Iso 20000 Adalah

1 view
Skip to first unread message

Epicuro Kishore

unread,
Aug 5, 2024, 6:48:54 AM8/5/24
to radetobi
StandarISO 20000 adalah standar yang dipergunakan untuk sertifikasi manajemen teknologi informasi (TI). Standar ini dikembangkan untuk menggantikan sertifikasi British Standard (BS) 15000 yang ditetapkan oleh British Standards International (BSI). Dikembangkan sebagai proyek bersama oleh International Organization for Standardization (ISO) dan International Electrotechnical Commission (IEC), standar ini juga dikenal sebagai IEC 20000. Tujuannya adalah untuk memungkinkan semua organisasi yang berpondasi pada teknologi informasi agar mampu menerapkan praktik terbaik.

Standar ini secara spesifik menentukan persyaratan bagi institusi (merujuk kepada BUMN, Swasta dan Government) penyedia layanan TI untuk merencanakan, menetapkan, menerapkan, mengoperasikan, memantau, mereview, memelihara dan meningkatkan sistem manajemen layanan TI.


Sertifikasi ISO 20000 membutuhkan effort yang besar dari seluruh komponen manajemen layanan TI suatu institusi. Keberhasilannya ditentukan secara bersama-sama. Tiap-tiap orang/bagian memiliki porsi masing-masing untuk keberhasilan sertifikasi. Dibalik pencapaian tersebut, sudah pasti ada konsekuensi yang harus dipenuhi, antara lain:


ISO/IEC 20000-1:2018 adalah standar pengganti dari seri sebelumnya yaitu ISO/IEC 20000-1:2011 yaitu tentang Sistem Manajemen Layanan - Bagian 1. Dokumen ini menetapkan persyaratan bagi organisasi untuk menetapkan, menerapkan, memelihara, dan terus meningkatkan sistem manajemen layanan (SMS). Persyaratan yang ditentukan dalam dokumen ini mencakup perencanaan, desain, transisi, pengiriman, dan peningkatan layanan untuk memenuhi persyaratan layanan dan memberikan nilai.


ISO/IEC 20000 terdiri dari dua bagian: satu spesifikasi untuk manajemen layanan TI dan satu aturan pelaksanaan untuk manajemen layanan. Bagian pertama, ISO 20000-1, menganjurkan penggunaan pendekatan proses terintegrasi untuk secara efektif menyediakan layanan terkelola sesuai kebutuhan bisnis dan pelanggan. Bagian kedua, ISO 20000-2, adalah suatu 'aturan pelaksanaan' dan menjelaskan praktik-praktik terbaik untuk manajemen layanan dalam lingkup ISO 20000-1.


ITSM umumnya menangani masalah operasional manajemen teknologi informasi (kadang disebut operations architecture, arsitektur operasi) dan bukan pada pengembangan teknologinya sendiri. Banyak pula perusahaan non-teknologi, seperti pada industri keuangan, ritel, dan pariwisata, yang memiliki sistem TI yang berperan penting, walaupun tidak terpapar langsung kepada konsumennya.


Konsep bisnis yang kami terapkan untuk Konsultansi dan sertifikasi ISO/IEC 20000 menggunakan Metode Pendekatan Sederhana (SAS=Simple Aproach System). Hubungi kami untuk mendapatkan konsultansi lebih lanjut.


ISO 20000 adalah standar yang dipergunakan untuk sistem manajemen teknologi informasi (TI). Standar ini Dikembangkan sebagai proyek bersama oleh International Organization for Standardization (ISO) dan International Electrotechnical Commission (IEC), standar ini juga dikenal sebagai IEC 20000. Tujuannya adalah untuk memungkinkan semua organisasi yang berpondasi pada teknologi informasi agar mampu menerapkan praktik terbaik.


Standart ini secara spesifik menentukan persyaratan bagi institusi penyedia layanan TI untuk merencanakan, menetapkan, menerapkan, mengoperasikan, memantau, mereview, memelihara dan meningkatkan sistem manajemen layanan TI. Setidaknya ada beberapa alasan mengapa perusahaan Anda ada sebaiknya untuk mempertimbangkan menerapkan ISO 20000, antara lain adalah :


Riil komitmen institusi untuk meningkatkan layanan TI tertuang dalam sertifikasi ISO 20000. Impelementasi sistem manajemen layanan TI yang baik dapat meningkatkan kualitas layanan institusi, mengurangi biaya yang ditimbulkan oleh proses TI dan meningkatkan efisiensi, mengurangi risiko yang sangat mungkin ditimbulkan oleh proses TI serta mendorong peningkatan dan perbaikan layanan TI secara terus-menerus. Hal tersebut membuktikan bahwa institusi mampu memberikan layanan yang memenuhi kebutuhan pengguna.


Audit merupakan evaluasi terhadap suatu organisasi, sistem, proses, atau produk. Audit dilaksanakan oleh pihak yang kompeten, objektif, dan tidak memihak, yang disebut auditor. Sertifikat ISO 20000 mampu membuktikan kepada Auditor bahwa layanan TI dikelola dengan baik dan kualitasnya dapat diterima oleh pengguna. ISO 20000 menekankan pendekatan proses pada pengelolaaan layanan TI. Hal ini memberikan jaminan bahwa data yang dihasilkan oleh proses yang benar adalah content yang valid sehingga mereduksi keraguan auditor atas data yang diaudit.


ISO/IEC 20000 saat ini menjadi standar acuan untuk audit sertifikasi ISO 20000. Di dalamnya mencakup desain, transisi, pengiriman dan peningkatan pelayanan yang memenuhi persyaratan layanan dan memberikan nilai bagi pelanggan dan penyedia layanan. Ini bagian dari ISO/IEC 20000 yang mensyaratkan pendekatan proses terpadu ketika penyedia layanan merencanakan, menetapkan, menerapkan, mengoperasikan, memantau, meninjau, memelihara dan meningkatkan sistem pelayanan manajemen TI.


ISO 20000 adalah standar internasional pertama untuk manajemen layanan teknologi informasi (ITSM, IT Service Management). Standar ini didasari dan ditujukan untuk menggantikan British Standards BS 15000.


Menerapkan ISO 20000 adalah cara Anda untuk meningkatkan reputasi perusahaan Anda (karena Anda telah mengadopsi standar yang diakui secara internasional untuk manajemen layanan TI), keunggulan kompetitif (karena kemampuan Anda untuk bersaing dengan pesaing yang jauh lebih besar), persepsi dan citra (sertifikat ISO, umumnya, meningkatkan persepsi mitra dan pelanggan dalam memandang organisasi), dan kredibilitas (misalnya, pelanggan Anda akan mempercayai Anda ketika mereka melihat bahwa organisasi internal Anda memiliki proses yang selaras dengan ISO 20000).


ISO 20000 adalah standar yang diakui untuk manajemen layanan IT. Oleh karena itu pada implementasinya, Anda dapat membandingkan proses organisasi Anda dengan organisasi lain (terutama dengan organisasi yang juga telah menerapkan standar). Dan, seperti semua standar lainnya ISO, perbaikan terus-menerus merupakan landasan pelaksanaan dan memastikan bahwa Sistem Manajemen Layanan IT Anda mendukung, secara teratur dipantau, diukur, dan direview. Sehingga akan membuka kemungkinan untuk menjadi lebih baik hari demi hari dan membantu manajemen Anda mendapatkan gambaran yang jelas tentang kinerja dan efisiensi Sistem.


Mari kita asumsikan Anda bertanggung jawab untuk tim manajemen layanan TI secara keseluruhan. Bayangkan sebuah situasi di mana sudah jelas tentang siapa melakukan apa, serta kapan proses didefinisikan, didokumentasikan dan diletakkan. Nah, ISO 20000 memberikan manfaat kejelasan seperti itu.


Dengan implementasi standar ISO, pelanggan akan tahu apa yang harus mereka harapkan dari Anda; yaitu, ada kriteria evaluasi yang jelas. Selain itu, ISO 20000 mensyaratkan kepatuhan terhadap peraturan hukum atau lainnya.


Usaha-usaha dimaksud adalah pelaksanaan manajemen layanan TI sebagaimana tercantum dalam ISO 20000, komitmen pimpinan untuk sungguh-sungguh menerapkan sistem manajemen layanan TI, merubah budaya kerja pegawai yang belum terbiasa dengan budaya kerja tercatat, terukur, terdokumentasi dan sesuai prosedur, penyesuain struktur organisasi manajemen layanan TI, pemenuhan teknologi (fasilitas, sarana dan prasarana kerja).


ISO/IEC 20000 adalah seri standar internasional mengenai menajemen layanan teknologi informasi atau Information Technology Service Management (ITSM). Pada standar ini persyaratan bagi organisasi untuk menetapkan, menerapkan, memelihara dan terus meningkatkan system manajemen layanan atau service management system (SMS).


Pemanfaatan system informasi terpadu bagi organisasi pendidikan dapat dioptimalkan tidak hanya sebatas media pendukung (supporting tools), namun juga mesin penggerak (enabler) proses bisnis dan kegiatan akademik, proses bisnis non-akademik dan proses bisnis lainnya.


Pengembangan dan penerapan system informasi terpadu membutuhkan tahapan yang tepat agar organisasi pendidikan dapat mencapai visi dan tujuan yang diharapkan. Sehingga setelah system informasi dioperasikan, organisasi pendidikan perlu melakukan pengelolaan dan pemantauan layanan agar dapat meningkatkan penjaminan mutu perguruan tinggi.


Adapun Gap Analysis ISO/IEC 20000-1:2018, tahap awal ini bertujuan sebagai knowledge sharing yang diharapkan dapat memberikan manfaat dalam mempersiapkan penerapan standar ISO/IEC 20000 di organisasi pendidikan. Sehingga perubahan yang mungkin terjadi jika dilakukan penerapan SIstem Manajemen Teknologi ISO, secara spesifik mampu meningkatkan kualitas kepada pelanggan dan pemangku kepentingan.


Pengelolaan Layanan Teknologi Informasi yang baik berguna untuk menangani berbagai permasalahan operasional teknologi informasi. Karena saat ini pengelolaan layanan TI bukan hanya sebatas peningkatan performa TI, namun manajemen layanan TI juga merupakan pendorong bisnis, penerapan standar untuk pengelolaan layanan TI menjadi sangat penting bagi suatu organisasi.


Tentunya, bagi orang yang bekerja dengan standar ISO, ISO 20000:2018 revisi terbaru ini lebih mudah untuk dipahami, serta lebih mudah untuk diintegrasikan dengan standar ISO lainnya. Dengan standar ini, organisasi Anda dapat memutuskan untuk bekerja dengan metode Plan, Do, Check, Action (PDCA), atau tidak, namun bagaimanapun, organisasi Anda dapat mengurangi jumlah dokumen untuk hal yang sama: mengelola layanan Anda.


Satu hal yang pasti adalah bahwa ISO 20000 revisi terbaru ini memang bukanlah pilihan yang unik dalam praktik manajemen layanan, tetapi dapat memberikan organisasi Anda alat yang berguna dalam bentuk proses untuk meningkatkan kualitas layanan Anda, serta mendapatkan kepuasan pelanggan terbaik.


Altha Consulting menawarkan layanan advisory dan training terbaik yang diberikan oleh tenaga ahli yang tepat, disesuaikan dengan situasi tertentu di organisasi Anda dan tren industri yang ada, serta perspektif organisasi dalam penawaran layanan kami di bidang pendampingan implementasi ISO 20000. Kami membantu klien sebagai Project Management (PMO) & Internal Quality Assurance (IQA) dalam mempersiapkan implementasi dan sertifikasi ISO 20000:2018 yang termasuk: persiapan manajemen data, proses, orang, teknologi, dan praktik pengukuran yang konsisten sesuai dengan standar ISO 20000

3a8082e126
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages