PSIS Butuh Rp 15 Miliar

3 views
Skip to first unread message

Arie Pramusintho

unread,
Sep 8, 2011, 9:50:19 PM9/8/11
to PSIS-Semarang Yahoo Milist, PSIS Semarang Google Milist

PSIS Butuh Rp 15 Miliar

SEMARANG - Dana yang diperlukan PSIS untuk mengarungi semusim kompetisi ternyata tidak sedikit. Tim kebanggan warga Kota Semarang yang akan berlaga di Kompetisi Profesional Level ditaksir membutuhkan anggaran sebesar Rp 10-15 miliar.

Hal ini disampaikan Direktur Bisnis PSIS Gumilang Febriansyah Wisudananto. Angka itu sesuai dengan budgeting cap yang ditetapkan PSSI bagi tim-tim yang akan berlaga di level I. Meliputi kontrak pemain, tim pelatih dan ofisial, serta biaya operasional tim selama semusim.

”Jajaran manajemen terus merapatkan barisan untuk membahas langkah-langkah menghadapi kompetisi. Dari komunikasi dengan Direktur teknik Novel Al Bakrie didapatkan jumlah pengeluaran sebesar Rp 10-15 miliar itu. Namun angka tersebut masih belum fix, akan terus diperhitungkan kembali,” papar putra Wali Kota Semarang Soemarmo HS ini.

Sebagai tim profesional, tambahnya, PSIS tidak akan lagi mengandalkan asupan dari APBD. Layaknya klub profesional Eropa, tim berjuluk Mahesa Jenar akan menempuh jalan lain untuk menutup pembiayaan klub. Beberapa sektor akan dimaksimalkan untuk pemasukan tim.

Dari konsolidasi interen manajemen muncul beberapa jalan yang akan ditempuh. Antara lain, penggalian dana dari sektor tiket penonton. Kemudian dana hibah dari PSSI pusat, kompensasi penyiaran pertandingan dari televisi swasta nasional. Tidak kalah penting adalah memaksimalkan sponsorship.

Jalan Lain

”Sebenarnya masih ada jalan untuk menutupi biaya operasional. Namun keempat sektor itu merupakan langkah riil yang akan ditempuh. Dalam sepak bola profesional, kami tidak hanya sekadar mencukupi kebutuhan tim, namun sebisa mungkin mendapatkan keuntungan untuk pembiayaan klub musim depan,” papar Febriansyah. 

Menurutnya, keempat hal itu bisa dimaksimalkan bila PSIS memiliki daya tarik tersendiri. Hal pertama yang bisa menjadi daya tarik adalah materi pemain. Sebisa mungkin, PSIS yang saat ini ditukangi Edy Paryono harus memiliki sejumlah pemain top. Kemudian, materi pemain yang mumpuni didukung juga dengan prestasi.

”Dengan adanya pemain top akan menunjang PSIS meraih prestasi. Seiring dengan itu, sponsorship dan penonton akan terus merapat ke PSIS. Dari dua sektor itu, biaya operasional PSIS akan tercukupi. Keuntungan pun bukan hal mustahil untuk didapatkan,” ungkap Direktur PT Friends Jaya ini.

Dalam menjalankan tugasnya, suami dari Flora Melani tidak sendiri. Dia akan dibantu Anis Nugroho Widharto sebagai General Manager (GM) Bisnis, kemudian Didik Sukmono selaku Manager Komersial, dan Marjoko yang duduk sebagai Manager Marketing. 

”Saat ini kami masih mencari satu orang lagi yang akan duduk sebagai Manager Legal. Untuk yang satu ini, kami tidak ingin main-main. Sosok itu harus memiliki kemampuan di bidangnya. Sudah ada beberapa nama yang masuk dalam pantauan. Dalam waktu dekat ini akan kami umumkan,” papar ayah Farel dan Fatir ini.

Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages