Snowden: ISIS proyek kolaborasi dinas intelijen AS, Inggris, Israel

82 views
Skip to first unread message

Akmal Nasery Basral

unread,
Aug 2, 2014, 12:17:43 AM8/2/14
to rant...@googlegroups.com
Assalamu'alaikum Wr. Wb sanak palanta RN,

Edward Snowden mengatakan bahwa Abu Bakr Al Baghdadi sang Khalifah ISIS adalah produk kolaborasi dinas intelijen AS, Inggris, Israel. 


Artikel di atas mengacu pada berita awal di Al Sumaria News yang terbit di Baghdad (lihat "Original Source" di bagian bawah tautan). 

Ada yang punya sumber berita lain untuk memperkuat atau sebaliknya membantah klaim Snowden?  

Wassalam,

ANB



Muchwardi Muchtar

unread,
Aug 2, 2014, 3:48:33 AM8/2/14
to rant...@googlegroups.com

Siapa Yang Membiayai ISIS?

Setelah merebut kota Mosul di utara Irak, ISIS didaulat sebagai kelompok teroris paling kaya di dunia dengan dana jihad diperkirakan sekitar 2 miliar US Dollar. Dari mana uang tersebut berasal?

Sekitar 500 miliar Dinar atau setara dengan 5 Triliyun Rupiah lenyap dari Bank Sentral Irak cabang Mosul ketika gerilyawan ISIS merebut kota di utara tersebut. Pengamat meyakini, kelompok Islam militan itu kini mengantongi dana jihad sebesar dua miliar US Dollar. Dari mana uang sebesar itu berasal, hingga kini belum jelas.

Pemerintah Irak menuding Arab Saudi mendukung perang yang dilancarkan ISIS. "Kami menanggap Arab Saudi bertanggungjawab," atas dukungan finansial dan moral yang didapat ISIS, kata Perdana Menteri Nuri al-Maliki, Selasa (17/6).

Amerika Serikat yang juga sekutu dekat Riyadh menepis tudingan sang perdana menteri. Ucapannya itu "tidak tepat dan menghina," kata Jen Psaki, Jurubicara Kementrian Luar Negeri AS di Washington.

Duit dari Teluk?

"Tidak ada bukti kuat yang melandaskan keterlibatan pemerintahan sebuah negara dalam pembentukan dan pendanaan ISIS sebagai organisasi," kata Charles Lister, Peneliti di Brookings Doha Centre.

Sebaliknya Günter Meyer yang memimpin Pusat Kajian Arab di Universitas Mainz, Jerman, tidak meragukan adanya kucuran uang dari negeri jiran. "Sumber keuangan terbesar sejauh ini adalah negara-negara di Teluk, terutama Arab Saudi, tapi juga Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab," kata Meyer.

Kepentingan negara-negara teluk bermazhab Sunni pada keberadaan ISIS sejatinya untuk meruntuhkan kekuasaan Presiden Basyar Assad di Suriah, lanjut Meyer. Sepertiga penduduk Suriah termasuk golongan Sunni. Sementara negeri di tepi Golan itu dipimpin oleh minoritas Syiah Alawiyah.

Peran Arab Saudi

Saat ini pemerintah Arab Saudi pun menyadari bahaya yang ia tuai. "Penduduk Arab Saudi mewakili kelompok terbesar di antara gerilyawan ISIS. Jika mereka pulang, akan muncul ancaman bahwa mereka lantas merongrong pemerintah di Riyadh," kata Meyer.

ENG Map ISIS in Iraq and Syria

Peta wilayah yang dikuasai ISIS di Irak dan Suriah

Menurutnya aman untuk berasumsi bahwa kucuran dana dari Arab Saudi akan terus berlanjut, "bukan dari pemerintah, tapi dari penduduk yang kaya."

Sumber dana kedua buat ISIS adalah ladang minyak di utara Suriah. "ISIS memahami untuk segera menguasai sumber rejeki ini. Mereka membawa minyak mentah ke perbatasan Turki untuk kemudian dijual," ujar Meyer.

Senjata Berkualitas dari Pasar Internasional

Serupa dengan pendapat Charles Listeri dari Brookings Doha Center. Menurutnya ISIS mampu membiayai sendiri operasi militernya. "ISIS berupaya membangun jaringan di antara penduduk untuk mengamankan kucuran dana sumbangan." Sebagai contoh ia menyebut pemerasan sistematis di Mosul.

"Yang dijadikan sasaran adalah pengusaha kecil atau juga perusahaan besar, dan jika isunya benar bahkan pemerintah setempat," kata Lister. "Selain itu diduga organisasi ini mengambil uang pajak di kawasan yang dikuasainya, misalnya di Raqqa, timur laut Suriah.

ISIS, menurut Meyer, akan menggunakan uang tersebut untuk membeli persenjataan. Ketika merebut kota Mosul, kelompok teror itu juga menyita senjata dan kendaraan lapis baja buatan Amerika Serikat. "Dengan uang yang ada, mereka akan mudah membeli senjata berkualitas di pasar internasional."



--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
---
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+...@googlegroups.com.
Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Akmal Nasery Basral

unread,
Aug 2, 2014, 4:12:55 AM8/2/14
to rant...@googlegroups.com
Kalau ISIS punya banyak uang setelah menguras pundi-pundi  Bank Sentral Irak cabang Mosul, itu tidak mengherankan. Namanya juga mereka menguasai sumber uang.

Yang mencemaskan adalah kalau klaim Snowden benar bahwa ISIS hanya boneka tiga dinas intelijen negara adikuasa (AS, Inggris, Israel).
Ingat Komando Jihad di tahun 70-an yang ternyata buatan Ali Moertopo? Untuk level nasional saja sudah membingungkan umat, apalagi ini kelompok internasional.

Lebih aneh lagi jika ISIS (memang) didukung Arab Saudi dan "negara-negara Teluk bermazhab Sunni", mengapa salah seorang petinggi ISIS Abu Turab Al Mugaddasi justru menyatakan mereka akan menghancurkan Ka'bah di Mekkah karena "orang-orang (muslim) yang pergi ke Mekkah (berhaji) adalah untuk menyentuh batu (hajar aswad), bukan karena Allah," tulis Al Mugaddasi dalam tweetnya beberapa hari lalu.


Jika rencana ISIS itu benar, betapa anehnya cara mereka melihat Ka'bah dan ibadah haji, seakan-akan sama sekali tak pernah membaca sejarah keberadaan Ka'bah sejak dibangun Nabi Ibrahim a.s.

Mungkin dunsanak palanta yang punya akses informasi ke komunitas berbahasa Arab bisa memberikan sumber informasi alternatif? Silakan Buya Zulharbi Salim, dinda Ahmad Ridha, sanak Hendra Messa, pak Ali Akbar, atau yang lain? 

Wass,

ANB

Isna Huriati

unread,
Aug 2, 2014, 6:45:28 AM8/2/14
to rant...@googlegroups.com
Dunsanak dilapuau NAH,
Satolo senek.  kok diambo iyo sapandapek jo carito Snowden.  Pokoknyo nagari Islam atau nan banyak panduduaknyo muslim indak buliah aman, indak buliah maju, nan bakuaso yo musti Zionis, sadang nagari paliang gadang diduniakose, lai bak kecek inyo, lah dibantainyo urang sabanyaktu, indak bakutik  si presidennyo doh.  Jadi hati hati selah awak jan amuah di adu domba jo caro apo sajo.  Kiniko inyo sadang siap siap untuak manerkam awak mah.  Samakin heboh awak samakin galaknyo.  Laikokolah sadar nan manyabuik dirinyo pamimpin dinagari tacintoko?

                Selamat Hari Raya Idul fitri 1435 H, mohon maaf lahir dan bathin, semoga kita diizinkah Allah swt bertemu lagi dengan bulan yang istemewa ini di tahun yang akan datang dalam keadaan sehat walafiat .

Wassalam , Isna Huriati

Zorion Anas

unread,
Aug 2, 2014, 8:57:40 AM8/2/14
to rant...@googlegroups.com

Kelihatannya demikian. Pimpinan ISIS hobinya  ngumpul di klub sama cewek2. Di Indonesia, sdh ada jaringannya. Kata media.

Pada 2014 8 2 11:17, "Akmal Nasery Basral" <ak...@rantaunet.org> menulis:

Irwan Setiawan

unread,
Aug 2, 2014, 11:13:30 AM8/2/14
to rantaunet

Isis tu salamoko bantangan, parang jo amerika,, baa kok bisa di analisa i nyo dapek bantuan amerika dkk

---------- Pesan Terusan----------
Dari: "Isna Huriati" <i...@pacific.net.id>
Tanggal: 2 Agt 2014 17:45
Subjek: Re: [R@ntau-Net] Snowden: ISIS proyek kolaborasi dinas intelijen AS, Inggris, Israel
Kepada: <rant...@googlegroups.com>
Cc:

palit...@yahoo.co.id

unread,
Aug 2, 2014, 12:56:29 PM8/2/14
to mailing list
Aslm da akmal dan warga palanta yah

Sebelum membahas ISIS ko, mungkin paralu dipatarang dulu soal konflik di timur tengah khususnyo soal Syiah dan Sunni

Kalo soal syiah, mungkin lai tarang dima posisinyo.

Akan tetapi, Sunni ko, kan dibuek banyak faksi pulo dek Arab Saudi dan AS (noted; ISIS ko bagian dari jemaah Sunni juo)

Mungkin, ado dunsanak di palanta ko yang paham politik mutakhir di timur tengah yang bisa manjaleh kan secara hirarkis, faksi-faksi Sunni yang asli di satu sisi dan Sunni yang jadi sempalan di sisi lain.

