Re: Hujan Darah Di Tanah Bambu Pdf 30

0 views
Skip to first unread message
Message has been deleted

Cherrie Patete

unread,
Jul 10, 2024, 9:27:08 AM7/10/24
to prolintmasod

Tapi, ada yang berdiri di belakang, membelanya dengan darah. Kaspari menantang buldoser sebelum sempat menggilas langgar. Ia membelanya, mungkin bukan karena tanah warisan leluhur, tetapi karena rasa cinta terhadap bapaknya.

Kampung itu menjadi amis dan asin karena di serang hujan darah. Darah melintas ke tiap-tiap pintu rumah bersama jeritan dan rintihan yang merasuk kepada setiap penghuninya. Para manajer pabrik dan pegawai pemerintah mengusahakan inventarisasi kendaraan karena mereka takut kecipratan darah. Darah itu bisa membuat orang terkena penyakit mematikan: kulitnya melepuh disertai demam dan mual-mual.

hujan darah di tanah bambu pdf 30


DOWNLOAD https://byltly.com/2yWPyC



Di jalanan, orang-orang memakai masker untuk menahan bau amis. Langit menjadi pucat. Antrean kendaraan mengambang bersama darah yang bertempias di tanah. Setiap orang jadi mudah naik darah. Seorang lelaki setengah baya tiba-tiba menghardik seorang pemuda berponco karena telah menyerempet mobilnya. Tanpa disadari, darah bercipratan di tangan hingga lelaki tengah baya itu tiba-tiba mati di tengah jalan.

Pernah Lurah Jati mendatangi Taksu untuk membujuknya menghentikan doanya. Taksu bilang, ia tak pernah berdoa agar Tuhan menurunkan darah dari langit. Taksu justru berdoa agar Tuhan menghentikannya. Tapi, hujan darah itu terus saja mengguyur kampung itu hingga meluas sampai perkotaan.

Permukiman mayoritas masih belum tertata, belum dimanfaatkan dan tumbuh secara alami maka terlihat kumuh. Tipologi bangunan rumah pada umumnya berlantai satu dan tidak sedikit pula berlantai dua. Material pelingkup bangunan inti mayoritas menggunakan pasangan bata atau batako. bentuk atap didominasi oleh model kampung dan pelana dengan materlial genting tanah liat. Terdapat penggunaan dinding anyaman bambu sebagai ruang tambahan yang biasaya berfungsi sebagai dapur. Beberapa rumah masih tergolong tidak layak huni, dikarenakan lantai masih berupa tanah, dinding sudah lapuk atau menggunakan material anyaman bambu belum mempunyai fasilitas MCK. Prosentase rumah tidak layak huni di Padukuhan Gubug sebanyak 1.78 % dari keseluruhan total jumlah rumah di padukuhan.

aa06259810
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages