebaran, maaf lahir batin.
Wassalam,
HM Dt.MB (50 talampau)
Di Bumi Sriwijaya
---------------ambo kuduangkan-----------------
Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com
Silungkang tu apo maano nyo? Ado kah iyo satu suku di Sumatra barat?
Bundo esey suku Tanah Datar, ayahando esey suku Payo Kumboh, jadi esey
ni suku Tanah Datar ngikut bundo esey.
Ini loghat orang N9 dibanding kan dongan bahaso rasmi Malaysia
Bahasa Malaysia N 9
Kuat Kuek
Panas Paneh
Tasik Tobek
Besar Godang
duduk nonggok
diam diam ontok-ontok
Manis manih
tongkat tungkek
sesat sosek
pergi poi
pekan pokan
pedas podeh
bila pan bilo (kapan bilo)
darat daghek
atas ateh
pukul lapun, sosah
sana sanun
nenas noneh
terperanjat togamang
BM: Saya mahu pergi ke tasik besar
N9: Den nak poi tobek godang
BM: Jangan menangis, duduk diam diam
n9: jangan nangih, duduk diam diam
N9 lamo: Jangan melongoh, nonggok ontok ontok.
BM: Jangan buat begitu, tak tahu apa nak jadi
N9: Jangan buek, golo dek eh..
kalau Auliah bisa menambahkan Bahaso Silungkang?
> On 11/4/07, syaukani yusup <bayurper...@yahoo.com> wrote:
>
>
>
>
>
> > *Minangkabau Nagari 9 Pulau
> > Pinang Kelantan *
> > *1. katokan koba an
> > habagh ghoyak*
> > *2. pai
> > poi pi gi
> > *
> > *3. aia ae
> > ayagh ae *
> > *4. makan makan
> > makan make*
> > *5. durian durian
> > doghoyan dughie*
> > *6. pitih duik
> > duit pitih*
> > *7.
> > ambo/den esey /den cek/aku ambo/kawe
> > *
> > *8. kau/waang ekau
> > hang mu/demo*
> > *9. rancak cantek
> > jambu molek/come*
> > *10.kecek kato
> > kata kecek*
> > **- Hide quoted text -
Sekedar informasi untuak Pak Guru Wadi.
Dikampuang ambo namonyo Padang Kandi mungkin pak guru pernah mandanga
kampuang tu. Disitu ado urang nan indak sehat tu (gilo istilah pak
guru) nan karajonyo malah nak mambao urang ba diskusi juo taruih.
Indak baranti siang malam di kadai2 kopi ataupun disimpang2 jalan inyo
maajak urang mandiskusian 'sesuatu' nan urang kampuang tu banyak nan
indak mangarati jo topik ota inyo tu. Ota liau tu kabanyakan rencana
masa depan kampuang jo nagari jo urusan politik nan inyo dapek dari
mambaco koran.
Kok lai ado nan amuah maladeni ota liau ko, amuah sampai babusa
muncuangnyo dek mangecek dan indak pernah amuah kalah. Logika inyo
sajo nan batua. Kok kareh lawan diskusi dan inyo tapojok, diagiahnyo
galak takakah-kakah disudahinyo jo "Iyo batua kamanakan, kalah mamak".
--
Yanurmal
======================================
95% Permasalahan Playstation 2 bisa diselesaikan
sendiri dirumah tanpa peralatan khusus
--
Dapatkan Buku Panduan Service Playstation 2
diwebsite http://www.ps2ku.com
Di Bukittinggi ada 1 daerah, desa atau nagari namanya Guguak Tinggi.
Penghasilan desa tersebut umumnya perdagang emas atau pengrajin emas
murni. Memang disana sang anak kalau seandainya bertanya kepada orang
tuanya di pasar "Bapak, mau pulang lagi atau tidak ?" (maksudnya
pulang ke rumah). Kalau mau pulang, samo sajo di DEN atau Aku/Saya.
Kalau Guguak Tinggi, den itu biasa saja seperti di N9. Tapi kalau di
Minang lain Den itu sangat kasar sekali.
Zaman dahulu (penjajahan Belanda) terkenal dengan Songket Silungkang.
Pandai Sikek masih membeli bahan-bahan dasar untuk songketnya dari
Silungkang. Tapi dilihat sekarang kemudian pemerintah Sawahlunto
mempromosikan "Wisata Tambang", songket Silungkang mulai menggeliat.
Silungkang itu adalah satu kanagarian dibawah kota madya Sawahlunto.
Ada lima Panghulu Puncuak
1. Suku Dalimo, gelar Datuk Penghulu Sati (Kakek Saya)
2. Suku Melayu, gelar Datuk Rajo Nan Godang
3. Suku Payabadar, Datuk Mangguang Jumpo
4. Suku Supanjang, Datuk Bosa
5. Suku Patopang, Datuk Rangkayo Nan Godang
Setiap ke Nagari tersebut telah diberikan gelar yang baku oleh
Pagaruyung. Silungkang jo Padang Sibusuk memangku jabatan Gajah Tongga
Kota Piliang dengan gelar Datuk Pahlawan Gagah jo Malintang Lobieh
Kasatian yang artinya Orang Gadang bermandat penuh, Aspri Rajo, Dewan
Pertimbangan, Penasehat, Diminta atau tidak diminta harus memberikan
pendapat pada Rajo dan sesama langgam nan tujuh.
Link : http://munirtaher.wordpress.com/2007/05/26/malewa-pangulu-pucuak-nan-balimo/
Melayu dipecah menjadi 24 Suku
a. Melayu nan IV Paruik (Kaum Kerajaan) :
1. Melayu
2. Kampai
3. Bendang
4. Lubuk Batang
b. Melayu nan V Kampung (Kaum Datuk nan Sikalap Dunie)
1. Kuti Anyir
2. Patopang
3. Banuhampu
4. Jambak
5. Salo
c. Melayu nan VI Ninik (Kaum Datuk Perpatih Nan Sabatang)
1. Budi
2. Singkuang
3. Sungai Napa
4. Mandahiling
5. Ciniago
6. Sipanjang
d. Melayu Nan IX Induak (Kaum Datuk Ketemenggungan)
1. Andomo Koto
2. Piliang
3. Guci
4. Payabadar / Dalimo
5. Tanjung
6. Simabur
7. Sikumbang
8. Pisang
9. Paya Cancang
Keterangan :
Koto Piliang dan Budi Ciniago disebut Lareh Nan Duo
Ciniago :
Ci = Cina / Kocin
Niago = berdagang / cari uang
Disalin dari buku Datuk Simarajo sewaktu menerima curaian adat dari
beliau pada tanggal 24 Desember 1984
Yang Menyalin,
H. Kamaruzzaman
Sumber : Bulletin Silungkang, No. 003/BSM/MARET/1999
Bahasa Malaysia N 9 Silungkang
> Kuat Kuek Togok
> Panas Paneh Angek
> Tasik Tobek
> Besar Godang Godang
> duduk nonggok duduak / nonggok
> diam diam ontok-ontok ontok-ontok
> Manis manih manih
> tongkat tungkek tungkek
> sesat sosek sosek
> pergi poi poi
> pekan pokan pokan / balai
> pedas podeh podeh
> bila pan bilo (kapan bilo) bilo
> darat daghek daghek
> atas ateh ateh
> pukul lapun, sosah
> sana sanun senen
> nenas noneh noneh
> terperanjat togamang tagamang / takujuik
Bisu = biluah
Coba klik yang ini :
http://munirtaher.wordpress.com/2007/10/04/mancigok-sapasang-konco-palangkin-nan-sadang-raun-sabolik/
sebagian besar ada yang sama dengan nagari lain ada yang tidak.
Segitu dulu ...