Ini adalah deretan nagari di kabupaten Solok yang berada di tepian barat danau Singkarak. Dahulu nagari-nagari ini masuk ke dalam kecamatan sepuluh koto singkarak. Namun saat ini, muaro pingai dan paninggahan berada dalam kecamatan yang berbeda. Namanya kecamatan Junjung Sirih.
Muaro Pingai terletak di antara kedua nagari ini. Walaupun sebenarnya di bagian selatan, antara Paninggahan dan Saningbaka juga berbatasan langsung. Dilihat dari luas wilayah dan jumlah penduduk, muaro pingai adalah yang paling kecil. Paninggahan dan Saniangbaka adalah nagari yang luas dengan jumlah penduduk yang banyak pula. Nagari-nagari ini juga cukup maju kalau kita menilik keberhasilan para perantaunya. Banyak yang jadi pejabat atau pengusaha. Namun sayang, nagari
Saningbaka dan Paninggahan yang berdekatan ini sulit menjadi kompak.
Tanyakan pada orang Saningbaka yang tinggal di kampung, apakah mereka mau menaiki mobil Paninggahan ketika hendak ke kota Solok. Walaupun ketika itu mereka terburu-buru, dan sudah cukup lama menunggu mobil, ketika yang lewat adalah mobilnya orang Paninggahan, mereka akan ogah naik mobil itu. Muaro Pingai secara kultural lebih dekat ke Paninggahan dibanding ke Saningbaka. Nyaris tidak ada gejolak berarti antara mereka. Malah Paninggahan akan membela saudara Muaro Pingai jika ada masalah dengan tetangga mereka. Di pertandingan olahraga, antara saningbaka dan paninggahan tidak pernah saling mengundang. Entah kenapa juga mereka sulit bersatu. Sebenarnya banyak sekali nagari di Sumbar yang dari zaman saisuaknya sulit berdamai. Saling lirik tajam saja sudah bisa memicu perkelahian masal. Sebut kasus Muaro Kalaban (sebenarnya ini
nagari Silungkang) dengan Padang Sibusuk.
Ketiga nagari ini sangat saya kenal dekat. Ibu saya pertama kali mengajar adalah di Saningbaka. SDnya masih dekat dengan kawasan Puruak, tempat tapal batas yang menjadi perebutan Muaro Pingai dan Paninggahan. Bisa jadi, rumah guru yang dibakar ini berada di kompleks ibu saya mengajar dulu. Puruak ini punya bentang alam atau lansekap yang bagus. Tempat yang cocok untuk berkemah, memancing dan seterusnya. Di Puruak ini ada restoran yang tepa berada di tepian danau Singkarak. Sekolah Dasar saya tamatkan di Paninggahan.
Sekian terima kasih
Be a better friend, newshound, and
know-it-all with Yahoo! Mobile.