Sumbar 'Pabrik' Dokter Jantung

197 views
Skip to first unread message

Nofiardi

unread,
Mar 10, 2009, 9:54:39 PM3/10/09
to Rant...@googlegroups.com

Selasa, 10 March 2009

Sumbar ‘Pabrik’ Dokter Jantung

Padang, Singgalang
Bagian Kardiologi dan Kedokteran Vaskuler Fakultas Kedokteran (FK) Unand/Rumah Sakit Dr. M. Djamil Padang segera menjadi pusat pendidikan mandiri. Lembaga ini akan melahirkan para dokter spesialis jantung dan pembuluh darah yang handal di Sumbar.
Penetapan bagian itu sebagai salah satu pusat pendidikan mandiri di Indonesia, kata Sekretaris Kolegium Ilmu Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah FK Universitas Indonesia (UI), Prof. DR.dr. Idris Idham SpJP (K) FIHA, FAsCC, FESC. FACC., kepada Singgalang Senin (9/3), berdasarkan hasil visitasi dari Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskuler Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia/Rumah Sakit Jantung Harapan Kita yang dilaksanakan Senin (9/3) kemarin.
Visitasi yang melibatkan 9 dokter ahli penyakit jantung dari Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskuler Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia/Rumah Sakit Jantung Harapan Kita yang dipimpin pembina Prof. Ganesya Mulya Harimurti, SpJP (K) FIHA, FAsCC., dan Ketua Kolegium Ilmu Penyakit Jantung dan Pembuluh Darat, Prof.dr. Harmani Kalim,MPH,SpJP (K) FIHA,FAsCC., memang bertujuan untuk melihat kesiapan dari bagian kardiologi dan kedokteran Vastikuler FK Unand/RS.M.Djamil Padang.
Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskuler Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia/Rumah Sakit Jantung Harapan Kita sendiri adalah pembina dari Bagian Kardiologi dan Kedokteran Vaskuler Fakultas Kedokteran Unand/RS M. Djamil Padang. “Hasilnya, bagian ini sudah memenuhi syarat untuk menjadi pusat pendidikan mandiri,” katanya.
Kehadiran ‘pabrik’ dokter jantung ini diharapkan tidak hanya akan melahirkan dokter-dokter spesialis jantung yang handal untuk wilayah Sumbar, tapi juga untuk Jambi, Bengkulu dan Riau bahkan Indonesia. Karena, pusat pendidikan mandiri ini sendiri merupakan satu dari 9 pusat pendidikan dokter spesialis jantung di Indonesia. “Besar harapan kita, dengan hadirnya pusat pendidikan ini kebutuhan akan dokter jantung di Indonesia bisa teratasi,” harapnya.
Tidak hanya itu, dengan hadirnya pusat pendidikan ini diharapkan pula bisa menekan tingginya angka kematian akibat penyakit jantung dan pembuluh darah di Indonesia. Apalagi, bagian ini telah ditetapkan pula sebagai Rumah Sakit pusat pengobatan jantung regional.
“Ini sekaligus menjawab harapan Bapak Gubernur H. Gamawan Fauzi untuk melahirkan dokter-dokter spesialis jantung yang handal, supaya tidak ada lagi masyarakat Sumbar yang mengobati jantungnya ke luar negeri,” sebutnya.
Bagaimanapun, selama ini tidak dapat ditampik bahwa cukup banyak masyarakat Sumbar berobat jantung ke luar negeri. Akibatnya, dana yang seharusnya jadi pemasukan daerah (devisa) harus tersedot ke luar negeri. Padahal, sejak empat tahun terakhir di daerah ini, khususnya di RS.M. Djamil Padang telah berdiri bagian jantung (kardiologi) dan pembuluh darah.

Untuk makin mengukuhkan statusnya sebagai pusat pendidikan mandiri yang melahirkan para dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, dalam waktu dekat ini akan ada lagi visitasi dari Majelis Kolegium Kedokteran Indonesia Ikatan Dokter Indonesia (MKKI IDI). “Visitasi itu adalah visitasi terakhir, sebelum keluarnya surat izin dari Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional RI,” jelas Idris lagi.
Adapun tim visitasi dari Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular FKUI dipimpin langsung Ketua Departemen K&KV FKUI, Prof. Ganesya Mulya Harimurti SpJK (K) FIHA, FAsCC.,sebagai pembina  didampingi Ketua Kolegium Ilmu Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah, Prof. dr. Harmani Kalim, MPH.SpJP (K) FIHA, FAsCC., Ketua Prodi Ilmu Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah FKUI, dr.Poppy S. Roebiono SpJP (K) FIHA. Ikut dalam visitasi tersebut semua divisi dari Departemen K&KV FKUI seperti Sunarya Soerjanata (Divisi Diagnostik Invasif & Intervensi Non Bedah), dr. Manufris Kasim (divisi Diagnostik Non Invasif&Pencitraan), dr.Ismoyo Sunu (divisi Vaskular), dr.Irmalita (divisi Kardiologi Klinis), dan dr. Andang Hamiarsa Joesoef dan Prof. DR.dr. Idris Idham SpJP (K) FIHA, FAsCC, FESC. FACC dari Divisi Kardiologi Anak & Penyakit Jantung Bawaan dirangkap oleh dr.Poppy S. Roebiono SpJP (K) FIHA.

Mematikan
Sementara itu, data Depkes yang dirilis kapanlagi.com pada 2006 menunjukkan, bahwa penyakit jantung merupakan penyebab kematian nomor satu pasien di rumah sakit. Angkanya mencapai 35 setiap 100 ribu penduduk Indonesia yang diduga sebagian besar pasien jantung berobat ke rumah sakit pada stadium lanjut.
Kondisi ini juga terjadi di Amerika. Dimana menurut data dari Wikipedia Bahasa Indonesia, penyakit jantung merupakan penyebab kematian nomor satu pada orang Amerika dewasa. Setiap tahunnya, di Amerika Serikat tercatat 1,5 juta orang mengalami serangan jantung. Sebanyak 478.000 orang meninggal karena penyakit jantung koroner. Sedangkan, 407.000 orang mengalami operasi peralihan dan 300.000 orang menjalani angioplasti.
Penyakit jantung, stroke, dan penyakit periferal arterial merupakan penyakit yang mematikan. Di seluruh dunia, jumlah penderita penyakit ini terus bertambah. Ketiga kategori penyakit ini tidak lepas dari gaya hidup yang kurang sehat yang banyak dilakukan seiring dengan berubahnya pola hidup. Faktor-faktor pemicu serangan jantung ialah merokok, mengonsumsi makanan berkolestrol tinggi, kurang gerak, malas berolahraga, stres, dan kurang istirahat. o104

http://www.hariansinggalang.co.id/index.php?mod=detail_berita.php&id=639

 

The above message is for the intended recipient only and may contain confidential information and/or may be subject to legal privilege. If you are not the intended recipient, you are hereby notified that any dissemination, distribution, or copying of this message, or any attachment, is strictly prohibited. If it has reached you in error please inform us immediately by reply e-mail or telephone, reversing the charge if necessary. Please delete the message and the reply (if it contains the original message) thereafter. Thank you.
image002.jpg
image003.jpg
image001.jpg

rahyussalim

unread,
Mar 10, 2009, 10:14:04 PM3/10/09
to Rant...@googlegroups.com

Turut bangga….majulah terus tanpa lelah…  mbo doa kan agar juo diikuti oleh bidang kedokteran lainnyo..

Selamat untuk nan bakarajo kareh mambangun pabirik tuh…

 

rahyussalim

 

 

From: Rant...@googlegroups.com [mailto:Rant...@googlegroups.com] On Behalf Of Nofiardi
Sent: Wednesday, March 11, 2009 8:55 AM

 

Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages