SEMARANG, KOMPAS.com - Persatuan Sepak Bola Indonesia Semarang (PSIS) sengaja tidak akan tampil pada Liga Super Indonesia 2010/2011 karena tidak ingin menghamburkan APBD. Ia mengaku cukup puas bermain di Divisi Utama, asal tak semakin membebani APBD
"PSIS tidak tampil di Liga Super, karena biayanya sangat tinggi. Ditambah lagi, jengkel jika nantinya dizalimi oleh wasit. Kita sengaja tidak masuk di Liga Super," kata Ketua Umum PSIS Sukawi Sutarip, di Semarang, Senin (5/4/2010).
"Jika masuk Liga Super maka harus sampai bulan Juli, jadi biayanya tinggi dan akan memberatkan APBD," katanya.
Lebih jauh, Sukawi mengatakan PSIS sepakat hanya bermain di Divisi Utama dan pihaknya meminta maaf kepada penggemar karena PSIS tidak naik kelas ke Liga Super. Selain itu, pada musim mendatang, lanjut Sukawi, PSIS tetap bertahan pada Kompetisi Sepak Bola Divisi Utama.
"Musim mendatang, PSIS tetap bertahan dan akan bermain di Divisi Utama saja," katanya.