Gak kerasa ya Quipperian, sebentar lagi kamu akan menghadapi Ujian Nasional (UN) 2017. Sudah siapkah kamu sekalian? Nah, untuk membantu kamu belajar, Quipper Video Bloh akan senantiasa menyuplai kamu dengan artikel contoh soal yang kece badai. Dengan begitu, kamu bisa terus mempersiapkan diri lebih mantap.
Kalau kamu sudah belajar pasti bisa menjawab soal mudah ini. Ya, jawaban soal itu ialah A. Ionosfer merupakan lapisan udara terionisasi yang mengandung ion-ion elektron bebas dari radiasi matahari.
Pastinya, saat belajar mengenai atmosfer, kamu sudah mengetahui peranan masing-masing lapisan atmosfer. Untuk soal di atas, kamu harus benar-benar mengetahui apa itu ionosfer dan lingkup peranannya di dalam lapisan atmosfer bumi.
Lapisan ionosfer itu memiliki tiga lapisan lainnya, yakni lapisan yang memantulkan gelombang panjang, gelombang menengah, dan gelombang pendek. Ketiga lapisan tersebut menjadi lapisan lalu lintasnya gelombang radio. Selain itu, ketiga lapisan itu menjadi lapisan pelindung radiasi matahari atau ultraviolet setelah Ozonsfer.
Oleh sebab itu, peranan ionosfer dalam lapisan atmosfer bumi ialah memantulkan gelombang radio yang dipancarkan dan kedua menahan sebagian radiasi matahari yang masuk ke bumi. Dengan demikian, jawaban yang tepat untuk soal tersebut ialah B.
Di dalam materi bab atmosfer terdapat bagian pelajaran mengenai cuaca dan iklim. Pertanyaan dalam soal tersebut termasuk ke dalam materi tersebut. Nah, untuk bisa menjawab soal itu, kamu harus terlebih dahulu mengetahui empat jenis pemanasan matahari ke atmosfer. Keempat jenis itu ialah konveksi, adveksi, konduksi, dan turbulensi.
Secara sederhana, konveks merupakan pemanasan secara vertikal, adveksi ialah penyebaran panas secara horizontal, konduksi ialah pemanasan secara kontak atau bersinggungan, dan turbulensi merupakan penyebaran panas secara berputar-putar. Nah, dari penjelasan itu, terlihat bahwa jawaban soal tersebut ialah D.
Untuk menjawab soal ini, kamu harus sudah mengerti jenis-jenis hujan dan proses terjadinya. Setidaknya, ada empat jenis hujan, yaitu hujan frontal, siklon, orografis, dan zenital. Hujan frontal terjadi apabila udara panas yang mengandung uap air naik ke atas udara dingin. Setelah itu, terjadi kondensasi dan akhirnya turun hujan. Biasanya, hujan frontal terjadi di daerah depresi frontal.
Kemudian, hujan orografis terjadi karena naiknya udara yang mengandung uap air di lereng pegunungan. Akibat ketinggian lereng, maka terjadi kondensasi dan turun hujan. Hujan orografis ini sering pula disebut hujan naik pegunungan.
Dan, hujan zenital merupakan hujan yang terjadi karena naiknya uap air di ekuator secara vertikal karena arus konveksi. Pemanasan yang terus menerus itu menyebabkan kondensasi yang kemudian menurunkan hujan di daerah depresi frontal.
Untuk menjawab soal itu, kamu harus tahu pengertian masing-masing klasifikasi iklim. Secara sederhana, iklim matahari adalah pembagian iklim berdasarkan letak lintang akibat penyinaran matahari yang diterima bumi.
Lalu, iklim junghun merupakan pembagian iklim berdasarkan tinggi tempat dan jenis tanaman yang tumbuh baik di suatu daerah. Iklim Koppen merupakan pembagian iklim berdasarkan suhu bulanan, tahunan, dan curah hujan rata-rata.
Iklim Schmidt-Ferguson adalah pembagian iklim berdasarkan tipe curah hujan dan penggolongannya. Dan, iklim Oldeman merupakan pembagian iklim yang menitikberatkan pada banyaknya bulan basah dan bulan kering. Dari penjelasan itu, pasti sudah terlihat jawabannya, ya kan? Jawaban yang tepat untuk contoh soal tersebut ialah B.
Nah, itulah beberapa contoh soal UN Geografi 2017 bab Atmosfer. Agar kamu bisa mendapat nilai sempurna, ada baiknya terus berlatih dengan berbagai latihan soal yang tersedia di Quipper Video. Dengan begitu, kamu bisa lebih siap menghadapi UN Geografi 2017. Ingat ya Quipperian, tetap semangat belajar dan jangan mengandalkan contekan ketika ujian ya.
Soal Geografi SBMPTN - Berdasarkan Materi adalah soal Geografi SBMPTN asli (naskah asli) yang sudah dimodifikasi berdasarkan urutan materi/perbab untuk mempermudah proses pembelajaran. Soal ini dapat digunakan gratis, tetapi harap mencantumkan link pembuat soal ini atau tidak diubah demi menghargai proses pembuatan/penulisan kembali soal ini. Soal-soal ini dapat anda gunakan sebagai latihan persiapan SBMPTN tahun 2018. Kami berharap dengan pembagian soal-soal ini dapat berkontribusi dalam menyebarkan ilmu pengetahuan kepada masyarakat indonesia. Semoga soal ini bermanfaat untuk anda.
Sobat Zenius pasti tahu hujan meteor, kan? Terus, elo juga pasti pernah dong, lihat pesawat yang lagi terbang di udara? Nah, pertanyaannya apakah kedua benda tersebut berada di lapisan atmosfer yang sama? Pasalnya, atmosfer sendiri terdiri dari beberapa lapisan yang memiliki cirinya masing-masing. Nah, kira-kira ada berapa banyak ya jumlah urutan lapisan atmosfer? Yuk, kita cari tahu sama-sama!
Seperti yang kita ketahui, atmosfer yang menyelubungi dataran Bumi memiliki berbagai lapisan yang memiliki fungsi melindungi Bumi sehingga apabila atmosfer tidak ada maka meteor akan langsung menghantam Bumi dan radiasi sinar UV juga akan bebas masuk ke Bumi tanpa penghalang.
Selain berputarnya Bumi pada porosnya yang dapat mempengaruhi ketebalan lapisan atmosfer, perbedaan iklim yang terjadi antara zona kutub dan ekuatorial Bumi juga berpengaruh pada ketebalan lapisan atmosfer, lho!
Lapisan atmosfer yang jaraknya paling dekat dengan permukaan Bumi adalah lapisan troposfer. Troposfer merupakan lapisan udara yang terletak pada ketinggian 0-10 km di atas permukaan Bumi. Namun, ketinggian lapisan troposfer berbeda-beda pada tiap wilayahnya.
Pada lapisan inilah tempat manusia tinggal. Lalu, ciri-ciri dari troposfer yaitu merupakan satu-satunya lapisan yang mengandung air sehingga pada lapisan troposfer terjadi segala fenomena yang berhubungan dengan pembentukan cuaca.
Stratosfer merupakan lapisan udara yang terletak pada ketinggian 10-30 km di atas permukaan Bumi. Ciri-ciri lapisan stratosfer yakni pergerakan udaranya cenderung tenang sehingga banyak pesawat yang terbang di lapisan ini, guys! Seandainya kamu seorang pilot agar pesawat terhindar dari kecelakaan, kamu harus paham kondisi suhu dan kecepatan angin pada lapisan stratosfer.
Mesosfer merupakan lapisan atmosfer yang terletak di ketinggian 30-50 km di atas permukaan bumi. Hebatnya, lapisan atmosfer yang melindungi Bumi dari hujan meteor adalah lapisan ini. Jadi pada lapisan mesosfer inilah tempat terjadinya pembakaran meteor, guys! Batas atas mesosfer disebut sebagai mesopause.
Termosfer merupakan lapisan atmosfer yang terletak di ketinggian 50-400 km di atas permukaan Bumi dan disebut juga lapisan ionosfer. Ciri-ciri lapisan termosfer yaitu suhunya semakin meningkat seiring dengan ketinggiannya. Selain itu, lapisan termosfer ini juga mempunyai sifat memantulkan gelombang radio.
Disebut ionosfer karena terjadi proses ionisasi pada lapisan ini. Proses ionisasi sendiri adalah proses terbentuknya ion negatif dan elektron bebas positif. Nah, proses ionisasi tersebut menjadikan munculnya cahaya warni-warni yang ada di angkasa yang biasa kita kenal sebagai aurora. Terjadinya proses ionisasi ini menjadi alasan aurora terjadi pada lapisan ionosfer.
Pernah lihat timelapse video yang menangkap fenomena aurora? Kalau diperhatikan, tampak pancaran cahaya yang menyala-nyala. Hal itu disebabkan adanya interaksi antara medan magnetik yang dimiliki Bumi dengan partikel bermuatan yang dipancarkan oleh Matahari.
Eksosfer merupakan lapisan atmosfer paling luar yang terletak di ketinggian lebih dari 400 m di atas permukaan bumi. Pada lapisan ini terdapat butiran-butiran gas yang meloloskan diri ke luar angkasa. Nah, lapisan atmosfer yang memiliki tekanan paling rendah adalah lapisan eksosfer ini.
Lapisan ozon berperan sebagai penghalang radiasi ultraviolet masuk ke permukaan bumi. Tanpa lapisan ozon, radiasi UV bebas masuk ke permukaan bumi dan akan menyerang lapisan kulit yang berakibat pada berbagai jenis penyakit kulit di manusia. Maka jawaban yang tepat adalah B. Maraknya penyakit kulit terjadi pada manusia
Finally, selesai juga nih materi geografi atmosfer kita hari ini. So, gimana guys, kalian pasti sudah paham dong tentang urutan lapisan atmosfer dan penjelasannya? Nah, atmosfer yang menyelubungi dataran bumi adalah atmosfer yang punya berbagai lapisan seperti yang udah dijelasin di atas ya, guys. Kalau elo mau mendalami lagi materi ini, elo bisa langsung klik banner di bawah ini, ya!
Tapi kalo mau ganti cara belajar biar lebih efektif, elo bisa langganan paket belajar Zenius Aktiva Sekolah. Elo bisa belajar dari video materi premium, ngerjain tryout, tanya jawab sama Zen Tutor di live class dan berbagai fasilitas seru lainnya. Klik gambar di bawah ini buat info lengkapnya, ya!
Fenomena perubahan warna langit itulah yang menunjukkan adanya atmosfer di bumi. Lantas, apa sih atmosfer itu? Biar lebih paham, mari kita bahas satu persatu materi tentang atmosfer, mulai dari pengertian atmosfer, fungsi atmosfer, hingga lapisan-lapisan atmosfer. Simak artikel ini sampai selesai, ya.
Secara umum, gas yang membentuk lapisan-lapisan atmosfer didominasi oleh zat-zat hidrogen, helium, metana, dan amonia. Lapisan-lapisan tersebut memanjang lebih dari 560 km di atas permukaan bumi. Setiap lapisannya diperkirakan memiliki ketebalan sekitar 500 km, di mana 99% gas yang menyusun atmosfer berada di bawah ketinggian 32 km.
Lapisan Atmosfer yang paling dekat dengan permukaan bumi yaitu lapisan Troposfer. Lapisan ini berada di ketinggian 0 hingga 18 km di atas permukaan laut. Lapisan Troposfer memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
Lapisan ini berfungsi sebagai penyebar gelombang radio dan gelombang komunikasi lainnya. Lapisan ionosfer berada pada ketinggian 80 km sampai 1500 km dpl, serta memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
Lapisan Eksosfer merupakan lapisan atmosfer terakhir yang jaraknya paling jauh dari bumi. Lapisan ini berada di ketinggian 800 km sampai 1.500 km dpl. Lapisan Eksosfer memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
c80f0f1006