Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
`
Best Regards,
bang dJ Ơ̴̴͡hƞ
YM. bangdjohn
©2010 by. ✉ bang...@yahoo.com
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Aha... Ko gulai lamo nan lah panah baidangkan di siko! Wassalam, ZulTan, L, 50, Bogor --- Pada Sab, 27/11/10, delf...@yahoo.com.sg <delf...@yahoo.com.sg> menulis: |
1. Tidak bisa melihat dan membiarkan trotoar kosong atau nganggur.
-->kesadaran thd potensi ekonomi dan tidak membiarkan diri menjadi "sampah" masyarakat;
2. Berjalan/mengendarai mobil lebih pelan di perempatan/pertigaan untuk melihat peluang membuka rumah makan.
-->selalu mencari peluang produktif untuk berkarya positif;
3. Mengeluh bila belum makan masakan Padang minimal sekali sehari.
-->konsisten dengan jatidiri sebagai bangsa yang memiliki kekayaan budaya;
4. Tidak bisa makan tanpa cabe atau sambal pedas serta selingan kerupuk jengkol.
-->tidak membiarkan diri untuk tidak teransang untuk memanfaatkan secara produktif segala ciptaan ALLAH SWT;
5. Kalo makan berkeringat, tapi kalo kerja maunya tidak berkeringat.
-->kecerdasan intelektual lebih diutamakan dari kekuatan otot;
6. Hal pertama yang ditanya begitu sampai di suatu kota adalah dimana ada rumah makan Padang terdekat.
-->konsistensi sikap keindonesiaan;
7. Membawa nasi rames Padang ke dalam pesawat sejak Airlines di Indonesia tidak lagi menyediakan makanan.
-->efisiensi, sikap hidup yg selalu lekat dalam setiap individu Anak Nagari Minangkabau;
8. Lebih memilih rendang jengkol dan sambel pete daripada menu daging, ayam atau sambel ABC.
-->"RASA" (raso) melengkapi pareso, sebuah sikap hidup yg selalu menjadi bagian penting ketika akan melalukan sesuatu;
9. Pada saat makan pagi, anda sudah mengetahui kemana dan makanan apa yang akan dimakan untuk siang dan malam harinya.
-->Anak Nagari Minangkabau memiliki orientasi yang SANGAT JELAS, tidak abu-abu dan tidak ragu-ragu;
10. Makanan kesukaan anda di daftar menu adalah yang paling murah dan paling banyak porsinya.
-->kualitas lebih diutamakan Anak Nagari Minangkabau;
11. Terhimpit maunya di atas, terkurung maunya diluar.
-->kecerdasan landasan penting;
12. Masih menawar harga barang di swalayan atau department store yang sudah ada Price Tag-nya dengan harapan bisa dapat lebih murah.
-->concern anggaran;
13. Hal pertama yang muncul di pikiran saat membeli barang adalah apakah bisa dijual kembali dengan sedikit keuntungan.
-->peluang produktif dan halal;
14. Berhasil dengan sukses menjual serta meyakinkan seseorang untuk membeli barang kelas kaki lima dengan harga swalayan.
-->kecerdasan seorang orator;
15. Tahu perkembangan naik turun harga barang di pasar, harga emas, harga kain, upah jahit baju, ongkos cetak dan sewa tempat di pasar.
-->jiwa saudagar, sebagai salah satu pilar kemajuan produktif Anak Nagari, Ranah Minangkabau, dan Indonesia;
16. Berkunjung ke department store, swalayan atau toko hanya untuk mengetahui perbandingan harga barang untuk kemudian mencarinya di kaki lima.
-->investigative, tidak "nrimo"
17. Simbol matematika yang paling dikenal adalah tanda + (tambah) dan tanda X (kali), tidak mengenal tanda - (kurang) dan tanda : (bagi).
-->positive thinking;
18. Lancar mengucapkan kalimat satu 5 ribu, dua 7 setengah, tiga 10 ribu.
-->latihan menjadi orator ulung;
19. Hasil perhitungan 2+2=7 karena 4 pulang modal, 2 keuntungan dagang, 1 untuk sewa tempat/ongkos.
-->calculative, tidak "sembrono";
20. Tangan menerima uang lebih cepat dan tangkas daripada tangan membayar.
-->ketelitian yg tangkas;
21. Pelajaran yang paling diminati di sekolah adalah aritmatika, hitung dagang, harga pokok dan marketing.
-->latihan asah otak, agar tak mudah dibodohi siapapun;
22. Tempat duduk favorite anda waktu berkunjung ke cafe atau restorant adalah di dekat kasir atau pintu masuk, untuk melihat penerimaan uang masuk dan jumlah pengunjung yang datang.
-->walau sudah memiliki jiwa saudagar, semangat dan belajar kesaudagaran tak pernah henti untuk selalu mencari peluang;
23. Perintah tambahan anda saat menyuruh seseorang membeli barang di toko atau warung adalah cari harga yang paling murah dan usahakan untuk menawar.
-->selalu mencari barang berkualitas dengan efisien;
24. Selalu naik angkutan umum atau angkot yang ada musicnya.
-->hiburan merupakan ciri Anak Nagari Minangkabau yang berbudaya dan beradab;
25. Menyetop taxi, membuka pintu depan, kemudian bertanya ke sopir taxi-nya "Jurusan mana Bang??".
-->mencari peluang baru;
26. Lebih memilih tarif taxi sistem tawar menawar daripada sistem argometer demi alasan kepastian harga dan kepuasan menawar.
-->keyakinan diri;
27. Selalu memilih duduk paling depan kalo naik angkutan umum, bus atau pesawat dengan tujuan supaya bisa sampai lebih cepat dan lebih dulu.
-->nggak pernah mau menjadi "pengekor";
28. Pesta pernikahan anda belum terasa lengkap tanpa ada panggung orgen tunggal yang menampilkan penyanyi terkenal se-kecamatan atau kabupaten.
-->sebagai makhluk sosial selalu ingin memberikan kebahagiaan bagi orang lain;
29. Begitu keluar dari kampung halaman, langsung bisa berbahasa Indonesia Raya yang baik dengan logat Minang yang kental serta gimana gitu.
-->kesadaran kesatuan dan persatuan bangsa dengan karakter etnik sebagai kekayaan keragaman Indonesia;
30. Selalu berprinsip "Dimana Bumi Dipijak, Disitu Langit Dijunjung, tapi kampung halaman dan pulang kampung tetap nomor satu".
-->selalu bersyukur dan berupaya maksimal dengan landasan bantuan kekuatan Sang Khalik, Yang Maha Kuasa,.... dan selalu berterima kasih kepada asala muasal yang telah menjadikannya seorang Makhluk ALLAH SWT yg "mumayiz";
Mdh2 baguno;
Salam ta'zim;
-----
ASLIM NURHASAN ST SATI
| Produk Budaya; Citra Diri dan Potensi Kesejahteraan Anak Bangsa |
| Berbuat Nyata; Implementatif Positif Produktif Konstruktif Sinergis |
| aslimn...@gmail.com, aslim.n...@yahoo.com |
| +62811918886, +62811103234 | ®
Dapek dari internet sabanta ko ...
Anda Orang Minang/Padang Sejati Kalau
Anda Orang Minang/Padang Sejati Kalau:
1. Tidak bisa melihat dan membiarkan trotoar kosong atau nganggur.
2......................................................dst".
-
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Sent by DiGi from my BlackBerry® Smartphone
On Sat Nov 27th, 2010 7:55 PM PST Rita Desfitri Lukman wrote:
>Haa... Iko sabana mantap ko mah Pak Aslim. Two thumbs up!!
>
>Bak kecek mak utiah:
>
>To know the facts is important. But knowing what to do with those
>facts helps us survive and lead us to be wisdom. Kan babaliak juo kaji ka
>nasehat urang tuo awak saisuak tu mah "Alam takambang jadi guru... "
>
>Salam,
>
>RD
>--------------------------
>Pada 28 November 2010 10.29, ASLIM NURHASAN <aslimn...@gmail.com>menulis:
>
>>
>> Sikap Positif, Produktif, dan Konstruktif Anak Nagari Minangkabau:
>>
>> 1. Tidak bisa melihat dan membiarkan trotoar kosong atau nganggur.
>> -->kesadaran thd potensi ekonomi dan tidak membiarkan diri menjadi "sampah"
>> masyarakat;
>>
>> 2. Berjalan/mengendarai mobil lebih pelan di perempatan/pertigaan untuk
>> melihat peluang membuka rumah makan.
>> -->selalu mencari peluang produktif untuk berkarya positif;
>>
>> 3. Mengeluh bila belum makan masakan Padang minimal sekali sehari.
>> -->konsisten dengan jatidiri sebagai bangsa yang memiliki kekayaan budaya;
>>
>> 4. Tidak bisa makan tanpa cabe atau sambal pedas serta selingan kerupuk
>> jengkol.
>> -->tidak membiarkan diri untuk tidak teransang untuk memanfaatkan secara
>> produktif segala ciptaan ALLAH SWT;
>>
>> 5. Kalo makan berkeringat, tapi kalo kerja maunya tidak berkeringat.
>> -->kecerdasan intelektual lebih diutamakan dari kekuatan otot;
>>
>> 6. Hal pertama yang ditanya begitu sampai di suatu kota adalah dimana ada
>> rumah makan Padang terdekat.
>> -->konsistensi sikap keindonesiaan;
>>
>> 7. Membawa nasi rames Padang ke dalam pesawat sejak Airlines di Indonesia
>> tidak lagi menyediakan makanan.
>> -->efisiensi, sikap hidup yg selalu lekat dalam setiap individu Anak Nagari
>> Minangkabau;
>>
>> 8. Lebih memilih rendang jengkol dan sambel pete daripada menu daging, ayam
>> atau sambel ABC.
>> -->"RASA" (raso) melengkapi pareso, sebuah sikap hidup yg selalu menjadi
>> bagian penting ketika akan melalukan sesuatu;
>>
>> 9. Pada saat makan pagi, anda sudah mengetahui kemana dan makanan apa yang
>> akan dimakan untuk siang dan malam harinya.
>> -->Anak Nagari Minangkabau memiliki orientasi yang SANGAT JELAS, tidak
>> abu-abu dan tidak ragu-ragu;
>>
>> 10. Makanan kesukaan anda di daftar menu adalah yang paling murah dan
>> paling banyak porsinya.
>> -->kualitas lebih diutamakan Anak Nagari Minangkabau;
>>
>> 11. Terhimpit maunya di atas, terkurung maunya diluar.
>> -->kecerdasan landasan penting;
>>
>> 12. Masih menawar harga barang di swalayan atau department store yang sudah
>> ada Price Tag-nya dengan harapan bisa dapat lebih murah.
>> -->concern anggaran;
>>
>> 13. Hal pertama yang muncul di pikiran saat membeli barang adalah apakah
>> bisa dijual kembali dengan sedikit keuntungan.
>> -->peluang produktif dan halal;
>>
>> 14. Berhasil dengan sukses menjual serta meyakinkan seseorang untuk membeli
>> barang kelas kaki lima dengan harga swalayan.
>> -->kecerdasan seorang orator;
>>
>> 15. Tahu perkembangan naik turun harga barang di pasar, harga emas, harga
>> kain, upah jahit baju, ongkos cetak dan sewa tempat di pasar.
>> -->jiwa saudagar, sebagai salah satu pilar kemajuan produktif Anak Nagari,
>> Ranah Minangkabau, dan Indonesia;
>>
>> 16. Berkunjung ke department store, swalayan atau toko hanya untuk
>> mengetahui perbandingan harga barang untuk kemudian mencarinya di kaki lima.
>> -->investigative, tidak "nrimo"
>>
>> 17. Simbol matematika yang paling dikenal adalah tanda + (tambah) dan tanda
>> X (kali), tidak mengenal tanda - (kurang) dan tanda : (bagi).
>> -->positive thinking;
>>
>> 18. Lancar mengucapkan kalimat satu 5 ribu, dua 7 setengah, tiga 10 ribu.
>> -->latihan menjadi orator ulung;
>>
>> 19. Hasil perhitungan 2+2=7 karena 4 pulang modal, 2 keuntungan dagang, 1
>> untuk sewa tempat/ongkos.
>> -->calculative, tidak "sembrono";
>>
>> 20. Tangan menerima uang lebih cepat dan tangkas daripada tangan membayar.
>> -->ketelitian yg tangkas;
>>
>> 21. Pelajaran yang paling diminati di sekolah adalah aritmatika, hitung
>> dagang, harga pokok dan marketing.
>> -->latihan asah otak, agar tak mudah dibodohi siapapun;
>>
>> 22. Tempat duduk favorite anda waktu berkunjung ke cafe atau restorant
>> adalah di dekat kasir atau pintu masuk, untuk melihat penerimaan uang masuk
>> dan jumlah pengunjung yang datang.
>> -->walau sudah memiliki jiwa saudagar, semangat dan belajar kesaudagaran
>> tak pernah henti untuk selalu mencari peluang;
>>
>> 23. Perintah tambahan anda saat menyuruh seseorang membeli barang di toko
>> atau warung adalah cari harga yang paling murah dan usahakan untuk menawar.
>> -->selalu mencari barang berkualitas dengan efisien;
>>
>> 24. Selalu naik angkutan umum atau angkot yang ada musicnya.
>> -->hiburan merupakan ciri Anak Nagari Minangkabau yang berbudaya dan
>> beradab;
>>
>> 25. Menyetop taxi, membuka pintu depan, kemudian bertanya ke sopir taxi-nya
>> "Jurusan mana Bang??".
>> -->mencari peluang baru;
>>
>> 26. Lebih memilih tarif taxi sistem tawar menawar daripada sistem argometer
>> demi alasan kepastian harga dan kepuasan menawar.
>> -->keyakinan diri;
>>
>> 27. Selalu memilih duduk paling depan kalo naik angkutan umum, bus atau
>> pesawat dengan tujuan supaya bisa sampai lebih cepat dan lebih dulu.
>> -->nggak pernah mau menjadi "pengekor";
>>
>> 28. Pesta pernikahan anda belum terasa lengkap tanpa ada panggung orgen
>> tunggal yang menampilkan penyanyi terkenal se-kecamatan atau kabupaten.
>> -->sebagai makhluk sosial selalu ingin memberikan kebahagiaan bagi orang
>> lain;
>>
>> 29. Begitu keluar dari kampung halaman, langsung bisa berbahasa Indonesia
>> Raya yang baik dengan logat Minang yang kental serta gimana gitu.
>> -->kesadaran kesatuan dan persatuan bangsa dengan karakter etnik sebagai
>> kekayaan keragaman Indonesia;
>>
>> 30. Selalu berprinsip "Dimana Bumi Dipijak, Disitu Langit Dijunjung, tapi
>> kampung halaman dan pulang kampung tetap nomor satu".
>> -->selalu bersyukur dan berupaya maksimal dengan landasan bantuan kekuatan
>> Sang Khalik, Yang Maha Kuasa,.... dan selalu berterima kasih kepada asala
>> muasal yang telah menjadikannya seorang Makhluk ALLAH SWT yg "mumayiz";
>>
>> Mdh2 baguno;
>>
>> Salam ta'zim;
>> -----
>> ASLIM NURHASAN ST SATI
>> |
>
Powered by Telkomsel BlackBerry®
.
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone
Kok ditanyo "Asal dari mana?" ambo tanyo baliak, "Patokannya apa?
Tempat lahir? Bapak? Ibu? SMU?" He he.
--
Abu 'Abdirrahman, Ahmad Ridha bin Zainal Arifin bin Muhammad Hamim
(l. 1400 H/1980 M)
Tentunya penolakan tersebut tidak hanya jika kebetulan yang
direndahkan adalah etnis kita, namun kita harus adil terhadap etnis
lain juga. Saya jumpai terkadang, mungkin karena emosi, muncul
generalisasi seperti itu terhadap etnis lain di palanta. Semoga kita
dijauhkan dari sifat-sifat jahiliyah yang termasuk di dalamnya adalah
berbangga-bangga terhadap suku/keturunan.
Wassalaamu'alaykum,
On 11/28/10, Riri Chaidir <riri.c...@rantaunet.org> wrote:
> Ridha, iyo, memang kalau ditanyo agak sulit menjawabnya dengan benar,
> karano ndak tau patokannya....
>
> Haha, kalau begitu, kebiasaan ambo nan ndak pernah batanyo "asal" seseorang
> dari mana (kecuali kalau sudah akrab, dan memang saya perlu jawabannya)
> berarti membantu orang yang ditanya itu ya ... membantu dia agar tidak
> menjadi pusing, he he
>
> Riri
> 48/L/bekasi
>
>
> 2010/11/28 Ahmad Ridha <ahmad...@gmail.com>
>> --
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet
> http://groups.google.com/group/RantauNet/~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
> - DILARANG:
> 1. E-mail besar dari 200KB;
> 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. One Liner.
> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
> - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
>
--
Sent from my mobile device
Wassalaamu'alaikum
Dutamardin Umar (aka. Ajo Duta),
gelar Bagindo, suku Mandahiliang,
lahir 17 Agustus 1947.
Nagari Gasan Gadang, Kab. Pariaman. rantau: Deli, Jakarta,
sekarang Sterling, Virginia-USA
------------------------------------------------------------
"menjadi bagian dari sapu lidi, akan lebih bermanfaat dari pada
menjadi sebatang lidi"
I.
1. Urang Minang suko makan Samba Lado Padeh.
2. Si LP suko makan Samba Lado Padeh
3. Ergo: Si LP Urang Minang
II.
1. Urang Minang suko makan Samba Lado Padeh
2. MakNgah indak talok amek makan Samba Lado Padeh
3. Ergo: MakNgah indak Urang Minang
Salam,
--MakNgah
--- In Rant...@yahoogroups.com, "Riri Mairizal Chaidir" <riri.chaidir@...> wrote:
>
> Ajo,
> Iko bulan soal jujur ndak jujur.
> Tapi apakah kalau ada sekian orang melakukan perbuatan buruk, lalu itu berarti itu merupakan kelakuan etnis tersebut?
> Apakah ada penelitian yang "agak" ilmiah yang menunjukkan itu?
> Apakah itu bukan berarti penerimaan paham adanya "dosa turunan"?
>
> Riri
> 48/L/bekasi
>
> Powered by Iuran Bulanan
>
> -----Original Message-----
> From: ajo duta <ajoduta@...>
> Sender: rant...@googlegroups.com
> Date: Sun, 28 Nov 2010 10:47:23
> To: <rant...@googlegroups.com>
> Reply-To: rant...@googlegroups.com
> Subject: Re: [R@ntau-Net] Anda Orang Minang/Padang Sejati Kalau .....
>
> Jujua sajolah awak kalau ado nan bana juo penilaian tu. Tingga awak
> masing memperbaiki penilaian tu. Banyak pulo penilaian positif
> antaronyo thd orang Minang antaronyo:
> 1. Kalau ado kegiatan baurusan agamo di masyarakat, pasti banyak si
> Minang disinan.
>
> On 11/28/10, Riri Chaidir <riri.chaidir@...> wrote:
> > Ridha, iyo, memang kalau ditanyo agak sulit menjawabnya dengan benar,
> > karano ndak tau patokannya....
> >
> > Haha, kalau begitu, kebiasaan ambo nan ndak pernah batanyo "asal" seseorang
> > dari mana (kecuali kalau sudah akrab, dan memang saya perlu jawabannya)
> > berarti membantu orang yang ditanya itu ya ... membantu dia agar tidak
> > menjadi pusing, he he
> >
> > Riri
> > 48/L/bekasi
> >
> > 2010/11/28 Ahmad Ridha <ahmad.ridha@...>
> >
> >> Pak Riri, kalau ambo waktu mahasiswa acok ditanyo asal SMA. Ambo
> >> jawek, "Dari Padang" dek ambo alumnus SMUN 1 Padang. Kadang
> >> pertanyaan lanjutannya, "Dari Padang atau Bukittinggi?" atau
> >> semacamnya. Mungkin dek istilah Padang tu lah jadi pengganti Sumatera
> >> Barat.
> >>
> >> Kok ditanyo "Asal dari mana?" ambo tanyo baliak, "Patokannya apa?
> >> Tempat lahir? Bapak? Ibu? SMU?" He he.
> >> --
> >> Abu 'Abdirrahman, Ahmad Ridha bin Zainal Arifin bin Muhammad Hamim
> >> (l. 1400 H/1980 M)
> --
Zulkarnain Kahar
Partamo ambo ingin mintak maaf ka sadono sidang Palanta RN nan Ambo Hormati,
Karano adao tulisan dan tanyo jawab soal KeMinang-an dalam milis RN koh, ambo ingin pandapek dari saluruh sanak, manyangkui soal Ka Mianang-an dari sisi lainnyo, sbb:
Kapatang, di Jakarta Hari Minggu tanggal 28 Nopember, 2010 jam 03.00 sore
Kami main golf di PSP, kabatulan kami barampek, ambo (jaleh urang Minang), Pak Eddy (urang awak juo asa Ampek Angkek Kiktenggi), Nugroho Doso, Surabaya Jatim, Yulianto arek Suroboyo.
Per-golf-an kami menyangkuik urusan bisnis karajo dan hubungan (net work), nan dibaok santai di Lapangan Golf.
nan ka ambo share di Palanta, bukanlah soal golf (kabatulan ambo pacandu golf sajak 1990), tapi soal lain, yakni Soal Santuang Manyantung Maisi Paruik (alias makan).
salasai main, ambo jo Doso, (awak manumpang otonyo), dek paruik alah litak, mancari tampek makan. Doso, batanyo, Pak senang makan apa?, Jawek ambo, Restoran Padang aja. Akhirnyo samapi kami di Kelapa Gading. Baranti di Restoran GARUDA tapi mereknyo bukanlah Restoran Minang.
Nah, Doso, batanyo ka ambo
"Pak ini bukan Restoran Mingan ya? Tapi, kok menunya enak, sama dengan Restoran Sederhanan yang khas Minang.
"Ambo io agak gagok manjawek, "So, sama ajalah, yang penting perut kita kenyang ya nggak", kecek ambo.
Tolonglah sanak RN jawek dan bantu ambo manjawek pertanyaan sdr Doso tersebut.
Apakah restoran Garuda di Kelapa Gading Boulevard Barat tersebut bukan Restoran Padang atau bukan????
Menunya 100% adalah masakan Padang....Harganya lumayan mahal. Pengunjungnya berjubel, kebetulan kemaren hari Minggu.
Jaweklah dek nan asli tahua dan cangka soal masakan Padang ko,
wass
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
----- Original Message -----From: Riri ChaidirSent: Sunday, November 28, 2010 9:32 AMSubject: [Bulk] Re: [R@ntau-Net] Anda Orang Minang/Padang Sejati Kalau .....Maaf, ambo tamasuak yang ndak suko denganhumor yang menyangkut etnis.Kalau angku berminat, di internet ko sangaik banyak jokes nan ndak baersangkutan dengan etnis. Paling2 hanya dibutuhkan sedikit kecerdasan untuk mencari dan mencerna berbagai humor tersebut.Riri48/L/bekasi
Dapek dari internet sabanta ko ...
Anda Orang Minang/Padang Sejati Kalau
Anda Orang Minang/Padang Sejati Kalau:
1. Tidak bisa melihat dan membiarkan trotoar kosong atau nganggur.
2. Berjalan/mengendarai mobil lebih pelan di perempatan/pertigaan untuk melihat peluang membuka rumah makan.
3. Mengeluh bila belum makan masakan Padang minimal sekali sehari.
4. Tidak bisa makan tanpa cabe atau sambal pedas serta selingan kerupuk jengkol.
5. Kalo makan berkeringat, tapi kalo kerja maunya tidak berkeringat.
6. Hal pertama yang ditanya begitu sampai di suatu kota adalah dimana ada rumah makan Padang terdekat.
7. Membawa nasi rames Padang ke dalam pesawat sejak Airlines di Indonesia tidak lagi menyediakan makanan.
8. Lebih memilih rendang jengkol dan sambel pete daripada menu daging, ayam atau sambel ABC.
9. Pada saat makan pagi, anda sudah mengetahui kemana dan makanan apa yang akan dimakan untuk siang dan malam harinya.
10. Makanan kesukaan anda di daftar menu adalah yang paling murah dan paling banyak porsinya.
11. Terhimpit maunya di atas, terkurung maunya diluar.
12. Masih menawar harga barang di swalayan atau department store yang sudah ada Price Tag-nya dengan harapan bisa dapat lebih murah.
13. Hal pertama yang muncul di pikiran saat membeli barang adalah apakah bisa dijual kembali dengan sedikit keuntungan.
14. Berhasil dengan sukses menjual serta meyakinkan seseorang untuk membeli barang kelas kaki lima dengan harga swalayan.
15. Tahu perkembangan naik turun harga barang di pasar, harga emas, harga kain, upah jahit baju, ongkos cetak dan sewa tempat di pasar.
16. Berkunjung ke department store, swalayan atau toko hanya untuk mengetahui perbandingan harga barang untuk kemudian mencarinya di kaki lima.
17. Simbol matematika yang paling dikenal adalah tanda + (tambah) dan tanda X (kali), tidak mengenal tanda - (kurang) dan tanda : (bagi).
18. Lancar mengucapkan kalimat satu 5 ribu, dua 7 setengah, tiga 10 ribu.
19. Hasil perhitungan 2+2=7 karena 4 pulang modal, 2 keuntungan dagang, 1 untuk sewa tempat/ongkos.
20. Tangan menerima uang lebih cepat dan tangkas daripada tangan membayar.
21. Pelajaran yang paling diminati di sekolah adalah aritmatika, hitung dagang, harga pokok dan marketing.
22. Tempat duduk favorite anda waktu berkunjung ke cafe atau restorant adalah di dekat kasir atau pintu masuk, untuk melihat penerimaan uang masuk dan jumlah pengunjung yang datang.
23. Perintah tambahan anda saat menyuruh seseorang membeli barang di toko atau warung adalah cari harga yang paling murah dan usahakan untuk menawar.
24. Selalu naik angkutan umum atau angkot yang ada musicnya.
25. Menyetop taxi, membuka pintu depan, kemudian bertanya ke sopir taxi-nya "Jurusan mana Bang??".
26. Lebih memilih tarif taxi sistem tawar menawar daripada sistem argometer demi alasan kepastian harga dan kepuasan menawar.
27. Selalu memilih duduk paling depan kalo naik angkutan umum, bus atau pesawat dengan tujuan supaya bisa sampai lebih cepat dan lebih dulu.
28. Pesta pernikahan anda belum terasa lengkap tanpa ada panggung orgen tunggal yang menampilkan penyanyi terkenal se-kecamatan atau kabupaten.
29. Begitu keluar dari kampung halaman, langsung bisa berbahasa Indonesia Raya yang baik dengan logat Minang yang kental serta gimana gitu.
30. Selalu berprinsip "Dimana Bumi Dipijak, Disitu Langit Dijunjung, tapi kampung halaman dan pulang kampung tetap nomor satu".
----- Original Message -----From: taufiq...@rantaunet.orgSent: Sunday, November 28, 2010 9:19 AMSubject: [Bulk] Re: [R@ntau-Net] Anda Orang Minang/Padang Sejati Kalau .....
Kalau untuk yang negatif ini. Suku lain seperti Aceh, Madura, Batak Dll juga punya
Untuk diketahui, cukup banyak orang Padang yang jadi Ambtenar dan Ustad sejak dulu, tidak semua orang penggalas
--TR
tapi untuanglah ado nan mancaliak ko dengan pikiran tanang, hati lapang ...
kalau istilah urang psikologi : ado reaktif ado proaktif ... nan mancaliak
jo hati lapang tu adolah sisi proaktif, mancaliak sisi positifnyo, anggapan
urang tu jadi pamacu awak ...
di ambo contohnyo : ambo kiniko sadang serius barusaho manjadi urang nan
berhasil, antah baa caronyo asal halal dan berkah, untuak manjadi TDA
(tangan di atas) ... itu nan ambo caliak dari nan nomor 20 ...
contoh lain : kato sebagian kawan (non-Minang) : orang Minang tu hebat-hebat
ya, jiwa dagang mereka luar biasa ...
wakatu ambo ka tampek pemancingan sekitar 3 bulan lampau ado nan sadang
mamanciang, dek sadang manunggu istri maota jo tante-nyo nan punyo
pamanciangan, ambo ajak maota rang jawa tu .... katonyo : saya ini gurunya
orang Minang pak ... saya dulu 8 tahun ikut sama bos, jualan bumbu (yg sudah
digiling), gaji saya kecil sangat (dia sebut gajinya yg rasanya kekecilan)
... tapi saya senang pak, saya banyak belajar, saya serap ilmu dari bos
saya, trus saya buka sendiri, sekarang saya lebih sering di tegal, toko (di
ps lama tangerang) yg jaga anak buah saya, sebulan sekali, 2-3 hari saya ke
sini untuk memantau saja ... jualan saya sama dengan mantan bos saya, cuma
saya jualan di pojok sini beliau di pojok sana ... salut saya dengan mantan
bos itu pak, beliau dah punya 3 toko yg omsetnya bagus banget ...
atau waktu balanjo di toko alat/perkakas murah (obeng satu box kecil cuma 10
ribu, kunci-kunci u motor cuma sekian ribu, gergaji, perkakas lain murah)
... wakatu ambo tanyo ka nan manjua : bos saya ini orang bukittinggi pak,
dulu beliau jualan dari pinggir jalan, jualan ikat pinggang, trus berkembang
dia jualan ini trus jualan itu ... sekarang beliau dah punya 3 toko, umurnya
masih di bawah bapak, sekarang beliau tinggal di sana pak (real estate dekat
cileduk) ...
jadi memang harus diliek positifnyo, kan nan negatif tu bisa awak baliak
untuak meng-counter ...
----- Original Message -----
From: <arina_wi...@yahoo.com>
To: <rant...@googlegroups.com>
Sent: Sunday, November 28, 2010 9:45 AM
Subject: [Bulk] Re: [R@ntau-Net] Anda Orang Minang/Padang Sejati Kalau .....
|
Aha... Ko gulai lamo nan lah panah baidangkan di siko! Wassalam, ZulTan, L, 50, Bogor |
tapi di sisi lain, bagi ambo pribadi, ado nan ambo serap sebagai pemicu
langsung ... contohnyo : urang Minang pandai badagang, dek ambo sadang
baraja / ado keinginan mambukak usaho, itu jadi tambahan pemicu ...
ado juo nan harus melalui pemikiran lebih baru bisa itu jadi nilai positif,
tapi pada intinya apo nan dijadikan stereotip terhadap keMinangan awak tu
dek urang lua, sisi positif ada tercuat dari situ ... mudah-mudahan ado nan
bisa maambiak poin positifnyo tu ...
----- Original Message -----
From: "Ahmad Ridha" <ahmad...@gmail.com>
To: <rant...@googlegroups.com>
| Salam, Kini memang banyak nan dak produktif dibicarakan, termasuk urang awak Da An. Dulu bahasa Minangkanbau itu sangat indah kini pun terasa sangar kasar. Kadang2 pun kita seakan melap-lap kebudayaan sendiri, seakan akan kita benar-benar sudahh menjadi orang hebat selalu, Salam da Andrinof. |