|
D
|
-- Nyit
@Nyit
Copas
" Beko, kalau lah bosan dikacadia-i Urang DIM tu, mungkin Angkatan Baru Mentawai yang Potensial akan menggagas DIKM, Daerah Istimewa Kabupaten Mentawai .... :)"
Atau
DIKM
Daerah Istimewa Kepulauan Mentawai
Bukan kabupaten....tapi propinsi spt Kepulauan Riau (KepRi).
Alasan sbg daerah istimewa?
Karena punya budaya unik turun temurun
dan
ombak yg tinggi....
sangat bagus utk berselancar sebagai negara bagian Hawaii di Amrik
Baa gak ati?
FMN/Bdg
Beko, kalau lah bosan dikacadia-i Urang DIM tu, mungkin Angkatan Baru Mentawai yang Potensial akan menggagas DIKM, Daerah Istimewa Kabupaten Mentawai .... :)
-- Nyit
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
---
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+...@googlegroups.com.
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
-- Nyit
MUKADDIMAH
Wong Fei Hung (Faisal Hussein Wong) ternyata seorang muslim dan ia adalah ulama yang jaguh kungfu dan juga seorang tabib. Selama ini kita hanya mengenal Wong Fei Hung sebagai jaguh Kung fu dalam filem Once Upon A Time in China. Dalam filem itu, watak Wong Fei Hung dimainkan oleh pelakon terkenal Hong Kong, Jet Li.
SIAPAKAH SEBENARNYA WONG FEI HUNG...?
Wong Fei Hung adalah seorang Ulama, ahli Perubatan, dan ahli bela diri legenda yang namanya ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional China oleh pemerintah China. Namun kerajaan China sering berupaya mengaburkan identiti Wong Fei Hung sebagai seorang muslim demi menjaga imej kekuasaan Komunis di China. Wong Fei Hung dilahirkan pada tahun 1847 di Kwantung (Guandong) dari keluarga muslim yang taat. Nama Fei pada Wong Fei Hung merupakan dialek Canton untuk menyebut nama Arab, Fais. Sementara Nama Hung juga merupakan dialek Kanton untuk menyebut nama Arab, Hussein. Jadi, bila dibahasa Arab kan, namanya ialah Faisal Hussein Wong.
Ayahnya, Wong Kay-Ying adalah seorang Ulama, dan tabib ahli ilmu perubatan tradisional, serta ahli bela diri tradisional Tiongkok (Wushu / Kungfu). Ayahnya memiliki sebuah klinik perubatan bernama Po Chi Lam di Canton (ibukota Guandong). Wong Kay-Ying merupakan seorang ulama yang menguasai ilmu Wushu peringkat tertinggi. Ketinggian ilmu bela diri Wong Kay-Ying membuatnya dikenal sebagai salah satu dari Sepuluh Harimau Kwantung. Kedudukan Harimau Kwantung ini kemudian diwariskan kepada Wong Fei Hung.
Kombinasi antara pengetahuan ilmu perubatan tradisional dan teknik bela diri serta ditunjang oleh keluhuran budi pekerti sebagai Muslim membuat keluarga Wong sering turun tangan membantu orang-orang lemah dan tertindas pada masa itu. Kerana itulah masyarakat Kwantung sangat menghormati dan menjadikan Keluarga Wong sebagai idola mereka.
Pesakit klinik keluarga Wong yang meminta bantuan perubatan umumnya berasal dari kalangan miskin yang tidak mampu membayar kos perubatan. Walau begitu, Keluarga Wong tetap membantu setiap pesakit yang datang dengan sungguh-sungguh. Keluarga Wong tidak pernah pandang bulu dalam membantu, tanpa mempedulikan suku, ras, agama, semua dibantu tanpa pilih kasih.
Secara rahsia, keluarga Wong terlibat aktif dalam gerakan bawah tanah melawan pemerintahan Kerajaan Ch’in yang rasuah dan penindas. Kerajaan Ch’in ialah Kerajaan yang merobohkan kekuasaan Kerajaan Yuan yang memerintah sebelumnya. Kerajaan Yuan ini dikenali sebagai satu-satunya Kerajaan Kaisar Cina yang anggota keluarganya ramai yang memeluk agama Islam.
Wong Fei Hung mulai mengasah bakat pertahankan diri sejak berguru kepada Luk Ah-Choi yang juga pernah menjadi guru ayahnya. Luk Ah-Choi inilah yang kemudian mengajarnya dasar-dasar jurus Hung Gar yang membuat Fei Hung berjaya melahirkan Jurus Tendangan Tanpa Bayangan yang menjadi lagenda. Dasar-dasar jurus Hung Gar ditemukan, dikembangkan dan merupakan handalan dari Hung Hei-Kwun, abang seperguruan Luk Ah-Choi. Hung Hei-Kwun adalah seorang pendekar Shaolin yang terlepas dari peristiwa pembakaran dan pembunuhan oleh pemerintahan Kerajaan Ch’in pada 1734.
Hung Hei-Kwun ini adalah pemimpin pemberontakan bersejarah yang hampir mengalahkan Kerajaan penjajah Ch’in yang datang dari Manchuria (sekarang kita mengenalnya sebagai Korea). Jika saja pemerintah Ch’in tidak meminta bantuan pasukan-pasukan bersenjata bangsa asing (Rusia, England, Jepun), pemberontakan pimpinan Hung Hei-Kwun itu nescaya akan berjaya menghalau pendudukan Kerajaan Ch’in.
Setelah berguru kepada Luk Ah-Choi, Wong Fei Hung kemudian berguru pada ayahnya sendiri hingga pada awal usia 20an tahun, ia telah menjadi ahli perubatan dan bela diri terkemuka. Bahkan ia berjaya mengembangkannya menjadi lebih maju. Kemampuan ilmu pertahankan diri semakin sukar ditandingi ketika ia berhasil membuat jurus baru yang sangat taktikal namun cekap yang dinamakan Jurus Cakar Harimau dan Jurus Sembilan Pukulan Khusus.
Selain dengan tangan kosong, Wong Fei-Hung juga mahir menggunakan bermacam-macam senjata. Masyarakat Canton pernah menyaksikan secara langsung dengan mata kepala mereka sendiri bagaimana ia seorang diri dengan hanya memegang tongkat berjaya menewaskan lebih dari 30 orang jaguh pelabuhan berbadan tegap dan kejam di Canton. Dalam kehidupan keluarga, Allah banyak mengujinya dengan berbagai ujian. Seorang anaknya terbunuh dalam suatu kejadian pergaduhan dengan mafia Canton. Wong Fei Hung tiga kali menikah kerana isteri-isterinya meninggal dalam usia muda.
Setelah isteri ketiganya meninggal dunia, Wong Fei Hung memutuskan untuk hidup sendiri sampai kemudian ia bertemu dengan Mok Gwai Lan, seorang perempuan muda yang kebetulan juga ahli bela diri. Mok Gwai Lan ini kemudian menjadi pasangan hidupnya hingga akhir hayat. Mok Gwai Lan turut mengajar bela diri pada kelas khusus perempuan di perguruan suaminya. Wong Fei Hung meninggal dengan meninggalkan nama harum yang membuatnya dikenali sebagai manusia yang berhati mulia, salah satu pilihan hidup yang diberikan Allah kepada seorang muslim
AnwarDjambak
Alam Takambang Jadikan Guru
Sent by Maxis from my BlackBerry® smartphone
-----Original Message-----
From: Sjamsir Sjarif <sjamsi...@gmail.com>
Sender: rant...@googlegroups.com
Date: Sun, 29 Nov 2015 09:02:33
To: RantauNet<rant...@googlegroups.com>
Reply-To: rant...@googlegroups.com
Subject: Re: [R@ntau-Net] MOCHTAR NAIM: Bagaimana dg Mentawai dan WilAYAH
mINANGKABAU LAINNYA?
Suku Mentawai
https://m.youtube.com/watch?v=GGAOHA0QMhs
| Masyarakat Mentawai Ingin MK-Fauzi Pimpin Sumbar |
|
|
|
| Selasa, 01 Desember 2015 02:03 |
|
PADANG, HALUAN — Beberapa hari menjelang Pilkada 9 Desember nanti, dukungan masyarakat terhadap pasangan Muslim Kasim – Fauzi Bahar (MK–Fauzi) semakin mengalir. Kali ini dukungan itu datang dari masyarakat Kepulauan Mentawai. Agustinus Sapolenggu, mantan Ketua Forum Kepala Desa Kepulauan Mentawai periode 2008-2014, bersama dua orang rekannya yang juga mantan kepala desa di Mentawai, bersilaturahmi dengan MK di Basko Hotel, Senin (30/11). Agustinus Sapolenggu mengatakan, ia jauh-jauh mengarungi lautan untuk datang ke Padang dan bertemu MK, untuk menginformasikan bahwa masyarakat Mentawai berharap MK-Fauzi menjadi gubernur dan wakil gunernur, karena merupakan sosok pemimpin yang sesuai dengan harapan masyarakat Mentawai. ”Kami yakin MK – Fauzi akan mampu mengayomi masyarakat Mentawai yang terdiri dari berbagai etnis dan agama. Kami menginginkan pemimpin yang tidak mengotak-kotakkan masyarakat ke dalam golongan tertentu. Menurut kami, pemimpin yang seperti itu ada pada sosok MK-Fauzi,” tutur Agustinus yang merupakan mantan Kepala Desa Sigapokna. Selain tentang sosok pemimpin yang memasyarakat seperti itu, kata Agustinus, pihaknya mendukung MK-Fauzi karena mengharapkan pembangunan di segala bidang, terutama infrastruktur, di Mentawai. Menurut Agustinus, pemerintah terdahulu kurang perhatian terhadap pembangunan di Mentawai, baik dalam bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan bidang lainnya. Hal itu membuat masyarakat Mentawai kecewa dan merasa dikucilkan dari daerah lain di Sumbar. “Berbicara infrastruktur di Mentawai itu sangat minim. Akibatnya, hasil bumi yang ada di Mentawai hanya berputar di situ saja. Tidak bisa dibawa ke luar Mentawai karena keterbatasan transportasi,” ujarnya. Pihaknya juga yakin MK-Fauzi mampu mengembangkan dan memajukan potensi yang ada di Mentawai, seperti pariwisata. Sebelum silaturahmi itu usai, Ia menjanjikan MK – Fauzi meraup suara terbanyak di 43 desa di sana. Mazhar Putra dari DPW Hanura Sumbar, yang memediasi pertemuan perwakilan masyarakat Mentawai dengan MK itu mengatakan, semangat untuk melakukan perubahan di Kepulauan Mentawai memang telah tergambar dalam visi dan misi MK – Fauzi. “Ini sejalan dengan apa yang ada dalam rencana beliau nantinya. Bagaimana pun Mentawai harus berubah dari yang ada saat ini,” ujarnya. Sementara itu, Muslim Kasim sangat mengapresiasi dukungan dari masyarakat Mentawai. Mentawai memang perlu mendapat perhatian utama, bahkan nantinya akan dijadikan wilayah khusus untuk destinasi pariwisata internasional, terutama wisata bahari kabupaten itu. Selain itu, budaya khusus yang dimiliki Mentawai juga bisa dikembangkan untuk daya tarik wisata internasional. Untuk mewujudkan hal itu, kata MK, diperlukan pembangunan infrastruktur yang dapat mempermudah akses ke Mentawai seperti, pembuatan landasan pesawat yang sesuai untuk kondisi daerah Mentawai. Selain itu, untuk mempermudah akses ke Mentawai, kata MK, kapal-kapal cepat ke Mentawai perlu diperbanyak jumlahnya. “Kalau kapal cepat sudah banyak, transportsi akan lancar dan hasil komoditi pangan, hasil laut Mentawai dapat terdistribusi ke Padang dengan baik,” ujarnya. (h/dib/mg-isr) |
SEJARAH JAGUH KUNGFU CHINA
....
Yo sasuai IP petugas partai. Bukan petugas masyarakat
Ha ha ha.
Ha ha ha.