Groups
Groups

[R@ntau-Net] 50 tokoh islam liberal indonesia (Urang Awak??)

75 views
Skip to first unread message

Syafroni (Engineering)

unread,
Apr 16, 2010, 3:14:02 AM4/16/10
to rant...@googlegroups.com

Benarkah dua urang awak yg tersebut dibawah ini spt yg disebut dalam sebuah blog http://kafilahsyuhada.wordpress.com/2008/12/08/50-tokoh-islam-liberal-indonesia/ ?

 

mgkn ada yg bisa mengkonfirmasi.

 

Kutipan :

PARA SENIOR

9. ABDUL MUNIR MULKHAN

10 AHMAD SYAFII MAARIF

11. ALWI SHIHAB

12. AZYUMARDI AZRA ( UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta.)

 

Makasih

 

Wassalam

smm

 

--- On Wed, 14/4/10, ikram <sy.cr...@gmail.com> wrote:


From: ikram <sy.cr...@gmail.com>
Subject: [smokingcorner] 50 tokoh islam liberal indonesia
To: smokin...@googlegroups.com, JTE_Unsyi...@yahoogroups.com
Received: Wednesday, 14 April, 2010, 11:38 AM

50 tokoh islam liberal indonesia

Ditulis oleh kafilahsyuhada di/pada 8 Desember 2008

Ini adalah daftar nama2 para pengusung Paham SEPILIS alias SEKULARISME,PLURALISME,DAN LIBERALISME AGAMA yang telah dianggap sesat dan menyesatkan oleh MUI.
Di publikasikan nya nama2 para pengusung paham SEPILIS tersebut bukan untuk menjelek2 kan namun lebih dari sekadar untuk mewaspadi gerakan dan upaya meraka dalam mendestruksi pemahaman islam dari masyarakat.sesuai dengan pernyataan yang sudah lazim kita kenal bahwa tindakan pencegahan lebih baik dari pada mengobati. Siapa sajakah mereka??

PARA PELOPOR :

1. ABDUL MUKTI ALI

2. ABDURRAHMAN WAHID alias mbah Durahman

3. AHMAD WAHIB

4. DJOHAN EFFENDI (Deakin University, Australia)

7. MUNAWIR SJADZALI

8. NURCHOLISH MADJID

PARA SENIOR

9. ABDUL MUNIR MULKHAN

12. AZYUMARDI AZRA ( UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta.)

13. GOENAWAN MOHAMMAD ( Majalah Tempo, Jakarta.)

14. JALALUDIN RAHMAT (Yayasan Muthahhari, Bandung )

16. KOMARUDDIN HIDAYAT (Yayasan Paramadina, Jakarta.)

17. M.AMIN ABDULLAH ( Rektor UIN Yogyakarta )

19. MASDAR FARID MASUDI ( Pusat Pengembangan Pesantren dan Masyarakat, Jakarta.)

20. MOSLEM ABDURRAHMAN (PBNU)

21. NASARUDDIN UMAR ( UIN Syahid Jakarta )

22. SAID AGIEL SIRADJ

23. ZAINUN KAMAL

PARA PENERUS
PERJUANGAN

24. ABD ALA

25. ABDUL MOQSITH GHOZALI

26. AHMAD FUAD FANANI

27. AHMAD GAUSS AF (tim penulis Fiqih Lintas Agama)

28. AHMAD SAHAL

29.BAHTIAR EFFENDY

30. BUDHY MUNAWAR RAHMAN

31. DENNY J.A

32. FATHIMAH USMAN

33. HAMID BASYAIB

34. HUSEIN MUHAMMAD

35. IHSAN ALI FAUZI

36. M.JADUL MAULA

37. M.LUFTHI ASY-SAUKANI ( Universitas Paramadina Mulya, Jakarta.)

38. MUHAMMAD ALI

39. MUNIM A. SIRRY (tim penulis Fiqih LIntas Agama)

40. NONG DAROL MAHMADA

41. RIZAL MALARANGENG

42. SAIFUL MUJANI ( Ohio State University, AS )

43. SITI MUSDAH MULIA ( Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta.)

44. SUKIDI

45. SUMANTO AL QURTHUBY

46. SYAMSU RIZAL PANGGABEAN ( Universitas Gajahmada, Yogyakarta )

47. TAUFIK ADNAN AMAL ( UIN Alauddin, Ujung Pandang.)

49. ZUHAIRI MISRAWI (tim penulis Fiqih LIntas Agama)

50. ZULY QODIR

( sumber : 50 tokoh jaringan islam liberal indonesia,budi handrianto,hujjah press,2007 )



--
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe

Abraham Ilyas

unread,
Apr 16, 2010, 3:58:50 AM4/16/10
to rant...@googlegroups.com
Malin Marajo yth.

1. Ambo sendiri alun paham jo istilah Islam Liberalis tsb. Apo mukasuiknyo ?

2. Apo istilah tsb. diciptakan oleh mereka yang didaftar tsb. atau bagaimana?

3. Apakah daftar namo iko batue dikaluakan oleh MUI: Ini adalah daftar nama2 para pengusung Paham SEPILIS alias SEKULARISME,PLURALISME,DAN LIBERALISME AGAMA yang telah dianggap sesat dan menyesatkan oleh MUI.

4. Kok iyo, alangkah ngerinya komentar/tanggapan para orang nan mengaku bukan liberalis tsb. sarupo nan ambo kutip dari situs mereka:

Apa gak seharusnya orang2 pentolan2 SePiLis Indonesia yang berani mempermainkan akidah masuk ke Daftar Hitam Orang2 Yang Halal Darahnya bagi kaum muslimin seluruh dunia seperti yang pernah terjadi kpd Salman Rushdie? Karena penistaan yang mereka lakukan adalah terhadap Islam yang menjadi agama 1 milyar penduduk bumi bukan cm terhadap kaum muslim di Indonesia saja. Harusnya dunia Islam seluruh dunia tahu tentang sepak terjang pemurtadan dan pembelokan akidah Islam yang mereka lakukan.

Salam

Abraham Ilyas Lk. 64 th
www.nagari.org

Sutan Sinaro

unread,
Apr 16, 2010, 3:24:17 AM4/16/10
to rant...@googlegroups.com
Iyo tu Ron, lah lamo tu mah...
Dan di palanta ko ado kakitangannyo nan manggaleh kan dagangan nyo tuh.
Hati-hati se lah.
Kalau sasek... susah ka baliak,
Kok lai tibo di pangka jalan baliak ndak baa doh...
Kok indak,... aa bagawa utang
 
Wassalam
 
Asc. Prof. Dr. Ir. Khairi Yusuf St. Sinaro MSME

--- On Fri, 4/16/10, Syafroni (Engineering) <syaf...@mkpi.panasonic.co.id> wrote:

Syafrinal Syarien

unread,
Apr 16, 2010, 4:57:59 AM4/16/10
to rant...@googlegroups.com
Itulah potret realitasnya Pak. Yang mengaku "muslim sejati" itu sepertinya sangar dan bengis. Main pancung sana-sini, gampang menghalalkan darah (padahal QS Al-Baqarah 173, darah itu jelas2 diharamkan :)
 


From: Abraham Ilyas <abraha...@gmail.com>
To: rant...@googlegroups.com
Sent: Fri, April 16, 2010 2:58:50 PM
Subject: Re: [R@ntau-Net] 50 tokoh islam liberal indonesia (Urang Awak??)

Syafroni (Engineering)

unread,
Apr 16, 2010, 5:18:09 AM4/16/10
to rant...@googlegroups.com

Mak Abraham yth

 

Mgkn ambo cubo manjawek pertanyaan mamak utk no. 1 dulu yo… berdasarkan info dari Mak Gugel, sbb:

Dalam situs resmi JIL dijelaskan, apa itu Islam liberal? Islam Liberal adalah suatu bentuk penafsiran tertentu atas Islam dengan landasan:

a. Membuka pintu ijtihad pada semua dimensi Islam.
Islam Liberal percaya bahwa ijtihad atau penalaran rasional atas teks-teks keislaman
adalah prinsip utama yang memungkinkan Islam terus bisa bertahan dalam segala cuaca.
Penutupan pintu ijtihad, baik secara terbatas atau secara keseluruhan, adalah ancaman atas Islam itu sendiri,
sebab dengan demikian Islam akan mengalami pembusukan.
Islam Liberal percaya bahwa ijtihad bisa diselenggarakan dalam semua segi,
baik segi muamalat (interaksi sosial), ubudiyyat (ritual), dan ilahiyyat (teologi).

b. Mengutamakan semangat religio etik, bukan makna literal teks.
Ijtihad yang dikembangkan oleh Islam Liberal adalah upaya menafsirkan Islam
berdasarkan semangat religio-etik Qur'an dan Sunnah Nabi, bukan menafsirkan Islam semata-mata berdasarkan makna literal sebuah teks.
Penafsiran yang literal hanya akan melumpuhkan Islam. Dengan penafsiran yang berdasarkan semangat religio-etik,
Islam akan hidup dan berkembang secara kreatif menjadi bagian dari peradaban kemanusiaan universal.

c. Mempercayai kebenaran yang relatif, terbuka dan plural.
Islam Liberal mendasarkan diri pada gagasan tentang kebenaran (dalam penafsiran keagamaan) sebagai sesuatu yang relatif,
sebab sebuah penafsiran adalah kegiatan manusiawi yang terkungkung oleh konteks tertentu;
terbuka, sebab setiap bentuk penafsiran mengandung kemungkinan salah,
selain kemungkinan benar; plural, sebab penafsiran keagamaan, dalam satu dan lain cara,
adalah cerminan dari kebutuhan seorang penafsir di suatu masa dan ruang yang terus berubah-ubah.

d. Memihak pada yang minoritas dan tertindas.
Islam Liberal berpijak pada penafsiran Islam yang memihak kepada kaum minoritas yang tertindas dan dipinggirkan.
Setiap struktur sosial-politik yang mengawetkan praktek ketidakadilan atas yang minoritas adalah berlawanan dengan semangat Islam.
Minoritas di sini dipahami dalam maknanya yang luas, mencakup minoritas agama, etnik, ras, jender, budaya, politik, dan ekonomi.

e. Meyakini kebebasan beragama. Islam Liberal meyakini bahwa urusan beragama dan tidak beragama adalah hak perorangan yang harus dihargai dan dilindungi.
Islam Liberal tidak membenarkan penganiayaan (persekusi) atas dasar suatu pendapat atau kepercayaan.

f. Memisahkan otoritas duniawi dan ukhrawi, otoritas keagamaan dan politik.
Islam Liberal yakin bahwa kekuasaan keagamaan dan politik harus dipisahkan.
Islam Liberal menentang negara agama (teokrasi).
Islam Liberal yakin bahwa bentuk negara yang sehat bagi kehidupan agama dan politik
adalah negara yang memisahkan kedua wewenang tersebut.
Agama adalah sumber inspirasi yang dapat mempengaruhi kebijakan publik,
tetapi agama tidak punya hak suci untuk menentukan segala bentuk kebijakan publik.
Agama berada di ruang privat, dan urusan publik harus diselenggarakan melalui proses konsensus.

 

Mengapa disebut Islam Liberal?

Nama "Islam liberal" menggambarkan prinsip-prinsip yang kami anut,
yaitu Islam yang menekankan kebebasan pribadi dan pembebasan dari struktur sosial-politik yang menindas.
"Liberal" di sini bermakna dua: kebebasan dan pembebasan.
Kami percaya bahwa Islam selalu dilekati kata sifat, sebab pada kenyataannya
Islam ditafsirkan secara berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan penafsirnya.
Kami memilih satu jenis tafsir, dan dengan demikian satu kata sifat terhadap Islam, yaitu "liberal".
Untuk mewujudkan Islam Liberal, kami membentuk Jaringan Islam Liberal (JIL).

Sumber : http://www.forumbebas.com/thread-49494.html

http://islamlib.com/id/

 

Islam liberal adalah merupakan hasil pemikiran sekelompok orang yang ingin berbeda dengan ajaran yang saat ini sudah ada. Namun hasil pemikiran tersebut tidak kembali kepada yang di kehendaki Allah SWT dalam Qur'an dan Hadist,dan cenderung menggampangkan persoalan yang sebenarnya sudah baku. Dengan mudahnya menyalahkan pemhaman yang ada dan mengkritisi Qur'an semaunya.

 

Selengkapnya lihat di Sumber : http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20080329014419AAZbyyj

 

Istilah Islam Liberal disusun dari dua buah kata, yaitu Islam dan liberal. Islam maksudnya adalah agama Islam, yang diturunkan oleh Allah kepada Muhammad saw. Dan Liberal yang artinya adalah kebebasan. 

 

Setelah dua kata ini disusun, kata liberal berfungsi sebagai keterangan terhadap Islam, sehingga bisa secara singkat bisa dikatakan islam yang liberal atau bebas. Gerakan Islam liberal, sebagaimana ditulis oleh tokohnya tujuannya adalah untuk untuk membebaskan (liberating) umat Islam dari belenggu keterbelakangan dan kejumudan. Sayangnya, gerakan ini menjadi liar dan benar-benar liberal, hingga mereka pun hendak melepaskan diri dari nash-nash al-Qur’an dan sunnah. Kalaupun mereka masih mengutip Qur’an dan hadis, mereka adakan penafsiran liberal sedemikian rupa hingga memenuhi selera mereka. 

 

Sumber : http://masalimaruf.blogspot.com/2010/02/apa-itu-islam-liberal.html


From: rant...@googlegroups.com [mailto:rant...@googlegroups.com] On Behalf Of Abraham Ilyas
Sent: Friday, April 16, 2010 2:59 PM
To: rant...@googlegroups.com
Subject: Re: [R@ntau-Net] 50 tokoh islam liberal indonesia (Urang Awak??)

 

Malin Marajo yth.

1. Ambo sendiri alun paham jo istilah Islam Liberalis tsb. Apo mukasuiknyo ?


Syafroni (Engineering)

unread,
Apr 16, 2010, 5:40:10 AM4/16/10
to rant...@googlegroups.com

Manolah Bapak Sutan Sinaro yth

 

Kalau masalah ado kaki tangan Islam Liberal di palanta ko haa iyo dak obeh di ambo do Pak…..

Yo semoga kito sadonyo nan sanak badunsanak di palanta ko bisa pulo isuak sanak badunsanak di akhirat handaknyo.. Amin. Saling tawasau bil hal wa bil sabar sajolah, Pak..

 

Mokasih

 

Wassalam

smm


From: rant...@googlegroups.com [mailto:rant...@googlegroups.com] On Behalf Of Sutan Sinaro


Sent: Friday, April 16, 2010 2:24 PM
To: rant...@googlegroups.com

Subject: Re: [R@ntau-Net] 50 tokoh islam liberal indonesia (Urang Awak??)

 

Iyo tu Ron, lah lamo tu mah...

Dan di palanta ko ado kakitangannyo nan manggaleh kan dagangan nyo tuh.

Hati-hati se lah.

Kalau sasek... susah ka baliak,

Kok lai tibo di pangka jalan baliak ndak baa doh...

Kok indak,... aa bagawa utang

 

Wassalam

 

Asc. Prof. Dr. Ir. Khairi Yusuf St. Sinaro MSME


 

--
.

Syafroni (Engineering)

unread,
Apr 16, 2010, 5:45:50 AM4/16/10
to rant...@googlegroups.com

Mak Syafrinal dan Mak Braham yth

 

Utk komen dari urang2 tu dak usah ditanggapi bana mak... islam aratinyo kan salamat, damai dan kasalamatan. Jadi urang islam tantunyo adolah urang nan mambawo kadamaian dan kasalamatan bagi jagat raya.... baa tu Mak?

 

Nan pantiang kito nan di palanta ko lai INDAK tamasuak ka urang2 sarupo nan ma-agiah komen nan mambuek mak Braham ngari tu do... tantu indak pulo tamasuak ka urang2 nan menghalalkan segalo caro dalam beragamo...

 

Sekedar pengakuan sajo indak lo pantiang do kalau akan batulak balakang jo amalan.

 

Sakitu komen dari ambo satantang pertanyaan Mak Braham no. 4.

Utk no. 2 jo no. 3 antahlah... mari samo2 kito pareso...

 

Mokasih

 

Wassalam

smm

 


From: rant...@googlegroups.com [mailto:rant...@googlegroups.com] On Behalf Of Syafrinal Syarien
Sent: Friday, April 16, 2010 3:58 PM
To: rant...@googlegroups.com
Subject: Re: [R@ntau-Net] 50 tokoh islam liberal indonesia (Urang Awak??)

Itulah potret realitasnya Pak. Yang mengaku "muslim sejati" itu sepertinya sangar dan bengis. Main pancung sana-sini, gampang menghalalkan darah (padahal QS Al-Baqarah 173, darah itu jelas2 diharamkan :)

 


From: Abraham Ilyas <abraha...@gmail.com>
To: rant...@googlegroups.com
Sent: Fri, April 16, 2010 2:58:50 PM
Subject: Re: [R@ntau-Net] 50 tokoh islam liberal indonesia (Urang Awak??)

Malin Marajo yth.

Ini adalah daftar nama2 para pengusung Paham SEPILIS alias SEKULARISME,PLURALISME,DAN LIBERALISME AGAMA yang telah dianggap sesat dan menyesatkan oleh MUI.

 

--

 

rinapermadi

unread,
Apr 16, 2010, 6:24:17 AM4/16/10
to rant...@googlegroups.com

Ron,

 

Iyo Ron, Rahmatan lil’alamin

INdak paralu jauah2 doh, Om Mikaeel Jackson nan salalu mangecek aluih indak manggadang-gadang juo

Dapek hidayah di dalam lingkuang nan kito raso indak ka mungkin

Tapi dek Allah SWT manyayangi baliau tu, sasudah diagiah hidayah ndak lamo sudah tu lansuang lo diambiak dibaok ka haribaanNyo.

Tasarah kontroversi ttg itu, nan jaleh Uni mandoakan saudara seiman tu. Bukti Islam nan bararti salamat ko.

Tataplah untuak lamah lambuik baapun kondisinyo dek indak sado soal bisa disalasaikan jo kareh mariah do kan/??? Banyak peristiwa mambuktikan….

 

Maaf lah mangalantur lo Uni koha hehe…

 

Wassalam

Uni

ajo duta

unread,
Apr 16, 2010, 5:09:01 PM4/16/10
to rant...@googlegroups.com
Sanaks,
 
Sumber informasi 50 ko perlu di persahih. Jangan2 hanya merupakan fitnah.
Beberapa namo nan disabuik ambo kenal pribadi dan pernah mengkonfirmasi.
dijawab itu fitnah. Kalau pernah diundang sebagai nara sumber pada pertemuan
IsLib atau menulis di media mereka memang betul. Apa setiap yang hadir malah
memberi pandangan berbeda
lantas dimasukkan dalam daftar IsLib.

Milisko jan pulo ikut2an menyebar infor nan belum tentu benarko.
Kemudian disabuik pulo ado anggota kakitangan disiko.
 
Wassalam

2010/4/16 rinapermadi <rinap...@gmail.com>



--
Wassalaamu'alaikum
Dutamardin Umar (aka. Ajo Duta),
gelar Bagindo, suku Mandahiliang,
lahir 17 Agustus 1947.
Nagari Gasan Gadang, Kab. Pariaman. rantau: Deli, Jakarta, sekarang Sterling, Virginia-USA
------------------------------------------------------------
"menjadi bagian dari sapu lidi, akan lebih bermanfaat dari pada menjadi sebatang lidi"

Syofiardi BachyulJb

unread,
Apr 17, 2010, 2:13:50 AM4/17/10
to rant...@googlegroups.com
Ambo raso kini ko awak alah lewat dari dunia isme-isme-an dan zaman maagiah label urang lain untuak diganyang. Sumbu pikiran mesti dipapanjang, bukan dipapendek. Kalau sumbu pendek, awak gampang dimakan saruang.

Pikiran-pikiran pendek dengan mengutamakan label bantuak iko mesti awak lawan pulo, kalau memang awak sapakat Islam itu rahmatan lil alamin. Kalau indak akan bisa muncul generasi Islam nan antipati jo golongan Islam lain, yaitu Islam penuh kekerasan dan haus darah (termasuk darah sesama muslim).

Manuruik ambo, beragama harus dengan cinta, bukan kebencian. Kebencian adalah jalan syetan, cinta adalah jalan Tuhan.

Para tokoh agama mesti maju menegakkan agamo nan damai dan malawan golongan nan bantuak iko. Jan sampai terkesan ikuik manarimo pulo.

Takurang, talabiah, mohon maaf.

Syof (39+/ Padang)

--- On Sat, 17/4/10, ajo duta <ajo...@gmail.com> wrote:

Ahmad Ridha

unread,
Apr 17, 2010, 2:25:49 AM4/17/10
to rant...@googlegroups.com
Kalau ada orang yang mengaku Islam, tetapi misalnya melakukan satu
atau lebih hal berikut:

- membolehkan muslimah dinikahi orang kafir
- membolehkan hubungan homoseksual
- menolak kewajiban jilbab
- membolehkan minum khamr
- menganggap hukuman pidana yang ditetapkan Allah ketinggalan zaman

bagaimana?

--
Abu 'Abdirrahman, Ahmad Ridha bin Zainal Arifin bin Muhammad Hamim
(l. 1400 H/1980 M)

ZulTan

unread,
Apr 17, 2010, 3:37:20 AM4/17/10
to rant...@googlegroups.com
Ridha:

Kalau ada orang yang mengaku Islam, tetapi misalnya melakukan satu
atau lebih hal berikut:

- membolehkan muslimah dinikahi orang kafir
- membolehkan hubungan homoseksual
- menolak kewajiban jilbab
- membolehkan minum khamr
- menganggap hukuman pidana yang ditetapkan Allah ketinggalan zaman

bagaimana?

Tambahan (CMIIW):

Semua kitab suci sama.
Semua agama sama.
Islam adalah berserahdiri kepada Yang Mahakuasa.
Siapapun yang berserah diri kepada Yang Mahakuasa adalah Islam apapun agamanya.

Syurga bukan monopoli orang Islam dengan kata lain akan ada orang dari agama-agama lain kelak di sana.
Bahkan menganggap kitab suci harus berubah mengikuti zaman, atau ada ayat-ayat yg tidak lagi relevan.


Bagaimana pula ini?

Wassalam
ZulTan
L, 49+, Bogor

Muhammad Dafiq Saib

unread,
Apr 17, 2010, 4:20:20 AM4/17/10
to rant...@googlegroups.com
Assalaamu'alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuhu
 
Nah orang-orang seperti itu adalah orang munafik. Orang yang lebih berbahaya dari orang yang terang-terangan mengaku kafir. Mereka merusak aturan dan ketetapan Allah dengan hawa nafsu mereka. 'Sesungguhnya orang-orang munafik itu mereka hendak menipu Allah, tetapi Allah lah yang menipu mereka. Ketika mereka berdiri untuk shalat mereka melakukannya dengan malas. Mereka bermaksud ria di hadapan manusia. Dan mereka tidak mengingat Allah kecuali hanya sedikit, Mereka dalam keadaan ragu-ragu antara yang demikian. Tidak termasuk golongan ini (orang-orang beriman) dan tidak termasuk golongan itu (orang-orang kafir). Barang siapa dibiarkan sesat oleh Allah, maka kamu tidak akan mendapatkan jalan (untuk menunjuki) baginya. ' (An Nisaa' 142 143).
 
Dan nanti tempat orang-orang munafik itu adalah di kerak neraka jahanam. 'Sungguh orang-orang munafik itu pada tingkatan yang paling bawah dari neraka. Dan tidak akan ada seorang penolong pun bagi mereka. (An Nisaa' 145).
 
Sekedar untuk renungan saja.......
 
Wassalamu'alikum,
 
lembang Alam
 
2010/4/17 Ahmad Ridha <ahmad...@gmail.com>

iqbal rahman

unread,
Apr 17, 2010, 4:33:19 AM4/17/10
to rant...@googlegroups.com
Assalammu'alaim Wr Wb

Dunsanak ZulTan dan Urang di Palanta kasadonyo .

Kalau ado nan  mengaku Islam tapi masuak kriteria posting dunsanak ZulTan berarti menyimpang dari jalan nan lurui  nan  ditetapkan dek Al Qur'an dan Al Hadist.
Biasonyo urang ko dipaliharo dan dibiayai dek urang/organisasi di lua Islam ( Informasinyo kiniko sakurang-kurangnyo  3  urang sadang S3 di Amerika tamasuak Faisal Abdallah )  dan diagiah kesempatan nan banyak kalua di media masa , untuak mamacah bala kerukunan dengan mengsosialisasikan hal nan dapek manimbuakan keraguan umat.
catatan : Bilo nan batigo tadi salasai kuliah di Amerika ambo jamin masalah JIL akan  hot di media masa baiak elektonik  maupun cetak  dengan memblow up berita kelemahan2 umat Islam.
Kito harapkan Alim Ulama kito khususnyo MUI sadapeknyo bisa mengayomi umat sa dini mungkin

Salam

Iqbal Rahman


--- On Sat, 17/4/10, ZulTan <zul...@yahoo.com> wrote:

From: ZulTan <zul...@yahoo.com>
Subject: Re: [R@ntau-Net] 50 tokoh islam liberal indonesia (Urang Awak??)
To: rant...@googlegroups.com

Ahmad Ridha

unread,
Apr 17, 2010, 5:12:57 AM4/17/10
to rant...@googlegroups.com
2010/4/17 ZulTan <zul...@yahoo.com>:

> Tambahan (CMIIW):
>

Sedikit klarifikasi ya, Pak.

> Semua kitab suci sama.
>

... dengan kitab sucinya dalam keadaan sekarang.

> Islam adalah berserahdiri kepada Yang Mahakuasa.
> Siapapun yang berserah diri kepada Yang Mahakuasa adalah Islam apapun agamanya.
>

... dengan Yang Mahakuasa di situ tidak mesti Allah Ta'ala.

--
Abu 'Abdirrahman, Ahmad Ridha bin Zainal Arifin bin Muhammad Hamim
(l. 1400 H/1980 M)

iqbal rahman

unread,
Apr 17, 2010, 5:39:41 AM4/17/10
to rant...@googlegroups.com


--- On Sat, 17/4/10, iqbal rahman <yesb...@yahoo.com> wrote:

From: iqbal rahman <yesb...@yahoo.com>
Subject: Re: [R@ntau-Net] 50 tokoh islam liberal indonesia (Urang Awak??)
To: rant...@googlegroups.com
Date: Saturday, 17 April, 2010, 3:33 PM

Assalammu'alaim Wr Wb

Dunsanak ZulTan dan Urang di Palanta kasadonyo .

Kalau ado nan  mengaku Islam tapi masuak kriteria posting dunsanak ZulTan berarti menyimpang dari jalan nan lurui  nan  ditetapkan dek Al Qur'an dan Al Hadist.
Biasonyo urang ko dipaliharo dan dibiayai dek urang/organisasi di lua Islam ( Informasinyo kiniko sakurang-kurangnyo  3  urang sadang S3 di Amerika tamasuak Ulil Abshar-Abdalla)  dan diagiah kesempatan nan banyak kalua di media masa , untuak mamacah bala kerukunan dengan mengsosialisasikan hal nan dapek manimbuakan keraguan umat.

Anzori

unread,
Apr 17, 2010, 6:06:12 AM4/17/10
to rant...@googlegroups.com
Ambo sendiri indak jaleh apo nan dimukasuik Islam Liberal, apo kitab sucinyo bukan Al-Qur'an? Ambo sendiri beberapa kali pernah madangakan kutbah ulama nan dianggapliberal tadi. Tuturannyo nan lemah lembut, santun, sahinggo ambo indak pernah berpretensi bahwa mereka bukan ulama liberal. Mungkin "liberal" disiko dianggap dek karano tafsiran al-Qur'an mereka berbeda dengan ulama-ulama konservatif atau ulama-ulama fundamentalis, namun ayat-ayatnyo masih samo. Jadi anggapan liberal tantu babeda jo nan konservatif atau fundamentalis. Contoh sajo pemahaman "jihad". Ulama maca Osama bin Laden mungkin mengartikan "perang senjata atau berjuang melawan manusia kafir". Tapi bagi ulama lain mungkin diartikan "perang melawan hawa nafsu" atau "berjuang hidup untuk menggapai ridho Allah". Jadi apa sebenarnya yang dimaksud Islam liberal? Mungkin ado nan bisa manjalehkan agar kito labiah tahu. Wassalam ww.
 
Zorion_Anas
(54+)
http://minangmaimbau.blogspot.com
http://zorionanas.blogspot.com
anz...@yahoo.com, zor...@yahoo.com,
Cel./HP No. : 0816857939



From: Syofiardi BachyulJb <bac...@yahoo.com>
To: rant...@googlegroups.com
Sent: Sat, April 17, 2010 1:13:50 PM
2010/4/16 rinapermadi <rinap...@gmail.com>

--
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/%7E

iqbal rahman

unread,
Apr 17, 2010, 8:40:29 AM4/17/10
to rant...@googlegroups.com
Assalammu'alaikum  Wr Wb

Ha ha ha .....
Iyo lawak dunsanak Anzori ko , baliau tahu jo ulama nan manuruik baliau liberal , rancak tu mah ( Anzori : "Tuturannyo nan lemah lembut, santun, sahinggo ambo indak pernah berpretensi bahwa mereka bukan ulama liberal".),
Asa jaan jo ulama nan tamasuak Jaringan Islam liberal ( JIL ) -  (Anzori : "Mungkin "liberal" disiko dianggap dek karano tafsiran al-Qur'an mereka berbeda dengan ulama-ulama konservatif atau ulama-ulama fundamentalis, namun ayat-ayatnyo masih samo" )
Karano babeda itulah jadi masalah, ambo raso dunsanak ala tau apo nan babeda tu  bukan pemahaman  jihad se do  kalau alun  tahu baco posting dari Dunsanak ZulTan  hari ko  17 April, 2010,  jam 14:37  itulah antaro lain ciri dari JIL
Tapi .. Dunsanak Anzori kan lai indak " Sudah Gaharu Cendana Pula "  do kan  ?   ... he he he ..

Salam 
Iqbal Rahman


--- On Sat, 17/4/10, Anzori <anz...@yahoo.com> wrote:

Syofiardi BachyulJb

unread,
Apr 17, 2010, 10:28:00 AM4/17/10
to rant...@googlegroups.com
Ado beberapa contoh menarik yang ambo alun dapek jawabannyo apokah iko masuak kategori munafik atau indak:
1. Ado urang berteriak menghujat Yahudi melalui email yang merupakan produk urang Yahudi (programnya bajakan lagi).
2. Ado urang menghujat kafir dengan HP buatan orang Nasrani atau agamonya antah apo.
3. Ado urang kotbah di musajik pakai pengeras suara mereka Japang jo Amerika nan notabene nan punyo perusahaan kafir.
4. Ado salah seorang anggota dewan PKS (maaf tapaso ambo sabuik sajo partainyo, tapi indak daerahnyo) yang ternyato di laptopnyo banyak koleksi foto jo video porno (iko curito kawan ambo nan mamelokkan laptopnyo nan rusak).
5. Ado seorang dokter gigi laki-laki nan 'gemetaran' menerima pasion seorang perempuan bercadar, ternyata di balik jilbabnya yang panjang banyak kalung emas. Si dokter berkata kapado ambo nan giliran berikut, ambo heran, kecek dokter tu, manga inyo mamiliah dokter laki-laki bantuan ambo. Inyo juo heran jo ameh nan dipakai ditambah HP nan mewah.

Iko contoh untuak renungan atau diskusi ambo ketengahkan, bukan mukasuik manyuduikan sesuatu. Iko problem awak basamo dalam beragamo. Ambo sendiri maambiak hikmah, bahwa menghujat dan melabeli sesuatu itu belum tentu yang paling benar.

Takurang talabiah mohon maaf.

Syof (39+/Padang)


--- On Sat, 17/4/10, Muhammad Dafiq Saib <stlemba...@gmail.com> wrote:

From: Muhammad Dafiq Saib <stlemba...@gmail.com>
Subject: Re: [R@ntau-Net] 50 tokoh islam liberal indonesia (Urang Awak??)
To: rant...@googlegroups.com

helmidjas hendra

unread,
Apr 16, 2010, 10:08:03 AM4/16/10
to rant...@googlegroups.com
---------- Forwarded message ----------
From: helmidjas hendra <helmidj...@gmail.com>
Date: 2010/4/16
Subject: Re: [R@ntau-Net] 50 tokoh islam liberal indonesia (Urang Awak??)
To: rant...@googlegroups.com

Masalah apakah ada tokoh Minang yang menjadi pelopor Islam Liberal dan bagaimana Islam Liberal itu sendiri, bukan tidak penting dibicarakan di forum ini.. Tapi menurut saya yang lebih penting, lebih urgen diperbincangkan dan dipikir bersama oleh "warga" palanta RANTAUNET ini, dewasa ini (kalau mungkin palanta rantaunet ini memprakarsai suatu penelitian yang valid) adalah menjawab 3 pertanyaan berikut ini :, 1. Apakah orang Minang masih agamis ? (Atau secara gradual telah bergeser menuju masyarakat sekular ?), 2. Apakah mayoritas orang Minang masih identik dengan Islam (masih taat melaksanakan ibadah terutama menegakkan shalat, bukan sekadar Islam abangan), 3. Apakah ABS-SBK yang selalu kita banggakan tidak sekadar asesoris pemanis kata saja ? (Kalau memang kita konsisten menerapkan ABS-SBK, apa kelebihan kita dari etnis lain yang tidak "punya" ABS-SBK ?)


2010/4/16 rinapermadi <rinap...@gmail.com>

iqbal rahman

unread,
Apr 17, 2010, 7:20:42 PM4/17/10
to rant...@googlegroups.com
Assalammualaikum WR Wb.

Ha  ha  ha
Ala 2 kali ambo tagalak gadang mambaco posting  tadi malam sakali kini sasudah Sholat subuh ko ciek. ado partanyaan nan lucu-lucu.

Mungkin jawaban ambo ko menjawab 3 pertanyaan  nan apak ajukan  :
dan ambo sangajo manjawek jo bahaso minang Urang Padang mungkin kok lai manggarati apak :
1. Apakah orang Minang masih agamis ? .. jawek ambo iyo masih agamis ,  agamonyo Islam  indak ragu -ragu do Islamnyo taka  pertanyaan nan dikamukokan ( kecuali pengalaman Pribadi apak surang se  masih ragu-ragu ) ).kalau iduik di negara sekular iyo.
2. Apakah mayoritas orang Minang masih identik dengan Islam ... Jawek ambi Iyo Juo dan kalau ala tadanga abang ( Azan )  shalat nyo.tumah walau ado nan talambek-lambek saketek
3. Apakah ABS-SBK yang selalu kita banggakan tidak sekadar asesoris pemanis kata saja ? (Kalau memang kita konsisten menerapkan ABS-SBK, apa kelebihan kita dari etnis lain yang tidak "punya" ABS-SBK ?) .. iyo juo jawab ambo  dan bangga jo ABS SBK kelebihan nyo dari etnis lain  adolah  urang Minang  pasti Islami  Bilo  Murtad indak urang Minangkabau lai do.
Itu pak jawek pertanyaan  dari apak , tanyo ciek Apak ala Sholat Subuh ? jaan talambek ndak pak  ... he  he  he ... tagalak ambo jo apak
Jawaban ko baok galak se yo pak  tapi jo pikiran nan janiah , masak apak maliek  ciek jo duo urang Minang lalai / indak Sholat  ala apak samokan sajo berarti kasadonyo  indak indak sumbayang.
Ciek lai Pak kelebihan urang Minang jaan dikatokan inyo  indak baradat , sansai beko pak , apolai dikatokan urang Kapia .. kalau indak picayo buliah dibuktikan .. beko apak lapor jo ambo apo akibatnyo ..

Salam

Iqbal Rahman



--- On Fri, 16/4/10, helmidjas hendra <helmidj...@gmail.com> wrote:

Anzori

unread,
Apr 17, 2010, 9:21:35 PM4/17/10
to rant...@googlegroups.com

 
Munafiq adolah budaya, indak tagantuang apo agamonyo. Mengalahkan sifat munafiq dengan ajaran agama itulah yang paling penting.



From: Syofiardi BachyulJb <bac...@yahoo.com>
To: rant...@googlegroups.com
Sent: Sat, April 17, 2010 9:28:00 PM
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/%7E

Ahmad Ridha

unread,
Apr 17, 2010, 9:50:01 PM4/17/10
to rant...@googlegroups.com
2010/4/17 Syofiardi BachyulJb <bac...@yahoo.com>
>
> Ado beberapa contoh menarik yang ambo alun dapek jawabannyo apokah iko masuak kategori munafik atau indak:
>

Sebelumnya, perlu diperjelas yang dimaksud dengan munafiq. Munafiq
yang disinggung Mak St. Lembang Alam adalah orang yang mengaku muslim
namun sebenarnya memusuhi Islam. Itulah yang dikatakan lebih buruk
dari orang kafirjadi dapatlah kita katakan sebagai munafiq besar.
Sedangkan istilah munafiq sering dalam percakapan sehari-hari memiliki
makna yang lebih ringan yaitu berbeda antara perbuatan dengan
perkataan/keyakinan, misalnya orang yang mencuri padahal dia tahu itu
buruk; kita sebutlah munafiq kecil. Yang seperti itu lebih tepat
dikatakan orang fasiq.

> 1. Ado urang berteriak menghujat Yahudi melalui email yang merupakan produk urang Yahudi (programnya bajakan lagi).
> 2. Ado urang menghujat kafir dengan HP buatan orang Nasrani atau agamonya antah apo.
> 3. Ado urang kotbah di musajik pakai pengeras suara mereka Japang jo Amerika nan notabene nan punyo perusahaan
> kafir.
>

Ketiga contoh itu sebenarnya tidak masuk makna munafiq yang mana pun.
Kalau makna munafiq besar tentu tidak masuk. Sedangkan munafiq kecil
itu terjadi jika seseorang melakukan perbuatan haram walaupun dia
yakin bahwa itu haram.

Pertanyaannya, apakah bermuamalah dengan orang kafir haram? Tentu
tidak sepanjang transaksinya bukan bentuk yang diharamkan. Rasulullah
Shallallahu 'alayhi wa Sallam menggadaikan baju besinya kepada orang
Yahudi untuk membeli makanan. Kalau transaksinya riba dengan muslim
pun haram.

Menghujat atau membenci seseorang karena adanya keburukan pada diri
orang itu tidak otomatis berarti harus memboikot hubungan dengan orang
itu.

> 4. Ado salah seorang anggota dewan PKS (maaf tapaso ambo sabuik sajo partainyo, tapi indak daerahnyo) yang
> ternyato di laptopnyo banyak koleksi foto jo video porno (iko curito kawan ambo nan mamelokkan laptopnyo nan rusak).
>

Ini masuk ke fasiq jika pelakunya tetap yakin bahwa perbuatan itu haram.

BTW, sebuah laptop tidak mesti hanya digunakan oleh pemiliknya.

> 5. Ado seorang dokter gigi laki-laki nan 'gemetaran' menerima pasion seorang perempuan bercadar, ternyata di balik
> jilbabnya yang panjang banyak kalung emas. Si dokter berkata kapado ambo nan giliran berikut, ambo heran, kecek
> dokter tu, manga inyo mamiliah dokter laki-laki bantuan ambo. Inyo juo heran jo ameh nan dipakai ditambah HP nan
> mewah.
>

Apakah seorang perempuan diharamkan untuk mengenakan kalung emas?
Tidak kan. Apakah haram menggunakan HP yang mewah? Tidak juga kan.
Yang penting adalah apakah benda-benda itu diperoleh dengan jalan yang
halal dan jika ia orang yang berada, apakah ditunaikan kewajiban zakat
hartanya.

Yang wajar dipertanyakan adalah jika ia sengaja memilih dokter
laki-laki ketika ada pilihan dokter perempun. Kenapa tidak ditanyakan
langsung ketika itu jika memang tersedia dokter perempuan?

> Iko contoh untuak renungan atau diskusi ambo ketengahkan, bukan mukasuik manyuduikan sesuatu. Iko problem awak
> basamo dalam beragamo. Ambo sendiri maambiak hikmah, bahwa menghujat dan melabeli sesuatu itu belum tentu yang
> paling benar.
>

Benar bahwa hujatan dan label belum tentu yang benar. Patut juga
diingat bahwa golongan yang menyatakan dirinya sebagai Islam liberal
pun bukannya tidak suka menghujat atau melabeli misalnya dengan label
ekstrim, fundamentalis, literalis, dan semacamnya.

Allahu Ta'ala a'lam.

Madahar (madahar)

unread,
Apr 17, 2010, 9:58:51 PM4/17/10
to rant...@googlegroups.com
Sanak Ridha, baa pulo kapado urang nan suko mambuka aib urang lain
saroman contoh sanak Syof dibawah. Lah jaleh inyo dipicayo untuak
mamelok i nan rusak tapi nyo pareso nan indak diandok an urang sudah tu
nyo pakecek an pulo ka urang jo pasan iko rasio awak baduo. Sudah tu dek
kawan ko di kecek an pulo ka kawannyo iko rasio awak baduo dan baitulah
sataruihnyo.

Baa pulo du golongannyo.

Tarimo kasi

Wassalam
Batuduang Ameh (43)

-----Original Message-----
From: rant...@googlegroups.com [mailto:rant...@googlegroups.com] On
Behalf Of Ahmad Ridha
Sent: Sunday, April 18, 2010 8:50 AM
To: rant...@googlegroups.com
Subject: Re: [R@ntau-Net] 50 tokoh islam liberal indonesia (Urang
Awak??)

Ahmad Ridha

unread,
Apr 17, 2010, 10:43:39 PM4/17/10
to rant...@googlegroups.com
2010/4/18 Madahar (madahar) <mad...@chevron.com>:
> Sanak Ridha, baa pulo kapado urang nan suko mambuka aib urang lain
> saroman contoh sanak Syof dibawah. Lah jaleh inyo dipicayo untuak
> mamelok i nan rusak tapi nyo pareso nan indak diandok an urang sudah tu
> nyo pakecek an pulo ka urang jo pasan iko rasio awak baduo. Sudah tu dek
> kawan ko di kecek an pulo ka kawannyo iko rasio awak baduo dan baitulah
> sataruihnyo.
>

Masalah membuka aib orang lain hukum dasarnya memang haram. Akan
tetapi, ada beberapa pengeculian terhadapnya misalnya:

1. dalam persidangan
2. untuk mencegah bahaya dari orang lain (mis. si A mau berbisnis
dengan si B lalu si C yang mengetahui bahwa si B pernah menipu
menyampaikannya kepada A agar berhati-hati)
3. untuk menghentikan keburukan itu (mis. si A menyampaikan kesalahan
si B kepada orang tua atau atasan B agar dapat menghentikannya)

Mengenai kasus yang disinggung Pak Syof, saya berprasangka bahwa tidak
ditujukan untuk menjelekkan orangnya karena tidak disebutkan
identitasnya. Penyebutan partai saya kira dalam konteks bahwa pemilik
laptop itu mengetahui bahwa hal tersebut haram.

Akan lebih baik jika masalah itu juga disampaikan kepada pemilik
laptop itu atau pihak yang mampu mengubah keburukan itu.

Allahu Ta'ala a'lam.

--
Abu 'Abdirrahman, Ahmad Ridha bin Zainal Arifin bin Muhammad Hamim
(l. 1400 H/1980 M)

--
.

Abraham Ilyas

unread,
Apr 17, 2010, 11:05:43 PM4/17/10
to rant...@googlegroups.com
Sedangkan istilah munafiq sering dalam percakapan sehari-hari memiliki makna yang lebih ringan yaitu berbeda antara perbuatan dengan perkataan/keyakinan, misalnya orang yang mencuri padahal dia tahu itu buruk; kita sebutlah munafiq kecil.  Yang seperti itu lebih tepat dikatakan orang fasiq.

Angku Ahmad Ridha dan Dunsanak di palanta nan ambo hormati.

Kok dibaco hikayat lamo, syair perang sabil Aceh manulihkan bahwa urang urang fasiq iko tamasuak nan farddu ain ikuik bajihad.
Dan sebaliknyo urang munafik tantu berado di kelompok lawan nan harus diperangi/halal darahnya!

Jadi manuruik ambo antaro "munafik besar"  dengan "munafik kecil" babeda sekali.
Cuma istilah fasiq atau pasiak iko kini "kurang dipakai" oleh masyarakat sehingga urang awam capek capek menggunokan istilah munafik terhadap "nan alun jaleh jantan batinonyo ! ---> nan di kampuang ambo disabuik "urang nan indak tahu di ompek".
Ndak usah kito mancari sia nan salah ketidak pahaman masyarakat iko.

Baa kok dicubo dilewakan baliak istilah iko supayo sesamo muslim indak mudah menghalalkan darah saudaranyo nan samo samo lai mengucapkan duo kalimat syahadat.

Salam

AI

Ahmad Ridha

unread,
Apr 17, 2010, 11:12:19 PM4/17/10
to rant...@googlegroups.com
2010/4/18 Abraham Ilyas <abraha...@gmail.com>:

> Kok dibaco hikayat lamo, syair perang sabil Aceh manulihkan bahwa urang
> urang fasiq iko tamasuak nan farddu ain ikuik bajihad.
> Dan sebaliknyo urang munafik tantu berado di kelompok lawan nan harus
> diperangi/halal darahnya!
>

Batua, Pak Abraham. Urang fasiq tu masih masuak kategori urang nan
baiman, walau imannyo kurang. Sabaliaknyo urang munafiq imannyo di
muluik sajo, indak ado di hati.

--
Abu 'Abdirrahman, Ahmad Ridha bin Zainal Arifin bin Muhammad Hamim
(l. 1400 H/1980 M)

Muhammad Dafiq Saib

unread,
Apr 17, 2010, 11:27:24 PM4/17/10
to rant...@googlegroups.com
Assalaamu'alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuhu ,
 
Urang fasiq tu urang bodoh nan indak tau dibodohno lalu tatap mangarajoan karajo bodoh. Ano mandanga bahaso cabiak-an kain kiswah ka'bah elok dijadian jimaik, alah sato pulono mangguntiang kain ka'bah tu ka jadi jimaik. Kalau indak hati-hati urang fasiq ko amuah tadorongjadi syirik.
 
Urang munafiq tu urang nan mancari-cari 'pakaro' untuak mangecek-an bahaso ajaran Islam ko salah, atau kurang samparono, atau paralu dipeloki. Awakno tahu bahaso Islam maajaan pambagian warisan antaro anak laki-laki jo anak padusi indak samo (bagian anak laki-laki duo kali bagian anak padusi) mako dikecek-anno iko indak adia, musti, paralu dipeloki. Ano tahu bahaso al Quran manyuruah manjauahi zina, tahuno ayat no di dalam al Quran. Tapi dikecek-anno kalau suku samo suku indak baa, indak dikecek-an zina do nan sarupo itu. Ano tahu ayat nan manyuruah padusi muslimah mamakai jilbab, tapi dikecek-an no, itu kan kondisi katiko urang-urang masih sangat jahiliyah, indak bisa manahan nafsu, kiniko urang indak jahiliyah lai.
 
Dan di nagari awak urang nan mamproklamirkan diri sabagai JIL adolah urang-urang nan sarupo itu. Mareka tahu di ayat, tahu di hadits. Tapi untuak dipalituakanno, dirubah-rubahno arati jo mukasuikno. Jadi indak maherankan, kalau janji Allah untuak urang munafiq ko tampek no isuak di karak narako jahanam.
 
Wassalamu'alaikum
 
Lembang Alam

2010/4/18 Ahmad Ridha <ahmad...@gmail.com>

2010/4/18 Abraham Ilyas <abraha...@gmail.com>:

> Kok dibaco hikayat lamo, syair perang sabil Aceh manulihkan bahwa urang
> urang fasiq iko tamasuak nan farddu ain ikuik bajihad.
> Dan sebaliknyo urang munafik tantu berado di kelompok lawan nan harus
> diperangi/halal darahnya!
>

Batua, Pak Abraham.  Urang fasiq tu masih masuak kategori urang nan
baiman, walau imannyo kurang. Sabaliaknyo urang munafiq imannyo di

Abraham Ilyas

unread,
Apr 18, 2010, 12:08:55 AM4/18/10
to rant...@googlegroups.com
Manuruik angku St. Lembang Alam: Urang fasiq tu urang bodoh nan indak tau dibodoh

Iko sasuai bana jo sifat nan disabuikkan dek urang gaek gaek awak daulunyo bahwa orang itu diklasifikasi manjadi ompek dan salah satunyo iolah orang bodoh nan tidak tahu dirinyo bodoh:

        Nan empat macam pengenalan diri

            1. Orang pintar yang tahu diri
            2. Orang pintar yang tak tahu diri
            3. Orang bodoh yang tahu diri
            4. Orang bodoh yang tak tahu diri


Quran Surat 78:16, "Dan Allah yang telah mengeluarkan kamu dari perut ibumu, kamu tiada mengetahui apa-apa, dan Allah telah menjadikan bagimu pendengaran, penglihatan dan hati, supaya kamu mensyukurinya".

Kita lahir belum berakal, supaya tidak gelisah
Kita lahir dalam keadaan bodoh, belum memikirkan sesuatu

Dengan bertambahnya usia maka otak berangsur-angsur berfungsi, karena ada rangsangan dari luar.
Susunan otak sangat rumit.

Secara garis besar otak dibagi menjadi belahan kanan (untuk mengelola rasa) dan belahan kiri (untuk mengelola periksa) dan kedua belahan ini dihubungkan oleh corpus collusum.

Bila ada bagian otak yang rusak maka terganggu pula rasa dan periksa.
Belajar di sekolah hakekatnya merupakan kegiatan untuk melatih dan merangsang otak menyimpan bit-bit informasi rasa dan periksa sehingga orang menjadi pintar.

Sunatullah ketetapan sang Kholik
Kerja usaha dengan ikhtiar
Hasil nyata dapat dipetik
Ada yang bodoh, banyak yang pintar

Ilmu utama harus dipelajari
Tahu di diri siang dan malam
Waktu duduk atau berdiri
Saat sehat maupun demam

Orang pintar yang tahu diri
Senang beramal dengan ilmu
Kepintaran, tak disimpan sendiri
Berbuat baik berpantang jemu

Orang yang tahu kepada diri
Dia kan dekat dengan Pencipta
Hidup tak perlu merasa ngeri
Kalau di hati tidak berdusta

Orang pintar tak tahu diri ------>munafik
Tiada istilah merasa cukup
Tanpa tujuan dia mencari
Walau tak bermanfaat untuk hidup

Orang yang tahu merasa bodoh
Setiap saat ingin belajar
Kepada yang baik dia mencontoh
Ini sikap yang sangat benar

Bila bodoh tidak terasa  ----->fasiq
Menganggap awak benar sendiri
Hal yang salah dikira biasa
Kepada yang lain selalu iri

Tidak paham makna takdir
Membentuk keluarga tanpa rencana
Masa depan tidak dipikir
Setiap saat datang bencana

Sifat lain tak tahu di diri
Urusan pribadi selalu maniak
Di seberang lautan terlihat tenggiri
Gajah di hadapan tidak tampak

Disebut juga bodoh jahiliyah
Senang meramal serta tenung
Belum beriman secara ilmiah
Akhirnya menyembah sebangsa patung


Abraham Ilyas
dikutip dari: http://www.nanampek.nagari.or.id/a26.html

Abraham Ilyas

unread,
Apr 18, 2010, 12:33:12 AM4/18/10
to rant...@googlegroups.com
Dunsanak di Palanta.

Ambo minta maaf ada nan salah ketik nomor surat dan ayat:
Ditulis pada milis sebelumnyo Quran Surat 78:16, "Dan Allah yang telah mengeluarkan kamu dari perut ibumu, kamu tiada mengetahui apa-apa, dan Allah telah menjadikan bagimu pendengaran, penglihatan dan hati, supaya kamu mensyukurinya".

Seharusnyo ---->
16:78

Salam

AI

Madahar (madahar)

unread,
Apr 18, 2010, 12:46:47 AM4/18/10
to rant...@googlegroups.com
Tarimo kasih, mudah-mudahan pambari dunsanak Ridha taruih manjadi
panambah pangatauan kito basamo untuak taruih pulo bausao kito kapado
nan di Ridha-i Nyo pulo, amiiiiin.

Wassalamu'alaikum ww
Batuduang ameh (43)

-----Original Message-----
From: rant...@googlegroups.com [mailto:rant...@googlegroups.com] On
Behalf Of Ahmad Ridha
Sent: Sunday, April 18, 2010 9:44 AM
To: rant...@googlegroups.com
Subject: Re: [R@ntau-Net] 50 tokoh islam liberal indonesia (Urang
Awak??)

Fashridjal M. Noor

unread,
Apr 18, 2010, 4:50:52 AM4/18/10
to rant...@googlegroups.com, Muhammad Dafiq Saib
Assalaamu'alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuhu ,

Sanak Muhammad Dafiq Saib jo sanak-sanak kasamonyo di palanto 'ko,

Ambo manyarankan untuak hal-hal yang mendasar 'ko kita memakai Al Qur'an sebagai referensi. Dalam Surat Al Baqarah, yang marupokan surat ke dua dalam Al Qur'an setelah surat Al Fatihah, diuraikan tentang Golongan Mu'min (ayat 1-5), Golongan Kafir (ayat 6 dan 7), dan Golongan Munafik (ayat 8-20). Manuruik terjemahan Departemen Agama RI tahun 1974:
Golongan Mu'min adolah yang baiman kapado nan ghaib (Allah, adonyo malaikat, adonyo hari akhirat), managakkan shalat, manafkahkan sebagian razaki nan dianugerahkan Allah kapadonyo, baiman ka Al Qur'an (pitunjuak bagi urang nan taqwa) jo kitab-kitab nan diturunkan Allah sabalunnyo (artinyo juo baiman ka rasul-rasul nan manyampaikan kitab-kitab 'tu), yakin akan adonyo kehidupan akhirat. Ikolah golongan nan mandapek pitunjuak dari Allah SWT dan ikolah golongan nan baiak untuangnyo.
Golongan Kafir adolah yang indak baiman dan akan tatok indak baiman walau disampaikan peringatan kapadonyo.  Nanti mereka akan mandapek siksaan nan barek.
Golongan Munafik adolah yang mangatokan bahaso inyo/mereka baiman, tapi sabananyo icak-icak (pura-pura baiman). Mereka hendak manipu Allah jo Golongan Mu'min (bahaso mereka tamasuak Golongan Mu'min), tapi sabananyo mereka mereka manipu diri mereka sendiri sadang mereka tidak sadar.
Di dalam hati urang Munafik 'tu ado panyakik, dan ditambah Allah panyakiknyo. Mereka akan mandapek siksaan yang pedih karano baduto.
Katiko disampaikan ka Golongan Munafik 'tu agar jaan mambuek karusakan di muko bumi, mereka manjawek bahasonyo mereka urang-urang nan mengadakan perbaikan. Sabananyo mereka nan mabuek kerusakan, tapi mereka tidak sadar.
Katiko dikatokan ka Golongan Munafik 'tu agar mereka baiman sabagaimana urang Mu'min baiman, mereka manjawek : " Akankah baimankah kami sarupo urang-urang bodoh 'tu baiman?" Sabananyo urang Munafik 'tulah nan bodoh, tapi mereka tidak tahu.
Katiko basuo Golongan Munafik 'tu jo Golongan Mu'min mereka bakato: "Kami alah baiman". Tapi katiko mereka baliak ka setan-setan (pemimpin-pemimpin) mereka, mereka mangatokan: "Sabanonyo kami sapandirian jo kamu, kami hanyo bagarah-garah (baolok-olok)". Allah akan mambaleh olok-olokan mereka itu dan mambiakan mereka taumbang-ambiang dalam kasasekan.
Golongan Munafik 'tu mambali kesasekan jo pitunjuak, dagang/galeh mereka indak bauntuang, dan mereka indak mandapek pitunjuak.
Paumpamoan mereka adolah sarupo urang nan manyalokan api, katiko alah iduk api 'tu (manarangi), Allah mailangkan cahayonyo, sahinggo mereka dalam kegelapan, indak bisa maliek/manampak. Mereka pakak, bisu, jo buto, oleh karano itu mereka indak akan babaliak ka jalan nan bana.
Paumpamoan mereka nan lain adolah sarupo urang nan bajalan katiko ujan labek, guruah jo kilek sabuang manyabuang. Golongan Munafik 'tu manyumbek talingo mereka jo anak jarinyo karano (mandanga suara) patuih (petir) dan karano takuik mati. Sabananyo pangatahuan Allah meliputi urang-urang kafir 'tu. Ampia-ampia kilek manyamba penglihatan mereka. Satiok kali ado kilek, mereka bajalan di bawah sinar kilek 'tu, dan bilo alah kalam baliak mereka baranti. Kalau Allah menghendaki Allah bisa mailangkan penglihatan jo pendengaran mereka. Sasungguahnyo Allah bakuaso atas sagala sasuatu.

Jaleh bana dari ayat-ayat di ateh bahaso Golongan Kafir mudah dikenali karano mereka indak baiman dan indak namuah baiman. Tapi Golongan Munafik susah dikenali karano mereka mangaku baiman, padahal sabananyo pura-pura baiman, oleh karano itu labiah banyak ayat-ayat nan manarangkan tantang Golongan Munafik 'tu dari Golongan Mu'min dan Golongan Kafir.

Kalau ado nan salah dari alih bahaso diateh toloang ditunjuakkan

Salam,
Fashridjal M. Noor Sidin
62, Bandung

--- Pada Ming, 18/4/10, Muhammad Dafiq Saib <stlemba...@gmail.com> menulis:

__________________________________________________
Apakah Anda Yahoo!?
Lelah menerima spam? Surat Yahoo! memiliki perlindungan terbaik terhadap spam
http://id.mail.yahoo.com

dasrie...@yahoo.com

unread,
Apr 18, 2010, 6:09:27 AM4/18/10
to rant...@googlegroups.com
Mantap pangajian ustadz Rijal komah. Memang tad, diateh dunie koh Allah mangalompokkan umaik 3 golongan iko. Apopun bangsonyo Arab, Yahudi, Melayu, Chino, Afrika, Eropah, bisa terkelompok jadi 3 itu. Nah, masiang2 pok diuji baliak tingkek kepatuhannyo. Muslim diuji derajat keimanannyo, Kafir apo bisa baiman sabalun hari kiamaik, Munafik apo bisa insaf. Nah, barulah reward dan punishment diberlakukan isuak di alam ghaib nan disabuik Sarugo/Jannah/Eden/Surgawi atau Narako/ An Nar/ Hell. Baa bantuak kehidupan di Alam Nan Kaduo Nan Kekal tu dan hari kini masih berstatus ghaib, dal Qur'an diagiah Tuhan tandonyo sajo.
Jadi sesungguhnya iduik di dunieko adolah perjuangan untuak baiak bagi ke 3 gol tsb. Sesuai maso/umue masiang2
Iko katukuakno sen dari ambo
Wass
Dasriel

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT


From: "Fashridjal M. Noor" <fashno...@yahoo.co.id>
Date: Sun, 18 Apr 2010 16:50:52 +0800 (SGT)
Cc: Muhammad Dafiq Saib<stlemba...@gmail.com>
Subject: Re: [R@ntau-Net] 50 tokoh islam liberal indonesia (Urang Awak??)

Syafroni (Engineering)

unread,
Apr 18, 2010, 10:30:23 PM4/18/10
to rant...@googlegroups.com

Alhamdulillah, ado juo gunonyo mamposting nan agak kontroversi ko ruponyo… sanang kito mambaco tanggapan dari mamak-mamak dan angku-angku kito di palanta. Banyak Hikmah nan bisa diambiak.

 

Mungkin uweh-uweh dan tanyo Mak Abraham alah tajawek. Baitu pulo tudingan Pak Sutan Sinaro alah pulo ditanggapi. Intinyo nampaknyo : berfikir positif jauah lebih indah daripada berprasangka buruk..

 

Mudah2an kito sadonyo di palanta ko semakin jaleh tamasuak kelompok nan mano dari 3 kelompok nan disabuik-an dek mamak2 dan angku2 kito di palanta tu yaitu : kelompok bertaqwa, kelompok kapia, atau kelompok abu2…..

 

Mohon maaf dan tarimo kasiah

 

Wassalam

smm

Ahmad Ridha

unread,
Apr 18, 2010, 11:23:35 PM4/18/10
to rant...@googlegroups.com
Untuk contoh, urang liberal tu akan sanang bana jo judul artikel ko:

Negara Tidak Boleh Adopsi Norma Agama Menjadi Hukum Publik

http://www.detiknews.com/read/2010/04/19/094601/1340811/10/negara-tidak-boleh-adopsi-norma-agama-menjadi-hukum-publik-

--
Abu 'Abdirrahman, Ahmad Ridha bin Zainal Arifin bin Muhammad Hamim
(l. 1400 H/1980 M)

Fitr Tanjuang

unread,
Apr 19, 2010, 4:35:13 PM4/19/10
to rant...@googlegroups.com
AslmWrWb
 
Kalau mambaco opini 2 tokoh rang awak tu salamo ko, ambo iyo tapaso maabiak kesimpulan baso kaduaonyo condong ka islib tu.
Tanyo se lah ka datuak malin google, bisa dicari tulisan2 kaduonyo. 
 
Taingek dek ambo baso Amien Rais, Safii Maarif jo Nurcholis Madjid sarato Anwar Ibrahim ko saudara seperguruan di Amerika, sahinggo sempat ambo anggap lah samo kaampeknyo.
 
Cuman patangnyo Amien Rais lah jaleh2 menentang pernyataan baso "semua agama adalah sama"
Keceknyo kalau urang Muhammadiyah lah maleh mausuang tauhid, lah hilang mah Muhammadiyahnyo.
 
Kalau AI Mly, alun adoh ambo dapek referensinyo lai.
Mudah2an lai indak.
 
Wassalam
fitr tanjuang
lk/35Albany NY

 
On 4/16/10, Syafroni (Engineering) <syaf...@mkpi.panasonic.co.id> wrote:

Benarkah dua urang awak yg tersebut dibawah ini spt yg disebut dalam sebuah blog http://kafilahsyuhada.wordpress.com/2008/12/08/50-tokoh-islam-liberal-indonesia/ ?

 

mgkn ada yg bisa mengkonfirmasi.

 

Kutipan :

PARA SENIOR

9. ABDUL MUNIR MULKHAN

10 AHMAD SYAFII MAARIF

11. ALWI SHIHAB

12. AZYUMARDI AZRA ( UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta.)

 

Makasih

 

Wassalam

smm

 

--- On Wed, 14/4/10, ikram <sy.cr...@gmail.com> wrote:




--

Andre Suchitra

unread,
Apr 20, 2010, 3:06:29 AM4/20/10
to rant...@googlegroups.com
Makasi metek Fitr.
Baru tau Andre baso 4 bapak-bapak tu samo perguruan di Amerika. Biasonyo ka McGill (canada) yo kalau indak salah.. alumni IAIN yang bakal ditempa untuk menjadi motor Liberal di Indonesia.

Tapi mungkin ado nan labiah tau silakan mengkoreksi..


2010/4/20 Fitr Tanjuang <fitr.t...@gmail.com>

Sutan Sinaro

unread,
Apr 20, 2010, 3:29:19 AM4/20/10
to rant...@googlegroups.com
 
Sia nan baprasangka buruak Ron...
kenyataanyo sajak rantaunet ko tagak,
alah pasai ambo maadok-i urang-urang nan takah itu..di siko.
Tanyolah mak lembang Alam atau sia se urang gaek-gaek di siko.
hati-hati se lah.
 
Wassalam
 
St. Sinaro


--- On Sun, 4/18/10, Syafroni (Engineering) <syaf...@mkpi.panasonic.co.id> wrote:

Syafroni (Engineering)

unread,
Apr 20, 2010, 8:58:47 PM4/20/10
to rant...@googlegroups.com

Ambo indak lo ado manyabuik namo urang per urang do, Pak, siapo sajo nan baprasangko buruak tu…

Dan ambo indak pulo manuduah apak secaro Pribadi do kan..Rasonyo indak lo patuik ambo babuek damikian.

Tapi subject ko kan lah banyak pulo nan mananggapi, maninjau dari babarapo suduik pandang masiang-masiang.

 

Dan apak, urang nan alah lamo di rantaunet ko tantu labiah jaleh siapo nan apak mukasuik jo kaki tangan islib di milis ko.

Tapi intinyo kalau bagi ambo : perbedaaan adalah rahmat dan patuik diharagoi. Sahinggo ambo sagan untuak manjadikan milis ko sebagai ajang perdebatan. Kabanyo milis ko kan palanta bantuak “lapau” sekaligus “surau” kalau di kampuang2. jadi sebagai tampek baiyo batido. Duduak surang basampik-sampik, duduak basamo balapang-lapang. Tantu apak labiah faham daripado ambo tantang itu.

 

Sainggan itu lah dulu, pak. Kok talabiah kok takurang, iyo mintak maaf molah ambo.

 

Wassalam

smm


From: rant...@googlegroups.com [mailto:rant...@googlegroups.com] On Behalf Of Sutan Sinaro
Sent: Tuesday, April 20, 2010 2:29 PM
To: rant...@googlegroups.com
Subject: RE: [R@ntau-Net] 50 tokoh islam liberal indonesia (Urang Awak??)

 

 

Sia

nan baprasangka buruak Ron...

kenyataanyo sajak rantaunet ko tagak,

alah pasai ambo maadok-i urang-urang nan takah itu..di siko.

Tanyolah mak lembang Alam atau sia se urang gaek-gaek di siko.

hati-hati se lah.

 

Wassalam

 

St. Sinaro

 

--
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages
Search
Clear search
Close search
Google apps
Main menu