Sagitu pemahaman ambo, dari penelusuran ambo di dunia maya tentang #ISIS yang telah berganti nama menjadi #IS (Islam State)

Imran, 38, tingga di padang
Powered by Telkomsel BlackBerry®

From: Akmal Nasery Basral <ak...@rantaunet.org>
Date: Sat, 2 Aug 2014 15:12:51 +0700
Subject: Re: [R@ntau-Net] Snowden: ISIS proyek kolaborasi dinas intelijen AS, Inggris, Israel

Sjamsir Sjarif

unread,
Aug 2, 2014, 4:18:27 PM8/2/14
to rant...@googlegroups.com
Istilah "ISIS" lah cando aia matah sajo di kelompok postiang ko. Tapi adokoh anggota Lapau nan salabiahnyo nan tahu apo kapanjangan aratinyo ISIS ko?
-- Makngah

Akmal Nasery Basral

unread,
Aug 2, 2014, 10:02:50 PM8/2/14
to rant...@googlegroups.com
MakNgah n.a.h,
ado nan manyabuik ISIS = Islamic State in Iraq and Syria. Ado pulo nan manulih ISIS = Islamic State of Iraq and al-Syam. Kaduonya merujuk pada kelompok bersenjata pimpinan Abu Bakr al-Bagdadi yang menyatakan mereka telah mendirikan Kekhalifahan Islam. Dalam video yang baru beredar, ada seorang anggota dengan nama "Abu Muhammad al Indonesi" yang menyerukan agar umat Islam ikut bergabung dengan ISIS. Di beberapa TV nasional, tayangan ini sedang sering diputar.

Al-Bagdadi inilah yang disebut Edward Snowden -- eks anggota CIA dan NSA yang membocorkan banyak rahasia pemerintah AS sehingga menjadi public enemy #1 di mata pemerintahan Obama -- sebagai kader didikan dinas intelijen AS, Inggris dan Israel.

Allahu a'lam.

Wassalam,

ANB 


Pada 3 Agustus 2014 03.18, Sjamsir Sjarif <sjamsi...@gmail.com> menulis:
Istilah "ISIS" lah cando aia matah sajo di kelompok postiang ko. Tapi adokoh anggota Lapau nan salabiahnyo nan tahu apo kapanjangan aratinyo ISIS ko?
-- Makngah
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
---
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup.

Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+...@googlegroups.com.
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Muchwardi Muchtar

unread,
Aug 3, 2014, 10:28:07 PM8/3/14
to rant...@googlegroups.com

Siapa ISIS Sebenarnya?


isis2 Siapa ISIS Sebenarnya?

ISIS (Islamic State in Iraq and al-Sham), terus menjadi pembicaraan. Media-media Barat menyebut bahwa ISIS merupakan cikal bakal teroris yang akan meneruskan gerakan Al-Qaidah. Jika nama terakhir tak pernah secara definitif diberitakan keberadaannya secara geografis, ISIS secara gamblang disebut di Irak atau Suriah. Siapa Isis sebenarnya?

Dalam bahasa Arab, ISIS atau Islamic State in Iraq and Al-Sham, merupakan terjemahan dari Organisasi Ad-Daulah Al-Islamiyah fi Al-Iraq wa Ash-Sham. Tapi Associated Press, dan Amerika menyebutnya sebagai Islamic State in Iraq and The Levant (ISIL).

Aljazeera melaporkan organisasi ini ada kaitannya dengan arus gerakan Salafiyah Jihadiyah yang menghimpun berbagai unsur berbeda untuk bertempur di Irak dan Suriah, dan di medan tempur, mereka terbagi-bagi di bawah sejumlah front. Karena kondisi tersebut, dimunculkanlah nama organisasi yang menyebut istilah “Ad-Daulah Al-Islamiyah” (Islamic State). Nama ini sekaligus menjadi magnet yang menarik banyak pasukan dari berbagai daerah di medan perang untuk menyatakan kesetiaannya di bawah organisasi payung yang besar .

Pendirian dan Kepemimpinan

Organisasi Daulah Islamiyah, awalnya terbagi dua. Yakni Daulah Islamiyah fil Iraq yang di media massa dikenal dengan nama “Daash” dan disandarkan pada Kelompok Tauhid wal Jihad yang didirikan tokoh berkebangsaan Yordania, Abu Musa Az Zarqawi di Irak tahun 2004, paska invasi militer AS ke Irak.

Zarqawi pada tahun 2006, menyatakan kesetiaannya pada pemimpin al-Qaeda Osama bin Laden dan meminta agar organisasinya menjadi bagian dari organisasi Al-Qaeda. Selanjutnya pada tahun yang sama, dibentuk Dewan Syuro Mujahidin di bawah kepemimpinan Abdullah Rashed Al-Baghdadi.

Tapi Zarqawi akhirnya tewas dalam serangan AS pada pertengahan tahun 2006 dan kepemimpinan Daulah Islamiyah beralih ke Abu Hamza Al Mohajir. Hanya 4 tahun kemudian, tepatnya tanggal 19 April 2010 tentara AS di Irak berhasil membunuh Abu Hamza Al-Mohajir. Dan dalam waktu sekitar sepuluh hari, Dewan Syuro menyelenggarakan pertemuan untuk memilih Abu Bakr al-Baghdadi sebagai pengganti kepemimpinan Daulah Iraq Islamiyah.

Munculnya Konflik

Tanggal 9 April 2013, muncul sebuah rekaman suara yang dikaitkan dengan suara Abu Bakr al-Baghdadi, yang menyatakan bahwa Jabhah Nushra (Front Kemenangan) di Suriah merupakan perpanjangan dari organissi Daulah Iraq Islamiyah. Dalam rekaman itu, nama Jabhah Nushrah dan Daulah Iraq Islamiyah dihapus untuk kemudian diganti menjadi Daulah Islamiyah fil Iraq wa Asy-Syam. Inilah awal terbentuknya organisasi yang kemudian dikenal oleh media asing dengan istilah ISIS atau ISIL.

Awalnya, Jabhah Nushrah menerima bergabung dengan ISIS. Tapi kemudian terjadi perbedaan dan bahkan kontak senjata. Di Suriah, berbagai organisasi oposisi bersenjata termasuk Jabhah Nushrah, bentrok dengan kelompok pasukan Daulah, terkait penguasaan dan pengendalian beberapa lokasi di Suriah. Di sejumlah lokasi yang dikuasai oleh Daulah, dikabarkan tempat-tempat itu juga pasukan ISIS menerapkan sikap keras dalam penerapan syaraiat Islam dengan menghukum mati sejumlah tokoh kabilah. Kelompok ini secara terbuka juga menentang permintaan Aiman Zawahiri, yang merupakan ketua organisasi Al-Qaeda, yang meminta agar ISIS fokus di Irak dan tidak masuk ke wilayah Suriah yang merupakan wilayah tempur Jabha Nushrah.

ISIS dan Jabha Nushrah

Perselisihan dan pertempuran antara ISIS dan Jabha Nushrah –keduanya terinspirasi dengan Al-Qaeda— di Suriah, memunculkan perselisihan mendalam antar pimpinan.

Abu Mohammed Adnani, juru bicara ISIS, pada bulan Mei 2014 menyerang Zawahiri dan menafikan bahwa kelompoknya merupakan cabang dari Al-Qaeda. “Tak pernah terjadi apa yang disebutkan itu,” demikian ujar Adnani. Aiman Zawahiri dikenal sebagai pimpinan Al-Qaeda, yang menjadi rujukan para pimpinan berbagai organisasi jihad.

Sedangkan Esham Barqawi atau Abu Muhammad Al-Maqdisi, yang disebut sebagai referensi spiritual kelompok Salafiyah Jihadiyah, juga mengkritik ISIS dan menyebutkannya sebagai pihak yang bertanggung jawab atas gagalnya rekonsiliasi dengan Jabha Nushrah di Suriah.

Kekuatan Militer

Sejak tahun 2006, ISIS memiliki kekuatan militer besar dan menjadi organisasi militer terkuat di Irak. Mereka mulai memberi pengaruh di daerah yang luas, tetapi mereka harus berhadapan dengan munculnya organisasi Dewan Kebangkitan yang merupakan perhimpunan bersenjata dari klan dan kabilah Irak, yang didirikan untuk melawan organisasi al-Qaeda serta mendapat dukungan pasukan AS dan pemerintah Irak.

Sedangkan di Suriah, ISIS yang menghimpun para pasukan dengan kualitas tempur yang lebih baik, berhasil meraih sejumlah kemenangan di Suriah. Mereka relatif menguasai penuh wilayah Deir al-Zour di perbatasan dengan Irak. Tapi di sisi lain, mereka kehilangan pengaruh di Aleppo dan pedesaan sekitarnya, hingga akhirnya seluruh pasukannya harus angkat kaki dari Aleppo.

Charles Lester, peneliti Pusat BrookingsInstitute yang terletak di Doha, menyebutkan perkiraan jumlah pasukan organisasi Daulah Islamiyah di Suriah mencapai 6000 atau 7000 personil. Sedangkan di Irak, sekitar 5000 hingga 6000 personil.

Aljazeera menyebutkan, secara umum pasukan organisasi Daulah Islamiyah, mayoritas pasukannya ada di Suriah. Mereka adalah orang-orang Suriah. Akan tetapi pemimpin organisasi Daulah, mayoritas datang dari luar Suriah yang sebelumnya memiliki pengalaman perang di Irak, Chechnya, Afghanistan dan berbagai medan tempur lainnya. Sedangkan di Irak, mayoritas pasukan Daulah Islamiyah adalah orang-orang Iraq sendiri. Pakar masalah Timur Tengah Roman Caillet dari French Institute mengatakan bahwa mayoritas pasukan organisasi Daulah Islamiyah, adalah orang-orang Irak atau Libya.

ISIS Terinfiltrasi?

Benarkah ISIS terinfiltrasi? Abdullah bin Mohammed, analis strategi Salafiy Jihadi mengatakan bahwa pada awalnya ia membantah dan meragukan informasi itu. Namun sejumlah informasi dari kelompok Anshar Islam Sunni di Irak menunjukkan ISIS di Irak, sulit dikendalikan.

Organisasi Anshar Islam Irak – arus sunni di Irak – pada Februari 2013 berkirim surat pada pimpinan Al Qaeda Aiman Zawahiri, yang menegaskan konflik antara pasukan ISIS dan sejumlah kelompok di Irak, adalah karena tidak adanya penanggung jawab resmi dari organisasi itu di Irak. Dengan tidak adanya sumber itu, muncul banyak inisiatif lapangan yang pada akhirnya berbenturan dengan kelompok mujahidin Irak seperti kelompok Anshar Islam dan lainnya. Berulangkali, pasukan ISIS dikabarkan menyerang keolompok Jamaah Anshar Islam. Sementara pihak Anshar Islam mencoba mengendalikan diri untuk memelihara situasi dari kondisi genting.

Pendanaan

Hingga kini masih simpang siur soal sumber pendanaan ISIS. Pihak yang membiayai, bisa kelompok intelejen yang berkepentingan secara regional, atau bisa juga ISIS di Suriah maupun Irak membiayai aktifitasnya dari sumber dana potensi daerah yang dikuasai. ISIS di Suriah menguasai sejumlah sumur minyak dan telah ada laporan terkait penjualan minyak mentang ke para pembeli local, bahkan hingga pemerintah Suriah juga membeli dari mereka. Belakangan, mereka menguasai kota Mosul, sebagai kota terbesar kedua di Irak dari sisi jumlah penduduk pada 11 Juni 2014. Mereka juga menguasai Tikrit yang merupakan basis kelompok pro Saddam Husein. Dan di dua kota itu, mereka memperoleh dana yang besar.

Namun demikian sejumlah pengamat tidak melihat bahwa jatuhnya Mosul dan Tikrit adalah karena kekuatan personil ISIS, melainkan karena dukungan kelompok bersenjata kabilah yang dahulunya adalah loyalis mantan penguasa Irak, Saddam Husein.

Sumber :

  1. Aljazeera.net
  2. “Haqiqa Ikhtiraq Tanzim Daulah Islamiyah fil Iraq wa Asy Syam” , Daash.
  3. Syirianmediacenter.com
  4. beritapalestina.com.

Salam dari ateh bumi (bukan subaliak bumi) buek MakNgah di Santakaluih dan Jodut di Virginia . He he hee....

mm***



---------- Pesan terusan ----------
Dari: Sjamsir Sjarif <sjamsi...@gmail.com>
Tanggal: 3 Agustus 2014 03.18
Subjek: Bls: Re: [R@ntau-Net] Snowden: ISIS proyek kolaborasi dinas intelijen AS, Inggris, Israel
Kepada: rant...@googlegroups.com

Muchwardi Muchtar

unread,
Aug 3, 2014, 10:28:07 PM8/3/14
to rant...@googlegroups.com
(--).ISIS tu salamoko bantangan, parang jo amerika,, baa kok bisa di analisa i nyo dapek bantuan amerika dkk

(+).Kamanakanda Irwan Setiawan nan sabana lugu (LUpo baGUru) n.a.s.

      Saketek sajo ambo bukak wawasan kamunakan, yo. Soalnyo, kalau bapajang lebar pulo ambo mancaramahi Irwan via palanta ko, tabukak beko rasio maso lalu ambo (kutiko manjadi "duta bangsa" bakarajo sabagai Engineer di kapa tanker masuak ka Singapura, Malaysia, Filipina, Kuwait, Arab Saudi, Libya, Afrika Selatan dan Amerika, di era tahun 80-an) nan panah baengko sacaro tabateh jo Pak Sutopo Juwono (anggota BAKIN, kutiko  baliau bakantua di Cempaka Putiah), atau maruok lapeh Pak ZA Maulani kutiko baliau jadi Ka.BAKIN (zaman RI-1 Gus Dur),  atau kutiko ambo batamu ka kantua Pak Sutanto (samaso baliau jadi Ka.BIN).

Asa kamunakan tahu sajo, di dunia intelijen tu kawan bisa jadi "lawan", dan musuah babuyutan bisa dipaambiak manjadi "konco palangkin".
Sabagai contoh ambo paliekan "sejarah intelijen di bawah ko".

1).Bara bana urang nan tahu, bahaso Imran (urang awak nan jadi pareman di Medan) nan mambajak kapatabang Garuda Woyla di Bangkok (1981) dek sari, sabanananyo saliang kenal mangenal jo Sintong Panjaitan (anggota RPKAD) nan mahabihi angok  Si Imran di bandara Don Muang, Bangkok ukatu tu? Apo mukasuik dari Ali Murtopo, sampai tega-teganyo marekrut pareman Medan tu manjadi "urang pandai & bagak" untuak mambajak kapatabang? Tujuannyo hanyo ciek : "Mambari tahu ka dunia lua, bahaso di era Orba kutiko tu, adoh pulo namonyo 'opisisi', dan adoh pulo namonyo 'pambajak kapatabang' untuak mampaliekan ka dunia lua pasukan komando awak lai sigap dan santiang-santiang". Untuak mambuktikan bahaso Orba tu indak ado gai doh otoriter. Buktinyo adoh "oposisi" nan barani mambajak kapatabang. He he he...

2).Lai tahu kamanakanda Irwan, bahaso "Angku " Husamah bin Ladin nan digembleang, dilatiah dan dipupuak kandang dan diongkosi jo dana nan tak tahinggo dek CIA (Amerika) adolah untuak mamato-matoi dan mambari gabaji Uni Soviet? Kutiko Mak Adang (ambo) Gorbachev mambubarkan Uni Soviet (26-12-1991) bakapiang-kapiang, tanago anak bangsawan kayo dari Afgan tu indak diparalukan lai doh dek AS. Mako Angku Husamah nan banyak tahu isi paruik CIA, adolah saksi hiduik nan sabana paralu diburu abih AS. Apo lai, jo aka nan birilian, Husamah tanpa mesiu tanpa bom atom, bisa maluluah lantakan "menara kamba kebanggaan Amrik" di 11 September 2001 nan lalu.

3).Sia nan sabana-bana bisa mambuktikan ka khalayak rami, bahaso Doktor (icak-icak) nan banamo Nurdin M.Top itu memang ado urangnyo lahia di ateh dunia ko? Galilah kuburannyo (kalau memang ado ditanam di TPU, misalnyo), kamudian pareso DNA-nyo, apokoh batua ruok salamo ko nan diskenariokan dek "kanti-kanti ambo di dunia inteljen nagari Jo Dut", bahaso nan jadi tukang buek bom  teroris di Indoensia tu adolah Nurdin Top warag Malaysia?

4).Baitu pulo jo adiak-adaik atau kamunakan awak nan masih hijau-hijau sapangkek Irwan umuanyo. Banyak nan mati anjiang disapu abih dek Densus 88. Bara banyak rayaik badarai nan tahu, bahaso nan mancetak, manggembleang dan maongkosi adiak-adaik atau kamunakan awak tu salamo anam bulan (sajo) adolah urang-urang di nagari awak ko nan pariuk nasinyo adolah di "dunia intelijen"? Satalah adiak-adaik atau kamunakan awak  (rato-rato indak batakok, pangangguran) tu pandai marakik bom (amatiran) kamudian wanyo disuruah malatuihan bom tu di tampaik-2 umum nan capek bisa dilipuik media massa, dan kamudian disiarkan ka dunia lua......

5).Baliak ka parangai Si Edward Snowden anak Amerika nan (kini) baengko jo anak buah Vladimir Putin (Rusia). Ambo malah galak-galak sengeang maliek sandiwara nan dipabueknyo, jo caro mambukak abih sagalo rasio spionase/ inteleijen nagari Obama. Kalau sajo Allah SWT  mamanjangkan umua Si m.m ko, ambo yakin sakitar tujuah - tujuah baleh tahun lai, Si Edward tantu baliak ka kampuang halamannyo di AS jo caro apo sajo. Bagi AS Si Snowde sangaik baharago untuak dimintak (pulo) apo sajo rasio Rusia, Parancih dan Jerman saputa intelijen nan alah "direkamnyo" salamo "diamankan" Si Putin di Moskow.

Antahlah....., antahlah. Kalau Irwan baco atau danga taruih kisah saputa dunai intelijen ko, bisa-bisa Kamananakanda pesong atau galigaman maliek tiok sabanta Si Obama jo Si Putin tu main telepon-teleponan, sambia bagarah-garah kudo, nagari ma lai nan ka awak bagi-bagi ikuik AS atau ikuik Rusia, yo?!
Puuuiiiiiiiiihhhhhhhhhhhhhhhh!!!!!!!!!!!

Nah. sengan ko sajo dulu "ruok lapeh" dari Si m.m saputa dunia intelijen nan indak panah mangenal kawan jo lawan dari suduik pandangan kapantiangan negara masiang-masing.

Salam...................................,
mm***
(sadang basunyi-sunyi di Cilegon)

---------- Pesan terusan ----------
Dari: Irwan Setiawan <irwanse...@gmail.com>
Tanggal: 2 Agustus 2014 22.13
Subjek: Fwd: Re: [R@ntau-Net] Snowden: ISIS proyek kolaborasi dinas intelijen AS, Inggris, Israel
Kepada: rantaunet <rant...@googlegroups.com>



Isis tu salamoko bantangan, parang jo amerika,, baa kok bisa di analisa i nyo dapek bantuan amerika dkk

14 3:12 PM, Akmal Nasery Basral wrote:

Akmal Nasery Basral

unread,
Aug 3, 2014, 10:41:29 PM8/3/14
to rant...@googlegroups.com
MakNgah sadang di Ranah menikmati randang runtiah, Mak MM. 

Mungkin bisa dibuek HBH ketek di Jakarta untuk silaturahim dengan MakNgah? Baa tu Bundo Nismah dan para senior? Buya JB, Mak Asmardi, Rang Dapua, dll?
(Meski kalau HBH bisa terlaksana, mungkin kanda ZulTan indak amuah hadir dek karano ado indikasi "pelanggaran syariat" di HBH, hehehe... )

Wassalam,

ANB



Pada 3 Agustus 2014 08.15, Muchwardi Muchtar <much...@rantaunet.org> menulis:

Siapa ISIS Sebenarnya?

 ...

Salam dari ateh bumi (bukan subaliak bumi) buek MakNgah di Santakaluih dan Jodut di Virginia . He he hee....

mm***



---------- Pesan terusan ----------
Dari: Sjamsir Sjarif <sjamsi...@gmail.com>
Tanggal: 3 Agustus 2014 03.18
Subjek: Bls: Re: [R@ntau-Net] Snowden: ISIS proyek kolaborasi dinas intelijen AS, Inggris, Israel
Kepada: rant...@googlegroups.com



Istilah "ISIS" lah cando aia matah sajo di kelompok postiang ko. Tapi adokoh anggota Lapau nan salabiahnyo nan tahu apo kapanjangan aratinyo ISIS ko?
-- Makngah

Asmardi Arbi

unread,
Aug 4, 2014, 11:37:00 AM8/4/14
to rant...@googlegroups.com

Modus imperium Yahudi untuk menguasai dunia Islam yang memiliki  SDA , SDM dan  posisi Geopolitis  Strategis belum berubah , yakni dengan cara melepas kader binaannya ( CIA ) untuk melemahkan kekuatan Islam dari dalam sementara  menyatakan  CALON lawannya sebagai teroris agar  bisa diterima logika dunia. Contohnya sudah banyak, mulai dari Sadam Husen yang mau menyerang Iran, Osama bin Laden di Afghan,  Abu Sayyaf di Filipina Selatan dan sekarang Abu Bakar al-Baghdadi..

Wassalam,
AA



On 03/08/2014 09:02, Akmal Nasery Basral wrote:

asmun sjueib

unread,
Aug 4, 2014, 9:17:47 PM8/4/14
to rant...@googlegroups.com, M.C. Baridjambek, ibarsja...@gmail.com, Jamal itb, zulhasril nasir
Aww. Sdrku AA dan Palanta n.a.h.
Menarik memang konstelasi geopol dunia tsb. ditambah dengan globalisasi tanpa batas / borderless yang telah sampai menjamah kelingkungan Nagari wak sekalipun. Usaha dan upayo apo nan kironyo dapeik wak lakukan untuk Indonesia case nan mayoritas beragama Islam? Persatuan dalam bentuk Orpol, Orsos, atau strategi yang bagaimana seyogyanya dilakukan oleh para elit Islam Indonesia? Berpangku tangan? Menunggu? Memperkuat kembali tata nilai Pancasila dan Leadership bangsa atau bagaimana?
Wassalam,
Haasma


--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
---
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup.

Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+...@googlegroups.com.

Akmal Nasery Basral

unread,
Aug 4, 2014, 10:16:24 PM8/4/14
to rant...@googlegroups.com
SENIN, 04 AGUSTUS 2014 | 17:26 WIB

Dirjen Pemasyarakatan Benarkan Foto Baiat Ba'asyir di LP  

Dirjen Pemasyarakatan Benarkan Foto Baiat Ba'asyir di LP  

Foto yang beredar di media sosial, disebut-sebut sebagai acara baiat Abu Bakar Ba'asyir untuk mendukung ISIS di Lapas Nusakambangan. Dirjen Lembaga Pemasyarakatan sedang melakukan pengecekan dari mana asal-usul foto ini dan akan melakukan sidang tim pengamat Lapas untuk mengevaluasi kenapa ada kamera bisa masuk ke lapas Nusakambangan. Istimewa















TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Handoyo Sudrajat membenarkan kabar bahwa ada pembaiatan terhadap 24 narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Pasir Putih, Nusakambangan, Jawa Tengah. "Benar itu (baiat) dilakukan di tempat salat blok mereka di Lapas Pasir Putih tanggal 18 Juli 2014," kata Handoyo, Senin, 4 Agustus 2014.


Terpidana kasus terorisme, Abu Bakar Ba'asyir, berbaiat kepada khilafah Al-Baghdadi, pemimpin kelompok ekstremis Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Informasi itu didapat dari tersebarnya foto yang memperlihatkan Ba'asyir bersama 13 orang yang diduga anggota ISIS. (Baca: Ba'asyir Dibaiat ISIS, Keluarga Enggan Komentar)

Dalam foto tersebut, Ba'asyir duduk diapit para pria yang semuanya mengenakan pakaian putih. Beberapa di antaranya menutupi wajah dengan sorban dan mengacungkan jari telunjuk. Satu di antara mereka terlihat membentangkan bendera ISIS berwarna hitam. Foto itu diambil di sebuah ruangan lebar berlantai kayu.

Menurut Handoyo, dari 43 napi, hanya ada sekitar 24 napi yang ikut melakukan baiat di lapas tersebut. Handoyo menyesalkan terjadinya peristiwa ini. Tapi, menurut dia, hal terpenting yang harus dilakukan saat ini adalah meningkatkan pengamanan dan pengawasan terhadap aktivitas para narapidana. 

"Informasinya, mereka bersama-sama. Jadi Ba'asyir sempat tidak mau, tapi didorong-dorong," kata Handoyo. Menurut dia, semula Ba'asyir ingin menunggu perkembangan terlebih dahulu. Tapi akhirnya Ba'asyir ikut serta dalam pembaiatan tersebut. (Baca: Mural ISIS Ditemukan di Solo)

Saat ini Handoyo bersama lembaganya tengah menggelar sidang tim pengamat pemasyarakatan. Sidang untuk merespons beredarnya gambar pembaiatan Ba'asyir ini akan terus dilaksanakan meski menurut dia masih ada beberapa pejabat yang mengambil cuti hari raya.



AISHA SHAIDRA

Akmal Nasery Basral

unread,
Aug 4, 2014, 10:23:03 PM8/4/14
to rant...@googlegroups.com
Bagaimana dengan perkembangan di bawah ini Mak Asmardi?


SENIN, 21 JULI 2014 | 06:25 WIB

Pendukung Pemimpin Milisi ISIS Dibaiat di Malang

Pendukung Pemimpin Milisi ISIS Dibaiat di Malang

Pria yang diduga sebagai pemimpin militan ISIS, Abu Bakr al-Baghdadi terlihat menggunakan arloji mewah saat memimpin khotbah salat Jumat di sebuah masjid di Mosul, Irak, 5 Juli 2014. Peristiwa ini diketahui dari rekaman video yang dipublikasikan ke internet. Dailymail.co.uk




















TEMPO.COMalang - Dekarasi Ansharul Khilafah Jawa Timur diselenggarakan dengan sederhana di sebuah masjid di Dusun Sempu, Desa Gading Kulon, Kecamatan Dau, Kota Malang. Hadir sekitar 500 anggota jemaah yang berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur. Tak hanya orang dewasa, anak-anak juga terlihat menghadiri deklarasi dan sosialisasi Ansharul Khilafah Jawa Timur. 

"Saya tak bisa mendeteksi dari mana. Bisa saja umat NU, Muhammadiyah, JAT juga hadir di sini," kata juru bicara Ansharul Khilafah Jawa Timur, Muhammad Romly, Ahad, 20 Juli 2014. Mereka menyebarkan undangan melalui media sosial dan media online. Selain itu, Romly mengaku tak mengenal satu per satu anggota jemaah yang hadir. Jika tersedia tempat yang lapang, Romly optimistis bisa menghadirkan 2.000 anggota jemaah. (Baca: Deklarasi Ansharul Khilafah DukungISIS Dibubarkan)

Kegiatan tersebut, ujar dia, merupakan spontanitas dari hasil pertemuan dengan jemaah majelis taklim. Romly dipercaya sebagai juru bicara, sehingga kegiatan deklarasi Ansharul Khilafah diselenggarakan di Malang. Dukungan dan desakan deklarasi datang dari berbagai kelompok masyarakat. Jadi, dia mewujudkan penyelenggaraan deklarasi secara sederhana di sebuah masjid di tengah ladang tebu. Lokasi itu terpencil, jauh dari permukiman warga.

Gedung masjid tampak baru selesai dibangun, cat tembok terlihat baru. Bahkan masjid belum teraliri listrik. Sebuah mesin genset menjadi sumber listrik dua buah lampu neon yang menjadi penerangan tertempel di tembok masjid. Sebuah poster besar bertulis Sosialisasi dan Deklarasi Ansharul Khilafah terpampang di depan ruang imam masjid. (Baca: ISISBersumpah Hancurkan Kabah Jika Kuasai Mekah )

Para anggota jemaah duduk bersila, menyimak penjelasan para ustad yang diundang dalam deklarasi tersebut. Ustad M. Fachry dan Ustad Syafuddin Umar menjelaskan tentang Daulah Khilafah Islamiyah. Namun penjelasan tersebut tanpa pengeras suara, sehingga jemaah yang berada di bagian belakang harus menyimak dengan seksama.

Dalam penjelasan yang disorot melalui layar proyektor LCD, mereka menjelaskan jika di Irak telah tegak khilafah islamiyah. Mengakhiri deklarasi, para anggota jaemaah diminta berdiri untuk dibaiat untuk menyatakan setia kepada amir Daulah Khilafah Islamiyah, Syaikh Abu Bakr al-Baghdadi. Secara serempak, mereka mengucapkan kalimat sumpah setia dalam bahasa arab dan bahasa Indonesia.

Pekik takbir bergema bersama-sama seusai upacara pembaiatan. Seusai deklarasi dan pembaiatan, Romly menyangkal jika kelompoknya berkaitan dengan Negara Islam Irak dan Suriah (Islamic State of Iraq and Syria/ISIS). Menurut dia, ISIS terbagi dalam berbagai faksi dan telah dibubarkan. Selanjutnya, muncul Daulah Khilafah dengan khalifah Syaikh Abu Bakr al-Baghdadi. (Baca: Ini Penampilan Pertama Pemimpin ISIS di Publik)

Dia meyakini Daulah Khilafah akan membangun atau meningkatkan peradaban Islam. Serta menghilangkan stigma barat terhadap Islam yang diidentikkan dengan kekerasan dan kemiskinan. Mereka mengaku hanya memberikan dukungan moral dan doa untuk mujahidin. "Tak ada sumbangan dana, untuk hidup saja susah," tutur Romly.

Romly juga menyangkal memberikan pelatihan militer dan mengirim pasukan ke daerah konflik seperti ke Suriah dan Irak. Namun, jika ada yang berangkat ke medan pertempuran, mereka hanya mengaku-ngaku. Dia mengakui jika ada yang pro dan kontra. Namun dia tengah memberikan penjelasan dengan cara yang damai. (Baca: Lini Masa ISIS di Irak)

Seusai deklarasi, mereka membagikan majalah Al Mustaqbal dan stiker menyerupai bendera ISIS. Mereka langsung membubarkan diri, mengendarai sepeda motor dan menumpang mobil untuk kembali ke rumah masing-masing.

EKO WIDIANTO




--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
---
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup.

Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+...@googlegroups.com.

Abraham Ilyas

unread,
Aug 4, 2014, 11:12:19 PM8/4/14
to rant...@googlegroups.com
Ambo ingek peristiwa tahun 1981 kutiko Imran nan membajak pesawat
Woyla naik dari Palembang.

Kutiko itu ambo bakonco jo polisi nan manjago sel tahanan.
Dek badokekan kantua, iseng iseng suatu hari ambo maliek ka sel
tahanan dan batamu jo urang awak nan katonyo beliau iko ikuik komji.

Dari ota dgn dunsanak kito tersebut, ambo bakasimpulan bahwa batue nan
disampaikan dek angku MM .....si bujang parewa tersebut indak
mangarati apo apo tujuan perjuangan tersebut ...mungkin kini mirip
dengan barisan tukang demo bayaran !

dan tujuan penguaso kutiko itu iolah..... "Mambari tahu ka dunia lua,
bahaso di era Orba kutiko tu, adoh pulo namonyo 'opisisi', dan adoh
pulo namonyo 'pambajak kapatabang' untuak mampaliekan ka dunia lua
pasukan komando awak lai sigap dan santiang-santiang".

Tarimo kasih angku MM


Pada tanggal 05/08/14, Akmal Nasery Basral <ak...@rantaunet.org> menulis:
> Bagaimana dengan perkembangan di bawah ini Mak Asmardi?
>
>
> SENIN, 21 JULI 2014 | 06:25 WIB
> Pendukung Pemimpin Milisi ISIS Dibaiat di Malang
> [image: Pendukung Pemimpin Milisi ISIS Dibaiat di Malang]
>
> Pria yang diduga sebagai pemimpin militan ISIS, Abu Bakr al-Baghdadi
> terlihat menggunakan arloji mewah saat memimpin khotbah salat Jumat di
> sebuah masjid di Mosul, Irak, 5 Juli 2014. Peristiwa ini diketahui dari
> rekaman video yang dipublikasikan ke internet. Dailymail.co.uk
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> *TEMPO.CO <http://TEMPO.CO>*, *Malang *- Dekarasi Ansharul Khilafah Jawa
> Timur diselenggarakan dengan sederhana di sebuah masjid di Dusun Sempu,
> Desa Gading Kulon, Kecamatan Dau, Kota Malang. Hadir sekitar 500 anggota
> jemaah yang berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur. Tak hanya orang
> dewasa, anak-anak juga terlihat menghadiri deklarasi dan sosialisasi
> Ansharul Khilafah Jawa Timur.
>
> "Saya tak bisa mendeteksi dari mana. Bisa saja umat NU, Muhammadiyah, JAT
> juga hadir di sini," kata juru bicara Ansharul Khilafah Jawa Timur,
> Muhammad Romly, Ahad, 20 Juli 2014. Mereka menyebarkan undangan melalui
> media sosial dan media* online*. Selain itu, Romly mengaku tak mengenal
> satu per satu anggota jemaah yang hadir. Jika tersedia tempat yang lapang,
> Romly optimistis bisa menghadirkan 2.000 anggota jemaah. (Baca: Deklarasi
> Ansharul Khilafah DukungISIS Dibubarkan
> <http://www.tempo.co/read/news/2014/07/20/078594481/Deklarasi-Ansharul-Khilafah-Dukung-ISIS-Dibubarkan>
> )
>
> Kegiatan tersebut, ujar dia, merupakan spontanitas dari hasil pertemuan
> dengan jemaah majelis taklim. Romly dipercaya sebagai juru bicara, sehingga
> kegiatan deklarasi Ansharul Khilafah diselenggarakan di Malang. Dukungan
> dan desakan deklarasi datang dari berbagai kelompok masyarakat. Jadi, dia
> mewujudkan penyelenggaraan deklarasi secara sederhana di sebuah masjid di
> tengah ladang tebu. Lokasi itu terpencil, jauh dari permukiman warga.
>
> Gedung masjid tampak baru selesai dibangun, cat tembok terlihat baru.
> Bahkan masjid belum teraliri listrik. Sebuah mesin genset menjadi sumber
> listrik dua buah lampu neon yang menjadi penerangan tertempel di tembok
> masjid. Sebuah poster besar bertulis Sosialisasi dan Deklarasi Ansharul
> Khilafah terpampang di depan ruang imam masjid. (Baca: ISISBersumpah
> Hancurkan Kabah Jika Kuasai Mekah
> <http://www.tempo.co/read/news/2014/07/04/115590287/ISIS-Bersumpah-Hancurkan-Kabah-Jika-Kuasai-Mekah-->
> )
>
> Para anggota jemaah duduk bersila, menyimak penjelasan para ustad yang
> diundang dalam deklarasi tersebut. Ustad M. Fachry dan Ustad Syafuddin Umar
> menjelaskan tentang Daulah Khilafah Islamiyah. Namun penjelasan tersebut
> tanpa pengeras suara, sehingga jemaah yang berada di bagian belakang harus
> menyimak dengan seksama.
>
> Dalam penjelasan yang disorot melalui layar proyektor LCD, mereka
> menjelaskan jika di Irak telah tegak* khilafah islamiyah*. Mengakhiri
> deklarasi, para anggota jaemaah diminta berdiri untuk dibaiat untuk
> menyatakan setia kepada amir Daulah Khilafah Islamiyah, Syaikh Abu Bakr
> al-Baghdadi. Secara serempak, mereka mengucapkan kalimat sumpah setia dalam
> bahasa arab dan bahasa Indonesia.
>
> Pekik takbir bergema bersama-sama seusai upacara pembaiatan. Seusai
> deklarasi dan pembaiatan, Romly menyangkal jika kelompoknya berkaitan
> dengan Negara Islam Irak dan Suriah (Islamic State of Iraq and Syria/ISIS).
> Menurut dia, ISIS terbagi dalam berbagai faksi dan telah dibubarkan.
> Selanjutnya, muncul Daulah Khilafah dengan khalifah Syaikh Abu Bakr
> al-Baghdadi. (Baca: Ini Penampilan Pertama Pemimpin ISIS di Publik
> <http://www.tempo.co/read/news/2014/07/06/115590806/Ini-Penampilan-Pertama-Pemimpin-ISIS-di-Publik->
> )
>
> Dia meyakini Daulah Khilafah akan membangun atau meningkatkan peradaban
> Islam. Serta menghilangkan stigma barat terhadap Islam yang diidentikkan
> dengan kekerasan dan kemiskinan. Mereka mengaku hanya memberikan dukungan
> moral dan doa untuk mujahidin. "Tak ada sumbangan dana, untuk hidup saja
> susah," tutur Romly.
>
> Romly juga menyangkal memberikan pelatihan militer dan mengirim pasukan ke
> daerah konflik seperti ke Suriah dan Irak. Namun, jika ada yang berangkat
> ke medan pertempuran, mereka hanya mengaku-ngaku. Dia mengakui jika ada
> yang pro dan kontra. Namun dia tengah memberikan penjelasan dengan cara
> yang damai. (Baca: Lini Masa ISIS di Irak
> <http://www.tempo.co/read/news/2014/07/02/115589673/Lini-Masa-ISIS-di-Irak->
> )
>
> Seusai deklarasi, mereka membagikan majalah *Al Mustaqbal* dan stiker
> menyerupai bendera ISIS. Mereka langsung membubarkan diri, mengendarai
> sepeda motor dan menumpang mobil untuk kembali ke rumah masing-masing.
>
> *EKO WIDIANTO*
> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari
> Google Grup.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim
> email ke rantaunet+...@googlegroups.com.
> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
>

Akmal Nasery Basral

unread,
Aug 4, 2014, 11:22:17 PM8/4/14
to rant...@googlegroups.com
Sekadar penyegar ingatan, Imran bin Muhammad Zein meski besar di Medan dan dikenal sebagai "Anak Medan", sebetulnya lahir di Ampek Angkek, Bukittinggi, 1 Juni.
1950.  Lahir dengan nama Armon dari ayah Muhammad Zein dan ibu Darmanis. 


Wassalam,

ANB

tutim...@gmail.com

unread,
Aug 5, 2014, 5:49:13 AM8/5/14
to rant...@googlegroups.com
Tanyo ciek, baa kok ndak ado nan tertarik mengangkat kisal Imron bin M.Zen ko dalam layar lebar ya (film) ? Takuik apo kurang laku yo kok cicaliek dari alur caito spionase jo skenario. Gadangnyo, wowww rasonyo film iko laris tingga mamblow up nyo sajo tuuu, tabik,,,
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: Abraham Ilyas <abraha...@gmail.com>
Sender: rant...@googlegroups.com
Date: Tue, 5 Aug 2014 10:12:16
To: <rant...@googlegroups.com>
Reply-To: rant...@googlegroups.com
Subject: Re: [R@ntau-Net] Snowden: ISIS proyek kolaborasi dinas intelijen AS,
Inggris, Israel

Syafruddin Syaiyar

unread,
Aug 6, 2014, 4:32:05 AM8/6/14
to rant...@googlegroups.com
Sidang Palanta YAM,

Sasuai jo judul, sharing saketek tentang ISIS..

ISIS bukan hanyo project Barat dan Israel tapi juo Project Rajo Saudi
dan babarapo Rajo dan Emir Arab Sunni lainnya.. Tujuan awalnyo
untuak menghambat pengaruh Iran yang Syiah di Irak dengan Maliki nya,
di Syria dengan Assad nya dan Lebanon dengan Hesbollah nya...

Raja Raja kaya Arab ini takut kehilangan kekuasaan absolut plus
kekayaan yang ngak berujung saking besarnya.... Mereka sang Raja di
Raja ini takut dengan bayangan sendiri dan akhirnya terjebak
mempersenjatai dan mendanai kelompok Islam Radikal Sunni yang dipimpin
bekas tahanan Al Qaeda di Irak yang sebenarnya sudah hampir kehilangan
pengaruh..

Kelompok Radikal Sunni yang terdesak di Irak ini mengungsi ke Syria
yang sejak tiga tahun lalu juga mengalami pergolakan yang akhirnya
berubah menjadi perang saudara dan perang agama antara Syiah, Kristen
dan kelompok minoritas lainnya dipihak pemerintah Assad dan
pemerontak Islam Sunni.

Pemerontak Sunni Syria pada awalnya di dominasi dan di pimpin oleh FSA
(Free Syrian Army) atau desertir tentara Syria dan kelompok Muslim
Sunni yang di dominasi oleh Muslim Brotherhood Syria....Di phase
awal pergolakan pemerintah Syria Assad terdesak dan tinggal menunggu
waktu untuk jatuh... Tapi sayang disaat kemenangan pemberontak sudah
hampir, situasi politik di Timur Tengah berubah atau tepatnya berbalik
arah.. Morsi dan Brotherhood di Mesir di kudeta oleh Meliter/Tentara
dengan dukungan kelompok Anti Islam, Kristen. pendukung Mubarak dan
juga Raja Arab Saudi, Raja Jordan dan UEA..
Moslem Brotherhood yang dengan demokratis berkuasa di Mesir berubah
total jadi partai terlarang dan di cap sebagai terorist ditangkap,
dibunuh dan dikejar kejar bukan hanya di Mesir tapi juga di Arab Saudi
dan UEA (dua negara terkaya Arab dan dunia)...

Perubahan politik di Timteng ini mempengaruhi situasi pergolakan di
Syria., Kelompok pemerontak yang sudah hampir mendapat kemenangan
kehilangan dukungan dana dan senjata dari Barat yang takut kelompok
Islam mengusai Syria (bisa mengancam Israel) dan juga dari negara
negara kaya Arab terutama Saudi dan UEA yang takut kelompok yang di
dominasi Moslim Brotherhood berkuasa di Syria.. Dan saking elerginya
Arab Saudi dan UEA dengan politakal Islam yang diwakili MB, mereka
mengalihkan dukungan pada kelompok radikal Islam Sunni (ISIS) yang
pada waktu itu kekuatannya belum besar..

Dengan bantuan dana dan senjata dari Saudi dan negara kaya Arab
lainnya ISIS menjadi kuat dan mulai mendominasi pemerontak Syria..
Mereka (ISIS) menerapkan taktik yang kejam, intimidasi dan tidak
kompromi. Mereka coba mendominasi pemerontak Syria yang menyebabkan
terjadinya pepecahan dan pertempuran dengan kelompok pemberotak Syria
lainnya seperti FSA, dan Al Nusra. Dengan perpecahan kelompok
pemerontak Syria ini yang diuntungkan tentunya pemerintah presiden
Assad yang semakin kuat karena adanya bantuan Hisbollah dan
sukarelawan Syiah dari Irak dan Iran.. keadaan jadi berbalik
pemerintah Assad berada di atas angin dan pemerontak yang tepecah
menjadi pihak yang bertahan..

ISIS yang melihat keadaan di Syria kurang menguntungkan, melirik dan
mengalihkan perhatiannya kembali ke Irak yang kebetulan kondisi
politik nya sedang sangat rentan karena kentalnya persaingan politik
dan kekuasaan antara kelompok Syiah , Sunni dan Kurdi... Dengan
kondisi politik Irak yang ngak stabil ISIS dengan sedikit bermain mata
dan melakukan kerja sama taktikal dengan bekas pendukung Sadam Husein
pulang kampung ke Irak dengan melakukan serbuan kilat ke Mosul dan
daerah daerah yang di dominasi kelompok Sunni di Irak utara... Mosul
kota kedua terbesar di Irak jatuh di susul dengan kota kota lain dan
beberapa lapangan minyak di jantung daerah Sunni di utara Irak..

Dengan di kuasainya Mosul dan kota kota lain di utara Irak plus
beberapa lapangan minyak, otomatis ISIS dapat pampasan perang yang
luar biasa baik dalam bentuk dana cash dan persenjataan warisan
Amerika yang ditinggalkan tentara Irak.. dan yang sangat penting juga
publikasi hebat keseluruh dunia yang menarik ribuan sukarelawan anak
anak muda Islam yang frustasi dan fed up melihat kondisi umat Islam
yang tidak berdaya sekarang ini..Kekuatan tempur ISIS yang pada
awalnya ribuan, saat sekarang ini konon kabarnya sudah mengelembung
menjadi puluhan ribu bahkan ada yang menyatakan ratusan ribu orang
yang terdiri dari berbagai bangsa ngak terkecuali dari Indonesia dan
Malaysia..

ISIS yang semakin kuat kembali ke Syria mendesak, mengancam dan
mengintimidasi serta menyerang pemerontak syria lainnya sehingga
mereka dapat menguasai kembali sebagian Syria dan dan sebagian Irak
dan memproklamirkan kekahlifahan Islam dengan ambisi menyatukan
seluruh dunia Islam tidak terkecuali Arab Saudi yang pada awalnya
pendukung dana utama mereka yang sekarang berbalik mengancam mereka..
Piaraan ngancam bosnya..
Ironis memang, Raja Raja kaya Arab yang takut pada politikal islam
seperti MB, menfitnah MB sebagai terorist akhirnya mendapatkan real
teroris yang sebenarnya dari anak asuh nya ISIS..

Kenapa ISIS ini juga jadi projectnya Amerika, Barat dan Israel..
Karena situasi ini memang sangat sesuai dengan "grand design" mereka,
menciptakan dan menjadikan dan mempublikasikan keseluruh dunia wajah
Islam seperti ISIS yang meng-adopsi cara cara teror, intimidasi dan
kekejaman dalam mencapai tujuan yang jauh dari gambaran agama Islam
yang cinta damai dan toleran... ISIS dalah project mereka dengan
memakai DANA dan TENAGA umat Islam yang kaya raya karena adanya sumber
dan karunia Allah yang luar biasa di dunia Islam berupa minyak
bumi..Karunia yang besar ini bukan digunakan untuk kemajuan dan
kesejahteraan umat Islam tapi lebih sebagai pembeli senjata dan ongkos
proteksi dari negara barat dan Yahudi untuk saling membunah sesama
sendiri.. ISIS akan dijadikan penganti Al Qaida sebagai legitimasi
Barat dan penguasa penguasa bonekanya diseluruh negara Islam untuk
menekan kelompok Islam baik yang radikal atau yang purely Islamis
dengan kata keramat perang terhadap terorist..

Barat dan Israel akan membiarkan ISIS sampai pada kekuatan tertentu
yang hanya akan mengancam negara negara Islam untuk saling membunuh
sesama sendiri....Amerika, Barat dan Israel akan turun tangan baik
secara lansung atau pakai proxi dan bonekanya menghambat ISIS kalau
kekuatan ISIS sudah mengancam Israel... Benang merahnya adalah
Israel.. kalau Israel masih aman dan masih dapat leluasa membunuhi
umat islam dan rakyat palestina ISIS akan tetap exis. Tapi kalau sudah
sampai mengancam Israel , ISIS akan dihambat denagan berbagai cara..

Snowden barangkali benar, Logikanya ISIS adalah project andalan Barat
untuk memecah belah dan melemahkan dunia Islam.. ISIS adalah
antithesis dari kebangkitan politikal Islam yang diwakili oleh partai
partai Islamis yang semula dapat tempat diawal Arab Spring..ISIS akan
membuat negara negara Islam menjadi sibuk untuk memonitor dan memata
matai umat Islam dan lupa untuk membangun negerinya..ISIS jadi
legitimasi penguasa penguasa boneka dinegara Islam untuk menekan umat
islam yang baik dan jujur untuk tetap jauh dari politik dan
kekuasaan..

Grand design Musuh Islam, berupa "devide and canqure".. pecah belah
dan taklukan ada dalam kemunculan ISIS yang dalam waktu singkat
menguasai utara Irak dan Syria dan jadi bahan diskusi dan debat di
dunia islam dan jadi "alarm" bagi seluruh penguasa dunia Islam..
Jangan kaget dimasa yang akan datang, akan banyak muncul kelompok
kelompok radikal yang mengadopsi gaya ISIS baik itu yang murni dari
masyarakat atau bentukan dan binaan intelijen negara Islam dan
barat...Partai dan kelompok islamis akan makin dipojokkan dengan
fenomena ISIS... Seperti di Mesir MB akan makin ditekan... dan di
Indonesia PKS pasti akan makin jadi sasaran tembak.. Malahan
sekarangpun di sosmed sudah beredar berita yang mengaitkan dan
menghubung hubungkan PKS, FPI dengan ISIS..

Sakian saketek carito tentang ISIS, hasil rangkuman dari informasi,
bacaan dan ota ota dan diskusi ketek dengan kawan samo karajo yang
kabatulan barasa dari Arab Aljeria, Mesir dan Sudan..Iko hanyo hasil
analisa ambo sajo, jadi dapek salah saparo bana atau ampia bana
sakali... sekedar sharing.. apo yang ambo danga dan analisa untuak
mambari gambaran saketek tentang ISIS. yang sabananyo sangaik
sambuah baritanyo di mano mano.. tapi kadang kito dapek sapotong
sapotong sahinggo mis interpretation..

Bagi yang berminat (kalau ado) tolong ditanggapi atau dikoreksi dan
dipabaiki dimaaa dimaa yang salah...

Wass,
sfd, KL, Malaysia

Imran Al

unread,
Aug 6, 2014, 10:28:47 AM8/6/14
to rant...@googlegroups.com
Mungkin uda akmal, bisa mengurai latar belakang hadist yang ambo dapek dari cuit seseorang yang ambo follower di twitter...

Rasulullah bersabda: "“Akan berperang tiga orang di sisi perbendaharaanmu. Mereka semua adalah putera khalifah. Tetapi tak seorangpun di antara mereka yg berhasil menguasainya. Kemudian muncullah bendera-bendera hitam dari arah timur lantas mereka MEMBUNUH kamu dgn suatu pembunuhan yg BELUM PERNAH DIALAMI oleh kaum sebelummu. Maka jika kamu melihatnya, berbai’atlah kepadanya walaupun dgn merangkak di atas salju.” (HR. Ibnu Majah & Al-Hakim) #IS #ISIS

imran, tingga di padang, 38+

Fitrianto

unread,
Aug 6, 2014, 11:35:59 AM8/6/14
to rantaunet
Sependek yg aku tau, Hadits perintah datang berbaiat walau harus merangkak di atas salju ini mengacu kepada Imam Mahdi.
Imam Mahdi tidak membentuk kekhalifahan di Iraq/Baghdad, tapi di Mekah setelah melarikan diri dari Madinah ke Mekah dan dibaiat paksa di sana.
Imam Mahdi mengungsi ke Mekah setelah pemimpin wilayah waktu itu meninggal dan terjadi konflik perebutan kekuasaan.

Imam Mahdi bernama Muhammad bin Abdullah, seperti nama Nabi SAW dan nama ayahnya juga sama, dan dari ahlul bait.

Jadi ISIS bukan kekhalifahan Mahdi, yang mewajibkan kita untuk berbaiat.
Tapi apakah ISIS teroris atau bikinin Yahudi/Amerika, aku gak ikut berkomentar.


Wassalam
fitr
lk/39/albany NY

Asmardi Arbi

unread,
Aug 6, 2014, 12:21:04 PM8/6/14
to rant...@googlegroups.com
Komentar mamak:

Yang patut diwaspadai adalah pemilihan tempat yaitu dusun Sempu, yang merupakan desa terisolir dari keramaian , lokasinya di Malang Selatan, ditepi  pantai. Kira2 10 menit naik perahu kita sampai disebuah pulau yang bernama pulau Sempu. Pada sekitar tahun 1970-an daerah itu dijadikan tempat latihan Brigif 18/ Trisula/Kostrad, dimana mamak menjadi salah satu Staf penyelenggara latihan Raiders/Infantri Gaya Baru Plus..Pulau Sempu masih dinyatakan sebagai cagar alam dimana disekitarnya banyak hidup banteng liar, macan tutul dan burung Merak. Kami menemukan dirumah penduduk banyak digantung kepala banteng yang kemudian kami bawa kekota Malang untuk diset kembali seperti aslinya kepala banteng dengan pasangan mata merah yang kemudian kami jadikan maskot Batalyon kami YONIF 401/Linud Banteng Raiders Kostrad, dikawasan Srondol Semarang Selatan..

Disamping itu ada mesjid baru dibangun pakai Genset, padahal kawasan itu terisolir, penduduk jarang dan miskin ,ada hutan lindung. Kira2 10 menit berjalan kaki , terdapat desa yang berpenduduk beragama Kristen dan memelihara babi. Malam hari kami sering terganggu oleh anak2 babi yang bermain dibawah tempat tidur kami yang terbuat dari bambu. Kemudian pada umumnya peserta bai'at datang dari kota memakai mobil dan motor. Silahkan dianalisa sendiri, siapa yang mengorganisir dan membiayai kegiatan tsb.

.Wassalam,
AA

asmun sjueib

unread,
Aug 7, 2014, 4:09:47 AM8/7/14
to rant...@googlegroups.com
Aww. Duns AA salanjuiknyo apo nan harus wak pabuek?memperkuat silaturohmi ummat Islam Indonesia melalui organisasoi NGO atau lainnya?
Wass.,
Haasma Depok 

Asmardi Arbi

unread,
Aug 7, 2014, 11:29:40 AM8/7/14
to rant...@googlegroups.com

Wa'alaikumussalam wrwb sanak HASMA,

Tugas pemerintah adalah melindungi rakyatnya. Jangan sampai rakyat dibiarkan digiring masuk ke "Killing Ground" yang disiapkan untuk ISIS seperti di Desa Sempu tsb. Peran ulama dan tokoh masyarakat diperlukan melalui Lembaga MUI ,Ormas2 Islam, Majelis Ta'lim dsb untuk mengingatkan umat agar jangan lebih bodoh dari keledai. Kisah Imran bin Muhammad Zein yang digiring  masuk Killing Ground pesawat Woyla jangan sampai terulang.

Saya termasuk pendukung dihidupkannya kembali peran Pembinaan Teritorial yang membina dan sekaligus mendeteksi masuknya unsur2   yang menyusup diwilayah teritorial yang merusak/melemahkan  Ketahanan Nasional NKRI. Peran Koter telah dikebiri sejak reformasi yang kebablasan dan disesuaikan dengan pesanan pihak asing yang ingin merampas kekayaan alam Indonesia.
Berbagai paham yang berasal dari luar telah LINK UP  sesuai dengan rumusan skenario karena ada kesamaan sasaran. Skenario tsb perlu disebarluaskan/disosialisasikan agar kita/NKRI  jangan terjebak seperti negara2 di Timur Tengah. Disinilah terlihat perlunya kita/NKRI mendapat pemimpin yang kuat  jauh dari pesanan Asing via Aseng dan Anteknya.
 
Wassalam,
AA


--
.

Akmal Nasery Basral

unread,
Aug 8, 2014, 3:23:43 AM8/8/14
to rant...@googlegroups.com
Dinda Imran Al, 
pertanyaan menarik!

Hadits nan dinda kutip dari Twitter tu tampaknyo nan diriwayatkan dari sahabat Tsauban r.a. Namun ado bagian nan takuduang. Bagian nan hilang ambo highlight warna kuniang.:

-----
Rasulullah bersabda: "“Akan berperang tiga orang di sisi perbendaharaanmu. Mereka semua adalah putera khalifah. Tetapi tak seorangpun di antara mereka yg berhasil menguasainya. Kemudian muncullah bendera-bendera hitam dari arah timur lantas mereka MEMBUNUH kamu dgn suatu pembunuhan yg BELUM PERNAH DIALAMI oleh kaum sebelummu." Kemudian Nabi Saw menyebutkan sesuatu yang aku tidak hafal, lalu bersabda, "Maka jika kamu melihatnya, berbai’atlah kepadanya walaupun dgn merangkak di atas salju.” (HR. Ibnu Majah & Al-Hakim) #IS #ISIS
------

Persisnya hadits itu terdapat dalam Kitab Al-Fitan, bab "Khuruj al-Mahdi" (no. 4074 oleh Imam Ibnu Majah) dan dalam kitab hadits Al Hakim no. 8564.  Seperti terlihat pada judul bab, dan juga sudah dijelaskan sanak Fitr Tanjuang, hadits ini dalam konteks kedatangan Imam Mahdi. 

Abu Fatiah al-Adnani dalam Negeri-negeri Akhir Zaman (2013) menulis:

"Kehebatan tempur pasukan Al Mahdi ini digambarkan oleh Rasulullah Saw sebagai pasukan yang memiliki metode membunuh lawan yang belum pernah ada sebelumnya. Pasukan ini benar-benar sangat unik dan tangguh. Inilah pasukan elit muslim yang akan bergabung dengan Al Mahdi. Mereka masuk ke Hijaz dan melakukan pembunuhan terhadap penduduknya. Tentu saja pasukan yang akan membela Imam Al Mahdi ini tidak mungkin memerangi umat Islam yang tidak bersalah. (note: efek bold dari ambo - ANB). Dengan demikian, besar kemungkinan orang-orang yang mereka perangi adalah penduduk Hijaz, Mekkah dan Madinah, yang telah keluar dari Islam. Dalam peperangan tersebut, pasukan Imam Al Mahdi, akan menghancurkan orang-orang yang murtad. Selanjutnya mereka akan masuk ke kota Madinah. Dari Madinah lah perjuangan mereka bersama Imam Al Mahdi akan dimulai." (hal. 70-71).

Yang menarik dari isi hadits tersebut adalah bagian perkataan Nabi: "...Tetapi tak seorangpun di antara mereka yg berhasil menguasainya" sebelum menjelaskan kedatangan "bendera-bendera hitam dari arah Timur ...". Apa yang sesungguhnya tidak berhasil dikuasai oleh tiga orang putra khalifah yang berseteru itu?

Menurut Ibnu Katsir, setelah wafatnya seorang khalifah, tiga orang putranya akan saling berperang untuk memperebutkan harta simpanan yang menggunung, yang tersimpan di dalam Ka'bah. Dalam catatan kaki yang cukup panjang tentang hadits ini -- silakan baca buku Abu Adnani di atas, maaf ambo belum sempat ketik ulang secara lengkap -- intinya adalah satu ketika Umar bin Khattab r.a. ketika menjadi khalifah menyatakan akan memanfaatkan harta kuning (emas) dan harta putih (perak) di dalam Ka'bah -- yang terus bertambah karena sudah menjadi kebiasaan masyarakat sejak jaman jahiliyah saat mengunjungi Ka'bah mereka juga menyedekahkan harta benda -- untuk kepentingan umat Islam, ketimbang membiarkannya terus menumpuk tak dimanfaatkan. Lalu sahabat Syaibah (Ibnu Utsman bin Thalhah Al Abdari) mengingatkan bahwa Umar tak boleh melakukan itu karena Rasulullah dan Abu Bakar ketika masih hidup juga tak pernah melakukannya. Mendengar itu Umar berkata, "Keduanya adalah orang yang harus diikuti." (HR. Imam Bukhari no. 1594). Sehingga seluruh harta di dalam Ka'bah tak pernah digunakan, selain terus bertambah.

Adapun menurut penafsiran kontemporer Ust. Ihsan Tanjung (salah seorang ustadz yang menurut ambo sangat menguasai hadits-hadits semacam ini), ada kecocokan yang sangat tinggi antara "khalifah dan ketiga putranya" dengan Ibnu Saud (dari mana kata "Saud"-i Arabiyya berasal sebagai negara modern di awal abad ke-20) dengan ketiga orang putranya. (Ambo pernah mendengar langsung Ust. Ihsan Tanjung menyebut ketiga nama itu dengan fasih dan konteksnya masing-masing, namun kini ambo lupa siapa saja. Kalau sanak Imran tertarik tema ini, silakan cari khutbah Ust. Ihsan Tanjung yang cukup banyak di YouTube tentang tema ini). 

Hal penting berikutnya adalah, "apa mungkin akan ada penduduk Hijaz, Mekkah dan Madinah, yang akan murtad sehingga pasukan Imam Al Mahdi memerangi mereka?"
Secara rasional tampaknya mustahil, bukan? Tetapi ternyata nubuwwah ke arah itu sudah dijelaskan Nabi Saw, salah satunya dalam hadits di bawah ini:

"Kiamat tidak akan terjadi hingga beberapa kabilah dari umatku bergabung dengan orang-orang musyrik, dan hingga beberapa kabilah dari umatku menyembah berhala." (HR Ahmad, Abu Dawud, At-Tirmizi, Ibnu Majah dan Al Hakim. Dinyatakan shahih oleh At Tirmizi, Al Hakim dan Syekh Al Albani).

Ringkasnya, membahas apa itu "bendera-bendera hitam dari arah Timur" tak bisa tidak harus bertaut dengan pembahasan tentang kedatangan Imam Mahdi berdasarkan nubuwwah Rasululllah Saw dalam sejumlah hadits shahih yang membutuhkan penjelasan para muhaditsin mengenai konteks hadits, karena jika kita membaca hanya teks tertulis saja, besar kemungkinan baru menyentuh permukaan topik penting ini, dan belum menukik pada esensinya. 

Allahu a'lam.

Wassalam,

ANB
46, Cibubur 

Irwan Setiawan

unread,
Aug 8, 2014, 3:36:45 AM8/8/14
to rantaunet

Tarimokasih mak,,, katarangan mamak MM ttg dunia intelijen yo sangat menarik,,, raso raso manikmati film james bond lo,,para penguasa tu mungkin yo mak...
Salam dr kamanakan,.. Irwan Setiawan tuak mamak MM

---------- Pesan Terusan----------
Dari: "Muchwardi Muchtar" <much...@rantaunet.org>
Tanggal: 4 Agt 2014 09:28
Subjek: Fwd: Re: [R@ntau-Net] Snowden: ISIS proyek kolaborasi dinas intelijen AS, Inggris, Israel
Kepada: <rant...@googlegroups.com>
Cc:

Imran Al

unread,
Aug 8, 2014, 4:28:57 AM8/8/14
to rant...@googlegroups.com
tarimo kasih share info nyo uda akmal...

dalam cuit twitter itu juo disebutkan, hadist ini awal kemunculannya saat nabi muhammad SAW tengah berada di Madinah..

Kemudian, pernyataan yg tak tuntas dijelaskan itu adalah soal "akan datang pasukan dari timur dengan bendera hitam"

Kalau kita caliak geografis, timur dari Madinah itu kan memang dari lokasi ISIS atau IS itu berada.  dan mayoritas, faksi-faksi jihad yang ado kini, memang menggunakan bendera hitam dengan tulisan kalimat tauhid...

kalau uda akmal ado waktu, mungkin juo bisa menguraikan soal "arah timur" ini

Selanjutnya, menjawab postingan mak MM, mungkin ado mamak dan dunsanak yah, yang bisa menerjemahkan link video di bawah ko.. Sehingga, kito terutama diri ambo sendiri, bisa dapek gambaran yg utuh soal ISIS ...

http://www.youtube.com/watch?v=aRi-RrDGe8A

dan

http://www.youtube.com/watch?v=0Z5dyMM-KWs

terima kasih sebelumnyo...

imran, 38+, tingga di padang

Imran Al

unread,
Aug 8, 2014, 5:22:50 AM8/8/14
to rant...@googlegroups.com

Asmardi Arbi

unread,
Aug 8, 2014, 10:35:31 AM8/8/14
to rant...@googlegroups.com

Setuju dengan usul nakan ANB,

Wassalam,
AA

Akmal Nasery Basral

unread,
Aug 8, 2014, 11:05:48 AM8/8/14
to rant...@googlegroups.com
Dinda Imran Al,
dalam memoar Hillary Clinton yang baru terbit, Hard Choices, mantan Menlu AS ini menyatakan bahwa ISIS adalah bentukan AS ("that the United States created the Islamic States and planned on acknowledging its presence.")


Former U.S. Secretary of State Hillary Clinton's book "Hard Choices" allegedly claims, according to some media reports, that the United States was involved in the creation of ISIS. | License Photo

Namun ihwal ini dibantah oleh Kedubes AS di Beirut kemarin. 

Uniknya, mengapa bantahan tidak muncul dari Gedung Putih? Mengapa harus dari Beirut? 

Beberapa akademisi dan seniman kreatif Jerman yang bergabung dalam organisasi KURZ GESAGT (harfiah "To make long story short" atau "Pendek kata") membuat videografik 5 menit tentang fenomena kemunculan ISIS yang berawal sejak Perang Irak 2003.


Silakan dilihat sebagai pengaya bahan.

Wassalam,

ANB
If you don't read the newspaper, you're uninformed. 
If you read the newspaper, you're misinformed. (Mark Twain).


* * *

muhammad syahreza

unread,
Aug 9, 2014, 12:47:52 AM8/9/14
to rant...@googlegroups.com
Assalamu'alaikum wr.wb.

Untuak tambahan puzzle bisa dibaco pulo analisa pengamat intelijen (Pak Pray) di link ko : http://ramalanintelijen.net/?p=8696

Salam

Reza

Muchwardi Muchtar

unread,
Aug 14, 2014, 5:00:24 AM8/14/14
to rant...@googlegroups.com

DARI WEB URANG SABALAH RUMAH AWAK :


Eks Panglima TNI: “ISIS ‘Murni’ untuk Pengalihan Isu”


Mantan Panglima TNI (purn) Djoko Santoso mengatakan munculnya gerakan Islamic State (ISIS) di Indonesia "murni" pengalihan isu belaka. Ia menanggapi sinis terkait kekhawatiran dengan adanya ISIS di Indonesia.

"Apa ada orang Irak di sini. Ini kan bukan tanahnya orang Irak, itu satu pengalihan perhatian dari masalah yang dihadapi bangsa ini," katanya dilansir Okezone, Selasa (12/8/2014).

Ia pun tak meragukan kalau ISIS itu hanya sekadar pengalihan isu dari berbagai persoalan yang sedang terjadi di negeri ini, di mana kebetulan tengah sibuk dengan urusan pemilihan presiden dan wakil presiden serta pemberantasan korupsi.

"Itu bagian dari bentuk pengalihan, tapi kita juga harus tetap waspada gitu ya. Bukan kita mengabaikan, tapi waspada (teroris), tapi juga mewaspadai itu pengalihan isu juga," tegasnya.


Diketahui, ISIS belakangan ini menjadi perhatian pemerintah dan masyarakat. Gerakan Islam itu terus menuai penolakan dari bangsa ini. Berbagai kalangan, termasuk pemerintah, mengajak seluruh masyarakat untuk tidak bergabung dengan ISIS.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT), Ansyaad Mbai mengatakan kalau ISIS merupakan gerakan teroris. (*okz)


http://news.atjehcyber.net/2014/08/eks-panglima-tni-isis-murni-untuk.html


Salam.....................................,

mm***



--
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages