GUNUNG MERAH GUNUNG PUTIN

69 views
Skip to first unread message

suheimi ksuheimi

unread,
Mar 23, 2009, 11:48:06 PM3/23/09
to piaman...@googlegroups.com, SMA...@yahoogroups.com, Rant...@googlegroups.com, satria_p...@yahoo.co.id, reno...@hotmail.com, Irdh...@yahoo.com, for...@yahoogroups.com, herlin...@yahoo.com, jar...@yahoo.com, hariansi...@yahoo.co.id, parami...@yahoo.com, irsyad_...@yahoo.co.id, xan...@yahoo.com, liputa...@yahoo.com, gebril...@yahoo.com, sutan...@gmail.com, dena...@yahoo.com, young...@yahoo.com, fay...@gmail.com, anggo...@yahoogroups.com, rima_...@yahoo.com, singgalan...@gmail.com, irhams...@hotmail.com

 

 

GUNUNG MERAH   GUNUNG  PUTIH

Oleh  K Suheimi

 

Gunung Merah dan Gunung putih  terpampang dengan   anggun  dan gagah sekali, tak ada duanya.

 

Sudah banyak tempat yang saya kunjungi diseantero dunia  baru kali inilah saya menyaksikan Gunung yang   batunya berwarna merah terang dan disamping nya ada Gunung lain yang berwarna putih  kontras seakali.  mirip dengan bendera kebangsaan kita Indonesia. Mungkin agaknya  M yamin yang lahir di Talawi  yang terletak tak jauh dari sulit air.  Sewaktu pemuda M Yamin  pernah menginjakkan kakinya di sulit air  terpukau dan terpesona melihat Gunung merah putih ini. Seperti terpesonanya saya saat ini.

 

Saya terpekur sejenak mengagumi Gunung  batu cadas curam seperti  sehelai papan. Sehingga  Gunung ini disebut oleh orang Sulit Air sebagai Gunung Papan. Gunung Papan ini sejak dahulu kala berdiri kokoh  dari dahulu sampai akhir zaman.

 

Lembaran seperti papan dan berwarna  merah, lembaran yang lain berwarna putih  mengilhami  M Yamin  mengusulkan agar bendera kita  berwarna Merah putih  sebagai lambang persatuan. Sebagaimana bersatunya Gunung Putih dan Gunung Merah  sejak  dahulu sampai akhir zaman.

 

Tergiang oleh saya lagu yang saya senangi waktu kecil;

 

Berkibarlah benderaku

Merah putih lambang perwira

Diseluruh pantai Indonesia

Kau tetap pujaan bangsa.

 

Tak gentar jiwaku  melawan rintangan

Tak goyang jiwaku berkorban

Bendera merah putih bendera bangsaku

 

Didalam buku 100 tahun merah putih Moh Yamin menceritakan sejarah bendera merah putih tercipta dari gunung merah putih di Sulit air ini. Kepercayaan masyarakat Sulit Air apabila  mereka melihat gunung merah putih InsyaAllah akan kembali ke Sulit Air. Begitu kata Rainal Rais menjelaskan pada kami sewaktu kami mendaki Gunung Merah melaui jenjang 1000.

 

Sebetulnya jenjang terjal itu ada 1600 jenjang. Kami daki Gunung itu, kami ayun langkah  berjenjang naik bertangga turun.  Istri saya dr Zurtias  ternyata lebih kuat. Dia sampai ke pesanggerahan sedang saya terengah-engah di pendakian. Istri saya berteriak sampil mengacungkan kedua tangannya, “Saya menang”  teriaknya dengan bangga diusia senja ini masih kuat dan masih bisa jadi juara. Saya salut pada semangat dan kesehatan, dan kekuatan serta kemauannya.

 

Keringat mengucur di kening membasahi pipi, baju sayah basah kuyup oleh peluh, nafas saya tersenggal-senggal mendaki gunung yang cukup curam itu. Untung ada jenjang.  Kami tak sampai ke puncak.  Kalau kita sampai ke Puncak  kata Pak Rainal yang waktu mudanya sering kesana. Di piuncak ada telaga yang airnya tak pernah kering  , ada ikan-ikan kecil disana.

 

Kesana biasanya orang pergi ber kaul memanjatkan doa  agar rezkinya selalu ada seperti air abadi di puincak gunung ini yang jernih seperti mata air. Dan jadi tempat memadu kasih agar rindu dan sayangnya  tak pernah pudar seperti air yg selalu membasahi dan menyejukan kehdiupan ini.

 

“Saya ngak bisa mendaki lagi” kata Rainal yg berusia 66 tahun beserta istri, “cukup sampai disini”. Sambil mengeluarkan  teropong, kami mengeker sekeliling. Tampak desa Sulit air, bagaikan dalam kuali yang di kelilingi  bukit-bukitan. Dan di lembahnya mengalir sungai yg cukup deras.

 

Air cukup banyak di sulit air, jika buat sumur tak usah dalam-dalam akan membersit air. Dari celah-celah batu  ada air yg menetes. Mungkin dahulu kala nenek moyang melihat ada air yang menetes dari salek-salek  batu  maka mereka  menamakan daerah itu “Salek Air”. Tapi entah kenapa berobah jadi “Sulit Air”. Dimana-mana di sulit air kita temukan air.

 

Ada bukit “Sundak langit”  demikian tingginya seakan-akan menyundak langit. Inilah bukit yang tertinggi di Sulit Air, jauh lebih tinggi dari Gunung Merah.

 

“Kok Bukit lebih tinggi dari Gunung?” Tanya saya.  Ada Falsafahnya  kata buk Yul istri Rainal. Walaupun orang itu tinggi dan besar, serta sukses dirantau, tapi kalau dia tak berbuat sesuatu di kampungnya, dia tetap di panggilkan bukit. Tapi walaupun dia kecil di rantau, namun buah fikiran dan amalnya ada terserak di kampung maka dia di panggilkan Gunung, tinggi dan besar dimata orang kampung.  Sesuai dengan pesan rasul. Tinggi rendahnya seseorang tergantung pada kemanfaatnya bagi sesama. “Yang terbaik diantara kamu adalah yang paling bermanfaat bagi sesamamu”.

 

 

Makanya Keistimewaan orang sulit air menamakan Gunung Merah adalah kerna Gunung ini terkenal, bermanfaat dijadikan acuan  dan tempat pautan hati orang Sulit Air yang selalu memanggil dan menyeru kepulangan  orang rantau. Dan sebagai sumber Inspirasi bendera Merah putih  sebagai pemersatu orang sulit air  dan pemersatu bangsa  Indonesia. Makanya Gunung merah dan Gunung Putih  walaupun dia rendah  namun di sebut Gunung. Padahal Bukit Sundak langit jauh lebih tinggi, tetap di panggil Bukit.

 

Semenjak dibuat jenjang orang tua bisa naik ke Gunung papan sebutan populer orang Sulit Air untuk Gunung merah putih. Sejak dahulu kala  di Gunung ini  disini  di sulit air ini merah putih tetap perkasa berdiri.

 

kesinilah saya dibawa pak rainal rais, tempat bersejarah  tempat  penyatu bangsa  dan  orang sulit air inilah yang sering dijadikan contoh  lambang keberhasilan persatuan.  ikatan keluarga sulit air SAS    sulit air sepakat.  mereka sepakat dirantau sepakat berjuang dan sepakat membangun negeri.

 

Kesepakatan dalam naungan Gunung merah putih.  dengan gigih diperjuagan oleh orang sulit air  dibawah pimpinan Rainal rais.ada air dipuncak yang  yang tak pernah kering kesinilah kami hari ini jumt 21 maret, disuatu pagi nan indah. Indah sekali pemandangan dari pasanggerahan panorama Gunung Merah Putih.

 

Hamparan sawah nan berjenjang dan pohon kelapa yang melambai. Dikelilinggi oleh bukit dan bukit  dilatar belakangi oleh perkasanya Gunung Marapi dan   sayup=sayup tampak puncak Gunung sago.

 

Sulit Air  21  Maret 2009

 



Lebih bergaul dan terhubung dengan lebih baik.
Tambah lebih banyak teman ke Yahoo! Messenger sekarang!

mul...@pusri.co.id

unread,
Mar 24, 2009, 12:23:21 AM3/24/09
to Rant...@googlegroups.com, suli...@yahoogroups.com, satria_p...@yahoo.co.id, reno...@hotmail.com, irdh...@yahoo.com, so...@yahoogroups.com, herlin...@yahoo.com, jar...@yahoo.com, hariansi...@yahoo.co.id, parami...@yahoo.com, irsyad_...@yahoo.co.id, xan...@yahoo.com, liputa...@yahoo.com, gebril...@yahoo.com, sutan...@gmail.com, dena...@yahoo.com, young...@yahoo.com, fay...@gmail.com, bale...@yahoogroups.com, rima_...@yahoo.com, singgalan...@gmail.com, irhams...@hotmail.com, rgm...@yahoogroups.com
Pak Prof Suheimi,.... itu kampuang ambo Pak.
Terlampir ambo kirimkan foto nan diambiak dek Uda Rainal Rais baru2 ko.
Maaf bagi nan alah malieknyo....
Bagi nan alun.... silahkan berkunjung ka sinan.

Ambo mandaki ka puncak gunuang itu di era sabalun tahun 80-an (masih mudo
matah) sewaktu alun ado Janjang Saribu itu lai. Janjang (bahaso Silik Aie
nyo "JONJANG") ko adolah buah karya kepengurusan SAS periode pimpinan Uda
Rainal Rais.

Wassalam,
HM Dt.MB (52 th - 5 hari)
http://mulyadisulita.wordpress.com

> Puncak  kata Pak Rainal yang waktu mudanya sering kesana. Di puncak ada


> telaga yang airnya tak pernah kering  , ada ikan-ikan kecil disana.
>  
> Kesana biasanya orang pergi ber kaul memanjatkan doa  agar rezkinya

> selalu ada seperti air abadi di puncak gunung ini yang jernih seperti


> mata air. Dan jadi tempat memadu kasih agar rindu dan sayangnya  tak

> pernah pudar seperti air yg selalu membasahi dan menyejukan kehidupan ini.

____________ _________ _________ _________ _________ _________ _________
Confidentiality Notice: The information in this document and attachments
is confidential and may also be legally privileged. It is intended only
for the use of the named recipient.
Internet communications are not secure and therefore PT. Pupuk
Sriwidjaja does not accept legal responsibility for the contents of this
message.
If you are not the intended recipient, please notify us immediately and
then delete this document. Do not disclose the contents of this document
to any other person, nor take any copies.
Violation of this notice may be unlawful.
____________ _________ _________ _________ _________ _________ _________

Gunung Merah Putih.jpg
Gunung Merah Putih tertutup awan.jpg
Message has been deleted

sjamsir_sjarif

unread,
Mar 24, 2009, 12:56:08 AM3/24/09
to Rant...@googlegroups.com
Angku Dr.Suheimi,

Lah lamo bana (hampia 50 tahun) sajak ambo mambaco Muhammad Yamin "Enam Ribu Tahun Sang Saka Merah Putih". Karano baliau manyabuik misanyo asa bandera tu nan merah darah nan putih tulang, dan mungkin juo nan sirah lado nan putih dadiah, ambo raso mungkin baliau manyabuik juo asa bandera ko dari rono batu merah jo batu putiah ko. Rancak ditinjau baliak buku tu.

Salam,
--MakNgah
Sjamsir Sjarif


--- In Rant...@yahoogroups.com, suheimi ksuheimi <ksuheimi@...> wrote:

>  
> GUNUNG MERAH   GUNUNG  PUTIH
> Oleh  K Suheimi
>  
> Gunung Merah dan Gunung putih  terpampang dengan   anggun  dan gagah sekali, tak ada duanya.
>  
> Sudah banyak tempat yang saya kunjungi diseantero dunia  baru kali inilah saya menyaksikan Gunung yang   batunya berwarna merah terang dan disamping nya ada Gunung lain yang berwarna putih  kontras seakali.  mirip dengan bendera kebangsaan kita Indonesia. Mungkin agaknya  M yamin yang lahir di Talawi  yang terletak tak jauh dari sulit air.  Sewaktu pemuda M Yamin  pernah menginjakkan kakinya di sulit air  terpukau dan terpesona melihat Gunung merah putih ini. Seperti terpesonanya saya saat ini.
>   
> Sulit Air  21  Maret 2009
>  

>


jupardi andi

unread,
Mar 24, 2009, 4:13:56 AM3/24/09
to Rant...@googlegroups.com
Da   Riri dan sanak sapalanta

 

Iyo  Da ambo so bizi..hahhh..iko mancigok santa sajo (lah baderet Inbox RN..ambo ambiak atehnyo sajo)

beko malam ka ambo garap..carito perjalanan ka kampuang Da Rainal

tu...bakuliliang Jo Pak Haji Suheimi di Ranah Minang

 

Yo seru abisssss...kuliner Gulai Hitam ka ambo tulih ..

antahlah...tarimo kasih kami jo Da Rainal dan Ni Yul Rainal

ateh sagalo sambutannyo nan luar biaso..katiko kami ka kampuang baliau

Pak Emi jo Rombongan..terkesan2...banyak kami bacarito salamo perjalanan

Baa bana Da Rainal mamajukan Nagari Sulik Aia

 

Pak Emi lah..masuak tu carito..tentang Gunuang Merah Putih..

 

 

Dan..seruuuu lai...yo sabana "ampun" ambo jo salero humor Pak Doktor Emi

sapanjang perjalanan nan malatiahkan kuliliang ranah..dihibur jo kami saliang bacarito bagalak2

.tanang sajo lu beko ambo kisahkan

 

Bu Emi bantuak itu..lo..

yo bana nyo..pasangan nan salero humornyo..mambuek awak segar

penuh senyum dan tawa...diperjalanan..indak taraso paruik lapa kami berhumor ria diateh oto Pak Emi

ado2 sajo nan kami bahas satiok carito humor nan lapeh dari Pak Emi

 

iko ciek ungkapan dari Buk Emi (istilah) baliau

kan ado istilah LELET, LEMOT, OON atau TELMI atau sejenisnyo lah

 

jadi Bu Emi..punya Istilah

 

"Maklumlah antene kami sadang Manakua..jadi nan randah2 sajo tatangkok"

Hua..ha..ha..kanai ambo deknyo

 

ahhhh..seruuuuu..memang...ambo kisakan lah bilo2 humor Pak Emi

Ekspresi, mimik, logat...bahasa tubuh Pak Emi dalam menyampaikan Humor..mmmm..dijamin anda akan tertarik..dan tergelak terbahak-bahak

 

Jadi..kalau ada tulisannya dulu dimasa perpeloncoan kuliah di Kedokteran

jadi King...ya,,nggak perlu diragukan

 

Makasih Da Rainal, Uni Yul dan Pak Emi, Bu Emi atas segala-galanya

penuh senyum dan kerendahan hati

 

Wass-Jepe

 

 

 

 




Dari: Riri Chaidir <riri.c...@rantaunet.org>
Kepada: Rant...@googlegroups.com
Terkirim: Selasa, 24 Maret, 2009 11:34:58
Topik: [R@ntau-Net] Re: GUNUNG MERAH GUNUNG PUTIN

Pak Suheimi,
 
Iyo, ambo maliek foto pak Suheimi jo Jepe dll di FB da rainal.
Tadi pagi da Rainal mamasang foto Gn Merah Putih ko - untuak dunsanak pengguna FB
 
Di bawahnyo ado lo sebagian teks lagu Sulik Aie dari Uni Yul:
 
GUNUANG PAPAN BAJANJANG SARIBU ...
SINAN TALAGO BA AIEH JANIEH
KA DENAI SAWUOK PAMBASUOH MUKO ... 
NAK GANIEH CINTO JO KASIEH
BIASALAH SANSAI HIDUIK DI RANTAU
PANTANG DI DENAI MAURAK KASIEH
 
BTW, Jepe sajang pulang dari Sulik Aia alun tadanga kabanyo di palanta ko lai ... sibuk, boz?
 
 
Riri
Bekasi, L, 46
2009/3/24 suheimi ksuheimi <ksuh...@yahoo.com>

 

 

GUNUNG MERAH   GUNUNG  PUTIH

Oleh  K Suheimi

 

Gunung Merah dan Gunung putih  terpampang dengan   anggun  dan gagah sekali, tak ada duanya.

 







Wajib militer di Indonesia?
Temukan jawabannya di Yahoo! Answers!

Elthaf (elthaf)

unread,
Mar 24, 2009, 4:18:33 AM3/24/09
to Rant...@googlegroups.com
Raso kadipacu ari manjalang bisuak manunggu carito sanak Jepe, mudah-mudahan rangkik-rangkik sanak Jepe lah ilang.
Salam,
Elthaf


From: Rant...@googlegroups.com [mailto:Rant...@googlegroups.com] On Behalf Of jupardi andi
Sent: Tuesday, March 24, 2009 3:14 PM
To: Rant...@googlegroups.com
Subject: Bls: [R@ntau-Net] Re: GUNUNG MERAH GUNUNG PUTIN

Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages