Ketika Kubaca Ulang Pesan Datuknya Bung Ricky Avenzora

313 views
Skip to first unread message

Hanifah Damanhuri

unread,
Feb 24, 2012, 7:57:01 AM2/24/12
to rantaunet

Ketika Kubaca Ulang Pesan Datuknya Bung Ricky Avenzora

 

Kubuka dan kubaca ulang

Pesan Datuknya Bung Ricky Avenzora (Bung RA)

Aku teringat

Pada keadaanku tiga tahun yang lalu

Jari jemari yang kaku

Mata yang berkunang-kunang

Kepala yang terasa nyeri

Terutama pada suhu dingin

 

Cerita tentang perjuanganku ke kampus

Dalam keadaan kondisi lemah

Menjadi awal persahabatanku dengan Bung RA

Dari sanalah bermula mengalirnya

Pesan Datuknya Bung RA

Berlanjut dengan nasehat Bung RA sendiri

Diantara nasehat beliau

“Kalahkan dulu diri sendiri

Kalau sudah bisa mengalahkan diri sendiri

Maka pasti bisa memenangkan semua peperangan”

 

Kucoba instrospeksi diri

Sudah mampukah aku mengaji diri ???

Sudah mampukah aku mengalahkan diri sendiri ???

Kapan aku mampu melaksanakannya ???

Biarlah waktu yang menjawabnya

 

 

Padang, 23 Februari 2012

 

 

Hanifah Damanhuri

 

PESAN DATUKNYA BUNG RICKY AVENZORA (RA)

 

Dua hari aku terlibat diskusi serius

Tentang pesan-pesan datuk bung RA

Yang dilontarkan padaku

Singkat

Padat

Bikin jidatku berkerut

Karena minimnya ilmuku

Pesannya begini

 

“ Mulailah jo Bismillah

Bajalanlah jo Alhamdulillah”

 

Bung RA menjelaskan

Untuk memahami maksudnya

Kakeknya berpesan

Kunyah dengan cara seperti ini

 

“ Mangaji Baca

Mangaji Bisa

Mangaji Makna

Managji Rasa

Mangaji Diri “

 

Keterangn datuknya lebih lanjut

“ Kok indak bisa "mambaco"

Mako indak akan pernah "mangarati", .......

Kok "indak mangarati”

Mako "indak akan tahu raso",....

Kok "indak tahu raso"

Mako "indak akan tahu diri",....

Kok "indak tahu diri"

Mako. indak akan tahu Tuhan. “

 

Biar tidak tersesat berbuat

Kakek bung RA berpesan lagi

“ Apo yang awak pikiakan

Mako itu yang awak pabuek dan

Apo yang awak pabuek

Mako itu pulo yang akan awak dapek “

 

Membaca pesan yang terakhir

Aku jadi teringat kata mamak Mufni

Ketika sedang berdebat seru

Dengan seorang wakil rakyat

“ Lain yang dipikirkan

Lain yang dikatakan

Lain yang dilakukan

Hancur negara jadinya”

 

Akupun teringat kata Ustadz

“ Sekecil apapun kebaikan yang kita lakukan

Akan kembali ke kita

Sekecil apapun kejahatan yang kita lakukan

Juga akan kembali ke kita “

 

Kato datuknya lagi

“ Seorang muslim yg baik minimal

Akan mambaco BISMILLAH

Minimal sabanyak 60 kali dalam sehari “

(Datuknya mencontohkan mulai dari basmalah

Saat shalat fardhu sampai basmalah ka makan

Ataupun basmalah ka mangarajokan sesuatu).

 

Datuknya melanjutkan :

"Sabalun umua 30

Mako carilah sabanyak-banyak nyo buku

Tantang apo makna bismillah tuh,.....

Tapi sasudah umua 30

Jaan abihkan wakatu untuak mancari dan

Mangato-ngatoi apo makna bismillah

Sarupo apo kecek urang

tapi

CARILAH APO RASO BISMILLAH itu di DADO.....

Sahinggo bisa mambaco dan manyabuikan, ....

Talingo mandanga,... .aka mangarati,.. ..

Dan rasonyo sampai di dado dan di nyao “

 

Terakhir datuknya berpesan

" Ilmu indak untuak di adu

Agamo indak untuak dipatantangkan

Tapi adalah untuk di amalkan "

 

Sengaja ku tulis ulang tulisan bung RA

Biar mudah bagiku menyimpannya

Mudah pula kubagikan pada orang lain

Terimakasih Bung RA

Semoga Ilmu dari datuk bung RA

Menjadi amal yang mengalir ke beliau

Amin ya Rabbal Alamin

 

Bengkulu, 24 Maret 2009

 

 

Hanifah Damanhuri

 

 

 

 

 

 

Muljadi Ali Basjah

unread,
Feb 24, 2012, 5:42:53 PM2/24/12
to rant...@googlegroups.com
Assalamualikum Wr.Wb. yth. "Bu Dozen" Hanifah Damanhuri diBencoolen.

Pertamatama, poem dari Bu Dozen, as usual bagiku, sangat indah sekali.
Disamping itu, maafkanlah saya yang dengan sengaja menyebutkan Bencoolen bukan Bengkulu. Adapun kesengajaan tersebut bukanlah mengingatkan kenangan kolonialismus Inggis, melainkan oleh karena kenangan indah saya semenjak kecil hingga kini, setiap ke S'pura saya tetap nginap dihotel kecil yang bernama Bencoolen, dijalan yang sama.
Hotel kecil dan bersih, dekat China Town, pasar rupa2 makanan yang ramai, hingga larut malam, enak ramai, banyak pilihan dan tak jauh dari Orchard Road.
China town...maklumlah saya lebih senang tinggal diruko, daripada dirumah. Adapun Ruko Ortu saya di-Jl. Kesawan, Medan, pada zaman ini, yang pribumi hanya 5-6 toko saja disepanjang jl Kesawan ini. Pada masa2 itu seperti biasanya anak2 Medan, apalagi saya yang tinggal didaerah China, berbahasa china dengan perfekt sekali. Apalagi mendiang ibu saya yang putih2 mirip China, banyak disangka mereka, ibuku China Padang (sebutan China Pondok di Padang) Padahal, emakku Minang totok.
Sayang akibat jarang kontakt dengan China2, semenjak saya disini, jadinya sekarang ini bahasa Chinanya, tidaklah selancar seperti dahulunya.
Saya pernah mendapat tawaran ke China dari Jerman ini, tetapi saya menolak karena katakan sajalah bukan nasib saya merantau ke-China.

Hmm saya tak lupa dengan Bung Dr.Ir. Ricky Avenzora MSc.F, bukanlah hanya karena beliau tamatan Jerman sahaja (Georg-August-Universität Göttingen, se-almamater dengan Angku Doktor Rahmadanil Pitopang, juga sesama dari IPB), melainkan karena tutur bahasa Minangkabau beliau, yang menurut saya, sangatlah bagus sekali. Selain inti, pendapat, cara tulis/menulis serta gaya bahasanya,terutama sekali "taratik" beliau yang menurut hemat saya, perfekt. Kononpula Datuk dari Bung Ricky Avenzora, Angku Guru beliau....,tentu saja saya sangat respekt sekali dengan beliau2 ini.

Sayang entahlah KONON apa, kenapa , ataupun ulah (SI)APA gerangan kiranya, yang menyebabkan beliau tidak pernah muncul lagi diPalanta ini.
Terus terang saja, Rantaunet sangatlah rugi sekali, dengan kealpaan beliau di Palanta ini.
Cukup hanya dengan "RA" atau "Ricky" saja menghimbaunya, tanpa embel2 Doktor, karena menurut beliau titelnya itu, hanya untuk perkampusan/kantor. Ulas beliau sesama jebolan Jerman, kebiasaan Jerman, tidaklah terlupakan olehnya. Salut sangat, angkat topi saya, atas argumentasi beliau yang sangat tepat sekali.

Mudah2an dengan iming2an dari Bung JePe, kanti salapiak sakatiduran beliau, mana tahu terupaya waktunya yang berharga, untuk menyumbangkan ide2, pikiran2 beliau yang sangat konstruktiv, dilain stylistika Minangnya yang indah sekali. Bisa tambah memperkaya Palanta kita ini.
Iyo Bung JePe, sua lah kanti salapiak sakatiduran Angku ntun, baa supayo nak namuah baliau masuk baliak kanyiak. Minimal bak kato urang siko, ndak sabagai tenor, minimal jadi supporter pun jadi juolah.

Sakitu sain lah dulu ota dari ambo bu Dozen.

Wassalam,

Muljadi Ali Basjah.

-------- Original-Nachricht --------
> Datum: Fri, 24 Feb 2012 19:57:01 +0700
> Von: Hanifah Damanhuri <ifa...@gmail.com>
> An: rantaunet <rant...@googlegroups.com>
> Betreff: [R@ntau-Net] Ketika Kubaca Ulang Pesan Datuknya Bung Ricky Avenzora

> *PESAN DATUKNYA BUNG RICKY AVENZORA (RA) *
>
> * *
>
> *Dua hari aku terlibat diskusi serius *
>
> *Tentang pesan-pesan datuk bung RA *
>
> *Yang dilontarkan padaku *
>
> *Singkat *
>
> *Padat *
>
> *Bikin jidatku berkerut *
>
> *Karena minimnya ilmuku *
>
> *Pesannya begini *
>
> * *
>
> *“ Mulailah jo Bismillah *
>
> *Bajalanlah jo Alhamdulillah”*
>
> * *
>
> *Bung RA menjelaskan *
>
> *Untuk memahami maksudnya *
>
> *Kakeknya berpesan *
>
> *Kunyah dengan cara seperti ini *
>
> * *
>
> *“ Mangaji Baca *
>
> *Mangaji Bisa *
>
> *Mangaji Makna *
>
> *Managji Rasa *
>
> *Mangaji Diri “ *
>
> * *
>
> *Keterangn datuknya lebih lanjut *
>
> *“ Kok indak bisa "mambaco" *
>
> *Mako indak akan pernah "mangarati", ....... *
>
> *Kok "indak mangarati” *
>
> *Mako "indak akan tahu raso",.... *
>
> *Kok "indak tahu raso" *
>
> *Mako "indak akan tahu diri",.... *
>
> *Kok "indak tahu diri" *
>
> *Mako. indak akan tahu Tuhan. “ *
>
> * *
>
> *Biar tidak tersesat berbuat *
>
> *Kakek bung RA berpesan lagi *
>
> *“ Apo yang awak pikiakan *
>
> *Mako itu yang awak pabuek dan *
>
> *Apo yang awak pabuek *
>
> *Mako itu pulo yang akan awak dapek “ *
>
> * *
>
> *Membaca pesan yang terakhir *
>
> *Aku jadi teringat kata mamak Mufni *
>
> *Ketika sedang berdebat seru *
>
> *Dengan seorang wakil rakyat *
>
> *“ Lain yang dipikirkan *
>
> *Lain yang dikatakan *
>
> *Lain yang dilakukan *
>
> *Hancur negara jadinya” *
>
> * *
>
> *Akupun teringat kata Ustadz *
>
> *“ Sekecil apapun kebaikan yang kita lakukan *
>
> *Akan kembali ke kita *
>
> *Sekecil apapun kejahatan yang kita lakukan *
>
> *Juga akan kembali ke kita “ *
>
> * *
>
> *Kato datuknya lagi *
>
> *“ Seorang muslim yg baik minimal *
>
> *Akan mambaco BISMILLAH *
>
> *Minimal sabanyak 60 kali dalam sehari “ *
>
> *(Datuknya mencontohkan mulai dari basmalah *
>
> *Saat shalat fardhu sampai basmalah ka makan *
>
> *Ataupun basmalah ka mangarajokan sesuatu). *
>
> * *
>
> *Datuknya melanjutkan : *
>
> *"Sabalun umua 30 *
>
> *Mako carilah sabanyak-banyak nyo buku *
>
> *Tantang apo makna bismillah tuh,..... *
>
> *Tapi sasudah umua 30 *
>
> *Jaan abihkan wakatu untuak mancari dan *
>
> *Mangato-ngatoi apo makna bismillah *
>
> *Sarupo apo kecek urang *
>
> *tapi *
>
> *CARILAH APO RASO BISMILLAH itu di DADO..... *
>
> *Sahinggo bisa mambaco dan manyabuikan, .... *
>
> *Talingo mandanga,... .aka mangarati,.. .. *
>
> *Dan rasonyo sampai di dado dan di nyao “*
>
> * *
>
> *Terakhir datuknya berpesan *
>
> *" Ilmu indak untuak di adu *
>
> *Agamo indak untuak dipatantangkan *
>
> *Tapi adalah untuk di amalkan " *
>
> * *
>
> *Sengaja ku tulis ulang tulisan bung RA *
>
> *Biar mudah bagiku menyimpannya *
>
> *Mudah pula kubagikan pada orang lain *
>
> *Terimakasih Bung RA *
>
> *Semoga Ilmu dari datuk bung RA *
>
> *Menjadi amal yang mengalir ke beliau *
>
> *Amin ya Rabbal Alamin *
>
> * *
>
> *Bengkulu, 24 Maret 2009 *
>
> * *
>
> * *
>
> *Hanifah Damanhuri*
>
> * *
>
> * *

--
Empfehlen Sie GMX DSL Ihren Freunden und Bekannten und wir
belohnen Sie mit bis zu 50,- Euro! https://freundschaftswerbung.gmx.de

ASLIM NURHASAN

unread,
Feb 24, 2012, 8:38:55 PM2/24/12
to Milis M-RantauNet G

Ibu Dosen nan Hanif, Bapak Muljadi sakanti Jerman Sanak RA;

Awal tau Sanak RA jo sagalo kiprah Liau, iyo di Palantako: cerdas, kreatif, kritis, produktif dan banyak hal positif lainnyo;

Kenal partamo di hotel ambhara jaksel, basamo Guru Gadang Silek Kumango (alm) Abak Lazuardi Malin Maradjo, Sanak Edwin Hidayat Abdullah (Anak Bp Taufik Abdullah, Pewaris Silat Golok Seliwa Bang Husin Betawi);

Ruponyo hampia satiok Sanak RA pulang ka Ranah Minangkabau, khususnyo Luhak nan Tuo, kampuang halaman Liau (Sumaniak), Liau basuo Abak; basuo terakhir sabalun di Ambhara, ruponyo Sanak RA dapek amanah khusu dari Abak;

Dalam Silaturahim Ambhara, Ambo mandanga langsuang Abak manyampaikan baliak amanah ka Sanak RA untuak Manjago Kampuang, Mameloki Anak Kamanakan, Mamajukan Minangkabau jo sagalo apo nan dimiliki;

Ambo tahanyak..... Edwin tatagun....... dan kami langsuang mamaluak Sanak RA

Ndak salah sado nan disampaikan Ibu Dosen nan Hanif jo Bapak Muljadi nan di Rantau jauah


Salam Ta'zim;
Aslim Nurhasan ST SATI | aslimn...@gmail.com
22BC124D | +62811918886 | www.haragreen.co.id

hyv...@yahoo.com

unread,
Feb 25, 2012, 1:04:00 AM2/25/12
to milis rang minang
Salam pak Aslim,

Ketika berkomunikasi dengan Kelana dunia (RA) ini, luar biasa. Dia yang bergelar Panungkek Datuak Linduang Kayo, selalu mengatakan Selamat Mengalahkan Diri, tatkala kita bertanya kepadanya." Tidak ada sumur mencari ember ". Dia sangat mendukung setiap upaya kita menemukan pemikiran yang mendalam yang dikategorikan Ilmu. Ia Yakin dan menyatakan bahwa ilmu yang kita cari ada di badan diri. Sedang diluar badan adalan pengetahuan.
Terakhir datuak Linduang kayo itu bakato ka ambo, "apo nan dipikia itu nan dipabuek. Apo nan dipabuek itu nan didapek."

Sehubungan Abak yang pak Aslim sebutkan itu. Apakah beliau Datuk nya Kelana Dunia itu ?
Makasih infonya ya.

Wassalam,

Evy Nizhamul,
Pomalaa, Kolaka

Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/

hyv...@yahoo.com

unread,
Feb 25, 2012, 1:05:54 AM2/25/12
to milis rang minang
Salam pak Aslim,

Ketika berkomunikasi dengan Kelana dunia (RA) ini, luar biasa. Dia yang bergelar Panungkek Datuak Linduang Kayo, selalu mengatakan Selamat Mengalahkan Diri, tatkala kita bertanya kepadanya." Tidak ada sumur mencari ember ". Dia sangat mendukung setiap upaya kita menemukan pemikiran yang mendalam yang dikategorikan Ilmu. Ia Yakin dan menyatakan bahwa ilmu yang kita cari ada di badan diri. Sedang diluar badan adalan pengetahuan.
Terakhir datuak Linduang kayo itu bakato ka ambo, "apo nan dipikia itu nan dipabuek. Apo nan dipabuek itu nan didapek."

Sehubungan Abak yang pak Aslim sebutkan itu. Apakah beliau Datuk nya Kelana Dunia itu ?
Makasih infonya ya.

Wassalam,

Evy Nizhamul,
Pomalaa, Kolaka

Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

-----Original Message-----
From: "ASLIM NURHASAN" <aslimn...@gmail.com>
Sender: rant...@googlegroups.com
Date: Sat, 25 Feb 2012 01:38:55
To: Milis M-RantauNet G<Rant...@googlegroups.com>
Reply-To: rant...@googlegroups.com
Subject: Re: [R@ntau-Net] Ketika Kubaca Ulang Pesan Datuknya Bung Ricky Avenzora


ASLIM NURHASAN

unread,
Feb 25, 2012, 3:26:36 AM2/25/12
to Milis M-RantauNet G

Ibu Evy nan sadang di Kolaka;

(Alm) Abak Lazuardi Malin Maradjo adolah Guru Gadang Sasaran Silek Kumango Lantai Batu, Batusangka;

Abak nan Ambo sabuiktu, bukan datuak dek Sanak RA; Abakko asli urang Lantai Batu, samantaro Sanak RA asli Sumaniak; walau samo2 Luhan nan Tuo;


Salam Ta'zim;
Aslim Nurhasan ST SATI | aslimn...@gmail.com
22BC124D | +62811918886 | www.haragreen.co.id

Hanifah Damanhuri

unread,
Feb 25, 2012, 3:43:05 AM2/25/12
to rant...@googlegroups.com
Waalaikum Salam Wr Wb Bapak Muljadi YTh

Makasih ya pak Mul, karena selalu membaca tulisan hanifah
Biasanya hanifah memang di Bengkulu, tetapi saat ini sedang di Padang untuk waktu yg lama.

Waktu jelang istirahat dari milis, beliau ngomong beliau sangat sibuk, dan tak mungkin bisa membagi waktu untuk membaca semua email. Beda dengan hanifah yang hanya membaca judul2 saja umumnya, beliau tak sampai hati untuk tidak membaca email2 tsb, takut ada yg ditujukan kepadanya sementara beliau tidak sempat membacanya. Kadang beliau bertanya, Ni masih ada nggak email yg belum gue tanggapi ? Untuk itulah beliau memilih keluar dari milis. 

Sempat beberapa waktu yll belaiu muncul di FB dengan nama Kelana Dunia
Tulisan2 yang hanifah tulis dengan membawa tulisan Kelana Dunia, hanifah copas dari FBnya. Karena kesibukan, beliaupun tinggalkan FBnya sendiri dengan alasan kuncinya hilang.

Mari kita doakan saja, semoga suatu saat belaiu kembali ke RN dan berbagi ilmu dengan kita. Amin


Wass


Hanifah





Hanifah Damanhuri

unread,
Feb 25, 2012, 4:02:08 AM2/25/12
to rant...@googlegroups.com
Assalammualaikum Wr Wb Bapak Aslim Yth

Hanifah belum pernah bertemu langsung dengan Bung RA
Tetapi hanifah selalu ingin jadi muridnya sejak beliau memberikan pesan datuknya
Namun selalu saja Bung RA menjawab  "Gue nggak terima murid" he he he

Waktu ABG dulu, hanifah suka baca buku cersil
Senang juga nonton filmnya sampai sekarang ..
Sedikit2 ngerti juga tentang kepala suku
Bung RA pernah bilang, nggak ada yg mau terima gue jadi murid, ilmu gue lebih tua kata mereka kaum tua. Nah itulah mungkin kenapa "abak" Bapak Aslim meninggalkan amanah pada Bung RA.
Mungkin Bapak Aslim bisa mengingatkan amanah tsb ke Bung RA, sehingga dibalik kesibukannya, beliau masih bisa sisihkan waktu untuk Ranah Minang.

Wass


Hanifah









Muljadi Ali Basjah

unread,
Feb 25, 2012, 5:50:18 AM2/25/12
to rant...@googlegroups.com
Assalamualaikum Wr.Wb. yth. "bu Dozen" Hanifah Damanhuri, ibu Hifni Hafida SH alias ibu Evy Nizhamul, bapak Aslim Nurhasan, Bung Jepe.

Ambo hanyo nyak manjalehkan sangenek, sabalun ado pambaco2 budiman salah mangarati.
Adopun panjalehan ntun:
Ambo alun barazaki batamu basuo muko jo Bung Ricky Avenzora, perkanalan kami baru berkenalan diRantaunet iko.
Itulah nan ambo acok ngiang2kan, "langkah, razaki, partamuan...."
Walaupun ambo lai gak acok juo ka Georg-August-Universität Göttingen, manyilau adiak+ipar dari induak bareh ambo almater siko juo. Mereka adolai kiro2 5-6 tahun tingga disiko, wakatu manuntuik ilimu pangatahuannyo.
Nan kuliah sambia bapacaran, tamaik, nikah, mah hinggo kiniko mampunyoi katurunan anak sapasang.
Walaupun ambo pun lai juo main ka senioran2, kawan2 ambo nan sa-profesi jo Bung Ricky Anzovera sabagai Dozen2 IPB. Namah alun diagiah juo dek nan DIATEH razaki nan basuo jo balaiu koomah.

Namah pak Aslim Nurhasan alah bakanalan jo liau, mungkin nan diambo alun takadia keoo, antahlah koq isuak, siapo tau?

Komunikasi Bung Ricky Avenzora jo bu Hifni Hafida SH alias ibu Evy Nizhamul tentang istilah nan dipagunoannyo " Tidak ada sumur mencari ember ". Ambo parallelkan jo istilah kami nan acok kami pakai disiko wakatu kuliah "Der Hund kommt zum Knochen, nicht umgekehrt" (maoh agak kasa bunyinyo "Gacik/Anjiang nan datang ke-Tulang, bukan sebaliaknya"
(maoh bagurau saenek, kecualai ditanah Batak Utara bisa balaku duo arah)

Sakitu seinlah dulu bu Dozen, bu Hifni Hafida SH, pak Aslim Nurhasan, Bung Jepe, koyok Medan dari ambo.
Mohon maoh kalau kurang taratik.

Wassalam,

Muljadi Ali Basjah

Salamaik baistrahaik diakhia pakan iko.

-------- Original-Nachricht --------
> Datum: Sat, 25 Feb 2012 06:05:54 +0000
> Von: hyv...@yahoo.com
> An: "milis rang minang" <rant...@googlegroups.com>
> Betreff: Re: [R@ntau-Net] Ketika Kubaca Ulang Pesan Datuknya Bung Ricky Avenzora

> Salam pak Aslim,
>
> Ketika berkomunikasi dengan Kelana dunia (RA) ini, luar biasa. Dia yang
> bergelar Panungkek Datuak Linduang Kayo, selalu mengatakan Selamat
> Mengalahkan Diri, tatkala kita bertanya kepadanya." Tidak ada sumur mencari ember ".
> Dia sangat mendukung setiap upaya kita menemukan pemikiran yang mendalam
> yang dikategorikan Ilmu. Ia Yakin dan menyatakan bahwa ilmu yang kita cari
> ada di badan diri. Sedang diluar badan adalan pengetahuan.
> Terakhir datuak Linduang kayo itu bakato ka ambo, "apo nan dipikia itu nan
> dipabuek. Apo nan dipabuek itu nan didapek."
>
> Sehubungan Abak yang pak Aslim sebutkan itu. Apakah beliau Datuk nya
> Kelana Dunia itu ?
> Makasih infonya ya.
>
> Wassalam,
>
> Evy Nizhamul,
> Pomalaa, Kolaka
>
> Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone
>
> -----Original Message-----
> From: "ASLIM NURHASAN" <aslimn...@gmail.com>
> Sender: rant...@googlegroups.com
> Date: Sat, 25 Feb 2012 01:38:55
> To: Milis M-RantauNet G<Rant...@googlegroups.com>
> Reply-To: rant...@googlegroups.com

> Subject: Re: [R@ntau-Net] Ketika Kubaca Ulang Pesan Datuknya Bung Ricky
> Avenzora
>
>

> Ibu Dosen nan Hanif, Bapak Muljadi sakanti Jerman Sanak RA;
>
> Awal tau Sanak RA jo sagalo kiprah Liau, iyo di Palantako: cerdas,
> kreatif, kritis, produktif dan banyak hal positif lainnyo;
>
> Kenal partamo di hotel ambhara jaksel, basamo Guru Gadang Silek Kumango
> (alm) Abak Lazuardi Malin Maradjo, Sanak Edwin Hidayat Abdullah (Anak Bp
> Taufik Abdullah, Pewaris Silat Golok Seliwa Bang Husin Betawi);
>
> Ruponyo hampia satiok Sanak RA pulang ka Ranah Minangkabau, khususnyo
> Luhak nan Tuo, kampuang halaman Liau (Sumaniak), Liau basuo Abak; basuo
> terakhir sabalun di Ambhara, ruponyo Sanak RA dapek amanah khusu dari Abak;
>
> Dalam Silaturahim Ambhara, Ambo mandanga langsuang Abak manyampaikan
> baliak amanah ka Sanak RA untuak Manjago Kampuang, Mameloki Anak Kamanakan,
> Mamajukan Minangkabau jo sagalo apo nan dimiliki;
>
> Ambo tahanyak..... Edwin tatagun....... dan kami langsuang mamaluak Sanak
> RA
>
> Ndak salah sado nan disampaikan Ibu Dosen nan Hanif jo Bapak Muljadi nan
> di Rantau jauah
>
>
> Salam Ta'zim;
> Aslim Nurhasan ST SATI | aslimn...@gmail.com
> 22BC124D | +62811918886 | www.haragreen.co.id
>
> --

--

Muljadi Ali Basjah

unread,
Feb 25, 2012, 6:00:48 AM2/25/12
to rant...@googlegroups.com
Assalamualaikum Wr.Wb. yth bu Dozen Hanifah Damanhuri.

Tarimo kasi bu Dosen, ateh informasinyo.
Memang argumantesinyo Bung Ricky Avenzora legitim dan plausible bana.
Marilah kito badoa supayo, ado wakatu liau isuak, njek Rantaunet, mungkin jo tambuah himbauan Bung JePe samangkin manjua. Amin.

Wassalam,
Muljadi Ali Basjah

salamik baistrahaik di akhia pakan.

-------- Original-Nachricht --------
> Datum: Sat, 25 Feb 2012 15:43:05 +0700
> Von: Hanifah Damanhuri <ifa...@gmail.com>
> An: rant...@googlegroups.com
> Betreff: Re: [R@ntau-Net] Ketika Kubaca Ulang Pesan Datuknya Bung Ricky Avenzora

--

ASLIM NURHASAN

unread,
Feb 25, 2012, 6:34:58 AM2/25/12
to Milis M-RantauNet G

Bu Hanif, Pak Mul, Uni Evy, sarato sanak sapalanta;

Sasudah kami basuo di ambhara jo Abak tu, ternyata .... Sanak RA adolah dosen bimbiang kamanakan Ambo

Makin banyak dapek carito tantang kiprah Liau, mandorong maju Minangkabau;

Alhamdulillah

Salam Ta'zim;
Aslim Nurhasan ST SATI | aslimn...@gmail.com
22BC124D | +62811918886 | www.haragreen.co.id

From: Hanifah Damanhuri <ifa...@gmail.com>
Date: Sat, 25 Feb 2012 16:02:08 +0700
Subject: Re: [R@ntau-Net] Ketika Kubaca Ulang Pesan Datuknya Bung Ricky Avenzora

Hanifah Damanhuri

unread,
Feb 25, 2012, 9:00:56 AM2/25/12
to rant...@googlegroups.com
Bapak Aslim dan dunsanak sapalanta

Sebenarnya beberapa waktu yll Bung RA ingin mengirim mahasiswanya ke SUMBAR. Kalau tidak salah ke Batu Sangkar... namun ada sedikit ganjalan, lalu Bung RA coba hubungi AGAM...
....
Akhirnya Bung RA batal mengirim mahasiswanya ke Sumbar

Andai Sumbar mau menerima mahasiswa Bung RA, maka terbukalah kesempatan Bung RA membangun Ranah Minang...

Begitulah kenyataannya

hyv...@yahoo.com

unread,
Feb 25, 2012, 9:19:22 AM2/25/12
to milis rang minang
Waalaikum salam,
Pak Mulyadi di Nagari Merawa,
Sanak Aslim dan dinda Iffah sarato sanak sapalanta nan ambo hormati,

1. Ambo alun pernah basobok dengan RA selain komunikasi via japri. Sedikit cerita beliaulah yang memperkenalkan Mengaji Rasa dan Mengaji Diri. Dalam kesabaran dan keikhlasannya memberi materi, kira 2 minggu yang lalu ia membuka kesadaran diri saya tentang pemahaman tentang suatu ilmu yang ada dibadan diri. Kuncinya adalah Yakin kepada Allah, dan dariNya lah ilmu itu akan turun. Katanya, "Apa yang dipikir itulah yang diperbuat. Apa yang diperbuat itulah yang didapat". Jitu sekali kalimat ini.

2. Saya ikut kecewa, dan pasti kekecewaannya, ketika mahasiswa PKL program ekowisata, gagal diberangkatkan ke kab. Tanah Datar, sehingga pindah ke pemkab Indramayu karena Pemkab Tanah datar tidak siap menerima mahasiswanya.

3. Sekarang beliau juga sudah selesai menggarap film tentang keuletan perempuan - true story. Mungkin dinda iffah lebih tau dan bisa menjelaskan tentang kiprah yang dilakukannya. Kalau tak salah beliau juga menggarap film dok mak itam, cahaya Aceh.

4. Karena beliau pakar ekowisata, ada baiknya Mappas dapat berkomunikasi dengan beliau.

Demikianlah pak Mul. Ambo tidak pernah basobok, kecuali melalui japri sejak tahun 2009, 2010, 2011, 2012 secara partial.

ajo duta

unread,
Feb 25, 2012, 9:56:50 AM2/25/12
to rant...@googlegroups.com
Iko ado berita tentang PKL IPB di Tanah Datar.
2012/2/25 <hyv...@yahoo.com>
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
 1. E-mail besar dari 200KB;
 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
 3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/



--
Wassalaamu'alaikum
Dutamardin Umar (aka. Ajo Duta),
suku Mandahiliang,
lahir 17 Agustus 1947.
nagari Gasan Gadang, Kab. Pariaman.
rantau Deli, Jakarta, kini Sterling, Virginia-USA
------------------------------------------------------------

Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages