Anak Kepala Dinas Sosial 4 Lawang, membunuh dr cantik????

694 views
Skip to first unread message

Kartini Tilawati

unread,
Aug 24, 2009, 11:59:22 PM8/24/09
to putra-put...@googlegroups.com
Jenazah dr Alia Pranita Sari Tiba Siang Ini
ISTIMEWA
Alia semasa hidup
Sriwijaya Post - Senin, 24 Agustus 2009 07:04 WIB
KEDIAMAN keluarga Dr Alia Pramita Sari (27) di Komplek Kedamaian Permai II No 11 RT 10 RW 2 ramai didatangi keluarga dan rekan, Minggu (23/8) siang. Mereka menunggu jenazah Alia dibawa dari RSUD Selasih, Pekanbaru, Riau.
Suasana duka di dalam rumah dan halaman. Banyak di antara mereka yang merah matanya. Keluarga Alia menerima ucapan belasungkawa di ruang tamu, perempuan di bagian depan rumah dan pria di samping. Di halaman orang-orang sibuk mengabari sana dan sini.
Salah seorang di antaranya Drs Zainuddin Nawawi. Mereka berduka kehilangan sosok perempuan ramah itu. Kabar buruk diterima menyebar lewat telepon.
Informasinya, siang itu jenazah masih diotopsi. Bagaimana sesungguhnya kondisi jenazah Alia belum diketahui persis. Tenda di depan rumah mulai dipasang. Sejumlah rekan kerja Alia berniat menyusul pakai mobil dan berembuk menghitung perkiraaan waktu dan titik bertemu. Mereka tak menyangka bakal kehilangan Alia begitu cepat.
“Kami baru mendapat kabar bahwa Alia meninggal. Selama ini dia merupakan teman yang baik dan tidak ada musuh sama sekali,” kata salah satu rekan seprofesi Alia yang enggan disebutkan namanya.
Dokter Alia merupakan putri kedua dari tiga bersaudara. Ayahnya, Dr H Agustria Zainu Saleh SpOG(K) (56) adalah Ketua Departemen Ob-Gyn RSMH Palembag dan Fakultas Kedokteran Unsri.
Dokter muda ini dilaporkan keluarganya ke Poltabes Palembang hilang sejak Rabu (19/8) lalu.
Sempat ada dugaan bahwa Alia menghilang bersama Iwan Andriansyah (27), pria yang diduga dekat dengan Alia. Iwan adalah putra Kepala Dinas Sosial Kabupaten Empatlawang yang juga dilaporkan menghilang pada waktu bersamaan. Namun, secara tegas keluarga Alia membantah hal itu. Salah seorang paman Alia mengatakan, keponakannya tidak lari dengan Iwan.
“Tidak benar kalau dia lari dengan pacarnya, saya tahu betul bahwa keponakan saya itu tidak suka dengan pria itu,” katanya.
Ia menduga kematian Alia direncanakan sejak awal.
“Silakan cek sendiri ke Bank Sumsel bagaimana dia dipecat dari sana. Tidak mungkin itu, ini pasti telah direncanakan, ini pembunuhan, penganiayaan dan penculikan,” lanjutnya.
Novi (30), kakak Alia pun mengatakan hal yang sama.
“Saya tahu betul, tidak mungkin almarhumah seperti itu. Kami pun mendapat informasi pertama kali dari keluarga pria itu (Iwan, Red),” kata Novi.
Menurutnya, mereka sudah habis-habisan mencari Alia. Selain itu, keluarga mereka pun meminta bantuan polisi untuk memblokir semua pintu keluar baik dari Palembang maupun Sumsel.
Keluarga juga sempat menanyakan ke orang pintar untuk mengetahui keberadaan Alia. Namun, tidak disangka bahwa akhirnya mereka mendapat kabar bahwa Alia sudah tiada.
Alia ditemukan meninggal dalam mobilnya, Minggu (23/8) pukul 10.00 di Pangkalan Kerinci sekitar dua jam perjalanan dari Pekanbaru Riau. Jenazahnya diotopsi di RS Selasih Pekanbaru kemudian dibawa pulang ke Palembang.
Rencana awal diberangkatkan pakai pesawat, tapi karena diperkirakan memakan waktu lebih lama keluarga memutuskan dipulangkan pakai mobil.
“Kemungkinan pukul 00.00 atau sehabis sahur (semalam, red) dibawa dan tiba di Palembang siang. Kita masih menunggu kabar dari sana,” kata Wirce Sulaiman, adik dr Agustria, semalam. (cr3/cw6/ahf)


panji pantika

unread,
Aug 26, 2009, 2:10:23 PM8/26/09
to putra-put...@googlegroups.com
nedo nyangko ne Iwan berbuat seperti ini dio kanten aku Waktu SMU pendopo... waktu sekolah iwan ni jemonyo tunak bae..
sepengetahuan aku iwan ni la ado bini dulu tgl di depok buka warnet setelah ini ker di Palembang jarang komunikasih....lagi..

Madjid Lintang

unread,
Aug 26, 2009, 9:26:15 PM8/26/09
to putra-put...@googlegroups.com
Itua panji ati-ati ngan jemo tunak, diam-diam makan dalam, nektau saket ati laju munuh amon nedo munuh dio bunuh diri.

Haris.Yulivar

unread,
Aug 26, 2009, 9:34:06 PM8/26/09
to putra-put...@googlegroups.com

Apo kabar mang Majid ?

Kenal nedo ngan bapang –o ikas kanten panji ru

Ado ado bae cerito dusun ni.

Mudah2an urusanno gancang selesai.

.

Riayo belanju nedo mang .

Salam, haris

 


Yopi Ari Sandi

unread,
Aug 26, 2009, 10:31:53 PM8/26/09
to putra-put...@googlegroups.com
Itua ne...mang panji...!??
memang agak tuna waktu dio SMA kito dulu nedo banyak nian ula....!!??
nyadi pelajaran untuk kito dan keluargo....!!??
semoga kejadian itu nedo teulang agi ngan kito, keluargo kito, ngan sanak saudara kito...!!??
Amiinn.....!!??
 
 

From: panji pantika <panj...@gmail.com>
To: putra-put...@googlegroups.com
Sent: Thursday, August 27, 2009 1:10:23 AM

Subject: Re: Anak Kepala Dinas Sosial 4 Lawang, membunuh dr cantik????

awang alfa

unread,
Aug 26, 2009, 10:36:53 PM8/26/09
to putra-put...@googlegroups.com
Turut berduka atas musibah ini.........
semoga yang berwajib dapat menyelesaikan tugas dan kewajibannya dengan BAIK dan BENAR........ Amiiiiiiiiin.


From: Yopi Ari Sandi <sandi...@yahoo.com>
To: putra-put...@googlegroups.com
Sent: Thursday, August 27, 2009 9:31:53 AM

start: 0000-00-00 end: 0000-00-00

ilham rais

unread,
Aug 27, 2009, 2:06:26 PM8/27/09
to putra-put...@googlegroups.com
biaso nyo so ngadani jemo kehilangan kontRol ru ado tigo
pertamo kosong Iman
keduo kosong perut
ketigo kosong kantong

Nah so nyo ngadani dio lok ini ni jugo maseh tando tanyo
amon soal palinjangan tino laen maseh banyak

nyo karuan jawabano cuma Iwan ngan Tuhan nyo karuan


Dari: Madjid Lintang <penge...@gmail.com>
Kepada: putra-put...@googlegroups.com
Terkirim: Kamis, 27 Agustus, 2009 08:26:15
Judul: Re: Anak Kepala Dinas Sosial 4 Lawang, membunuh dr cantik????

Itua panji ati-ati ngan jemo tunak, diam-diam makan dalam, nektau saket ati laju munuh amon nedo munuh dio bunuh diri.


Pada 26 Agustus 2009 11:10, panji pantika <panj...@gmail.com> menulis:
nedo nyangko ne Iwan berbuat seperti ini dio kanten aku Waktu SMU pendopo... waktu sekolah iwan ni jemonyo tunak bae..
sepengetahuan aku iwan ni la ado bini dulu tgl di depok buka warnet setelah ini ker di Palembang jarang komunikasih....lagi..


Pada 25 Agustus 2009 10:59, Kartini Tilawati <kart...@yahoo.com> menulis:
Jenazah dr Alia Pranita Sari Tiba Siang Ini
ISTIMEWA
Alia semasa hidup
Sriwijaya Post - Senin, 24 Agustus 2009 07:04 WIB
KEDIAMAN keluarga Dr Alia Pramita Sari (27) di Komplek Kedamaian Permai II No 11 RT 10 RW 2 ramai didatangi keluarga dan rekan, Minggu (23/8) siang. Mereka menunggu jenazah Alia dibawa dari RSUD Selasih, Pekanbaru, Riau.
Suasana duka di dalam rumah dan halaman. Banyak di antara mereka yang merah matanya. Keluarga Alia menerima ucapan belasungkawa di ruang tamu, perempuan di bagian depan rumah dan pria di samping. Di halaman orang-orang sibuk mengabari sana dan sini.
Salah seorang di antaranya Drs Zainuddin Nawawi. Mereka berduka kehilangan sosok perempuan ramah itu. Kabar buruk diterima menyebar lewat telepon.
Informasinya, siang itu jenazah masih diotopsi. Bagaimana sesungguhnya kondisi jenazah Alia belum diketahui persis. Tenda di depan rumah mulai dipasang. Sejumlah rekan kerja Alia berniat menyusul pakai mobil dan berembuk menghitung perkiraaan waktu dan titik bertemu. Mereka tak menyangka bakal kehilangan Alia begitu cepat.
“Kami baru mendapat kabar bahwa Alia meninggal. Selama ini dia merupakan teman yang baik dan tidak ada musuh sama sekali,” kata salah satu rekan seprofesi Alia yang enggan disebutkan namanya.
Dokter Alia merupakan putri kedua dari tiga bersaudara. Ayahnya, Dr H Agustria Zainu Saleh SpOG(K) (56) adalah Ketua Departemen Ob-Gyn RSMH Palembag dan Fakultas Kedokteran Unsri.
Dokter muda ini dilaporkan keluarganya ke Poltabes Palembang hilang sejak Rabu (19/8) lalu.
Sempat ada dugaan bahwa Alia menghilang bersama Iwan Andriansyah (27), pria yang diduga dekat dengan Alia. Iwan adalah putra Kepala Dinas Sosial Kabupaten Empatlawang yang juga dilaporkan menghilang pada waktu bersamaan. Namun, secara tegas keluarga Alia membantah hal itu.. Salah seorang paman Alia mengatakan, keponakannya tidak lari dengan Iwan.
“Tidak benar kalau dia lari dengan pacarnya, saya tahu betul bahwa keponakan saya itu tidak suka dengan pria itu,” katanya.
Ia menduga kematian Alia direncanakan sejak awal.
“Silakan cek sendiri ke Bank Sumsel bagaimana dia dipecat dari sana. Tidak mungkin itu, ini pasti telah direncanakan, ini pembunuhan, penganiayaan dan penculikan,” lanjutnya.
Novi (30), kakak Alia pun mengatakan hal yang sama.
“Saya tahu betul, tidak mungkin almarhumah seperti itu. Kami pun mendapat informasi pertama kali dari keluarga pria itu (Iwan, Red),” kata Novi.
Menurutnya, mereka sudah habis-habisan mencari Alia. Selain itu, keluarga mereka pun meminta bantuan polisi untuk memblokir semua pintu keluar baik dari Palembang maupun Sumsel.
Keluarga juga sempat menanyakan ke orang pintar untuk mengetahui keberadaan Alia. Namun, tidak disangka bahwa akhirnya mereka mendapat kabar bahwa Alia sudah tiada.
Alia ditemukan meninggal dalam mobilnya, Minggu (23/8) pukul 10.00 di Pangkalan Kerinci sekitar dua jam perjalanan dari Pekanbaru Riau. Jenazahnya diotopsi di RS Selasih Pekanbaru kemudian dibawa pulang ke Palembang.
Rencana awal diberangkatkan pakai pesawat, tapi karena diperkirakan memakan waktu lebih lama keluarga memutuskan dipulangkan pakai mobil.
“Kemungkinan pukul 00.00 atau sehabis sahur (semalam, red) dibawa dan tiba di Palembang siang. Kita masih menunggu kabar dari sana,” kata Wirce Sulaiman, adik dr Agustria, semalam. (cr3/cw6/ahf)











start: 0000-00-00 end: 0000-00-00
Coba Yahoo! Messenger 9.0 baru
Lengkap dengan segala yang Anda sukai tentang Messenger!

Kalfana Kartik

unread,
Aug 27, 2009, 9:20:15 PM8/27/09
to putra-put...@googlegroups.com

Ado nian itu Denen, Hanya Iwan dan Tuhanlah yang tau mengapa itu bisa terjadi???? (Olok lagu)

No virus found in this incoming message.
Checked by AVG - www.avg.com
Version: 8.5.409 / Virus Database: 270.13.69/2328 - Release Date: 08/26/09 12:16:00


 [#######################   RELACOM CORPORATE EMAIL FOOTER   #######################]
  1. This communication is confidential and is only intended for use of the 
     individual or entity to which it is directed. If you are not the intended
     recipient of this email, please delete it without forwarding any of its 
     contents. 
  2. Opinions and thoughts expressed in this email may be the personal opinions 
     of the sender and do not necessarily represent the corporate values of Relacom.
  3. For further information please visit: http://security.relacom.com/email/ 
 [##################################################################################]

Madjid Lintang

unread,
Aug 27, 2009, 9:34:04 PM8/27/09
to putra-put...@googlegroups.com
Kabar baek Ris. aku nedo kenal Ris ngan kepala dinas itu ru.
Ao Ris untung Panji nedo lok kanconyo ru, ceridokcilam, diam-diam makan dalam. amon Panji banyak bekotek lok ayam nak betelughan....haaaa...haaaa....haaaa (tetawo gaya Mbah Surip).

Haris amon kaban belanju salam bae ngan Yuk Ayun, Bang Yus di cucian, jangan lupo salam pulo untuk Ruzam. aku lom pacak belanju.

Haris.Yulivar

unread,
Aug 27, 2009, 10:01:01 PM8/27/09
to putra-put...@googlegroups.com

Ao insyaallah amon lolok itu, kalu aku jadi balek kelo aku sampaikan.

Tapi rute blanju nyo jalano iluk ru via mano mang,

Tolong infonyo. Kalu via liwa laju ke bkl, pernah nyubo ,jalano jaat di krui –manna dan di hutan lindung perbatasan

Lampung-bkl. Kalu liwat lintas barat dari bandar lpg ke kota agung laju ke biha laju ke krui akau lom pernah nyubo alap nedo kini.

Ado info lain jak kanco2 lain rute blanju ke dusun terkini tolong infonya.

.

Salam haris..

Nurjannah Collier

unread,
Aug 27, 2009, 11:34:39 PM8/27/09
to putra-put...@googlegroups.com
Neeeeeeeee nginakpanji la keno
hehehhehe ceridok cilam nia dio ni




dan sini.

Salah seorang di antaranya Drs Zainuddin Nawawi. Mereka berduka kehilangan sosok perempuan ramah itu. Kabar buruk diterima menyebar lewat telepon.

Informasinya, siang itu jenazah masih diotopsi. Bagaimana sesungguhnya kondisi jenazah Alia belum diketahui persis. Tenda di depan rumah mulai dipasang. Sejumlah rekan kerja Alia berniat menyusul pakai mobil dan berembuk menghitung perkiraaan waktu dan titik bertemu. Mereka tak menyangka bakal kehilangan Alia begitu cepat.

“Kami baru mendapat kabar bahwa Alia meninggal. Selama ini dia merupakan teman yang baik dan tidak ada musuh sama sekali,” kata salah satu rekan seprofesi Alia yang enggan disebutkan namanya.

Dokter Alia merupakan putri kedua dari tiga bersaudara. Ayahnya, Dr H Agustria Zainu Saleh SpOG(K) (56) adalah Ketua Departemen Ob-Gyn RSMH Palembag dan Fakultas Kedokteran Unsri.

Dokter muda ini dilaporkan keluarganya ke Poltabes Palembang hilang sejak Rabu (19/8) lalu.

Sempat ada dugaan bahwa Alia menghilang bersama Iwan Andriansyah (27), pria yang diduga dekat dengan Alia. Iwan adalah putra Kepala Dinas Sosial Kabupaten Empatlawang yang juga dilaporkan menghilang pada waktu bersamaan. Namun, secara tegas keluarga Alia membantah hal itu. Salah seorang paman Alia mengatakan, keponakannya tidak lari dengan Iwan.

“Tidak benar kalau dia lari dengan pacarnya, saya tahu betul bahwa keponakan saya itu tidak suka dengan pria itu,” katanya.

Ia menduga kematian Alia direncanakan sejak awal.

“Silakan cek sendiri ke Bank Sumsel bagaimana dia dipecat dari sana. Tidak mungkin itu, ini pasti telah direncanakan, ini pembunuhan, penganiayaan dan penculikan,” lanjutnya.

Novi (30), kakak Alia pun mengatakan hal yang sama.

“Saya tahu betul, tidak mungkin almarhumah seperti itu. Kami pun mendapat informasi pertama kali dari keluarga pria itu (Iwan, Red),” kata Novi.

Menurutnya, mereka sudah habis-habisan mencari Alia. Selain itu, keluarga mereka pun meminta bantuan polisi untuk memblokir semua pintu keluar baik dari Palembang maupun Sumsel.

Keluarga juga sempat menanyakan ke orang pintar untuk mengetahui keberadaan Alia. Namun, tidak disangka bahwa akhirnya mereka mendapat kabar bahwa Alia sudah tiada.

Alia ditemukan meninggal dalam mobilnya, Minggu (23/8) pukul 10.00 di Pangkalan Kerinci sekitar dua jam perjalanan dari Pekanbaru Riau. Jenazahnya diotopsi di RS Selasih Pekanbaru kemudian dibawa pulang ke Palembang.

Rencana awal diberangkatkan pakai pesawat, tapi karena diperkirakan memakan waktu lebih lama keluarga memutuskan dipulangkan pakai mobil.

“Kemungkinan pukul 00..00 atau sehabis sahur (semalam, red) dibawa dan tiba di Palembang siang. Kita masih menunggu kabar dari sana,” kata Wirce Sulaiman, adik dr Agustria, semalam. (cr3/cw6/ahf)

 













Nurjannah Collier

unread,
Aug 27, 2009, 11:42:16 PM8/27/09
to putra-put...@googlegroups.com
Miluuuuuuuuuuuuu balek Harris!!





n




Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages