Meski tampil di kandang sendiri,PSIS Semarang hanya mampu memaksakan hasil imbang saat menjamu Persebaya Surabaya. Donny Siregar dan kawan-kawan harus puas dengan hasil seri 1-1 (0-0) dalam sparing partner di Stadion Jatidiri, Kamis (17/11).
Tampil tanpa sejumlah pemain pilar, tuan rumah mampu unggul lebih dulu lewat tendangan jarak jauh Iswandi Dai beberapa detik dimulainya babak kedua. Namun keunggulan itu tidak bertahan lama. Bajul Ijo menyamakan kedudukan dua menit berselang lewat tendangan MarioKarlovic.
"Kami mencoba beberapa komposisi alternatif dalam uji coba kali ini. Hal ini untuk mengantisipasi bila mana sejumlah pemain absen saat kompetisi. Hasil pertandingan tidak begitu mengecewakan, anak-anak telah berjuang dengan maksimal sepanjang pertandingan," kata Pelatih PSIS Edy Paryono.
Tak seperti laga sebelumnya melawan Persiraja Banda Aceh, lini depan tak banyak mengancam tanpa kehadiran Vitor Borges di barisan depan. Duet penyerang Simone Quintieri dan Khusnul Yakin tidak mampu membobol gawang lawan yang dikawal Dedi Imam di babak pertama.
Tercatat, PSIS hanya dua kali mengancam gawang lawan. Tendangan bebas Quintieri menit 25 masih mampu ditepis Dedi Imam yang tampil apik. Beberapa menit kemudian giliran Han Ji-ho yang mengancam. Sayang tendangan dari luar kotak penalti masih tepat dipelukan Dedi Imam.
Skor kacamata 0-0 bertahan hingga turun minum. Pelatih PSIS Edy Paryono mengganti sejumlah pemain di paruh kedua. Simon Kujiro, Iwan HW, dan Parjono ditarik keluar lapangan. Steven Anderson, Kukuh Pramuyudha, dan Engkus Kuswaha dimasukkan untuk mendongkrak penyerangan yang mengalami kebuntuan di babak pertama.
Beberapa detik kick off babak kedua, kubu Persebaya dikejutkan gol cepat Iswandi Dai. Tendangan kerasnya ke sudut jauh tak mampu dihalau Dedi Imam.
Namun, kegembiraan ribuan suporter tuan rumah tidak berlangsung lama, tim tamu berhasil membalas lewat gol mario Korlovic dua menit kemudian. Setelah itu, Persebaya lebih banyak mendominasi jalannya pertandingan.
Andre Barisic beberapa kali mengancam gawang PSIS. Permainan yang impresif membuat pertahanan tim berlogo Tugu Muda kewalahan. Untung saja PSIS memiliki kiper syarat pengalaman I Komang Putra yang menggagalkan beberapa peluang.
Pergantian pemain kembali dilakukan PSIS. M Yusuf menggantikan Khusnul Yakin, dan Azmi Aswibi masuk menggantikan Donny Siregar. Pergantian juga dilakukan Persebaya. Amaral masuk menggantikan Rendi Irawan, Miko Ardiyanto menggantikan Erol Iba, serta Edi Gunawan masuk menggantikan Ryan Wahyu.
Namun demikian, pergantian yang dilakukan kedua kesebelasan tidak berpengaruh banyak. Persebaya yang terus menekan gagal menambah gol. Skor 1-1 bertahan hingga pertandingan berakhir.
Pelatih Persebaya Divaldo Alves merasa tak puas dengan hasil pertandingan. Dia mengkritik kepemimpinan wasit Poniran. Menurutnya, karena sekadar uji coba, tuan rumah tidak perlu dibantu wasit.
"Banyak keputusan-keputusan yang merugikan Persebaya. Namun, kami akan ambil sisi positifnya saja, anak-anak bisa merasakan atmosfir tampil di luar kandang," tegas Divaldo. (Hendra Setiawan/Suara Merdeka)